cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
EFEKTIVITAS SAFETY INDUCTION PT. ANGGRAINI PUTRI PRATAMA Irawan, Fajar Dwi; Yuliana, Lina; Luqmantoro, Luqmantoro; Ananta, Erwin
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.276

Abstract

Safety induction adalah pengenalan dasar dasar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kepada karyawan baru atau Tamu dan dilakukan dengan karyawan setempat dengan jabatan setingkat Supervisory (dari divisi HSE) dan bisa juga dilakukan oleh yang paham tentang K3 dengan level minimum seperti tersebut diatas minimal Foreman dan supervisor up. PT. Anggraini Putri Pratama yang berpusat di kota Balikpapan, yang didirikan pada tahun 2015 merupakan perusahaan yang menjalankan roda usaha dalam bidang pengadaan barang dan jasa. Berdasarkan survei awal, hasil observasi visual, ditemukan berbagai macam kendala dari pekerja yang bekerja di PT. Anggraini Putri Pratama. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektivan program Safety Induction terhadap pekerja PT. Anggraini Putri Pratama. Teknik pengukuran efektivitas evaluasi pelatihan ini menggunakan Teori Gomes (2000, h209). Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif, dengan responden 30 orang, menggunakan data primer diperoleh dengan observasi dan kuesioner dan data sekunder diperoleh dengan data hasil test Safety Induction PT. Anggraini Putri Pratama. Variable penelitian ini terdapat 3 (tiga) yaitu Varible X1 (Feedback),Variable X2 (Test Soal (Pre-test & Post Test) ), dan Variable Y (Dampak). Kemudian penelitian ini menggunakan 3 (tiga) Uji yaitu: Uji validitas, Uji Reliabilitas, Uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian level 1 (satu) reaksi/feedback pelatihan menunjukan masih kurang nya efektif, Hasil Penelitian level 2 (dua) hasil test safety Induction mendapat kan 13% (tiga belas) masih dibawah dari nilai efektifitas 80%, Hasil level 3 perilaku menyimpulkan masih banyak perilaku Unsafe pekerja PT.Aggraini Putri Pratama. Hasil uji Paired Sample T-test diterima dimana terdapat perbedaan yang mencolok antara kedua test (Pre-test dan Post-test). Setelah responden mengikuti Safety Induction PT. Anggraini Putri Pratama terdapat peningkatan pemahaman yang siginifikan pada hasil Post-Test 2). Memperbaiki materi induksi dengan menambahkan gambar-gambar yang memperlancar pencapain tujuan dalam gambar dan mengurangai verbalisme.
PENGENDALIAN BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA AREA BENGKEL DI PT. MANDAU BERLIAN SEJATI ZAINAL ARIFIN BALIKPAPAN Firdaus, Irfan Rizq; Siboro, Impol; Noeryanto, Noeryanto; Fuadi, Yan
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.277

Abstract

Setiap tempat kerja pada umumnya mempunyai bahaya potensial yang cukup beragam dalam proses kerjanya. Bahaya potensial tersebut, apabila tidak dikendalikan dengan sebaik mungkin akan berpotensi untuk terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Oleh karena itu, bahaya potensial sebisa mungkin harus diminimalisir kemungkinan terjadinya, salah satunya melalui upaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dealer memiliki serangkaian kegiatan servis mobil yang melibatkan berbagai macam peralatan yang berpotensi membahayakan keselamatan bagi pekerjanya. Untuk meminimalisir potensi bahaya yang ada di bengkel tersebut, oleh karenanya perusahaan wajib memiliki suatu sistem yang mengatur terkait identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko atau bisa dikenal dengan Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Sejak berdirinya PT. Mandau Berlian Sejati Zainal Arfin sendiri belum pernah adanya di lakukan pengendalian bahaya dan penilaian risiko khususnya di area bengkel dimana bedasarkan pengamatan yang di lakukan menemukan bahaya yang dapat mengancam seperti bahaya kebakaran, kontak langsung dengan bahan bakar, lantai licin dan lain-lain. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yakni penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis, dalam penelitian ini terdapat 10 narasumber terdiri dari 1 Orang Final Cheker, 2 Orang Leader Mekanik dan 7 Orang Mekanik. Dengan presentase sebelum dilakukan pengendalian tambahan Exreme 6%, High 26%, medium 65%, dan low sebanyak 3%. Setelah dilakukan pengendalian tambahan mengalami perubahan yang baik yaitu dengan nilai presentase risiko turun menjadi Medium 17%, dan Low sebanyak 83%.
PROGRAM INSPEKSI DALAM PENCAPAIAN BUDAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT HEXINDO ADIPERKASA TBK BALIKPAPAN Rosyiid, Muhammad Haedar Ali; Rusba, Komeyni; Pongky, Patunru; Swandito, Adji
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.279

Abstract

Budaya keselamatan dan kesehatan kerja (Budaya K3) merupakan kebiasaan atau kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan komitmen pekerja terhadap keselamatan pekerja itu sendiri maupun lingkungan sekitar pekerja. Salah satu budaya keselamatan dan kesehatan kerja yang ada pada PT Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan adalah inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja. Inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja atau bisa juga disebut dengan pemeriksaan dengan cara seksama merupakan pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan karakteristik tertentu yang sehubungan dengan objek inspeksi. Inspeksi dilakukan untuk memeriksa objek untuk memastikan bahwa objek yang diperiksa tersebut telah memenuhi standar tertentu demi terhindarnya kecelakaan kerja yang disebabkan oleh peralatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi budaya keselamatan dan kesehatan kerja terhadap inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja beserta tahapan pelaksanaan inspeksi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dimana data data yang dikumpulkan merupakan kata-kata, data tersebut diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan arsip perusahaan. Data penelitian yang digunakan terdiri dari 2 (dua) jenis data, yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap prosedur pelaksaan inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja dan langkah kerja. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan cara membandingkan antara prosedur pelaksanaan program inspeksi perusahaan dengan peraturan pemerintah nomor 50 tahun 2012 tentang SMK3. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT. Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan telah menerapkan program inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja yang terdiri dari inspeksi terencana dan tidak terencana yang meliputi pelaksanaan, tahapan, dan tindak lanjut dari masing-masing pelaksanaan inspeksi di PT. Hexindo adiperkasa Tbk Balikpapan dan telah sesuai dengan SOP dan peraturan yang berlaku. Maka pelaksanaan, tahapan dan tindak lanjut inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja di PT. Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan tergolong inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja yang sangat baik.
PENCAPAIAN PENERAPAN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PT INTIPRATAMA MULYASANTIKA Kadri, Listiani; Luqmantoro, Luqmantoro; Zainul, L. M.; Maslina, Maslina
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.280

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja guna terciptanya tempat kera yang selamat, aman, efisien dan produktif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran Pencapaian Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 khususnya pada Elemen 2 yaitu tentang Pembuatan dan Pendokumentasian Rencana K3 di PT Intipratama Mulyasantika. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dari Pembuatan dan Pendokumentasian Rencana K3 di PT Intipratama Mulyasantika dengan perincian Rencana Strategi K3 (100%), Manual SMK3 (67%), Peraturan Perundangan dan Persyaratan lain dibidang K3 (57%), Informasi K3 (100%).
IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2015 DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DOKUMENTASI DI FAKULTAS VOKASI UNIVERSITAS BALIKPAPAN Fathoni, Nur; Zulfikar, Iwan; Noeryanto, Noeryanto; Liku, James Everd Adolf
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dalam meningkatkan pemahaman dokumentasi di Fakultas Vokasi Universitas Balikpapan. Penelitian berfokus pada bagaimana implementasi Sistem Manajemen Mutu klausul 7.5 informasi terdokumentasi ISO 9001:2015 di Fakultas Vokasi Universitas Balikpapan. adapun maksud dan tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui apakah implementasi sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 dalam meningkatkan pemahaman dokumentasi di Fakultas Vokasi Univeristas Balikpapan ini sudah sesuai dengan ISO 9001 : 2015 klausul 7.5 tentang Informasi Terdokumentasi. Metode dalam penelitian ini kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Vokasi Universitas Balikpapan mulai januari sampai maret 2022. Adapun objek penelitian ini yaitu seluruh tenaga pengajar serta staf Fakultas Vokasi Universitas Balikpapan, untuk pengumpulan data primer dilakukan wawancara terstruktur kepada 2 tenaga pengajar dan 4 staf fakultas, teknik pengumpulan data meliputi: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di Fakultas Vokasi memenuhi aspek yang diamati namun masih memiliki permasalahan pada tiap-tiap aspek yang diamati sehingga semua kekurangan harus diselesaikan dan mendapatkan nilai keseluruhan 60% terhadap klausul 7.5 informasi terdokumentasi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Fakultas Vokasi Universitas Balikpapan perlu melakukan beberapa perbaikan terhadap permasalahan pada tiap-tiap aspek yang diamati yaitu melakukan penyempurnaan terhadap dokumen bagian struktur organisasi dan bisnis proses, menetapkan sasaran mutu serta memastikan bahwa sasaran mutu konsisten dengan kebijakan mutu dan konteks organisasi dalam penerapan yang berupa analisis swot dalam rencana strategi fakultas disesuaikan dengan kondisi sekarang, membuat SOP pendistribusian dokumen dan penyimpanan informasi terdokumentasi berbasis aplikasi web.
PENGETAHUAN MAHASISWA K3 SEMESTER 8 TERHADAP PERILAKU KEAMANAN PANGAN DI KEHIDUPAN SEHARI-HARI Riki, Riki; Rusba, Komeyni; Setyawati, Nur Falah; Wahyuni, Sri
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.282

Abstract

Masalah tentang keamanan pangan diatur dalam peraturan terbaru dalam Undang-Undang nomor 18 Tentang Pangan Tahun 2012, Peraturan Pemerintah Nomor 86 tahun 2019 tentang keamanaan pangan. Dalam hal ini perkembangan ilmu pengetahuan melalui mata kuliah manajemen keselamatan pangan dan teknologi menuntut mahasiswa untuk lebih cerdas dalam memanfaatkan pengetahuan terhadap keamanan pangan. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, sebelum instrumen atau alat ukur digunakan untuk mengumpulkan data penelitian, perlu dilakukan uji coba. Uji coba kuesioner untuk mencari kevalidan dan reabilitas alat ukur. Uji validitas dan reabilitas instrumen penelitian dilakukan terhadap 30 responden diluar sampel penelitian yang memiliki karakteristik serupa dengan sampel yang diamati. Uji reliabilitas pada penelitian ini menggunakan metode Cronbach Alpha 80 responden mahasiswa K3 semester 8 memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 23 responden (28,8%), sedangkan dengan pengetahuan cukup sebanyak 56 responden (70%), dan pengetahuan kurang sebanyak 1 responden (1,3%). Didapatkan distribusi dari 80 responden perilaku kemanan pangan dikehidupan sehari-hari memiliki perilaku baik sebnayak 17 responden (21,3%), sedangkan responden dengan perilaku cukup sebanyak 59 responden (73,8%), dan 4 responden (5,0%) dengan perilaku kurang. Pada hasil uji statistik menggunkan chi square dengan derajat kepercayaan 95% atau α0,05 dan didaptkan nilai p-value yaitu 0,00 (p0,05) berdasarkan hasil dari nilai tersebut yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan mahasiswa K3 terhadap perilaku keamanan pangan di kehidupan sehari-hari.Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa 23 responden (28,8%) dengan katagori baik sebanyak 23 responden, 56 responden (70.0%) dengan katagori cukup, 1 responden (1,3%) dengan katagori cukup, perilaku mahasiswa dengankatagori baik sebanyak 12 responden (21,8%), 59 responden (73,7%) perilaku cukup, 4 responden (5,0%) katagori kurang.
PENGGUNAAN FULL BODY HARNESS PADA PEKERJA PERANCAH DI PT GRAHA MANDALA SAKTI BALIKPAPAN Ningrum, Widhah Puspa; Siboro, Impol; Zainul, L. M.; Saputra, Dharma
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.283

Abstract

Bekerja di ketinggian memiliki risiko yang cukup tinggi, sehingga perlu diterapkan stadar operasional prosedur yang mengatur tentang bekerja di ketinggian. Adanya standar operasional prosedur tersebut bertujuan untuk melindungi tenaga kerja dari risiko yang mungkin terjadi selama melakukan pekerjaan. Walaupun telah terdapat standar operasional prosedur tapi masih tetap ada beberapa kecelakaan saat melakukan pekerjaan di ketinggian. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode porposive sampling. Dimana peneliti menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri – ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian sehingga diharapkan dapat menjawab permasalahan penelitian. Penggunaan alat pelindung diri berupa full body harness di PT Graha Mandala Sakti mewajibkan pekerja yang bekerja di ketinggian.Penerapan penggunaan full body harness di PT Graha Mandala Sakti sudah sangat baik dilihat dari kesadaran pekerja saat sebelum memulai pekerjaan. Jenis body harness yang di gunakan di PT Graha Mandala Sakti menggunakan body harnes double lanyard shock absorber. Dari hasil observasi dan wawancara mendalam dengan informan PT Graha Mandala Sakti memiliki tenaga ahli yang berpengalaman dan bersertifikat dalam bidang instalasi scaffolding atau yang disebut scaffolder. Seorang scaffolder harus memiliki persyaratan fisik yang sehat, mental dan keberanian yang tinggi, disiplin dan bertanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaannya tidak mudah gugup apabila diatas ketinggian dan tidak ceroboh. Penggunaan full body harness pada pekerja perancah di PT Graha Mandala Sakti telah dilakukan sesuai dengan prosedur perusahaan. Ketersediaan mengenai APD berupa full body harness di PT Graha Mandala Sakti sudah baik. PT Graha Mandala Sakti selalu menyosialisasikan APD ke pekerja baik dalam bentuk lisan maupun dalam bentuk media cetak.
ANALISIS RISIKO DAN PENGENDALIAN BAHAYA PEKERJAAN PERBAIKAN DRAINASE PADA PT. RAYY EMPAT PILAR Zulkifly, Zulkifly; Siboro, Impol; Zainul, L. M.; Purwanti, Sri
IDENTIFIKASI Vol 9 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v9i2.284

Abstract

Drainase merupakan salah satu fasilitas dasar ysang dirancang sebagai sistem, guna memenuhi kebutuhan bangunan dan masyarakat dan merupakan komponen penting dalam perencanaan bangunan agar dapat mengalirkan limbah ataupun air. Drainase adalah pembuangan massa air secara alami atau buatan dari permukaan atau bawah permukaan dari suatu tempat. Pembuangan ini dapat dilakukan dengan mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Drainase merupakan bagian penting dalam penataan sistem penyediaan air di bidang tata ruang. Berdasarkan fokus penelitian ini mengenai Analisis Risiko dan Pengendalian Bahaya pada pekerjaan perbaikan drainase di PT. Rayy Empat Pilar maka peneliti menggunakan metode kualitatif.Potensi bahaya yang yang teridentifikasi pada 7 aktifitas dalam pekerjaan perbaikan drainase terdapat 70 bahaya diantaranya 0 bahaya rendah, 58 bahaya sedang, dan 12 bahaya Tinggi. Untuk area kerja perbaikan drainase cukup curam dikarenakan drainse yang rusak tersebut dan juga berada disamping area longsor yang cukup berpotensi untuk terjadi kembali longsor pada musim hujan ini.
PENERAPAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP TENAGA KERJA DINAS PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Januardhana, Muhammad Rizky; Rusba, Komeyni; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.298

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) adalah alat-alat atau perlengkapan yang wajib digunakan untuk melindungi dan menjaga keselamatan pekerja saat melakukan pekerjaan yang memiliki potensi bahaya atau resiko kecelakaan kerja. Karya Tulis Ilmiah ini membahas tentang Kepatuhan Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) Pada Tenaga Kerja Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penajam Paser Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi fenomena yang mempengaruhi kepatuhan dalam pemakaian alat pelindung diri pada tenaga kerja pemadam kebakaran. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan wawancara dan observasi langsung dengan menggunakan desain fenomenologi. Hasil dan pembahasan berdasarkan variabel yang berkaitan dengan kepatuhan pemakaian APD dapat disimpulkan bahwa kepatuhan informan dalam pemakaian APD tergolong baik, dikarenakan adanya pengawasan dan sanksi yang ketat. Peningkatan dan faktor pengetahuan, sikap, fasilitas perlu dilakukan agar kepatuhan pemakaian APD dapat sepenuhnya berjalan dengan baik.
PENERAPAN JOB SAFETY ANALYSIS SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN BAHAYA DI PT. TELKOM AKSES BALIKPAPAN Hesti, Putri Puspita; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 10 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i1.309

Abstract

Kecelakaan kerja banyak membawa dampak bagi perusahaan dan pekerja antara lain korban jiwa, hilang atau berkurangnya jam kerja, kerugian aset dan lainnya. Berdasarkan data Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan 2022, jumlah kecelakaan kerja di Indonesia sebanyak 265.334 kasus sejak Januari-November 2022. Jumlah tersebut naik 13,26% dibandingkan sepanjang tahun 2021 yang sebesar 234.270 kasus. Salah satu diantaranya adalah kasus mengenai 5 pekerja Telkom tersengat listrik di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara pada Senin 9 Januari 2023 sekitar pukul 10.00 WITA. Hal ini terjadi karena kurangnya kepatuhan dan kesadaran teknisi menggunakan APD, serta pengetahuan tentang bekerja di area dan kondisi yang tidak aman. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukanlah penelitian mengenai Penerapan Job Safety Analysis Sebagai Upaya Pengendalian Bahaya di PT. Telkom Akses Balikpapan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis potensi bahaya dan pengendaliannya pada pekerjaan pemasangan layanan Indihome baru menggunakan metode Job Safety Analysis di PT. Telkom Akses Balikpapan. Jenis Penelitian ini adalah Kualitatif dengan pengambilan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa dalam pekerjaan Instalasi jaringan baru pelanggan Indihome. PT Telkom Akses Balikpapan memiliki 9 langkah pekerjaan dengan potensi bahaya yang ada pada setiap Langkah pekerjaannya dan Upaya pengendalian resikonya. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa PT Telkom Akses sudah menerapkan Job Safety Analysis sebagai salah satu instrumen untuk mengidentifikasi sumber bahaya dan penanggulangannya pada setiap langkah pekerjaan instalasi jaringan baru ke pelanggan Indihome.