cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL PENA EDUKASI
Published by Smart Education
ISSN : 24070769     EISSN : 25494694     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena Edukasi (JPE) adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dalam bidang pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Nilai Pendidikan Karakter Pada Novel Hayya dan Implementasinya Bagi Peserta Didik Rina Hayati Maulidiah; Tuti Ariani Nasution; Yulia Siti Sarah Nita; Kejora Aulia Nisak Sitorus; Syahrul Armadhan
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i1.874

Abstract

Abstract: The problems discussed in this study relate to the value of character education as depicted in the novel Hayya by Helvy Tiana Rosa and Benny Arnas through the Mimetic approach. Through the Mimetic approach, the data contained in Hayya's novel text quotes are collected and then related to the realities of life that have occurred in society. The purpose of this study is to instill the value of character education in students so that it can be applied in learning at school and can be applied in the community. Data were analyzed by reading and note-taking techniques. Data were analyzed by qualitative descriptive method. The results of the discussion of the analysis of moral values and social values in the novel Hayya by Helvy Tiana Rosa and Benny Arnas through the Mimetic Approach are that there are four religious moral values, fourteen quotes about caring for others, while social values in the form of compassion are totaling twenty-three quotes, helping each other which amounted to two quotes, respecting others which amounted to four quotes, hospitality which amounted to two quotes, responsibility which amounted to five quotes. This novel is highly recommended to shape the value of moral and social character education in society, especially students. Keyword: Mimetic approach; character building; Hayya  Abstrak: Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini berkaitan dengan nilai pendidikan karakter yang tergambar pada novel Hayya Karya Helvy Tiana Rosa dan Benny Arnas melalui pendekatan Mimetik. Melalui pendekatan Mimetik dikumpulkan data-data yang terdapat dalam kutipan teks novel Hayya kemudian dihubungan dengan realitas kehidupan yang pernah terjadi di tengah masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menanamkan nilai pendidikan karakter pada diri siswa sehingga dapat diaplikasikan dalam pembelajaran di sekolah dan dapat diterapkan di tengah masyarakat. Data dianalisis dengan teknik membaca dan mencatat. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil pembahasan analisis nilai moral dan nilai sosial pada novel Hayya Karya Helvy Tiana Rosa dan Benny Arnas Melalui Pendekatan Mimetik tersebut adalah terdapat nilai moral keagamaan yang berjumlah empat kutipan, rasa peduli terhadap sesama yang berjumlah empat belas kutipan, sedangkan nilai sosial berupa rasa kasih sayang yang berjumlah dua puluh tiga kutipan, tolong-menolong yang berjumlah dua kutipan, menghargai orang lain yang berjumlah empat kutipan, keramahan yang berjumlah dua kutipan, tanggung jawab yang berjumlah lima kutipan. Novel ini sangat di rekomendasikan untuk membentuk nilai pendidikan karakter moral dan sosial dalam masyarakat, khususnya pelajar. Kata kunci: pendekatan Mimetik; pendidikan karakter; Hayya
Implementasi Jambord Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Daring Ikhwan Mahfud Hidayat; Rizky Pramita Yulianti; Epi Supriyani Siregar
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i1.876

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to examine the implementation of jamboard in increasing students' learning motivation. The use of interactive learning media in online learning is crucial. The role of learning media is very important to support the achievement of successful teaching and learning proses. The research method used is descriptive qualitative. By using a qualitative approach, the researchers can understand, observe, analyze, and examine the implementation of jamboard in increasing students' learning motivation. The results of the research findings are as follows: a) Jamboard application can improve student motivation which is manifested in better interactions during learning activities, b) Jamboard application can improve student learning achievement, c) foster students' extrinsic motivation towards learning activities. Keyword: Jamboard; instructional media; online learning  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji mengenai implementasi jamboard dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penggunaan media pembelajaran yang interaktif dalam pembelajaran daring sangatlah krusial. Peran media pembelajaran sangat penting guna mendukung ketercapaian keberhasilan kegiatan belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif. Dengan pendekatan kualitatif peneliti dapat memahami, mengamati, menganalisa, dan mengkaji tentang penerapan jamboard dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil temuan penelitian adalah sebagai berikut: a) Aplikasi jamboard dapat meningkatkan motivasi siswa yang diwujudkan dalam interaksi selama kegiatan pembelajaran secara lebih baik, b) Aplikasi jamboard dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, c) menumbuhkan motivasi ektrinsik peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran. Kata kunci: Jamboard; media pembelajaran; pembelajaran daring
Pengaruh Metode Simulasi Dan Metode Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Derry Nugraha; Miftah Amir; Nurkomala Nurkomala
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i1.1094

Abstract

Abstract: Basically education is considered as an important tool to build the intelligence and personality of the Indonesian nation. The purpose of this study was to determine the effect of the simulation method and the demonstration method on student learning outcomes at STKIP PGRI Sukabumi. This type of research is associative research with a quantitative approach. The population in this study were all STKIP PGRI Sukabumi students. The sample technique used in this research is random sampling technique. With a sample of 100 students. The results of the study showed that there was a positive and significant influence between the variables of the simulation method and the demonstration method on student learning outcomes with a value of (25.267) > (3.09). While the sig column. shows a probability value of 0.000 < 0.005. The magnitude of the contribution of the effect of the simulation method and the demonstration method on learning outcomes is 34.3% and the remaining 65.7% is influenced by other factors. Keywords: simulation method; demonstration method; student learning outcomes
Validitas Buku Ensiklopedia Famili Meliaceae di Kebun Raya Banua Untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Amalia Shaleha Putri; Muhammad Zaini; Kaspul Kaspul
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i1.1143

Abstract

Abstract: In the 21st century education requires students to have 4C skills, one of which is critical thinking skills. Critical thinking skills can be trained in various ways, one of which is using teaching materials. The teaching materials developed in this study are Encyclopedia books. This study aims to describe the content validity of the encyclopedia of the Meliaceae family at Kebun Raya Banua to train students' critical thinking skills. The research is limited only with regard to content validation. This encyclopedia development research used the EDR (Educational Design Research) research method. The object of this research is an encyclopedia book. The subjects of this study were three experts as validators. The results of the validation test are stated in the valid category so that it is feasible as an alternative source of learning.Keywords: critical thinking skills; encyclopedia; meliaceae family; validation.Abstrak: Pada Pendidikan abad ke-21 ini menuntut mahasiswa untuk memiliki keterampilan 4C salah satunya yaitu keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis dapat dilatihakan melalui berbagai cara, salah satunya menggunakan bahan ajar. Bahan ajar yang dikembangkan pada penelitian ini yakni buku Ensiklopedia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas isi buku ensiklopedia famili Meliaceae Di Kebun Raya Banua untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Pada penelitian dibatasi hanya berkeenaan tentang validasi isi. Penelitian pengembangan ensiklopedia ini menggunakan metode penelitian EDR (Educational Design Research). Objek penelitian ini adalah buku ensiklopedia. Subjek penelitian ini yakni tiga orang ahli sebagai validator. Pada hasil uji validasi dinyatakan dengan kategori valid sehingga layak sebagai salah satu alternatif sumber belajar.Kata kunci: ensiklopedia; famili meliaceae; keterampilan berpikir kritis; validasi.
Pemanfaatan Kartu Aljabar untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa dalam Menyederhanakan Bentuk Aljabar melalui Model Discovery Learning Siti Rokh Hayati; Rahmat Mulyono
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 10 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v10i1.1213

Abstract

Abstract: This study aims to determine the use of algebraic cards to improve students' understanding of simplifying algebraic forms through the Discovery Learning model. The study uses a qualitative descriptive approach from student learning outcomes data and a list of student questions. The research was conducted at SMP Negeri 2 Playen. The research subjects were 32 class VIIB students (14 boys and 18 girls), researchers, and observers. The object of research is the activities during learning and student learning outcomes. The scope of research activities is to examine the use of Algebraic Cards to increase students' understanding of simplifying Algebraic Forms through the Discovery Learning Model. The results showed that class VIIB students experienced an average increase in learning outcomes of 52.56 in learning to simplify algebraic forms by using algebraic cards, the results of the student questionnaires showed that students understood more about how to simplify algebraic forms with algebraic cards. Student understanding has increased, namely the use of Algebraic Cards can increase student understanding in simplifying Algebraic Forms through the Discovery Learning Model.Keywords: algebra cards; algebraic forms; discovery learning; student understanding.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan kartu aljabar untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam menyederhanakan bentuk aljabar melalui model Discovery Learning. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dari data hasil belajar siswa dan daftar pertanyaan siswa. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Playen. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIB sebanyak 32 siswa (laki-laki sebanyak 14 dan perempuan sebanyak 18), peneliti, dan observer. Objek penelitian adalah kegiatan selama pembelajaran dan hasil belajar siswa. Ruang lingkup dari kegiatan penelitian adalah meneliti pemanfaatan Kartu Aljabar untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam menyederhanakan Bentuk Aljabar melalui Model Discovery Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VIIB mengalami kenaikan rata-rata hasil belajar sebesar 52,56 dalam pembelajaran menyederhankan bentuk aljabar dengan memanfaatkan kartu aljabar, hasil dari daftar pertanyaan siswa menunjukkan siswa lebih memahami cara menyederhanakan bentuk aljabar dengan kartu aljabar. Pemahaman siswa mengalami peningkatan yaitu pemanfaatan Kartu Aljabar dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam menyederhanakan Bentuk Aljabar melalui Model Discovery Learning.Kata kunci: bentuk aljabar; discovery learning; kartu aljabar; pemahaman siswa, 
Efektivitas Google Meet Sebagai Media Pembelajaran Daring (Studi Kasus di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu) Nurmala Rezeki; Sabarudin Sabarudin; Mus Mulyadi; Ginta Apriyanti
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i2.1224

Abstract

Abstract: The government policy in order to prevent the spread of Covid-19 makes lecture can be conducted via online. However, online lecture is not entirely effective because the availability of supporting media and signal limitations. One of the applications that can be used by lecturer is Google Meet. Google Meet application provides some features that can support free online lecture and the using of internet quota is more efficient or more stable. It makes students easier to access Google Meet as an online learning media. This research aims to analyze the effectiveness of using Google Meet as an online learning media in UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu. The research uses a qualitative method. The data collection method uses interviews as primary data. The results of this research shows that Google Meet is effective if it is used as an online learning media. It makes easier the delivery and understanding of lecture materials. The using of Google Meet is also efficient because it can be used anywhere and anytime as long as there is an internet network and another supporting media. Keywords: effectiveness; Google Meet; online learning.  Abstrak: Kebijakan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 membuat perkuliahan dapat dilakukan secara daring. Namun perkuliahan daring tidak sepenuhnya efektif karena ketersediaan media yang mendukung dan keterbatasan sinyal. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan dosen dimasa pandemi adalah Google Meet. Aplikasi Google Meet menyediakan fitur yang mendukung pelaksanaan perkuliahan daring secara gratis dan penggunaan kuota internet yang lebih efisien atau lebih stabil. Hal tersebut tentunya mempermudah mahasiswa untuk mengakses Google Meet sebagai media pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Google Meet sebagai media pembelajaran daring di UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara sebagai data primer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Google Meet efektif digunakan sebagai media pembelajaran daring sehingga memudahkan dalam penyampaian dan pemahaman materi perkuliahan. Penggunaan Google Meet juga efisien karena dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun selama masih ada jaringan internet dan media pendukung lainnya. Kata kunci: efektivitas; Google Meet; pembelajaran daring.
Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Melalui Bermain di Desa Pasir Jaya Lutfi Nurul Umamah; Ani Safitri
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i2.1225

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to introduce English vocabulary through play for children in Pasir Jaya village who still have a low level of ability in English. Aspects of increased ability to recognize English vocabulary are in vocabulary, word pronunciation and listening. Respondents in this study amounted to 10 children with an age range of 8-10 years who are located in Kp. Pasir Jawa Rt 03/06 Pasir Jaya village, Cigombong sub-district, Bogor district. The method used in this research is the Kurt Lewin model of action research. The results of this study indicate that the learning approach through play is effective for introducing children's vocabulary. This is based on the results of data collection from instrument interviews, observations, documentation and tests which show a significant increase. Based on observations on the cycle, it was found that only 10% of the 10 respondents had knowledge of English words, both vocabulary, pronunciation and listening, then it increased 73% in the first cycle with an average score of 83% and continued to increase in cycle II 9% with an average score of 91.6%. In carrying out this activity the respondents directed a positive response and high enthusiasm. So playing effectively for the introduction of English vocabulary.Keywords: english; play; vocabulary.  Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk mengenalkan kosakata bahasa Inggris melalui bermain bagi anak-anak di desa Pasir Jaya yang masih rendah tingkat kemampuannya dalam bahasa Inggris. Aspek kemampuan yang ditingkatkan dalam mengenalkan kosakata bahasa inggris ini ialah dalam perbendaharaan kata, pelafalan kata serta medengarkan. Responden penelitian ini berjumlah 10 orang anak dengan rentang usia 8-10 tahun yang bertempat di Kp. Pasir Jawa Rt 03/06 desa Pasir Jaya kecamatan Cigombong kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan model Kurt Lewin. Hasil dari penelitian ini meunjukan bahwa pendekatan pembelajaran melalui bermain efektif untuk mengenalkan kosakata anak. Hal ini berdasarkan hasil pengumpulan data dari instrument wawancara, observasi, dokumentasi dan tes yang menunjukan adanya peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan pengamatan pada presiklus diketahui hanya 10% dari 10 responden yang memiliki pengetahuan terhadap kata bahasa Inggris baik perbendaharaan kata, pelafalan maupun mendengarkan, kemudian meningkat 73% pada siklus pertama yaitu dengan rata rata hasil skor 83% dan terus meningkat pada siklus II 9% dengan rata rata hasil skor 91,6%. Dalam melakukan kegiatan ini responden menujukan respon positif serta antusiasme yang tinggi. Sehingga bermain efektif untuk pengenalan kosakata bahasa Inggris. Kata kunci: Bahasa Inggris; bermain; kosakata.
Pengembangan Modul Alat Optik Berbasis Permainan Edukatif Teka-Teki Silang Eka Fitri Afuwu; Hani Vuztasari; Bayu Setiaji
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i2.1226

Abstract

Abstract: The optical instrument module based on educational crossword puzzles is a learning medium to increase students' understanding and interest in optical instrument material. The purpose of this study was to test the feasibility of a crossword-based physics module as a medium of learning for junior high school students. The crossword-based module was developed with a 4D model that was adapted to the ability of the researcher. The procedure applied is only up to the development stage, the trial is limited to 35 students of Physics Education, Yogyakarta State University. The feasibility assessment of this module contains 10 questions with 2 assessment aspects, content aspects and presentation aspects. The results of filling out the questionnaire were analyzed using the successive interval method. Based on the module feasibility analysis, the overall aspect average is 3.25 with a very good category so that this crossword-based educational game module is feasible to use. Keywords: educational game; crosswords; modules; optical instruments.  Abstrak: Modul alat optik berbasis permainan edukatif teka-teki silang merupakan media pembelajaran yang dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa pada materi alat optik. Tujuan penelitian ini untuk menguji tingkat kelayakan modul Fisika berbasis permainan edukatif teka-teki silang sebagai media pembelajaran siswa SMP pada materi alat optik. Modul berbasis permainan edukatif teka-teki silang dikembangkan dengan model 4D yang disesuaikan dengan kemampuan peneliti. Prosedur yang diterapkan dalam penelitian ini hanya sampai tahap pengembangan (Development) uji coba terbatas pada 35 mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Negeri Yogyakarta. Angket kelayakan modul ini memiliki 10 pertanyaan dengan 2 aspek penilaian. Penilaian kelayakan pada modul dilakukan pada lembar validasi yang memuat aspek isi dan aspek penyajian. Hasil pengisian angket dianalisis menggunakan metode suksesif interval. Berdasarkan analisis kelayakan modul hasil penilaian responden, didapatkan rata-rata aspek keseluruhan 3,25 dengan kategori sangat baik sehingga modul berbasis permainan edukatif teka-teki silang layak digunakan sebagai salah satu media pembelajaran Fisika.Kata Kunci : alat optik; modul; permainan edukatif; teka-teki silang.
Pembelajaran Matematika Berbasis Computational Thingking Pada Materi Bangun Ruang Selviani Widiyawati; Fatimah Dwi Utari; Christiyanti Aprinastuti; Tri Wahyu Setyaningsih
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i2.1228

Abstract

Abstract: Computational Thinking (CT) covers a wide range of cognitive skills that can be expressed in a variety of contexts. This study aims to determine the ability of computational thinking in VB grade students at Kanisius Sorowajan Elementary School through the subject of mathematics in geometrical material. The method used in this research is descriptive with a quantitative approach. The subjects in this study were 25 students of class VB SD Kanisius Sorowajan. Data collection techniques in the form of tests. The data analysis technique is in the form of descriptive analysis. The test instrument is in the form of student worksheets that have been modified by applying the CT foundation. The results of the study revealed that students have very good computational thinking for the foundations of pattern recognition, abstraction and decomposition. Meanwhile, computational thinking with an algorithm foundation is at a good stage. By this it shows students have the knowledge to integrate CT in mathematics. Furthermore, it can be concluded that students have very good computational thinking even though they have never been specifically taught CT subjects.Keywords: geometry, computational thinking, learning Abstrak: Computational Thinking (CT) mencakup beragam keterampilan kognitif yang dapat diekspresikan dalam berbagai konteks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan computational thinking pada kelas VB SD Kanisius Sorowajan mempelajari matematika melalui mata pelajaran geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan kuantitatif untuk metodologinya. 25 siswa SD VB Kanisius Sorowajan dijadikan sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data berupa tes. Analisis deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data. Instrument tes berupa lembar kerja peserta didik yang telah dimodifikasi dengan menerapkan fondasi CT. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa siswa memiliki pemikiran komputasi yang sangat baik untuk fondasi pengenalan pola, abstraksi dan dekomposisi. Sedangkan pada pemikiran komputasi dengan fondasi algoritma pada tahap baik. Dengan ini menunjukkan siswa memiliki pengetahuan untuk mengintegrasikan CT dalam matematika. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa peserta didik memiliki berpikir komputasi yang sangat baik walaupun tidak pernah diajarkan secara khusus mata pelajaran CT.Kata Kunci: Bangun Ruang, Computational Thinking, Pembelajaran
Penggunaan Media Tata Surya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Anisa Sinnatul Ula; Agung Setyawan
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 9 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i2.1229

Abstract

Abstract: This study aims to improve student learning outcomes using Solar System media on Solar System material grade VI SDN Larangan Badung 2. The subjects of this study were grade VI students of SDN Larangan Badung 2, as many as ten people. This research is a Classroom Action Research (PTK) with the object of research in the form of cognitive abilities in Solar System material. The research was conducted as a cycle and divided into two cycles. Each cycle consists of two meetings. Solar System material is one of the materials that is quite difficult for students to understand. This material is complex and challenging to understand because the science is abstract. Learning activities in the classroom also tend to be monotonous and passive. Passive students usually indicate that these students lack understanding of the material provided. This is what causes the number of student learning outcomes to be low or can be said to be incomplete. Based on the study results, using Solar System media on Solar System material can improve student learning outcomes, and students become interested in participating in learning.Keywords: learning media; multimedia; Solar System  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan media Tata Surya pada materi Tata Surya kelas VI SDN Larangan Badung 2. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SDN Larangan Badung 2 sebanyak 10 orang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan objek penelitian berupa kemampuan kognitif dalam materi Tata Surya. Penelitian dilakukan dalam bentuk siklus dan dibagi menjadi dua siklus. Dalam tiap siklusnya terdiri atas dua kali pertemuan. Materi Tata Surya merupakan salah satu materi yang cukup sulit dipahami oleh siswa. Materi ini dianggap susah dan sulit untuk dipahami, dikarenakan ilmunya yang bersifat abstrak. Kegiatan pembelajaran di dalam kelas juga cenderung monoton dan menjadi pasif. Siswa yang pasif biasanya menandakan bahwa siswa tersebut kurang memahami terhadap materi yang diberikan. Hal ini yang menyebabkan banyaknya hasil belajar siswa cenderung rendah atau dapat dikatakan tidak tuntas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media media Tata Surya pada materi Tata Surya dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan baik, siswa menjadi tertarik dalam mengikuti pembelajaran.Kata kunci: media pembelajaran; multimedia; Tata Surya