EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
2,403 Documents
Kebijakan Standar Pengelolaan di Sekolah Dasar
Feni Herlina;
Sufyarma Marsidin;
Ahmad Sabandi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (986.545 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v2i2.127
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan standar pengelolaan pendidikan di SD. Metode kepustakaan (library research) digunakan sebagai metodologi penelitian dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam pembahasan ini yaitu dengan mengkaji atau mengeksplorasi beberapa buku, jurnal serta dokumen lain yang dianggap relevan. Penelitian ini membahas tentang hal yang penting dalam pendidikan yaitu bagaimana bentuk penerapan kebijakan standar pengelolaan dalam pendidikan, dengan penyelenggaraan kebijakan standar pengelolaan sesuai dengan aturan maka dapat meningkatkan mutu pendidikan terutama di SD. Standar pengelolaan atau penerapan edukasi yaitu jenis membahas persiapan, tindak lanjut,dan monitoring kegiatan pendidikan ditingkat pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau universal demi tercipta minimalisir dan tujuan tepat sasaran pendidikan. Pengelolaan pendidikan bagus akan mendapatkan kualitas pendidikan yang hebat dimana kualitas yang menjadi acuan kebutuhan berakibatkan harapan dari pengguna untuk bisa dilaksanakan dan pelanggan mempunyai harapandengan hasil yang kita inginkan.
Kebijakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru
Kurnia Puspita Sari;
Sufyarma Marsidin;
Ahmad Sabandi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1570.914 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v2i2.110
Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui kebijakan PKB guru di SD. Metode kepustakaan (library research) digunakan sebagai metodologi penelitian dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam pembahasan ini yaitu dengan mengkaji atau mengeksplorasi beberapa buku, jurnal serta dokumen lain yang dianggap relevan. Penelitian ini membahas tentang hal yang penting dalam pendidikan yaitu bagaimana bentuk pelaksanaan PKB dalam pendidikan, dengan penyelenggaraan PKB sesuai dengan aturan maka dapat meningkatkan mutu pendidikan terutama di SD. PKB yaitu suatu pembelajaran yang dilaksanakan secara berkesinambungan oleh pendidik pada upaya mewujudkan perubahan berhubungan dengan kesuksesan siswa sehingga siswa memiliki ilmu, keterampilan serta dapat mengetahui materi secara lebih optimal. Melalui program PKB maka pendidik dapat meningkatkan motivasi siswa terlebih dalam bidang IPTEKS. Guru yang kompeten sangat dibutuhkan untuk menunjang pembangunan negara secara komprehensif karena dapat menghasilkan orang-orang cerdas.
Analisis Kebijakan dan Pengelolaan Pendidikan dasar terkait Kebijakan Standar Sarana dan Prasarana di Sekolah Dasar
Mustika Firdausi;
Sufyarma Marsidin;
Ahmad Sabandi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (590.598 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v2i2.119
Penelitian ini menganalisis kebijakan dan pengelolaan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang sarana dan prasarana untuk SD. Penelitian ini dilakukan melalui kajian pustaka. Standar yaitu suatu hal yng sangat penting dalam pendidikan. Suatu penunjang proses merupakan prasarana. Suatu alat yang mendukung pembelajaran saat proses adalah sarana guna untuk menjadikan sekolah tersebut menjadi lancer dalam pembelajaran. Dengan adanya sarana dan prasarana di satuan pendidikan tersebut, maka sekolah tersebut akan menjadi sekolah yang akan selalu diminati semua satuan pendidikan. Karena sarana dan prasarana menggambarkan keefektifan suatu satuan pendidikan.
Analisis Kebijakan dan Pengelolaan Pendidikan Dasar terkait Standar Isi di Sekolah Dasar
Fatma Khaulani;
Sufyarma Marsidin;
Ahmad Sabandi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1821.151 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v2i2.112
Artikel ini menganalisis kebijakan dan pengelolaan pendidikan mengenai standar isi di sekolah dasar berdasaarkan permen no 21 tahun 2016 mengenai standar isi di SD. Berdasarkan penelitian yang dilakukan melalui kajian pustaka, Standar isi ialah suatu ruang lingkup materi yang menyediakan pengalaman bagi pesertadidik untuk belajar guna memberikan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan. Standar Isi mencapai tujuan yang merangkap keseluruhan yang merangkup berbagaai aspek yang hendak dipenuhi serta menjadi pengalaman belajar siswa. Tujuan dijabarkan secara universal sebagai sasaran hasil atau tujuan yang hendak didapatkan peserta didik. Sasaran pada kurikulum 2013 dijabarkan dalam SKL, tujuan dijabarkan dalam Standar Isi yang merupakan turunan dari SKL terdiri KI dan KD, dan program pendidikan yang objektif dituangkan dalam Standar Proses dan Standar Penilaian
Analisis Kebijakan terkait Standar Pembiayaan pada Pendidikan Dasar
Aprima Vista;
Ahmad Sabandi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (500.271 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v2i2.126
Penelitian ini membahas tentang kebijakan biaya standar pada Satuan Pendidikan Dasar, setiap satuan pendidikan memerlukan biaya untuk melakukan program kegiatan, baik program yang sedang berjalan, program yang akan dijalankan atau program perencanaan yang akan datang. Biaya pendidikan memiliki aturan dan standar minimum dalam penggunaan, biaya termasuk biaya modal, biaya operasional dan biaya pribadi. Kebijakan Pendidikan Standar Biaya Pendidikan Dasar berdasarkan pedoman teknis penggunaan biaya operasional di sekolah, sekolah berwenang untuk mengelola kebijakan biaya pendidikan dasar sesuai dengan standar yang dinyatakan dalam pedoman teknis pemanfaatan anggaran pembiayaan, dengan standar Dari bimbingan teknis, diharapkan setiap satuan pendidikan dapat memperoleh kebijakan anggaran pembiayaan yang tepat dan efisien untuk mencapai tujuan pendidikan
Penerapan Latihan Loncat Katak terhadap Peningkatan Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok Siswa Sekolah Dasar
Dewi Masitoh;
Yeni Asmara;
Wawan Syafutra
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (598.856 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1403
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan latihan loncat katak dapat meningkatkan hasil lompat jauh gaya jongkok Siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan berbentuk One Group Pretes - Postes. Populasi dan sampel dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar yang berjumlah 36 siswa. Tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik tes berbentuk hasil lompat jauh gaya jongkok. Data hasil tes siswa dianalisisi dengan menggunakan uji non parametrik. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh nilai rata-rata hasil lompat jauh gaya jongkok pada pre-tes sebesar 2,220 meningkat pada pos-tes menjadi 2,714. Kemudian diperhitungkan dibuktikan bahwa 0,00 lebih kecil dengan demikian disimpulkan bahwa penerapan latihan loncat katak terhadap peningkatan hasil lompat jauh gaya jongkok siswa kelas V Sekolah Dasar mendapatkan hasil yang maksimal
Managing MSME Innovation Performance: Analysis of Knowledge-Oriented Leadership and Knowledge Management Capability
Suroso Suroso;
Dewiana Novitasari;
Yunianto Agung Nugroho;
Gusli Chidir;
Masduki Asbari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (573.384 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1506
The purpose of this study was to investigate the practice and effect of knowledge-oriented leadership on innovation performance in the MSME industry, by mediating knowledge management capabilities. The Partial Least Square (PLS) approach was used to analyze the data obtained from 170 employees of several MSMEs in Banten. The results obtained indicate that knowledge-oriented leadership has a positive and significant effect on knowledge management capabilities, but has no significant effect on organizational innovation performance. However, knowledge-oriented leadership has a positive and significant impact on organizational innovation performance through knowledge management capabilities. So knowledge management capability functions as a full mediator variable. From a theoretical perspective, the results of this study provide empirical evidence about the positive role of knowledge management capability as an influential factor to improve MSME innovation performance. Meanwhile, from a managerial perspective, the results of this study provide an overview of decision-makers in MSMEs with a better understanding of how to improve knowledge management capabilities and apply appropriate leadership styles in the current knowledge era.
Pengembangan Media Video Animasi untuk Kemampuan Menghafal Hadist pada Anak Usia Dini
Siti Zahara;
Benny Hendriana
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (606.251 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.948
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran video animasi untuk kemampuan menghafal hadsit pada anak usia dini di TAAM/TPQ AL-ANWAR Depok Jawa Barat guna meningkatkan dalam menghafal hadist beserta gerakan. Jenis metode ini adalah R&D (Research And Development ) dengan model pengembangan ADDIE. Penilaian uji validitas berdasarkan dari para ahli , pendidik TAAM/TPQ AL-ANWAR, dan orang tua siswa kelompok B TAAM/TPQ AL-ANWAR Depok Jawa Barat. Hasil rata-rata penilaian olehahli media sebesar 90% dengan kategori sangat valid, ahli materi sebesar 100% dengan kategori sangat valid, serta ahli bahasa dengan rata-rata sebesar 87% dengan kategori sangat valid. Hasil yang diuji cobakan terhadap pendidik TAAM/TPQ AL-ANWAR rata-Kata Kunci: Anak Usia Dini,KomikElektroni, Perlindungan Anak, Perundunganrata sebesar 77% dengan kategori valid dan orang tua peserta didik kelompok B TAAM/TPQ AL-ANWAR rata-rata sebesar 86,6% dengan kategori sangat valid. Dari hasil penelitian tersebut, maka peneliti menyimpulkan bahwa pengembangan media video animasi menghafal hadist pada anak sangat layak digunakan dalam proses belajar mengajar di TAAM/TPQ AL-ANWAR Depok Jawa Barat.
Efektivitas Penggunaaan Metode Direct Instruction untuk Meningkatkan Keterampilan Melukis Henna Pengantin pada Anak Tunarungu Di SLB
Dayang Sagita Ligusti;
Damri Damri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (747.965 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1579
Penelitian berisikan tentang keterampilan melukis henna pengantin untuk siswa tunarungu dengan menggunakan metode Direct Instruction. Tujuannya membuktikan keefektifan metode metode Direct Instruction dalam upaya meningkatkan keterampilan melukis henna pengantin untuk anak tunarungu di SLB. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam bentuk pre-eksperimental dengan jenis one group pretest-postest design. Subjek dalam penelitian ini yaitu lima siswa tunarungu. Untuk menentukan kondisi awal, peneliti melakukan pretest, kemudian treatment menggunakan metode Direct Instruction diakhiri dengan melakukan posttest, kemudian data yang diperoleh diolah dengan uji Wilcoxon Rank Tast. Dari data yang telah dikumpulkan diperolehlah rata-rata pretest 43,40 dan hasil posttest ialah 88,60 dimana hasil tersebut mengalami peningkatan. Pengolahan data dilakukan dengan memakai uji wilcoxon dengan hasil rank tast antara pretest dan posttest 2,070 dengan Asymp. Sig (2-tailed) 0,038. Probabilitas yang ditetapkan ialah α = 0,05. Hipotesis alternatif diterima karena probabilitas < dari probabilitas yang telah ditetapkan yakni 0,038 < 0,05. Hal tersebut membuktikan metode Direct Instruction efektif dalam meningkatkan keterampilan melukis henna pengantin bagi anak tunarungu
Pengembangan Instrumen Tes untuk Mengukur Kemampuan Problem Solving Siswa pada Materi Aritmatika Sosial
Nur Yuliani;
Sitti Mania;
Dian Magfirah;
Fitriani Nur;
Suharti Suharti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (634.347 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1226
Permasalahan utama dalam penelitian ini ialah pembuatan produk berupa instrumen tes yang bermaksud untuk mengukur kemampuan memecahkan masalah para siswa. Proses penelitian ini mengadopsi rangkaian tahapan dari model pengembangan tipe formative evaluation. Informasi data didapatkan melalui observasi dan interview dengan menggunakan angket, tes, serta lembar validasi sebagai alat ukur/instrumennya. Data dianalisis hingga memenuhi kevalidan dan kepraktisan. Dari rangkaian penelitian, diperoleh bahwa produk instrumen tes yang sudah dikembangkan sudah valid dan praktis dengan perolehan skor validitas 0.78 serta 74% dan 83% untuk skor kepraktisan. Jadi instrumen tes sudah dinyatakan layak untuk diaplikasikan