cover
Contact Name
arbain
Contact Email
baintigers@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. KH.Wahid Hasyim, Sempaja No.28, Samarinda, East Kalimantan
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : http://dx.doi.org/10.24903/jam
This journal contains a scientific manuscript published by the Institute of Research and Community Service, Widya Gama Mahakam Samarinda University with frequency published 2 times a year.
Arjuna Subject : Umum -
Articles 331 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Produktif Dusun Pongangan melalui Program Inovasi Pengembangan Produk di Era Covid-19: Kelompok Produktif Firman Mansir
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 01 (2022): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i01.1174

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat kelompok produktif di dusun Pongangan melalui inovasi pengembangan produk. Melalui kegiatan pengabdian ini kami fokus pada produksi emping. Dalam konteks pengabdian Emping merupakan sejenis camilan atau makanan ringan khas nusantara seperti keripik yang terbuat dari biji melinjo (Gnetum gnemon) dengan rasanya agak pahit. Keripik ini dibuat dan diolah dalam industri rumahan yang prosesnya secara tradisional melalui tangan dimana biji ini disangrai menggunakan pasir. Warga Padukuhan Pongangan menggunakan emping sebagai salah satu mata pencaharian untuk menunjang ekonomi warga. Persaingan bisnis yang sangat ketat membuat pembisnis bekerja keras untuk membuat produk yang berkualitas dan jenis yang bervarian sehingga menarik banyak konsumen. Dalam meningkatkan kualitas produk perlu adanya inovasi baik produk itu sendiri maupun packaging-nya. Produksi emping juga merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN UMY yang penulis dampingi selama kegiatan berlangsung dan bertujuan untuk mensosialisasikan dan mempraktekan inovasi varian rasa dan packaging produk emping. Metode kegiatan yang dipraktekkan dalam program ini adalah pembekalan dan training yang diberikan pada pemilik UMKM. Hasil yang didapatkan dari program tersebut adalah meningkatkan reputasi pasaran produk UMKM Emping “Arisena” dan mahasiswa KKN UMY mendapatkan pengetahuan tentang proses produksi emping
Pelatihan Keterampilan Dasar Komputer dan Teknologi Informasi bagi Siswa dan Guru SMKN 1 Desa Mook Manaar Bulatn Arbansyah Arbansyah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 01 (2022): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i01.1228

Abstract

Pada kenyataannya, program pendidikan TIK belum bisa menjangkau siswa/siswa di beberapa sekolah yang terletak di pelosok atau pedesaan, termasuk juga sekolah menengah yang berada di Desa Mook Manaar Bulatn Kutai Barat Seberang yaitu SMK 1 Negeri Mook Manaar Bulatn. Hal ini disebabkan karena tidak adanya guru yang mampu mengajarkan materi tersebut. Begitu juga bagi perangkat desa, masih banyak yang belum memanfaatkan teknologi komputer ini untuk mengelola arsip desa. Berdasarkan permasalahan di atas, usulan untuk program Pengabdian di Desa Mook Manaar Bulatn Kutai Barat Seberang adalah pelatihan Microsoft Word dan Microsoft Excel bagi siswa sekolah menengah dan guru SMK 1 Negeri Mook Manaar Bulatn. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan siswa memiliki bekal dalam hal mengoperasikan komputer serta mampu membantu membuatkan surat menyurat sehingga siswa mampu mempercepat pengembangan ilmu pengetahuannya. Bagi perangkat desa diharapkan dapat memanfaatkan komputer dan internet untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi desa. Misalnya permasalahan dalam bidang pertanian dan peternakan.
Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Bahan Ajar pada Guru Havis Aravik; Mukhsin Patriansah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1316

Abstract

Artikel pengabdian ini membahas peningkatan kualitas dan kompetensi guru melalui pelatihan bahan ajar pada guru SMA Bina Warga 2 Kota Palembang. Hal ini dilakukan karena melihat bahwa kualitas dan kompetensi guru sangat penting karena guru menjadi daya dukung, sekaligus penentu muara pendidikan ke depan. Tujuan dari pengabdian supaya guru memiliki kualitas dan kompenetsi khususnya dalam pembuatan bahan ajar. Metode yang dipakai adalah sosialisasi, pertisipasif, penilaian dan evaluasi. Hasil pengabdian ini memperlihatkan bahwa bahan ajar menjadi salah satu cara bagi setiap guru untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi dirinya. Lewat bahan ajar seorang guru dapat melakukan transfer of knowledge sekaligus berdialog langsung dengan murid-muridnya dari isi bahan ajar yang dibuat. Selain itu, bahan ajar juga dapat menjadi pendamping guru dalam melaksanakan aktivitas kegiatan belajar mengajar.
Edukasi Proyeksi Keuangan pada UMKM di Kota Palembang Muhammad Hamdan Sayadi; Rafika Sari
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1331

Abstract

Pengarahan dan diskusi tentang proses proyeksi keuangan bagi UMKM di Kota Palembang ialah tujuan dari dilakukannya kegiatan ini. Kegiatan ini bermitra dengan salah satu penggiat UMKM di Kota Palembang, Kenanga dan dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2022. Adapun hal utama yang perlu mendapatkan sorotan terhadap mitra antara lain belum pernah membuat proyeksi keuangan, penentuan anggaran dan ekspansi bisnis serta investasi jangka panjang masing menggunakan asumsi pribadi, dan tidak mengetahui metode atau cara apa saja yang digunakan untuk membuat proyeksi keuangan yang sesuai dengan ketentuan akuntansi. Keunggulan dari proyeksi keuangan antara lain menghitung keandalan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan, membayar pinjaman, dan merancang suatu bisnis. Kesalahan ketika menentukan proyeksi keuangan berakibat pada salahnya keputusan investasi dan ekspansi bisnis jangka panjang. Setiap pelaku UMKM seharusnya dapat mempersiapkan data-data keuangan dan menyusunnya menjadi proyeksi keuangan sesuai dengan metode ataupun cara-cara yang sesuai dengan pedoman akuntansi yang berlaku.
Pembinaan UMKM Penyedia Bahan Baku Herbal Bogor dalam Peningkatan Aspek Legalitas dan Produktivitas Ekonomi Adisthy Nurqamarani; Ari Juliana; Nadia Nurani Isfarin; Setyo Kuncoro; Dedy Juniadi
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1434

Abstract

UMKM berperan penting terhadap “green economic growth” karena berkontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi dan jejak lingkungan baik dalam lingkup nasional maupun dalam lingkup global. Di tengah pandemi global, UMKM sangat penting untuk pemulihan ekonomi mengingat besarnya kontribusinya terhadap sektor tenaga kerja. Pandemi, di sisi lain, meningkatkan kesadaran untuk lebih peduli dengan lingkungan. Riset menunjukkan semakin banyak pengusaha yang mengalihkan fokus mereka untuk berinvestasi di sector lingkungan, salah satunya adalah mitra abdimas kami, yaitu PT.Akademi Inovasi Indonesia (PT.AVIN). PT.AVIN merupakan UKM yang bergerak di bidang penyediaan bahan baku herbal yang didapatkan dari limbah lingkungan industri dan rumah tangga serta tumbuhan-tumbuhan herbal, seperti daun-daun kering. Kehadiran PT.AVIN yang bergerak di bidang green business perlu diapresiasi. Namun, keterbatasan modal ataupun sarana prasarana seringkali menghambat kemajuan UMKM untuk berinovasi. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra diantaranya alat penunjang produksi yang masih tradisional, belum memiliki izin P-IRT, UKOT dan IEBA, serta tidak mempunyai merek dan label kemasan yang memadai. Dalam program pengabdian masyarakat ini, kami memberikan solusi atas beberapa kendala tersebut diantaranya memberikan bantuan sarana prasarana berupa mesin pengering makanan dan memberikan sosialisasi terkait perizinan perusahaan serta pelatihan desain label. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan abdimas ini, mitra disarankan segera mengajukan izin P-IRT, UKOT dan IEBA sebagai bentuk keseriusan dalam pengembangan bisnis.
Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Meningkatkan Cakupan Kunjungan Posyandu Balita melalui Inovasi MAIMO (Mari Ikut Meriahkan Posyandu) di Kabupaten Buton Sutrisna Altahira; Hilda Sulistia Alam; Sapril Sapril; Asriadi Asriadi; Sitti Aisyah Ansi; Andi Tri Sari Aseh Manjaruni
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1484

Abstract

Indonesia sedang melakukan Pemerataan Keberadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk mendukung visi Indonesia Bebas stunting. Inovasi “MAIMO” (MAri Ikut Meriahkan pOsyandu) merupakan inovasi yang diambil dari Bahasa Wolio yang berarti (Maimo = Marilah) dalam inovasi ini kader mengantar-jemput sasaran Posyandu Balita dari rumah ke rumah dengan menggunakan kendaraan roda dua ( sepeda motor) sehingga hal ini menjadi sala satu strategi yang bisa meningkatkan cakupan kunjungan Posyandu Balita. Inovasi MAIMO juga menyediakan wahana Posyandu Balita yang didesain seperti perayaan ulangtahun anak dengan dekorasi balon warna-warni, mainan bayi, snack dalam kemasan dan lagu anak yang diputar pada saat Posyandu Balita. Tujuan meningkatkan cakupan kunjungan ibu balita ke Posyandu melalui inovasi ”MAIMO”. Sasaran Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), yaitu ibu balita berjumlah 20 orang yang telah memiliki jadwal Posyandu dan terpilih secara acak. Kegiatan ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Banabungi Kabupaten Buton pada Tanggal 22 Maret 2022 yang terdiri atas 5 orang dosen serta 1 orang mahasiswa kebidanan Politeknik Baubau yang turut berpartisipasi. Kegiatan PkM terdiri atas 6 tahapan, yaitu Pembukaan: diawali dengan salam kemudian pemateri memperkenalkan diri, menyampaikan tujuan dan sasaran serta membagikan lembar pre test yang kemudian diisi oleh ibu balita. Proses: pemateri menyampaikan materi dengan metode ceramah dan dibantu media handout dilanjutkan dengan diskusi serta tanya jawab. Evaluasi: pemateri memberikan lembar post test dan meminta ibu balita untuk mengisinya serta memberikan kesempatan kepada ibu balita untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami. Refleksi: pemateri memberikan pesan moral dari kegiatan PkM yang telah dilakukan. Tindak lanjut: pemateri menghimbau kepada ibu balita untuk selalu membawa balita ke Posyandu setiap bulan dan menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dari kegiatan PkM. Penutupan: mengucapkan salam dan hamdalah. Hasil menunjukkan adanya peningkatan cakupan kunjungan ibu balita ke Posyandu melalui inovasi ”MAIMO” dari 75 % menjadi 85%.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Masyarakat tentang Disinfektan dan Antiseptik Berbasis Daun Sirih nurmeily rachmawati; Syarah Anliza; Indah Wardatul Firdaus
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1486

Abstract

Perkembangan covid-19 diseluruh belahan dunia membuat dampak yang signifikan terhadap tatanan hidup manusia. Salah satu aspek yang mengalami perubahan secara signifikan adalah aspek kesehatan. Pemerintah Indonesia menggalakkan beberapa program untuk menekan laju perkembangan covid-19 diantaranya pembatasan social berskala besar, gerakan 5M, dan program disinfektan secara berkelanjutan diberbagai tempat umum. Informasi tentang antiseptic dan disinfektan menjadi topic utama dalam situasi pandemic ini. WHO mengeluarkan fomulasi untuk hand sanitizer dimana kandungan alcohol minimal 60-70%. Situasi pandemic ini perlu adanya edukasi kepada masyarakat agar pengetahuan tentang antiseptic dan disinfektan menjadi tepat sasaran. Edukasi dilakukan dengan penyuluhan informatif dan pelatihan keterampilan dalam pembuatan antiseptic dan disinfektan berbahan dasar alami yaitu daun sirih. Kegiatan dilakukan di RT/RW 006/005 Cipondoh, Tangerang. Kegiatan ini melibatkan kelompok ibu-ibu PKK dilingkungan tersebut berjumlah 20 orang. Evaluasi tingkat pengetahuan dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang dilakukan 2 tahap yaitu pre dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada kelompok ibu-ibu PKK dilingkungan tersebut. Kata Kunci: antiseptic, disinfektan, pengetahuan
Program Apoteker Cilik Sekolah Dasar Negeri Kota Baubau Sri Yolandari; Evi mustiqawati; Suparman Supardi; Isrul Isrul
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1487

Abstract

Penggunaan obat khususnya pada anak-anak perlu mendapatkan perhatian khusus karena tidak semua anak mudah minum obat ketika sakit. Disisi lain masa anak-anak perlu mendapatkan banyak informasi tentang berbagai profesi agar dapat menambah wawasan sekaligus memacu semangat belajar. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan pelatihan apoteker cilik kepada siswa SD yang bertujuan untuk mengenalkan profesi Apoteker, mengenalkan berbagai macam jenis obat serta penggunaannya yang baik dan benar. Pelatihan dilakukan pada siswa SD kelas 6 di wilayah Kota Baubau. Kegiatan tersebut dibantu oleh mahasiswa Diploma Tiga Farmasi yang diawali dengan penjelasan di kelas.. Kegiatan pertama yaitu menjelaskan tentang profesi apoteker dengan materi definisi profesi apoteker, ruang lingkup pekerjaan apoteker, serta tugas apoteker yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Kegiatan kedua yaitu mengenalkan logo dan bentuk sediaan obat dengan materi macam-macam logo obat dan bentuk sediaan obat beserta kegunaannya. Kegiatan ketiga yaitu melakukan penyuluhan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang) dan penggunaan obat rasional. Pada akhir kegiatan, para siswa/i SDN 1 Baadia menyampaikan beberapa ketertarikannya mengenai apoteker terkhusus apoteker cilik yaitu dapat mengetahui berbagai jenis sediaan obat, cara menggunakan obat yang baik dan benar, obat-obat tradisional yang banyak terdapat disekeliling kita, serta mengetahui secara mengenal lebih dekat cara meracik salah satu sediaan obat yaitu puyer. Selain itu kegiatan ini juga ditutup dengan penyerahan plakat kepada SDN 1 Baadia dalam hal ini diwakili oleh Kepala Sekolah SDN 1 Baadia.
Pendampingan dan Konsultasi Jodoh, Pernikahan serta Keluarga Islami di Margorejo Kota Surabaya Dewi Mutmainnah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1490

Abstract

Keluarga yang berkah, sakinah, mawaddah warahmah merupakan tujuan perkawinan yang diinginkan oleh setiap pasangan menikah. Akan tetapi dalam kenyataannya yang terjadi malah sebaliknya, banyak pasangan yang menghadapi permasalahan dan konflik dengan pasangan masing masing sehingga berujung kepada perceraian. Di surabaya sendiri pada tahun 2018 mencatat pengadilan Agama menerima permohonan cerai sejumlah 6.513 perkara yang meningkat dari tahun sebelumnya dengan 5.556. Hal ini tentu saja memprihatinkan dan berusaha diatasi oleh pemerintah dengan menyelenggarakan bimbingan atau kursus pra nikah dengan diterbitkannya Peraturan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam No. DJ.II/542 tahun 2013 tentang Pedoman Penyelenggaran Kursus Pra Nikah. Sejalan dengan inilah, Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan melakukan kegiatan pendampingan dan konsultasi seputar jodoh, pernikahan dan keluarga islami yang berlokasi di Margorejo Surabaya. Pengabdian kepada masyarakat ini membantu masyarakat untuk memahami ilmu pra menikah dimulai dari bagaimana memilih jodoh/pasangan yang ideal menurut Islam dan pasca menikah yaitu bagaimana menjalani pernikahan dan membangun keluarga yang bahagia berdasarkan hukum Islam dan teladan Nabi Muhammad SAW. Pendampingan dan konsultasi ini diikuti dengan antusias oleh para peserta, bahkan ada dua peserta yang berhasil didampingi dalam proses ta’aruf, khitbah (lamaran) sampai menikah yang menjadikan Pengabdian kepada Masyarakat ini unggul dibandingkan dengan pengabdian sejenis.
Literasi Teknologi untuk Budidaya Jamur Ahmad Fauzi; Jamaludin Indra; April Hananto; Elfina Novalia; Aviv Yuniar Rahman
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1513

Abstract

Kabupaten Karawang memiliki lahan pertanian yang dapat mendukung budidaya jamur. Pendapatan budidaya jamur yang menjanjikan maka perlu adanya sosialiasi pemanfaatan teknologi. Pengkondisian ruangan budidaya jamur dilakukan menggunakan mikrokontroller dengan pengaturan standar ruangan budidaya jamur. Budidaya jamur befokus pada dua jenis jamur yaitu Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) dan Jamur Merang yang merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai gizi sangat baik dan memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan. Kegiatan dilakukan dengan penerapan teknologi mikrokontroller dan IoT dalam kumbung jamur untuk budidaya jamur merang. Literasi dilakukan kepada petani melalui sosialisasi penerapan tekologi tersebut sesuai dengan potensi manfaat Industri 4.0 mengenai perbaikan kecepatan fleksibilitas produksi. Peralatan teknologi yang diterapkan terdiri atas sensor dan actuator. Monitoring ruangan dapat terlihat melalui display LED yang menggambarkan kondisi ruang kumbung. Hasil yang diperoleh selama masa tanam 35 hari yaitu warna jamur lebih cerah, ukuran jamur lebih besar dan hasil panen lebih banyak. Kata Kunci: Budidaya jamur, Literasi teknologi, mikrokontroller, IoT, Industri 4.0.