cover
Contact Name
Rochmat Aldy Purnomo
Contact Email
purnomo@umpo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
adimas@umpo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Adimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25500031     EISSN : 2550004X     DOI : -
Core Subject : Social,
Adimas : Jurnal Pengabadian masyarakat, terbit dua kali setiap tahun yakni bulan maret dan bulan september diterbitkan oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
PENINGKATAN PERAN PENTAHELIX BAGI KADER ‘AISYIYAH UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI BANYUMAS Kusuma, Inggar Ratna; Riani, Evicenna Naftuhah; Wibowo, Ugung Dwi Ari
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v8i2.10015

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menekan angka stunting dengan melaksanakan kolaborasi komitmen pentahelix dalam percepatan penurunan stunting. ‘Aisyiyah sebagai unsur civil society (unsur masyarakat) memegang peranan penting dalam pentahelix Program Penurunan Stunting (PPS). Kader ‘Aisyiyah dapat menjadi membantu mengidentifikasi kelompok resiko stunting, pendamping kelompok resiko tinggi, dan membantu mendorong sasaran untuk mengakses pelayanan kesehatan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran kader ‘Aisyiyah dalam percepatan penurunan stunting. Adapun metode kegiatannya meliputi pelatihan emotional demonstration pemberian makanan bagi anak (PMBA) balita kepada kader A’isyiyah. Hasil dari kegiatan pelatihan pengetahuan kader ‘Aisyiyah mengenai peran kader ‘Aisyiyah dalam percepatan penurunan stunting dan pemberian makanan bagi anak (PMBA) mengalami peningkatan. Kader juga mempraktikan bagaimana mengedukasi ibu mengenai PMBA. Monitoring kegiatan ini dilakukan melalui posyandu balita dan peran kader ‘Aisyiyah dalam intervensi spesifik bagi balita. Upaya penurunan stunting menjadi tanggung jawab bersama lintas sektor, melalui kegiatan ini kader ‘Asiyiyah dapat mengambil peran pencegahan dan advokasi dalam percepatan penurunan stunting
PENERAPAN MEDIA SMART BOX UNTUK MENINGKATKAN LITERASI BACA TULIS SISWA DI SDN JATIADI 1 Mohammad, Mohammad; Ansori, Muhammad Saiful; Putri, Rizka Amelia; Halimah, Halimah; Wahyudi, Djoko
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v8i2.10182

Abstract

Penerapan Media Smart Box ini bertujuan untuk meningkatkan Literasi Baca Tulis Siswa dan mengukur tingkat perkembangan literasi siswa dalam membaca dan menulis. Tim pengabdi memanfaatkan media Smart Box agar lebih mendukung proses pembelajaran lebih inovatif dan kreatif. Program dilaksanakan dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi secara bersiklus agar mencapai peningkatan sesuai yang diharapkan serta bisa memecahkan masalah yang ada di dalam pembelajaran. Program ini dilakukan di SDN Jatiadi I, sasaran adalah siswa kelas III sejumlah 13 peserta didik. Hasil belajar pada Siklus I mencapai persentase 15% ketidaktuntasan, dikarenakan pada siklus I masih tergolong rendah dan belum tercapai. Maka peneliti melanjutkan untuk melakukan tindak lanjut di Siklus II, sehingga mencapai persentase ketuntasan 95% dan persentase ketidaktuntasan mencapai 5%. 
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI BAWANG MERAH GORENG DENGAN APPROPRIATE TECHNOLOGY DI KABUPATEN PROBOLINGGO Wahyudi, Djoko; Haryono, Haryono; Noor, Muhammad Fathuddin; Abdillah, Hartawan; Sholehudin, Moch; Nurdianto, Dwi Riski; Maulidi, M Irfan
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v8i2.10184

Abstract

Bawang merah dari Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, dikenal memiliki kualitas unggul dengan aroma dan rasa yang khas, menjadikannya bahan penting dalam masakan tradisional Indonesia. Kualitas bawang merah dari daerah ini didukung oleh teknik budidaya tradisional yang menjaga ukuran, warna, dan ketahanan penyimpanan yang baik. Karena keistimewaannya, bawang merah dari Brumbungan Lor memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi identitas lokal yang diakui.Untuk meningkatkan kualitas produk bawang merah goreng, terutama dalam hal mengurangi kadar minyak yang berlebih, telah dikembangkan alat peniris minyak. Alat ini bekerja dengan prinsip gaya sentrifugal, di mana bawang merah goreng ditempatkan dalam keranjang yang berputar dengan kecepatan tinggi, sehingga minyak dipisahkan dari produk secara efektif. Penggunaan alat ini menghasilkan bawang merah goreng yang lebih renyah, sehat, dan tahan lama, serta mengurangi limbah minyak yang tidak diinginkan. Pengujian alat peniris minyak menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas produk dan efisiensi produksi, menjadikannya sangat cocok untuk diadopsi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi makanan gorengan. Alat ini tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, tetapi juga memastikan bahwa produk akhir lebih berkualitas, memenuhi standar kesehatan, dan memiliki daya saing yang lebih baik di pasar.
PENDAMPINGAN ANTI BULYYING SISWA SMP DENGAN PENGUATAN AKHLAK, EMPATHY, DAN LANGUAGE POLITENESS Mustikawati, Dyah Atiek; Harmanto, Bambang; Indriastuti, Niken Reti
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v8i2.10197

Abstract

Bullying di kalangan pelajar telah menjadi isu serius dalam pendidikan modern, mempengaruhi kesejahteraan emosional dan akademis para siswa. Pendekatan yang komprehensif diperlukan untuk mengatasi masalah ini, salah satunya adalah pendampingan anti-bullying yang mengintegrasikan penguatan akhlak, empati, dan kesantunan berbahasa.Pendampingan anti-bullying berfokus pada pembentukan karakter melalui pengembangan akhlak yang kuat. Hal ini mencakup penanaman nilai-nilai seperti kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sosial, yang bertujuan untuk mendorong perilaku yang menghormati dan menghargai individu lain. Pelaksanaan abdimas ini menggunakan dua metode yaitu sosialisasi anti bullying dan pendampingan anti bullying dengan penguatan akhlak, empati, dan kesantunan berbahasa. Kegiatan ini dilaksanakan di MTs M 5 Sidoharjo. Hasil dari pengabdian ini diharapkan siswa memperoleh pemahaman tentang Bullying, jenis-jenis bullying, dan cara menangani anti bullying dengan pendampingan siswa yang bermasalah, pendampingan peningkatan pendidikan karakter siswa dengan penguatan akhlak, empati, dan kesantunan berbahasa.
PENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGI GURU SD DALAM PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS LOCAL WISDOM DI WILAYAH PENGASIH KULONPROGO Rolina, Nelva; Anggito, Albi; Lidyasari, Aprilia Tina; Eliasa, Eva Imania
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v9i1.10202

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengadakan pelatihan pembuatan perangkat pembelajaran berbasis local wisdom untuk meningkatkan kompetensi pedagogi guru SD di Wilayah Pengasih Kulonprogo Yogyakarta. hasil analisis kebutuhan yang dilakukan bersama Ketua K3S sekolah dasar di wilayah Pengasih melalui wawancara dan observasi diperoleh data; guru menyadari pentingnya local wisdom namun banyak tantangan dalam implementasinya seperti pengaruh pertumbuhan ipteks yang cepat dan merubah pola pikir/perilaku peserta didik di sekolah dasar.  Pembelajaran SD telah memuat unsur muatan lokal, namun guru belum mengoptimalkan pengintegrasiaan pada semua mata pelajaran di kurikulum merdeka karena jarang dilakukan pendampingan bagi guru terkait local wisdom termasu penyusunan perangkat pembelajaran. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan pembuatan perangkat pembelajaran berbasis local wisdom untuk meningkatkan kompetensi pedagogi guru SD. Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang tergabung di Pengasih, Kulonprogo. Pelatihan ini bertujuan untuk mendampingi peningkatan kompetensi pedagogi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis local wisdom secara langsung dan guru selanjutnya dapat mengaplikasikan perangkat tersebut pada pembelajaran di sekolah masing-masing. Hasil uji n-gain dan uji wilcoxon menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pedagogis guru SD. Pelatihan mampu memberikan tambahawan wawasan dan praktek secara langsung membuat perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal di kurikulum merdeka
PENGEMBANGAN PELUANG BISNIS MEDIA TANAM COCOPEAT PADA KELOMPOK USAHA KARANGTARUNA BUNGA TERATAI DI KELURAHAN MAWANG KABUPATEN GOWA Nontji, Maimuna; Haris, Abdul; Abdullah, Abdullah; Sau, Maslia Tenri; Robbo, Anwar
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v9i1.10504

Abstract

Sabut kelapa sebagai bahan dasar cocopeat merupakan limbah, jika limbah ini diolah dengan baik, akan memberikan nilai ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Karang Taruna Bunga Teratai adalah  organisasi generasi muda di kelurahan Mawang Kabupaten Gowa, yang sudah mengembangkan rumah cocopet, namun proses produksi tidak berlanjut karena terkendala dengan mesin pencacah yang tidak bisa beroperasi lagi. Oleh karena itu melalui Program Pengabdian Masyarakat DRTPM ini, diharapkan proses produksi  aktif kembali. Tujuan kegiatan: (1). Sosialisasi dan pelatihan  tentang cara tepat mengolah sabut kelapa menjadi cocopeat (2). Pelatihan, penerapan teknologi mesin cocopeat (3). Pendampingan manajemen pemasaran. (4) Evaluasi kegiatan. Tahapan kegiatan yaitu:(1).  Peningkatan keterampilan dengan metode pelatihan pengolahan sabut kelapa menjadi media tanam cocopeat. (2). Peningkatan fasilitas produksi dengan metode penggunaan teknologi mesin pencacah sabut kelapa menjadi cocopeat. (3) Peningkatan manajemen pemasaran dengan metode bimbingan teknis manajemen pemasaran. Hasil: (1). Peningkatan keterampilan masyarakat tentang pengolahan sabut kelapa menjadi cocopeat yang berkualitas, dengan metode perendaman selama 6 hari, penjemuran lalu pencacahan, kualitas cocopeat yang dihasilkan: berpori, teksturnya menyerupai tanah dan berwarna lebih gelap, steril bebas dari hama dan penyakit dengan kandungan KA 16%. (2) dengan penerapan teknologi mesin pencacah, terjadi efisiensi tenaga, waktu dan diperoleh rendemen 80%, (3). dengan pendampingan manajemen pemsaran, mitra terampil mempersiapkan produk untuk dipasarkan dengan label informasi kualitas cocopeat dan kemasan yang lebih menarik.
STRATEGI MANAJEMEN PEMASARAN DI RUMAH SAKIT UMUM AISYIYAH PONOROGO Nurhastuti, Ria Fajar; Katmiatin, Katmiatin; Ahmed, Amellia
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v9i1.10714

Abstract

Rumah Sakit Umum Aisyiyah Ponorogo berada di lokasi strategis di pusat pemerintahan dan berada di titik tengah pada wilayah Kabupaten Ponorogo untuk alamat lengkap berada di Jl. Dr. Soetomo No. 18-24, Desa Bangunsari, Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo, Letaknya yang strategis memberikan peluang yang baik bagi rumah sakit, namun demikian seiring berkembangnya zaman banyak kompetitor baik rumah sakit lain, klinik swasta ataupun dokter praktik mandiri, hal tersebut menjadikan perhatian tersendiri khususnya terkait Sistem Manajemen Pemasaran yang harus berusaha lebih keras dalam mempromosikan Rumah sakit untuk tetap mendapatkan tempat dihati masyarakatyang mempercayakan diri terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut. Strategi manajemen pemasaran yang baik haruslah disiapkan sebaik mungkin dan bagaimana pengaplikasiannya kepada masyarakat untuk itu rumah sakit harus mengetahui kendala apasaja yang saat ini dihadapi dari segi (Man, Money, Machine, Methot, Material dan lingkungan) serta skala prioritas masalah yang ada.Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan solusi terkait hal tersebut yaitu berupa instrumen marketing, SOP keterlibatan karyawan dalam proses promosi rumah sakit serta scan barcode survey kepuasan pelanggan dengan ini rumah sakit dapat menentukan langkah apa yang tepat dalam mengoktimalkan program-program terkait Strategi Sistem Manajemen Pemasaran Rumah Sakit.
MENU SEHAT OLAHAN IKAN LELE UPAYA MENDUKUNG PROGRAM GEMARIKAN Galatea, Chusnul Khotimah; Ariyani, Sofia; Mufarida, Nely Ana
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v9i1.11553

Abstract

 Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan menu sehat berbasis olahan ikan lele guna mendukung program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) pada siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kaliwates, Jember. Konsumsi ikan sejak dini penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama dalam pemenuhan protein hewani. Ikan lele dipilih karena memiliki nilai gizi tinggi, harga terjangkau, serta mudah diolah menjadi berbagai menu menarik bagi anak-anak. Kegiatan dalam program ini meliputi sosialisasi manfaat ikan lele kepada siswa, guru, dan orang tua, serta pelatihan pengolahan menu sehat berbasis ikan lele. Beberapa olahan yang diperkenalkan antara lain abon lele, nugget lele, bakso lele, dan stik lele, yang dibuat dengan bahan alami tanpa bahan pengawet. Selain itu, dilakukan edukasi mengenai pola makan sehat dan pentingnya konsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa setelah program berjalan, terdapat peningkatan pemahaman guru dan orang tua mengenai manfaat konsumsi ikan serta meningkatnya minat anak dalam mengonsumsi ikan lele. Dengan adanya inovasi menu sehat ini, diharapkan konsumsi ikan pada anak dapat meningkat, sehingga membantu tercapainya gizi seimbang dan pertumbuhan optimal. Program ini juga dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk menerapkan kebiasaan makan ikan sejak dini.
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) PURNA SEBAGAI UPAYA RESILIENSI SOSIAL-EKONOMI KELUARGA Susanti, Sri; Munawaroh, Siti; Nasriati, Ririn
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v9i1.11728

Abstract

Pekerja migran purna merupakan komunitas yang belum banyak tersentuh wawasan kewirausahaan dan ketrampilan berbisnis. Namun banyak diantara mereka yang bergelut di bidang kewirausahaan. Faktor yang menodrong keputusan mereka menjadi wirausahawan adalah memiliki kebebasan dalam bekerja, tidak dibatasi oleh waktu dan optimis untuk keberhasilan dirinya. Kondisi di lapangan ditemukan kendala yang dihadapi yaitu minimnya pengetahuan dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk bisnis, terutama kendala pemasaran pasca produksi. Transformasi perilaku ke produktif dan pemanfaatan teknologi digital merupakan rumusan masalah bagi tim pengabdian untuk mengadakan kegiatan pelatihan wirausaha bagi para pekerja migran purna. Teknologi digital saat ini telah menjadi bagian integral bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi pekerja migran purna. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk mengembangkan ketrampilan dan sukses menciptakan usaha-usaha baru agar mereka lebih mandiri di negeri sendiri, sebagai upaya resiliensi sosial dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas perencanaan, pada tahap ini dilakukan koordinasi tim dengan mitra perihal pelaksanaan kegiatan. Berikutnya tahap pelaksanaan, yang dilakukan melalui pelatihan untuk menguatkan motivasi dan semangat berwirausaha agar mampu menguasai teknik pemasaran secara digital sehingga mampu bersaing di pasar Nasional bahkan Internasional. Terakhir adalah tahap pendampingan dan evaluasi. Dari 25 pekerja migran purna didapatkan hasil sebesar 16% atau sebanyak 4 orang yang membutuhkan dukungan psikologis lebih lanjut. Sebagai tindak lanjut tim pengabdian memfasilitasi layanan konseling yang dipandu langsung oleh psikolog sekaligus membidangi masalah digital marketing.