cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,117 Documents
Dampak Perilaku Sosial Mengenai Pandangan Masyarakat Terhadap Kesetaraan Gender Joan Meta Wibowo; Marcella Angeli Kesek; Ketilina Tumandung; Mint Husen R Aditama
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4378

Abstract

Abstrak (Indonesia).Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Dampak Perilaku Sosial Mengenai Pandangan Masyarakat Terhadap Kesetaraan Gender.  Banyaknya masyarakat terdampak perilaku sosialnya mengenai pandangan mereka terhadap kesetaraan gender . Pengaruh ini besar bagi kesetaraan gender dimana pandangan mereka tentang kesetaraan gender memiliki pengaruh besar terhadap perilaku sosial mereka . Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus yang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang bersifat interpretatif, informan dalam penelitian ini adalah perwakilan masyrakat yang tinggal di sekitar lingkungan Tomohon dengan teknik pengambilan informan yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana Dampak Perilaku Sosial Mengenai Pandangan Masyarakat Terhadap Kesetaraan Gender. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pandangan masyarakat memiliki dampak terhadap perilaku sosial mereka mengenai kesetaraan gender terlebih dalam pemenuhan hak yang sama di bidang pendidikan, pembagian tugas rumah tangga yang merata,adanya kebebasan dalam menentukan pilihan pendapat, kebebasan dalam pengambilan keputusan, dan terjadinya peningkatan ekonomi Kata Kunci: Pandangan Masyarakat, Kesetaraan gender,Perilaku Sosial
Teaching Simple Structure by Using Snakes and Ladders Games to Improve Students’ Speaking Skill Muhammad Wahyu Hadi; Masyudi - -
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4370

Abstract

This article discusses teaching strategies in teaching simple structure with snakes and ladders games to improve students’ speaking skill. Specifically, this article presents how teaching through games can improve students’ speaking by using snake and ladder games in simple structure. Teaching English by using board game materials (snakes and ladders) is great for learning English simple structure. This activity allows students to improve their understanding. This game is a simple and fun media for students. It can be found that from observation, questionnaires and writing and speaking exercises in learning English by using the ladder snake game. From the questionnaire data, it can be seen that all student answers that media board games can improve students' speaking ability. The sample of the research is class VII A MTS Sulamul Ma’ad Penujak in academic year 2022/2023 and there are 20 students in this class consisting of 7 male and 13 female. The data collection used direct observation techniques, measurement techniques and documentation techniques. The techniques of data analysis used descriptive and qualitativeIt was found that students enjoy, interesting, learn while playing, effective, understand, think creatively and remember the material. The use of the ladder snake game to teach speaking and writing competence improves students' ability in simple structure. This media is not only easy but also brings many advantages and effectiveness in teaching English. This was seen in the pre-test, cycle I, and cycle II in learning processes. It increased by 40% during the learning process from the pre-test  to the Cycle I, taking the overall proportion to 85%. This may be because students are unfamiliar with the learning process by using the games of snakes and ladders. These were well implemented with an average category score of 75.72. The increase in student learning outcomes recorded a 10% increase from Cycle I to Cycle II, while the overall percentage of passing students increased to 85%. In other words, improving student learning outcomes at each level is a good improvement category with an average score of 80.33.Keywords: teaching, simple structure, snakes and ladders, fun, understanding
Penerapan Metode Storytelling Menggunakan Media Hand Puppet Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Taman Kanak-Kanak Nurhayati Nurhayati; Amiruddin Amiruddin; Juanda Juanda; Elfira Elfira
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4618

Abstract

Mengajarkan berhitung di TK perlu metode yang menarik, karena pada masa ini adalah masa bermain. Storytelling dapat menjadi metode yang cocok untuk mengajarkan berhitung pada anak TK, karena storytelling mengandung unsur bermain dan humor yang mendorong anak ikut aktif dalam kegiatan pembelajaran. Kondisi di lapangan masih banyak Pembina anak TK yang belum bisa menerapkan metode yang cocok untuk mengajarkan berhitung, sehingga kegiatan belajar berhitung menjadi membosankan dan beban bagi anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan metode storytelling menggunakan media hand puppet untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak TK. Melalui bercerita anak-anak usia muda menjadi lebih tertarik dan fokus memperhatikan/menyimak yang di ajarkan, karena cerita dapat mendorong anak-anak aktif tanpa merasa dipaksa untuk belajar. Metode storytelling menggunakan hand puppet membuat proses pembelajaran menjadi menarik dan tidak membosankan bagi anak-anak, karena ceritera itu bersifat fleksibel dan mengandung unsur seni, humor, serta lebih cepat menjangkau aspek kognitif, afektif dan psikomotorik anak-anak. Penelitian ini rmenggunakan pendekatan kualitatif metode studi pustaka, yakni mengkaji referensi-referensi yang relevan dengan masalah yang di teliti. Pustaka tersebur dapat berupa buku pustaka dan jurnal hasil penelitian tentang penerapan storytelling menggunakan media hand puppet untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada anak taman TK. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode storytelling menggunakan media hand puppet dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak TK usia 4-6 tahun, anak-anak senang mendengarkan cerita, anak-anak senang bercerita dengan boneka, bercerita menimbulkan suasana belajar menjadi menarik dan menyenangkan, serta mendorong anak-anak aktif dan kreatif dalam mengembangkan imajinasi, sehingga kegiatan belajar tidak menjadi beban bahkan anak-anak lebih senang dalam belajar berhitung.
Analisis Kemampuan Kreativitas Penyelesaian Masalah Matematika Mahasiswa Berdasarkan Gaya Kognitif Reflektif Dan Impulsif Manurung, Mayor M.H.; Hadiyanti, Yosefin R.
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4810

Abstract

Salah satu gaya kognitif yang banyak mendapat perhatian para peneliti adalah gaya kognitf reflektif dan impulsif. Gaya kognitif reflektif dan impulsif menentukan pendekatan yang dipilih para mahasiswa dalam penyelesaian masalah. Oleh karenanya, peneliti perlu mengkaji lebih dalam tentang kreativitas penyelesaian masalah matematika berdasarkan gaya kognitif reflektif dan impulsif. Oleh karenanya untuk mencapai tujuan tersebut, jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana peneliti akan berusaha melakukan pemeriksaan secara teliti, hati-hati, detail dan mendalam dengan melakukan eksplorasi terhadap mahasiswa tentang apa yang dipikirkan, dilakukan, ditulis, diucapkan, maupun gerakan tubuh saat proses pengukuran gaya kognitif dan kreativitas penyelesaian masalah matematika. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa mahasiswa reflektif termasuk dalam kategori kreatif karena mampu memenuhi kefasihan dan kebaruan dalam penyelesaian masalah matematika sedangkan mahasiswa impulsif termasuk kategori kurang kreatif karena hanya memenuhi kefasihan dalam penyelesaian masalah matematika
Meningkatkan Hasil Belajar Produksi Pengolahan Hasil Hewani Melalui Pembelajaran Project Based Learning Triandari, Nurul
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Produksi Pengolahan Hasil Hewani  kelas XI APHP1  SMK Negeri  1 Cangkringan. Adapun cara yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan model Project Based Learning (PjBL). Model penelitian ini terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Subjek penelitian siswa kelas XI APHP1 yang terdiri dari 35 siswa. Objek penelitian adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran Produksi Pengolahan Hasil Hewani . Pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Data kualitatif dianalisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan Proses penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar  pada materi memproduksi hasil ikan pada siswa kelas XI APHP1 SMK Negeri 1 Cangkringan yaitu Pada siklus I  siswa yang telah tuntas atau mencapai KKM 75  berjumlah 20 siswa ( 57,1 %), sedangkan siswa  yang belum tuntas ( dibawah KKM 75)  berjumlah 15 siswa  ( 42,9 %).  Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang telah tuntas atau  mencapai KKM 75  berjumlah 27 siswa ( 77,1 %), sedangkan yang belum tuntas  ( dibawah KKM 75)  berjumlah 8 siswa  ( 22,9 %). Disimpulkan bahwa model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Produksi Pengolahan Hasil Hewani kelas XI APHP1 SMK Negeri 1 Cangkringan.
Analisis Kematangan Emosi Dan Perilaku Agresi Verbal Pada Remaja Di Kota Tomohon Oktaveri armadi, Andi Arga; Sasuwu, Chrispian Brainerd; Milala, Enta Olivia BR S.; Warawarin, Klaudia; Aditama, Mint Husen Raya; Kasenda, Rinna
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4337

Abstract

This study aims to find out how emotional maturity and verbal aggression are in adolescents in the city of Tomohon, North Sulawesi. This type of research is a type of case study research that uses qualitative methods with an interpretive phenomenological approach. The informants in this study were a group of five youths using a purposive sampling technique to collect informants. Collection techniques, namely observation, interviews, and documentation were carried out to analyze emotional maturity and verbal aggression in a group of adolescents. The results of this study concluded that there was a negative effect between emotional maturity and verbal aggression in a group of adolescents which was inversely proportional, where if the value of emotional maturity went up, the value of aggressiveness would decrease and vice versa. the results of this study concluded that the relationship between emotional maturity and verbal aggression is very significant, meaning that these two things are very strongly related.
Upaya Mengatasi Learning Loss Baca Tulis Pada Anak-Anak Asli Papua Ubaidillah, A; Maryati, Sulis
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4841

Abstract

Learning loss merupakan keadaan menurunnya kemampuan akademik peserta didik, dimana peserta didik kehilangan pengetahuan dan keterampilan baik secara umum atau khusus. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya mengatasi learning loss pembelajaran baca tulis anak-anak asli Papua di Rumah Belajar KBLC Jayapura. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif menggunakan data sekunder yang diambil dari berbagai sumber, dan lokasi penelitian di Rumah Belajar KBLC Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya mengatasi learning loss pembelajaran baca tulis pada anak-anak asli Papua di Rumah Belajar KBLC Jayapura melalui; 1) Tes diagnosis pada anak-anak asli Papua yang akan mendaftar sebagai peserta didik di Rumah Belajar KBLC Jayapura, tes dilakukan untuk mengelompokkan peserta didik berdasarkan kemampuannya masing-masing, 2) Merancang pembelajaran yang bervariasi, setiap guru yang akan mengajar membuat lesson plan sebagai persiapan mengajar dengan berbagai metode variatif, seperti penggunaan metode games dan bermain kartu dengan pengucapan volume tinggi (membuka mulut dan bersuara lantang), hal ini dilakukan agar peserta didik merasa belajar rasa bermain atau bermain sambil belajar, sehingga mereka enjoy dan senang dalam belajar, 3) Menggunakan pendekatan yang baik, seperti penggunaan WhatsApp sebagai media pendukung upaya pendekatan guru kepada peserta didik dalam membangun komunikasi yang baik , dan 4) Evaluasi berkelanjutan. 
Kurangnya Sex Education Karena Persepsi-Persepsi Negatif Di Lingkup Masyarakat Supit, Elshaday; Pantow, Anssy; Karamoy, Pingkan; Y Aditama, Mint Husen
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4343

Abstract

This journal was created to find out whether in this day and age discussing sex is still a taboo subject for some people. This study aims to see whether talking about sex in society is still classified as sensitive and whether teenagers receive sex education while at school. And from the results of this study it was found that there wasstill a lack of sex education received by children (adolescents). The research that we conducted using the observation method, the interviews that were obtained in the field, the fact that discussing sexual matters is still a negative thing in the environment. The purpose of this study is to provide information and understanding of sex education in the community who have negative perceptions of the importance of sex education from parents, children, individuals and groups
Analisis Faktor-Faktor Kesulitan Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas Vii Madrasah Tsanawiyah Nurul Hikmah Gantar Indramayu Supanto, Supanto; Fanirin, Moch Hasyim; Arifin, Moh Mas'ud
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4733

Abstract

Based on observations in several Madrasah Ibtidaiayah and Madrasah Tsanawiyah neighborhoods in the areas of Mekarsari, Haukolot and Gantar, many students when asked Arabic they looked embarrassed and could not answer from this problem which motivated the author to raise the title related to "Analysis of the Factors of Difficulty in Learning Arabic Students class VII at Madrasah Tsanawiyah Nurul Hikmah Gantar. Indramayu". The purpose of this study 1) To find out what factors are the difficulties in learning Arabic for the seventhgrade students of Madrasah Tsanawiyah Nurul Hikmah Gantar Indramayu 2) To find out what affect the difficulties in learning Arabic for the seventh grade students of Madrasah Tsanawiyah Nurul Hikmah Gantar Indramayu. This research method uses qualitative descriptive by using a naturalistic qualitative approach. The object of this research is Arabic teacher and seventh grade student of Madrasah Tsanawiyah Nurul Hikmah Gantar. The data sources of this research use primary data and secondary data. Data collection procedures use observation, interviews and documentation. Based on the results of the study, the factors of difficulty in learning Arabic at MTs Nurul Hikmah Gantar can be concluded that the factors that cause students difficulties in learning Arabic include 1) lack of interest and motivation from within students to learn Arabic, second, namely the difficulty of students reading and understanding the meaning of Arabic. of every Arabic vocabulary, third is parental attention to students about awareness and encouragement to learn outside school, fourth is the teacher's delivery method which is too monotonous, that is, only uses the lecture method and the use of learning media only uses books so that students feel not interested in learning. Arabic 2) influence the difficulty of learning Arabic for students of grade VII Madrasah Tsanawiyah Nurul Hikmah Gantar Indramyu internal students, school environment factors and family and community environments.
Implementasi Konsep Kerja Sama Internasional Dalam Edukasi Anti Korupsi Meganingratna, Andi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4824

Abstract

As a global phenomenon, corruption is something that plagues almost all countries and its negative impact can specifically affect the growth of a country. This corruption cannot be dealt with by relying solely on domestic efforts. One way to do this is through anti-corruption education through international cooperation. This research aims to see how the implementation of international cooperation in educating people and countries about the importance of anti-corruption initiatives globally. Using the concept of international cooperation, it is found that many international organizations have incorporated the importance of anti-corruption education into their programs. This education is carried out through cooperation so that the results can be more evenly distributed among member countries. International cooperation ensures procedures in reducing corruption and promoting increased public integrity.

Page 42 of 112 | Total Record : 1117