cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 4,061 Documents
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP WORK FULFILLMENT MELALUI MOTIVASI KERJA PEGAWAI PLN Raymond Ratu; Widi Dewi Ruspitasari; Theresia Pradiani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4167

Abstract

Abstract: This study analyzes the effect of employment classification and health service quality on work fulfillment through work motivation among permanent employees at PT PLN Customer Service Implementation Unit West Flores. The research method used a quantitative approach with purposive sampling technique on 67 employees from a population of 101 permanent employees. Data were collected through questionnaires and analyzed using SEM-PLS with SmartPLS assistance. The results show that health service quality has a significant effect on work fulfillment (p=0.000; t=12.258) and work motivation (p=0.041; t=2.048). Work motivation proved to have a significant effect on work fulfillment (p=0.000; t=5.512). Conversely, employment classification did not significantly affect work fulfillment (p=0.273) or work motivation (p=0.772). The study concludes that health service quality is a dominant factor in increasing employee work fulfillment compared to employment status. Managerial implications indicate the need to improve health service quality as the main strategy to increase employee job satisfaction. Keywords: employment classification; health service quality; work fulfillment; work motivation; sem-pls Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh klasifikasi kepegawaian dan kualitas pelayanan kesehatan terhadap work fulfillment melalui motivasi kerja pada pegawai tetap PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 67 pegawai dari populasi 101 pegawai tetap. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap work fulfillment (p=0,000; t=12,258) dan motivasi kerja (p=0,041; t=2,048). Motivasi kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap work fulfillment (p=0,000; t=5,512). Sebaliknya, klasifikasi kepegawaian tidak berpengaruh signifikan terhadap work fulfillment (p=0,273) maupun motivasi kerja (p=0,772). Penelitian menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan merupakan faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan work fulfillment pegawai dibandingkan status kepegawaian. Implikasi manajerial menunjukkan perlunya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan karyawan sebagai strategi utama dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai. Kata kunci: klasifikasi kepegawaian; kualitas pelayanan kesehatan; work fulfillment; motivasi kerja; sem-pls
ANALISIS KANDUNGAN N, P, K, DALAM KOMPOS ORGANIK LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) DAN KOTORAN SAPI MENGGUNAKAN AKTIVATOR EM4 Deya Suryani; Hendra Anwar; Mistia Sari; Laila Muhelni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4169

Abstract

Abstract: Large-scale production of white oyster mushrooms (Pleurotus ostreatus) in Indonesia produces solid waste in the form of baglog waste, which still contains high-value organic materials, particularly in Lubuk Minturun, Padang City. However, mushroom baglog waste has great potential as an environmentally friendly and nutrient-rich organic compost material. This study utilized baglog waste from white oyster mushrooms using cow dung as an activator. This research was conducted using an experimental method by designing a mixture of organic materials and adding EM4 to accelerate the decomposition process. The fermentation process lasted for 30 days, with temperature, humidity, odor, and texture monitored to ensure optimal composting. The results showed that the use of EM4 significantly increased the nutrient content of the compost. The combination of mushroom baglog and cow dung produced compost with N, P, and K contents that met the organic compost quality standards based on SNI 19-7030-2004. Thus, the utilization of oyster mushroom baglog waste and cow dung into organic compost is environmentally friendly and produces high-quality organic fertilizer to support agricultural productivity. Keywords: organic compost, fermentation, pleurotus ostreatus, cow dung. Abstrak: Produksi jamur tiram putih ( pleurotus ostreatus ) di indonesia, dalam skala besar menghasilkan limbah padat berupa limbah baglog yang masih mengandung bahan organik bernilai guna tinggi, khususnya di Lubuk Minturun Kota Padang. Meskipun Demikian, Limbah Baglog Jamur memiliki potensi besar sebagai bahan kompos organik yang ramah lingkungan dan kaya nutrisi. Penelitian ini memanfaatkan limbah baglog dari jamur tiram putih yang menggunakan aktivator dari kotoran sapi. Penelitian ini dilakukan melalui metode eksperimental dengan merancang komposisi campuran bahan organik dan penambahan EM4 untuk mempercepat proses dekomposisi. Proses fermentasi berlangsung selama 30 hari dengan pemantauan  suhu, kelembapan, bau dan tekstur guna memastikan berlangsungnya proses pengomposan secara optimal.Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan EM4 secara signifikan meningkatkan kandungan unsur hara dalam kompos. Kombinasi antara baglog jamur dan kotoran sapi mampu menghasilkan kompos dengan kandungan N,P,K yang memenuhi standar mutu kompos organik berdasarkan SNI 19-7030-2004. Dengan demikian, pemanfaatan limbah baglog jamur tiram dan kotoran sapi menjadi kompos organik yang ramah lingkungan sekaligus menghasilkan pupuk organik berkualitas untuk mendukung produktivitas pertanian Kata kunci : kompos organik, fermentasi, pleurotus ostreatus, kotoran sapi.
PENERAPAN METODE SAW DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN KINERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA Leci Gitarya; Devi Sartika; Dimas Aulia Trianggana
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4170

Abstract

Abstract: State Civil Servants are always required to have full loyalty and obedience in carrying out their duties. Decision support systems can be used as a solution to a problem or for an opportunity. The SAW method is a method that can help solve complex problems by structuring a hierarchy of criteria. Based on this research, the researcher tried to prove previous research and increase the accuracy of the data so that the researcher took the title "Application Of The SAW Method In A Decision Support System To Determine The Ferfomance Of State Civil Servants  " This aims to ensure that the new information produced can increase knowledge about determining the performance of sub-district officials at the Merigi Kelindang sub-district office, Central Bengkulu Regency. Keywords: SPK, Ferfomance, SAW State Civil Aparatus Abstrak: Aparatur Sipil Negara senantiasa dituntut memiliki kesetiaan dan ketaatan penuh dalam menjalankan tugas-tugasnya. Sistem pendukung keputusan dapat dijadikan solusi atas suatu masalah atau untuk suatu peluang. Metode SAW yaitu metode yang dapat membantu memecahkan persoalan yang kompleks dengan menstruktur suatu hirarki kriteria,. Berdasarkan penelitian tersebut peneliti mencoba untuk membuktikan penelitian sebelumnya dan meningkatkan keakurasian data sehingga peneliti mengambil judul “Penerapan metode SAW dalam sistem pendukung Keputusan Untuk Menentukan Kinerja Pegawai Apartur Sipil Negara. Hal ini bertujuan agar informasi baru yang dihasilkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang menentukan kinerja aparatur kecamatan dikantor camat merigi kelindang Kabupaten Bengkulu Tengah Kata Kunci : SPK , Kinerja , SAW Aparatur Sipil Negara
PENERAPAN FORECASTING UNTUK PREDIKSI STOK KEDELAI MENGGUNAKAN METODE WEIGHT MOVING AVERAGE Nadia Astri Wulandari; Suci Andriyani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4171

Abstract

Abstract: The Selamat  Tofu  Factory is  an  UMKM  that  operates  in  the manufacturing sector, especially tofu production. The problem that occurs at the Selamat Tofu Factory is the difficulty in determining the stock of soybean raw materials for tofu production which must be available in the following month and they still use a manual  system  or  have  not  yet  been  computerized.  Therefore,  systems  and methods are needed that can predict soybean stocks for the following month, so that there is no shortage or excess of soybean raw materials. One method that can be used to predict the stock of soybean raw materials is to use the WMA method. The WMA method is very suitable for this research method because it can be seen that the error value is smaller compared to other methods and produces precise and accurate forecasts. By utilizing previous data, namely 1 year earlier and by using the previous 3 months of data to calculate it. The forecast results for soybean stock in Agustus 2025 a MAPE value or percentage of forecast error value obtained, namely 7.68%. Keywords: Tofu, Stock, Prediction Abstrak: Pabrik Tahu Selamat merupakan UMKM yang bergerak di bidang manufaktur khususnya produksi tahu. Permasalahan yang terjadi pada Pabrik Tahu Selamat adalah sulitnya menentukan stok bahan baku kedelai untuk produksi tahu yang harus tersedia pada bulan berikutnya dan masih menggunakan sistem manual atau belum terkomputerisasi.  Oleh karena itu diperlukan sistem dan metode yang dapat memprediksi stok kedelai pada bulan berikutnya, sehingga tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan bahan baku kedelai. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memprediksi stok bahan baku kedelai adalah dengan menggunakan metode WMA. Metode WMA sangat cocok digunakan pada metode penelitian ini karena terlihat nilai errornya lebih kecil dibandingkan metode lainnya serta menghasilkan prediksi yang tepat dan akurat. Dengan menggunakan data sebelumnya yaitu 1 tahun sebelumnya dan dengan menggunakan data 3 bulan sebelumnya untuk menghitungnya. Hasil peramalan stok kedelai bulan Agustus 2025 diperoleh nilai MAPE atau persentase nilai kesalahan peramalan yaitu 7,68%. Kata kunci: Tahu, Stok, Prediksi
ANALISIS SWOT PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KESEHATAN (SIMKES) DI PUSKESMAS DAERAH 3 T (TERTINGGAL, TERDEPAN, TERLUAR) Rizalina Rizalina; Afni Nia Sari; Elvira Sawitri; Deby Erdriani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4172

Abstract

Abstract: The Health Management Information System (SIMKes) is an important instrument in supporting effective, efficient, and data-driven health services. In Indonesia, the implementation of SIMKes has been extended to Puskesmas as the spearhead of primary care. However, its implementation in the 3T (Disadvantaged, Frontier, and Outermost) areas faces significant challenges due to geographical, socio-economic, and infrastructure limitations. This study aims to analyze the internal and external factors that influence the success of SIMKes implementation in 3T areas through a SWOT analysis approach. Data was obtained from a comprehensive literature study as well as in-depth interviews with health workers in 3T health centers. Results show that the main strengths of SIMKes lie in its ability to integrate health data and support decision-making, while weaknesses include technical limitations and low digital literacy. Opportunities arise from national policies on health digitization, while threats stem from technological disparities and system resilience. This article recommends strategies for strengthening local capacity, regional needs-based system design, and inter-agency synergy. Keywords: SIMKes, SWOT, Puskesmas, 3T Area, Health Information System, Service Digitalization Abstrak: Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKes) merupakan instrumen penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, dan berbasis data. Di Indonesia, implementasi SIMKes telah diperluas hingga ke Puskesmas sebagai ujung tombak layanan primer. Namun, penerapannya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) menghadapi tantangan signifikan karena kondisi geografis, sosial-ekonomi, serta keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberhasilan implementasi SIMKes di daerah 3T melalui pendekatan analisis SWOT. Data diperoleh dari studi literatur yang komprehensif serta wawancara mendalam dengan tenaga kesehatan di Puskesmas 3T. Hasil menunjukkan bahwa kekuatan utama SIMKes terletak pada kemampuannya mengintegrasikan data kesehatan dan mendukung pengambilan keputusan, sementara kelemahan mencakup keterbatasan teknis dan rendahnya literasi digital. Peluang muncul dari kebijakan nasional digitalisasi kesehatan, sedangkan ancaman berasal dari disparitas teknologi dan ketahanan sistem. Artikel ini merekomendasikan strategi penguatan kapasitas lokal, desain sistem berbasis kebutuhan daerah, dan sinergi antar-lembaga. Kata Kunci: SIMKes, SWOT, Puskesmas, Daerah 3T, Sistem Informasi Kesehatan, Digitalisasi Layanan
IMPLEMENTASI CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK UNTUK KLASIFIKASI CITRA TIGA JENIS BERAS Febie Elfaladonna; Meivi Kusnandar; Fitrianto Puja K; Andre Mariza P
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4173

Abstract

Abstract: This study aims to develop an image classification model based on Convolutional Neural Network (CNN) to identify five rice varieties: Basmati, Ipsala, Arborio, Jasmine, and Karacadag. The dataset used consists of 75,000 images, with 15,000 images per class. Training was carried out using Python and TensorFlow, employing image augmentation and validation methods. The dataset was split into training, validation, and testing sets in a 70:15:15 ratio. The training results show a validation accuracy of 97.47% and a test accuracy of 97.78%, with a test loss of 0.0688. These results indicate that CNN is highly effective for rice image classification, offering high accuracy and good generalization. The conclusion of this study is that the CNN model can be applied as an assistive system in automated rice processing or sorting. Keywords: image classification; CNN; rice; deep learning; TensorFlow. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model klasifikasi citra berbasis Convolutional Neural Network (CNN) guna mengidentifikasi lima jenis beras: Basmati, Ipsala, Arborio, Jasmine, dan Karacadag. Dataset yang digunakan terdiri dari 75.000 gambar, masing-masing kelas berjumlah 15.000 gambar. Proses pelatihan dilakukan menggunakan Python dan TensorFlow dengan teknik augmentasi citra dan metode validasi. Dataset dibagi menjadi data pelatihan, validasi, dan pengujian dengan proporsi 70:15:15. Hasil pelatihan menunjukkan akurasi validasi mencapai 97,47% dan akurasi pengujian sebesar 97,78%, dengan nilai loss sebesar 0,0688. Temuan ini menunjukkan bahwa CNN sangat efektif dalam klasifikasi citra beras dengan akurasi tinggi dan generalisasi yang baik. Simpulan dari penelitian ini adalah model CNN dapat digunakan sebagai sistem bantu dalam proses pengolahan atau penyortiran beras secara otomatis. Kata kunci: klasifikasi citra; CNN; beras; deep learning; TensorFlow.
PERKEMBANGAN PRODUKSI KOMODITAS UNGGULAN PERKEBUNAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Hary Yanto Jailani; Syafrison Syafrison; Mismawarni Srima Ningsih; Fardedi Fardedi; Giska Oktabriana; Mela Rahmah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4175

Abstract

Abstract: Leading sectors play a vital role in driving the economic growth of a region. Lima Puluh Kota Regency possesses several leading plantation commodities, including cocoa, areca nut, tobacco, coconut, cinnamon, clove, gambier, robusta coffee, and sugar palm. The COVID-19 pandemic has affected the economy, including the plantation sector. This study aims to examine the production trends of these leading plantation commodities in Lima Puluh Kota Regency. The research employs a descriptive method by analyzing the annual growth rate of production. The highest recorded production growth rates were: cocoa at 161.6% in 2024, areca nut at 28% in 2022, tobacco at 93.1% in 2020, coconut at 29.2% in 2021, cinnamon at 26.2% in 2021, clove at 170.6% in 2024, gambier at 115.8% in 2023, robusta coffee at 17% in 2022, and sugar palm at 38.6% in 2024. Keyword: plantation; production. Abstrak: Sektor unggulan memiliki peranan penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki komoditas perkebunan yang menjadi unggulan, yaitu kakao, pinang, tembakau, kelapa, kulit manis, cengkeh, gambir, kopi robusta, dan enau. Adanya pandemi covid-19 berpengaruh terhadap perekonomian termasuk juga sektor perkebunan. Tujuan penelitian melihat perkembangan produksi komoditas perkebunan unggulan Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif yang menjelaskan analisis pertumbuhan produksi tahunan (Annual Growth Rate). Pertumbuhan produksi tertinggi kakao sebesar 161,6 % pada tahun 2024, pinang sebesar 28 % pada tahun 2022, tembakau sebesar 93,1 % pada tahun 2020, kelapa sebesar 29,2 % pada tahun 2021, kulit manis sebesar 26,2% pada tahun 2021, cengkeh sebesar 170,6 % pada tahun 2024, gambir sebesar 115,8 % pada tahun 2023, kopi robusta sebesar 17 % pada tahun 2022, enau sebesar 38,6 % pada tahun 2024. Kata kunci: perkebunan;produksi.
PENERAPAN ISO 25010:2023 DALAM PENGUJIAN KUALITAS APLIKASI MY PELINDO PADA PT. PELINDO Fika Maulida; Muhammad Ikhwani; Desvina Yulisda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4176

Abstract

Aplikasi My Pelindo merupakan bentuk fasilitas kerja dari PT. Pelabuhan Indonesi untuk para pegawai dalam aksi dan menerima informasi melalui fitur-fitur yang ada. My Pelindo memiliki beberapa layanan yaitu seputar absensi (PCICO), pelaporan keuangan (PICO), dan Travel. Permasalahan yang terjadi pada layanan aplikasi yang digunakan oleh Perusahaan, ditemukan berbagai kendala pada sejumlah layanan, termaksud PCICO absensi, pelaporan keuangan (PICO), dan Travel. Permasalahan yang muncul meliputi aplikasi tidak dapat diakses dalam waktu tertentu, ketidakmampuan login pada aplikasi seperti PCICO, dan Travel, kegagalan dalam registrasi wajah, gagal absensi pada PCICO, serta berbagai masalah terkait tampilan, seperti tampilan pelaporan keuangan yang hilang pada PICO, dan ada data yang tidak muncul sesuai harapan, serta kendala dalam akses data seperti SPPS yang tidak muncul di Travel. Untuk meningkatkan kualitas aplikasi My Pelindo perlu dilakukan pengujian aplikasi My Pelindo salah satunya dengan cara standar ISO 25010:2023. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas aplikasi My Pelindo berdasarkan ISO 25010:2023 yang meliputi karakteristik functional suitability, performan efficiency, compability, interactioan capability, reliability, security, maintainability, flexibility, dan safety. Hasil dari penelitian yang sudah diteliti menunjukkan bahwa aplikasi My Pelindo memiliki kekuatan dalam hal functional suitability dan security, sementara kelemahan ditemukan pada performan efficiency, reliability, compability, interaction capability, ,maintainability, flexibility, dan safety, dimana berbagai masalah kendala seperti gagal login, error pada fitur absensi, data tidak ditemukan, data tidak terekan, dan masalah akses data yang berdampak pada efesiensi operasional. Rekomendasi yang diberikan diharapkan dapat membantu PT. Pelindo dalam melakukan pembaruan dan pengembangan aplikasi agar kualitas aplikasi My Pelindo tetap optimal.
BENTUK INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT MULTIKULTURAL DALAM MENINGKATKAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL DI DESA RAMA AGUNG KABUPATEN BENGKULU UTARA Rita Anggreani; Yunilisiah Yunilisiah; Panji Suminar; Sri Putri Permata; Aries Munandar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4177

Abstract

Harmonisasi yang ada di Desa Rama Agung tidak lepas dari kuatnya rasa toleransi, saling mendukung dan tidak mengganggu agama atau budaya yang dimiliki masyarakat lain. Hal ini terjadi karena terciptanya interaksi sosial positif didalamnya yang meliputi asosiatif atau bentuk penyatuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Bentuk Interaksi Sosial Masyarakat Multikultural dalam Meningkatkan Keberfungsian Sosial di Desa Rama Agung Kabupaten Bengkulu Utara. Terciptanya harmonisasi sosial di desa ini karena adanya interaksi sosial yang saling menguntungkan antar masyarakatnya mulai dari sikap toleransi, saling mendukung, dan saling menjaga di tengah keberagaman. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan yang terdiri dari kepala desa, kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk interaksi sosial asosiatif (penyatuan) yakni kerjasama berupa tolong menolong dalam suka maupun duka, akulturasi (percampuran budaya) berupa kuliner dan bahasa, asimilasi (percampuran budaya yang membentuk kebudayaan baru) berupa pernikahan beda agama dalam satu keluarga, serta akomodasi (penyesuaian diri) yang sudah berjalan dengan baik. Bentuk interaksi sosial disosiatif (pemisahan) berupa persaingan terjadi dalam bentuk positif berupa kompetisi, kontravensi (ketidaksepakatan) terjadi hanya dalam forum diskusi yang tidak menimbulkan perpecahan serta konflik yang tidak pernah terjadi di desa ini. Hal ini dikarenakan pemerintah desa mempunyai wadah dalam memediasi konflik yakni FPUB (Forum Perwakilan Umat Beragama).
PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI ACEH TIMUR DITINJAU PERSPEKTIF HUKUM DAN ETIKA Dewi Suryati; Irsyam Risdawati; Marice Simarmata
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4178

Abstract

Abstract: Adolescents' lack of knowledge about reproductive health, as well as lack of access to adolescent-friendly health services, are an important background in this study. This study aims to analyze the implementation of reproductive health services for adolescents in East Aceh from a legal and ethical perspective, and assess the extent to which the principle of protection of adolescent health rights is carried out in accordance with local regulations and religious norms. This study uses a qualitative method with a juridical-sociological approach. Data was obtained through interviews with health workers, adolescents, religious leaders, and regional policy makers, as well as documentation of health service regulations and ethical guidelines. Data analysis was carried out in an analytical descriptive manner by considering positive legal norms and medical ethical principles. The results of the study show that although there is a national regulation guaranteeing the right to reproductive health of adolescents, its implementation in East Aceh faces various obstacles, such as cultural resistance, limited trained medical personnel, and lack of public understanding of the urgency of reproductive health education. From a legal perspective, there is a gap between national policy and local qanun, while ethically, health services still often clash with the conservative values of local communities. In conclusion, adolescent reproductive health services in East Aceh still need to be improved through an interdisciplinary approach that harmonizes aspects of national law, local values, and principles of medical ethics. Keywords: Reproductive Health, Adolescents, Legal Ethics. Abstrak: Adolescents' lack of knowledge about reproductive health, as well as lack of access to adolescent-friendly health services, are an important background in this study. This study aims to analyze the implementation of reproductive health services for adolescents in East Aceh from a legal and ethical perspective, and assess the extent to which the principle of protection of adolescent health rights is carried out in accordance with local regulations and religious norms. This study uses a qualitative method with a juridical-sociological approach. Data was obtained through interviews with health workers, adolescents, religious leaders, and regional policy makers, as well as documentation of health service regulations and ethical guidelines. Data analysis was carried out in an analytical descriptive manner by considering positive legal norms and medical ethical principles. The results of the study show that although there is a national regulation guaranteeing the right to reproductive health of adolescents, its implementation in East Aceh faces various obstacles, such as cultural resistance, limited trained medical personnel, and lack of public understanding of the urgency of reproductive health education. From a legal perspective, there is a gap between national policy and local qanun, while ethically, health services still often clash with the conservative values of local communities. In conclusion, adolescent reproductive health services in East Aceh still need to be improved through an interdisciplinary approach that harmonizes aspects of national law, local values, and principles of medical ethics. Keywords: Reproductive Health, Adolescents, Legal Ethics.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1) Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026 Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026 Vol 9, No 1 (2026): February 2026 Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025 Vol 8, No 4 (2025): November 2025 Vol 8, No 3 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025 Vol 8, No 2 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025 Vol 8, No 1 (2025): February 2025 Vol 7, No 4 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024 Vol 7, No 3 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024 Vol 7, No 2 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024 Vol 7, No 1 (2024): February 2024 Vol 6, No 3 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023 Vol 6, No 2 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023 Vol 6, No 1 (2023): February 2023 Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022 Vol 5, No 3 (2022): October 2022 Vol 5, No 2 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 1 (2022): February 2022 Vol. 4 No. 3 (2021): October 2021 Vol 4, No 3 (2021): October 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 2 (2021): June 2021 Vol 4, No 1 (2021): February 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): February 2021 Vol 3, No 2 (2020): August 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): August 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): February 2020 Vol 3, No 1 (2020): February 2020 Vol 2, No 2 (2019): August 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): August 2019 Vol 2, No 1 (2019): February 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): February 2019 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 2 (2018): August 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 1 (2018): February 2018 More Issue