cover
Contact Name
Suhanto
Contact Email
suhanto@poltekbangsby.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mail@poltekbangsby.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian
ISSN : 19786832     EISSN : 26225948     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
STUDI NUMERIK PENGGUNAAN VORTEX GENERATOR PADA WING AIRFOIL NACA 43018 Setyo Hariyadi Suranto Putro; Achmad Setiyo Prabowo
Jurnal Penelitian 67-77
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.164 KB) | DOI: 10.46491/jp.v4i3.303

Abstract

Pesawat terbang merupakan aplikasi ilmu mekanika fluida yang sangat memperhatikan aspek aerodinamika karena berkaitan dengan performa pada penerbangan. Satu hal penting yang harus diperhatikan dalam pendesainan suatu pesawat yaitu pemilihan airfoil dan modifikasinya. Modifikasi airfoil dilakukan untuk menunda separasi aliran dan meningkatkan performa airfoil, salah satunya dengan vortex generator. Modifikasi pada airfoil dilakukan untuk meningkatkan performansi dari airfoil. Hal ini dapat diindikasikan dengan tertundanya separasi aliran yang melintasi permukaan atas dari airfoil. Dengan tertundanya separasi ini maka gaya lift akan semakin besar dan gaya drag akan semakin kecil. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penambahan vortex generator pada permukaan atas airfoil dapat menunda terjadinya separasi aliran. Hal ini disebabkan aliran lebih tahan melawan gaya gesek dan adverse pressure gradient. Topik yang dikaji dalam penelitian ini adalah aliran melintasi airfoil NACA 43018 dengan penambahan vortex generator. Airfoil NACA 43018 digunakan pada sayap pesawat terbang ATR 72. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan karakteristik aliran fluida dengan dan tanpa penambahan vortex generator. Profil vortex generator yang digunakan adalah flat plate vortex generator dengan konfigurasi straight dan ditempatkan pada x/c = 10% dan 20% arah chord line dari leading edge. Variasi yang digunakan adalah bilangan Reynolds (Re) dan sudut serang (α) pada airfoil. Kecepatan freestream yang digunakan yaitu kecepatan 12 m/s atau Re = 7,65 x 105 dan kecepatan 17 m/s atau Re = 9 x 105, dan pada sudut serang (α) 0o, 3o, 6o, 9o, 12o, 15o, 19o, dan 20o. Parameter yang dievaluasi meliputi koefisien tekanan (Cp), profil kecepatan, gaya lift, gaya drag, dan rasio CL/CD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan performansi dari airfoil NACA 43018 dengan penambahan vortex generator dibandingkan dengan tanpa vortex generator. Adanya vortex generator, dapat menunda terjadinya separasi. Dengan penambahan vortex generator terjadi peningkatan gaya lift sekitar 5% dan menaikkan gaya drag sekitar 1,5%. Rasio CL/CD meningkat sekitar 5 %.
Rancangan Stopbar Light Otomatis pada Taxiway N3 Untuk Mencegah Terjadinya Runway Incursion Di Bandar Udara Juanda Surabaya Kustori Kustori
Jurnal Penelitian 11-19
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.943 KB) | DOI: 10.46491/jp.v4i3.327

Abstract

Konsep pembuatan rancangan sistem otomatisasi pada stopbar light ini adalah untuk mempermudah dan membantu pekerjaan ATC dalam melaksanakan pengawasan dan meningkatkan keselamatan penerbangan. Saat ini di bandara Juanda mempunyai suatu masalah yang berhubungan dengan runway incursion, yaitu baik manusia,mobil,alat berat bahkan hewan sekalipun dilarang melewati daerah tersebut,yaitu pada daerah taxiway N3. Karena telah terdapat dalam Notam bahwa hanya pesawat yang telah landing saja yang diperbolehkan melewati daerah tersebut. Pada beberapa saat lalu hampir terjadi accident yang terjadi akibat pilot yang salah dalam pengambilan keputsan,antara tower dan pilot sebenarnya tidak ada pihak yang salah dalam melakukan komunikasi sampai read back pun benar. Hanya saja dalam melakukan implementation pilot mengalami kesalahan. Diharapkan dengan kejadian tersebut alat ini dapat membantu sebagai barikade saat pilot dan ATC mengalami kesalahan.
STUDI EKPERIMENTAL PENERIMA ADS-B MENGGUNAKAN RTL 1090 DAN RTL-SDR R820T2 DI BANDARA JUANDA SURABAYA BB Harianto
Jurnal Penelitian 20-28
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.142 KB) | DOI: 10.46491/jp.v4i3.346

Abstract

Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) adalah sebuah teknologi surveillance menggunakan informasi posisi dari satelit yang dipancarkan (broadcast) secara terus-menerus. Salah satu permasalahan dalam perkembangan teknologi surveillance yaitu bagaimana mendeteksi atau memantau pesawat dengan teknologi peralatan yang murah, dimana diketahui peralatan surveillance yang ada di bandara Indonesia cenderung mahal harganya bahkan modul-modul peralatan tiap-tiap alat surveillance dijual khusus sesuai merk dan tipe tiap-tiap peralatan surveillance. Permasalahan yang juga dihadapi di bandara Indonesia yaitu terbatasnya peralatan surveillance yang ada di tiap-tiap bandara terutama peralatan ADS-B, dimana rata-rata di bandara cabang dan unit di Indonesia belum mempunyai peralatan ADS-B dan hanya menggunakan situs Flightradar24 sebagai sumber informasinya. Flightradar24 adalah layanan jasa berbasis internet yang menunjukan informasi penerbangan pesawat terbang yang meliputi Ident atau Squawk, Heading dan Track. Akan tetapi Flightradar24 memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah jika pengguna ingin menampilkan informasi lebih banyak, pengguna diharuskan membayar secara berkala atau berlangganan, dan delay yang terjadi karena pemrosesan data dan dibutuhkannya internet untuk bisa menjalankannya. Oleh karena itu penulis membuat Analisa terutama daya yang diterima sebuah perangkat receiver ADS-B yang menggunakan RTL-SDR R820T2 untuk memproses sinyal yang dipancarkan transponder pesawat untuk mendapat informasi berupa 24 bit ICAO aircraft address, Nationality, Ident atau Squawk, Altitude, Latitude, Longitude, Speed, Heading dan Track sehingga dapat membantu user untuk mengamati sebuah target atau pesawat.
SISTEM PENGENALAN WAJAH BERBASIS JARINGAN SYARAF TIRUAN SELF ORGANIZINGMAP (SOM) DENGAN PEMROSESAN AWAL DISCRETE COSINE TRANSFORM (DCT) Lady Silk Moonlight
Jurnal Penelitian 29-39
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.829 KB) | DOI: 10.46491/jp.v4i3.372

Abstract

Citra wajah merupakan salah satu fitur biometrik yang dapat dijadikan sebagai bukti autentik dari seseorang. Sistem pengenalan wajah (Face Recognition) secara komputerisasi, akan mengetahui identitas diri seseorang. Dalam proses pelatihan citra wajah, penggunaan piksel dari citra wajah secara langsung dapat mengakibatkan banyaknya fitur-fitur wajah yang tidak dapat terekstraksi dengan baik. Maka dari itu diperlukan suatu pemrosesan awal yang dapat mengekstraksi fitur-fitur wajah dengan baik. Dimana pada penelitian ini digunakan Discrete Cosine Transform (DCT) sebagai pemrosesan awal dan Penggunaan Jaringan Syaraf Tiruan Self Organizing Map (SOM)/Kohonen dalam proses pelatihannya. Dengan menggunakan DCT jaringan akan cepat belajar dan dapat mengenali citra dengan kesalahan yang minimum sehingga didapatkan sistem yang dapat bekerja cukup baik dan efisien.
PENGARUH CAMPURAN BIOETHANOL PADA PERTALITE TERHADAP TORSI DAN DAYA PISTON ENGINE 1 SILINDER Bambang Junipitoyo
Jurnal Penelitian 40-48
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.86 KB) | DOI: 10.46491/jp.v4i3.380

Abstract

Pada perkembangan teknologi pada era modern ini kebutuhan energi saat ini sangat mengalami peningkatan, Hal ini seiring pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang mengalami. Sedangkan saat ini cadangan energi fosil saat ini mengalami penurunan yang diperkirakan akan habis dalam beberapa tahun lagi. Bioethanol adalah bahan bakar yang ramah lingkungan dan merupakan salah satu bentuk energi terbaharui yang dapat diproduksi dari tumbuhan. Bioethanol dapat dibuat dari tanaman-tanaman yang umum, misalnya tebu, kentang, ubi kayu, ubi jalar, sagu dan jagung. Bioetanol merupakan bahan bakar yang menghasilkan polutan paling rendah, bahan bakar bioetanol adalah bahan bakar yang aman, titik nyala bioetanol lebih tinggi dibandingkan dengan bahan bakar fosil dan emisi emisi hidrokarbon yang dihasilkan oleh bioetanol lebih sedikit. Bahan bakar fosil mengalami proses pembakaran yang menghasilkan gas buang CO2, gas buang tersebut dapat menyebabkan polusi udara dan merusak lapisan ozon. Untuk itu dibutuhkan penelitian untuk mendapatkan kinerja engine yang optimal. Penelitian ini menggunakan kendaraan mesin 1 silinder. Metode pengujian menggunakan bukaan throttle spontan dan bukaan throttle per rpm untuk mendapatkan emisi gas buang. Bahan pengujian menggunakan campuran bahan bakar Pertalite – medium bioetanol dengan kadar E-35, E-40, E-45. Hasil penelitian saat engine menggunakan bahan bakar pertalite-bioethanol 45% menghasilkan nilai daya yang didapat seiring dengan penambahan rpm memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan pada etanol 0% disebabkan campuran etanol mengakibatkan daya yang dihasilkan semakin besar dengan nilai daya maksimal 16,7 Hp dimana daya maksimum didaptakan pada rpm 8000 dengan torsi maksimal 15,21 Nm, memiliki nilai lebih baik dari etanol 0%.
RANCANG BANGUN MONITORING KETINGGIAN AIR DANAU DAN KONTROL POMPA AIR MENGGUNAKAN MODUL ARDUINO DI BANDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA Hartono Hartono
Jurnal Penelitian 49-57
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.744 KB) | DOI: 10.46491/jp.v4i3.394

Abstract

Pada musim penghujan, di Bandara Internasional Juanda dapat terjadi meluapnya danau dan telatnya pompa untuk membuang air ke sungai yang mengakibatkan air sungai juga ikut meluap. Untuk mengatasi hal tersebut, seorang teknisi harus menuju ke lokasi untuk melihat level danau dan mengoperasikan pompa. Pengoperasian pompa oleh teknisi tersebut dipandang kurang efisien karena belum adanya kontrol otomatis dan sistem Human Machine Interface pada PC. Jarak ruang teknisi ke Pump House yang terletak di dekat danau pun juga cukup jauh yaitu sekitar 2 km. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis bermaksud untuk merancang sebuah alat kontrol pompa air otomatis dan monitoring level air danau dan sungai serta kondisi pompa dengan menggunakan modul arduino. Untuk mengetahui level air dan kontrol pompa yaitu dengan menggunakan sensor ultrasonic HC-SR04. Dengan sensor ultrasonic HC-SR04 maka bisa menentukan berapa ketinggian air dan berapa pompa yang harus menyala. Sedangkan untuk mengetahui berapa arus dari masing-masing pompa yaitu dengan menggunakan sensor arus ACS-712. Setelah diketahui level air dan arus dari masing-masing pompa, hasilnya akan ditampilkan pada PC dengan menggunakan Visual Basic sebagai Human Main Interface.
STUDI NUMERIK PERBANDINGAN KARAKTERISTIK ALIRAN BACKWARD FACING STEP DENGAN BODI PENGGANGGU (BUMP) TIPE RECTANGULAR DENGAN BILANGAN REYNOLDS TINGGI Bayu Dwi Cahyo
Jurnal Penelitian 58-66
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.523 KB) | DOI: 10.46491/jp.v4i3.398

Abstract

This research uses a backward facing step geometry with additional rectangular bump on the inlet. The rectangular bump with variation mixed length (l) model developed in this study is very important for predicting fluid flow among boundary layer especially in reattachment length, the prediction obtained by applying standard wall function and non-equilibrium wall function with turbulence model RKE Realizable. Furthermore, the results are compared with previous experimental research data Kim dkk. 2005. This research is investigated using 2D simulation Computational Fluid Dynamics (CFD) with Parameter to be used are: step height (h): 1 cm; variation of mixing length (l): 5; 4; 3; and 2 cm; rectangular side (d): 0.5 cm. All investigations are running with Reynolds Number 38,000, based on the step height and the mean stream. From this study we will obtain the best combination of turbulent models and the near-wall treatment method. It also give prediction show the best reattachment length prediction in position l/h 5 from the comparison of the results of the distance variation of the body model.
MONITORING DAN KONTROL PADA UPS MENGGUNAKAN MONITORING HUMAN MACHINE INTERFACE ( HMI ) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI LABOLATORIUM LISTRIK POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA kustori kustori
Jurnal Penelitian 10-17
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v4i4.470

Abstract

Gedung Labolatorium Praktik Integrasi di Politaknik Penerbangan Surabaya, belum memiliki alat peraga ( Praktikum ) Uninterruptible Power Supply(UPS), sebagai supply catu daya cadangan apabila PLN OFF. Generator set (genset) membutuhkan waktu sekitar 12 detik untuk menyala setelah PLN OFF, oleh karena itu dibutuhkan adanya UPS guna memberikan perlindungan listrik bersih tak terputus atau interupt pada beban yang terhubung. Jadi, sistem kerja dari UPS tidak pernah OFF dan selalu standby dengan berbagai situasi dan kondisi. Dengan demikian, sistem di dalam UPS semakin lama semakin berkurang ketahanan dan usianya. Ketahanan dalam penyimpanan catu daya cadangan akan semakin melemah karena penggunaan yang setiap saat. Oleh karena itu apabila terjadi gangguan pada salah satu UPS yang dapat menyebabkan UPS tersebut tidak dapat bekerja sebagai mana mestinya, dibutuhkannya backup lain yang tetap akan dapat mem-backup beban UPS yang tidak dapat bekerja tersebut. Peneliti mencoba untuk membuat monitoring dan kontrol pada UPS menggunakan monitoring Human Machine intervase ( HMI ) yang bertujuan untuk menjaga suatu sistem tetap berfungsi dengan normal walaupun terdapat elemen yang tidak berfungsi. Hal ini biasanya dicapai dengan memiliki komponen backup yang berfungsi sama dengan elemen sistem. Sistem HMI pada UPS menekankan pada parameter seperti arus dan tegangan menggunakan personal computer (PC) sebagai interface dengan device pengontrol yaitu Mikrocontroller.
STUDI EKSPERIMEN OIL FLOW VISUALIZATION PADA AIRFOIL NACA 0012 DENGAN TRAPEZOIDAL VORTEX GENERATOR MENGGUNAKAN OPEN CIRCUIT SUBSONIC WIND TUNNEL setyo hariyadi; habibie aldo putra
Jurnal Penelitian 1-9
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v4i4.471

Abstract

Pada pembuatan suatu pesawat terbang, suatu analisis sebelum terbang terhadap kinerja aerodinamika dari pesawat tersebut sangat diperlukan, terutama untuk daerah dimana metoda analitik/empirik tidak dapat menjangkaunya seperti perkiraan CLmax, karakteristik stall dan lain-lainnya. Satu hal penting yang harus diperhatikan dalam pendesainan suatu pesawat yaitu pemilihan airfoil dan modifikasinya. Modifikasi airfoil dilakukan untuk menunda separasi aliran dan meningkatkan performa airfoil, salah satunya dengan vortex generator. Hal ini dapat diindikasikan dengan tertundanya separasi aliran yang melintasi permukaan atas dari airfoil. Topik yang dikaji dalam penelitian ini adalah aliran melintasi airfoil NACA 0012 dengan penambahan vortex generator. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan karakteristik aliran fluida dengan dan tanpa penambahan vortex generator. Profil vortex generator yang digunakan adalah trapezoidal vortex generator dengan konfigurasi straight dan ditempatkan pada x/c = 20% arah chord line dari leading edge. Variasi yang digunakan adalah bilangan Reynolds (Re) dan sudut serang (α) pada airfoil. Kecepatan freestream yang digunakan yaitu kecepatan 10 m/s dan 20 m/s, pada sudut serang (α) 0°, 4°, 10°, 12°, 15°,dan 17°. Dari penelitian ini didapatkan performa aerodinamika dan fenomena aliran di sekitar airfoil. Perihal ini ada peningkatan performa aerodinamika pesawat dari sudut serang 0° sampai sudut serang 12° terbukti dengan meningkatnya kecepatan transisi dari laminar boundary layer menjadi turbulent boundary layer.
PERENCANAAN PERKERASAN PARALEL TAXIWAY SELATAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI - BALI supriadi supriadi; abrian amirullah; nurani hartatik
Jurnal Penelitian 18-26
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v4i4.472

Abstract

I Gusti Ngurah Rai International Airport, as it is known, is taken from the name of national hero I Gusti Ngurah Rai who is a very influential figure for the people of Bali Island. I Gusti Ngurah Rai International Airport currently has 11 taxiways which are divided into 9 taxiways on the North runway / North (2 parallel taxiways, 2 rapid exit taxiways, and 5 exit taxiways) and 2 taxiways on the South runway. This writing uses primary and secondary data which will be analyzed by descriptive analysis method. Descriptive analysis method is research that is intended to collect information about the status - the status of a symptom that exists, namely the state of symptoms according to what they were when the study was conducted. The author also uses the pavement design application in the form of FAARFIELD and COMFAA to support the research method used. Therefore, to be able to receive loads from aircraft passing through taxiways, it is necessary to calculate the planing of the pavement on the taxiways that will be built so that they are able to withstand the loads that will be received for flight safety and fulfill the age of the plan itself. The new taxiway parallel to the south of the runway needs to be built to support the operational activities of the annual IMF (International Monetary Fund) activities and taxiway overlaying in all North taxiways. In addition, it is expected to reduce the number of aircraft carrying out cross runways from the southern apron to the northern apron or to the northern taxiway parallel.

Page 10 of 27 | Total Record : 267


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Juni 2025 Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Maret 2025 Vol. 9 No. 4 (2024): Jurnal Penelitian Desember 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): Jurnal Penelitian September 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Juni 2024 Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Maret 2024 Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Juni 2023 Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Juni 2017 Vol 1 (2016): Jurnal Penelitian Maret 2016 343-352 332-342 323-331 316-323 312-322 311-320 306-315 305-310 297-311 297-305 295-301 292-304 289-296 289-294 283-296 282-288 278-291 278-288 276-281 273-282 270-277 268-275 264-272 261-267 260-269 257-263 256-269 254-260 250-259 249-253 247-255 246-256 242-248 240-249 237-246 236-241 235-245 232-239 230-235 227-236 224-234 223-229 222 -231 216-223 215-226 214 - 221 212-222 204 - 214 203 - 213 203-211 199-215 197-202 194-203 192 - 202 191-198 188-196 187-193 181 - 191 180-190 180-186 178-187 173-179 171 - 180 171-179 170-177 164 - 170 163-169 159-172 159-170 155 - 163 155-162 151 -158 147-158 142 - 150 138-147 135-146 133 - 141 129-137 125-134 123 - 132 121-128 114 - 122 113-124 110-120 102-112 101 - 113 100-109 90-101 90 - 100 93-99 86-96 84-92 79 - 89 77 - 89 75-85 75-83 71-80 71-77 70-77 69-77 68-77 67-77 66-77 66-74 65 - 76 64-77 64-69 62-70 61-69 60-69 59-70 59-67 58-68 58-66 58-65 57-65 56-65 56-64 56-63 55-63 52-61 52-60 50-59 50-58 49-57 49-56 49-55 48-57 47-57 45-54 45 - 54 45-51 44-48 43-51 42-55 42-49 42-48 41-49 40-48 40-44 38-47 38-46 38-41 37-48 37-44 36-44 36-43 35-41 32-37 31-40 30-41 29-42 29-39 29-37 29-35 28-41 28-34 27-37 27-35 27-31 25-39 25-36 24-36 23-29 21-30 21-28 21-26 20-28 20-27 19-28 18-26 16-27 16-24 15-24 14-28 14-20 13-20 12 - 23 12-22 11-20 11-19 11-14 10-17 9-17 8-13 7-12 1-19 1-15 1-13 1-11 1-10 1-9 1-8 1-7 1-6 More Issue