cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 1,647 Documents
AKIBAT HUKUM KELALAIAN NASABAH DALAM PENGGUNAAN APLIKASI BRIMO TERHADAP PERLINDUNGAN DATA PRIBADI Syaifutra, Muhammad Erlangga; Widiatno, Men Wih
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5838

Abstract

Abstract: Digital transformation in the banking sector has encouraged the widespread use of mobile banking services as a primary means of financial transactions. BRImo, a mobile banking application developed by Bank Rakyat Indonesia (BRI), is one of the most widely used platforms; however, its increasing use also heightens the risk of personal data leakage and misuse. Various cases indicate that losses experienced by customers are often caused by user negligence, such as sharing One Time Passwords (OTP) with unauthorized parties or failing to exercise caution when accessing the application. This study aims to examine the legal consequences of customer negligence in the use of the BRImo application with respect to personal data protection, as well as to assess the extent of the bank’s legal responsibility under such circumstances. The research employs a normative juridical method with statutory and conceptual approaches, based on a literature review of primary and secondary legal materials. The regulations analyzed include Law Number 27 of 2022 on Personal Data Protection, the Law on Electronic Information and Transactions, and Financial Services Authority regulations concerning consumer protection in the financial services sector. The findings indicate that the Indonesian legal framework clearly stipulates customers’ obligations to maintain the confidentiality of authentication data and to apply the principle of prudence. When customer negligence is proven to be the primary cause of loss, legal liability is not fully imposed on the bank. This study emphasizes that personal data protection in mobile banking is proportional in nature and requires active participation and awareness from customers. Keywords: mobile banking, personal data, customer negligence, BRImo Abstrak: Transformasi digital di sektor perbankan telah mendorong penggunaan layanan mobile banking sebagai sarana utama transaksi keuangan masyarakat. Aplikasi BRImo milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu platform yang banyak digunakan, namun di sisi lain meningkatkan potensi risiko kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi nasabah. Berbagai kasus menunjukkan bahwa kerugian yang dialami nasabah sering kali disebabkan oleh kelalaian pengguna, seperti memberikan kode One Time Password (OTP) kepada pihak lain atau kurangnya kehati-hatian dalam mengakses aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji akibat hukum kelalaian nasabah dalam penggunaan aplikasi BRImo terhadap perlindungan data pribadi serta menilai sejauh mana tanggung jawab hukum bank dalam kondisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Regulasi yang dianalisis meliputi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan terkait perlindungan konsumen sektor jasa keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hukum Indonesia telah mengatur kewajiban nasabah untuk menjaga kerahasiaan data autentikasi dan menerapkan prinsip kehati-hatian. Apabila kelalaian nasabah terbukti sebagai penyebab utama kerugian, maka tanggung jawab hukum tidak sepenuhnya dibebankan kepada bank. Penelitian ini menegaskan bahwa perlindungan data pribadi dalam mobile banking bersifat proporsional dan memerlukan peran aktif dari nasabah. Kata kunci: mobile banking, data pribadi, kelalaian nasabah, BRImo.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW OF THE ROLE OF ONTOLOGY, EPISTEMOLOGY AND AXIOLOGY IN MANAGEMENT RESEARCH IN THE DIGITALIZATION ERA- MSMES IN VARIOUS COUNTRIES Sirait, Sarida; Tambunan, Formaida; Nurhalizah, Mutia; Mujiatun, Mujiatun
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5722

Abstract

Abstract: This article presents a systematic literature review (SLR) on Ontology, Epistomology, Management Axiology, Digital, Financial, fostering innovation, and supporting economic performance and sustainability. Based on a collection of articles from reputable international journals (2023–2025), this review identifies three main clusters: (1) digital finance and financial deepening and growth; (2) digital financial innovation, inclusion, and financial resilience; and (3) digital finance, technological innovation, and sustainability performance (green innovation and carbon emissions). The synthesis shows that digital financial innovation consistently contributes positively to financial deepening, corporate innovation, financing efficiency, and economic growth, but its effects depend on the institutional context, digital financial literacy, and regulatory design. The article concludes with a research agenda that emphasizes the need to integrate green-sustainable finance perspectives, developing country contexts, and more diverse methodological approaches. Keywords: Ontology, Epistomology, Management Axiology, Digital, Financial. Abstrak: Artikel ini menyajikan tinjauan literatur sistematis (SLR) tentang Ontologi, Epistemologi, Aksiologi Manajemen, Digital, Keuangan, mendorong inovasi, dan mendukung kinerja ekonomi dan keberlanjutan. Berdasarkan kumpulan artikel dari jurnal internasional terkemuka (2023–2025), tinjauan ini mengidentifikasi tiga klaster utama: (1) keuangan digital dan pendalaman serta pertumbuhan keuangan; (2) inovasi keuangan digital, inklusi, dan ketahanan keuangan; dan (3) keuangan digital, inovasi teknologi, dan kinerja keberlanjutan (inovasi hijau dan emisi karbon). Sintesis menunjukkan bahwa inovasi keuangan digital secara konsisten memberikan kontribusi positif terhadap pendalaman keuangan, inovasi perusahaan, efisiensi pembiayaan, dan pertumbuhan ekonomi, tetapi dampaknya bergantung pada konteks kelembagaan, literasi keuangan digital, dan desain regulasi. Artikel ini diakhiri dengan agenda penelitian yang menekankan perlunya mengintegrasikan perspektif keuangan hijau-berkelanjutan, konteks negara berkembang, dan pendekatan metodologis yang lebih beragam.. Kata kunci: Ontologi, Epistemologi, Aksiologi Manajemen, Digital, Keuangan
PENGUKURAN BEBAN KERJA PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN PASCA PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI INSTALASI REKAM MEDIS RSUD KABUPATEN TANGERANG Ikaningsih, Kurnia Tisna; Pertiwi, Tria Saras; Hosizah, Hosizah; Temesvari, Nauri Anggita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5874

Abstract

Abstract: Workload is the accumulation of tasks and responsibilities that must be carried out by employees or staff in accordance with the targets set by their supervisors within a specific period of time. The transition from a manual system to an electronic system has the potential to affect the workload of Medical Record and Health Information (MRHI) personnel. This study aims to measure the workload of MRHI staff after the implementation of Electronic Medical Records (EMR) in the Medical Records Department, using job analysis and workload analysis methods based on Regulation of the Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform (KEMENPAN RB) No. 1 of 2020. This is a descriptive study with a purposive sampling approach, involving 10 out of 34 MRHI staff with a D3-level education. Data were collected through interviews and direct observation.The results show that the workload for new outpatient registration is 4 minutes, returning outpatients 3 minutes, inpatients 13.4 minutes, and self-registration via APM 5 minutes—requiring 16 staff. Assembling takes 10 minutes per medical record, requiring 2 staff; outpatient coding takes 1 minute and inpatient coding 3.5 minutes per record, requiring 3 coders. Filing and distribution take 6 and 5 minutes per record respectively, requiring 6 staff. Retention and digitization of active and inactive records take 10 minutes per record, requiring 5 staff. Reporting requires 15,240 minutes in total, with 3 reporting staff. Analysis of EMR completeness requires 15 minutes per record, needing 2 expert MRHI staff, while EMR monitoring requires 3 expert MRHI staff. The total workforce required is 35 skilled MRHI personnel and 5 expert MRHI professionals. Keyword: Electronic Medical Records, Workload, Medical Record and Health Information, Job Analysis Abstrak: Beban kerja merupakan akumulasi tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh karyawan atau petugas sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh atasan dalam periode waktu tertentu. Transisi dari sistem manual ke sistem elektronik berpotensi mempengaruhi beban kerja Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) Penelitian ini bertujuan untuk mengukur beban kerja PMIK pasca penerapan RME di Instalasi Rekam Medis menggunakan metode analisis jabatan dan analisis beban kerja sesuai Peraturan KEMENPAN RB No. 1 Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan purposive sampling, melibatkan 10 orang dari total 34 petugas di instalasi rekam medis dengan pendidikan D3 PMIK. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa beban kerja pendaftaran rawat jalan pasien baru 4 menit,pasien lama 3 menit untuk pasien rawat inap 13,4 menit sedangkan APM 5 menit dibutuhkan sebanyak 16 petugas, Beban kerja assembling 10 menit/BRM dibutuhan 2 tenaga assembling, Beban kerja koding pasien rawat jalan 1 menit , koding rawat inap 3,5 menit/BRM di butuhkan 3 tenaga koding, beban kerja filling 6 menit/ BRM dan distribusi 5 Menit/BRM memerlukan 6 petugas, Beban kerja petugas retensi dan alih media berkas rekam medis in akif dan aktif 10 menit/BRM dan dibutuhkan 5 tenaga, Beban kerja pelaporan 15.240 menit kebutuhan tenaga pelaporan 3 petugas , beban kerja analisa kelengkapan rekam medis elektronik 15 menit/RME di butuhkan 2 tenaga PMIK ahli dan monitoring rekam medis elektroni k sebanyak 3 tenaga PMIK ahli, total kebutuhan tenaga PMIK adalah 35 tenaga PMIK terampil dan 5 orang PMIK ahli. Kata Kunci: Rekam Medis Elektronik, Beban Kerja, Perekam Medis dan Informasi Kesehatan, Analisis Jabatan
PENGARUH KUALITAS PLATFORM, KEBERMANFAATAN, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN SISTEM PEMASARAN BUMDES KERINCI Candra, Andel Hopi; Mulyono, Achmad; Nurlaila, Dila; Aulia, Ainur Risma; Hariyani, Sri Wahyu
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5768

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of platform quality, perceived usefulness, and trust on the intention to use integrated digital marketing systems in Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Kerinci Regency. Employing a quantitative explanatory approach, data were collected from 165 BUMDes managers using purposive sampling and analyzed via Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that the model explains 78.9% of the variance in usage intention. Perceived usefulness was identified as the strongest predictor (β =0.428), followed by trust (β =0.361) and platform quality (β =0.185). These findings confirm that in the rural economy context, usefulness has evolved from mere economic efficiency to accessing intellectual capital through educational features. The study concludes that trust serves as a vital risk mitigation mechanism, and village digital platforms must transform into knowledge hubs to enhance sustainable technology adoption. Keyword: BUMDes; Digital Marketing; Perceived Usefulness; Platform Quality; Trust Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas platform, persepsi kebermanfaatan, dan kepercayaan terhadap minat penggunaan sistem pemasaran digital terintegrasi pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Kerinci. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan dari 165 pengelola BUMDes melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 78,9% varians minat penggunaan. Persepsi kebermanfaatan teridentifikasi sebagai prediktor terkuat (β=0.428), diikuti oleh kepercayaan (β=0.361) dan kualitas platform (β=0.185). Temuan ini mengonfirmasi bahwa dalam konteks ekonomi pedesaan, kebermanfaatan telah berevolusi dari sekadar efisiensi ekonomi menjadi akses terhadap modal intelektual melalui fitur edukasi. Penelitian menyimpulkan bahwa kepercayaan berfungsi sebagai mekanisme mitigasi risiko yang vital, dan platform digital desa harus bertransformasi menjadi pusat pengetahuan (knowledge hub) untuk meningkatkan adopsi teknologi yang berkelanjutan. Kata kunci: BUMDes; Kebermanfaatan; Kepercayaan; Kualitas Platform; Pemasaran Digital.
ANALISIS PENANGANAN DATA TIDAK SEIMBANG TERHADAP KINERJA KLASIFIKASI SENTIMEN MULTIKELAS PADA ULASAN MARKETPLACE TOKOPEDIA Alfarizi, Nauval; Sinurat, Satria; Putra, Adi; Amin, Muhammad; Lydia, Prima
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5804

Abstract

Abstract: The development of digital marketplaces has led to an increasing number of user reviews, which can be used to understand consumer perceptions of products and services. However, sentiment analysis in marketplace reviews faces a major challenge: class imbalance, where positive sentiment often dominates to an extreme. This study aims to analyze the effects of various imbalanced data-handling techniques on the performance of machine-learning-based multiclass sentiment classification in Tokopedia marketplace reviews. The dataset used consists of 56,981 reviews with three sentiment classes, with more than 97% of them being positive. Feature extraction was performed using the TF-IDF method, resulting in 17,765 features. The handling of data imbalance was tested through four scenarios: class weighting, Random Oversampling, SMOTE, and ADASYN, with the Naive Bayes, Logistic Regression, and Random Forest algorithms. The experimental results show that Random Forest with SMOTE achieves the highest accuracy of 0.9749 but has limitations in recognizing minority classes, with a recall of 0.3786. In contrast, Logistic Regression with Random Oversampling provides the most balanced performance with the highest F1-score (macro) value of 0.4992 and recall of 0.5866. Keywords: Analysis, Sentiment, Imbalanced Data, Multi-Class Classification F1-Score Abstrak: Perkembangan marketplace digital menyebabkan meningkatnya jumlah ulasan pengguna yang dapat dimanfaatkan untuk memahami persepsi konsumen terhadap produk dan layanan. Namun, analisis sentimen pada ulasan marketplace menghadapi tantangan utama berupa ketidakseimbangan distribusi kelas, di mana sentimen positif sering kali mendominasi secara ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai teknik penanganan data tidak seimbang terhadap kinerja klasifikasi sentimen multikelas pada ulasan marketplace Tokopedia berbasis machine learning. Dataset yang digunakan terdiri dari 56.981 ulasan dengan tiga kelas sentiment, di mana proporsi sentimen positif mencapai lebih dari 97%. Ekstraksi fitur dilakukan menggunakan metode TF-IDF yang menghasilkan 17.765 fitur. Penanganan ketidakseimbangan data diuji melalui empat skenario, yaitu class weighting, Random Oversampling, SMOTE, dan ADASYN, dengan algoritma Naive Bayes, Logistic Regression, dan Random Forest. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Random Forest dengan SMOTE menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 0,9749, namun memiliki keterbatasan dalam mengenali kelas minoritas dengan nilai recall 0,3786. Sebaliknya, Logistic Regression dengan Random Oversampling memberikan performa paling seimbang dengan nilai F1-score (macro) tertinggi sebesar 0,4992 dan recall 0,5866. Kata kunci: Analisis, Sentimen, Data Tidak Seimbang, Klasifikasi Multi Kelas F1-Score
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL SISWA KELAS III MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA (MIS) SAKSI TANJUNGBALAI DALAM KLASIFIKASI BANGUN DATAR Anim, Anim; Siregar, Aidilla Fitria Sari; Bangun, Hera Azhari; Ningsih, Nurlia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5510

Abstract

Abstract: This study aims to describe the conceptual understanding ability of third-grade students at MIS Saksi in classifying two-dimensional shapes (flat shapes). Mathematics at the elementary school level is often considered difficult due to its abstract nature, particularly in geometry. This research employs a descriptive qualitative approach to explore how students recognize, group, and understand the characteristics of flat shapes through real objects. The subjects of the study were 25 third-grade students who are in the concrete operational stage of development. The research instrument consisted of an evaluation test measuring the ability to elaborate on concepts, present examples, and perform independent articulation. The results showed that 40% of students were in the high category, 32% in the medium category, and 28% in the low category. Students in the high category were able to connect concepts with concrete objects around them and explain the properties of flat shapes in their own words. Meanwhile, the main obstacle for students in the low category was difficulty in understanding question instructions and mathematical literacy. Overall, the majority of students (72%) have achieved fair to excellent understanding in the classification of flat shapes. Keywords: Conceptual Understanding, Two-Dimensional Shapes, Geometry, Elementary School, Classification. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konseptual siswa kelas III MIS Saksi dalam mengklasifikasikan bangun datar. Matematika di tingkat sekolah dasar seringkali dianggap sulit karena sifatnya yang abstrak, terutama pada materi geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali bagaimana siswa mengenali, mengelompokkan, dan memahami ciri-ciri bangun datar melalui objek nyata. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas III yang berada pada tahap perkembangan operasional konkret. Instrumen penelitian berupa tes evaluasi yang mengukur kemampuan menguraikan konsep, penyajian contoh, dan artikulasi mandiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40% siswa berada pada kategori tinggi, 32% pada kategori sedang, dan 28% pada kategori rendah. Siswa di kategori tinggi mampu menghubungkan konsep dengan benda konkret di sekitar mereka dan menjelaskan sifat-sifat bangun datar dengan bahasa sendiri. Sementara itu, kendala utama pada siswa kategori rendah adalah kesulitan dalam memahami instruksi soal dan literasi matematis. Secara keseluruhan, mayoritas siswa (72%) telah mencapai pemahaman yang cukup hingga sangat baik dalam klasifikasi bangun datar. Kata kunci: Pemahaman Konseptual, Bangun Datar, Geometri, Sekolah Dasar, Klasifikasi.
KEPASTIAN HUKUM PENGAKUAN PUTUSAN GANTI KERUGIAN LINGKUNGAN HIDUP SEBAGAI UTANG DALAM DAFTAR PIUTANG TETAP Akbar, Reza Kurnia; Harianto, Dedi; Sunarmi, Sunarmi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5864

Abstract

Abstract: The implementation of the environmental damage compensation decision that has permanent legal force is not synchronized with the bankruptcy mechanism, where the state's claim for ecological restoration must compete with other creditors and is subject to strict procedures for matching receivables. The curator's rejection of the KLHK bill in the PT RKK case shows that the obligation for environmental compensation that is public and strategic is actually hampered by the formal time limit in the Bankruptcy Law and PKPU, thus raising questions about the effectiveness of environmental decisions as the basis for debt and the legal protection of the state as an environmental creditor in the bankruptcy process. With the research method used in this study, namely normative juridical, normative juridical research is "research where law is conceptualized as what is written in the legislation. The environmental compensation decision that has permanent legal force can be used as a legal basis for the emergence of debt in bankruptcy, so that the state is in the position of a concurrent creditor who has the right to be included in the Permanent Receivables List. Through the receivables verification mechanism and renvoi procedure, state legal protection is strengthened and the effectiveness of PMH decisions is guaranteed. Medan Commercial Court Decision No. 18/Pdt.Sus-Renvoi/2023 confirms this by stating that the obligation to compensate for environmental damages fulfills the elements of "debt" under the Bankruptcy and PKPU Laws, thus providing legal certainty and legitimacy for the state's rights in environmental restoration. Keywords: legal certainty, environment, compensation Abstrak: Tidak sinkronnya pelaksanaan putusan ganti rugi kerusakan lingkungan yang telah berkekuatan hukum tetap dengan mekanisme kepailitan, di mana klaim negara atas pemulihan ekologis harus bersaing dengan kreditor lain dan tunduk pada prosedur ketat pencocokan piutang. Penolakan kurator terhadap tagihan KLHK dalam kasus PT RKK menunjukkan bahwa kewajiban ganti rugi lingkungan yang bersifat publik dan strategis justru terhambat oleh batas waktu formal dalam UU Kepailitan dan PKPU, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas putusan lingkungan sebagai dasar utang serta perlindungan hukum negara sebagai kreditur lingkungan dalam proses kepailitan. Dengan metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu yuridis normatif, penelitian yuridis normatif adalah “penelitian dimana hukum dikonsepkan sebagai apa yang tertulis dalam peraturan perundang-undangan Putusan ganti kerugian lingkungan hidup yang telah berkekuatan hukum tetap dapat dijadikan dasar sah timbulnya utang dalam kepailitan, sehingga negara berkedudukan sebagai kreditur konkuren yang berhak dicantumkan dalam Daftar Piutang Tetap. Melalui mekanisme verifikasi piutang dan renvoi prosedur, perlindungan hukum negara diperkuat serta efektivitas putusan PMH tetap terjamin. Putusan Pengadilan Niaga Medan No. 18/Pdt.Sus-Renvoi/2023 menegaskan hal ini dengan menyatakan bahwa kewajiban ganti rugi lingkungan memenuhi unsur “utang” menurut UU Kepailitan dan PKPU, sehingga memberikan kepastian dan legitimasi yuridis atas hak negara dalam pemulihan lingkungan. Kata kunci kepastian hukum , lingkungan hidup , ganti kerugian
PEMANFAATAN APLIKASI DUOLINGO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA PERGURUAN TINGGI: STUDI LITERATUR Gultom, Karyawaty; Asnan, Hanafi; Santoso, Laina Tussifah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5757

Abstract

Abstract: The utilization of digital technology in English Language Teaching (ELT) in higher education has evolved significantly, paralleling the global financial shift from the gold-based Bretton Woods system to the fiat money system initiated in 1971. Under the Bretton Woods system, currencies such as the British Pound (GBP), Indonesian Rupiah (IDR), and various European currencies maintained relatively stable exchange rates. One widely used English learning application is Duolingo, which is designed based on mobile learning and gamification. This study aims to examine the utilization of Duolingo as a digital learning medium for university students through a literature review. The method employed is a literature study by analyzing national journal articles published between 2024 and 2025 that discuss the use of Duolingo and other digital applications in ELT. Data analysis was conducted through a thematic synthesis regarding Duolingo's position in learning, its effectiveness in improving language skills, its contribution to student motivation and self-directed learning, its alignment with academic needs, and its advantages and limitations from a technological education perspective. The results indicate that Duolingo is effective as a supporting digital learning medium that enhances basic language skills mastery, learning motivation, and student autonomy. However, the application is not yet fully capable of meeting the demands of academic English in higher education due to limitations in context and depth of material. This study concludes that while Duolingo possesses strong technological advantages, it requires proper pedagogical integration to optimize its contribution to English language learning in higher education. Keywords: Duolingo, digital learning, English language, higher education, literature review Abstrak: Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran Bahasa Inggris di perguruan tinggi semakin berkembang seiring pergeseran sistem keuangan global dari sistem Bretton Woods yang berbasis emas ke sistem uang fiat yang dimulai pada tahun 1971. Dalam sistem Bretton Woods, mata uang seperti pound sterlin (GBP), rupiah Indonesia (IDR), dan mata uang Eropa memiliki nilai tukar yang relatif stabil. Salah satu aplikasi pembelajaran Bahasa Inggris yang banyak digunakan adalah Duolingo, yang dirancang berbasis pembelajaran mobile dan gamifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Duolingo sebagai media pembelajaran digital dalam pembelajaran Bahasa Inggris mahasiswa perguruan tinggi melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis artikel jurnal nasional yang terbit dalam periode 2024–2025, yang membahas penggunaan Duolingo dan aplikasi digital lain dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Analisis data dilakukan melalui sintesis tematik terhadap posisi Duolingo dalam pembelajaran, efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan bahasa, kontribusinya terhadap motivasi dan kemandirian belajar mahasiswa, sesuai tidaknya dengan kebutuhan akademik, serta kelebihan dan keterbatasan dalam perspektif pendidikan teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Duolingo efektif digunakan sebagai media pembelajaran digital pendukung yang meningkatkan penguasaan keterampilan bahasa dasar, motivasi belajar, serta kemandirian mahasiswa. Namun, aplikasi ini belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pembelajaran Bahasa Inggris akademik di perguruan tinggi karena keterbatasan konteks dan kedalaman materi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Duolingo memiliki keunggulan teknologis yang kuat, namun memerlukan integrasi pedagogis yang tepat agar kontribusinya optimal dalam pembelajaran Bahasa Inggris di perguruan tinggi. Kata kunci: Duolingo, pembelajaran digital, Bahasa Inggris, perguruan tinggi, studi literatur
JUMLAH PERNIKAHAN DI KUA MENGGUNAKAN ALGORITMA TIME SERIES UNTUK PENINGKATAN PELAYANAN Fakhri, Muhammad; Yasin, Muhammad
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5791

Abstract

Abstract: The Tanjung Tiram Religious Affairs Office (KUA) plays a crucial role in providing marriage registration services to the public. The increasing number of marriages each period requires the KUA to optimally prepare its resources and services. This study aims to predict the monthly number of marriages at the KUA using the Single Exponential Smoothing (SES) method as an effort to improve service quality and readiness. The data used in this study comprise 68 monthly data sets obtained from the KUA. The SES method is applied by determining the smoothing parameter (a) and performing forecasting calculations in stages until a prediction for the next period is obtained. The accuracy of the forecasting results is evaluated using the Mean Absolute Percentage Error (MAPE) method. The results show that the Single Exponential Smoothing method is capable of producing fairly accurate predictions of the number of marriages and can be used as a basis for service planning at the KUA. With this prediction system, the KUA can prepare human resources, service schedules, and facilities more optimally. The conclusion of this study is that the application of the Single Exponential Smoothing method is effective in helping improve KUA services through better, data-driven planning. Keyword: KUA Tanjung Tiram; number of marriages; time series; prediction; service improvement Abstrak: Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjung Tiram memiliki peran penting dalam pelayanan pencatatan pernikahan masyarakat. Peningkatan jumlah pernikahan setiap periode tertentu menuntut KUA untuk mampu mempersiapkan sumber daya dan layanan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah pernikahan bulanan di Kantor Urusan Agama (KUA) menggunakan metode Single Exponential Smoothing (SES) sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kesiapan pelayanan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 68 data bulanan yang diperoleh dari KUA. Metode SES diterapkan dengan menentukan nilai parameter pemulusan (a) dan melakukan perhitungan peramalan secara bertahap hingga diperoleh prediksi periode berikutnya. Tingkat akurasi hasil peramalan dievaluasi menggunakan metode Mean Absolute Percentage Error (MAΡΕ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Single Exponential Smoothing mampu menghasilkan prediksi jumlah pernikahan yang cukup akurat dan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pelayanan di KUA. Dengan adanya sistem prediksi ini, pihak KUA dapat mempersiapkan sumber daya manusia, jadwal pelayanan, dan fasilitas secara lebih optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adala bahwa penerapan metode Single Exponential Smoothing efektif dalam membantu peningkatan pelayanan KUA melalui perencanaan yang lebih baik dan berbasis data. Kata kunci: KUA Tanjung Tiram; jumlah pernikahan; time series; prediksi; peningkatan pelayanan
ANALISIS PENGARUH DIGITAL MARKETING DAN RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP MINAT ORANG TUA MENYEKOLAHKAN ANAK DI SMP STRADA BHAKTI UTAMA JAKARTA SELATAN DENGAN KEPERCAYAAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Fajaryanti, Fransisca Thias; Kibtiyah, Asriana; Mariesti, Lussia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5853

Abstract

Abstract: The development of digital technology has driven changes in people's behavior, particularly parents', in seeking information and making school choices through digital media. This situation requires private schools in urban areas to implement effective digital marketing and relationship marketing strategies to build trust and increase parental interest in sending their children to school. This study aims to analyze the influence of digital marketing and relationship marketing on parental interest in sending their children to school at Strada Bhakti Utama Middle School in South Jakarta, with trust as a mediating variable. This study used a quantitative approach with a survey method. Sampling was conducted using non-probability sampling with a purposive sampling technique. Respondents in this study were 66 parents of fifth- and sixth-grade students at Strada Bhakti Utama Elementary School. Data were collected through a Google Form questionnaire distributed to respondents. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the assistance of SmartPLS software. The results showed that digital marketing did not have a positive and significant effect on trust, nor did it have a positive and significant effect on parental interest in sending their children to school. Conversely, relationship marketing had a positive and significant effect on trust, but not on parental interest. Furthermore, trust did not have a positive and significant effect on parental interest in sending their children to school. The mediation test results also showed that trust was unable to mediate the influence of digital marketing or relationship marketing on parental interest. Keyword: Digital Marketing, Relationship Marketing, Parental Interest, Trust. Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya orang tua, dalam mencari informasi dan menentukan pilihan sekolah melalui media digital. Kondisi ini menuntut sekolah swasta di wilayah urban untuk mengimplementasikan strategi digital marketing dan relationship marketing secara efektif guna membangun kepercayaan dan meningkatkan minat orang tua menyekolahkan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing dan relationship marketing terhadap minat orang tua menyekolahkan anak di SMP Strada Bhakti Utama Jakarta Selatan, dengan kepercayaan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling, dengan teknik purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah 66 orang tua murid kelas 5 dan 6 SD Strada Bhakti Utama, dan data dikumpulkan melalui kuesioner berupa google form yang disebarkan kepada responden, serta dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan, serta tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat orang tua menyekolahkan anak. Sebaliknya, relationship marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap minat orang tua. Selain itu, kepercayaan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat orang tua menyekolahkan anak. Hasil uji mediasi juga menunjukkan bahwa kepercayaan tidak mampu memediasi pengaruh digital marketing maupun relationship marketing terhadap minat orang tua. Kata kunci: Digital Marketing, Relationship Marketing, Minat Orang Tua, Kepercayaan.