cover
Contact Name
arbain
Contact Email
baintigers@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. KH.Wahid Hasyim, Sempaja No.28, Samarinda, East Kalimantan
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : http://dx.doi.org/10.24903/jam
This journal contains a scientific manuscript published by the Institute of Research and Community Service, Widya Gama Mahakam Samarinda University with frequency published 2 times a year.
Arjuna Subject : Umum -
Articles 333 Documents
Upaya Peningkatan Asi Ekslusif dengan Relaktasi melalui Media Booklet di Kelurahan Dasan Cermen Kecamatan Sandubaya Intan Gumilang; Syajaratuddur Faiqah; Fitra Arsy Nur Cory'ah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1856

Abstract

Di Indonesia cakupan ASI eksklusif pada tahun 2021 adalah 69,7%, berdasarkan data dinas kesehatan Provinsi NTB menyampaikan bahwa cakupan pemberian ASI Eksklusif pada bayi di Provinsi NTB tahun 2021 sebesar 85,4 %. Jika dibandingkan tahun 2020, capaian ASI Eksklusif tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya yaitu sebesar 85,4 %. Rentang persentase capaian ASI Eksklusif antar kabupaten/kota cukup lebar. Capaian cakupan terendah terdapat di Kota Mataram sebesar 51,5 %. Angka tersebut belum memenuhi target cakupan ASI eksklusif yaitu sebesar 80%. Angka tersebut belum memenuhi target cakupan ASI eksklusif yaitu sebesar 80%. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif. Adanya perubahan pengetahuan dan sikap maka diharapkan mampu merubah perilaku ibu untuk relaktasi kembali, jangka panjang memberikan media edukasi booklet ini mampu meningkatkan cakupan ASI eksklusif di wilayah kerja Kota Mataram.Pengadian Kepada masyarakat ini dilakukan dengan tahap yaitu pre test kemudian memberikan edukasi berupa booklet kepada responden selanjutnya dilakukan post test untuk mengukur pengetahuan dan sikap responden. Sebagai tindak lanjut dari pegabiadn kepada masyarakt ini diharapkan dapat dilakukan intervensi sesuai dengan modul booklet yang sudah disusun maupun diseminasi hasil dari pengembangan program kepada masyarakat maupun pemegang kebijakan.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu Melalui Pelatihan Antropometri Untuk Deteksi Dini Balita Stunting di Desa Jatisura, Indramayu Nur Intania Sofianita; Iin Fatmawati; Sintha Fransiske Simanungkalit; Ikha Deviyanti Puspita; M. Ikhsan Amar
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1914

Abstract

Efforts to improve nutritional status for the development of human resources quality begin as early as possible, through 1000 HPK activities, starting from the fetal life to 2 years of age. One of the activities that support early detection of stunting under-fives is measurement and weighing which is carried out every month by health cadres at Posyandu. The purpose of implementing training for Posyandu cadres was to increase the knowledge and skills of Posyandu cadres in anthropometric measurements, and to minimize mis-weighing, measurement errors that make the data invalid and cannot be reported. The implementation method is by providing anthropometric training 1 time, filling out questionnaires before and after the training, by giving measurement tutorial for 120 minutes, and direct monitoring is carried out 1 month after the training. The result of this showed that there was increments of knowledge and measuring skills by Posyandu cadres (P value:0,006). Suggestions for the Posyandu cadres should have training and workshop for maintaining their skill, to be able to carry out anthropometric training regularly every year.
Peningkatan Standarisasi Kualitas Pupuk dan Ubi Berbasis Sistem Cerdas Aviv Yuniar Rahman; Chauliah Fatma Putri; Adya Hermawati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1919

Abstract

Indonesia memiliki hasil pangan yang berlimpah dalam hasil olahannya. Salah satunya yaitu ubi jalar. Sumber karbohidrat dari ubi jalar banyak di manfaatkan sebagai bahan pangan di berbagai industri. Namun, dalam proses pemilihan ubi jalar masih menggunakan proses manual. Oleh karena itu membutuhkan tenaga yang banyak dalam proses pemilihan ubi jalar. Tidak hanya itu, dalam pengiriman ke berbagai mitra tidak memiliki standarisasi dalam mengirim yang di minta oleh industri. Sehingga banyak ubi jalar yang terbuang karena busuk ataupun mentah karena tidak dapat di olah. Berdasarkan dalam masalah tersebut, pengabdian ini bertujuan untuk memberi peningkatan sumber daya manusia. Tujuan kedua yaitu membuat sistem deteksi kualitas pupuk ubi jalar dan sistem deteksi ubi jalar berbasis sistem cerdas. Karena banyak di tempat tersebut masih minimnya pengetahuan dan keterampilan dalam memproduksi ubi jalar. Kemudian dalam segi peralatan juga dapat membuat alat deteksi kualitas pupuk yang dapat meningkatkan standarisasi dari pupuk ubi. Sehingga nantinya jika kualitas bagus jumlah produksi akan meningkat dengan adanya pupuk yang berkualitas. Pada Ubi jalar juga dapat membuat alat deteksi kualitas ubi yang nantinya dapat meningkatkan kualitas ubi dengan menghasilkan ubi dari berbagai grade untuk pengiriman ke industri. Hasil dalam pengabdian ini diketahui pengetahuan kualitas dan standarisasi kualitas pupuk terjadi peningkatan dari 60% menjadi 92%, untuk pengetahuan kualitas dan standarisasi kualitas ubi jalar mengalami peningkatan dari yang semula 67% menjadi 97% sedangkan pengetahuan dibidang sumber daya manusia juga mengalami peningkatan dengan yang sebelumnya melakukan pekerjaan tidak terstruktur, kini para pekerja sudah mulai melakukan pekerjaan sesuai dengan SOP dalam pekerjaan masing-masing.
Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Inggris bagi Anak-Anak melalui Pendampingan di Rumah Belajar Desa Kertaungaran Muhammad Aprianto Budie Nugroho; Vina Agustiana; Erwin Oktoma; Yayan Suryana; Sheila Agustine; Arya Lingar Bunaya
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1928

Abstract

Program pengabdian yang berupa pendampingan bagi si anak-anak dalam belajar bahasa Inggris dilakukan bertujuan untuk membantu para siswa dalam belajar bahasa Inggris selama belajar dari rumah selama pandemic Covid-19. Pendampingan ini dilakukan melihat kesulitan-kesulitan para siswa dalam belajar bahasa Inggris dan kesulitan orang tua dalam membimbing belajar bahasa Inggris, sehingga hal tersebut menurunkan minat belajar dan kemampuan para siswa dalam Bahasa Inggris. Karena masalah tersebut program pengabdian ini disambut dengan baik diantara orang tua yang tinggal di Perum Griya Nyansa Lestari, terdapat 6 siswa yang tergabung dalam program pengabdian ini, jumlah peserta anak-anak dalam program ini dibatasi dikarenakan protocol covid-19 yang membatasi jumlah peserta. Para anak-anak yang terlibat dalam program pengabdian terlihat antusias dalam belajar bahasa Inggris dalam program ini, hal tersebut bisa dilihat dari kehadiran mereka selama pembelajaran. Program ini akan berlanjut selama para siswa membutuhkan selama masa belajar dirumah. Kata kunci: Pengabdian, pendampingan, minat belajar, bahasa Inggris.
Pelatihan Pengelolaan Sampah, Pembuatan Dekomposer dan Pupuk Organik Cair bagi Santri Panti Asuhan Ruhamaa Kota Samarinda Djihan Ryn Pratiwi; erwin erwin; Ika Yekti liana Sari; irfa Ashari Hyahara; Noor Hindryawati; Eva Marliana
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1977

Abstract

Panti asuhan adalah suatu lembaga pelayanan sosial yang didirikan oleh pemerintah maupun masyarakat, bertujuan untuk membantu individu, kelompok masyarakat. Salah satu panti asuhan yang ada di kota Samarinda adalah Panti Asuhan Ruhama yang beralamatkan di Jalan Suryanata Kelurahan Bukit Pinang. Panti Asuhan Ruhama memenuhi kebutuhan anak-anak yang dirawatnya mulai dari tempat tinggal, makanan, kebutuhan sehari - hari hingga sekolahnya. Dalam Kegiatan sehari - hari Panti Asuhan Ruhama banyak menghasilkan sampah, sampah dipanti asuhan Ruhamaa terutama sampah organik belum dimanfaatkan dengan baik padahal panti Asuhan Ruhama memiliki green house. Untuk itu Dosen Jurusan Kimia FMIPA UNMUL bekerjasama dengan PT. Global Environmet Laboratory (PT. GEL) pada hari Minggu, 25 September 2022 memberikan pelatihan mengenai Pengelolaan Sampah, Pembuatan Dekomposer dan Pupuk Organik Cair (POC) dari sampah organik berupa nasi sisa Bagi Santri Panti Asuhan Ruhama Kota Samarinda. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah metode ceramah ; memberikan materi pengelolaan sampah dan pembuatan dekomposer dan pupuk organik cair, metode eksperimen ; santri panti asuhan ruhama praktek terkait materi yang sudah disampaikan sebelumnya dan mengaplikasikan langsung pupuk organik cair yang sudah dibuat ke tanaman yang ada di green house milik panti. Dengan metode ceramah dan eksperimen dapat menambah pengetahuan dan skill keterampilan santri dalam mengelola sampah, pembuatan dekomposer dan pupuk organik cair (POC) serta dapat mengaplikasikan langsung di green house milik panti. Dari hasil kuisioner dapat dijabarkan bahwa santri Panti Asuhan Ruhamaa menanggapi baik dengan rata - rata tanggapan terhadap pernyataan yang diberikan adalah baik sekali dengan presentase untuk tiap pernyataan sebesar 90%.
Penggunaan Subtitle Film dan Aplikasi Kahoot dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas Arbain Arbain; Farhan Alfarizsy
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1978

Abstract

Sebagai pemandu makna dalam memahami percakapan antar tokoh, subtitle menjadi bagian penting dalam penyampaian pesan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan subtittle film bahasa inggris serta strategi dalam memahami subtittle tersebut. Kemudian, untuk mengetahui pemahaman siswa terkait dengan subtittle bahasa inggris, pelaksana kegiatan menggunakan aplikasi kahoot sebagai assesmen. Dengan penggunaan aplikasi ini, proses assesmen diharapkan dapat berjalan dengan menyenangkan. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada 3 sekolah yaitu SMKN 5, SMAN 5 dan SMK Kesehatan Samarinda dengan fokus kepada siswa kelas X. Dalam kegiatan ini, pelaksana menggunakan subtitle film Stranger Things sebagai contoh penyampaian materi. Film ini diambil dengan pertimbangan sebagai film serial terlaris pada tahun 2022 di Netflix. Sebagai film dengan latar belakang horor, pelaksana menyajikan contoh berupa tuturan maupun ekspresi ketakutan dari para tokoh.
Workshop Penggunaan Mendeley sebagai Sistem Manajemen Referensi kepada Mahasiswa Arbansyah Arbansyah; Abdul Rahim; Rofilde Hasudungan; Wawan Joko Pranoto
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1980

Abstract

Aplikasi Mendeley sangat membantu mahasiswa menyusun proyek ilmiah seperti skripsi, tesis, dan tugas akhir. Mahasiswa dapat mengelola bahan bacaan yang dijadikan referensi atau acuan dalam karya ilmiahnya dengan Mendeley ini. Siswa dapat lebih mudah memasukkan kutipan dan secara otomatis membuat daftar referensi dengan aplikasi ini. Banyak mahasiswa tingkat akhir yang masih belum memahami fitur atau manfaat aplikasi Mendeley ini. Akibatnya, pelatihan manajemen referensi berbasis Mendeley dan kegiatan pengabdian masyarakat sangat dibutuhkan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperluas wawasan siswa dan meningkatkan kemahiran mereka dengan aplikasi manajemen referensi Mendeley. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa meningkatkan kualitas karya ilmiahnya dan memberikan solusi atas permasalahan yang muncul saat penulisan tugas akhir.
Edukasi Seribu Hari Pertama Kehidupan dan Peningkatan Kapasitas Ibu Rumah Tangga sebagai Pencegahan Stunting Nunuk Nugrohowati; Adi Sukrisno; Niniek Hardini; Via Rifkia; Yosha Putri Wahyuni
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1917

Abstract

Latar Belakang. Kegagalan pertumbuhan pada periode emas Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) dapat memberi dampak gangguan pertumbuhan fisik pada balita. Salah satu penanganan masalah gizi pada 1000 HPK dengan meningkatkan kapasitas Ibu Rumah Tangga dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dengan memanfaatkan Potensi Lokal. Tujuan. Memberikan edukasi tentang 1000 HPK dan Peningkatan Kapasitas Ibu hamil dan ibu balita Berbasis Pemanfaatan Potensi Lokal untuk pencegahan Stunting di Desa Pabeanudik Kabupaten Indramayu. Metode Yang digunakan. Abdimas dilaksanakan di desa Pabeanudik Kabupaten Indramayu tahun 2022, potensi lokal yang digunakan adalah Ikan Bandeng dan Rumput laut. Responden 32 orang ibu hamil, ibu balita serta kader dari 14 Posyandu. Sosialisasi pada kunjungan pertama bersama kader Posyandu dan staf desa Pabeanudik. Pemberian edukasi 1000 HPK dan pelatihan pemanfaatan potensi lokal dilakukan pada kunjungan kedua, instrumen kuesioner untuk melihat gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku responden, kuesioner pre-test dan post-test untuk melihat perubahan pengetahuan tentang 1000 HPK dan potensi lokal rumput laut dan ikan bandeng. Pada kunjungan ketiga diadakan evaluasi Penyuluhan sebagai model pemberdayaan masyarakat dalam bidang Kesehatan. Hasil dan Kesimpulan. Hasil kuisioner menunjukkan pengetahuan baik ibu (100%), sikap ibu baik (93,75%) dan perilaku ibu baik (93,75%) terhadap masalah gizi. Terdapat rata2 peningkatan skor 0,07 tentang 1000 HPK; pada kuesioner ikan bandeng terjadi penurunan skor 0,12 dan peningkatan skor 0,48 untuk rumput laut. Pada evaluasi semua responden menjawab kuesioner input, proses dan output hampir mendekati tolok ukurnya (92,3%) dan tidak ada kesenjangan. Responden mempunyai pengetahuan baik, mempunyai sikap baik untuk menjadi perilaku baik terhadap masalah gizi. Terjadi peningkatan pengetahuan tentang seribu hari pertama kehidupan pada kader, ibu hamil dan ibu balita. Adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam pengolahan ikan bandeng dan rumput laut untuk diterapkan dalam kehidupan sehari hari. Dengan dukungan input internal dan eksternal serta proses pemberdayaan yang baik, masyarakat desa Pabeanudik mempunyai keberdayaan dalam mengidentifikasi masalah kesehatan lokal di daerahnya dan memecahkan masalah kesehatan lokal, yang menjamin tujuan perkembangan keberlangsungan (SDG’s).
Peningkatan Hardskill Guru SMA Al-Amin Muhammadiyah Kota Sorong melalui Pelatihan Teknologi Hidroponik Mira Herawati Soekamto; Reijeng Tabara; Syarif Ohorella; Marlinda Indah Eka Budiarti
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1976

Abstract

Konsep merdeka belajar sebagai konsep baru kurikulum yang menekankan kepada siswa dengan mengembangkan minat dan bakat serta kemandirian sehingga bisa meningkatkan kualitas siswa. Upaya peningkatan tersebut harus dibarengi dengan peningkatkan tenaga pendidik atau guru, sehingga dapat mencapai tujuan kurikulum merdeka belajar. Melalui kegiatan pelatihan teknologi hidroponik bagi guru-guru akan memberikan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki guru yang dapat disalurkan untuk mengembangkan kreativitas siswa sebagai dasar dalam mengembangkan ilmu dan teknologi. adanya peningkatakan pengetahuan yang dilakukan melalui pretest dan post test tentang teknologi hiroponik pada guru-guru SMA Al-Amin Muhamamdiyah Kota Sorong yang mencakup tingkat pengetahuan pada tahap pembibitan, larutan nutrisi, penanaman, perawatan atau pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit serta panen. Diharapkan agar dilakukan pendampingan untuk dapat lebih meningkatkan ketrampilan pada berbagai jenis tanaman yang dapat dibudidayakan pada media hidroponik.
Pelatihan Pembuatan Studio Mini dan Teknik Digital Foto Produk Kampung Akrilik Berbasis Android Sri Restu Ningsih Sri; Ade Irma Suryani; Rahmadini Darwas; Rahimullaily; M. Tasnim
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1868

Abstract

The problem that occurred in Acrylic Village was the craftsman's lack of knowledge about how to make a mini studio and tricks for making product photos using digital techniques. The aim of this PKM is to hold training on making mini studios and making product photos using digital techniques in Android applications. The activity implementation method includes four stages, namely: program planning, implementation, observation and evaluation. Evaluation of this activity is carried out after the activity takes place. Based on the results of the questionnaire filled out by the respondents, it was found that 87% of the members of the craftsmen did not know about mini studios and techniques for making product photos using the digital photoroom technique, and 13% stated that they already knew about this technique. For responses regarding the material presented by the resource persons it was useful for business development or adding insight, namely 89% stated it was very useful and 11% stated it was useful. The participants' responses regarding the way the resource person delivered the material, namely 73% stated it was very clear and 27% stated it was clear.