cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Dakwah
ISSN : 16938054     EISSN : 2581236X     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
FOCUS The focus is to provide readers with a better understanding of dakwah knowledge and activities the life on Indonesian Muslims. SCOPE The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of communication and broadcasting Islam, guidance and counseling Islam, management dakwah, development of Islamic societies and many more. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 44 No. 2 (2024)" : 28 Documents clear
Privacy management and the role of instagram reels in da’wah: Insights from Muhammadiyah University Jakarta's students Idris, Indriyani; Choirin, Muhammad; Fatoni, Nur; Iqbal, Mochammad
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.20019

Abstract

Purpose - This study aims to investigate the optimization of social media for da'wah among students enrolled in the Islamic Communication and Broadcasting at the University of Muhammadiyah Jakarta. Method - Employing qualitative methods, particularly in-depth interviews, this research selects students aged 18–24 within the early adulthood category. Through a comprehensive analysis, it seeks to understand the nuances of privacy management in the process of personal disclosure on Instagram and examines the influence of satire and sarcasm on students' confidence levels. Result  -  The results of this study reveal that, overall, KPI-UMJ students exhibit effective privacy management during personal disclosure on Instagram. However, the prevalence of satire and sarcasm on the platform negatively impacts the confidence of students in sharing private narratives. Additionally, the research highlights the diverse views and motivations of students in optimizing Instagram for da'wah. Implication – The findings hold implications for both academia and practitioners involved in da'wah efforts on social media. Understanding the impact of satire and sarcasm on student confidence provides insights for educators and policymakers to develop strategies that foster a more conducive environment for private disclosures. Originality - This study contributes to the existing literature by offering nuanced insights into the challenges faced by KPI-UMJ students in optimizing Instagram for da'wah. The study's focus on the diverse motivations and perspectives of students in this context enhances the originality and depth of the research. *** Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi media sosial untuk dakwah di kalangan mahasiswa yang terdaftar di Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Metode - Dengan menggunakan metode kualitatif, khususnya wawancara mendalam, penelitian ini memilih mahasiswa berusia 18-24 tahun yang termasuk dalam kategori dewasa awal. Melalui analisis yang komprehensif, penelitian ini berusaha untuk memahami nuansa manajemen privasi dalam proses pengungkapan diri di Instagram dan meneliti pengaruh sindiran dan sarkasme terhadap tingkat kepercayaan diri mahasiswa. Hasil - Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa, secara keseluruhan, mahasiswa KPI-UMJ menunjukkan manajemen privasi yang efektif selama pengungkapan diri di Instagram. Namun, prevalensi sindiran dan sarkasme di platform berdampak negatif pada kepercayaan diri mahasiswa dalam berbagi narasi pribadi. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti beragamnya pandangan dan motivasi mahasiswa dalam mengoptimalkan Instagram untuk dakwah. Implikasi - Temuan penelitian ini memiliki implikasi bagi akademisi dan praktisi yang terlibat dalam upaya dakwah di media sosial. Memahami dampak sindiran dan sarkasme terhadap kepercayaan diri mahasiswa memberikan wawasan bagi para pendidik dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan strategi yang mendorong lingkungan yang lebih kondusif untuk pengungkapan pribadi. Orisinalitas/Value - Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan menawarkan wawasan yang bernuansa tentang tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa KPI-UMJ dalam mengoptimalkan Instagram untuk dakwah. Fokus penelitian ini pada motivasi dan perspektif mahasiswa yang beragam dalam konteks ini meningkatkan orisinalitas dan kedalaman penelitian.
The Use of music in islamic da'wah and its impact on audience emotional response Karimullah, Suud Sarim
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.20293

Abstract

Purpose - This study explores the important role of music in practical implications for the modern Islamic da'wah context. Method - This study uses library research, with integrative and connective literature analysis as the main method, to connect various perspectives from various previous studies. Result  -  Music in Islamic da'wah is not just a means of conveying messages but a transformative force capable of stirring emotions, building deep spiritual bonds, and challenging the traditional boundaries of da'wah. With its ability to trigger emotional feelings, compassion, and spiritual reflection, music can make religious messages more alive and relevant amidst the dynamics of the modern world. Implication – The use of music in conveying Islamic messages through da'wah must consider ethics, content regulations, and understanding of different cultures. In facing this challenge, intercultural collaboration, education, and awareness of the impact of music in a religious context are needed. Originality/Value - Music is not just a medium but a tool capable of helping individuals internalize religious values, facilitating more profound understanding, and stimulating deep spiritual reflection in humans. *** Tujuan - Penelitian ini mengeksplorasi peran penting musik dalam implikasi praktis untuk konteks dakwah Islam modern. Metode - Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, dengan analisis literatur integratif dan konektif sebagai metode utama, untuk menghubungkan berbagai perspektif dari berbagai penelitian sebelumnya. Hasil - Musik dalam dakwah Islam bukan hanya sekedar alat penyampai pesan, melainkan sebuah kekuatan transformatif yang mampu menggugah emosi, membangun ikatan spiritual yang mendalam, dan menantang batas-batas tradisional dakwah. Dengan kemampuannya untuk memicu perasaan emosional, kasih sayang, dan refleksi spiritual, musik dapat membuat pesan-pesan agama menjadi lebih hidup dan relevan di tengah dinamika dunia modern. Implikasi - Penggunaan musik dalam menyampaikan pesan-pesan Islam melalui dakwah harus memperhatikan etika, regulasi konten, dan pemahaman terhadap budaya yang berbeda. Dalam menghadapi tantangan ini, kolaborasi antar budaya, pendidikan, dan kesadaran akan dampak musik dalam konteks agama sangat dibutuhkan. Orisinalitas/ Nilai - Musik bukan hanya sekedar media, melainkan alat yang mampu membantu individu untuk menginternalisasi nilai-nilai agama, memfasilitasi pemahaman yang lebih mendalam, dan menstimulasi refleksi spiritual yang dalam pada diri manusia.
Navigating the Challenges of da'wah: Insights from Buya Hamka's Tafsir Al-Azhar Affandi, Yuyun; Faiq Azmi , Muhammad; Sutiawan, Iwan; Muzajjad , Ahmad
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The challenges of da'wah in the contemporary era have significant complexity. The diversity that occurs in society requires inclusive preaching to be a challenge in itself. with  technological developments and ethical moral problems today's. demands that da'wah to be carried out adaptively but still maintain the basic principles of Islamic values. In this context, in-depth research regarding the theme of the challenges of da'wah needs to be carried out. one of them is through reading Hamka's interpretation of Al-Azhar. This interpretation is important because it provides a holistic and contextual view of Islamic teachings. Hamka's straightforward interpretation character, with the character of adaby ijtima'i and a deep touch of Sufism, allows the values in it to be used to face the challenges of da'wah with a solid scientific and spiritual foundation. The research method used is a thematic interpretation study with a focus on the themes of da'wah which have been grouped by Hamka. This research reveals that Hamka's thoughts in the interpretation of Al-Azhar are still very relevant as a provision and ideological basis as well as a practical reference in facing the challenges of da'wah that occur today. regarding technological challenges, no specific discussion was found, However, principle values were found that can still be contextualized according to current challenging conditions.
Altruism and javanese wisdom as the basic values of the millennial da’i personality: Indigenous counseling perspective Lur Rochman, Kholil; Basit, Abdul
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.22352

Abstract

Purpose - This research explores and interprets the altruistic values embedded in K.H. Sa'dullah Majdi's Sun Ngawiti and Bulughotut Thulab texts, and relates them to the behavioral traits of the millennial generation. Method - This research uses a qualitative methodology. It relies on data interpretation through a literature-based approach to comprehensively analyse the texts. Result  -  The research findings reveal that the texts emphasize core altruistic values, including diligence in learning, self-reflection, virtuous character, and compassion. In Islamic teachings, altruism is aligned with the concept of itsar - prioritizing the needs of others over personal interests. Implication –This study underscores the importance of indigenous knowledge in shaping ethical and culturally responsive counseling approaches. Originality/Value - These values are highly relevant for millennials, especially da'wahists, offering a basic framework for becoming agents of social change who champion justice, equality and moderation. *** Tujuan - Penelitian ini mengeksplorasi dan menafsirkan nilai-nilai altruistik yang terkandung dalam teks Sun Ngawiti dan Bulughotut Thulab karya K.H. Sa'dullah Majdi, serta mengaitkannya dengan ciri-ciri perilaku generasi milenial. Metode - Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Penelitian ini mengandalkan interpretasi data melalui pendekatan berbasis literatur untuk menganalisis teks secara komprehensif. Hasil - Temuan penelitian mengungkapkan bahwa teks-teks tersebut menekankan nilai-nilai altruistik inti, termasuk ketekunan dalam belajar, refleksi diri, karakter yang berbudi luhur, dan kasih sayang. Dalam ajaran Islam, altruisme disejajarkan dengan konsep itsar - memprioritaskan kebutuhan orang lain di atas kepentingan pribadi. Implikasi -Studi ini menggarisbawahi pentingnya pengetahuan asli dalam membentuk pendekatan konseling yang etis dan responsif secara budaya. Orisinalitas/Nilai - Nilai-nilai ini sangat relevan bagi generasi milenial, terutama para pendakwah, yang menawarkan kerangka kerja dasar untuk menjadi agen perubahan sosial yang memperjuangkan keadilan, kesetaraan, dan moderasi.
Government communication strategy in building the image of Batam as a civilised world city: A social construction theory approach and city image elements Irwansyah Rezeki, Syailendra Reza; Kholil, Syukur; Harahap, Nursapia
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose – Tujuan penelitian ini untuk mengulas tentang strategi komunikasi pemerintah dalam mengkontruksi citra kota Batam Sebagai Bandar Dunia Madani, khususnya strategi komunikasi Pemerintah dalam mengkontruksi citra kota presfektif teori Lynch dengan lima elemennya.Method – Penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk lapangan atau field research. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dan dinamika strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam di tengah masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dengan Walikota dan kepala dinas terkait. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif.Result – Pemerintah kota Batam menerapkan 2 (dua) klasifikasi strategi komunikasi, yakni human communication dan Media communication. Strategi komunikasi manusia terdiri dari government public relations, Walikota menerapkan semua Aparat Sipil Pemerintahan (ASN) adalah public relations agent selanjutnya menggunakan kelompok masyarakat dalam berbagai komponen dengan mitra dan pemangku kepentingan seluruh perangkat daerah Kota Batam. Strategi komunikasi media dilakukan melalui media cetak, media elektronik, media baru dan media luar ruang. Realisasi pencapaian visi dan misi yakni tercapainya indeks pembangunan manusia, terciptanya kota layak anak dan pembangunan infrastruktur yang massif serta pembagian insentif kepada masyarakat. Sinergitas terlihat dari elemen pentahelix kota Batam antara lain, Pemerintah, Pengusaha, Akademisi, Media dan Komunitas (masyarakat) dalam memberi support penuh dengan pembangunan yang dilakukan Walikota tanpa menghilangkan akar budaya melayu yang madani..Implication – Pemerintah Kota Batam dalam mengkontruksi Citra Kota tanpa menghilangkan sentuhan budaya Melayu dan menyesuaikan strategi komunikasinya dengan komunikasi kemanusiaan dan komunikasi media yang menyentuh semua aspek masyarakat, sehingga pengkonstruklsian citra kota berjalan dengan lancar. Selain itu, Pemerintah Kota Batam tidak lupa juga meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia serta pemberian insentif bagi masyarakat.Originality – Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang mengkaji tentang pengkontruksian Citra Kota Batam dalam presfektif Visi dan Misi dengan 5 elemen dalam teori Lyinch.AbstractPurpose – Tujuan penelitian ini untuk mengulas tentang strategi komunikasi pemerintah dalam mengkontruksi citra kota Batam Sebagai Bandar Dunia Madani, khususnya strategi komunikasi Pemerintah dalam mengkontruksi citra kota presfektif teori Lynch dengan lima elemennya.Method –Penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk lapangan atau field research. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dan dinamika strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam di tengah masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dengan Walikota dan kepala dinas terkait. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif.Result – Pemerintah kota Batam menerapkan 2 (dua) klasifikasi strategi komunikasi, yakni human communication dan Media communication. Strategi komunikasi manusia terdiri dari government public relations, Walikota menerapkan semua Aparat Sipil Pemerintahan (ASN) adalah public relations agent selanjutnya menggunakan kelompok masyarakat dalam berbagai komponen dengan mitra dan pemangku kepentingan seluruh perangkat daerah Kota Batam. Strategi komunikasi media dilakukan melalui media cetak, media elektronik, media baru dan media luar ruang. Realisasi pencapaian visi dan misi yakni tercapainya indeks pembangunan manusia, terciptanya kota layak anak dan pembangunan infrastruktur yang massif serta pembagian insentif kepada masyarakat. Sinergitas terlihat dari elemen pentahelix kota Batam antara lain, Pemerintah, Pengusaha, Akademisi, Media dan Komunitas (masyarakat) dalam memberi support penuh dengan pembangunan yang dilakukan Walikota tanpa menghilangkan akar budaya melayu yang madani..Implication – Pemerintah Kota Batam dalam mengkontruksi Citra Kota tanpa menghilangkan sentuhan budaya Melayu dan menyesuaikan strategi komunikasinya dengan komunikasi kemanusiaan dan komunikasi media yang menyentuh semua aspek masyarakat, sehingga pengkonstruklsian citra kota berjalan dengan lancar. Selain itu, Pemerintah Kota Batam tidak lupa juga meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia serta pemberian insentif bagi masyarakat.Originality – Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang mengkaji tentang pengkontruksian Citra Kota Batam dalam presfektif Visi dan Misi dengan 5 elemen dalam teori Lyinch.
Behavioral psychology of men and women in Islam Abdillah, Aufa
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose - This research aims to explore gender roles in the context of behavioral psychology from an Islamic perspective, focusing on the neuropsychological differences between men and women. Method - The methodology employed is a qualitative library-based approach, involving the analysis of relevant literature sources, including journals, books, and Islamic texts. This study collects data from reputable academic sources and Islamic texts to build a comprehensive understanding of gender roles and the associated neuropsychological aspects. Result - The findings indicate that the gender roles described in Islam may reflect certain neuropsychological function differences, which can influence the quality of life and dynamics of social interactions. It is important to note that while biological and psychological differences between men and women exist, both are often viewed as having equal social responsibilities within religious and moral contexts. Implication - This study implies that there is a need for Muslim men and women to be aware of their obligations according to sharia and nature . Originality/Value - The specialty of this study is that it explains neuropsychological concepts to understand the psychological behavior of women and men. *** Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran gender dalam konteks psikologi perilaku dari perspektif Islam, dengan fokus pada perbedaan neuropsikologis antara pria dan wanita. Metode - Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis kepustakaan, yang melibatkan analisis sumber-sumber literatur yang relevan, termasuk jurnal, buku, dan teks-teks Islam. Penelitian ini mengumpulkan data dari sumber-sumber akademis terkemuka dan teks-teks Islam untuk membangun pemahaman yang komprehensif tentang peran gender dan aspek-aspek neuropsikologis yang terkait. Hasil - Temuan menunjukkan bahwa peran gender yang dijelaskan dalam Islam dapat mencerminkan perbedaan fungsi neuropsikologis tertentu, yang dapat memengaruhi kualitas hidup dan dinamika interaksi sosial. Penting untuk dicatat bahwa meskipun terdapat perbedaan biologis dan psikologis antara laki-laki dan perempuan, keduanya sering dipandang memiliki tanggung jawab sosial yang sama dalam konteks agama dan moral. Implikasi - Penelitian ini menyiratkan bahwa ada kebutuhan bagi pria dan wanita Muslim untuk menyadari kewajiban mereka sesuai dengan syariah dan kodrat. Orisinalitas/Nilai - Nilai dari penelitian ini adalah mampu menjelaskan konsep neuropsikologi untuk memahami perilaku psikologis perempuan dan laki-laki.
The latest religious practices of da’i influencer and content creator in digital da’wah Aida, Bakhita; Supena, Ilyas; Sulthon, Muhammad
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.23378

Abstract

Purpose - The aim of this research is to describe new religious practices in digital media. Method - Digital ethnography and literature review are the methods used in this research. Result - A new form of religious practice has emerged, conducted by influencers (A'yun, Ulfi, and Hijrapedia). This includes online muroja'ah, online Quran waqf, and online umrah substitutes. All three clearly indicate the existence of negotiations between offline and online spaces. Implication - This research definitively shows the shift from conventional preaching to digital methods without diminishing traditional religious authority. It is a definitive reference point for other new religious practices. Originality/Value - This research offers originality by revealing how digital media reshapes religious practices, introducing unique forms such as online muroja’ah, Quran waqf, and umrah substitutes led by influencers. It bridges the gap between traditional and digital spaces, challenging conventional sociological views and providing new insights into the evolution of religion in the digital age. *** Tujuan - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan praktik-praktik keagamaan baru di media digital. Metode - Etnografi digital dan tinjauan literatur adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil - Bentuk praktik keagamaan baru telah muncul, yang dilakukan oleh para influencer (A'yun, Ulfi, dan Hijrapedia). Hal ini mencakup muroja'ah online, wakaf Alquran online, dan pengganti umrah online. Ketiganya dengan jelas menunjukkan adanya negosiasi antara ruang luring dan daring. Implikasi - Penelitian ini secara definitif menunjukkan pergeseran dari da’wah konvensional ke metode digital tanpa mengurangi otoritas keagamaan tradisional. Penelitian ini merupakan titik referensi yang pasti untuk praktik-praktik keagamaan baru lainnya. Orisinalitas/Nilai - Penelitian ini menawarkan orisinalitas dengan mengungkapkan bagaimana media digital membentuk kembali praktik keagamaan, memperkenalkan bentuk-bentuk unik seperti muroja'ah daring, wakaf Alquran, dan pengganti umrah yang dipimpin oleh influencer. Penelitian ini menjembatani kesenjangan antara ruang tradisional dan digital, menantang pandangan sosiologis konvensional dan memberikan wawasan baru tentang evolusi agama di era digital
Reification of religious figures in azab genre religious sinetron: An interpretative phenomenological analysis Haroni, Nanang; Arianti, Gusmia; Weaham, Muhammadroflee; Hamid, Abdul
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose - To examine the phenomenon of reification in the presence of religious figures in Indonesian "azab" genre religious television series through the lens of Axel Honneth's theory of recognition. Method - This study employs an interpretative phenomenological analysis (IPA) and collects data through in-depth interviews with six informants (religious figures/actors, TV producers, directors, scriptwriters) involved in the production of "azab" genre religious television series. Results - This study indicates that individuals involved in the production of "azab" genre television series tend to neglect the antecedents of recognition—as per Honneth's concept of reification—such as the formation of identity and the role of media as a platform for da'wah. This neglect of recognition is influenced by interpersonal dynamics among workers and the market-driven pressures of the production environment. Implications -  This article offers a deeper understanding of the reality of the commodification of religion (Islam) and the perspectives of audiences who consume religious television, which is often positioned as a means of da'wah. Originality/Value - Theoretically, this article offers a new perspective on the dynamics and representation of religion (Islam) in the media. Through this, it is possible to develop academic critical strategies towards media and stakeholders who have a responsibility to improve religious broadcasting on television. *** Tujuan - Mengkaji fenomena reifikasi dalam kehadiran tokoh agama pada sinetron religi genre "azab" di Indonesia melalui lensa teori pengakuan Axel Honneth. Metode – Penelitian menggunakan metode Analisis Fenomenologi Interpretatif dan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan enam informan (tokoh agama/pemain, produser TV, sutradara, penulis skenario) yang terlibat dalam produksi sinetron religi genre "azab." Hasil – Penelitian ini menunjukkan bahwa individu yang terlibat dalam produksi serial televisi bergenre "azab" cenderung melupakan pengakuan anteseden—seturut konsep reifikasi Axel Honneth-- terkait makna dan identitas diri,  juga tentang aspek lain seperti  media sebagai platform dakwah, serta peran tokoh agama di dalamnya. Kondisi melupakan pengakuan ini dipengaruhi dinamika interpersonal di antara pekerja dan tekanan lingkungan produksi yang digerakkan pasar. Implikasi – Artikel ini menyuguhkan kedalaman realitas pemaknaan isu-isu agama (Islam) dari perspektif pelaku industri sinetron religi yang secara umum diklaim sebagai sarana dakwah untuk melengkapi perspektif yang relatif populer dalam kajian media dan agama seperti komodifikasi. Orisinalitas/ Nilai – Artikel ini menampilkan cara pandang baru dalam melihat dinamika hubungan sekaligus representasi agama (Islam) di media. Melalui ini, dimungkinkan pengembangan strategi kritik akademik terhadap media dan stakeholder yang memiliki kaitan tanggungjawab dengan pentingnya memperbaiki siaran agama di televisi.
Personal and leadership competencies of hajj and umrah mentors: A quantitative and qualitative analysis Rahman, Arif; Solahudin, Dindin; Herman, Herman; Alawiyah, Tuti; Ahmad, Zaidi bin
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.23507

Abstract

Purpose - The main objective of this study is to understand how different aspects of Hajj and Umrah mentors' personal and leadership competencies influence pilgrims' experiences and the success of the mentoring process. Method- This research will make a significant contribution to the development of more effective and holistic Hajj and Umrah mentoring theory and practice. It combines objective and in-depth data analysis using a mixed methods design that combines the benefits of quantitative and qualitative approaches in a comprehensive study.The research participants consisted of 20 Hajj and Umrah mentors who were selected based on their experience, knowledge, or position relevant to the research topic. Information from the research participants was obtained through in-depth interviews and focus group discussions to explore their views, experiences and perceptions related to the research topic. Result - Based on quantitative and qualitative analysis of data obtained from research participants, it can be concluded that for personal competence consisting of five aspects where for the four categories the mentor is in the very high and high categories. while for leadership competence, 72.9% of Hajj and Umrah mentors are in the very high category, 20.4% are in the high category, and 6.7% are in the medium category. Implication - Overall, the combination of personal and leadership competencies is key in shaping effective mentors in the mentoring process. Originality/Value - Combine strong personal characteristics with the ability to lead by example and you will make a significant impact in guiding, supporting and inspiring your pilgrims to achieve their goals.
Traumatic counseling: An alternative problem solving post traumatic stress disorder for natural disaster victims in Indonesia Wangsanata, Susana Aditiya; Jamalullael, Jaiz; Khakim, Lukman; Maulidawati, Maulidawati; Andres Sanjaya, Lari
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose - The purpose of this study is to explain traumatic counseling services as an alternative problem solving for Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) in Natural Disaster Victims in Indonesia. Method - This research method is a literature explaining the form of traumatic counseling services and psychological injuries for victims of natural disasters. Data sources are collected from previous research results, valid official government website sources and relevant to the focus of this research problem. Data analysis uses content analysis that focuses on text, images and audio in the context of traumatic counseling and PTSD for victims of natural disasters. Result  -  The results of this study indicate that traumatic counseling is suitable for treating PTSD for victims of natural disasters in Indonesia. The psychological condition of victims of natural disasters has psychological wounds from events and experiences that leave a mark so that it has an impact on the psychological health of the victims. This impact affects the sustainability of the victim's life, so that healing psychological trauma with counseling services. The approach in counseling services can use two models, namely SEFT and CBT. The two models are suitable for reducing PTSD in victims of natural disasters. Implication – The findings of this study are that there is a relevant meeting point between traumatic counseling and psychological injuries of natural disaster victims with PTSD disorders. With traumatic counseling, it is hoped that natural disaster victims will be able to determine the right direction to overcome PTSD of natural disaster victims in Indonesia in the future. Originality/Value - This study is unique because it is able to position traumatic counseling as an appropriate preventive service for natural disaster victims in Indonesia. *** Tujuan - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan layanan konseling traumatik sebagai alternatif pemecahan masalah Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada Korban Bencana Alam di Indonesia. Metode - Metode penelitian ini adalah literatur yang menjelaskan bentuk layanan konseling traumatik dan luka psikologis bagi korban bencana alam. Sumber data dikumpulkan dari hasil penelitian terdahulu, sumber website resmi pemerintah yang valid dan relevan dengan fokus masalah penelitian ini. Analisis data menggunakan analisis isi yang berfokus pada teks, gambar dan audio dalam konteks konseling traumatik dan PTSD bagi korban bencana alam. Hasil - Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konseling traumatik cocok digunakan untuk menangani PTSD bagi korban bencana alam di Indonesia. Kondisi psikologis korban bencana alam memiliki luka psikologis dari kejadian dan pengalaman yang membekas sehingga berdampak pada kesehatan psikologis korban. Dampak tersebut berpengaruh pada keberlangsungan hidup korban, sehingga penyembuhan trauma psikologis dengan layanan konseling. Pendekatan dalam layanan konseling dapat menggunakan dua model, yaitu SEFT dan CBT. Kedua model tersebut cocok digunakan untuk mengurangi PTSD pada korban bencana alam. Implikasi - Temuan dari penelitian ini adalah adanya titik temu yang relevan antara konseling traumatik dengan luka psikologis korban bencana alam dengan gangguan PTSD. Dengan adanya konseling traumatik, diharapkan korban bencana alam dapat menentukan arah yang tepat untuk mengatasi PTSD korban bencana alam di Indonesia di masa yang akan datang. Orisinalitas/Nilai - Penelitian ini memberikan kontribusi mengenai posisi, arah dan tujuan layanan konseling traumatik dalam mengatasi PTSD korban bencana alam di Indonesia. Penelitian ini memiliki keunikan karena mampu memposisikan konseling traumatik sebagai layanan preventif yang tepat bagi korban bencana alam di Indonesia.

Page 1 of 3 | Total Record : 28