JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) diterbitkan oleh Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Articles
401 Documents
Upaya Preventif Tingkat Keparahan Penyakit Diabetes Mellitus dengan Diet dan Olahraga serta Mengenali Komplikasi Awal di Mata
Nur Shani Meida;
Yunani Setyandriana;
Ika Setyawati;
Refi Nurcholis
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 1 MARET 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (558.759 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v5i1.9335
Kasus penyakit degeneratif/kronis cukup banyak terutama Diabetes Mellitus (DM). Penyakit DM ini dapat mengakibatkan berbagai komplikasi termasuk komplikasi di mata. Keterlambatan deteksi dini komplikasi di mata akibat penyakit DM tentunya dapat menyebabkan keadaan yang semakin parah dan akan menambah beban biaya bagi penderita serta dapat menimbulkan disabilitas. Peran kader sangat penting dalam pencegahan prevalensi DM tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk diseminasi informasi dan peningkatan pengetahuan masyarakat dan kader dusun Watu tentang penyakit DM serta melatih para kader agar dapat melakukan pengukuran kadar gula darah. Pelaksanaan kegiatan dengan memberikan pendidikan kesehatan secara online dalam bentuk webinar dengan aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan pendidikan kesehatan dimulai dengan pretes kemudian sesi pemaparan materi dan diakhiri sesi postes untuk mengukur keberhasilan kegiatan dan tingkat pengetahuan peserta. Kegiatan sesi praktik pengukuran gula darah dilaksanakan secara tatap muka khusus bagi kader Dusun Watu. Kegiatan webinar ini diikuti oleh 103 peserta yang mengikuti kegiatan secara penuh dari awal, pretes sampai dengan selesai termasuk postes. Terdapat peningkatan nilai postes dibandingkan nilai pretes (92,32%). Seluruh kader dapat melakukan pemeriksaan kadar gula darah (100%). Kegiatan pengabdian ini telah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DM dan pencegahan komplikasi di mata serta serta kader dapat melakukan pengukuran kadar gula darah secara mandiri.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Siswa dalam Pembuatan Preparat Apusan Darah pada Praktikum Biologi SMA di Jember
Bea Hana Siswati;
Nadyatul Ilma Indah Savira;
Aditya Kurniawan
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (464.168 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v6i1.12067
Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan Keterampilan Proses Sains praktikum biologi bagi siswa SMA di Kabupaten Jember. Metode yang dilakukan selama menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan umum berupa Planning (Perencanaan), Action (kegiatan), Reflection (Refleksi), Evaluation (Evaluasi). Kegiatan pertama yaitu perencanaan yang berisi persiapan dan sosialisasi kegiatan pengabdian, kegiatan kedua yaitu aksi/kegiatan yang dilakukan dengan pemberian materi dan pelatihan pembuatan preparat, kegiata ketiga adalah refleksi yang dilakukan dengan cara melakukan pendampingan kepada siswa dan guru dalam membuat preparat apusan darah dan terakhir adalah evaluasi yang dilakukan dengan cara membahas bagaimana keberlanjutan program bersama sekolah mitra. Keterampilan Proses Sains siswa sebelum pelatihan dilakukan memiliki nilai rata-rata kelas 53 dan setelah pelatihan menjadi 94, dengan demikian ada kenaikan sebesar 77,3%. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya Keterampilan Proses Sains melalui kegiatan praktikum yang dilakukan oleh siswa SMA. Praktikum tersebut berupa kegiatan pembuatan preparat apusan darah.
Education dengan Pendekatan Self Help Group Adaptasi Kebiasaan Baru Covid – 19
Dewi Wijayanti;
Fitriya Handayani
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 2 SEPTEMBER 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (338.512 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v5i2.9045
Permasalahan bahwa anak-anak di panti harus terus hidup dengan normal seperti ingin kembali bisa bermain, belajar, dan bersosialisasi atau aktivitas lainnya agar dapat produktif di masa pandemic covid-19. Hal ini bisa dilakukan oleh anak-anak di panti jika anak-anak tersebut mendapatkan ilmu dan informasi yang jelas tentang adaptasi baru di masa pandemic covid-19. Tujuan Pengabdian adalah Menganalisa kecemasan, ketakutan dan ketidak tahuan yang dialami anak-anak di panti tersebut, khususnya bagaimana pengetahuan tentang adaptasi kebiasaan baru, pencegahan, penanganan serta kemampuan yang baik untuk melakukan pengontrolan terhadap penyakitnya sehingga diperlukan edukasi tatanan adaptasi kebiasaan baru self help group. Metode pengabdian masyrakat dilakukan pada anak-anak dipanti asuhan Al-Marhamah menggunakan empat tahapan yaitu, menggali permasalahan yang dialami oleh anak-anak dalam menghadapi adaptasi baru di masa pandemic covid-19, diskusi, ceramah presentasi edukasi tentang adaptasi baru di masa pandemic covid-19 dan implementasi praktik terapi self help group. Hasil di dapatkan peningkatan pengetahuan anak-anak tentang adaptasi baru masa pandemic covid-19, membawa dampak yang baik bagi anak-anak dalam menjalani hidup normal, dan anak-anak mulai beradaptasi dengan kebiasaan seperti disiplin hidup sehat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Implementasi Inovasi Keperawatan “Therapeutic Atmosphere” di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa
Wulida Litaqia;
Laili Nur Hidayati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (741.974 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v6i1.6633
Rawat inap bagi pasien dengan gangguan jiwa merupakan situasi dimana mereka jauh dari lingkungan biasanya dan menjalani kebersamaan dengan orang-orang baru dan asing. Gangguan kejiwaan ini dapat menyebabkan keterbatasan psiko-sosial yang serius bagi pasien. Kemunduran dalam fungsi sosial merupakan salah satu di antara keterbatasan itu. Hal ini dalam arti mereka sulit untuk melakukan peran sosialnya. Kemampuan perawatan diri subjek yang memiliki gangguan fungsi lemah dan partisipasi dalam kegiatan waktu luang terbatas. Manusia sebagai makhluk yang holistic memiliki kebutuhan yang kompleks meliputi biopsikososio dan spiritualnya (Azizah et al., 2016). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan interaksi, pemenuhan kebutuhan perawatan diri dan spiritual pasien di ruang rawat inap dengan menerapkan therapeutic atmosphere. Kegiatan dalam therapeutic atmosphere meliputi morning meeting, jum’at bersih, dan religious time dengan tujuannya masing-masing dan dinilai menggunakan pre dan post observasi dengan indicator-indikator yang telah dibuat sesuai tujuan pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan keterampilan interaksi meningkat dari 30% menjadi 90%, pemenuhan perawatan diri membaik dan mengalami peningkatan dari 20% menjadi 90%, dan pemenuhan spiritual menjadi lebih baik dari 50% menjadi 70%. Berdasarkan hasil ini diharapkan kegiatan inovasi therapeutic atmosphere dapat menjadi rekomendasi kegiatan rutin yang bersifat therapeutic atau menyembuhkan dan dapat diterapkan di rumah sakit jiwa.
Mitigasi Gempa dan Tsunami melalui Flipped dan Online Class pada Organisasi Wanita se-Sumatera Barat
Laila Isrona;
Westi Permata Wati;
Yulistini Yulistini;
Nur Afrainin Syah;
Hardisman Hardisman
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (480.299 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v6i1.12483
Provinsi Sumatera Barat berada diantara pertemuan Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia dan patahan (sesar) Semangko. Ketiganya merupakan daerah seismik aktif sehingga ada dua bencana yang mengintai Sumatera Barat terutama Kota Padang yakni gempa dan tsunami. Hal yang disayangkan adalah masih banyak masyarakat yang kurang memahami apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan ketika bencana ini terjadi dan saat ini pun Indonesia juga dihadapkan pada pandemi Covid-19 sehingga terdapat tendensi bahwa daerah cenderung terlalu fokus pada pencegahan penyebaran COVID-19 dan tidak menyertakan mitigasi bencana alam dalam strategi penanganan COVID-19. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai mitigasi gempa dan tsunami dengan menggunakan metode flipped class dan online class pada organisasi wanita se-Sumatera Barat. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi 1 dihadiri 103 peserta dan sesi 2 dihadiri 80 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan peserta mengenai mitigasi gempa dan tsunami mengalami peningkatan setelah seminar ditandai dengan peningkatan nilai post-test. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpatisipasi aktif dalam membagi ilmunya terutama dalam keluarga sehingga risiko yang ditimbulkan oleh bencana dapat diminimalkan.
Iptek Bagi Inovasi Daerah: Pengelolaan Gula Aren di Mandalagiri Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya
Nur Arifah Qurota A'yunin;
Dedi Natawijaya;
Suhartono Suhartono
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (580.372 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v6i1.6743
Tanaman aren di Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan dan kehutanan. Kecamatan Leuwisari adalah memiliki lahan tanaman aren luas dengan Desa Mandalagiri merupakan desa yang memiliki areal terluas yang sebagian besar warganya berprofesi sebagai petani/pekebun aren. Pengrajin gula aren di desa Mandalagiri sejauh ini baru mengolah nira aren menjadi gula aren cetak saja, dengan proses dan alat sederhana secara turun temurun, dijajakan secara sederhana dan belum membidik segmen pasar yang lebih luas. Permasalahan yang menjadi prioritas dalam usaha aren yaitu: keterbatasan modal; sebagian besar tanaman kurang produktif, mutu produk masih rendah, agroindustry aren belum berkembang; keterbatasan SDM dan kelembagaan petani. PkM Iptek bagi Inovasi Daerah (IbID) ini memiliki target untuk meningkatkan inovasi dan nilai tambah daerah yang bisa dikembangkan melalui kegiatan edukasi dan pelatihan berkaitan dengan pemanfaaatan sumber daya lokal atau potential indigenous berupa tanaman aren. Kegiatan ini berbasis aplication of research di home industry gula aren Desa Mandalagiri dilakukan dengan metode technical assistance (pendampingan tenaga ahli) dan learning by doing (belajar sambil bekerja) baik dalam penerapan, pengembangan iptek dan manajemen usaha. Kegiatan PkM Ipteks bagi Inovasi Daerah (IbID)ini memeperoleh hasil berupa peningkatan pengetahuan dan ketrampilan petani-perajin aren di Desa Mandalagiri dalam hal melakukan inovasi pada a) budidaya aren berupa mampu memproduksi bibit aren dan media tanam aren yang baik b) produk gula aren berupa gula semut aren ukuran 20 mesh; gula aren koin dan gula aren organik.
Revitalisasi Berbasis Translokal: Menghidupkan Kembali Puta Dino, Tenun Tidore yang Telah Punah
Ade Solihat;
Dwi Woro Retno Mastuti;
Ari Anggari Harapan
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (554.241 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v6i1.5908
Puta dino adalah istilah untuk kain atau wastra di Tidore. Masyarakat Tidore pada masa kini masih mempertahankan berbagai tradisi dengan menggunakan kain adat. Namun, dalam ritual adat, masyarakat Tidore yang diwajibkan mengenakan pakaian adat tidaklah menggunakan kain adat khas Tidore, melainkan kain beragam motif dari wilayah Indonesia di luar Tidore. Tidak ditemukannya kain adat khas Tidore dalam berbagai pelaksanaan ritual adat tersebut, mendorong komunitas Ngofa Tidore (pemuda Tidore) untuk menghidupkan kembali kebudayaan menenun di Tidore. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Universitas Indonesia, menyambut ajakan Ngofa Tidore untuk bermitra dalam upaya menghidupkan kembali puta dino di masyarakat Tidore. Metode yang digunakan adalah penerapan Ipteks bagi Masyarakat, dengan Model Revitalisasi Berbasis Translokal. Model revitalisasi ini mengarahkan kepada proses memunculkan kembali puta dino yang bukan saja melibatkan kondisi dan potensi masyarakat di Tidore, namun juga melibatkan potensi masyarakat di Jepara dan Jakarta. Para penenun dikirim ke Jepara untuk mempelajari teknik menenun. Adapun Jakarta adalah tempat munculnya inspirasi untuk melahirkan kembali puta dino dan tempat bagi proses sosialisasi serta promosi puta dino, sebagai salah satu wastra nusantara. Hasil dari pendampingan ini adalah menguatnya motivasi para penenun, dan terbangunnya kesadaran dari banyak pihak untuk turut mendukung revitalisasi puta dino sebagai produk unggulan Tidore. Revitalisasi puta dino juga telah memperkokoh identitas sekaligus menunjukkan kontribusi Tidore dalam mewarnai mozaik wastra nusantara.
Program Eco Healthy Community Melalui Service Learning pada Komunitas Dampingan
Azriful Azriful;
Habibi Habibi;
Nildawati Nildawati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (451.704 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v6i1.7442
Program eco healthy community adalah program komunitas yang berbasis lingkungan, melalui pengabdian masyarakat yang dilakukan pendampingan kepada masyarakat binaan UIN Alauddin Makassar yaitu masyarakat sekitar kampus dengan membuat bank sampah sebagai salah satu wadah untuk menciptakan lingkungan wilayah binaan sekitar kampus peduli dengan sampah yang berserakan yang dapat merusak estetika lingkungan bahkan menjadi sarang vektor sebagai penyebar penyakit, dengan adanya program bank sampah maka masyarakat dapat merubah paradigma tentang sampah menjadi suatu barang yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Community Based Research (CBR) dengan metode PAR Participatory Action Research (PAR). Lokasi yang dipilih sebagai tempat kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar. Progress kegiatan bank sampah ini dimulai sejak bulan Agustus 2019 dan terus beroperasi hingga saat ini. Hasil pelayanan Bank Sampah dapat dilihat dari keadaan sekitar kampus yang mulai terlihat bersih dan sampah-sampah tidak berserakan kemana-mana, juga partisipasi dari masyarakat sekitar kampus yang menjadi nasabah bank sampah hingga mencapai omset sebesarRp. 2.837.137,-. Diharapkan masyarakat kampus lebih berpartisipasi dalam mengumpulkan sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis atau menjadi nasabah bank sampah guna menciptakan lingkungan kampus yang bebas sampah.
Optimalisasi Pengetahuan Kader Tentang Persiapan Kehamilan Sehat Melalui Edukasi dengan Video
Megayana Yessy Maretta;
Yunia Renny Andhikatias;
Wahyu Dwi Agussafutri
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.455 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v6i1.11556
Periode prakonsepsi merupakan periode sebelum terjadinya kehamilan. Penting bagi Wanita Usia Subur (WUS) untuk mengoptimalkan kesehatannya selama periode prakonsepsi. Faktanya, sebagian besar WUS memiliki kesadaran pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan prakonsepsi yang kurang. Optimalisasi kesehatan prakonsepsi WUS dapat dilakukan salah satunya melalui peran aktif kader di posyandu. Setiap kader posyandu perlu mendapatkan informasi tentang persiapan kehamilan sehat sebagai salah satu komponen dalam perawatan prakonsepsi. Kader dapat menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat sehingga WUS di wilayah kerja kader dapat melakukan persiapan kehamilan dan menjalani kehamilan yang sehat terutama bagi WUS yang melakukan pernikahan di usia muda. Pengabdian masyarakat ini bermitra dengan Posyandu Tanggul Asri RT 02 RW 09, Kadipiro , Surakarta. Di wilayah kerja posyandu Tanggul Asri terdapat 15 WUS yang menikah di usia muda. Pengabdian ini dilakukan dengan edukasi kepada kader dengan metode ceramah, pemutaran video, dan diskusi tanya jawab. Setelah dilakukan pengabdian, seluruh peserta dapat menjelaskan tentang persiapan kehamilan sehat meliputi syarat kehamilan sehat bagi WUS, umur yang tepat untuk hamil, cara menghitung dan mengklasifikasikan Indeks Masa Tubuh (IMT), pengertian, gejala, dan pencegahan serta penanganan anemia, serta pengaruh psikologis terhadap kehamilan.
Peningkatan Kemampuan Akuntansi UMKM Berbasis Digital
Maya Indriastuti;
Devi Permatasari
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 6 NOMOR 1 MARET 2022 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (552.686 KB)
|
DOI: 10.30595/jppm.v6i1.9352
Ibu-ibu pengusaha ‘Aisiyah Kabupaten Semarang memiliki kreativitas kegiatan ekonomi guna menunjang kebutuhan keluarga. Namun prakteknya, pencatatan transaksi keuangan yang mereka lakukan belum menerapkan pola pencatatan transaksi keuangan yang berbasis digital, sebagai akibatnya potensi keuangan tidak dapat berjalan dengan maksimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendampingan sebagai bentuk pengabdian masyarakat di wilayah tersebut sekaligus memberikan stimulus pencatatan berbasis digital. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah: a) meningkatkan pengetahuan, pemahaman, ketrampilan mereka dalam pencatatan dan pembukuaan akuntansi digital; b) memotivasi serta meningkatkan kompetensi mereka dalam membuat laporan keuangan, mengevaluasi kinerja, mengetahui posisi keuangan, dan menghitung pajak. Mitra pengabdian ini adalah Ibu-ibu pengusaha ‘Aisiyah yang tergabung dalam Sekolah Wirausaha ‘Aisiyah. Metode pengabdian masyarakat, yaitu: a). mengidentifikasi tingkat kesulitan terkait pembukuan keuangan usaha mereka; b). memberi stimulus pelatihan akuntansi berbasis digital; c). monitoring dan evaluasi. Monitoring dan evaluasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan secara bertahap untuk menilai apakah pelatihan yang diberikan bisa memberikan nilai tambah atau tidak bagi mereka. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa: a). Ibu-ibu pengusaha ‘Aisiyah mendapatkan tambahan pengetahuan, pemahaman, ketrampilan dalam pencatatan dan pembukuaan akuntansi digital serta b). mampu menumbuhkan motivasi dan meningkatkan kompetensi mereka dalam mengaplikasikan akuntansi digital. Urgensi kegiatan pengabdian ini terletak pada pentingnya membuat pencatatan dan pembukuan atas semua transaksi yang terjadi selama kegiatan usaha mereka sehingga dapat meningkatkan efektivitas kerja dan mengurangi beban biaya yang berdampak pada jumlah pajak yang dibayarkan.