cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Hubungan Status Hidrasi Dan Intensitas Latihan Terhadap VO2Max Pada Atlet Basket Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Ronaldo, Andriano; Fathoni, Izzuddin; Ilmiawan, Muhammad In'am
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p1025-1035.2023

Abstract

Tujuan: Mengetahui hubungan status hidrasi dan intensitas latihan terhadap VO 2 Max pada atlet basket Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional . Subjek dari penelitian ini berjumlah 15 atlet Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura yang sesuai dengan kriteria inklusi. Pada penelitian ini dilakukan pengumpulan identitas responden, frekuensi latihan, durasi latihan, pengukuran berat badan berdasarkan kriteria dari National Athletic Trainers' Association , pengukuran tinggi badan, pengukuran VO 2 Max menggunakan metode rockport jogging1,6 km dan diberikan kuesioner skala Borg RPE. Hasil: sebanyak 8 orang (53,3%) mengalami dehidrasi ringan, intensitas latihan ringan 9 orang (60%), dan 8 orang (53,3%) dengan VO 2 Max kurang. Hasil uji korelasi spearman antara status hidrasi terhadap tingkat VO 2 Max menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,036 dan angka koefisien korelasi sebesar 0,545 yang menunjukkan terdapat korelasi positif dengan korelasi kuat. Kemudian antara intensitas latihan terhadap tingkat VO 2 Max menunjukkan nilai signifikansi 0,248 yang menunjukkan tidak terdapat korelasi. Kesimpulan: Terdapat hubungan searah antara tingkat status hidrasi terhadap VO 2Max dan tidak terdapat hubungan antara intensitas latihan terhadap VO 2 Max pada keranjang atlet Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura.
Exploring the Effects of Bone Marrow Mesenchymal Stem Cells on Amyloid Plaque Reduction in a Rat Model of Alzheimer's Disease Annita, Annita; Revilla, Gusti; Ali, Hirowati; Almurdi, Almurdi
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i1.p79-86.2024

Abstract

Objective: This study aimed to evaluate the therapeutic potential of Bone Marrow-derived Mesenchymal Stem Cells (BM-MSCs) in mitigating amyloid plaque formation in Alzheimer's disease induced by Aluminum Chloride (AlCl3) in rats. Methods: Rats were divided into three groups: negative control, positive control (AlCl3-induced), and treatment (AlCl3 + BM-MSCs). Cognitive function was assessed five days post-induction, and amyloid plaques were quantified using Congo Red staining in the cortex and hippocampus. Results: A significant reduction in amyloid plaque was observed in rats treated with BM-MSCs. The proportion of stained areas decreased from 1.88 to 1.73 in the cortex and from 1.61 to 1.47 in the hippocampus, compared to AlCl3-only controls. Conclusion: BM-MSCs demonstrated a moderate but statistically significant reduction in amyloid plaque in a rat model of Alzheimer's disease, indicating their therapeutic potential.
Gambaran Karakteristik Pasien Tuberkulosis Pasien di Puskesmas I Denpasar Selatan Upadhana, Putu Satyakumara; Pramana, Gede Agus Indra; Pertiwi, Putu Restu; Dediyana, I Wayan
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i2.p132-138.2024

Abstract

Tujuan: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini masih memiliki morbiditas dan mortalitas yang sangat besar di seluruh dunia. Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien tuberkulosis di Puskesmas I Denpasar Selatan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Data yang digunakan adalah data sekunder dari data register pasien tuberkulosis di Puskesmas I Denpasar Selatan pada Januari 2022 – Maret 2023 dengan teknik total sampling.Hasil: Sebanyak 53 pasien dilibatkan dalam penelitian ini. Sebagian besar pasien adalah laki-laki (n=34;64,2%), dan berusia <60 tahun (n=46;86,8%). Sebanyak 9 pasien memiliki riwayat diabetes mellitus tipe 2 (17,0%). Sebagian besar pasien terkonfirmasi bakteriologis (n=44;83,0%), dengan hasil pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) yang paling banyak dijumpai adalah MTB detected medium (n=21;47,7%), diikuti dengan MTB detected high (n=9;20,5%), dan MTB detected low (n=8;18,2%). Mayoritas pasien tergolong ke dalam tuberkulosis paru (n=50;94,3%) dan hanya 3 pasien tergolong ke dalam tuberkulosis ekstra paru (n=3;5,7%). Terkait dengan profil pengobatan, mayoritas dari pasien mendapatkan pengobatan kategori I (n=47;88,7%), dan hanya 6 pasien mendapatkan pengobatan dengan dosis harian (n=6;11,3%). Kesimpulan: Sebagian besar pasien tuberkulosis pada studi ini adalah berjenis kelamin laki-laki, berusia <60 tahun, dan terkonfirmasi secara bakteriologis. Mayoritas pasien mendapatkan pengobatan kategori I.
Hubungan Ekspresi PD-L1 dengan Derajat Diferensiasi dan Staging Karsinoma Sel Skuamosa Paru di RSUP Dr.M.Djamil Padang iftahillah, iftahillah -; asri, aswiyanti -; yenita, yenita -; Mulyani, Henny -; Afriani, Afriani -; nora, sondang -; Yetti, Husna -
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i1.p10-17.2024

Abstract

AbstrakTujuan: mengetahui hubungan ekspresi PD-L1 dengan derajat diferensiasi dan staging karsinoma sel skuamosa (KSS) paru di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional study, sampel sebanyak 35 kasus KSS paru yang telah didiagnosis periode Januari 2022 – Mei 2023. Sampel diperoleh secara simple random sampling dari blok paraffin yang berasal dari jaringan tumor. Dilakukan penilaian ulang pada slaid histopatologik untuk menilai derajat diferensiasi dan data staging didapat dari rekam medis pasien. Ekspresi PD-L1 pada sel tumor dilihat dengan pemeriksaan imunohistokimia. Untuk mengetahui korelasi dilakukan uji analisis statistik bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Dari 35 kasus, didapatkan ekspresi PD-L1 tinggi pada derajat diferensiasi buruk (89,5%) dan derajat diferensiasi baik-sedang (50%). Pada staging lanjut, ekspresi PD-L1 rendah-sedang, tinggi secara berturut-turut (75 %, 100 %) dibandingkan ekspresi PD-L1 staging awal yaitu ekpresi rendah-sedang (20%). Secara statistik, terdapat hubungan yang bermakna antara ekspresi PD-L1 dengan derajat diferensiasi dengan nilai p=0,022. Terdapat juga hubungan yang bermakna antara ekspresi PD-L1 dengan staging dengan nilai p=0,035. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara ekspresi PD-L1 dengan derajat diferensiasi dan staging KSS paru.
Kista Celah Brankial Kedua: Sebuah Laporan Kasus ferryansyah, ferryansyah; Hafiz, Al; Novialdi, Novialdi; Novianti, Hera; Handayani, Tuti
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p239-251.2025

Abstract

Pendahuluan: Kista celah brankial adalah malformasi kongenital yang timbul akibat involusi yang tidak sempurna dari sisa-sisa aparatus brankial. Kista celah brankial kedua biasanya berupa massa yang mobile, fluktuatif, tidak nyeri, yang terletak di sepanjang batas anterior otot sternokleidomastoideus. Pemeriksaan ultrasonografi, magnetic resonance imaging dan histologi dapat membantu dalam menegakkan suatu diagnosis kista brankial dan menyingkirkan diagnosis banding lainnya. Penatalaksanaan pada kasus kista brankial adalah dengan tindakan eksisi kista. Laporan Kasus: Dilaporkan satu kasus anak laki-laki usia 1 tahun 3 bulan dengan keluhan benjolan pada leher sisi kanan. Pada pemeriksaan regio colli dekstra didapatkan massa kistik pada level IV, mobile, fluktuatif, tidak nyeri. Dilakukan tindakan eksisi kista dengan hasil histopatologi berupa kista brankial. Kesimpulan: Kista celah brankial kedua perlu dipikirkan pada kondisi pembengkakan leher bagian luar/ lateral. Kista celah brankial kedua berupa massa yang mobile, fluktuatif, tidak nyeri, yang terletak di sepanjang anterior otot sternokleidomastoideus, biasanya bersifat unilateral. Tatalaksana kista brankial berupa eksisi lengkap kista dan traktus sinus.Kata kunci: : kista celah brankial; aparatus brankial; kista celah brankial kedua; eksisi kista  
Hubungan Ekspresi Sodium Iodide Symporter dengan Varian Histopatologi dan Stadium Papillary Thyroid Carcinoma Sari, Rini Purnama; yenita, yenita -; Hilbertina, Noza -; tofrizal, tofrizal -; Khambri, Daan -; Yetti, Husna -
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i1.p18-26.2024

Abstract

Abstrak                                                               Tujuan:  Mengetahui hubungan ekspresi sodium iodide symporter dengan varian histopatologi dan stadium papillary thyroid carcinoma. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah kasus papillary thyroid carcinoma dari laboratorium Patologi Anatomi RSUP Dr. M. Djamil Padang periode Januari 2022-Desember 2022 sebanyak 37 kasus. Varian histopatologi papillary thyroid carcinoma dinilai berdasarkan WHO 2017 dan stadium klinis dinilai berdasarkan TNM American Joint Committee on Cancer edisi ke VIII. Ekspresi NIS dinilai melalui pulasan imunohistokimia. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-square dengan hasil uji statistik dianggap bermakna jika p < 0,05. Hasil: Penelitian ini menunjukkan ekspresi NIS positif sebesar 13,5%. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara ekspresi NIS dengan varian histopatologi papillary thyroid carcinoma (p=0,03). Varian histopatologi tertentu menunjukkan tingkat ekspresi NIS yang lebih tinggi dibandingkan dengan varian lainnya. Namun, penelitian ini tidak menemukan hubungan antara ekspresi NIS dengan stadium papillary thyroid carcinoma (p =0,61). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara ekspresi NIS dengan varian histopatologi. Ekspresi NIS tidak berhubungan dengan stadium papillary thyroid carcinoma.Kata kunci: sodium iodide symporter; papillary thyroid carcinoma; varian histopatologi; stadium
Effectiveness Test of Petai Seed Methanol Extract Against Cholesterol of Wistar Strain Rats Induced by High Fat Feed Alioes, Yustini
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i2.p192-202.2024

Abstract

Objective: This study aims to determine the effectiveness of the methanol extract of petai seeds on the cholesterol levels of Wistar strain rats induced by a high-fat diet. Methods: True experimental research with post test only control group design using 25 rats which were divided into 5 groups, namely the control group (negative and positive) and the treatment group (treatments 1, 2 and 3). High-fat diet for 30 days was given to groups K+, P1, P2, and P3. Then continued with the administration of methanol extract of petai seeds in the treatment group with each dose of 100 mg/kgBW, 200 mg/kgBW, and 400 mg/kgBW for 10 days. The mean cholesterol levels were checked using the CHOD-PAP method and data were analyzed using the Kruskal-Wallis and Post-Hoc Mann-Whitney nonparametric tests. Results: The results showed that the administration of petai seed methanol extract at doses of 100 mg/kgBW, 200 mg/kgBW, and 400 mg/kgBW had a significant difference with the positive control group (p<0.05). Conclusion : This study showed the methanol extract of petai seeds had effectiveness in lowering cholesterol levels in wistar strain rats induced by high fat diet.
Efektivitas Susu Kedelai Murni (Glycine max (L.) Merill) Sebagai Alternatif Bahan Remineralisasi Gigi Mona, Deli
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p1081-1094.2023

Abstract

Objective: to determine the effectiveness of pure soy milk (Glycine max (L.) Merill) as an alternative tooth remineralization material. Methods: by collecting and reviewing various journals, literature reviews, and books on soy milk, calcium, remineralization, and demineralization of teeth. Literature review is done by looking for similarities, dissimilarities, providing views, comparing, and concluding from the journals obtained. Results: Remineralization can occur due to the presence of sufficient Ca2+ and PO4 3- ions so that these ions can diffuse into the tooth surface and rebuilding of soluble hydroxyapatite crystals occurs so that it can increase the hardness of the tooth surface. Conclusion: calcium and phosphorus contained in soy milk (Glycine max (L.) Merill) are effective for increasing tooth remineralization with an indicator of an increase in the surface hardness of tooth enamel. 
Pengaruh Pemberian Makanan Cair Formula Tinggi Lemak terhadap Nilai PCO2 dan Lama Pemakaian Alat Bantu Nafas Pasien COVID 19 dengan Sakit Kritis Febri, Dewi Susanti; Aliska, Gestina; Afriani, Afriani; Nisnawati, Nisnawati; Rahadi, Didan Ariadapa; Saniyyah, Azzah
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i1.p40-48.2024

Abstract

Tujuan: Penulisan artikel penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan cair formula tinggi lemak terhadap nilai PCO2, dan lama pemakaian (jam) alat bantu nafas pasien COVID 19 sakit kritis. Metode: membandingkan nilai PCO2, dan durasi penggunaan alat bantu pernapasan pada pasien COVID-19 dengan penyakit kritis, antara kelompok pasien COVID-19 yang diberikan nutrisi formula lipid tinggi dan pasien yang diberikan nutrisi formula cair standar. Hasil: Berdasarkan hasil analisis, tidak terdapat perbedaan pemberian PULMOSOL dan formula standar berdasarkan PCO2 pada penggunaan ventilator pada pasien kritis COVID-19 di RSUP Dr. M Djamil Padang (p>0,05) dengan HR = 1,39 (95% CI 1,55-3,55). Pada pasien dengan peningkatan PCO2, ditemukan bahwa kelompok intervensi yang meninggal sebanyak 55,6%, lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (62,5%). Namun, pada pasien dengan penurunan pCO2, kelompok intervensi yang meninggal sebanyak 50,0%, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (40%). Kesimpulan: Uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara pemberian PULMOSOL dan hasil akhir penyakit kritis COVID-19 (p>0,05).
Time and Concentration-dependent Cytotoxicity of Piperine on Hela Cells Oktavia, Sri; Amir, Arni; Wahyuni, Fatma Sri; Hasmiwati, Hasmiwati
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i3.p288-293.2025

Abstract

Piperine, the primary alkaloid of Piper nigrum and Piper longum, is believed to have anticancer properties. Although research on cervical cancer is still in its early stages, piperine's anticancer capabilities have been established in numerous types of cancer and have been shown to target pathways involved in the cell cycle and apoptosis. This study aims to determine how piperine administration time and concentration affect the viability of Hela cells. The MTT method was used to conduct this study. The concentration of piperine utilized was 1,000; 500; 250; 125, and 62.5 µg/mL, and it was administered for 24 and 48 hours. The IC50 values, obtained after incubation for 24 and 48 hours, were 711.21 µg/mL and 419.75 µg/mL, respectively. We may conclude that the viability of HeLa cells is influenced by piperine in a time- and concentration-dependent manner (p<0.05).

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue