Articles
264 Documents
Pendampingan Pengukuran Arah Kiblat Untuk Santri Pondok Pesantren Idris Bintan
M. Arbisora Angkat;
Abd. Rahman;
Siti Maheran;
Ahmad Jalili;
Haykal Abdurrahman
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1603
Pada tahun 2019 dilakukan 20 kalibrasi kiblat masjid di Bintan, dan pada tahun 2020 dilakukan 10 kalibrasi kiblat di Bintan. Kalibrasi arah kiblat terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang arah kiblat serta minimnya para ahli Ilmu Falak di suatu daerah. Dibutuhkan kaderisasi ahli falak agar kemelencengan arah kiblat tidak terjadi lagi. Kebanyakan ahli falak lahir dari rahim pesantren, akan tetapi tidak semua pondok pesantren yang memasukkan mata pelajaran Ilmu Falak ke dalam kurikulum pendidikan mereka, termasuk pondok pesantren Idris Bintan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan pengukuran arah kiblat untuk santri pondok pesantren Idris Bintan. Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang merupakan metode riset yang dilaksanakan secara partisipatif oleh santri pondok pesantren Idris Bintan. Pengabdi beserta santri berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kemampuan santri pondok pesantren Idris Bintan dalam teori dan praktik pengukuran arah kiblat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan dan pengetahuan santri pondok pesantren Idris Bintan tentang Ilmu Falak terutama mengenai arah kiblat. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata Post Test mereka yang mendapatkan 92,42 poin. Sedangkan pada awalnya nilai rata-rata Pre Test mereka hanya 45,15 poin. Terjadi peningkatan 47,27 poin setelah dilaksanakan pendampingan pengukuran arah kiblat untuk santri pondok pesantren Idris Bintan.
Edukasi Dampak Perkawinan Usia Dini Terhadap Pola Pikir Siswa SMP Negeri 3 Tasik Payawan Desa Hiyang Bana
Ridha Nirmalasari;
Abdul Wahid;
Fajar Pratama Juliadi
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1610
Saat ini praktik perkawinan usia dini merupakan hal yang sangat memprihatinkan. Hasil observasi yang kami lakukan diketahui bahwa sebagian besar anak-anak yang putus sekolah khususnya wanita di desa Hiyang Bana menikah di usia dini, mayoritas dilakukan setelah mereka lulus SMP. Hal Tersebut menjadi latar belakang sehingga kami melakukan pengabdian masyarakat di desa Hiyang Bana. Fokus pengabdian ini berupa edukasi mengenai dampak perkawinan usia dini di desa Hiyang Bana, kecamatan Tasik Payawan. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini berupa ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan dimulai dengan edukasi mengenai dampak dari pernikahan dini dengan narasumber dari mahasiswa KKN, Bidan yang ditugaskan di desa Hiyang Bana dan salah satu narasumber dari dewan Guru SMP Negeri 3 Tasik Payawan. Kegiatan edukdasi dampak perkawinan usia dini dapat disimpulkan berhasil, dapat dilihat dari presentase pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan ketika dilakukan diskusi dan tanya jawab, dimana 85% peserta sosialisasi memahami apa saja faktor penyebab terjadinya perkawinan usia dini, apa saja dampaknya, bagaimana dasar hukumnya dan bagaimana mencegah perkawinan usia dini. Lebih dari 90% peserta berkemauan untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna mencegah terjadinya perkawinan usia dini. Kegiatan edukasi seperti ini dapat diikuti dan terus dilakukan oleh pihak-pihak terkait kepada para siswa agar dapat memiliki pola pikir yang lebih luas sehingga pernikahan dini dapat diminimalisir.
Pelatihan Optimalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Dalam Meningkatkan Budaya Hidup Sehat Warga Sekolah SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin
Riinawati Riinawati
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1616
Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk pengoptimalan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dasar sebagai bentuk kepedulian budaya sehat warga sekolah. Perlu sebuah tindakan di masa pandemi Covid-19 saat ini yang menjadi bentuk keprihatinan dalam kesehatan pada semua warga sekolah khususnya para peserta didik-siswi dalam menjaga kesehatan pasca Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam pengoptimalan fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) melalui; (1) Sosialisasi peran usaha kesehatan sekolah tingkat dasar; (2) pembentukan kader tenaga medis tingkat sekolah dasar; (3) pelatihan kader tenaga medis tingkat sekolah dasar; (4) penyuluhan program kerja UKS di sekolah; (5) pelatihan pembuatan administrasi sederhana. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat menemukan adanya masalah yang dihadapi guru terkait optimalisasi fungsi usaha kesehatan sekolah (UKS) dalam meningkatkan budaya hidup sehat warga sekolah dan perubahan paradigma terkait pentingnya fungsi UKS. Terdapat peningkatkan pemahaman guru-guru terkait dengan pentingnya UKS diperlukan peningkatan SDM melalui kegiatan diklat dan non-diklat. Pemahaman yang mendalam tentang pentingnya tanaman-tanaman yang dapat dijadikan obat herbal di era pandemi Covid-19. Kegiatan UKS penting bagi upaya kesehatan sekolah, sehingga perlu dilakukan pendampingan secara berkelanjutan.
Pendampingan Pendesianan Hybrid Moodle System Pembelajaran Matematika Berbasis E-learning
Nuryadi Nuryadi;
Nanang Khuzaini;
Isna Kholifa;
Nafida Hetty Marhaeni
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1630
SMK Assalafiyyah Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta dirancang menjadi model sekolah berbasis pesantren yang memiliki keunggulan dalam prestasi akademik, karakter santri, dan berjiwa entrepreneur serta berwawasan lingkungan. Hal ini tercantum dalam misi sekolah yaitu menyiapkan lulusan yang inovatif, kreatif dan berjiwa entrepreneur. Situasi saat ini, dimana terjadi bencana nasional pandemi covid-19 menjadikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Terdapat permasalahan yang dihadapi oleh siswa SMK dalam mempelajari beberapa materi pelajaran termasuk matematika dalam masa pandemi covid-19. Keberadaan siswa yang mengalami kesulitan matematika banyak memposisikan guru pada situasi yang sulit. Guru menghadapi dilema ketika ada anak yang memerlukan toleransi tertentu dalam hal pembelajaran. Latar belakang pendidikan guru yang belum mendapatkan bekal tentang tahapan mendiagnosa kesulitan matematika siswa, berujung pada pengabaian kebutuhan siswa yang terindikasi mengalami kesulitan matematika. Sehingga tujuan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk mendesain pembelajaran matematika berbasis Hybrid Moodle System. Metode pelaksanaan PKM ini adalah adanya pelatihan, workshop dan pendampingan bagi guru SMK tentang pelaksanaan e-learning menggunakan Hybrid Moodle System. Hasil yang telah dicapai dari kegiatan PKM ini adalah adanya peningkatan kualitas pembelajaran berbasis e-learning dengan menggunakan hybrid moodle system, diperoleh produk Hybrid Moodle System yang memadai dan dapat mengakomodasi kebutuhan belajar dan pembelajaran e-learning di SMK Asslafiyah Sleman, yang dikembangkan dari unsur-unsur pelaksanaaan asaesment, materi dan desain system, tugas dan penilaian, tuntutan waktu dan jadwal, serta lingkungan belajar yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.
Edukasi Digital Marketing: Pembuatan Konten dan Caption Pada Instagram Bisnis Bagi Pelaku UMKM di FKRW Teluk Pucung, Bekasi
Hamida Syari Harahap;
Nita Komala Dewi
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1654
Pertumbuhan UMKM menuntut para pelaku usahanya dapat bertahan dan tetap melakukan proses produksi bagi produknya. Perkembangan teknologi dan informasi terutama media sosial dapat membantu dalam memasarkan produk para UMKM. Meskipun sudah banyak UMKM yang menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran akan tetapi masih ada UMKM yang belum memahami cara pengaplikasian media sosial tersebut untuk memasarkan produk. Untuk itu, tujuan abdimas kali ini memberikan ilmu dan informasi mengenai aplikasi Instagram Bisnis bagi pelaku UMKM dengan metode penyampaian ceramah dan pelatihan. Kegiatan dilaksanakan selama 2 (dua) hari dengan memfokuskan kepada pemberian pelatihan serta pendampingan dalam proses penggunaan aplikasi media sosial Instagram. Peserta diikuti oleh perwakilan dari pelaku UMKM FKRW sebanyak 20 orang dan alasan kegiatan ini diberikan berdasarkan informasi dari pihak mitra yakni FKRW Teluk Pucung, Bekasi bahwa masing kurangnya ilmu pengetahuan bagi para pelaku UMKM mengenai aplikasi Instagram bisnis yang mereka miliki. Hasil kegiatan para pelaku UMKM mendapatkan penambahan pengetahuan pembuatan konten dan captions sebagai media awal dalam menggunakan aplikasi Instagram bisnis untuk melakukan pemasaran dengan cepat dibandingkan dengan sistem pemasaran manual. Kesimpulan yang dapat disampaikan bahwa perkembangan teknologi memiliki andil dalam membantu kegiatan pemasaran bagi UMKM. Untuk itu, para pelaku UMKM harus memiliki kemampuan dalam mengaplikasikan teknologi khususnya media sosial Instagram. Program kegiatan Abdimas yang diberikan oleh tim berupa pelatihan kepada peserta sangat membantu bagi UMKM yang belum mahir dalam mengaplikasikan teknologi untuk membuat konten dan melakukan pemasaran.
Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Melalui Kegiatan Pembuatan Eco Enzyme di Kabupaten Malang
Dwi Susilowati;
Dhurotus Sangadah;
Venus Kusuma Wardhana
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1662
Sampah rumah tangga merupakan tanggung jawab kelaurga oleh karena itu harus diolah dengan baik agar menghasilkan nilai ekonomis berupa penghematan pengeluaran yang bisa digunakan untuk keperluan lain. Manfaat dari pembuatan eco enzyme antara lain bisa digunakan sebagai bahan pelengkap sabun cuci piring, penyemprot ruangan, penyedot bau tidak sedap dan sebagai pupuk. Pengabdian ini dilakukam dengan mengambil permasalahan pemanfaatan sampah rumah tangga melalui kagiatan pembuatan Eco Enzyme (EE) yang ditujukan untuk ibu-ibu PKK di desa Mulyoagung kecamatan Dau kabupaten Malang. Model pengabdian lebih banyak ditekankan pembuatan dan pendampingan selama proses pembuatan Eco Enzyme (EE) yang memerlukan waktu kurang lebih 3 bulan. Sasaran pengabdian adalah ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK desa Mulyoagung dengan pertimbangan bahwa aktivitas di dapur banyak dilakukan atau dikelola oleh ibu-ibu rumah tangga yang pada akhirnya akan menghasilkan sampah baik organic maupun non organik. Pembuatan Eco Enzyme (EE) disamping dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga juga dapat membantu mengurangi beban TPST dalam mengelola sampah khususnya sampah organic. Namun yang lebih utama dari kegiatan pengabdian ini adalah menumbuhkan kesadaran melalui gerakan ibu-ibu akan pentingnya mengelola sampah dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi keluarga, dan lingkungan saja tetapi juga bagi keselamatan ekosistem/ bumi. Peran tersebut dapat dlakukan dengan cara menghimbau, memberikan penyuluhan, serta mendidik dan melatih keluarga atau masyarakat agar merubah perilaku dalam mengelola sampah.
Edukasi Digital Marketing untuk Pengembangan Destinasi Wisata Sumber Biru
Zainul Arifin;
Devi Nur Cahaya Ningsih;
Sukmawati Nur Salamah;
Safarudin Hisyam Tualeka;
Anindya Prasasti
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1667
Wisata Sumber Biru di kabupaten Jombang merupakan salah satu unit usaha BUMDes Benowo yang membutuhkan pengelolaan dengan tepat serta pembuatan strategi untuk membangkitkan wisata ini di era pandemi. BUMDes Benowo merupakan salah satu BUMDes yang cukup baik dalam partisipasi masyarakat dalam mengembangkan unit-unit usaha yang ada. Akan tetapi, BUMDes Benowo masih kesulitan dalam memasarkan produk dari unit-unit usaha mereka terutama di era digital seperti ini. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh kelompok dari FIA – UB melakukan edukasi mengenai digital marketing. Metode yang digunakan untuk memetakan permasalahan yang ada di BUMDes Benowo adalah observasi lapang dan FGD, lalu dilakukan penyuluhan dan pelatihan dengan menggunakan Zoom Meeting karena masih adanya pembatasan perjalanan dan untuk memitigasi penyebaran Covid-19. Ada pun mitra yang digandeng dalam melaksanakan pelatihan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah praktisi yang merupakan marketing specialist. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan di dapat bahwa pengelola BUMDes Benowo menjadi semakin paham akan pentingnya digital marketing dan cara membuat konten untuk memasarkan produk dari unit-unit usaha yang mereka miliki. Dari kegiatan ini diharapkan ada tindak lanjut terkait pembuatan paket kunjungan di BUMDes Benowo agar tidak hanya Wana Wisata Sumber Biru yang dikenal oleh orang, tetapi unit usaha lainnya menjadi semakin dikenal dengan kualitas pertanian dan peternakannya yang baik (semakin meluas).
Edukasi Penggunaan Internet Aman dan Sehat untuk Anak-anak Pada Anggota PKK di Wilayah Klaten, Jawa Tengah
Kartika Sari Yudaninggar;
Subektiningsih Subektiningsih
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1681
Dukuh Dawung, desa Sawit, kecamatan Gantiwarno berada di sebelah selatan kecamatan Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah. Secara umum, sarana dan prasarana yang tersedia di wilayah desa Sawit sudah terpenuhi dengan cukup baik. Permasalahan yang terjadi dalam masyarakat ini adalah rendahnya pengetahuan dan perhatian masyarakat terhadap literasi media pada anak-anak. Atas dasar tersebut, program ini memiliki tujuan untuk dapat memberikan peningkatan pemahaman para orang tua terhadap kebiasaan berinternet pada anak-anaknya. Adapun metode pelaksanaan program ini yaitu meliputi pemberian materi secara luring dan membuat media edukasi. Program PKM dilakukan selama 6 bulan. Adapun kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu pertama dengan melakukan sosialisasi kepada anggota PKK di dusun Dawung mengenai peningkatan pemahaman dan pemanfaatan berinternet sehat bagi anak-anak, selanjutnya membuat media edukasi mengenai tutorial mengoperasikan YouTube Kids. Hasil dan dampak dari rangkaian kegiatan program ini adalah peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pemahaman dan pemanfaatan berinternet sehat bagi anak-anak sehingga orang tua dapat mendampingi anak-anak dalam berinternet. Luaran wajib pengabdian ini adalah berupa publikasi artikel ilmiah prosiding, publikasi pada media massa, serta peningkatan pemahaman dan ketrampilan masyarakat.
Digital Creative Promotion Melalui Pembuatan Video Pendek Sebagai Strategi Promosi Kampung Sejarah “Kayutangan Heritage” Kota Malang
Hasna Bararah Mufidah;
Rohmatin Alfianistiawati;
Pramana Herjati Putra Dionchi;
Megasari Noer Fatanti
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1686
Kampung Heritage Kayutangan (KHK) ditetapkan sebagai Kampung Wisata oleh Walikota Malang, sejak tahun 2018, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Malang. Berdasarkan observasi lapang, tim pengabdian mendokumentasikan beberapa spot atraksi seperti bangunan bercorak art deco, kuburan tandak, pasar krempyeng, galeri barang-barang antik, pameran foto-foto tempo dulu yang menjadi daya tarik dari KHK. Tercatat sudah ribuan pengunjung baik domestik maupun mancanegara yang datang untuk menikmati suasana tempo dulu dengan berswafoto di beberapa spot di KHK. Namun, banyaknya jumlah wisatawan tidak diimbangi dengan pemeliharaan citra pariwisata yang autentik. Kondisi tersebut semakin terasa ketika pandemi Covid-19 melanda sejak 2020 yang mana jumlah wisatawan menurun drastis ditambah dengan rendahnya kesadaran warga lokal merawat spot wisata di KHK. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu merevitalisasi brand KHK berbasis AISAS melalui pembuatan konten digital berupa vieo pendek bekerjasama dengan Pokdarwis Kampung Kayutangan sebagai mitra pengabdian. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pembuatan video yang memuat tutur sejarah dari warga lokal sebagai salah satu strategi dalam menguatkan tourism destination, terutama konsep wisata sejarah dan tayangan beberapa spot unggulan di KHK. Video pendek The History of Kayutangan Heritage kemudian diunggah melalui YouTube dan media sosial dengan target capaian dari video ini yaitu mempromosikan kembali KHK sebagai destinasi wisata yang tidak hanya kekinian, namun juga memiliki nilai historis terkait perubahan sosial di Kota Malang. Selain itu, video pendek ini juga dapat digunakan sebagai sarana promosi wisata sejarah di Kota Malang.
Pelatihan Pembuatan E-Learning Moodle Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMA Dharma Amiluhur
Nafida Hetty Marhaeni;
Melania Eva Wulanningtyas
Surya Abdimas Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37729/abdimas.v6i2.1697
Pendidikan menjadi salah satu sektor penting yang terkena dampak Covid-19. Hal ini menyebabkan pengajar dan peserta didik harus melakukan pembelajaran jarak jauh atau di secara online. Paradigma teknologi berubah dari hanya sebagai pendukung kerja sekunder atau rekreasi saja menjadi fasilitas kerja utama. Di SMA Dharma Amiluhur pembelajaran secara online telah dilakukan melalui platform Google Classroom dan Whatsapp group, namun belum menggunakan platform lainnya. Bentuk kegiatan pelatihan berupa ini pelatihan penyusunan platform moodle sebagai pilihan lain dalam mengunggah konten materi pembelajaran. Platform ini telah populer di beberapa sekolah, namun di SMA Dharma Amiluhur belum digunakan. Untuk itu, pelatihan pembuatan konten e-learning menggunakan Moodle dimaksudkan agar guru di SMA Dharma Amiluhur dapat merasakan manfaat dari pembuatan konten berbantuan platform tersebut serta meningkatkan kompetensi profesional guru terhadap penggunaan teknologi dan informasi. Pelaksanaan pengabdian ini dimulai dengan observasi, dilanjutkan workshop pembuatan Learning Management System (LMS) melalui website Gnomio, dan praktik langsung. Hasil pengabdian adalah diperolehnya website LMS milik SMA Dharma Amiluhur yang dibuat per kelas dengan pengembangan konten course berupa presensi, materi pembelajaran, video pembelajaran, diskusi, kuis, dan pengumpulan tugas. Website ini telah digunakan untuk pembelajaran dan hasil wawancara dengan guru menunjukkan tanggapan positif yaitu sekolah dan siswa sangat terbantu dengan pembelajaran berbasis LMS moodle. Lebih lanjut, SMA Dharma Amiluhur juga telah mengambil langkah serius dengan mengembangkan e-learning moodle menjadi lebih profesional dan berbayar yang dapat diakses pada www.eldas.smadharmaamiluhur.sch.id dan menjadi salah satu keunggulan sekolah tersebut.