cover
Contact Name
Jeihan Nabila
Contact Email
jeihan@fbs.unp.ac.id
Phone
+62895600127779
Journal Mail Official
iipk@fbs.unp.ac.id
Editorial Address
Faculty of Language and Art (FBS) Jl. Belibis No.21A Air Tawar Barat, Padang - West Sumatera -Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
ISSN : -     EISSN : 23023511     DOI : https://doi.org/10.24036
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan is a journal of Library and Information Science published by the Information Science, Library and Archival Study Program of Indonesian Language and Literature Department, State University of Padang. The journal covers all issues in information, librarianship and archival studies. The coverage of the discussion in librarianship may be viewed from various perspectives of disciplines. Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipanis intended to be published twice a year in July and December.
Articles 564 Documents
Analisis Ketertarikan Pengguna terhadap Koleksi pada Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Era Digital Aryaniputri, Refia Salsa; Zaohariah, Mutia Najwa; Hildansyah, Irdan; Pauji, Resa Restu
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i1.134721

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada ketertarikan pengguna terhadap koleksi fisik dan digital serta kesesuaiannya dengan kebutuhan informasi pengguna di Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung serta sejauh mana koleksi tersebut mampu memenuhi kebutuhan informasi pengguna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap 20 responden yang dipilih secara acak (simple random sampling) dari total pengunjung perpustakaan selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengguna (85%) masih lebih menyukai koleksi fisik dibandingkan digital, dengan alasan kenyamanan membaca, kemudahan fokus, dan pengalaman interaktif langsung. Sementara itu, 15% responden menyukai koleksi digital karena kemudahan akses dan efisiensinya. Temuan menunjukkan bahwa koleksi yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pengguna, baik dari segi keberagaman bahan, jumlah eksemplar, maupun sistem informasi katalog yang belum optimal.
MD5 di Era Post-Kriptografi: Studi Efektivitas untuk Perlindungan Arsip Elektronik Habiburrahman, Habiburrahman
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i1.133546

Abstract

The transition to digital records management raises significant concerns regarding the integrity and authenticity of electronic archives. This study evaluates the effectiveness of the MD5 cryptographic hash algorithm in ensuring the integrity of electronic records in the post- cryptography era. Using a qualitative descriptive approach, various document formats were tested to observe the sensitivity of MD5 against small data changes compared to SHA-256. The results show that MD5 can detect even minimal modifications; however, its vulnerability to collision attacks remains a significant limitation. Although MD5 remains efficient and practical for low-risk applications, SHA-256 is strongly recommended for securing critical archives. This research emphasizes the need for archival institutions to gradually migrate to stronger cryptographic standards to ensure long-term data authenticity and security in electronic recordkeeping practices.
Evaluasi Kepuasan Pengguna terhadap OPAC di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara Menggunakan Metode EUCS Suhaila, Shifwah; Maulida, Hasrina Arum; Munthe, Auly Fitri Fadilah Br; Anisa, Rahma; Septa, Septa; Saragih, Erikson
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i2.136601

Abstract

Online Public Access Catalog (OPAC) merupakan sistem temu kembali informasi yang berperan penting dalam mendukung kebutuhan informasi sivitas akademika di perpustakaan perguruan tinggi. Tingkat keberhasilan OPAC dapat dilihat dari kepuasan pengguna terhadap sistem yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna terhadap OPAC di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) yang mencakup lima dimensi, yaitu content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin yang disebarkan kepada 83 mahasiswa aktif Universitas Sumatera Utara yang pernah menggunakan OPAC. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dan seluruh item pernyataan dinyatakan valid serta reliabel. Data dianalisis menggunakan perhitungan nilai rata-rata untuk menggambarkan tingkat kepuasan pada setiap dimensi EUCS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengguna merasa puas hingga sangat puas terhadap layanan OPAC. Dimensi format dan ease of use memperoleh nilai kepuasan tertinggi, yang menunjukkan bahwa tampilan antarmuka serta kemudahan penggunaan OPAC telah memenuhi harapan pengguna. Sementara itu, dimensi accuracy memperoleh nilai kepuasan paling rendah dibandingkan dimensi lainnya, meskipun masih berada pada kategori puas. Temuan ini mengindikasikan bahwa OPAC Perpustakaan Universitas Sumatera Utara telah berfungsi dengan baik sebagai sarana temu kembali informasi, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek keakuratan dan pembaruan data koleksi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola perpustakaan dalam meningkatkan kualitas layanan OPAC.
Digitalisasi Dokumen Legal Periode 2009-2021 di Unit Specialist of Legal Document PT Kereta Api Indonesia (Persero) Khalilah, Khansa; Destrian, Ope; Sudarma, Sudarma
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i2.136697

Abstract

Digitalisasi dokumen legal di Unit Specialist of Legal Document (USDL.1) PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, menjamin pelestarian dokumen bernilai permanen, serta mempercepat akses terhadap informasi hukum yang bersifat penting. Peningkatan volume dokumen dan tuntutan ketersediaan informasi yang cepat dan akurat mendorong penerapan pengelolaan arsip berbasis teknologi melalui Rail Document System (RDS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis digitalisasi dokumen legal periode 2009–2021 serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan integrasi dokumen lama ke dalam RDS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan pegawai yang terlibat dalam pengelolaan dokumen legal, serta telaah dokumentasi pendukung. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memahami secara mendalam praktik digitalisasi, karakteristik dokumen lama, serta dinamika penerapan sistem pengelolaan dokumen digital di lingkungan kerja yang alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi dokumen legal sejak tahun 2022 yang terintegrasi dengan RDS secara nyata meningkatkan aksesibilitas dokumen, efisiensi temu kembali arsip, serta keamanan informasi. Sedangkan, dokumen legal periode 2009–2021 umumnya masih berada pada tahap alih media dan belum terintegrasi ke dalam sistem terpusat. Kondisi ini tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teknis kualitas hasil pemindaian dokumen lama, tetapi juga oleh kesiapan sistem RDS yang masih dalam tahap pengembangan untuk mengakomodasi karakteristik dokumen legacy. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan pengelolaan antara dokumen legal baru dan dokumen historis, yang berimplikasi pada efektivitas pengelolaan arsip legal secara menyeluruh. Penelitian ini berkontribusi dalam kajian kearsipan digital dengan menegaskan bahwa digitalisasi dokumen legal tidak dapat dipahami semata sebagai proses pemindaian, melainkan sebagai rangkaian pengelolaan arsip digital yang menuntut kualitas alih media, struktur metadata yang memadai, serta kesiapan sistem untuk integrasi jangka panjang. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan perumusan strategi pengembangan digitalisasi arsip legal yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada keandalan arsip sebagai bukti hukum di lingkungan BUMN.
Implementasi Layanan Digital dalam Kegiatan Konsultasi Kearsipan di PT Putraduta Buanasentosa Rahayu, Puspita Dwi; Kasman, Andi; Zainuddin, Zhahirah Indrawati
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i2.136875

Abstract

Penerapan layanan digital dalam kegiatan konsultasi kearsipan merupakan bagian dari upaya transformasi layanan arsip untuk meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitas interaksi antara penyedia jasa dan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan layanan konsultasi kearsipan berbasis digital di PT Putraduta Buanasentosa serta mengidentifikasi hambatan yang memengaruhi efektivitas penerapannya dalam konteks pengelolaan arsip modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan informan kunci, serta studi pustaka sebagai sumber pendukung analisis. Kerangka analisis penelitian merujuk pada teori transaksi konsultasi arsip Stewart (1985) yang meliputi tahapan evaluasi, perencanaan, pengembangan, dan penyelamatan proyek sebagai dasar pemetaan proses layanan konsultasi kearsipan berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konsultasi kearsipan digital telah diterapkan melalui pemanfaatan surat elektronik dan formulir daring sebagai media utama komunikasi antara pengguna dan penyedia layanan. Namun, implementasinya belum didukung oleh sistem digital yang terintegrasi dan otomatis, sehingga proses konsultasi masih bergantung pada peran account officer sebagai perantara utama. Kondisi ini berdampak pada rendahnya interaktivitas layanan, keterlambatan respons, serta belum optimalnya pendokumentasian dan penelusuran hasil konsultasi. Selain itu, ketiadaan standar operasional prosedur khusus layanan digital menjadi faktor penghambat dalam menjamin konsistensi dan kualitas layanan. Penelitian ini berkontribusi dalam mengungkap kesenjangan antara konsep layanan konsultasi kearsipan berbasis digital dan praktik implementasinya, serta merekomendasikan pengembangan sistem layanan yang lebih terintegrasi, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Pemanfaatan Media Sosial dalam Promosi Layanan Kearsipan: Studi Kasus PT Putraduta Buanasentosa (Indoarsip) Meandini, Sausan; Nuryanto, Yayan; Zainuddin, Zhahirah Indrawati
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i2.136061

Abstract

Media sosial telah berkembang menjadi sarana komunikasi yang strategis dalam mendukung kegiatan promosi di berbagai sektor, termasuk bidang jasa kearsipan. Dalam era digital, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat berbagi informasi, tetapi juga sebagai wadah interaksi yang efektif antara lembaga dan masyarakat. Penelitian ini membahas bagaimana pemanfaatan media sosial berkontribusi terhadap peningkatan promosi layanan kearsipan melalui studi kasus di PT Putraduta Buanasentosa (Indoarsip) sebagai salah satu lembaga pengelola arsip profesional di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis terhadap berbagai dokumen dan konten media sosial yang dikelola oleh Indoarsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial mampu memperluas jangkauan informasi, meningkatkan interaksi dengan pengguna, serta memperkuat citra profesional lembaga dalam memberikan layanan kearsipan. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti rendahnya literasi masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan arsip, keterbatasan sumber daya manusia pengelola media sosial, serta perlunya konsistensi dalam perencanaan dan pembuatan konten promosi. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengayaan kajian akademik mengenai pemanfaatan media sosial dalam sektor kearsipan, khususnya pada lembaga kearsipan swasta yang masih relatif terbatas dibahas dalam literatur. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa rekomendasi strategis bagi lembaga kearsipan dalam mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi, edukasi publik, dan pembentukan citra profesional di era transformasi digital. Secara keseluruhan, media sosial memiliki peran strategis sebagai alat komunikasi modern yang mendukung promosi layanan kearsipan dan memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi pemasaran digital lembaga sejenis.
Keamanan Informasi pada Penyimpanan Arsip Digital di PT Putraduta Buanasentosa (Indoarsip) Laily, Syalwa Nur; Kasman, Andi; Zainuddin, Zhahirah Indrawati
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i2.136561

Abstract

Information security is a highly important aspect of digital records management because electronic data carries risks of misuse, damage, and operational disruption. These conditions require organizations that provide digital records storage services, including PT Putraduta Buanasentosa, to ensure that every operational process is protected with adequate security mechanisms. This study aims to examine how the company implements information security based on the NIST Cybersecurity Framework (CSF). The research employs a descriptive qualitative method through interviews with technical staff and a review of operational procedure documents related to data protection. The findings indicate that the company has implemented the core functions of the NIST Cybersecurity Framework (CSF) through access control, system monitoring, incident handling, and data recovery, all of which support service continuity. The study also highlights the need for improvements in structured risk assessment, regularly conducted security training, and more complete and consistent incident documentation. In addition, the research identifies that strengthened coordination between internal units and more refined incident response procedures can help the company better anticipate evolving digital threats. Overall, the study concludes that the implementation of information security within the company is moving in the right direction but still requires continuous enhancement to keep pace with the dynamics of digital threats and maintain the reliability of digital records storage services for all users in daily operations.
Perancangan Prototipe Website Arsip Digital Berbasis Google Sites sebagai Solusi Pengelolaan Arsip di Media Online BandungBergerak Khoirina, Fathia; Adnans, Abdhy Aulia; Hartono, Yogi
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i2.135973

Abstract

Transformasi digital menciptakan tantangan kompleks dalam manajemen arsip, khususnya bagi media online dengan volume konten tinggi. Penelitian ini bertujuan merancang model website arsip digital berbasis Google Sites sebagai solusi sentralisasi dan temu kembali arsip di BandungBergerak. Observasi awal menunjukkan bahwa arsip digital di BandungBergerak masih tersebar di perangkat pribadi staf, yang mengancam memori institusional dan menghambat efisiensi kerja. Metode kualitatif digunakan untuk menganalisis kebutuhan fungsional website. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Wawancara melibatkan empat informan: pengelola editorial, pengelola multimedia, pengelola data dan media sosial, serta pengelola bisnis dan kemitraan. Hasilnya adalah prototipe website arsip minim biaya yang mengintegrasikan Google Sites, Google Drive, dan Google Spreadsheets. Model ini berhasil menyediakan platform untuk temu kembali arsip dalam empat kategori: Persuratan, Keuangan, Multimedia, dan Artikel. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa model pemanfaatan platform non-kearsipan sebagai solusi manajemen arsip digital bagi organisasi dengan keterbatasan sumber daya. Meskipun memiliki keterbatasan, Google Sites merupakan solusi strategis untuk pengelolaan arsip di organisasi media independen.
Perancangan Sistem Pengelolaan Arsip Inaktif Secara Elektronik di PT Pos Indonesia (Persero) Kota Bandung Kusdinar, Kennira Aurel; Kasman, Andi; Trikusumawati, Anita
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i2.136382

Abstract

Pengelolaan arsip inaktif memiliki peran strategis dalam mendukung akuntabilitas, efisiensi administrasi, dan pelestarian informasi organisasi. Namun, pada PT Pos Indonesia (Persero) Kota Bandung, pengelolaan arsip inaktif hingga saat ini masih dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti keterlambatan temu kembali arsip, penumpukan dokumen fisik, keterbatasan ruang penyimpanan, serta meningkatnya risiko kehilangan dan kerusakan arsip. Kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya tata kelola arsip inaktif dan perlunya transformasi menuju sistem pengelolaan berbasis elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengelolaan arsip inaktif secara elektronik yang selaras dengan prinsip-prinsip kearsipan nasional, dengan menekankan integrasi klasifikasi arsip, penerapan Jadwal Retensi Arsip (JRA), serta mekanisme penyusutan arsip yang terdokumentasi secara digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi pada Divisi Tata Kelola Administrasi PT Pos Indonesia (Persero) Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama meliputi ketiadaan sistem elektronik khusus arsip inaktif, keterbatasan sumber daya manusia arsiparis, serta belum adanya standar klasifikasi dan metadata yang seragam antarunit kerja. Analisis alternatif solusi menunjukkan bahwa aplikasi Cirrust lebih sesuai dibandingkan platform umum seperti Google Workspace karena telah dirancang sesuai dengan regulasi dan standar kearsipan nasional. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyusunan model rancangan sistem pengelolaan arsip inaktif elektronik yang aplikatif dan kontekstual, sehingga dapat menjadi rujukan bagi organisasi sektor publik dalam mengimplementasikan digitalisasi arsip inaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perancangan sistem pengelolaan arsip inaktif secara elektronik perlu segera direalisasikan sebagai bagian dari transformasi digital organisasi, dengan dukungan kebijakan internal yang kuat, peningkatan kompetensi arsiparis, dan alokasi anggaran yang memadai.
Standarisasi Tata Kelola Arsip Melalui Perancangan Panduan di LLDIKTI Wilayah IV Maharani, Putri Aulia Adi; Taryana, Agus; Suyatman, Iwan
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i2.136432

Abstract

Pengelolaan arsip yang terstandarisasi merupakan prasyarat penting bagi efektivitas administrasi dan akuntabilitas lembaga layanan pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan menyusun panduan kearsipan sebagai acuan operasional untuk menstandarkan praktik pengelolaan arsip di LLDIKTI Wilayah IV. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dihimpun melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa permasalahan paling krusial bukan sekadar belum adanya standarisasi, tetapi ketiadaan SOP baku daur hidup arsip (penilaian, jadwal retensi, pemusnahan) yang memicu variasi pemberkasan, penumpukan arsip inaktif, dan inefisiensi temu balik hingga dua–tiga hari untuk satu dokumen. Kelemahan ini diperkuat kesenjangan kompetensi kearsipan dan ketimpangan pemanfaatan teknologi, sehingga kualitas pengelolaan arsip sangat bergantung pada pengetahuan tacit individu. Sebagai respon, penelitian ini merumuskan panduan kearsipan kontekstual yang menerjemahkan regulasi nasional ke dalam prosedur operasional dan format dokumen pendukung, yang diposisikan sebagai instrumen awal untuk mengurangi kerentanan struktural dan menyelaraskan praktik antar-unit

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 8, No 1 (2019): Seri F Vol 8, No 1 (2019): Seri B Vol 8, No 1 (2019): Seri D Vol 8, No 1 (2019): Seri C Vol 8, No 1 (2019): Seri E Vol 8, No 1 (2019): Seri A Vol 7, No 2 (2018): Seri B Vol 7, No 2 (2018): Seri A Vol 7, No 1 (2018): Seri D Vol 7, No 1 (2018): Seri C Vol 7, No 1 (2018): Seri B Vol 7, No 1 (2018): Seri A Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2017): Seri B Vol 6, No 1 (2017): Seri E Vol 6, No 1 (2017): Seri C Vol 6, No 1 (2017): Seri A Vol 6, No 1 (2017): Seri D Vol 5, No 2 (2017): Seri A Vol 5, No 1 (2016): Seri A Vol 5, No 1 (2016): Seri D Vol 5, No 1 (2016): Seri E Vol 5, No 1 (2016): Seri C Vol 5, No 1 (2016): Seri B Vol 4, No 1 (2015): Seri D Vol 4, No 1 (2015): Seri C Vol 4, No 1 (2015): Seri B Vol 4, No 1 (2015): Seri A Vol 3, No 1 (2014): Seri C Vol 3, No 1 (2014): Seri B Vol 3, No 1 (2014): Seri A Vol 2, No 2 (2014): Seri A Vol 2, No 1 (2013): Seri F Vol 2, No 1 (2013): Seri G Vol 2, No 1 (2013): Seri E Vol 2, No 1 (2013): Seri D Vol 2, No 1 (2013): Seri C Vol 2, No 1 (2013): Seri B Vol 2, No 1 (2013): Seri A Vol 2, No 1 (2013): Seri H Vol 1, No 2 (2013): Seri A Vol 1, No 1 (2012): Seri E Vol 1, No 1 (2012): Seri D Vol 1, No 1 (2012): Seri F Vol 1, No 1 (2012): Seri A Vol 1, No 1 (2012): Seri C Vol 1, No 1 (2012): Seri B More Issue