cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 1,647 Documents
TINGKAT KEBERHASILAN UMKM DESA BERDASARKAN MODAL DAN STRATEGI PEMASARAN DENGAN NAÏVE BAYES Utama, Putra Bagus; Apdillah, Dicky
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5749

Abstract

Abstract: This study aims to classify the success level of village MSMEs based on capital and marketing strategies using the Naive Bayes algorithm. Micro, Small, and Medium Enterprises often face challenges such as limited capital and ineffective marketing strategies, which may hinder business performance. In this research, MSME data were collected through questionnaires covering variables such as initial capital, capital source, type of marketing strategy, promotional media, and business duration. The data were then processed and analyzed using the Naive Bayes method to predict MSME success levels categorized as high, medium, and low. The results indicate that the Naive Bayes model provides good prediction accuracy and is able to identify the most influential variables affecting MSME success. This study is expected to serve as a reference for MSME practitioners and local governments in designing more effective and targeted business development strategies. Keywords: MSMEs, capital, marketing strategy, classification, Naive Bayes Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tingkat keberhasilan UMKM desa berdasarkan modal dan strategi pemasaran menggunakan algoritma Naive Bayes. Permasalahan utama yang sering dihadapi UMKM adalah keterbatasan modal serta pemilihan strategi pemasaran yang kurang efektif, sehingga berdampak pada rendahnya tingkat keberhasilan usaha. Dalam penelitian ini, data UMKM dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup variabel modal awal, sumber modal, bentuk strategi pemasaran, media promosi, dan lama usaha. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan metode Naive Bayes untuk memprediksi tingkat keberhasilan UMKM yang dikategorikan menjadi tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Naive Bayes mampu memberikan akurasi prediksi yang baik serta mengidentifikasi variabel yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan UMKM. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku UMKM maupun pemerintah desa dalam merancang strategi pengembangan usaha yang lebih efektif dan tepat sasaran. Kata Kunci : UMKM, modal, strategi pemasaran, klasifikasi, Naive Bayes
MENGEMBANGKAN LITERASI CERITA DAERAH MELALUI PPROGRAM KREATIVITAS ANAK : SEBUAH STUDI KASUS DI TK YUSTISIA 2 KELAPA TUJUH KOTABUMI LAMPUNG UTARA Mutiara, Yolanda; Juliana, Anisa; Wulandari, Rahma; Ambarwati, Flora
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5684

Abstract

Abstract: This study aims to develop early childhood literacy in regional storytelling through the Children's Creativity Program at Kober Yustisia 2 Kindergarten, Kelapa Tujuh, Kotabumi, North Lampung. Forty children aged 4–6 years old, divided into classes B1 and B2, were involved using the Classroom Action Research (CAR) method, with stages of planning, implementation, observation, and reflection. The program included an introduction to regional storytelling, character discussions, character drawing, the creation of simple storybooks, and exhibitions and readings of children's work. The results showed a significant increase in children's literacy in regional storytelling, with the percentage of children with high literacy increasing from 45% to 82%, while those with medium and low literacy decreased to 13% and 5%, respectively. Furthermore, children demonstrated increased activeness, creativity, social-emotional skills, and courage in expressing ideas. Interviews with teachers and children supported these findings, demonstrating increased interest in learning, self-confidence, and pride in their work. Based on these results, the Children's Creativity Program based on regional storytelling is effective in improving literacy and instilling local cultural values in early childhood. Keyword: Early Childhood Literacy, Regional Stories, Children's Creativity Program Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan literasi cerita daerah anak usia dini melalui Program Kreativitas Anak di TK Kober Yustisia 2 Kelapa Tujuh, Kotabumi, Lampung Utara dengan melibatkan 40 anak usia 4–6 tahun yang terbagi dalam kelas B1 dan B2 , menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Program yang diterapkan meliputi pengenalan cerita daerah, diskusi tokoh cerita, menggambar tokoh, pembuatan buku cerita sederhana, serta pameran dan pembacaan karya anak. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi cerita daerah anak, dengan persentase anak berkategori literasi tinggi meningkat dari 45% menjadi 82%, sementara literasi sedang dan rendah menurun menjadi 13% dan 5%. Selain itu, anak menunjukkan peningkatan keaktifan, kreativitas, kemampuan sosial-emosional, dan keberanian mengekspresikan ide. Wawancara dengan guru dan anak mendukung temuan ini, menunjukkan peningkatan minat belajar, kepercayaan diri, dan rasa bangga terhadap karya yang dibuat. Berdasarkan hasil tersebut, Program Kreativitas Anak berbasis cerita daerah efektif dalam meningkatkan literasi dan menanamkan nilai budaya lokal pada anak usia dini. Kata kunci: Literasi Anak Usia Dini, Cerita Daerah, Program Kreativitas Anak
EVALUASI KEPATUHAN AKSESIBILITAS WEB BERDASARKAN WEB CONTENT ACCESSIBILITY GUIDELINES (WCAG) 2.2 LEVEL AA: ANALISIS METODOLOGI GABUNGAN PADA SITUS WEB E-GOVERNMENT BPKP PUSAT Rachmawati, Lupita Chyntia; Yasin, Verdi; Sianipar, Anton Zulkarnain
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5775

Abstract

Abstract: Web accessibility is a crucial aspect in fulfilling the right to information for all levels of society, including people with disabilities. The Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) website, as a national strategic information portal, is responsible for providing inclusive digital services. This study aims to evaluate the level of accessibility compliance of the BPKP website based on the Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) 2.2 Level AA standard. The research methodology adopts the WCAG-EM 1.0 framework integrated with the Accessibility Compliance Score (ACCS) model. Testing was conducted in a hybrid manner through automated audits using Axe DevTools and Google Lighthouse, as well as manual verification against the latest WCAG 2.2 criteria, namely Focus Not Obscured and Target Size. The evaluation was applied to five main pages of the BPKP website. The results showed that the BPKP website obtained an ACS score of 87.14% with a predicate of "Very Good". However, an accumulated failure weight of 328 points was still found. The largest failure was identified on the Contact & Location page, mainly due to third-party map elements that had color contrast issues and the absence of title attributes. Furthermore, consistent violations of the Target Size criteria indicate that the website is not fully optimized for touchscreen users and individuals with motor disabilities. This study recommends improvements to critical elements to sustainably enhance the inclusiveness of BPKP's digital services. Keywords: Web Accessibility, BPKP, WCAG 2.2, S-KA, Axe DevTools, Digital Inclusivity. Abstrak: Aksesibilitas web merupakan aspek krusial dalam pemenuhan hak atas informasi bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Website Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai portal informasi strategis nasional memiliki tanggung jawab untuk menyediakan layanan digital yang inklusif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kepatuhan aksesibilitas website BPKP berdasarkan standar Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) 2.2 Level AA. Metodologi penelitian mengadopsi kerangka kerja WCAG-EM 1.0 yang diintegrasikan dengan model Skor Kepatuhan Aksesibilitas (S-KA). Pengujian dilakukan secara hibrida melalui audit otomatis menggunakan Axe DevTools dan Google Lighthouse, serta verifikasi manual terhadap kriteria terbaru WCAG 2.2, yaitu Focus Not Obscured dan Target Size. Evaluasi diterapkan pada lima halaman utama website BPKP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website BPKP memperoleh nilai S-KA sebesar 87,14% dengan predikat “Sangat Baik”. Namun, masih ditemukan akumulasi bobot kegagalan sebesar 328 poin. Kegagalan terbesar teridentifikasi pada halaman Kontak & Lokasi, terutama akibat elemen peta pihak ketiga yang memiliki masalah kontras warna dan ketiadaan atribut title. Selain itu, pelanggaran konsisten pada kriteria Target Size mengindikasikan bahwa website belum sepenuhnya optimal bagi pengguna layar sentuh dan individu dengan keterbatasan motorik. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan elemen kritis untuk meningkatkan inklusivitas layanan digital BPKP secara berkelanjutan. Kata kunci: Aksesibilitas Web, BPKP, WCAG 2.2, S-KA, Axe DevTools, Inklusivitas Digital.
PENERAPAN TEORI PERMAINAN DALAM NEGOSIASI KEUANGAN DAN PERANCANGAN KONTRAK: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Oktarianti, Via; Zefriyenni, Zefriyenni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5070

Abstract

Abstract: This study aims to systematically review the application of game theory in the context of financial negotiations and contract design. Game theory, as a mathematical approach to analyzing strategic interactions between parties with differing interests, has become an important tool in understanding economic behavior and decision-making. Using a systematic literature review, this study collects, analyzes, and reviews various previous studies addressing the application of game theory in the negotiation process and financial contract design. The results show that game theory is used to optimize negotiation strategies, minimize conflict risks, and create efficient and fair agreements between the parties involved. Furthermore, this study identifies trends, research gaps, and opportunities for developing game theory in modern financial practice. Thus, this study contributes to the theoretical and practical understanding of how a game theory approach can enhance the effectiveness of negotiations and contract design in the financial sector. Keywords: Financial negotiations; Contract design; Decision making; Economic strategy; Systematic analysis Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis penerapan teori permainan dalam konteks negosiasi keuangan dan perancangan kontrak. Teori permainan, sebagai pendekatan matematis untuk menganalisis interaksi strategis antar pihak dengan kepentingan yang berbeda, telah menjadi alat penting dalam memahami perilaku ekonomi dan pengambilan keputusan. Melalui metode tinjauan literatur sistematis, penelitian ini mengumpulkan, menganalisis, dan mengkaji berbagai penelitian terdahulu yang membahas penerapan teori permainan dalam proses negosiasi dan desain kontrak keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori permainan digunakan untuk mengoptimalkan strategi negosiasi, meminimalkan risiko konflik, serta menciptakan kesepakatan yang efisien dan adil antara pihak-pihak yang terlibat. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tren, kesenjangan penelitian, dan peluang pengembangan teori permainan dalam praktik keuangan modern. Dengan demikian, studi ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman teoretis dan praktis mengenai bagaimana pendekatan teori permainan dapat meningkatkan efektivitas negosiasi dan perancangan kontrak di bidang keuangan. Kata Kunci: Negosiasi keuangan; Perancangan kontrak; Pengambilan keputusan; Strategi ekonomi; Analisis sistematis
PENYELESAIAN SENGKETA PENERTIBAN PENGGUNAAN TENAGA LISTRIK PADA PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DI UNIT INDUK DISTRIBUSI RIAU DAN KEPRI Armi, Muhammad Husni; Afrita, Indra; Basri, Hasan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5817

Abstract

Abstrack: This sociological legal research analyzes the settlement of Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) disputes at PLN Riau and Riau Islands Distribution Unit, which is primarily conducted through non-litigation channels (internal mediation) and litigation as a last resort. The findings indicate that while procedures align with regulations, implementation remains ineffective in achieving justice due to low legal and technical literacy among customers, lack of procedural transparency, and a legal power imbalance between PLN and consumers. To address these obstacles, it is essential to enhance public education, strengthen PLN’s internal accountability, and provide proportional legal protection for customers to ensure a more transparent dispute resolution process oriented toward legal certainty. Keywords: Dispute Resolution, Electricity Use Inspection (P2TL), PT PLN (Persero), Sociological Jurisprudence. Abstrak: Penelitian hukum sosiologis ini menganalisis penyelesaian sengketa Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) pada PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepri yang dilakukan melalui jalur non-litigasi (mediasi internal) sebagai mekanisme utama dan jalur litigasi sebagai upaya terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prosedur telah sesuai regulasi, pelaksanaannya belum efektif mencapai keadilan akibat rendahnya literasi hukum pelanggan, kurangnya transparansi prosedur, serta ketidakseimbangan posisi hukum antara PLN dan konsumen. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan peningkatan edukasi masyarakat, penguatan akuntabilitas internal PLN, dan pemberian perlindungan hukum yang proporsional bagi pelanggan guna mewujudkan penyelesaian sengketa yang lebih transparan dan berorientasi pada kepastian hukum. Kata Kunci: Penyelesaian Sengketa, Penertiban, Tenaga Listrik. Hukum Sosiologi.
OPERASIONAL TVET DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN KERJA: ANALISIS MANAJEMEN INSTITUSI, WORKSHOP, METODE PELATIHAN DAN KURIKULUM Ameliza, Kiki; Refdinal, Refdinal; Abdullah, Rijal; Mardizal, Jonni; Fadhilah, Fadhilah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5845

Abstract

Abstract: This study examines the implementation of Technical and Vocational Education and Training (TVET) in improving students’ employability in Indonesian Vocational High Schools (SMK). The analysis focuses on four operational components: institutional management, workshop organization, training approaches, and industry-based curriculum practices. The research background highlights the persistent mismatch between the expected role of SMK as producers of skilled workers and the low employment rate of their graduates. Using a qualitative case study in selected SMK, the findings reveal that improving work readiness depends not only on teaching competencies but also on the effectiveness of operational systems in these four areas. The results show that institutional governance largely shapes industrial collaboration, instructional quality, and evaluation systems aligned with labor market demands. Industry-standard workshops significantly strengthen students’ technical skills through practical activities using relevant tools and procedures. Training models such as project-based learning, teaching factory, and internships enhance practical competencies and work attitudes. Meanwhile, flexible and collaborative curricula improve the relevance of graduate skills to industry needs. Keyword: TVET, SMK, kesiapan kerja, workshop kejuruan, kurikulum industri, pelatihan vokasi Abstrak: Penelitian ini mengkaji penerapan Technical and Vocational Education and Training (TVET) dalam meningkatkan kesiapan kerja peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Fokus penelitian mencakup empat aspek utama, yaitu manajemen institusi, pengelolaan workshop, metode pelatihan, dan implementasi kurikulum berbasis industri. Latar belakang penelitian didasari rendahnya serapan lulusan SMK di pasar kerja meskipun SMK ditujukan sebagai penghasil tenaga kerja terampil. Melalui studi kasus kualitatif pada beberapa SMK, ditemukan bahwa peningkatan kesiapan kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pedagogis guru, tetapi juga oleh kualitas operasional keempat aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola manajemen berperan penting dalam menjalin kemitraan industri, mengatur mutu pembelajaran, dan merancang sistem evaluasi berbasis kebutuhan pasar. Workshop berstandar industri turut meningkatkan kompetensi teknis siswa melalui praktik menggunakan peralatan dan prosedur terkini. Metode pelatihan seperti project-based learning, teaching factory, dan magang industri mendorong keterampilan praktis serta etos kerja. Kurikulum yang fleksibel dan disusun bersama industri memperkuat relevansi kompetensi lulusan. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan TVET membutuhkan sinergi kebijakan antara sekolah, industri, dan pemerintah dalam pendanaan, kurikulum, sertifikasi, dan penyediaan instruktur. Kata kunci: TVET, SMK, kesiapan kerja, workshop kejuruan, kurikulum industri, pelatihan vokasi.
EFEKTIVITAS PENGATURAN DIVERSI DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM Sinurat, Asri Vivi Yanti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5731

Abstract

Abstract: Diversion can be understood as a process of transferring the resolution of juvenile criminal cases from the formal criminal justice system to mechanisms outside the court process. Its purpose is to promote restorative justice. Restorative justice directs the resolution of criminal cases by involving the offender, the victim, the families of both parties, and other relevant stakeholders to collectively seek a fair solution that emphasizes restoring the situation to its original condition rather than pursuing retribution (Barda Nawawi Arief, 2008: 45).Based on Article 5 paragraph (2) points (a) and (b) in conjunction with Article 7 of the Juvenile Criminal Justice System Act (UU SPPA), the processes of investigation, prosecution, and adjudication of cases involving children conducted by the General Courts must be directed toward the pursuit of Diversion. In general, the Diversion process is carried out through a deliberative mechanism that takes into account several aspects, including the interests of the victim, the welfare and responsibility of the child, the avoidance of retaliation, social harmony, as well as propriety, morality, and even public order.However, the Diversion process cannot be applied to child offenders who are charged with crimes punishable by imprisonment of seven (7) years or more, as well as to those who are repeat offenders. Outside of these two conditions, investigators, public prosecutors, and judges are obligated to seek the implementation of Diversion[1]. This study aims to examine the application of Diversion within the juvenile criminal justice system and to assess its effectiveness in realizing restorative justice oriented toward the protection of children’s rights and the recovery of victims. The approach employed is normative juridical, involving the analysis of statutory regulations, legal doctrines, and relevant judicial practices. The findings are expected to provide conceptual and practical recommendations for strengthening the implementation of Diversion so that it becomes more consistent, just, and oriented toward the best interests of the child. Keywords: Effectiveness, Diversion, Juvenile Justice System, Child Protection. Abstrak: Diversi dapat diartikan sebagai proses pengalihan penyelesaian tindak pidana anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. Tujuannya adalah untuk menghadirkan keadilan restoratif (restorative justice). Keadilan restoratif mengarahkan penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan (Barda Nawawi Arief, 2008: 45). Berdasarkan Pasal 5 ayat (2) poin a dan b ko. Pasal 7 UU SPPA, menjelaskan bahwa proses penyidikan, penuntutan, dan persidangan anak yang dilakukan oleh Pengadilan Umum harus mengarah pada upaya Diversi. Secara umum, proses Diversi dilakukan melalui mekanisme musyawarah dengan memperhatikan sejumlah aspek, antara lain kepentingan korban, kesejahteraan dan tanggung jawab anak, penghindaran pembalasan, keharmonisan masyarakat, serta kepatutan, kesusilaan, bahkan ketertiban umum. Namun, proses Diversi sendiri tidak dapat dilakukan kepada terpidana anak yang didakwa penjara 7 (tujuh) tahun atau lebih serta terpidana yang melakukan pengulangan tindak pidana. Di luar kedua ketentuan tersebut, penyidik, penuntut umum, dan hakim wajib mengupayakan proses Diversi[1]. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Diversi dalam sistem peradilan pidana anak serta menilai efektivitasnya dalam mewujudkan keadilan restoratif yang berorientasi pada perlindungan hak anak dan pemulihan bagi korban. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan praktik peradilan yang relevan. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan rekomendasi konseptual dan praktis bagi penguatan pelaksanaan Diversi agar lebih konsisten, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. Kata Kunci: Efektivitas, Diversi, Sistem Peradilan Pidana Anak, Perlindungan Anak.
ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN SUPPORT VECTOR MACHINE TERHADAP PROGRAM BPJS Saputra, Charisman Fajri; Sovia, Rini; Ramadhanu, Agung
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5660

Abstract

Abstract: BPJS Kesehatan is a national health insurance program that plays a vital role in providing public health services in Indonesia; however, its implementation has generated diverse public perceptions reflected on social media. This study analyzes public sentiment toward the BPJS Kesehatan program based on Instagram comments using a text mining and machine learning approach. The research methodology includes Indonesian text preprocessing, feature weighting using Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF–IDF), and three-class sentiment classification (positive, negative, and neutral) using Multinomial Naïve Bayes and Support Vector Machine (SVM) algorithms. The dataset consists of 1,461 Instagram comments, which are divided into training and testing data with an 80:20 ratio. The experimental results show that Multinomial Naïve Bayes achieves an accuracy of 80.55%, while SVM yields a higher accuracy of 86.35%. These results indicate that SVM performs better in separating sentiment classes within short and imbalanced Instagram comment data. This study contributes to Indonesian-language sentiment analysis research and provides insights for evaluating public health services through social media data. Keyword: sentiment analysis; BPJS Kesehatan; Instagram; Naïve Bayes; Support Vector Machine. Abstrak: BPJS Kesehatan merupakan program strategis nasional yang berperan penting dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, namun implementasinya masih memunculkan beragam persepsi publik yang tercermin pada media sosial. Penelitian ini mengkaji analisis sentimen masyarakat terhadap program BPJS Kesehatan berdasarkan komentar pada platform Instagram menggunakan pendekatan text mining dan pembelajaran mesin. Metode penelitian meliputi pra-pemrosesan teks berbahasa Indonesia, pembobotan fitur menggunakan Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF–IDF), serta klasifikasi sentimen tiga kelas (positif, negatif, dan netral) menggunakan algoritma Multinomial Naïve Bayes dan Support Vector Machine (SVM). Dataset yang digunakan terdiri dari 1.461 komentar Instagram yang dibagi menjadi data latih dan data uji dengan rasio 80:20. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Multinomial Naïve Bayes menghasilkan akurasi sebesar 80,55%, sedangkan SVM mencapai akurasi yang lebih tinggi yaitu 86,35%. Temuan ini menunjukkan bahwa SVM memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memisahkan kelas sentimen pada data komentar Instagram yang bersifat pendek dan tidak seimbang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan analisis sentimen berbahasa Indonesia serta menjadi masukan awal bagi evaluasi layanan publik berbasis media sosial. Kata kunci: analisis sentimen; BPJS Kesehatan; Instagram; Naïve Bayes; Support Vector Machine.
PREDIKSI POLUSI UDARA BERDASARKAN TINGKAT CURAH HUJAN MENGGUNAKAN MODEL LSTM, BILSTM DAN PROPHET Nuraina, Nuraina; Panjaitan, Erwin Setiawan; Nurjanah, Sofiana
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5764

Abstract

Abstract: The city of Jakarta, as the center of Indonesia's economic life and growth, continues to experience an astonishing population surge, reaching 11,248,839 people by 2024. However, this growth is inseparable from negative consequences, such as increased activity and modernization, which significantly affect air quality. Air pollution, as a direct impact of these changes, has exceeded national air quality standards, endangering human, animal, and plant health. Understanding the relationship between air pollution and weather conditions is crucial in determining future control measures. In this study, we used the LSTM, BiLSTM, and Prophet models on air pollution data. The results show that the single BiLSTM model and the BiLSTM-Prophet hybrid model provide the best performance, with accuracy levels reaching 99.32% and 99.31%, respectively. These findings provide a solid basis for forecasting and controlling potential future air pollution levels, as well as identifying key factors contributing to air quality in the capital city. . Keyword: Air Pollution, LSTM, BiLSTM, Prophet, Rainfall Abstrak: Kota Jakarta, sebagai pusat kehidupan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, terus mengalami lonjakan penduduk yang menakjubkan, mencapai 11.248.839 orang pada tahun 2024. Namun, pertumbuhan ini tidak terlepas dari konsekuensi negatif, seperti peningkatan aktivitas dan modernisasi, yang secara signifikan mempengaruhi kualitas udara. Polusi udara, sebagai dampak langsung dari perubahan ini, telah melampaui standar kualitas udara nasional, membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Memahami hubungan antara polusi udara dan kondisi cuaca sangat penting dalam menentukan langkah-langkah pengendalian di masa depan. Dalam penelitian ini, kami menggunakan model LSTM, BiLSTM, dan Prophet pada data polusi udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model tunggal BiLSTM dan model hybrid BiLSTM-Prophet memberikan kinerja terbaik, dengan tingkat akurasi masing-masing mencapai 99,32% dan 99,31%. Temuan ini memberikan dasar yang kuat untuk memperkirakan dan mengendalikan potensi tingkat polusi udara di masa depan, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi terhadap kualitas udara di ibu kota. Kata kunci: Polusi udara, LSTM, BiLSTM, Prophet, Curah hujan
SPK PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN X MENGGUNAKAN METODE MOORA Ananda, Lidya Rizki; Wijaya, Romi; Simatupang, Julianto; Ikhlas, Muhammad; Sentosa, Rio Bayu
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4969

Abstract

Abstract: Stunting mitigation is a critical public health issue demanding structured interventions, yet limited resources necessitate an objective determination of priority locations. This research aims to design a Decision Support System (DSS) to determine the priority order for stunting intervention across 11 sub-districts (kelurahan) in Kecamatan X. The Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) method was employed, chosen for its stable capability in processing both Benefit and Cost criteria. The criteria evaluated include Stunting Prevalence Rate (Cost), Number of Toddlers (Benefit), and Posyandu Accessibility (Cost), as well as the Percentage of Proper Sanitation and Maternal Education (Benefit). The MOORA calculation yielded an optimization value for each sub-district. Based on the simulation results, [Sub-district 10] and [Sub-district 11] secured the highest ranks, indicating that these two areas are the most optimal and urgent for prioritization. This DSS provides quantitative recommendations that can assist policymakers in allocating budgets efficiently and precisely to accelerate stunting reduction in Kecamatan X.Keyword: Decision Support System (DSS), Stunting, Intervention Prioritization, MOORA Method (Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis), Multi-Criteria Decision Making (MCDM).Abstrak: Penanganan stunting merupakan isu kesehatan masyarakat yang memerlukan intervensi terstruktur, namun keterbatasan sumber daya menuntut adanya penentuan prioritas lokasi yang objektif. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menentukan urutan prioritas intervensi penanganan stunting pada 11 kelurahan di Kecamatan X. Metode yang digunakan adalah Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA), dipilih karena kemampuannya memproses kriteria Benefit dan Cost secara stabil. Kriteria yang dievaluasi meliputi Angka Prevalensi Stunting (Cost), Jumlah Balita (Benefit), dan Aksesibilitas Posyandu (Cost), serta Persentase Sanitasi Layak dan Pendidikan Ibu (Benefit). Hasil perhitungan MOORA menghasilkan nilai optimasi untuk setiap kelurahan. Berdasarkan simulasi hasil, [Kelurahan 10] dan [Kelurahan 11] menduduki peringkat tertinggi, yang mengindikasikan bahwa kedua wilayah tersebut paling optimal dan mendesak untuk diprioritaskan. SPK ini memberikan rekomendasi kuantitatif yang dapat membantu pengambil kebijakan dalam mengalokasikan anggaran secara efisien dan tepat sasaran dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kecamatan X.Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan (SPK), Stunting, Prioritas Penanganan, Metode MOORA, Multi-Criteria Decision Making (MCDM).