cover
Contact Name
Suhanto
Contact Email
suhanto@poltekbangsby.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mail@poltekbangsby.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian
ISSN : 19786832     EISSN : 26225948     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
SIMULASI ANTENA DIPOLE ½ λ DENGAN FREKUENSI KERJA 128,4 MHz UNTUK RADIO PEMANCAR ATIS MENGGUNAKAN SOFTWARE SIMULASI DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL HUSEIN SASTRANEGARA BANDUNG ade irfansyah; sudrajat sudrajat; lailatul fitriyah
Jurnal Penelitian 27-35
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v4i4.473

Abstract

VHF telecommunications radio equipment, especially ATIS equipment is equipment used to inform information around the airport, such as weather, taxiways, runaway, etc. ATIS equipment works on frequencies between 118-137 MHz. The problem that arises is in the ATIS equipment that is the lack of antenna beam coverage on the ATIS radio transmitter, which is <100 NM, while the normal ATIS beam range is in the range of 150-200 NM. The author simulates dipole antenna ½ λ using the CST studio SUITE software application and compares the results of the simulation with the antenna specifications on the current ATIS equipment. Antenna simulation is done by making antenna dimensions and calculating the wavelength parameters, antenna length, antenna gap width, then the simulation results with the antenna length of 1040 mm and a gap of 5.545 mm, and a diameter of 3 mm, the results obtained are VSWR of 1.51 and return loss of -13,804, with a bandwidth of 12.13 MHz. These parameters were compared with the ATIS equipment antenna specifications at Bandung Husein Sastranegara International Airport and there was an increase in parameters after simulating.
PERENCANAAN REKONSTRUKSI SALURAN INDUK DENGAN MENGGUNAKAN BETON PRECAST DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL LOMBOK fitradi pahala; supriadi supriadi
Jurnal Penelitian 36-44
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v4i4.474

Abstract

Lombok International Airport is the premier second-class airport located in Tanak Awu, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat which functions to serve transportation services. Lombok International Airport has runway, apron, and two taxiways along with its drainage. The drainage system is needed to prevent puddles of rainwater in the runway, taxiway and apron that can obstruct the aircraft movement. However, looking at the existing condition of the Lombok International Airport’s trunk, it is necessary to conduct research about trunk reconstruction for the next ten years’ time.The research is begun by collecting data such as existing elevation, existing dimension, slope of existing trunk and rainfall data for the last five years. From these data, an analysis of the rainfall plan is carried out using gumbel distribution method. Furthermore, from the results of the analysis, it is obtained the daily maximum rainfall which is used to know the rainwater runoff debit. Re-planning the dimensions of Lombok International Airport’s trunk is carried out to accommodate rainwater runoff debit for the next ten years since the existing dimensions of the existing trunk cannot accommodate rainwater runoff debit for the next ten years. Therefore, it was obtained the design plan for the reconstruction of each segment with a length of 1,2 meters, width of 1,84 meters and height of 1,77 meters. Re-planning the dimensions of the trunk is in precast concrete.
Pengaruh Strategi Active Sharing Knowledge Terhadap Respon Afektif Taruna Diploma III Manajemen Transportasi Udara Mata Kuliah Pendidikan Pancasila di Politeknik Penerbangan Surabaya kusno kusno
Jurnal Penelitian 45-51
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v4i4.475

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Taruna yang memiliki respon afektif yang kurang dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran aktif tipe active knowledge sharing terhadap respon afektif Taruna pada pokok bahasan pancasila di Politeknik Penerbangan Surabaya. Sampel dalam penelitian ini adalah Taruna MTU sebagai kelas kontrol dengan jumlah Taruna 24 orang dan Taruna MTU sebagai kelas eksperimen dengan jumlah Taruna 24 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis dalam hal kerjasma sebesar 81,1 dengan kategori sangat baik, keseriusan sebesar 85,6 dengan kategori sangat baik, kejujuran sebesar 85,6 dengan kategori sangat baik, komunikasi sebesar 83,6 dengan kategori sangat baik sehingga dapat dikatakan pembelajaran active knowledge sharing berpengaruh terhadap respon afektif Taruna.
DESAIN DAN SIMULASI MONITORING DAYA SISTEM TIGA FASA MENGGUNAKAN MATLAB SIMULINK rifdian indrianto
Jurnal Penelitian 52-60
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v4i4.476

Abstract

Aplikasi sistem tiga fasa dalam kelistrikan sudah luas digunakan dalam dunia penerbangan dan industri. Monitoring dari sistem tiga fasa ini diperlukan untuk mengetahui kualitas daya dari sistem. Besaran yang dimonitoring adalah tegangan kerja, nilai arus, nilai daya dan faktor daya, serta konsumsi energi dari sistem. Monitoring sistem tiga fasa pada penelitian ini ditentukan melalui pemodelan menggunakan software Matlab/Simulink. Pengukuran dari nilai tegangan dan arus sangat menentukan keakuratan dari monitoring sistem tiga fasa yang digunakan. Beban yang digunakan pada penelitian ini adalah beban tidak seimbang yang terdiri dari beban resistif, beban kapasitif dan beban induktif. Penggunan beban ini untuk menjamin keandalan pada sistem monitoring sehingga dapat menghasilkan nilai pengukuran yang akurat. Dari hasil simulasi yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa monitoring daya pada sistem tiga fasa menunjukkan nilai yang akurat dengan hasil respon sistem yang cepat untuk penunjukan nilai besaran yang diukur.
INCREASING LEARNING ACHIEVEMENT OF PARTS OF SPEECH THROUGH THE USE OF CROWN ACADEMY OF ENGLISH FIRST YEAR AIRCRAFT ENGINEERING CADETS AT AVIATION POLYTECHNIC OF SURABAYA fatmawati fatmawati; laila rochmawati; meita maharani sukma; irma tenta
Jurnal Penelitian 61-69
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v4i4.477

Abstract

Parts of Speech is one of the material in the learning curriculum first-year aircraft engineering cadets that often cadets make mistakes when making and using sentences using words about Noun-Pronoun, Verbs, Adjectives, Adverbs, Conjunction, Number, Articles, Preposition. The purpose of this study was to determine the differences in the increase in learning outcomes of English learning cadets in the Part of Speech material before and after using the Crown Academy of English method. The sample of this study is aircraft engineering cadets 4C at the Aviation Polytechnic of Surabaya. This research was conducted in November 2018. Data collection methods in this study were observations, tests, interviews, and field notes. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification of reflection.
Pengaruh Heat Treatment Dan Quenching Terhadap Sifat Fisis Dan Mekanis Aluminum Alloy 2024-t3 bambang junipitoyo; Luqman Hakim Al Baihaqy; Linda Winiasri
Jurnal Penelitian 1-10
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v5i1.481

Abstract

Aluminum alloy banyak digunakan pada industri manufaktur dirgantara sebagai material struktur pesawat terbang karena memiliki sifat yang ringan namun kuat. Aluminum alloy 2024 sering digunakan pada skin pesawat terbangPengujian yang dilakukan dengan cara Aluminum Alloy 2024-T3 di heat treatment pada suhu 100, 150 dan 200 °C dengan waktu tahan 60 menit, 90 menit dan 120 menit kemudian di quenching menggunakan air. Setelah dilakukan heat treatment dan quenching Aluminum Alloy 2024-T3 di uji tarik, uji kekerasan brinell, dan pengamatan struktur mikro dari Aluminum Alloy 2024-T3. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa heat treatment dan quenching pada Aluminum Alloy 2024-T3, diperoleh nilai tensile stress rata-rata tertinggi pada suhu 150 °C dengan waktu tahan 90 menit sebesar 154,52 Mpa, kekerasan rata-rata teringgi pada suhu 150 °C dengan waktu tahan 120 menit sebesar 95,66 HBW.
PERANCANGAN ANTENA MIKROSTRIP RECTANGULAR PATCH SEBAGAI PENERIMA TELEVISI bambang bagus; Anggit Yudha Bagaskara
Jurnal Penelitian 11-20
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v5i1.482

Abstract

Teknologi digital pada media broadcast salah satunya adalah televisi (TV), dimana memiliki keunggulan salah satunya adalah tahan terhadap noise. Antena adalah salah satu komponen terpenting dari telekomunikasi digital. Berbagai macam antena telah banyak dikembangkan untuk beragam aplikasi, salah satunya adalah antena Mikrostrip. Pada penelitian ini dibuat antena Mikrostrip berbentuk rectangular, Antena mikrostrip adalah antena yang banyak dikembangkan dalam berbagai aplikasi.Antena mikrostrip sangat menarik karena bebannya yang ringan, mudah disesuaikan bentuknya dan biayanya yang rendah. Pada komunikasi gelombang radio, diperlukan antena yang memiliki performansi bandwidth, frekuensi kerja, VSWR, Gain yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan antena mikrostrip berbentuk rectangular patch dengan frekuensi kerja 700 MHz untuk penerima televisi dengan parameter-parameter antena. Metode penelitian ini menggunakan simulasi CST Studio Suite 2018 untuk mendapatkan ukuran dimensi antena pada frekuensi kerja yang ditentukan. Hasil simulasi atau realisasi menunjukkan bahwa antena bekerja pada frekuensi 700 MHz menghasilkan VSWR 1.32, return loss -16.978, impedansi, bandwidth sebesar 11 MHz dan gain yang didapatkan sebesar 7.108 dB, Polaradiasi antena ini adalah directonal.
PERENCANAAN TURN PAD AREA DENGAN FLEXIBLE PAVEMENT DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL ADISUTJIPTO YOGYAKARTA bambang wasito; Yazid Nashiruddin; Ranatika dhaning
Jurnal Penelitian 21-30
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v5i1.483

Abstract

Kondisi eksisting turn pad area pada bagian runway 09 di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta masih belum sesuai dengan peraturan yang ada untuk melayani pesawat terbesar yang beroperasi. Ketidaksesuaian antara turning pad yang ada dengan pesawat udara yang beroperasi dapat menimbulkan permasalahan lain yang dapat berakibat fatal bagi kelangsungan operasi bandar udara bersangkutan. Beberapa hal yang dapat terjadi apabila kondisi dari turn pad area belum sesuai adalah dapat terjadinya one wheel lock ataupun terjadinya tergelincir pesawat udara yang beroperasi diatasnya keluar dari perkerasan yang ada. Hasil dari perencanaan dimensi adalah adanya penambahan luas turn pad area dengan luasan 165,72 m2 untuk mampu mengakomodir pesawat terbesar yang beroperasi. Ketebalan untuk turn pad area yang direncanakan dengan menggunakan perhitungan metode FAA adalah 35 inc atau 89 cm, untuk perbandingan ketebalan perkerasan yang direncanakan menggunakan aplikasi FAARFIELD dan COMFAA maka didapatkan ketebalan perkerasan yang dibutuhkan adalah 34,29 inc atau 87,09 cm
ANALISIS KURVA DISTRIBUSI INTENSITAS CAHAYA PADA LAMPU PIJAR MAXIMUM 60 WATT DENGAN ARMATURE TIPE DOWNLIGHT parjan parjan
Jurnal Penelitian 31-40
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v5i1.484

Abstract

Analisis ini adalah alat untuk menggambar kurva distribusi intensitas cahaya cahaya dengan dinamo. Dalam praktiknya alat ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan tentang kurva distribusi, mempelajari efek dari penggunaan kekuatan arus armature dan cahaya (flux light) dari sumber cahaya. Konsep yang dianalisis adalah menggambar kurva distribusi intensitas cahaya menggunakan data yang diperoleh dari pengukuran. Alat desain yang terbuat dari sensor cahaya yang dapat digerakkan pada trek yang telah dibuat sehingga diperoleh jarak yang sama ke sumber sudut iluminasi yang bervariasi. Untuk keperluan pengukuran, telah dibuat kotak yang akan berfungsi sebagai rongga. Dengan alat ini diharapkan untuk berlatih peserta pelatihan dapat mengetahui distribusi lampu penerangan dengan menggunakan armature tertentu. Selain itu, dapat mengenali pentingnya kurva distribusi sebagai salah satu parameter penting dalam memilih jangkar sebagai perangkat pencahayaan buatan dan berfungsi sebagai dasar pembelajaran dalam sistem pencahayaan
STUDI EKSPERIMEN PENGARUH PENGGUNAAN VORTEX GENERATOR PADA AIRFOIL NACA 0012 DENGAN SMOKE GENERATOR Setyo Hariyadi Suranto Putro; Ramadhan Pradana Mahaputra
Jurnal Penelitian 41-49
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v5i1.485

Abstract

Aerodinamika adalah salah satu cabang dinamika yang berkenaan dengan kajian pergerakan udara, khususnya ketika udara tersebut berinteraksi dengan benda padat. Pada aerodinamika terdapat sebuah airfoil. Untuk meningkatkan kinerja airfoil, pada bagian sayap pesawat dipasang vortex generator. Aliran udara yang mengalir melalui sayap pesawat akan membentuk sebuah airfoil yang bisa menyebabkan pesawat tersebut bisa terbang. Metode yang digunakan pada studi ini adalah simulasi menggunakan terowongan angin (wind tunnel). Yang menghasilkan aliran udara yang membentuk menjadi airfoil dapat terlihat dengan menggunakan smoke generator. Dengan benda uji NACA 0012 dengan sudut serang (angle of attack) , dan Dari hasil penelitian ini didapatkan peforma aerodinamika dan fenomena aliran udara di sekitar airfoil. Pada penelitian ini ada perbedaan airfoil dengan menggunakan vortex generator, dan tidak menggunakan vortex generator. Airfoil yang menggunakan vortex generator sudut separasinya lebih kecil daripada airfoil yang tidak menggunakan vortex generator.

Page 11 of 27 | Total Record : 267


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Juni 2025 Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Maret 2025 Vol. 9 No. 4 (2024): Jurnal Penelitian Desember 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): Jurnal Penelitian September 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Juni 2024 Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Maret 2024 Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Juni 2023 Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Juni 2017 Vol 1 (2016): Jurnal Penelitian Maret 2016 343-352 332-342 323-331 316-323 312-322 311-320 306-315 305-310 297-311 297-305 295-301 292-304 289-296 289-294 283-296 282-288 278-291 278-288 276-281 273-282 270-277 268-275 264-272 261-267 260-269 257-263 256-269 254-260 250-259 249-253 247-255 246-256 242-248 240-249 237-246 236-241 235-245 232-239 230-235 227-236 224-234 223-229 222 -231 216-223 215-226 214 - 221 212-222 204 - 214 203 - 213 203-211 199-215 197-202 194-203 192 - 202 191-198 188-196 187-193 181 - 191 180-190 180-186 178-187 173-179 171 - 180 171-179 170-177 164 - 170 163-169 159-172 159-170 155 - 163 155-162 151 -158 147-158 142 - 150 138-147 135-146 133 - 141 129-137 125-134 123 - 132 121-128 114 - 122 113-124 110-120 102-112 101 - 113 100-109 90-101 90 - 100 93-99 86-96 84-92 79 - 89 77 - 89 75-85 75-83 71-80 71-77 70-77 69-77 68-77 67-77 66-77 66-74 65 - 76 64-77 64-69 62-70 61-69 60-69 59-70 59-67 58-68 58-66 58-65 57-65 56-65 56-64 56-63 55-63 52-61 52-60 50-59 50-58 49-57 49-56 49-55 48-57 47-57 45 - 54 45-54 45-51 44-48 43-51 42-55 42-49 42-48 41-49 40-48 40-44 38-47 38-46 38-41 37-48 37-44 36-44 36-43 35-41 32-37 31-40 30-41 29-42 29-39 29-37 29-35 28-41 28-34 27-37 27-35 27-31 25-39 25-36 24-36 23-29 21-30 21-28 21-26 20-28 20-27 19-28 18-26 16-27 16-24 15-24 14-28 14-20 13-20 12 - 23 12-22 11-20 11-19 11-14 10-17 9-17 8-13 7-12 1-19 1-15 1-13 1-11 1-10 1-9 1-8 1-7 1-6 More Issue