SIGMA
Jurnal SIGMA diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Madura Pamekasan. Artikel yang dimuat meliputi tulisan tentang pembelajaran baik SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi dalam bentuk: Temuan Penelitian, pembelajaran bidang studi Matematika, pengalaman praktis, kajian kepustakaan, gagasan konseptual.
Articles
153 Documents
MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PAPAN FLANEL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
Agus Subaidi;
Rohmah Indahwati;
Shelvy Noer Ainy
SIGMA Vol 3, No 1 (2017): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.0324/sigma.v3i1.333
Guru perlu menerapkan model pembelajaran yang dapat menjadikan siswa aktif dalam proses kegiatan belajar mengajar yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Salah satu model yang pembelajaran yang dapat membuat siswa lebih aktif dan berfikir kritis adalah model Problem Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan menggunakan media papan flanel untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan segiempat kelas VII SMP Negeri 2 Pademawu. Sedangkan tekhnik pengumpulan datanya melalui observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 0, 34 yang semula pada siklus 1 sebesar 3,02 menjadi 3,36 pada siklus 2. Nilai tersebut termasuk dalam kategori baik. Angket siswa mengalami peningkatan sebesar 11,25 % yang semula pada siklus 1 sebesar 80 % menjadi 91,25 % pada siklus 2. Nilai tersebut termasuk dalam kategori positif. Sedangkan rata-rata hasil tes siswa yang tuntas mengalami peningkatan sebesar 15 % dari 75% di siklus 1 menjadi 90% di siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dengan menggunakan media papan flanel dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan segiempat kelas VII SMP Negeri 2 Pademawu
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN MEDIA VISUAL DALAM MEMAHAMI KONSEP MATEMATIKA
Syahmudi Louk;
Yuan Andinny;
Ihwan Zulkarnain
SIGMA Vol 5, No 1 (2019): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (900.651 KB)
|
DOI: 10.36513/sigma.v5i1.634
The aim of this study is to differ the Creative Problem Solving learning model and the Constructivism learning model in understanding mathematical concepts. This research was conducted at PB Islamic High School. Soedirman Cijantung East Jakarta precisely in class X. The research method used to test these differences is the quasi-experimental method. Population of class X students of Islamic High School PB. Soedirman Cijantung used as a sample of 54 students, with the sampling technique used is cluster random sampling. The research instrument used was a test ability to understand mathematical concepts in the form of a description of 10 questions that had been tested previously. Based on the results of the analysis and discussion, then in this study it can be concluded that based on the analysis with the t-test, t_count> ttable is obtained. From the test results obtained the ability to understand mathematical concepts using the Creative Problem Solving learning model is higher than the Constructivism learning model. So it can be concluded that there is a different effect between the application of the Creative Problem Solving learning model and the Constructivism learning model on the ability to understand mathematical concepts.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) DENGAN BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI KAHOOT
Rica Wijayanti;
Didik Hermanto;
Zainuddin Zainuddin
SIGMA Vol 5, No 1 (2019): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (636.735 KB)
|
DOI: 10.36513/sigma.v4i3.640
Rancangan yang dibuat oleh seorang guru sangat menentukan terhadap keberhasilan belajar siswa. Namun, permasalahan yang sering terjadi di lapangan adalah tidak semua guru mampu mendesain proses pembelajaran dengan tepat. Salah satu desain yang dapat digunakan oleh seorang guru ketika mengajar adalah menggunakan pendekatan pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang akan diajarkan. Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) adalah sebuah pendekatan yang dapat menjadi alternatif untuk digunakan ketika mengajarkan mata pelajaran matematika. Pendekatan ini mengaitkan matematika dengan kehidupan nyata siswa sehingga siswa dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh. Selain menggunakan pendekatan, guru juga harus mendesain media pembelajaran. Media pembelajaran kahoot adalah media berupa game edukasi yang memanfaatkan teknologi berbasis android. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keefektivan dari pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dengan berbantuan media pembelajaran aplikasi kahoot. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu). Hasil data yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa sebesar 8,46 dan sebesar 2,07. Karena , maka dapat disimpulkan bahwa diterima dan ditolak. Artinya, pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dengan berbantuan media pembelajaran aplikasi kahoot efektif digunakanKata Kunci : Efektivitas; Pendekatan RME; Media pembelajaran kahoot;
EKSPLORASI ETHNOMATEMATIKA PADA PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG DI TANOKER LEDOKOMBO JEMBER
Fikri Apriyono;
Eliana Aida Rosyidah;
Triandriyanto Purnomo;
Joko Sulityo;
Mochammad Misbahul Munir;
Vivi Widya Safitri
SIGMA Vol 4, No 2 (2019): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (838.253 KB)
|
DOI: 10.0324/sigma.v4i2.593
Degradasi moral, psikologi dan kemunduran intelektual anak-anak terjadi di Ledokombo. Namun hal itu dapat diatasi dengan adanya kegiatan edukasi untuk anak-anak. Alasan tersebut memotivasi penulis untuk mengekplorasi permainan tradisional egrang yang masih diminati di wilayah Ledokombo dan menjadi budaya lokal. Dalam upaya edukasi penulis mengintegrasikan nilai-nilai matematika ke dalam eksplorasi permainan tradisional egrang. Matematika dipilih karena hingga saat ini matematika menjadi pelajaran yang ditakuti anak-anak Ledokombo. Penelitian menggunakan jenis kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah penggiat budaya egrang di Ledokombo, anak-anak Ledokombo dan Karyawan di Tanoker Ledokombo sebagai penggiat. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi berdasarkan prosedur penelitian. Terakhir data dianalisis menggunakan metode triangulasi untuk mendapatkan data yang valid. Hasil yang didapat dalam penelitian ethnomatematika egrang adalah cara pembuatan egrang, macam-macam bentuk egrang, cara bermain dan eksplorasi konsep matematika yang ada pada egrang. Hasil penelitian ethnomatematika egrang di Ledokombo diharapkan mampu menjadi pedoman siswa dan guru untuk mengatasi permasalahan lokal dengan cara yang menyenangkan, mengedukasi dan upaya melestarikan serta mencintai budaya lokal.
PENGARUH METODE INQUIRY TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA
Ihwan Zulkarnain
SIGMA Vol 5, No 1 (2019): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (116.45 KB)
|
DOI: 10.36513/sigma.v5i1.643
Tujuan Penelitian adalah untuk membuktikan secara empiris adanya pengaruh metode inquiry terhadap peningkatan pemahaman konsep matematika siswa. Metode penelitian yang dilakukan merupakan metode eksperimen dengan membandingkan siswa di kelas IX-A yang melakukan pembelajaran melalui metode inquiry sebagai kelas eksperimen dan siswa di kelas XI-B yang melakukan pembelajaran melalui metode ekspositori sebagai kelas kontrol. Penelitian dilaksanakan di SMP Karya Pakuan Kabupaten Bogor tahun pelajaran 2018/2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah 60 orang siswa dengan latar belakang kurikulum yang sama tanpa cluster khusus atau kemampuan perkelas yang sama rata. Instrumen penelitian menggunakan tes evaluasi pemahaman konsep berupa test essay. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Berdasarkan perhitungan didapat thitung = 9,39 dan ttabel = 2,001 dengan taraf signifikansi 5% yang berarti nilai thitung > ttabel.Hasil tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Diterimanya H1, hal ini berarti telah membuktikan kebenaran dari hipotesis yang menyatakan bahwa pemberian metode inquiry berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematika siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA MADRASAH ALIYAH (MA) KELAS X DALAM MENYELESAIKAN SOAL TRIGONOMETRI
Siti Nur Asifa
SIGMA Vol 5, No 2 (2020): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36513/sigma.v5i2.733
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal materi trigonometri. Metode penelian adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 siswa kelas X MAN 1 Cimahi. Populasi dari sample penelitian dipilih secara acak berdasarkan kriteria yang sesuai dengan permasalahan penelitian. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode tes dan wawancara. Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal trigonometri adalah kemampuan siswa untuk menjawab tes soal trigonometri. Kemudian, di analisis kesalahan hasil tes siswa untuk mengetahui seberapa banyak kesalahan yang dilakukan siswa. Analisis data yang digunakan mengacu pada analisis data menurut Miles dan Huberman (Zain, Supardi, & Lanya, 2017:14) yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukan bahwa siswa banyak mengalami kesalahan pengerjaan soal dalam operasi matematika dan terdapat beberapa siswa yang masih kurang paham materi trigonometri.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KARJO SUWATRI UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Ristia Havadoh Ervina;
Soffil Widadah;
Eka Nurmala Sari Agustina
SIGMA Vol 5, No 2 (2020): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (804.345 KB)
|
DOI: 10.36513/sigma.v5i2.753
Sarana pendukung dalam proses pembelajaran submateri nilai rasio sudut istimewa trigonometri adalah media pembelajaran, mengajak siswa bermain sambil belajar merupakan upaya menciptakan situasi belajar yang menyenangkan, hidup, dan santai dalam proses belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan media pembelajaran permainan “Karjo Suwatri” (Kartu Jodoh Sudut Istimewa Trigonometri). Jenis Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan Dick dan Carry. Subjek ujicoba pada penelitian pengembangan media berupa “Karjo Suwatri” adalah siswa SMK Kemala Bhayangkari 1 waru dan siswa SMK Informatika Sumber Ilmu Tulangan. Penelitian dilakukan pada tahun ajaran 2018/2019 Semester Gasal. Tahapan pengembangan dalam penelitian ini yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penilaian dari validator diperoleh rata-rata skor total yaitu 3,55 atau termasuk dalam kategori valid. Penilaian dari observer menunjukkan persentase aktivitas siswa adalah 85% tercapai atau termasuk dalam kategori praktis. Persentase respon siswa adalah 86,5% atau termasuk dalam kategori sangat positif serta 86,67% siswa memperoleh nilai tuntas atau 39 dari 45 subjek mendapatkan nilai 70. Berdasarkan hasil penelitian tersebut media pembelajaran permainan “Karjo Suwatri” dapat dikatakan valid, praktis dan efektif.
PENGGUNAAN LEMBAR AKTIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA
Rika Sukmawati
SIGMA Vol 5, No 2 (2020): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36513/sigma.v5i2.752
PENGGUNAAN LEMBAR AKTIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA Rika Sukmawati1, Yenni2,1,2Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah TangerangEmail : rikasukma75rika@gmail.com Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui gambaran peningkatan kemandirian belajar mahasiswa dalam penggunaan lembar aktivitas siswa (LAS) pada pembelajaran matematika Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitiannya adalah mahasiswa semester 1 tahun akademik 2019/2020 Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhamadiyah Tangerang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket, lembar observasi, lembar Aktivitas Siswa dan pengamatan dokumen dengan pengolahan data menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan kemandirian mahasiswa meningkat berdasarkan indikator kemandirian belajar adalah kepercayaan diri 72%, disiplin 79%, inisiatif 61%, tanggung jawab 81% dan motivasi 97%. Kata Kunci: Lembar Aktivitas Siswa; Matematika; Kemandirian Belajar
ANALISIS KESALAHAN MATEMATIKA KONSEP OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR
Andri Anugrahana
SIGMA Vol 5, No 2 (2020): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (947.272 KB)
|
DOI: 10.36513/sigma.v5i2.791
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan bulat serta mencari faktor mahasiswa melakukan kesalahan. Masalah utama dalam penelitian ini adalah kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal matematika khususnya operasi hitung bilangan bulat. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa calon guru sekoah dasar. Mahasiswa diberikan soal-soal dan dianalisis kesalahan-kesalahan dari mahasiswa dan dicari alasannya mengapa terjadi kesalahan dari mahasiswa calon guru sekolah dasar. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif sehingga data yang ada dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif, yaitu proses mencari serta menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil tes tertulis jawaban mahasiswa dan yang salah diidentifikasi kedalam beberapa bentuk kesalahan. Setelah itu dipilih beberapa siswa untuk diwawancarai untuk mencari alasan mahasiswa melakukan kesalahan. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: Kesalahan konseptual yang dilakukan mahasiswa : kesalahan konsep (1) operasi hitung campuran perkalian, penjumlahan dan pengurangan, (2) operasi hitung perkalian dan pengurangan, (3) operasi distribusi, (4) kurang memahami penjumlahan dan pengurangan sama kuat. (5) operasi hitung dari sebelah kiri dan menyamakan semua operasi hitung memiliki bentuk yang sama. Kesalahan prosedural yang dilakukan mahasiswa: (1) tidak melihat perbedaan antara operasi hitung campuran, melakukan kesalahan dengan operasi pengurangan terlebih dahulu, (2) mengumpulkan dengan subtitusi terlebih dahulu lalu dioperasikan, (3) tidak dapat menjumlahkan operasi hitung pengurangan dengan bilangan negatif. Faktor-faktor mahasiswa melakukan kesalahan: (1) mahasiswa tidak teliti dalam mengoperasikan operasi bilangan bulat, (2) mahasiswa buru-buru dalam mengerjakan soal, (3) mahasiswa binggung atau belum bisa membedakan setiap tanda operasi yang diberikan dalam soal, (4) mahasiswa tidak memahami aturan dalam operasi hitung campuran
PROFILE OF MATHEMATICAL COMMUNICATION’S ABILITY BASED ON LEVEL OF PROBLEM SOLVING’S ABILITY
Krisna Satrio Perbowo;
Windia Hadi;
Tuti Haryati
SIGMA Vol 5, No 2 (2020): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36513/sigma.v5i2.647
Abstract : This study was aimed to define profile of mathematical communication based on the level of problem solving ability on secondary students. This study used mixed methods model with explanatory type. This sample used 30 secondary school students who was chosen based on teachers’ recommendation. The result shown that there are 16,67% students whose problem solving’s ability were placed on low level If we look on mathematical communication ability’s side, most of students faced on the diffulties of projecting figures into mathematical ideas. Students still made mistakes on calculating and the indicators was difficult when it stated to project any figures into mathematical ideas while the indicator that appear frequently was stated events or ideas in mathematical laguage. There are 70% students that whose problem solving ability were placed on medium level. If we look on mathematical conection ability most of information as shown unclearly and faced on difficulties when they summarize conclusion, they stated it into mathematical symbol. There are 13,33% students whose problem solving ability were pleced on high level and unclear to every single information that was told within solving strategy which directly on solving essentials. Keywords: Profile of mathematical Ability, Mathematical Communication, Problem Solving