cover
Contact Name
arbain
Contact Email
baintigers@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. KH.Wahid Hasyim, Sempaja No.28, Samarinda, East Kalimantan
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : http://dx.doi.org/10.24903/jam
This journal contains a scientific manuscript published by the Institute of Research and Community Service, Widya Gama Mahakam Samarinda University with frequency published 2 times a year.
Arjuna Subject : Umum -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2019): Januari" : 11 Documents clear
Perhitungan Harga Pokok Produksi dalam Menentukan Harga Jual Tas Rajut Palembang Mariskha Z; Esya Alhadi; Purwati Purwati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.808 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.408

Abstract

Menjadi seorang ibu rumah tangga saat ini selain sibuk dengan pekerjaan di dapur namun menjadi seorang ibu rumah tangga dapat ikut serta membantu perekonomian keluarga dengan cara yang berbeda. Ada yang bekerja dalam suatu perusahaan, menjadi pegawai, berwirausaha. Menjadi seorang pengrajin sudah dapat dikatakan berwirausaha apabila sudah dapat mencapai suatu keuntungan sesuai dengan yang diharapkan. Demikian juga dengan mitra yang telah membuat suatu usaha tas rajutan, kemudian mengajak teman-teman untuk ikut bekerja sama membantu menyelesaikan pekerjaan sesuai pesanan itu sudah cukup baik. Namun yang dirasakan mitra sampai saat ini masih belum mendapatkan keuntungan sesuai dengan yang diharapkan dikarenakan dalam menentukan harga jual masih melihat kondisi pemesan. Artinya jika pemesan  dari kelas menengah kebawah atau teman-teman yang sudah dianggap akrab, harga yang diberikan adalah harga modal. Namun jika yang memesan dari kalangan menengah ke atas, harga yang ditetapkan lebih mahal. Penentuan kalangan menengah ke bawah dan kalangan menengah ke atas tersebut adalah berdasarkan penglihatan yaitu dengan melihat kondisi secara kasat mata. Target yang kami harapkan dalam pengabdian kerjasama dosen dan mahasiswa ini adalah mitra dapat menentukan harga jual berdasarkan perhitungan harga pokok produksi sehingga usaha mitra akan menghasilkan keuntungan sesuai dengan biaya dan tenaga yang telah dikeluarkan.  Metode pelaksanaan yang akan dilakukan adalah dengan cara melakukan sosialisasi dan membantu menghitung harga pokok produksi dalam menentukan harga jual.
Penerapan Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) di UMKM Laundry Balikpapan Yogiana Mulyani; Praseptia Gardiarini; Syahrul Karim
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.65 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.413

Abstract

Usaha laundry merupakan suatu usaha yang saat ini mulai berkembang di Balikpapan. Laundry menjadi kebutuhan bagi warga Balikpapan yang memiliki jadwal padat sehingga tidak punya waktu lebih untuk mencuci. Komunitas Laundry Balikpapan (KLB) merupakan suatu komunitas yang didirikan untuk menjadi wadah bagi pengusaha-pengusaha laundry di Balikpapan. Salah satu permasalahan yang ditemui di KLB adalah kurangnya pemahaman tentang pentingnya memperhatikan keselamatan, keamanan kerja (K3) dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari. Pelaksanaan pelatihan meliputi pemberian materi, pengisian kuesioner pre dan post test, serta praktek langsung pelaksanaan K3 di Laundry di Hotel Novotel Balikapan. Peserta berjumlah 22 orang yang merupakan pekerja dan pemilik usaha laundry yang tergabung dalam KLB. Berdasarkan pre-post tes yang diberikan, pengetahuan peserta meningkat dan setelah melaksanakan pelatihan K3 di Unit Laundry Novotel Balikpapan, peserta semakin paham mengenai pelaksanan K3 di tempat usaha mereka masing-masing. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan ini adalah bahwa setiap pemilik maupun pekerja di tempat usaha laundry harus memahami standar K3 yang harus disediakan di tempat kerja guna menjamin kesehatan dan keselamatan kerja setiap orang yang ada di wilayah tersebut. 
Intervensi Edukasi Gizi dan Gaya Hidup terhadap Antropometri dan Faktor Resiko Sindrom Metabolik pada Dewasa Muda dengan Berat Badan Lebih dan Kegemukan Dian Handayani; Sri Andarini; Inggita Kusumastuty; Adelya Desi Kurniawati; Ilzamha Hadijh Rusda; Rahma Micho Widyanto; Eka Nanda Wulandar; Wahyu Alfyati Regina
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.013 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.404

Abstract

Obesitas adalah peningkatan berat badan akibat asupan yang melampaui kebutuhan fisik dan skeletal yang ditandai dengan penimbunan lemak tubuh yang berlebih. Obesitas dapat meningkatkan resiko kematian. Selain hal tersebut, peningkatan indeks Massa Tubuh (IMT) berkaitan dengan tingginya tekanan darah dan terjadinya peningkatan total kolesterol menjadi salah satu faktor terjadinya resiko jantung koroner dan stroke. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan kepada mahasiswa Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dengan tujuan memberikan pemahaman kepada mahasiwa terkait manfaat hidup sehat dengan berat badan ideal serta mencetak edukator obesitas pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah edukasi kepada mahasiswa terkait perubahan gaya hidup sehat serta pre dan post test dari intervensi. Hasil dari pengukuran antara parameter sebelum dan sesudah intervensi adalah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap berat badan, IMT dan nilai VO2Max dan tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap parameter % lemak total, % visceral fat, kadar kolesterol dan kadar glukosa darah puasa. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti tingkat kepatuhan, peserta yang sedang sakit, usia dan lain-lain. Hasil kegiatan ini dapat memberi pemahaman kepada mahasiswa bahwa perubahan gaya hidup sehat dapat mempengaruhi berat badan, IMT dan nilai VO2Max dengan intervensi yang dilakukan seperti dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Mahasiswa juga dapat mengetahui dinamika menjadi edukator dalam memberi edukasi kepada masyarakat umum.
Pelatihan Pembuatan Saus Dari Limbah Kulit Buah Naga Merah Sebagai Saus sehat di Jalan Raudah Rt. 10 Kelurahan Teluk Lerong Kecamatan Samarinda Ulu Yulistia Budianti Soemarie; Anita Apriliana
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.769 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.414

Abstract

Daerah padat penduduk di Samarinda Kalimantan Timur salah satunya adalah Kelurahan Teluk Lerong. Didaerah ini terdapat banyak pedagang bakso, nasi goreng dan jajanan gorengan. Sebagian besar pedagang ini menggunakan bahan pelengkap berupa saus baik saus cabai maupun saus tomat. Mahalnya saus kemasan, mengakibatkan sebagian besar pedagang menggunakan saus kiloan dengan harga murah. Permasalahan yang dihadapi adalah minimnya pengetahuan mengenai dampak kesehatan penggunaan saus kiloan yang tidak terjamin mutu dan kualitasnya, mengakibatkan terjadinya penurunan derajat kesehatan di masyarakat. Hal ini juga menjadi perhatian bagi para ibu rumah tangga dalam mensiasati pembuatan saus dengan kualitas baik, aman bagi kesehatan keluarga dan harga murah.Solusi yang diberikan dari masalah diatas adalah dengan memberikan pelatihan kepada para ibu-ibu yang berada di Kelurahan Teluk Lerong (Jalan Raudah RT. 10) dalam pembuatan saus dari limbah kulit buah naga merah sebagai saus sehat untuk keluarga. Adapun peserta dari pelatihan ini adalah para ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok pengajian Raudhatul Khair. Pelatihan ini dibagi menjadi 3 materi, yaitu materi mengenai nilai gizi dan kandungan dari saus dan buah naga merah, praktek pembuatan saus dari kulit buah naga merah dan pelatihan pengemasan saus.
Perancangan dan Implementasi Alat Backwash Air Layak Konsumsi Erick Sorongan; Saiful Ghozi; Emil Azmanajaya; Hilmansyah Hilmansyah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.731 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.405

Abstract

Dampak dari kekurangan air bersih dapat dirasakan secara langsung oleh warga Balikpapan, mulai dari kualitas air yang berbau dan tidak jernih bahkan apabila hal ini terus dibiarkan bisa menyebabkan penyakit menular seperti diare dan tifus. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ketersediaan air bersih layak konsumsi adalah dengan membuat sebuah sistem pencucian air baku atau yang dikenal dengan sebutan backwash. Alat ini dirancang dengan menggabungkan beberapa bahan media yang digunakan untuk filter yang terdiri atas karbon aktif, zeolite, mangan dan pasir silica. Sedangkan proses pemisahan zat berbahaya yang terkandung dalam air baku menggunakan teknik sedimentasi alami sehingga terbebas dari penggunaan bahan kimia. Berdasarkan hasil pengamatan Tim PKM Poltekba di Al Muhajirin, alat ini mampu mengurangi tingkat kandungan mangan dan bakteri yang terbawa dari baku PDAM sehingga ketika ditampung di bak penampungan air sudah siap untuk dikonsumsi. Selain itu juga hasil PKM ini mampu memperpanjang usia media yang dipakai dengan cara penggunaan yang tepat, sehingga kedepan alat ini dapat dikembangkan memiliki kemampuan menghasilkan air bersih yang bisa langsung diminum dari hasil olahan atau treatment lanjutan. 
DIVERSIFIKASI PANGAN BERBASIS PISANG RUTAI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PANGAN LOKAL Purwati Purwati; Abdul Rofik
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.01 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.410

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) memberikan pengetahuan manfaat buah pisang bagi kesehatan, (2) memberikan keterampilan pengolahan pisang rutai sebagai diversifikasi pangan lokal, (3) menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan bagi kelompok masyarakat secara mandiri. Kegiatan ini menggunakan tiga metode pendekatan, yaitu : kegiatan penyuluhan tentang manfaat buah pisang untuk kesehatan, pelatihan keterampilan diversifikasi pangan lokal dan kewirausahaan.Hasil yang dicapai pelaksanaan kegiatan penyuluhan yaitu: (1) terdapat peningkatan pengetahuan bagi kelompok masyarakat tentang manfaat buah pisang bagi kesehatan (2) peningkatan pengetahuan tentang teknik pengolahan pisang rutai dan (3) mengembangkan pangan lokal melalui diversifikasi usaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Akuntabilitas Dalam Tata Kelola Keuangan Untuk Menyusun Laporan Keuangan Berbasis Akrual Pada Koperasi Syari’ah YBBSU Balikpapan Totok Ismawanto
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.422 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.411

Abstract

Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan, tim pelaksana berusaha meningkatkan kompetensi pengurus dan anggota terkait tata kelola keuangan yang akuntabel dengan melakukan bimbingan dan pendampingan khususnya dalam penyusunan Laporan Keuangan Koperasi, yang meliputi : (1) Neraca, (2) Perhitungan Hasil Usaha, (3) Laporan Arus Kas, dan (4) Laporan Promosi Ekonomi Anggota. Metode yang digunakan adalah : (1) Identifikasi permasalahan mitra, (2) Perencanaan Kegiatan, (3) Pelaksanaan Kegiatan, yang meliputi; Pendampingan dalam Tata Kelola Keuangan yang akuntabel berbasis akrual, dan Pendampingan dalam menyusun Laporan Keuangan, (4) Evaluasi dan penyempurnaan. Hasil yang diperoleh adalah pengurus mampu mengaplikasikan materi bimbingan yang diberikan dalam menyusun pembukuan keuangan koperasi secara benar dan akuntabel. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah adanya motivasi yang tinggi dari pengurus/anggota koperasi untuk meningkatkan kompetensi dalam hal tata kelola keuangan yang akuntabel berbasis akrual dalam penyusunan laporan keuangan. Tim PKM menyarankan, bahwa dengan banyaknya manfaat yang diperoleh anggota/pengurus koperasi syari’ah YBBSU Balikpapan, serta terbatasnya waktu dalam kegiatan ini, maka program PKM dari Politeknik Negeri Balikpapan dapat dilanjutkan pada tahun mendatang.
Peningkatan Produksi Tempe Daun Desa Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Julianur Julianur; Januar A.S; Praja H.S
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.65 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.407

Abstract

Desa Loh Sumber salah satu desa yang berada di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara yang merupakan salah satu desa yang memiliki produksi lokal berupa tempe daun dan kerupuk dimana pangan tersebut merupakan khas dari desa loh sumber. Kegiatan Iptek Kewirausahaan untuk Masyarakat (IKuM) ini, difokuskan pada usaha produksi tempe. Usaha yang sudah ada sekitar 16 tahun lalu ini merupakan bagian dari UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) masyarakat yang dikembangkan oleh individu atau suatu kelompok. Dalam mengembangkan UMKM tempe daun tersebut dibutuhkan kerja keras dan didukung oleh beberapa aspek seperti tenaga (karyawan) dan alat modern penunjang hasil produksi tempe, agar meningkatkan omset dan kesejahteraan masyarakat. Berbagai macam kendala tentu dirasakan oleh pelaku usaha dalam menjalani usaha tempe tersebut seperti tingginya permintaan masyarakat akan tempe daun yang berbanding terbalik dengan rendahnya jumlah produksi yang dihasilkan, akibatnya pelaku usaha belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi karena masih menggunakan metode tradisional dalam pengolahan tempe yaitu menggiling kedelai secara manual. Tempe daun sangat bermanfaat bagi konsumen yaitu rasanya yang lebih nikmat dan lebih sehat karena menggunakan kemasan alami berupa daun pisang. Melihat dari kendala tersebut kami ingin memberikan sebuah solusi atau metode agar pelaku usaha mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, penerapan teknologi modern seperti mesin pengupas kulit kedelai dan penambahan alat-alat pendukung lainnya seperti ember, baskom dan lainnya adalah solusi yang cukup efektif untuk meningkatkan jumlah produksi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam mengkonsumsi tempe daun tersebut, tentu ini akan berdampak langsung pada meningkatnya omset bagi pelaku usaha.
Membangun Jiwa Entrepreunership Santri dan Santriwati Pondok Pesantren Al Mujahidin Balikpapan Gozali Gozali; Bambang Jati Kusuma; Mahfud Mahfud; Ali Arifin Soeparlan; Masrul Huda
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.04 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.406

Abstract

Kewirausahaan (entrepreneurship) ialah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Kesejahteraan atau nilai tambah dari masyarakat sebagai tujuan dari kewirausahaan itu, dilakukan melalui pengungkapan gagasan baru, penggalian sumber daya, dan merealisasikan gagasan itu menjadi suatu kenyataan yang menguntungkan.Pelatihan ini dilaksanakan dengan memberdayakan masyarakat khususnya santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Mujahidin Balikpapan yang beralamat di Jl. Soekarno Hatta Km. 10 Balikpapan Utara. Pelatihan dilaksanakan pada hari Kamis 13 Desember 2018 pukul 08.00 sampai selesai. Metode pelatihan yang digunakan melalui seminar young entrepreneurship, praktik langsung membuat inovasi produk kuliner (roti dan kue), dan praktik pengemasan dan pemasaran. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok. Setiap kelompok membuat produk roti dan kue yang berbeda. Kelompok pertama praktik membuat roti manis, kelompok kedua praktik membuat muffin, kelompok ketiga membuat swiss roll.
Teknik Penyusunan Peraturan Desa di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara Wahyuni Safitri; Dinny Wirawan Pratiwie
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 3 No. 1 (2019): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.071 KB) | DOI: 10.24903/jam.v3i1.412

Abstract

Peraturan Desa tidak diatur dalam Undang-undang No.12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan tetapi pembentukan peraturan Desa diatur dengan Permendagri Nomor 111 Tahun 2014.  Adapun jenis peraturan di Desa ada 3 (tiga) yaitu : Peraturan Desa, Peraturan Bersama Kepala Desa dan Peraturan Kepala Desa. Pembentukan peraturan di Desa melalui tahapan : perencanaan, penyusunan, pembahasan, penetapan, pengundangan, penyebarluasan, evaluasi dan klarifikasi. Teknik penyusunan peraturan di Desa diatur dengan pasal 32 Permendagri No.111 Tahun 2014 tentang ketentuan mengenai teknik  penyusunan peraturan di Desa dan keputusan Kepala Desa sesuai dengan ketentuan Undang-Undang tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan dan ketentuan teknis lebih lanjut mengenai tata cara penyusunan peraturan di Desa diatur dalam Peraturan Bupati/Walikota. Kerangka Penyusunan peraturan perundang-undangan mencakup Judul, Pembukaan, Batang Tubuh, Penutup, Penjelasan (jika diperlukan) dan lampiran (jika diperlukan).

Page 1 of 2 | Total Record : 11