cover
Contact Name
Siti Rohmah
Contact Email
sitirohmah@ub.ac.id
Phone
+6281913731008
Journal Mail Official
novafiaji@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter
Published by Universitas Brawijaya
Focus and Scope WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter is published by the Center of Character Building Subject, Brawijaya University. WASKITA has been published offline since July 2017 and online since April 2019. In the next publication, this journal will be published twice a year on April and on October. WASKITA accepts research and conceptual papers related to values education and character building. Those values are mores, philosophical, religious, social, linguistic and literature, civil and nationalistic values. This journal also accepts literature review, book review, in depth interview of influential figure or seminar note related to values education and character building.
Articles 141 Documents
FORMULATION OF PROPHETIC CHARACTERS AS THE BASE FOR ANTI-CORRUPTION EDUCATION IN UNIVERSITY Nur Chanifah
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 5, No 2 (2021): WASKITA: JURNAL PENDIDIKAN NILAI DAN PEMBANGUNAN KARAKTER
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2021.005.02.2

Abstract

Formulation of Prophetic Characters as the Base for Anti-Corruption Education in University. This study aimed to formulate a prophetic character as a base for anti-corruption education so that it could provide some solutions in the development of anti-corruption education in university. Considering the effort to eradicate corruption through education is an inevitability in the midst of rampant corruption by a number of political elites. The method used was a literature review with data processing techniques including editing, classifying, and concluding. While the data analysis used content analysis with descriptive-qualitative data presentation type. The results showed that in relation to anti-corruption education in university, prophetic characters include four characteristics of the Prophet (Rasulullah), namely honest (shiddiq), trustworthy (amanah), communicative (tabligh), and intelligent (fathanah). These four characters are reflected in figures who always guide their conscience and truth, maintain professionalism and commitment, master communication skills with various groups and levels, and have the ability  solve any problem. 
PEMBINAAN AKHLAK ANAK DI MASA PANDEMI DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM Reno Diqqi Alghzali; Annas Fitria Sa'adah
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 5, No 2 (2021): WASKITA: JURNAL PENDIDIKAN NILAI DAN PEMBANGUNAN KARAKTER
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2021.005.02.7

Abstract

Pembinaan Akhlak Anak di Masa Pandemi dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam. Permasalahan akhlak terus menerus menjadi isu yang menarik perhatian. Terlebih sekarang ini di berbagai belahan negara sedang mengalami pandemic Corona Virus Disease (Covid-19). Keadaan ini menuntut masyarakat untuk melakukan segala kegiatan dari rumah, termasuk kegiatan belajar dan mengajar. Semua orangtua diharuskan untuk memberikan pengajaran secara akademik maupun moral. Artikel ini menggunakan metode studi kasus yang menekankan pada eksplorasi. Pendekatan yang digunakan adalah melalui pendekatan metode studi kasus kualitatif, yang bisa untuk  mengetahui  informasi  yang  terjadi  terkait Corona Virus Disease atau yang dikenal dengan nama Covid- 19 terhadap kebijakan pemerintah yang memutuskan melaksanakan kegiatan belajar mengajar dari rumah. Adapun pembinaan akhlak dalam perspektif psikologi Islam yang dapat dilakukan dalam masa pandemi ini adalah dengan metode pendidikan dengan kasih sayang, metode keteladanan, dan metode nasihat.
PEMAKNAAN KOMUNITAS SOBAT AMBYAR TERHADAP LAGU DIDI KEMPOT SEBAGAI NILAI-NILAI PENGUATAN KARAKTER Andre Rachmatdana; Anif Fatma Chawa; Mohamad Anas
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 5, No 2 (2021): WASKITA: JURNAL PENDIDIKAN NILAI DAN PEMBANGUNAN KARAKTER
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2021.005.02.3

Abstract

Pemaknaan Komunitas Sobat Ambyar terhadap Lagu Didi Kempot sebagai Nilai-Nilai Penguatan Karakter. Karakter adalah watak atau akhlak seseorang yang diperoleh dari internalisasi dengan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemaknaan anggota Komunitas Sobat Ambyar terhadap lagu Didi Kempot serta menjelaskan bagaimana peran pemaknaan tersebut dalam mempengaruhi karakter mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara dengan 5 orang anggota Komunitas  Sobat Ambyar. Teknik analisis data menggunakan metode analisis data Stevick-Colaizzi-Keen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat tiga tipe pemaknaan anggota Komunitas Sobat Ambyar terhadap lagu Didi Kempot. Ketiga pemaknaan tersebut adalah, sebagai sumber kekuatan dalam menghadapi keadaan sedih, sumber motivasi untuk bangkit dari kegagalan serta pengingat dalam kehidupan. Pemaknaan tersebut kemudian mengandung nilai – nilai positif, seperti nilai keikhlasan dan nilai kekuatan. Nilai – nilai tersebut kemudian turut membangun karakter pribadi anggota komunitas menjadi lebih bijaksana, lebih kuat serta tidak mudah menyerah.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI WAHANA UNTUK MEMBANGUN KARAKTER TOLERANSI DI PERGURUAN TINGGI Pipit Widiatmaka; Arief Adi Purwoko
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 5, No 2 (2021): WASKITA: JURNAL PENDIDIKAN NILAI DAN PEMBANGUNAN KARAKTER
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2021.005.02.8

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Wahana untuk Membangun Karakter Toleransi Mahasiswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran pendidikan kewarganegaraan dalam membangun karakter toleransi mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Analisis data yang digunakan ialah analisis data interaktif, yang terdiri dari 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, 4) penarikan kesimpulan.  Perguruan Tinggi merupakan jalur pendidikan formal untuk mencetak masa depan bangsa, yang ternyata di dalamnya terdapat mahasiswa yang memiliki paham radikal yang berpotensi pada tindakan terorisme dan juga  melakukan tindakan pelanggaran SARA. Untuk menanggulangi tindakan yang mengancam masa depan keberagaman tersebut, maka perlu dibangun karakter toleransi agar kehidupan di perguruan tinggi menjadi aman dan kondusif. Pembangunan karakter toleransi melalui pendidikan kewarganegaraan ternyata dapat menanggulangi sikap atau tindakan yang berujung pada pelanggaran SARA di pendidikan tinggi. Peran seorang dosen sangat sentral, karena karakter mahasiswa dapat dibangun oleh seorang dosen yang kreatif dan inovatif di dalam menentukan strategi pembelajaran serta memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Melalui peran seorang dosen yang memiliki kompetensi ternyata dapat membangun karakter toleransi mahasiswa di dalam proses pembelajaran.  
REINTERPRETASI NASIONALISME DENGAN PENDEKATAN TEORI MATRIKS Destriana Saraswati; Millatuz Zakiyah; Prima Zulvarina
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 5, No 2 (2021): WASKITA: JURNAL PENDIDIKAN NILAI DAN PEMBANGUNAN KARAKTER
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2021.005.02.4

Abstract

Reinterpretasi Nasionalisme dengan Pendekatan Teori Matriks. Penelitian ini berupaya menginterpretasikan ulang dan mendefinisikan kembali konsep nasionalisme dengan menggunakan pendekatan metode Teori Matriks. Mengingat perubahan pola kehidupan masyarakat, upaya reinterpretasi makna nasionalisme menjadi penting untuk menjaga pemahaman kolektif terhadap salah satu unsur utama persatuan bangsa. Pemilihan metode Teori Matriks, yang merupakan salah satu model penelitian kualitatif, disebabkan telah banyak tokoh yang mendefinisikan nasionalisme dengan berbagai perspektif. Dismping itu, metode ini dipilih karena berguna untuk mengefisiensikan teori atau definisi yang beragam, multi makna, dan abstrak; untuk menghindarkan pameran atau parade definisi yang tidak terlalu relevan. Hasil dari penelitian ini berupa hasil interpretasi atau pemaknaan atas konsep nasionalisme yang lebih sesuai dengan perkembangan jaman saat ini.        
PROBLEMATIKA PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF TEORI HUKUM KEADILAN BERMARTABAT Franciscus Xaverius Wartoyo; Teguh Prasetyo
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 5, No 2 (2021): WASKITA: JURNAL PENDIDIKAN NILAI DAN PEMBANGUNAN KARAKTER
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2021.005.02.9

Abstract

Problematika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Perspektif Teori Hukum Keadilan Bermartabat. Adanya pembatasan kegiatan masyarkat selama pandemi covid-19 telah menimbulkan berbagai permasalahan yang rumit. Kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus telah banyak diabaikan, sehingga diperlukan kebijakan dengan pendekatan teori keadilan sosial bermartabat yang mampu menarik simpati warga negara dan masyarakat Indonesia. Sehingga mereka mau melaksanakan peraturan-peraturan yang diberlakukan pemerintah dan menyadari kepentingan peraturan itu sendiri dalam mencegah wabah lebih jauh serta bersedia menaati aturan-aturan dengan tersebut dengan penuh kesadaran dan demi kepentngan bersama karena sesungguhnya pembatasan kegiatan masyarakat dalam masa pandemi saat ini, dilakukan untuk memanusiakan manusia agar selalu sehat, sehingga upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran virus covid-19 mendapat dukungan dari warga negara masyarakat Indonesia dengan penuh kesadaran untuk mematuhi segala bentuk protokol kesehatan yang telah ditentukan. 
NILAI-NILAI BUDAYA KIKI NGI’I SEBAGAI BASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA MASYARAKAT SOA KABUPATEN NGADA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Gisela Nuwa; Maria Bebhe; Nur Syamsyah
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 5, No 2 (2021): WASKITA: JURNAL PENDIDIKAN NILAI DAN PEMBANGUNAN KARAKTER
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2021.005.02.5

Abstract

Nilai-Nilai Budaya Kiki Ngi’i Sebagai Basis Pendidikan Karakter Pada Masyarakat Soa Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Indonesia adalah negara yang memiliki keanekaragaman budaya, salah satunya budaya upacara Kiki Ngi’i (Potong Gigi) yang terjadi kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian yakni: (1) untuk mengetahui proses upacara kiki ngi’i yang akhir-akhir ini sudah mulai ditinggalkan; dan (2)  menggali nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Kiki ngi’i sebagai basis pendidikan karakter  remaja di desa  Soa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif (jenis etnografi). Hasil penelitiannya, yakni: (1) proses upacara kiki ngi’i mencakupi tiga tahapan yaitu awal, pelaksanaan, dan penutup; dan (2) nilai-nilai yang terkandung dalam budaya kiki ngi’i antara lain: kekeluargaan, musawarah mufakat, moral, sosial dan pengakuan. Nilai-nilai udaya Kiki Ngi’i dapat dijadikan sebagai sumber penguatan pendidikan karakter, yakni: nilai agama, nasionalis, integritas, gotong royong, dan mandiri. Semua nilai tersebut menjadi landasan bagi anak perempuan dalam menentukan eksistensinya ketika dewasa secara adat dan siap untuk berumahtangga. 
KONSTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER DI PERGURUAN TINGGI Ardyni Pramesthi Nandalusya; Moses Glorino Rumambo Pandin
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 5, No 2 (2021): WASKITA: JURNAL PENDIDIKAN NILAI DAN PEMBANGUNAN KARAKTER
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2021.005.02.10

Abstract

COMPARISON OF THE REQUIREMENTS FOR CANDIDATE FOR PRESIDENT AND MEMBER OF HOUSE OF REPRESENTATIVE IN THE ELECTION LAW (BASED ON THE PERSPECTIVE OF PANCASILA) Riana Susmayanti
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 5, No 2 (2021): WASKITA: JURNAL PENDIDIKAN NILAI DAN PEMBANGUNAN KARAKTER
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2021.005.02.1

Abstract

Comparison Of The Requirements For Candidate For President And Member Of House Of Representative In The Election Law (Based On The Perspective Of Pancasila). Ideally, the President and House Of Representative are free from nepotism, collusion and corruption in accordance with Law No. 28 of 1999 concerning State Adinistrators Who Are Clean And Free From Corruption, Collusion And Nepotism. However, Law No. 7 of 2017 concerning General Election imposes different conditions between candidate for President and member of House Of Representative. Former corruptors are prohibited from running for President, but can run for the member of House Of Representative on condition that they announce their status as convicted of corruption. This normative juridical research will analyze the unequal requirements of candidate for President and members of House Of Representative, while the positions for the state institutions are equal. The conceptual approach is used to analyze the requirements of candidate for President and members of House Of Representative. Primary legal materials collected through library research include statutory regulations. Furthermore, extensive and systematic (logical) interpretations are used to analyze requirements of candidate for President and members of House Of Representative in various laws and values of Pancasila.
STRATEGI COPING DALAM FILM “FREE GUY” UNTUK PENGEMBANGAN KARAKTER DIRI Nur Rohaeni Fuadi; Rufus Goang Swaradesy
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol 6, No 1 (2022): WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2022.006.01.9

Abstract

Strategi Coping dalam Film “Free Guy” untuk Pengembangan Karakter Diri. Perkembangan teknologi yang pesat mampu mempengaruhi aktivitas manusia. Teknologi mampu mendorong manusia untuk tetap beradaptasi pada segala kondisi, hal tersebut tercermin pada film berjudul Free Guy. Film Free Guy representasi dari realita yang terjadi saat ini, mengingat teknologi dijadikan budaya baru yang berdampak besar terhadap aktivitas dan pola pikir manusia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur kepustakaan dan analisis film. Sumber data primer dari film berjudul Free Guy. Analisis menggunakan deskriptif kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Penelitian ini menghasilkan cerminan penceritaan dalam film layaknya fenomena tekanan yang dihadapi manusia pada kehidupan nyata. Pengalaman dan tantangan yang dihadapi tokoh film Free Guy dapat dijadikan contoh bagaimana membangun karakter melalui strategi coping yang dilakukan.

Page 7 of 15 | Total Record : 141