cover
Contact Name
Nia Windyaningrum
Contact Email
nia.windyaningrum@um.ac.id
Phone
+6285650855460
Journal Mail Official
wsekolahdasar@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Kependidikan Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang Kampus PP3 Universitar Negeri Malang, Blitar Jalan Ir. Soekarno No.3, Blitar 66112, Telepon/Faksimil: (0341) 801176
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Wahana Sekolah Dasar
ISSN : 08548293     EISSN : 26225883     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um035
Core Subject : Education,
Wahana Sekolah Dasar publishes articles on research, studies and application of theories, practical writing, and conceptual ideas related to Primary Education which includes, but is not limited to : Development of Educational Technology in Primary Education Effective Teaching Strategies in Primary Education Assessing Student Learning in Primary Education Character Building in Primary Education Teaching Practice Guidance and Counseling for Primary Education Policy and Practice Primary Education School Management and Leadership in Primary School Cognitive Development of Children Science and Mathematics Education in Primary Education Language and Literacy Education in Primary Education Civics and Moral Education in Primary Education Art and Creativity in Primary Education Physical Activity and Health in Primary Education Special Needs Education in Primary Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 87 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN KEPANJENLOR 1 Latifah, Lia; Zainuddin, Mohammad; Surayanah, Surayanah
Wahana Sekolah Dasar Vol 31, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v31i22023p115-121

Abstract

The purpose of this study was to find out the teaching materials needed in class V SDN Kepanjenlor 1 on Mathematics content. The research method used is qualitative, so the data is obtained through filling out questionnaires and interviews. The results of the research obtained were that teachers needed teaching materials to accompany the Mathematics content on addition and subtraction of fractions which included practice questions and their solutions related to everyday life. The results of the questionnaire obtained a percentage of 81%, meaning that most students needed Mathematics teaching materials. The teaching materials needed by students are technology-based teaching materials which are equipped with videos, pictures and practice questions. Keywords: mathematics; needs analysis; teaching materials
KESULITAN BELAJAR MEMBACA ((DYSLEXIA) PADA SISWA KELAS III (STUDI KASUS DI SEKOLAH DASAR NEGERI 10 MIAU MERAH) Agustina Weni Astuti, Fransiska,
Wahana Sekolah Dasar Vol 29, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v29i12021p27-37

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar membaca (dyslexia) pada siswa kelas III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas III , orang tua, guru kelas III, kepala sekolah dan keluarga terdekat subyek. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan interactive model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar yaitu: (1) faktor internal yang terdiri dari faktor fisiologis yg menunjukkan bahwa kelahiran prematur yang mengakibatkan pertumbuhan tubuh tidak normal, kesehatan terganggu sering kejang-kejang dan pingsan serta pandangan mata terlihat juling dan faktor psikologis yaitu subyek kurang bisa bersosialisasi sehingga tidak bisa menyesuaikkan diri dengan situasi dan kondisi sekitarnya. (2) Faktor eksternal terdiri dari tiga yaitu lingkungan keluarga yang ditemukan bahwa kakek dan nenek subyek yang mengalami kesulitan membaca; lingkungan  sekolah menunjukkan bahwa subyek kebingungan ketika diminta membaca oleh gurunya sehingga subyek tidak bisa menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru jika tidak dibimbing oleh guru; dan lingkungan masyarakat menunjukkan bahwa subyek lebih cenderung memilih untuk menyendiri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa subyek mengalami kesulitan belajar membaca (dyslexia).Kata kunci: kesulitan belajar membaca, dyslexia, siswa Sekolah Dasar Abstract: This research aims to describe the difficulty of learning to read (dyslexia) in class III students. This research design is a qualitative approach in the form of case study research. The informants in this study consisted of a third-grade student, the parents, the class III permanent teachers, the headmaster, and the subject's closest family. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used interactive models from Miles and Huberman. The findings showed two factors that influenced learning difficulties. They are; (1) Internal factors consisting of physiological factors which indicated that premature birth resulted in abnormal body growth, disturbed health, often convulsions and fainting, and crossed eyes and other factors. Psychologically, namely, the subject is less able to socialize so that he cannot adjust to the situation and conditions around him. (2) External factors consisted of three things. Firstly, the family environment where the subject's grandparents had difficulty reading. Secondly, the school environment shows that the subject of the research was confused when the teacher asked him to read so that he cannot complete the assignment given by the teacher without the teacher's guidance. In the last one, the community environment shows that subjects are more likely to choose to be alone. So, in short, the subject of this research has difficulty learning to read (dyslexia).Keywords: difficulty learning to read, dyslexia, elementary school students
ANALISIS RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS BERBASIS ESD DI KELAS TINGGI SEKOLAH DASAR Saffanah, Nadia Nahariy; Hamdu, Ghullam
Wahana Sekolah Dasar Vol 31, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v31i12023p15-26

Abstract

Education for Sustainable Development (ESD) menjadi alternatif di dunia pendidikan khususnya tingkat Sekolah Dasar yang diharapkan dapat mengarahkan peserta didik dalam menyadari kehidupan yang berkelanjutan. Kompetensi berpikir kritis merupakan satu dari delapan kompetensi kunci ESD yang harus dikembangkan. Salah satu alat penilaian yang dapat mengukur tingkat berpikir kritis peserta didik yaitu rubrik keterampilan berbasis ESD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru dalam melakukan penilaian keterampilan melalui rubrik penilaian yang dikaitkan dengan kompetensi berpikir kritis berbasis ESD. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah  6 guru kelas tinggi di kabupaten Garut dan Kota Tasikmalaya. Data penelitian dilakukan melalui teknik wawancara serta studi dokumentasi terhadap rubrik yang sudah digunakan oleh guru. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru belum mengetahui lebih dalam mengenai konsep ESD, guru merasa kesulitan dalam menggunakan serta mengembangkan rubrik penilaian keterampilan, rubrik yang umum digunakan guru terdapat pada buku pedoman guru. Pengembangan rubrik keterampilan berpikir kritis berbasis ESD dirasa akan efektif dan penting sehingga akan memudahkan guru dalam melakukan penilaian keterampilan.
Peningkatan Hasil Belajar Materi Meringkas Teks Eksplanasi melalui Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script dengan Penguatan Karakter Kreatif Fradilla, Chorysofa; Sutansi, S; Yuniawatika, Yuniawatika
Wahana Sekolah Dasar Vol 30, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar materi meringkas teks eksplanasi melalui penerapan model pembelajaran cooperative script dengan penguatan karakter kreatif pada siswa kelas V SDN Kanigoro 4 Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Pada siklus I rata-rata presentase aktivitas guru sebesar 78,5 persen dan pada siklus II meningkat menjadi 100 persen. Rata-rata presentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 78,5 persen dan pada siklus II meningkat menjadi 100 persen. Sementara itu nilai rata-rata hasil belajar siswa pada tahap pratindakan yaitu 68 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 35 persen. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa naik menjadi 77 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 57,5 persen dan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 86 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 85 persen. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative script dengan penguatan karakter kreatif dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi meringkas teks eksplanasi.
ANALISIS REPRESENTASI VISUAL MATEMATIKA SISWA KELAS V-B DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PECAHAN BERBENTUK SOAL CERITA Oktaviah, Fina Nur; Barumbun, Mardyanto; Nanna, A. Wilda Indra
Wahana Sekolah Dasar Vol 32, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v32i12024p10-25

Abstract

Materi pecahan masih menjadi permasalahan bagi banyak siswa di sekolah dasar, khususnya yang melibatkan soal cerita matematika. Pada kenyataannya, sebagian besar siswa dapat menyelesaikan materi pecahan secara aritmatika, namun kesulitan jika diminta untuk menggambarkanya secara visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi visual siswa kelas V sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah pecahan berbentuk soal cerita. Metode penelitian yang digunakan mengikuti kaidah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Sebanyak 23 siswa kelas V mengisi lembar tes kemampuan representasi visual yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan matematika. Dari 23 siswa, 6 orang dipilih untuk mewakili kategori kemampuan matematika untuk diwawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semua partisipan memiliki kemampuan representasi visual yang beragam. Siswa dengan kemampuan matematika tinggi mampu merepresentasikan konsep pecahan ke dalam bentuk gambar dengan tepat, namun tidak dengan siswa berkemampuan sedang yang kurang tepat dalam merepresentasikan pecahan ke dalam bentuk gambar. Selanjutnya, siswa dengan kemampuan matematika rendah tidak mampu menyelesaikan masalah pecahan menggunakan gambar dengan tepat. Hasil penelitian ini berimplikasi pada pentingnya mengajarkan dan memberikan pemahaman terkait dengan materi pecahan yang tidak hanya berpusat pada kemampuan aritmatika saja, namun terlebih penting lagi menekankan pengajaran konsep pecahan menggunakan representasi yang mengedepankan sisi visual.
RODA PUTAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA DI SD ROHMAH, ERWIN RAHAYU SAPUTRA, MITA MIFTAHUR
Wahana Sekolah Dasar Vol 29, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v29i22021p80-83

Abstract

Learning media is a teaching aid or the like, this was stated by Erman Suherman who classified media into two parts, namely media as a carrier of information (science), and media which was also a tool for embedding concepts such as educational props. mathematics. This rotary wheel is one of the teaching aids which was developed to help the learning process of children, especially in elementary schools. The rotary wheel is used to make it easier for children to memorize formulas, shapes and other shapes.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KEBERADAAN PENGAMEN JALANAN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Bramasta, Bayu; Jadmiko, Rahmad Setyo
Wahana Sekolah Dasar Vol 31, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v31i12023p72-79

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor yang menyebabkan keberadaan para pengamen jalanan di Kabupaten Tulungagung. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriftif dengan menggunakan pendekatan kebudayaan. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik triangulasi dan ketekunan pengamat. Data yang diperoleh yaitu faktor penyebab keberadaan pengamen jalanan di Kabupaten Tulungagung, ada dua faktor yaitu intern dan extern. Faktor intern yang meliputi ingin mandiri dan cacat fisik. Faktor extern yang meliputi faktor ekonomi, faktor sosial, faktor psikologis, dan faktor kultural. Faktor-faktor tersebutlah yang dapat mempengaruhi keberadaan pengamen jalanan di Kabupaten Tulungagung. Dari beberapa faktor tersebut saling berhubungan dan alasan utama menjadi pengamen jalanan adalah semata-mata karena kebutuhan hidup sehari-hari.
Pengembangan Media Dongeng Anak Muatan Kearifan Lokal Berbasis Macromedia Flash Bagi Siswa Sekolah Dasar Anafiah, Siti; Purnama Sari, Dyan Indah
Wahana Sekolah Dasar Vol 30, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v30i22022p107-116

Abstract

Describe the development and feasibility of children's fairy tale media containing local wisdom based on macromedia flash for elementary school students. This type of research is RnD. This research procedure includes potential problems, planning, design development, product validation, product revision. This design validation was carried out by material experts and media experts. Data analysis used content analysis and descriptive percentage analysis. The results showed that animation design, material design, operation, benefits, presentation of material, and impact on readers. Material experts judge from things related to the material in the media, while media experts judge from things related to the appearance and operation of macromedia flash fairy tales and the role of media in learning. Children's fairy tales get a positive response from the listeners, namely children and can develop reading and speaking skills.
MEMBENTUK KARAKTER MAHASISWA MELALUI HABITUASI BERBASIS ICT (INFORMATION, COMMUNICATION, AND TECHNOLOGY) DI MASA PANDEMI COVID-19 Widodo, Slamet; Najwa, Wulida Arina; Ficayuma, Lina Aris
Wahana Sekolah Dasar Vol 30, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v30i12022p19-27

Abstract

Sebagai upaya membentuk karakter mahasiswa yang sesuai dengan karakter bangsa maka diperlukan pembelajaran yang mampu meningkatkan karakter mahasiswa tersebut. Di masa pandemi Covid-19, pembentukan karakter mahasiswa semakin sulit dilakukan karena pengontrolan tidak bisa dilakukan secara langsung tatap muka. Oleh karena itu, salah satu cara meningkatkan karakter mahasiswa yakni dengan menerapkan habituasi berbasis ICT (Information, Communication, and Technology). Habituasi berbasis ICT (Information, Communication, and Technology) merupakan program pembiasaan karakter mahasiswa yang dilakukan setiap hari selama satu semester dengan capaian yang dievaluasi tiap pekan sekali menggunakan ICT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil pembentukan karakter mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan angket, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitaif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa mempraktikkan karakter setiap hari sehingga menjadi kebiasaan. Mahasiswa juga merasa senang melakukan praktik tersebut karena mahasiswa merasakan ada peningkatan kualitas
HOW TO TEACHING THE EARLY READING TO MENTALLY DISABLE STUDENTS IN ELEMENTARY SCHOOL? Kurniaman, Otang; Eka Dewi, Yunita; Noviana, Eddy; Munjiatun, Munjiatun
Wahana Sekolah Dasar Vol 31, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v31i22023p122-141

Abstract

Children with mentally disable is a children who has cognitive barriers experience,  in early reading it is often disturbed by the difficulty of remembering the letters, and also connecting phonemes with the objects. This article presents innovations on how to teach early reading to mentally disable students in elementary schools. The purpose of this study is to provide an overview of how teachers teach early reading to mentally retarded students in elementary schools. This study uses qualitative methods that describe how teachers teach early reading, with the subject of mentally disable classroom teachers at SDLB Kasih Ibu Pekanbaru. Data collection techniques are through observation and interviews. The results of research observation planning data, the teacher gives emphasis to the letters and shows the image in accordance with the initial letter given emphasis, and linking the material with everyday life that can be found by students using an easy to understand reading method. Observation data of the presentation component, the teacher in explaining the material using simple language, by verbal media and giving emphasis to the letters that students’ will be read. The conclusion of this study is the application of one component of the skills explains in teaching initial reading, the component of material presentation in the first day's observations has been going well.