cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 2,504 Documents
Analisis Manajemen Pendidikan melalui Pengelolaan Pembiayaan dan Fasilitas Pembelajaran terhadap Mutu Sekolah Lina Herlina; Cucu Atikah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.8995

Abstract

Penelitian ini membahas mutu sekolah dari sisi tata kelola sumber daya, terutama pembiayaan pendidikan dan fasilitas pembelajaran. Mutu sekolah dipahami sebagai hasil kerja manajerial yang tampak pada layanan pembelajaran, kesiapan sarana, kedisiplinan, dukungan orang tua, dan capaian peserta didik. Tujuan penelitian adalah menggambarkan kondisi manajemen pembiayaan, fasilitas pembelajaran, dan mutu sekolah, lalu menguji pengaruh pembiayaan dan fasilitas terhadap mutu sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Responden berjumlah 33 kepala SMP di Sub-Rayon 1 Kabupaten Pandeglang. Data diperoleh melalui angket, wawancara, dan observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan pembiayaan termasuk kategori tinggi. Fasilitas pembelajaran dan mutu sekolah masuk kategori sangat tinggi. Secara parsial, pembiayaan pendidikan memberi total pengaruh 35,5% terhadap mutu sekolah. Fasilitas pembelajaran memberi total pengaruh 37,6%. Secara bersama-sama, dua variabel tersebut menjelaskan 38,5% perubahan mutu sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas sekolah dapat diperkuat melalui perencanaan anggaran yang cermat, penggunaan dana yang tertib, pengawasan yang jelas, dan pemanfaatan fasilitas yang sesuai kebutuhan belajar.
Mengintegrasikan Segitiga Tali Temali Perkawinan Perspektif Qs. Ar-Rum: 21 dan Teori Cinta Robert Sternberg Sony Pranata; Komarudin Sassi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.9096

Abstract

Tingginya angka perceraian di Indonesia dan terbatasnya model konseptual yang memadukan perspektif wahyu dengan psikologi modern mencerminkan kesenjangan teoritis yang signifikan dalam kajian perkawinan Islam. Penelitian-penelitian sebelumnya, seperti Hasanah (2021) dan Karimah (2022) membahas konsep sakinah, mawaddah, rahmah, dan Teori Cinta Segitiga Sternberg secara terpisah sehingga belum menghasilkan model integratif yang operasional. Penelitian ini bertujuan membangun model konseptual integratif berbasis tafsir maudhu?i yang menghubungkan ketiga elemen perkawinan QS. Ar-Rum: 21 mawaddah, rahmah, dan sakinah dengan komponen passion, intimacy, dan commitment dalam Teori Cinta Segitiga Sternberg. Metode yang digunakan adalah tafsir maudhu?i dengan analisis semantik, elaborasi tafsir klasik-kontemporer, dan integrasi kritis antara nalar Qur’ani dan psikologi modern. Hasil penelitian menghasilkan model “Segitiga Perkawinan Islami” yang menempatkan tawakkul sebagai pusat energi relasional dengan tiga sudut: mawaddah-passion (dimensi aktif-ekspresi), rahmah intimacy (dimensi emosional-spiritual), dan sakinah-commitment (dimensi stabilitas-transendensi). Model ini melampaui teori Sternberg karena mengintegrasikan dimensi transenden-ilahi yang tidak dimiliki teori psikologi sekuler. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kerangka bimbingan dan konseling perkawinan berbasis nilai Islam yang holistik..
Dilema Pemanfaatan Dana BOS di Sekolah Swasta Minim Siswa: Antara Kebutuhan Honor Guru dan Prinsip Akuntabilitas Publik Fachrudin Fachrudin; Cucu Atikah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.9004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dilema pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada sekolah swasta SMA IT Alfahmi, dengan jumlah siswa terbatas, khususnya terkait penggunaan untuk honorarium guru, dalam perspektif akuntabilitas publik. Sekolah swasta dengan jumlah peserta didik rendah menghadapitantanganfinansialyangsignifikan,sehinggaalokasidanaBOSseringdifokuskanpadapemenuhan kebutuhandasar,termasukpembayaranhonorgurudansaranaprasaranayanglangsungmempengaruhiproses kegiatan belajar seperti pemeliharaan ruang kelas yang membutuhkan anggaran yang besar. Namun, praktik tersebut berpotensi menimbulkan persoalan akuntabilitas dan kesesuaian dengan regulasi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa sekolah swasta dengan jumlah siswa minim. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dana BOS untuk honor guru merupakan strategi adaptif untuk mempertahankan operasional sekolah. Namun demikian, terdapat ketegangan antara kebutuhan praktis dan prinsip akuntabilitas publik, terutama dalam hal transparansi, efisiensi, dan kepatuhan terhadap regulasi penelitian ini merekomendasikan perlunya rekonstruksi kebijakan BOS yang lebih adaptif terhadap kondisi sekolah swasta kecil, tanpa mengabaikan prinsip tata kelola yang baik.
Invention sebagai Strategi Persuasi dalam Pidato Oprah Winfrey dan Relevansinya dalam Penguatan Pembelajaran Retorika di Bahasa Indonesia Lusi Komala Sari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.9065

Abstract

Pidato publik merupakan praktik retorika yang berperan penting dalam membentuk cara pandang, nilai, dan sikap audiens. Dalam retorika klasik, kekuatan persuasi pidato bertumpu pada invention (inventio), yaitu proses penemuan dan perumusan gagasan utama sebagai dasar argumentasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji invention sebagai fondasi persuasi dalam pidato Oprah Winfrey serta relevansinya bagi pendidikan bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis retorika klasik. Data berupa tuturan dalam pidato Oprah Winfrey yang diperoleh dari arsip video YouTube dan dianalisis melalui teknik simak-catat. Analisis difokuskan pada identifikasi bentuk invention, fungsi persuasif, serta konstruksi otoritas moral dalam pidato. Hasil penelitian menunjukkan bahwa invention terwujud dalam tiga kategori utama, yaitu definisi diri dan identitas, redefinisi kesuksesan (kategori paling dominan), serta etika dan tanggung jawab. Ketiga kategori tersebut membentuk kerangka nilai yang memperkuat persuasi melalui dimensi emosional, moral, dan ideologis. Novelty penelitian ini terletak pada penegasan bahwa invention dalam retorika klasik berfungsi tidak hanya sebagai penemuan argumen, tetapi juga sebagai mekanisme pembentukan persuasi etis dan ideologis dalam pidato motivasional modern. Temuan ini menunjukkan bahwa prinsip retorika klasik tetap relevan dalam wacana publik kontemporer. Dalam konteks pendidikan bahasa Indonesia, hasil penelitian ini berimplikasi pada pengembangan pembelajaran retorika, public speaking, dan literasi kritis melalui penguatan kemampuan menemukan gagasan, membangun argumentasi, dan kesadaran etis.
Kemampuan Literasi Informasi pada Peserta Didik di Sekolah Menengah Tasya Sianturi; Jodion Siburian; Lely Mardiyanti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i2.8965

Abstract

Literasi informasi merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh peserta didik di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Peserta didik harus tahu apa yang mereka butuhkan dari berbagai macam informasi dan banyaknya sumber informasi. Peserta didik juga diharapkan mampu mencari, menilai, dan menggunakan informasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta menganalisis hasil-hasil penelitian terdahulu terkait kemampuan literasi informasi peserta didik sekolah menengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan menganalisis dan mengkaji sepuluh artikel ilmiah yang relevan dan terbit pada rentang tahun 2017-2025, yang diperoleh dari jurnal ilmiah nasional bereputasi. Data penelitian disajikan dalam bentuk tabel dengan teknik analisis data yaitu deskriptif. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi yaitu menelaah tujuan penelitian, metode, indikator literasi informasi, serta temuan utama dari setiap artikel. Hasil analisis kajian literature review yang dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan literasi informasi peserta didik di sekolah menengah umumnya berada pada kategori sedang hingga baik, terutama pada aspek identifikasikebutuhan dan akses informasi. Namun, masih perlu penguatan pada aspek evaluasi dan pemanfaatan informasi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulakan bahwa pengembangan literasi informasi peserta didik di sekolah menengah perlu meningkatkan strategi pembelajaran pada proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah menengah
Membangun Ethos dan Pathos dalam Pembukaan Pidato Cinta Laura: Perspektif Retorika Aristotelian Lusi Komala Sari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.9033

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi retorika dalam pembukaan pidato Cinta Laura dengan fokus pada penerapan arrangement dalam retorika klasik dan kontemporer. Kajian mengenai pembukaan pidato publik selama ini lebih banyak menitikberatkan pada isi utama pidato, sehingga fungsi persuasif bagian pembukaan, khususnya dalam konteks audiens multikultural dan generasi muda, masih relatif jarang dikaji. Data penelitian diperoleh dari video pidato yang diunggah di YouTube dan dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembukaan pidato memanfaatkan enam strategi retorika utama, yaitu salam multikultural, penghormatan formal terhadap tokoh, penegasan identitas generasi, humility appeal, penyampaian harapan, dan penyamaan sudut pandang. Strategi tersebut secara simultan membangun ethos, pathos, dan logos melalui harmonisasi prinsip retorika klasik dengan adaptasi komunikasi kontemporer. Temuan penelitian menunjukkan novelty berupa fungsi ganda salam lintas budaya dan humility appeal dalam memperkuat ethos dan pathos secara bersamaan, serta penggunaan framing isu sosial yang mengintegrasikan logos dan pathos untuk meningkatkan keterlibatan audiens. Penelitian ini berkontribusi memperluas kajian retorika pidato publik, khususnya pada strategi pembukaan pidato generasi muda di ruang digital, serta memberikan implikasi bagi pembelajaran retorika, komunikasi publik, dan pendidikan bahasa Indonesia.
Hubungan Platform Digital dan Motivasi Belajar terhadap Capaian Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SMA Ridwan Faqih Sihono; Suwadi Suwadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.9176

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemanfaatan berbagai platform digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, efektivitas penggunaan platform digital dan tingkat motivasi belajar siswa dalam mendukung capaian belajar masih perlu dikaji.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan platform digital dan motivasi belajar dengan capaian belajar siswa pada pembelajaran PAI di SMA Negeri 1 Sentolo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan subjek 58 siswa kelas X. Pengumpulan data menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara platform digital dengan capaian belajar sebesar 0,710 dan motivasi belajar dengan capaian belajar sebesar 0,670. Dengan demikian, penggunaan platform digital dan motivasi belajar berkontribusi terhadap peningkatan capaian belajar siswa pada pembelajaran PAI. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi pemanfaatan platform digital dan peningkatan motivasi belajar perlu menjadi perhatian guru, sekolah, dan pengembang platform untuk mendukung peningkatan capaian belajar siswa.
Pengaruh Model PjBL Berbasis Aksi Nyata Penanaman Pohon Pinang terhadap Literasi Ekologis Nuning Christiana; Nuraidah Br Manurung; Apriza Fitriani; Merri Sri Hartati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.8999

Abstract

Minimnya penguasaan materi IPS serta rendahnya kesadaran terhadap kelestarian alam menjadi persoalan serius di era krisis iklim saat ini. Investigasi ini memfokuskan pada implementasi model Project-Based Learning (PjBL) berbasis aksi nyata menanam pohon pinang untuk mengoptimalkan pengetahuan kognitif dan karakter peduli lingkungan pada peserta didik. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa model pembelajaran IPS yang bersifat berpusat pada pendidik gagal menjembatani teori kurikulum ke dalam aksi nyata penyelamatan lingkungan. Riset kuantitatif dengan metode Quasi-Experimental (Non-Equivalent Control Group Design) ini mengambil total 44 siswa kelas VII sebagai sampel total (sampling jenuh). Seluruh subjek dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelas intervensi VIIA dan kelas kontrol VIIB yang masing-masing berisi 22 orang. Berdasarkan hasil analisis Independent Sample T-Test, ditemukan disparitas capaian ekologis yang sangat nyata di antara kedua kelas setelah eksperimen selesai (p = 0,000). Nilai rata-rata kognitif kelompok eksperimen menyentuh angka 75,91 dibanding kelompok kontrol yang hanya 57,27. Sementara itu, indeks kepedulian lingkungan kelompok eksperimen juga unggul di angka 80,69 berbanding 56,36. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi PjBL dengan pemanfaatan tanaman lokal pembendung air seperti pohon pinang berhasil meningkatkan literasi lingkungan siswa secara komprehensif melalui pengalaman empiris.
Culturally Contextualized Simple Biotechnology Learning Through Ethnopedagogy: A Qualitative Case Study in Siem Reap, Cambodia Wahyu Wido Sari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.9038

Abstract

Science learning is often perceived as requiring laboratory facilities and sophisticated equipment, creating barriers for schools with limited educational resources. The aims of this study to explore the implementation of a simple biotechnology learning activity utilizing locally available plant materials in a school in Siem Reap, Cambodia. While previous studies have emphasized biotechnology learning through laboratory-based approaches, limited research has examined how simple biotechnology activities can be integrated with ethnopedagogical principles to promote culturally responsive science learning. This study employed a qualitative descriptive case study approach using student-generated drawings, classroom observations, and visual documentation as data sources. The findings showed that students actively engaged in scientific exploration through flower pigment transfer activities using local plant materials. Students incorporated culturally meaningful symbols, including Angkor Wat, lotus flowers, traditional Cambodian houses, durian fruit, and local floral motifs, into their artwork. The activity stimulated creativity, strengthened sensory engagement, and encouraged students to connect scientific concepts with local biodiversity and cultural heritage. Furthermore, students demonstrated contextual understanding of natural resources through artistic representations rooted in their everyday experiences. The study concludes that simple activities grounded in local culture can provide meaningful and accessible science learning while strengthening students’ environmental awareness and cultural identity.
Pengaruh Konten Dakwah Media Sosial, Lingkungan Pergaulan, dan Literasi Keagamaan terhadap Perilaku Islami Mahasiswa dengan Religiusitas sebagai Variabel Moderasi Ahmad Wafir; Nur Laeli; Rifkoh Khasanah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.9029

Abstract

Perkembangan media sosial sebagai sumber informasi keagamaan telah memengaruhi perilaku mahasiswa, namun efektivitas konten dakwah digital, lingkungan pergaulan, dan literasi keagamaan dalam membentuk perilaku Islami masih memerlukan kajian empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konten dakwah media sosial, lingkungan pergaulan, dan literasi keagamaan terhadap perilaku Islami mahasiswa dengan religiusitas sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 180 mahasiswa aktif pengguna media sosial yang pernah mengakses konten dakwah digital. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten dakwah media sosial, lingkungan pergaulan, dan literasi keagamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku Islami mahasiswa. Religiusitas tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap perilaku Islami mahasiswa. Selain itu, religiusitas tidak mampu memoderasi pengaruh konten dakwah media sosial dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku Islami mahasiswa. Namun, religiusitas mampu memoderasi pengaruh literasi keagamaan terhadap perilaku Islami mahasiswa secara positif dan signifikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya media digital, lingkungan sosial, dan pemahaman keagamaan dalam membentuk perilaku Islami mahasiswa di era digital.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2026): In Progress Vol 8, No 3 (2026): Juni Vol 8, No 2 (2026): April Vol 8, No 1 (2026): February Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 1 (2023): February Vol 5, No 1 (2023) Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue