cover
Contact Name
Chairunnisa
Contact Email
chairunnisa.neys@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
wartapenelitianperhubungan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Penelitian Perhubungan
ISSN : 08521824     EISSN : 25801082     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Warta Penelitian Perhubungan diterbitkan oleh Sekretariat Badan Litbang Perhubungan yang memuat hasil penelitian dan kajian kebijakan di sektor transportasi. Pada tahun tahun sebelumnya hingga tahun 2016 Warta Penelitian Perhubungan terbit 12 (dua belas) kali dalam satu tahun. Namun, mulai tahun 2017 terbit 2 (dua) kali dalam satu tahun yakni edisi Januari - Juni dan Juli - Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 519 Documents
Pemilillan Kebijakan Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas Di Kota Bogor (Studi Penerapan Analiti.Cal Hirarchi Process (AHP)) Soedomo, R. Pramono; Mulyono, Sri; Falatehan, A Faroby
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6409.615 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v22i2.1031

Abstract

This paper is a study to produce a poliCtJ to deal with congestion in the city of Bogar by using ahierarchical analysis approach to obtain a poliCt; priority. The results of this study is the main sourceof congestion in the cihj of Bogar is the number of vehicles that exceed the capacihJ of the offendercau.ses congestion in the cihj of Bogar, is the gJVernment. 17ie main obstacle to congestion in the cihJof Bogar is the rule of law. While the poliCtj priori.hj to address congestion in the city of Bogar is thereduction of urban transportation and/ or replacement modes. This is becau.se tire number of vehiclesfrom year to year is alwm;s increasing.Keywords : analytical hierarcln;, policy priori.ties, the number of vehicles, the perpetratorcau.ses congestion
Pengaruh Keputusan Peningkatan Kapasitas Terhadap Biaya Dan Kinerja di Bandara Soekarno-Hatta Anwar, Fadrinsyah; Tamin, Ofyar Z
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.571 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v26i3.876

Abstract

Peningkatan trafik angkutan udara yang melebihi kapasitas bandara menyebabkan terjadinya kongesti. Peningkatan kapasitas eksisting bandara guna menangani masalah kongesti melibatkan adanya suatu proses pengambilan keputusan. Keputusan peningkatan kapasitas diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasi bandara, namundisisi lain akan membawa konsekuensi berupa timbulnya biaya yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan bandara. Terjadinya trade-off dalam setiap keputusan kapasitas membutuhkan adanya penilaian terhadap setiap pilihan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan memahami bagaimana hubungan antara keputusan peningkatan kapasitas dalam mitigasi masalah kongesti di bandara dengan biaya dan kinerja bandara. Untuk menganalisis hubungan ini digunakan metode jaringan probabilistik. Data yang digunakan berasal dari persepsi manajer di bandara SoekarnoHatta, yang dikumpulkan melalui instrumen kuesioner. Hasil analisis hubungan kausalitas probabilistikmenunjukan bahwa terdapat hubungan positif antara keputusan peningkatan kapasitas dengan biaya dan kinerja bandara.Adapun keputusan peningkatan kapasitascurbsidememiliki pengaruh tertinggi terhadapnilai probabilitas peningkatanbiaya maupun kinerja bandara. Kata kunci : kapasitas bandara, kausalitas, jaringan probabilistik.
Kajian Waktu Tempuh Perencanaan Penumpang Dan Bagasi di Terminal Kedatangan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanudin Makassar Sabur, Fatmawati; Jinca, M. Yamin; Lawi, Armin
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.813 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v25i1.703

Abstract

Bandara mengatur pergerakan barang dan orang melalui saluran udara. Layanan bagasi merupakan bagian dari Jasa Ground Handling yang diangkut oleh pesawat, baik untuk berangkat atau tiba. Salah satu kegiatan di bandara adalah penanganan bagasi Anda (bagasi) yang dibawa oleh penumpang. Pada beberapa waktu tertentu, terutama dalam penerbangan solid state, seorang penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar masih mengalami keterlambatan penerimaan bagasi di terminal kedatangan. Tujuan penelitian, untuk mengetahui perbedaan perjalanan waktu dan faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan waktu tempuh dalam pergerakan penumpang dan bagasi. Jenis penelitian adalah studi korelasi, dengan menggunakan data primer berupa pengukuran data lapangan langsung serta data sekunder dari laporan-MATSC bulanan Operasi Dukungan Layanan Divisi lnformasi Aeronautical dalam bentuk jadwal penerbangan tetap dan Side Air Divisi Operasi ( Momen Apron Control-AMC) dalam bentuk apron pergerakan data. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 18 Dengan variabel data: JumlahGround (Xl),JumlahPeralatanGround (X2), jarak ke Gerakan Penumpang Kedatangan (X3), jarak ke Gerakan Bagasi Kedatangan (X4) dan waktu petjalanan (Y), metode / akses ke pergerakan penumpang dan bagasi untuk kedatangan melalui tiga cara: garbarata / aviobridge, Bus dan Walk. Temuan dari penelitian ini adalah nilai besamya variabel ~I X2 I X3 and X4 perubahan y diproses nilai ANOV A signifikan diperoleh dengan gerakan akses aviobridge, bus dan berjalan kaki, masingmasing sebesar 0,000 dengan derajat kepercayaan 95% atau a = 0, 05 yang berarti bahwa keempat variabel independen (~ , ~ , ~ and X4) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y (waktu). Duncan hasil tes dapat dilihat perbedaan waktu rata-rata antara pergerakan penumpang dan bagasi menggunakan 3 metode / gerakan akses yaitu: perbedaan waktu terkecil antara penumpang dan bagasi terjadi ketika menggunakan bus, diikuti garbarata dan perbedaan yang besar dalam waktu saat berjalan, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan bus lebih efektif dalam mengurangi keterlambatan penerimaan bagasi distasiunkedatangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Analisis Dampak Penerapan Asas Cabotage Terhadap Peningkatan Daya Saing Lembaga Klasifikasi Nasional Studi Kasus Wilayah Kepulauan Riau Malisan, Johny
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 12 (2010): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6817.062 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v22i12.1162

Abstract

Commitment to implement cabotage principle has been initiated bij Presidential Instmction No. 5 /2005 on the Empowennent of Domestic Shipping Industnj and strengthened biJ I.mu No. 17 of2008on Shipping. 171is gives a positive impact to increase activities of domestic ship classification. Itsgrawth is also supported biJ a number of foreign classifications which also operate in Indonesia.177e implementation of cabotage principle is not just related to crews and cargoes on board, but also tothe obligation of vessel class to national classification. Activities of ship classifications are to registerand collect physical and tedmical of ship, ownership and flag entitle to fly in order to promote safehJand seaworthiness aspects. Currently national classification has registered abaut 90 % of tl7e totalIndonesian flag ships. But t11e problem that still appeared is less confident anwng ship-owners andinsurance to tl7e result of national classification.As a consequence there is no equalihJ with other similar international classification bodies. Therefore,analysis and evaluation of the impact occurred for national ship classification in line with cabotageprinciple stated in Presidential Instruction No. 5 / 2005. Selected location of SUrvetj is Riau Islands onthe consideration that tl7e number of shipiJards (national and foreign) operating there are more thanotl7er region and also number of ship calls tend to increase.
Penelitian Kepuasan Pengguna Jasa Terhadap Pelayanan PT. Lion Air di Bandara Djalaluddin - Gorontalo Rizki, Yuke Sri; Yuliana, Dina
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 1 (2011): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1463.285 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v23i1.1049

Abstract

Impravement of passenger service at PT.Lion Air must be considered in order to meet desires and expectations of airlines services users. Research of Satisfaction Service User of Lion Air had taken sampling at the Djalaluddin - Airport Gorontalo. The number of sampling was 200 pasangers. The objective of the study is to determine the level of air transport services by PT. Lion Mentari Air during pre flight, in flight and post flight. Analysis method used the quadrant analysis by comparing the satisfaction value and expectations of the airline passenger. The study results showed that the attributes should be further enhanced its performance in order to satisfy the passengers is on time departure service, speed of baggage claim, and complaint handling goods I luggage (In the event of loss I damage).Keywords: services, satisfaction, airlines, passenger.
Kebutuhan Angkutan Laut yang Menghubungkan Pulau-Pulau Terpencil di Wilayah Kepulauan Riau Himawan, Teguh
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 6 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4394.284 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v26i6.899

Abstract

Pulau-pulau terpencil dan terluar pada umumnya merupakan daerah terpencil, miskin, tidak berpenduduk dan jauh dari perhatian pemerintah. Angkutan laut yang ada saat ini baru dapat menghubungkan ibukota kecamatan dengan ibukota kabupaten, maupun ibukota provinsi, sedangkan pada tingkat desa masyarakat masih menggunakan speed boat dan perahu kecil yang disebut pompong. Oleh karena itu, diperlukan peran pemerintah pusat dan pemerintahan provinsi, kabupaten/kota dalam hal pemberian public service obligation, bahwa perlu dikembangkan layanan angkutan laut perintis yang menghubungkan antar desa dengan ibukota kecamatan, dengan kapasitas kapal yang disesuaikan dengan perkiraan jumlah penumpang yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun konsep peningkatan pelayanan angkutan laut pada pulau-pulau terpencil di Provinsi Kepulauan Riau. Berdasarkan hasil analisis, dari 19 pulau terluar di Provinsi Kepulaun Riau hanya 4 pulau yang dihuni oleh penduduk dan 1 pulau sebagai pangkalan militer, yakni: Pulau Senoa berada di wilayah Kecamatan Bunguran Timur memiliki indeks konektivitas sebesar 0,05602221, Pulau Subi Kecil berada di wilayah Kecamatan Subi dengan indeks konektivitas sebesar 0,05602221, Pulau Karimun Kecil berada di Kecamatan Tebing dengan indeks konektivitas 0,02433643, dan Pulau Pelampung dan Pulau Nipah berada di Kota Batam, dengan indeks konektivitas 0,0000448.
Kajian Pembenahan Angkutan Masal Untuk Mengurangi Kemacetan Lalu Lintas di DKI Jakarta Sitorus, Budi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2201.468 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v25i3.719

Abstract

Transportasi merupakan sarana yang sangat penting untuk memindahkan orang dan barang dari tempat asal ke tempat tujuan. Transportasi dalam penelitian dimaksudkan sebagai angkutan umum di DKI Jakarta yang banyak digunakan oleh masyarakat terutama kelas menengah ke bawah. Penelitian ini menggunakan data sekunder, melalui studi pustaka, hasil-hasil penelitian dan penelitian ilmiah terkait. Tujuan penelitian untuk mengetahui kinerja angkutan umum dan dampak kinerjanya terhadap kemacetan lalu lintas. Analisis dilakukan terhadap kondisi angkutan masal, dampak pelayanan angkutan umum terhadap kemacetan lalu lintas dan kebijakan mengenai angkutan masal. Pembenahan angkutan masal perlu terus diikuti dengan perbaikan pelayanan dan fasilitasnya, dan dibarengi dengan perbaikan intra dan antarmoda transportasi yang terintegrasi agar publik beralih dari kendaraan pribadi ke moda angkutan umum, menyempurnakan kebijakan, subsidi angkutan umum yang pada akhirnya mengurangi kemacetan.
Kahan Pengembangan Pelabuhan Bitung Sebagai Pelabuhan Internasional Siswoyo, Bambang
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 3 (2011): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1803.954 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v23i3.1065

Abstract

Indonesia's position that lies between the Pacific and Hindian oceans, the continents of Asia and Australia, it is very special in his capacity as part of a world cruise. In this condition Bitung harbor deemed strategic enough to be developed as a port open to international trade, where the support of Eastern Indonesia as a potential commodity hinterland that supports it. This study uses descriptive analysis with a look from different angles so that the analysis carried out there are some aspects that are the hallmarks and potential of the Port of Bi tung to be developed as an international hub port. Based on the observations of several aspects including cost aspects, aspects of the distance to various cities in Asia trade, the port of Bi tung potential aspects, and aspects of the potential of commodities, development of the port of Bitung in North Sulawesi as a port open to international trade import export that can be used for the development of eastern Indonesia would be potential traffic of international shipping and international trade flaws as it is quite reasonable, in which area (Bitung) have proximity to major trade cities in the Asia Pacific region which acts as a distribution center of commodities in Asia, support for port infrastructure in accordance with the conditions where the deep natural harbor no need for dredged during the year, the port protected by islands Lembe of the waves and waves and wind, on the basis of excellence it is likely able to bring prosperity to Indonesia, especially for the eastern region of Indonesia.Keywords: Port of Bi tung, mileage and condition of superiority of nature.
Persepsi Penumpang Terhadap Pemilihan Low Cost Carrier (Studi Kasus Maskapai Indonesia Airasia) Susanti, Susanti
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.175 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v26i9.925

Abstract

Skytrax pada Tahun 2014 telah merilis hasil penilaian penumpang dari seluruh dunia dan menempatkan maskapai AirAsia sebagai maskapai low cost carrier atau maskapai berbiaya murah terbaik di duniasebanyak 6 (enam) kali berturut-turut. Penelitian ini berusaha menggali faktor apa saja yang memiliki peran penting yang mempengaruhi persepsi penumpang Indonesia AirAsia dalam memilih maskapai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penumpang LCC dalam memilih maskapai AirAsia di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi penumpang LCC dalam memilih maskapai AirAsia Indonesia ditentukan oleh faktor produk sebesar 57,22%, faktor pelayanansebesar 8,66% dan faktor personel atau petugas maskapai sebesar 6,68%.
Kajian Upaya Peningkatan Produksi Bongkar Muat Di Pelabuhan Pantoloan Dalam Rangka Menekan Lama Kapal di Tambatan Nasril, Ch
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 5 (2013): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1900.321 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v25i5.735

Abstract

Kinerja (performance) pelabuhan merupakan penampilan terhadap keberhasilan suatu pelabuhan dalam memberikan pelayanan terhadap pengguna jasa pelabuhan, jam kerja efektif bongkar muat masih rendah, 7 jam/hari, pada hal jam operasi pelabuhan 1hari24 jam terlalu lama kapal di tambatan sampai 10 hari untuk melakukan bongkar pupuk 5.802 ton, waktu pelayanan kapal tinggi (waiting time 24 -40 jam), sehingga kapal banyak yang antri menunggu tambatan. Tujuan kajian adalah untuk meningkatkan jam efektif bongkar muat 7 jam menjadi 20 jam, sehingga produksi bongkar muat meningkat. Metode analisis kualitatif, dan formula kinerja pelabuhan, responden PT. Pelindo Cabang Pantoloan. Hasil analisis lama kapal tambat

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 2 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 2 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 1 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 1 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 2 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 1 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 2 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 1 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 2 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 1 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 2 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 6 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 5 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 4 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 3 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 1 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 6 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 5 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 4 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 3 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 12 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 11 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 10 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 8 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 7 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 6 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 5 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 4 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 1 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 5 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 2 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 6 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 5 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 4 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 3 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 2 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 5 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 4 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 3 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 2 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 1 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 12 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 11 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 10 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 9 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 8 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol 22, No 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 6 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 5 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 4 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 3 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan More Issue