cover
Contact Name
Ririn Hunafa Lestari
Contact Email
ririnhunafa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif)
ISSN : 26144107     EISSN : 26146347     DOI : -
Core Subject : Education,
Ceria Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and Preschool Education study program of IKIP Siliwangi on current science issues, namely: -Teacher of Early Childhood Education Programs. -Observers and Researchers of Early Childhood Education Programs. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
PEMBELAJARAN DARING DALAM STIMULASI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA PERMAINAN LEGO DI KOBER NURUL FIRDAUS MARGAASIH Siti Saripah; Rohmalina Rohmalina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i1.p%p

Abstract

During the Covid-19 pandemic, the government forbade early childhood to study at school, they studied from home only doing worksheets without playing learning media and without socializing with friends. While early childhood tends to play while learning and learning while playing because by playing children learn. Many children feel bored and uncreative when studying from home because they are required to learn calistung only. While creativity is one of the potentials of children that need to be developed from an early age because creativity is one of the potentials of children to be able to solve problems and be able to think. This study aims to determine the creative thinking ability of early childhood through media stimulation of playing Lego during online learning. The method in this research is descriptive qualitative, namely describing the results of the stimulus in creative thinking. Data collection techniques used observation, interviews with parents who were conducted before and after playing Lego, and photo documentation of the work of group B children making Legos. Data analysis includes data collection, data reduction, data presentation, and concluding. The results of the analysis of the research prove that learning by using lego games can develop creative thinking skills and children are more likely to enjoy learning from homeDimasa pandemi Covid-19 pemerintah melarang anak usia dini untuk belajar di sekolah, mereka belajar dari rumah hanya mengerjakan LK tanpa media pembelajaran bermain dan tanpa bersosialisasi dengan teman. Sedangkan anak usia dini cenderung bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain karena dengan bermain anak belajar. Banyak anak merasa jenuh dan tidak kreatif ketika belajar dari rumah karena mereka dituntut belajar calistung saja. Sedangkan kreativitas merupakan salah satu potensi anak yang perlu dikembangkan sejak dini karena kreativitas adalah salah satu potensi anak agar mampu menyelesaikan masalah dan mampu berpikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemapuan berpikir kreatif anak usia dini melalui stimulasi media bermain lego selama pembelajaran daring. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan hasil stimulus dalam berpikir kreatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara kepada orang tua yang dilakukan sebelum dan setelah bermain lego dan dokumentasi foto hasil karya anak-anak kelompok B menyusun lego. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis dari penelitian membuktikan bahwa belajar dengan menggunakan permainan lego dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan anak-anak semakin senang belajar dari rumah
PEMBELAJARAN DARING DALAM UPAYA MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK MELALUI KEGIATAN FUN COOKING KELOMPOK B TK PARIPURNA 3 CIMAHI Ria Martina Pertiwi; Rita Nurunnisa
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i2.10271

Abstract

The research was motivated by the low learning outcomes of language skills in children. In learning activities, educators do not develop language skills, this can be seen from conventional learning by only using the blackboard at school. The process of learning activities does not look child-centered but looks teacher-centered, for that researchers suggest that every teacher carry out learning activities using media so that learning will feel alive and fun for children. This study uses a qualitative descriptive research method with research subjects in group A children of TKQ Madinatul Islam. Data collection techniques: observation, interviews and documentation, data analysis: data reduction, data display, and data verification/conclusion. Learning activities using flannel board media were carried out, based on data analysis at first the children had a little difficulty in using the media but when the teacher gave directions, guidance, and rules for playing the flannel board media, the children became more proficient and looked engrossed in playing the flannel board media, it can be seen when they play letters, say letters, string letters into their names, even with the flannel board media, children can imitate and write their names in their books. The conclusion is that improving language skills in children can be done using flannel board media.Dikarenakan adanya wabah penyakit Covid-19, pemberian stimulasi perkembangan untuk perkembangan kognitif, bahasa, fisik motorik, sosial emosional, agama dan moral serta seni harus dilakukan di rumah masing-masing peserta didik. Aspek perkembangan kognitif adalah aspek utama yang dapat mempengaruhi perkembangan aspek yang lain. Melihat kenyataan di lapangan bahwa begitu beragamnya permasalahan mengenai perkembangan kognitif sesuai dengan variabel anak usia dini apalagi dengan ditambah pembelajarannya dilakukan secara daring. Penelitian ini bertujuan meningkatkan perkembangan kognitif anak dalam pembelajaran daring di TK Paripurna 3 Cimahi melalui kegiatan fun cooking. Penelitian ini dilaksanakan di kelompok B, dengan jumlah anak 10 orang, 7 anak perempuan dan 3 anak laki-laki.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan terhadap perkembangan kognitif anak melalui kegiatan fun cookingpada saat pembelajaran daring.Teknikpengumpulan data yang digunakan peneliti menggunakan teknikobservasi, perekaman,dan wawancara untuk memperjelashasil observasi pembelajaran online,danmeningkatkan perkembangan kognitif anak melalui kegiatan fun cookingkelompok B TK Paripurna 3 Cimahi. Analisis data yang digunakan telahmelalui tahapanreduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Melalui hasil penelitian, diperoleh informasi adanya peningkatan perkembangan kognitif anak dalam pembelajaran daring melalui kegiatan fun cookingterutama dalam berfikir logis.
PEMBELAJARAN DARING STIMULASI KEMAMPUAN BAHASA RESEPTIF ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MELALUI METODE BERCERITA Eva Purnama; Ifat Fatimah Zahro
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i1.p%p

Abstract

This research is motivated by the difficulty of stimulating the language development of children with special needs during online learning who really need parental guidance in the implementation process. Receptive language disorders in children with special needs can be motivated by a lack of learning activities in exploration in the school environment, lack of stimulation or stimulus in learning, such as jaw exercises, word pronunciation exercises, lack of therapy that children get through experts in their fields. The purpose of this study was to stimulate the receptive language aspect of children with special needs through the storytelling method. Receptive language skills in children with special needs need to be stimulated to provide feedback so that children with special needs can understand the spoken language they hear or read, this ability is input or input. The research method used is descriptive qualitative method with data collection techniques of observation, interviews, documentation. The research was conducted in Kober Al Bana with a focus on one of the children with special needs. The results obtained in the application of the storytelling method to stimulate the learning of receptive language skills in children with special needs online with the planning and implementation stages through learning videos sent by the teacher via WhatsApp groups. This research can develop the receptive language skills of children with special needs which is carried out during online learning and obtain results with the goals to be achieved.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sulitnya merangsang perkembangan bahasa anak berkebutuhan khusus pada masa pembelajaran online yang sangat membutuhkan bimbingan orang tua dalam proses pelaksanaannya. Gangguan bahasa reseptif pada anak berkebutuhan khusus dapat dilatarbelakangi oleh kurangnya kegiatan belajar dalam eksplorasi di lingkungan sekolah, kurangnya rangsangan atau stimulus dalam belajar, seperti latihan rahang, latihan mengucapkan kata, kurangnya terapi yang didapatkan anakmelalui para ahli di bidangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menstimulus aspek bahasa reseptif anak berkebutuhan khusus melalui metode bercerita dalam pembelajaran daringnya. Kemampuan bahasa reseptif pada anak berkebutuhan khusus perlu dirangsang untuk memberikan umpan balik agar anak berkebutuhan khusus dapat memahami bahasa lisan yang didengar atau dibacanya, kemampuan ini bersifat input atau masukan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Penelitian dilakukan di Kober Al Bana dengan fokus pada salah satu anak berkebutuhan khusus. Hasil yang diperoleh dalam penerapan metode mendongeng untuk merangsang pembelajaran keterampilan bahasa reseptif pada anak berkebutuhan khusus secara online dengan tahapan perencanaan dan pelaksanaan melalui video pembelajaran yang dikirimkan oleh guru melalui grup WhatsApp. Penelitian ini dapat mengembangkan kemampuan bahasa reseptif anak berkebutuhan khusus yang dilakukan selama pembelajaran online dan memperoleh hasil dengan tujuan yang ingin dicapai.
PEMBELAJARAN DARING UNTUK STIMULASI KECERDASAN LINGUISTIK ANAK MELALUI PERMAINAN IDENTIFIKASI SUARA KELOMPOK B1 DI TK AL-BAITURROHMAN Dewi Krisnawati; Rita Nurunnisa
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i2.10255

Abstract

This study aims to determine: 1) scenarios and implementation of online learning through voice identification games to stimulate children's linguistic intelligence. 2) children's responses to voice identification games for linguistic intelligence stimulation which are carried out online. 3) the difficulties experienced by children when participating in online learning through voice identification games stimulating children's linguistic intelligence. 4) the obstacles faced by the teacher when implementing online learning through the voice identification game to stimulate children's linguistic intelligence. The method used is descriptive qualitative research. The population of this research data is the children of group B1 totaling 18 people and class teachers. Collecting data using interview instruments, observation sheets, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data display, and verification or drawing conclusions. The results of this study indicate that the scenario and implementation of the voice identification game through online learning can stimulate children's linguistic intelligence. Children can respond well and enthusiastically. The difficulties faced by children are that each child's ability is different in listening to the speed of sound. There are children who are easy to respond and some are slow. In addition, there are also obstacles for teachers, namely requiring careful planning and making learning designs that are not monotonous so as to keep children excited.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) skenario dan implementasi pembelajaran daring melalui permainan identifikasi suara stimulasi kecerdasan linguistik anak. 2) respon anak terhadap permainan identifikasi suara untuk stimulasi kecerdasan linguistik yang dilakukan secara daring. 3) kesulitan yang dialami anak pada saat mengikuti pembelajaran daring melalui permainan identifikasi suara stimulasi kecerdasan linguistik anak. 4) kendala-kendala yang dihadapi guru pada saat mengimplementasikan pembelajaran daring melalui permainan identifikasi suara stimulasi kecerdasan linguistik anak. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Populasi data penelitian ini adalah anak kelompok B1 yang berjumlah 18 orang dan guru kelas. Pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skenario dan implementasi dari adanya permainan identifikasi suara melalui pembelajaran daring dapat menstimulasi kecerdasan linguistik anak. Anak-anak dapat merespon dengan baik dan antusias. Adapun kesulitan yang dihadapi anak yaitu setiap kemampuan anak berbeda dalam mendengarkan kecepatan suara. Ada anak yang mudah menanggapi dan ada pula yang lambat. Selain itu, ada juga kendala guru yaitu memerlukan perencanaan yang matang dan membuat desain pembelajaran yang tidak monoton sehingga membuat anak tetap semangat. 
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA DENGAN BERCERITA MENGGUNAKAN BONEKA TANGAN DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA ANAK KELOMPOK B Teti Nuryanti; Chandra Asri Windarsih; Syah Khalif Alam
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i1.p%p

Abstract

Every child has different abilities including language skills. It is very important that children’s speech skills are developed, children can communicate, interact dan convey information through language. In fact, there are also children who are slow to speak and even find it difficult to express or retell the information they receive. The purpose of the study was to determine language skills by telling stories using hand puppets in online learning to develop in group  B children in SPS An Najah West Bandung. At this age, the child’s speech ability should not be a problem. This study uses a descriptive qualitative approach, where the research data is not in the form of numbers but in the form of sentences. The subjects of this study were children in group B, totaling 8 children consisting of 6 boys and 1 girl, and one educator. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data analyzed include data reduction activities, data display, and drawing conclusions. Through storytelling using hand puppets in online learning show that every child experiences development. It can be concluded that through storytelling using hand puppets, children’s language skills can be developed. The creativity of an educator assisted by parents at home is very necessary for developing children’s language skills.Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda termasuk kemampuan bahasanya. Sangat penting kemampuan bicara anak dikembangkan, anak bisa berkomunikasi, berinteraksi dan menyampaikan informasi melalui bahasa.Kenyataannya, masih ada juga anak yang lamban bicara bahkan sulit dalam mengungkapkan atau menceritakan kembali informasi yang ia terima. Tujuandari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan bahasa dengan bercerita menggunakan boneka tangan dalam pembelajaran daring dapat berkembang pada anak kelompok B di SPS An Najah CililinBandung Barat. Seharusnya, di usia seperti ini kemampuan bicara anak sudah bukan menjadi suatu permasalahan. Penelitianini menggunakandeskriptif dengan pendekatan kualitatif,dimana data hasil penelitian tidak berbentuk angka tetapi berbentuk kalimat. Subjek dari penelitian ini adalah anak pada kelompok B yang berjumlah 8 anakyang terdiri dari 6 orang anak laki-laki dan 1 anak perempuan serta satu orang pendidik.Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Data yang dianalisis meliputi aktivitas reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Melalui bercerita menggunakan boneka tangan dalam pembelajaran daring menunjukkan bahwa setiap anak mengalami perkembangan. Dapat disimpulkan bahwa melalui bercerita menggunakan boneka tangan kemampuan bahasa anak dapat dikembangkan. Kreatifitas seorang pendidik dibantu orang tua di rumah sangat diperlukan dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak.
MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEURSHIP MELALUI KEGIATAN IBU DAN ANAK DI PAUD AZZAHRA INSAN KAMIL Jono Suharjono; Rohmalina Rohmalina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i2.10259

Abstract

This research was conducted and the background of the lack of stimulation in cultivating the entrepreneurial spirit of children from an early age is still difficult for group B students to do which requires guidance and participation of parents, especially a mother in the implementation process. In PAUD Insan Kamil the learning method is still monotonous, therefore the researcher aims to carry out activities for children and mothers in increasing the entrepreneurial spirit through role-playing activities as traders. This study aims to foster the entrepreneurial spirit of children through mother and child activities by playing the role of traders in schools. This research was conducted at the Azzahra Insan Kamil PAUD in group B. The subjects in this study were 10 children consisting of 7 boys and 3 girls. The methodology in this study uses descriptive qualitative methods with data collection techniques of observation, interviews, and documentation and data analysis using data reduction, data display, and drawing conclusions. Based on the results of the study, simple activities carried out by mothers and children with role-playing activities as traders can foster an entrepreneurial spirit in children.Penelitian ini  dilakukan  dan dilatarbelakangi kurangnya stimulasi dalam menumbuhkan jiwa entrepeneurship anak sejak usia dini, secara nyata masih  sulit dilakukan oleh anak didik kelompok B yang mana perlu bimbingan dan peran serta orang tua khususnya seorang ibu dalam proses pelaksanaannya. Di PAUD Insan Kamil dalam metode pembelajaran masih monoton maka dari itu peneliti bertujuan untuk melakukan kegiatan anak dan ibu dalam meningkatkan jiwa entrepreunership melalui kegiatan bermain peran sebagai pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa entrepreuneurship anak melalui kegiatan ibu dan anak dengan bermain peran sebagai pedagang yang dilakukan di sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Azzahra Insan Kamil pada kelompok B. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 10 anak yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan  3 anak perempuan. Metodologi pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi dan analisis data menggunakan reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dengan kegiatan sederhana yang dilakukan oleh ibu dan anak dengan kegiatan bermain peran menjadi pedagang dapat menumbuhkan jiwa entrepreuneurship pada anak.
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B MELALUI KEGIATAN MELIPAT KERTAS ORIGAMI DI MASA PEMBELAJARAN DARING Nia Rijkiyanti; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i1.p%p

Abstract

This research was conducted and based on the lack of creativity and stimulus for the development of children's fine motor skills in daily activities, it is actually still difficult for group B students during the online learning period which needs guidance and parental participation in the implementation process due to online learning. Therefore, the study wanted a solution to develop children's fine motor skills with the aim of knowing the implementation of developing children's fine motor skills with origami paper folding activities carried out online learning. This research was carried out at Al Khosim Sindangkerta Kindergarten, namely for children aged 5-6 years group B, totaling 13 people consisting of 5 boys and 8 girls. The methodology in this study uses descriptive qualitative methods with data collection techniques of observation, interviews, and documentation and data analysis using data reduction, data display, and drawing conclusions. Based on the results of research that has been carried out in the field, results can be obtained by implementing activities through folding origami paper which can develop the fine motor skills of group B children carried out during online learning and obtain results with the goals to be achieved.Penelitian ini  dilakukan dan dilatarbelakangikurangnya kreativitas danstimulus perkembangan keterampilanmotorik halus anak dalamkegiatan sehari-hari, secara nyata masih  sulit dilakukan oleh anak didik kelompok Bdimasa pembelajaran daring yang mana perlu bimbingan dan peran serta orangtuadalam proses pelaksanaannya dikarenakan belajarnya secara daring. Maka dari itu penelitian ini memberikam solusi untuk mengembangkan keterampilan motorik halus anakdengan tujuan untuk mengetahuiimplementasimengembangkan keterampilanmotorik halus anak dengan kegiatan  melipat kertas origamiyang dilakukan secara pembelajaran daring. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-kanak  Al Khosim Sindangkerta yaitu pada anakusia 5-6 tahunkelompok B yang berjumlah 13 orang yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 8 anak perempuan.Metodologi pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi dan analisis data menggunakan reduksi data, display data dan menarik kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dilapangan dapat diperoleh hasil dengan melakukan implemetasi kegiatan melalui melipatkertasorigami yang dapat mengembangkan keterampilanmotorik halus  anak kelompok B  yang dilaksanakan dimasa pembelajaran daring dan memperoleh hasil dengan tujuan yang ingin dicapai.
EFEKTIFITAS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PROSES MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK PADA PEMBELAJARAN DARING Mustika Yanti; Agus Sumitra; Ghina Wulansuci
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i2.10425

Abstract

This research is motivated by the presence of children who are rather difficult in speaking and the high level of learning difficulties of children during the pandemic at TK Permata Bunda. To improve the child's speaking process, one of them is by using audio-visual media. Therefore, this study aims to describe the scenario and implementation of the Effectiveness of Audio-Visual Media in the process of improving children's speaking skills. This study uses a qualitative descriptive method with the research subjects of group B children in Kindergarten Permata Bunda, which has 12 children. Collecting data using interview instruments, observation sheets, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data display, and verification or concluding, this study showed that children's speaking skills developed very well after using audio-visual media in eight meetings. Audio-visual media is one of the tools that children are interested in in the learning process that is more fun during a pandemic like today so that children can speak fluently, children dare to express ideas to others, children dare to ask and answer questions, children dare to convey activities that have been done, and can compose sentences properly and correctly. These results indicate that audio-visual media can improve children's speech development.Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya anak yang agak sulit dalam berbicara dan tingginya tingkat kesulitan belajar anak selama pandemic di TK.Permata Bunda.Untuk meningkatkan proses berbicara anak, salah satunya dengan menggunakan media audio visual.Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan skenario dan implementasidariEfektifitas Media Audio Visual dalam proses meningkatkan kemampuan berbicara anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian anak kelompok B di TK Permata Bunda yang berjumlah 12 orang anak.Pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan, penelitian ini menunjukan hasil bahwa kemampuan berbicara anak berkembang sangat baik setelah menggunakan media audio visual dalam delapan kali pertemuan. Media audio visual merupakan  salah satu alat yang diminati anak dalam proses pembelajaran yang lebih menyenangkan di masa pandemi seperti sekarang ini, sehingga anak dapat berbicara dengan lancar, anak berani mengemukakan Ide kepada orang lain, anak berani bertanya dan menjawab pertanyaan, anak berani menyampaikan kegiatan yang telah dilakukan, dan dapat menyusun kalimat dengan baik dan benar. Hasil tersebut menunjukan bahwa media audio visual dapat meningkatkan perkembangan berbicara anak.
PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN DENGAN METODE AT-TIBYAN PADA ANAK USIA DINI Ranti Nurdianti; Arifah A Riyanto; Lenny Nuraeni
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i1.p%p

Abstract

This study aims to describe online learning to improve the ability to read the Qur'an with the At-Tibyan method in early childhood, this is motivated by the data from the observations of researchers that the achievement of the ability to read the Qur'an as the target achievement in the curriculum still needs to be improved.  This study uses a qualitative approach with a descriptive method, with the subject of the principal, teachers, and children aged 5-6 years (TK B). Data collection techniques are through observation, interviews, and document studies with triangulation, data analysis techniques are carried out through the stages of data collection, data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The results of this study indicate that the At-Tibyan Method can be carried out effectively in Online Learning to improve the ability to read the Qur'an while still paying attention to the consistency of the method application procedures. The At-Tibyan method and its procedures have been adapted to the developmental stage of reading the Qur'an of early childhood consistently at every stage of its development, thus the success of this method will greatly depend on the consistency of the application of the method according to the general references contained Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran daring untuk meningkatkan ke-mampuan membaca Al Qur’an dengan metode At-Tibyanpada anak usia dini, hal ini dilatarbe-lakangi oleh adanya data hasil obeservasi peneliti bahwa pencapaian kemampuan membaca Al Qur’an sebagaimana target pencapaian pada kurikulum masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan subjek kepala sekolah, guru dan anak usia 5-6 tahun (TK B). Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen dengan triangulasi, teknik analisis data dilakukan melalui tahapan pengum-pulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menun-jukkan bahwa Metode At-Tibyandapat dilakukan secara efektif dalam Pembelajaran Daring untuk meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an dengan tetap memperhatikan konsistensi terhadap prosedur penerapan metode. Metode At-Tibyandan prosedurnya telah menyesuaikan pada tahap perkembangan membaca Al Qur’an anak usia dini secara konsisten pada setiap tahap perkembangannya, dengan demikian keberhasilan metode ini akan sangat tergantung pada konsistensi dari penerapan metode tersebut sesuai acuan umum yang terdapat dalam Dalil Mua’lim.
IMPLEMENTASI KEGIATAN MENGANYAM DARI BAHAN BEKAS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI MASA PEMBELAJARAN DARING Rofi Alhayu; Dedah Jumiatin
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i2.10272

Abstract

Many ways can be used to increase children's creativity, one of which is by utilizing the use of used goods, so children will get used to being grateful and can use objects around them because objects that were previously unused or thrown away can be processed into goods. which is useful. Related to creativity, this study aims to describe the implementation of weaving activities from used materials to increase creativity in children aged 5-6 years in the online learning period. This research methodology uses a qualitative descriptive method with data collection techniques of observation, interviews, and documentation, and data analysis using data reduction, data display, and concluding with the research subjects being 11 children aged 5-6 years. Based on the results of research from data obtained during research at Kober Azzahra Cimahi, it was proven that the implementation of weaving activities from used materials to increase creativity in children aged 5-6 years during the online learning period at Kober Az Zahra Cimahi increased significantly on all indicators of children's creativity.Banyak cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kreativitas anak salah satunya yaitu dengan  memanfaatkan penggunaan barang bekas,  dengan begitu anak akan membiasakan diri untuk bersyukur dan dapat memanfaatkan benda-benda yang ada di sekitarnya, karena benda yang semula sudah tidak terpakai atau dibuang dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat. Terkait dengan kreativitas maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan menganyam dari bahan bekas untuk meningkatkan kreativitas pada anak usia 5-6 tahun di masa pembelajaran daring. Metodologi penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi dan analisis data menggunakan reduksi data, display data dan menarik kesimpulan dengan subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 11 anak.  Berdasarkan hasil penelitian dari data yang didapat selama penelitian di Kober Azzahra Cimahi terbukti bahwa implementasi kegiatan menganyam dari bahan bekas untuk meningkatkan kreativitas pada anak usia 5-6 tahun di masa pembelajaran daringdi Kober Az Zahra Cimahi meningkat signifikan pada semua indikatorkreativitas anak.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5, September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Volume 4 Nomor 6, November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Volume 2 Nomor 6, November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Volume 2 Nomor 5, September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 3, Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2, Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Volume 1 Nomor 5, September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 More Issue