cover
Contact Name
Dhita Paranita Ningtyas
Contact Email
dhita@trilogi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dhita@trilogi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Published by Universitas Trilogi
ISSN : 26220547     EISSN : 26219859     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL CAKSANA terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember berisi tulisan gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktisi dan hasil penelitian dan pengajaran dalam bidang keilmuaan pendidikan anak usia dini.
Arjuna Subject : -
Articles 215 Documents
Peran Guru Dalam Menanamkan Karakter Cinta Tanah Air Berbasis Kearifan Lokal Budaya Jawa Prihatini, Irma Tasya; Muntomimah, Siti; Anggraini, Henni
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i1.2271

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi krusial dalam pembentukan kepribadian anak sejak usia dini.  Karakter primer yang perlu ditanamkan ialah cinta tanah air. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran pengajar dalam menanamkan karakter cinta tanah air berbasis kearifan lokal budaya jawa kepada peserta didik di Taman Kanak-kanak Dharma Wanita Persatuan 1 Gondowangi. Metode penelitian menggunakan naratif kualitatif melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. hasil penelitian memberikan bahwa pengajar berperan sebagai learning manager (pemimpin pembelajaran), guru menjadi fasilitator, administrator, inovator, motivator, menjadi fungsi dinamisator, serta sebagai supervisor. Bentuk kegiatan pembelajaran yang dilakukan pengajar untuk menanamkan karakter cinta tanah air mencakup kegiatan rutin seperti menyanyikan lagu nasional setiap hari, upacara bendera setiap hari senin, mengintegrasikan kurikulum muatan lokal Bahasa jawa, Menyanyikan lagu daerah, mengenakan pakaian adat jawa setiap hari sabtu, melibatkan anak dalam melaksanakan tradisi dan kebudayaan secara langsung dan konstektual. memperingati hari besar nasional, bermain permainan tradisional, menari tari-tarian tradisional serta mengenalkan cerita rakyat dan produk budaya lokal seperti batik dan makanan khas Jawa. Guru juga melibatkan orang tua dan lingkungan sekitar dalam mendukung pembentukan karakter tersebut. Kesimpulannya, peran aktif dan kreativitas guru sangat menentukan dalam keberhasilan penanaman karakter cinta tanah air sejak dini.
Pemanfaatan Kearifan Lokal Nuwou Sesat dalam Pembelajaran Etnomatematika untuk Siswa Sekolah Dasar Putri, Lely Kharisma Nabila; Choirudin, Choirudin; Anwar, Muhammad Saidun
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v6i2.2212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan kearifan lokal rumah adat Nuwou Sesat dalam pembelajaran etnomatematika bagi siswa kelas III sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas III SDN 1 Lampung Tengah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur matematika seperti bangun datar, simetri, dan pola bilangan dapat dikenalkan kepada siswa melalui pengamatan terhadap struktur arsitektur rumah adat Nuwou Sesat. Penerapan pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal ini meningkatkan minat belajar, pemahaman konsep matematika, dan rasa cinta terhadap budaya daerah. Dengan demikian, pembelajaran etnomatematika berbasis kearifan lokal menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar.
Augmented Reality sebagai Inovasi Pembelajaran Fisik Anak Usia Dini Meiroati, Clhora; Wijaya Kuswanto, Cahniyo
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2339

Abstract

Latar belakang kajian ini didasarkan pada minimnya penguasaan gerakan motorik kasar anak yang berasal dari kurangnya stimulasi yang memikat serta media pembelajaran yang belum interaktif dan kontekstual. Studi ini berfokus untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media AR terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar anak usia dini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen yang mencakup dua kelompok, yakni kelompok perlakuan memanfaatkan media AR dan kelompok pembanding yang menerapkan pendekatan konvensional. Subjek penelitian adalah anak-anak kelas A1 dan A2 di RA Ismaria Al-Quranniyyah Rajabasa. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi yang difokuskan pada indikator gerakan motorik kasar pada tahap usia 4 sampai 5 tahun. Metode pengolahan data meliputi pengujian normalitas menggunakan metode Shapiro-Wilk, uji homogenitas dengan Levene’s Test, dan uji hipotesis dengan uji Independent Sample T-Test. Temuan menunjukkan skor rata-rata posttest kelompok perlakuan 92,11 dan kontrol 47,19. Nilai signifikansi t-test 0,000 lebih rendah dari 0,05. Simpulan dari penelitian ini adalah teknologi augmented reality berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar usia dini dan dapat dijadikan alternatif inovatif dalam proses pembelajaran yang lebih menyenagkan dan efektif dilembaga pendidikan anak usia dini.
"HERE AND NOW": INTEGRASI PENDEKATAN PSIKOLOGI GESTALT DALAM MEMAHAMI KARAKTERISTIK ANAK USIA DINI Maulita, Rizki; Ubaidillah, Muhammad; Aghniarrahmah, Chasya
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v7i2.2183

Abstract

Abstrak Pendekatan psikologi Gestalt memiliki potensi besar dalam memahami dan mengelola karakteristik anak, dengan penekanan pada prinsip "living here and now" yang mendorong kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana teori Gestalt dapat diterapkan untuk mendalami perkembangan psikologis anak, dengan fokus pada penerapannya dalam pendidikan dan konseling. Melalui prinsip-prinsip dasar Gestalt, seperti kesadaran diri dan interaksi langsung dengan lingkungan, anak dapat lebih memahami perasaan mereka dan membangun keterampilan sosial yang lebih baik. Teknik-teknik Gestalt, seperti empty chair dan role reversal, diadaptasi untuk memungkinkan anak mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang lebih autentik. Meskipun penerapan pendekatan ini pada anak memerlukan penyesuaian, terutama terkait dengan perkembangan kognitif dan emosional mereka, pendekatan Gestalt berpotensi memberikan kontribusi besar dalam pengembangan sosial dan emosional anak. Artikel ini menyimpulkan bahwa melalui penerapan prinsip-prinsip Gestalt, anak dapat mengalami peningkatan dalam kesadaran diri, hubungan interpersonal, serta kemampuan mereka dalam mengelola emosi dan perasaan.Kata kunci: psikologi gestalt, anak, pendidikan, bimbingan dan konseling  Abstract The Gestalt psychological approach offers significant potential in understanding and managing children's characteristics, with an emphasis on the principle of "living here and now," which encourages full awareness of the present experience. This article aims to examine how Gestalt theory can be applied to explore children's psychological development, focusing on its implementation in education and counseling. Through fundamental Gestalt principles such as self-awareness and direct interaction with the environment, children can better understand their feelings and develop improved social skills. Gestalt techniques, such as the empty chair and role reversal, are adapted to allow children to express their feelings in a more authentic way. Although the application of this approach with children requires adjustments, particularly regarding their cognitive and emotional development, the Gestalt approach holds great potential in contributing to children's social and emotional development. This article concludes that by applying Gestalt principles, children can experience an increase in self-awareness, interpersonal relationships, and their ability to manage emotions and feelings.Keywords: Gestalt Psychology, Children, Education, Guidance and Counseling
Pengembangan Permainan Transport Maze dalam Meningkatkan Kecerdasan Visual Spasial Anak Usia Dini Syatifa, Areza; Sitorus, Ahmad Syukri
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media pembelajaran Transport Maze dalam meningkatkan kecerdasan visual spasial anak usia dini. Penelitian ini dilakukan di TK Harapan Pauline yang terletak di Desa Perkebunan Panigoran, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 orang dengan kategori usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian mencakup angket validasi media, materi, kelayakan pengguna, dan lembar observasi. Hasil validasi menunjukkan media sangat valid (87%), materi sangat valid (84%), dan kelayakan pengguna sangat layak (99%). Uji efektivitas menggunakan paired sample t-test menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 7 poin, dengan nilai t-hitung -8,481 dan signifikansi < 0,001. Hasil ini menunjukkan bahwa Transport Maze efektif dalam meningkatkan kecerdasan visual spasial anak usia dini.
Strategi Guru Dalam Mengembnagkan Konsentrasi Anak di RA Fathun Qarib Banda Aceh Fikayani, Nana; Hanum, Rafidhah
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan konsentrasi anak usia dini di RA Fathun Qarib Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan guru menerapkan lima strategi utama, yaitu penggunaan media visual dan audio-visual, kegiatan bermain terstruktur, ice breaking, eksperimen sederhana, dan pemberian reward. Strategi ini mampu meningkatkan fokus dan keterlibatan anak selama proses pembelajaran. Media visual dan audio-visual menarik perhatian anak secara langsung, sementara permainan terstruktur dan eksperimen sederhana menstimulasi kemampuan konsentrasi secara aktif. Ice breaking berfungsi sebagai penyegaran saat perhatian anak mulai menurun, sedangkan pemberian reward memotivasi anak untuk mempertahankan fokus dan menyelesaikan tugas. Implementasi strategi ini menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan kondusif sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru PAUD dalam merancang metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan konsentrasi anak. Rekomendasi diberikan agar pelatihan guru dan penyediaan sumber daya pembelajaran inovatif terus ditingkatkan demi kualitas pendidikan anak usia dini yang lebih baik.
Pengaruh Metode Proyek Melalui Recycle Terhadap Kemampuan Sains Anak Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Di TK Aisyiyah Cambaya Kabupaten Gowa Nurkhalisa, Nurkhalisa; Herlina, Herlina; Kurnia R, Rika
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2386

Abstract

Sains memiliki peranan esensial dalam mendukung perkembangan aspek kognitif anak usia dini, khususnya dalam membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Namun, kenyataannya masih banyak anak yang belum mampu mengembangkan kemampuan sains secara optimal. Untuk itu, diperlukan strategi pembelajaran yang tepat dan inovatif. Salah satu pendekatan yang relevan adalah metode proyek melalui recycle (kegiatan daur ulang), Hal ini, melibatkan anak secara langsung dalam proses belajar yang aktif, konkret, dan menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penerapan metode proyek melalui recycle terhadap kemampuan sains anak usia dini dalam konteks Kurikulum Merdeka di TK Aisyiyah Cambaya Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pre-test-post-test dan melibatkan 20 peserta didik sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes menggunakan skala penilaian sains yang mencakup indikator mengamati, mengklasifikasikan, dan mengkomunikasikan.  Berdasarkan hasil analisis data melalui uji paired sample t-test terdapat nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan setelah perlakuan. Temuan ini membuktikan bahwa metode proyek melalui recycle efektif dalam meningkatkan kemampuan sains anak usia dini pada penerapan kurikulum merdeka.
Penerapan Model Realistic Mathematics Education (RME) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Unsur-Unsur Bangun Datar Siswa Kelas III SDN Tebet Timur 07 Jakarta Selatan Ardiyanto, Nova
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v7i2.2287

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pencapaian belajar matematika peserta didik melalui penerapan strategi pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) pada materi unsur-unsur bangun datar. Penelitian menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang dijalankan dalam dua tahap siklus di kelas III SDN Tebet Timur 07, Jakarta Selatan dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan tes sumatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan RME, rata-rata nilai siswa hanya 65,33%. Setelah penerapan model RME pada siklus I, rata-rata nilai meningkat menjadi 74,9%. Pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan rata-rata nilai mencapai 84,6% dan seluruh siswa mencapai ketuntasan belajar (100%). Pendekatan RME terbukti mampu meningkatkan pencapaian belajar matematika peserta didik secara efektif melalui penggunaan media konkret, serta pelibatan aktif siswa dalam diskusi kelompok dan pemecahan masalah.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI PAUD Widhiasih, Angger Prima; Maulida, Putri
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v6i2.2184

Abstract

Pendekatan saintifik menjadi ciri khas dalam kurikulum Merdeka. Penerapan langkah-langkah saintifik bertujuan menggali secara mendalam suatu konsep pengetahuan. Nyatanya masih ada guru yang tidak memberikan kesempatan kepada anak untuk menemukan pengetahuan, sehingga proses pembelajaran didominasi oleh guru. Terciptanya proses pembelajaran bermakna dan menyenangkan melalui pendekatan saintifik yang dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran di PAUD guna mewujudkan generasi yang dibutuhkan pada era abad ke-21. Penelitian ini dilakukan kepada 3 guru di Kota Tangerang menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Hasil penelitian ini antara lain (1) guru telah memiliki pengetahuan terkait dengan pendekatan saintifik, namun pelaksanaannya tidak dilakukan secara sistematis, (2) Hambatan dalam menerapkan pendekatan saintifik ialah kesulitan menyusun kegiatan dan menemukan media pembelajaran, (3) pendekatan saintifik memiliki dampak positif bagi kemampuan kognitif, komunikasi dan social-emosional anak usia dini.
Pembatasan Penggunaan Gadget untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Pada Anak Istikomah, Tri; Munthomimah, Siti; Huda, Choirul
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2330

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak. Menggunakan metode penelitian tindakan kelas(PTK), model Kemis dan Mc Taggart, ada 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan,pengamatan dan refleksi. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di kelas B2 sejumlah 16 anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak di TKMNU 8 Darussalam Sitirejo Wagir terdiri dari dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif penggunaan gadget yaitu meningkatkan kemampuan anak dalam mengakses informasi dan pengetahuan. Sedangkan dampak negatif penggunaan gadget yaitu anak lebih mudah marah, susah diatur, disiplin anak berkurang dan tidak mau bersosialisasi, dilakukan dengan memberikan buku kegiatan yang berbasis keluarga untuk siklus 1 dengan tema malam tanpa gadged. Untuk siklus 2 diberikan buku kegiatan berbasis keluarga dengan tema aku senang tanpa gadget. Setelah dilakukan  strategi pembatasan penggunaan gadget terdapat perubahan sosial emosional anak yakni kemampuan sosial emosional anak mulai ada peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2. Kompetensi Dasar anak memiliki perilaku yang mencerminkan sikap kerjasama dengan indikator perilaku anak yang bisa menerima perbedaan teman dengan dirinya, pada pra tindakan sebesar31,25%. Setelah tidakan siklus 1 meningkat menjadi 40,63%. Sedangkan pada siklus 2 mencapai 68,75%. Hal ini menunjukkkan bahwa sosial emosional anak (77,08%) sudah melebihi indikator.