cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 2,403 Documents
Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Budaya Sekolah : Studi Literatur Insani, Listriasa Jihad; Basuki, Agus
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.6401

Abstract

Budaya sekolah memiliki peran penting untuk membentuk karakter peserta didik. Pendidikan karakter yang positif didapatkan dari peserta didik dari lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat yang baik. Tujuan penelitian ini yaitu memahami beberapa budaya sekolah yang ada apakah membantu dalam pembentukan karakter peserta didik melalui pendidikan karakter yang ada di sekolah sehingga membuat peserta didik dapat memiliki karakter yang baik. Metode yang digunakan yaitu studi literatur atau studi kepustakaan dengan mengumpulkan beberapa penelitian untuk direview dan sebagai acuan. Jurnal didapatkan melalui googlescholar dengan aplikasi publish & perish 8. Hasil penelitian yaitu budaya di sekolah dengan kegiatan pembiasaan, mengajak untuk literasi, dan dengan rencana serta pelaksanaan yang baik akan membuat peserta didik mampu memiliki karakter yang baik. Karakter yang baik peserta didik akan membuat peserta didik dapat terhindar dari masalah-masalah dalam hal pribadi, sosial, belajar, dan karir dirinya.
Analisis Karakter Tanggung Jawab Siswa melalui Kegiatan Pramuka Suhendra, Dandi; Sulistri, Emi; Anitra, Rien
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.6049

Abstract

PPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter tanggung jawab pada siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri 89 Singkawang.Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitaif yang bersifat deskriptif.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V, guru kelas, pembina pramuka, dan kepala sekolah di Sekolah Dasar Negeri 89 Singkawang. Objek penelitian ini adalah tempat, perilaku, dan aktivitas siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri 89 Singkawang.Hasil penelitian didapatkan bahwa karakter tanggung jawab siswa pada saat observasi pada indikator melakukan tugas yang diberikan dengan baik dengan skor 66 dikategorikan sudah berkembang, indikator menghindari kecurangan dalam mengerjakan tugas dengan skor 67 dikategorikan sudah berkembang, indikator pelaksanaan tugas piket yang teratur dengan skor 66 dikategorikan sudah berkembang, indikator bertanggung jawab atas kata, sikap, dan tindakan dengan skor 65 dikategorikan sudah berkembang. Adapun skor keseluruhan dari indikator tanggung jawab sebesar 66 dan sejalan dengan hasil wawancara siswa dengan kategori sudah berkembang. Dengan demikian, karakter tanggung jawab siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri 89 Singkawang sudah berkembang.
Implementasi Integrasi Kurikulum IPC (International Primary Curriculum) dan Merdeka di SD Nasional Plus Indonesia Alfianti, Christina Devi; Riputri, Riputri; Hadiyanti, Agnes Herlina Dwi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.5875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kurikulum IPC (International Primary Curriculum) dan untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dari implementasi kurikulum IPC yang ada di SD Cahaya Bangsa Utama Yogyakarta. Selain itu juga bertujuan untuk melihat bagaimana integrasi antara kurikulum internasional dengan kurikulum nasional di sekolah Indonesia. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif, yang melibatkan kepala sekolah, pengembang kurikulum developer, serta guru-guru dari SD Cahaya Bangsa Utama sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil temuan menunjukkan bahwa dalam implementasi kurikulum IPC di SD Cahaya Bangsa Utama berjalan dengan baik, hal ini bisa diketahui dari beberapa hal, yaitu pertama dari proses perencanaan implementasi kurikulum IPC dilakukan secara rutin pada awal tahun ajaran dengan melibatkan semua guru yang terlibat melalui workshop khusus sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Selain itu, guru-guru mampu membangkitkan antusiasme siswa dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan. Hal ini tentu dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam memahami kurikulum ini. Namun, terdapat kelemahan dalam implementasi kurikulum IPC, dimana sekolah dan guru masih mengalami kesulitan dalam menyelaraskan budaya yang dimiliki oleh siswa
Pendidikan Adab dalam Membentuk Akhlak Siswa Dhimas Arya Permady; Hadi Nur Taufik; Dina Mardiana
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5734

Abstract

Salah satu permasalahan yang terjadi dalam dunia pendidikan saat ini adalah kurangnya adab yang baik di kalangan siswa. Banyak siswa yang pintar dan sukses, tetapi kurang memiliki adab yang baik. Kepribadian siswa tercermin dalam akhlak mulia yang akan mengantarkan siswa tersebut pada harkat dan martabat yang agung. Maka dari itu, kedudukan adab dalam pendidikan sangat perlu diterapkan bahkan bisa dikatakan wajib sekolah tersebut mementingkan suatu adab sebelum ilmu. Saat ini, adab yang yang mulia mahal dan sulit ditemukan. Penelitian ini berfokus pada pendidikan adab dalam membentuk akhlak siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui penerapan adab pada siswa agar terbentuknya akhlak yang mulia. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif untuk mengangkat fakta, keadaan, variabel, dan fenomena-fenomena yang terjadi, Jenis penelitian ini adalah fenomenologi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data mencakup tiga teknik analisis data kualitatif yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan penguatan adab pada siswa urgen dilakukan agar terbentuknya akhlak yang mulia. Pendidikan adab tersebut dilakukan dengan cara pembiasaan, dan proses pelaksanaan pendidikan adab yang meliputi berbagai kegiatan dengan istilah ta’dib, akhlak yang diterapkan siswa
Pengaruh Model Pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explan, Create terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Mastina, Mastina; Setyaningrum, Vidya
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.6285

Abstract

Model pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explan, dan Create sangat cocok dengan keadaan di Indonesia saat ini, terutama dengan keadaan guru dan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif model pembelajaran RADEC untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada peserta didik kelas 5 materi energi dan perubahannya di SDN 09 Pontianak Timur. Sebagai jenis penelitian kuantitatif, penelitian ini menggunakan metode quasi-experiment dan menggunakan desain kontrol pretest-posttest. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta didik kelas 5 materi energi dan perubahannya di SDN 09 Pontianak Timur sebelum menggunakan model pembelajaran RADEC memiliki kemampuan awal yang hampir sama. Peserta didik kelas 5 materi energi dan perubahannya di SDN 09 Pontianak Timur mengalami peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi setelah menggunakan model pembelajaran RADEC, tetapi peningkatan ini tidak signifikan. Ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran RADEC terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik dibandingkan dengan sebelum menggunakannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran RADEC memiliki pengaruh terhadap keterampilan berpikir tinggi, tetapi tidak signifikan
Peran Kepala Sekolah dalam Memaksimalkan Work Engagement Guru Nor Maya; Fitri Nur Mahmudah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5934

Abstract

Peran kepala sekolah sangat penting untuk mempengaruhi serta membimbing semua personal bekerja sama dalam mencapai tujuan organisasi work engagement sekolah. Untuk mengetahui pentingnya peran kepala sekolah dalam memaksimalkan guru dalam lembaga pendidikan. Peneliti tertarik untuk meneliti tentang bagaimana “Peran Kepala Sekolah dalam Memaksimalkan Work Engagement pada lembaga pendidikan di SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Balikpapan”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Balikpapan. Berdasarkan temuan hasil penelitian/Berdasarkan peta konsep yang dihasilkan, penelitian ini memiliki novelty yang terdiri dari 5 komponen penting peran kepala sekolah dalam memaksimalkan work engagement guru di SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Balikpapan yaitu tugas kepala sekolah, perilaku kepemimpinan, target sekolah, program work engagement, evaluasi work engagement. Perencanaan yang tepat oleh kepala sekolah melalui perumusan, perencanaan, pengembangan misi, visi, rencana kerja, anggaran, program induksi dan tujuan sekolah memilik peran terhadap work engagement guru, yang nantinya memiliki dampak terhadap target sekolah dengan pendekatan program work engagement guru. Kompetensi kepemimpinan dituntut memberikan peran dalam memaksimalkan work engagement guru dengan memberikan menunjukkan kepedulian, motivasi positif, bimbingan dan arahan dapat menumbuhkan work engagement guru. Program work engagement menjadi strategi yang tepat untuk mencapai target sekolah di masa sekarang dan masa akan datang.
Media Pembelajaran Berbasis Autoplay Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Alfian, Izar; Zainuddin, Mohammad; As’ari, Abdur Rahman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.6346

Abstract

Kendala pendidikan pada saat implementasi mengenai berpikir kritis masih tergolong dalam kriteria tingkatan yang sangat rendah dengan persentase sekitar 45% .Dalam menanamkan konsep berpikir kritis kepada siswa maka perlunya penanaman berpikir kritis sejak dini sejak siswa berada pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan memiliki tujuan untuk menghasilkan media berbasis Autoplay materi usaha pelestarian lingkungan untuk melatih kemampuan siswa untuk berpikir kritis di kelas 5 SD dengan kriteria valid, efektif dan praktis. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D terdiri atas 4 tahap utama yaitu: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Hasil pengimplementasian dari produk peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang disajikan tabel diperoleh bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 atau kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan apabila hipotesis nol Ho ditolak sedangkan hipotesis penelitian H1 diterima. Berarti terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa antara kelas sebelum penggunaan media dan sesudah penggunaan media. bahwa t-hitung (- 12.302) lebih kecil dari t-tabel (1.701). Dengan demikian, penggunaan media berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis, kepraktisan dari guru dan siswa  sebesar 85%, nilai kevalidan sebesar 90%, keefektifannya menunjukkan signifikansi dengan hasil perbedaan rata-rata pretest dengan posttest sebesar 21.071. Maka pengembangan media autoplay dinyatakan valid, praktis, dan efektif serta dapat melatih berpikir kritis.
Pondok Pesantren Modern: Politik Pendidikan Islam dan Problematika Identitas Muslim Surya Bakti; Salminawati Salminawati; Usiono Usiono
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.6052

Abstract

Pondok pesantren merupakan tempat pendidikan tradisional dan tertua yang keberadaannya dapat dirasakan hingga saat ini. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui sudut pandang pondok pesantren modern dalam menilai dan mengamati politik serta problematika identitas muslim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Systematic Literature Review, ditemukan 26 artikel yang sesuai dengan kriteria, dengan string pencarian tahun 2018 hingga 2023 namun karna keterbatasan waktu penulis membatasi untuk menganalisisnya sebanyak 7 artikel. Tantangan tunggal pesantren pada masa modern adalah adanya gesekan-gesekan globalisasi atau bisa disebut dengan tantangan modernisasi yang bersifat kompleks. Dalam menghadapi tantangan zaman, pesantren juga harus senantiasa memegang prinsip-prinsip pembaruan dengan tetap memiliki kebijaksanaan menurut ajaran Islam, memiliki kebebasan yang terpimpin, berkemampuan mengatur diri sendiri, memiliki rasa kebersamaan yang tinggi, menghormati orang tua dan guru, cinta kepada ilmu, mandiri dan sederhana. Kesedian pesantren dalam membuka diri untuk menerima lembaga- lembaga modern merupakan harapan besar untuk memajukan pendidikan Islam dalam rangka merespon tantangan globalisasi yang dinahkodai oleh kaum sekuler.
Kurikulum Pendidikan Dasar di Negara Finlandia dan Singapura Dhimas Rega Pradana; Dellawati Dellawati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i2.6091

Abstract

Finlandia dan Singapura merupakan contoh menarik karena keduanya memiliki pendekatan berbeda dalam memberikan pendidikan kepada anak bangsanya, namun sama-sama mendulang sukses, Finlandia terkenal dengan sistem pendidikan santai yang tak memforsir dan menekan siswanya, sementara sistem pendidikan di Singapura cenderung sangat disiplin dan membuat siswanya mati-matian belajar. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui telaah dan analisis kurikulum Sekolah Dasar di Finlandia dan Singapura sebagai negara yang memiliki reputasi pendidikan terbaik di dunia menurut PISA, Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research),  mengkaji sumber data yang terdiri dari literatur-literatur yang berkaitan, hasil penelitian menjelaskan bahwa kurikulum Finlandia lebih ditekankan pada kemandirian dan tanggung jawab, tapi kesemuanya itu sama-sama bertujuan untuk membentuk pribadi dalam rangka menjadi masyarakat yang etis dan berkarakter baik. kurikulum di Singapura, keunggulan sistem pendidikan yang ada di Singapura terletak pada kebijakan dua bahasa (bahasa Inggris dan bahasa ibu yaitu : melayu, mandarin, tamil (Thailand)) dan kurikulum yang lengkap dimana inovasi dan semangat kewirausahaan menjadi hal yang sangat diutamakan. pendidikan formal yang ada di Singapura dimulai dari jenjang kindergarten school atau setara dengan taman kanak-kanak (tk) di Indonesia. Singapura dan Finlandia memiliki kurikulum yang berbeda dan memiliki keunggulan masing-masing untuk membentuk pribadi yang berpendidikan baik.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Berbasis TIK Melalui In House Traingin (IHT) di SDN 02 Moga Rahayu, Purwanti; Sulistyo, Wicaksono Yuli
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.5757

Abstract

Potensi sumber daya guru itu perlu dikembangkan terus agar dapat melakukan fungsinya secara potensial. Salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia ialah melalui proses pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi proses kegiatan In House Training (IHT) yang dapat meningkatkan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Berbasis TIK dan mendeskripsi penggunaan kegiatan In House Training (IHT) dapat meningkatkan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Berbasis TIK di SD Negeri 02 Moga Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang Semester I Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini adalah tindakan sekolah yang dilakukan kepala sekolah selama 2 siklus dengan subjek penelitian adalah 10 orang guru, instrumen menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan persentasi untuk mengukur keberhasilan penelitian ini. Penilaian ini menghasilkan peningkatan kualitas yaitu dari 29,50 atau 59%, dalam siklus 1 menjadi 33,40 atau 66,8%, dan pada siklus 2 mencapai rata-rata 39,60 atau 79,3%.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue