cover
Contact Name
Dhita Paranita Ningtyas
Contact Email
dhita@trilogi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dhita@trilogi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Published by Universitas Trilogi
ISSN : 26220547     EISSN : 26219859     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL CAKSANA terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember berisi tulisan gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktisi dan hasil penelitian dan pengajaran dalam bidang keilmuaan pendidikan anak usia dini.
Arjuna Subject : -
Articles 215 Documents
Pengaruh Media Serial Image Berbasis Augmented Reality Terhadap Kemampuan Bercerita Anak Usia 5-6 Tahun Fadillah, Fadillah; Bachtiar, Muhammad Yusri; Dzulfadhilah, Fitriani; Lismayani, Angri
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Serial Image berbasis Augmented Reality terhadap kemampuan bercerita anak usia 5–6 tahun di TK Khalifah Makassar 3. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen, serta desain Nonequivalent Control Group Design. Variabel bebas adalah Media Serial Image berbasis Augmented Reality, dan variabel terikatnya adalah kemampuan bercerita anak. Populasi penelitian berjumlah 30 anak, dengan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh anak dijadikan sampel, yaitu 15 anak pada kelompok eksperimen dan 15 anak pada kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Prosedur pengumpulan data meliputi perencanaan, pretest, treatment, post-test, dan analisis hasil. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil data yang diperoleh mengidikasikan adanya peningkatan dalam skor pretest dan posttest. Rata-rata skor pretest sebesar 11,00 sedangan setelah diberi perlakuan nilainya sebesar 19,33. Analisis data menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.001<0.05, sehigga hipotesis alternatif (H1) dapat diterima, sedangkan hipotesis nol (H0) ditolak. Temuan ini memperkuat bahwa penggunaaan media Serial Image berbasis Augmented Reality berkontribusi pada anak usia 5-6 tahun di TK Khalifah Makassar 3 dalam peningkatan kemampuan bercerita.
Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini dengan Cerita Rakyat di PAUD Dharul Hikmah Hendri, Wiwik Ning; Akbar, Moch. Ramli; Anggraini, Henni
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2335

Abstract

Penelitian ini berguna untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak usia dini melalui metode bercerita berbasis cerita rakyat di PAUD Dharul Hikmah. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart. Maka penelitian dilakukan dalam tiga siklus,  masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa PAUD Dharul Hikmah berusia 4–5 tahun berjumlah 16 anak. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan unjuk kerja perkembangan bahasa dengan indikator sesuai capaian perkembangan bahasa dalam Permendikbud No. 137 Tahun 2014 dan Kurikulum Merdeka. Teknik pengumpulan data adalah observasi, dokumentasi, dan penilaian unjuk kerja. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan penerapan metode bercerita menggunakan cerita rakyat, disertai properti visual, pengeras suara, dan gaya cerita yang ekspresif serta teatrikal, mampu meningkatkan perkembangan bahasa anak. Mereka menjadi lebih fokus, aktif bertanya dan menjawab, serta mampu menceritakan kembali isi cerita dengan bahasa mereka sendiri. Dengan demikian, metode bercerita berbasis cerita rakyat terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini.
Designing a Game-Based English Learning Application for Early Childhood Learners Using TPACK Framework Ardiyanto, Fahrur Rijal
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi pembelajaran bahasa Inggris berbasis game untuk anak usia dini dengan menggunakan kerangka kerja TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) sebagai dasar utama. Masalah yang diangkat adalah terbatasnya media pembelajaran digital yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini, terutama yang mengintegrasikan anatara pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten. Metode utama yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Pada tahap desain dan pengembangan, dipilih tema kosakata sesuai untuk anak usia 4-6 tahun dan dikembangkan dalam bentuk game interaktif seperti mencocokkan gambar, aktivitas drag and drop, dan cerita bergambar dengan narasi suara.  Aplikasi diuji coba pada sekelompok kecil siswa taman kanak-kanak dan menunjukkan peningkatan dalam pengenalan kosakata, keterlibatan, dan motivasi belajar. Validasi dari pakar pendidikan anak usia dini dan pengembang multimedia menunjukkan bahwa aplikasi memiliki tingkat kegunaan yang tinggi serta kesesuaian pedagogis dan teknologi yang baik. Hasil ini menegaskan bahwa integrasi TPACK dalam desain media digital dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran bahasa Inggris untuk anak usia dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi berbasis gim dengan pendekatan TPACK merupakan media pembelajaran yang tepat, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini dalam belajar bahasa Inggris
KAJIAN SISTEMATIS TEKNIK KONSELING STORYTELLING UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS USIA DINI : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Ubaidillah, Muhammad; Utami, Ratna Tri; Pranatha, Hananda Fitra
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v7i2.2182

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis perkembangan penelitian mengenai penggunaan teknik Storytelling dalam konseling bagi anak berkebutuhan khusus usia dini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 33 artikel ilmiah yang diperoleh dari database Scopus. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Vosviewer untuk memetakan hubungan antar topik dan tren yang muncul dalam literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknik konseling berbasis Storytelling efektif dalam mendukung perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak berkebutuhan khusus. Tren penelitian menunjukkan peningkatan signifikan sejak tahun 2016, meskipun terdapat fluktuasi minat di antara peneliti. Storytelling dinilai sebagai pendekatan yang fleksibel dan adaptif, sehingga berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai metode konseling yang inklusif. Keterbatasan penelitian ini terletak pada sumber data yang hanya berasal dari Scopus. Oleh karena itu, studi selanjutnya disarankan untuk menggunakan database internasional lain seperti Web of Science dan Dimensions Scholars.
Analisis Pendidikan Karakteristik Siswa di Sekolah Dasar Tanod, Mareyke Jessy; Murni, Sri; Harjanto, Ambyah; Juwantara, Ridho Agung
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2313

Abstract

Dalam perencanaan pembelajaran sangat dibutuhkan kemampuan, keterampilan dan kejelian desainer pembelajaran untuk menganalisis situasi dan keadaan tertentu siswanya. Setiap siswa dan kelompok kelas memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda, sehingga perlakuan yang sama terhadap semua siswa dan kelompok kelas justru akan mengakibatkan kurang maksimalnya proses pembelajaran. Oleh karenanya salah satu tahap penting dalam proses perencanaan pembelajaran yang penting adalah melakukan analisis karakteristik siswa. Dimana karakteristik siswa di tingkat sekolah dasar itu berbeda dengan mereka yang berada pada tingkat sekolah menengah. Pola pikir, persepsi dan cara mengatasi masalah yang me– reka tempuh sangat berbeda. Pada masa anak-anak kecenderungan untuk melakukan imitasi kepada seseorang yang diidolakan sangat besar. Sementara para remaja ingin sekali diakui eksistensi mereka sebagai manusia yang utuh, dewasa dan dapat menentukan jalan hidup sendiri. Masa kanak-kanak adalah masa bermain dan belajar. Beban yang berat pada sekolah terkadang mengurangi hak-hak mereka untuk bermain. Sehingga yang terjadi mereka cenderung malas dan bosan pada saat belajar di dalam kelas, karena mereka menghadapi situasi pembelajaran yang nyaris sama. Oleh karenanya dalam tulisan ini akan membahas tentang pentingnya melakukan analisis kemampuan awal siswa dari perkembangan usia, fisik, psikomotorik, akademik, dan sikap. Tahap ini dilakukan untuk menjamin bahwa program pembelajaran yang didesain sesuai dengan profil siswa yang akan menempuh proses pembelajaran.
Analisis Kemampuan Kerjasama melalui Permainan Angklung pada Kelompok B di PAUD Nurul Yaqin Qomariyyah, Rafika Nur; Yuntina, Lily; Anggraeni, Rita Intan
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan kerjasama anak usia dini melalui kegiatan bermain angklung pada kelompok B di PAUD Nurul Yaqin, Jakarta Timur. Fokus penelitian terletak pada bagaimana permainan angklung sebagai media pembelajaran dapat membangun kemampuan sosial anak, khususnya dalam aspek kerjasama, empati, dan rasa tanggung jawab. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung pada kegiatan bermain, wawancara mendalam dengan guru kelas dan kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan belajar. Subjek penelitian terdiri dari anak-anak kelompok B yang berusia 5-6 tahun, guru pendamping, dan pihak manajemen sekolah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain angklung memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan kerjasama anak. Dalam proses bermain, anak-anak belajar untuk saling mendengarkan, menunggu giliran, dan menyesuaikan tempo permainan agar menghasilkan nada yang harmonis. Hal ini melatih anak untuk bekerja secara kompak, mengembangkan empati terhadap teman, serta bertanggung jawab atas peran masing-masing. Selain itu, permainan angklung juga menanamkan nilai-nilai budaya lokal, memperkuat rasa cinta terhadap seni tradisional, dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Dengan demikian, permainan angklung dapat dijadikan metode pembelajaran alternatif yang efektif dalam mendukung perkembangan keterampilan sosial dan karakter anak sejak usia dini.
Meningkatkan Kemampuan Kreativitas Melalui Kegiatan Membatik Ecoprint Pada Peserta Didik Kelompok A di KB Dharul Hikmah Kasembon Lisnawati, Elsita; Asmah, Ayu; Anggraini, Henni
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2356

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kreativitas anak usia dini kelompok A (4–5 tahun) di KB Dharul Hikmah Kasembon Bululawang yang belum optimal. Banyak anak masih cenderung meniru, kurang memiliki inisiatif serta ide orisinal, menunjukkan rasa ingin tahu yang rendah, enggan mencoba hal-hal baru, dan kurang bersemangat mengikuti kegiatan seni. Keadaan ini menunjukkan perlunya pendekatan yang dapat mendorong perkembangan kreativitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kegiatan membatik ecoprint dapat meningkatkan kreativitas anak. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif serta kuantitatif sederhana untuk memperoleh gambaran menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membatik ecoprint mampu memberikan peningkatan yang nyata terhadap kreativitas anak. Anak-anak mulai lebih berani mengeksplorasi pengalaman baru, lebih antusias dalam kegiatan seni, dan menampilkan ide-ide kreatif yang orisinal. Proses ecoprint juga terbukti menumbuhkan rasa ingin tahu serta mengurangi kecenderungan meniru, sehingga anak menjadi lebih mandiri dalam belajar. Dengan demikian, kegiatan membatik ecoprint efektif, menyenangkan, dan bermanfaat dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pengenalan Budaya Behoa di TK Darmawanita Desa Doda Riwi, Triniva; Zuama, Shofiyanti Nur; Agusniatih, Andi
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i1.2218

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan kurangnya pengenalan budaya Behoa pada anak-anak usia dini di TK Darmawanita Desa Doda. Minimnya media pembelajaran yang menarik membuat anak kurang memahami budaya lokalnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal untuk memperkenalkan budaya Behoa secara menyenangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas anak kelompok B, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Video dirancang untuk menampilkan berbagai unsur budaya Behoa seperti bahasa, tarian, pakaian adat, dan tradisi lokal dengan visual dan audio yang menarik. Implementasi dilakukan melalui kegiatan menonton di kelas, di mana anak menunjukkan ketertarikan dan mampu mengenali serta menceritakan kembali isi video. Hasil evaluasi oleh ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa produk layak digunakan sebagai bahan ajar PAUD. Guru juga menilai video ini efektif dalam mendukung pembelajaran berbasis budaya. Secara keseluruhan, video pengenalan budaya Behoa terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kecintaan anak terhadap budaya lokal serta berkontribusi pada pelestarian bahasa dan tradisi daerah di era digital.
Penerapan Bermain Peran (Role Play) terhadap Perkembangan Kemampuan Bahasa Anak Usia 3-4 Tahun di KB PKK Al-Huda Ngadireso Muslikhah, Muslikhah; Anggraini, Henny; Rahayunita, Cicilia Ika
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode bermain peran terhadap perkembangan kemampuan bahsa anak usia 3-4 tahun di KB PKK AL-HUDA NGADIRESO. Metode bermain peran merupakan strategi pembelajaran yang memungkinkan anak untuk mengekspresikan diri melalui dialog dan interaksi sosial dalam konteks permainan yang menyenangkan. Penelitian menggunakan pendekatan PTK kualitatif dengan tekhnik observasi, wawancara, dokumentasi terhadap 13 anak didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bermain peran secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara, mendengar dan memahami kosakata anak. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam keberanian berkomunikasi, ekspresi verbal yang lebih jelas, dan kemampuan berinteraksi sosial yang lebih baik. Metod ini terbukti efektif karena menciptakan lingkungan belajar yang alami dan menyenangkan, sehingga anak tidak merasa tertekan dalam proses pembeajaran bahasa. Disimpulkan bahwa bermain peran dapat menjadi alternatif metode pembelajaran yang tepat untuk mengoptimalkan perkembangan kemampuan bahasa pada anak usia dini. Bahasa pada anak usia dini merupakan aspek frunda mental yang mempengaruhi keseluruhan proses pembelajaran dan sosial anak. Anak usia 3-4 tahun berada pada periode kritis perkembangan bahsa dimana mereka mulai mengembangkan kosakata, struktur kalimat, dan kemampuan komunikasi yang kompleks. Pada tahap ini anak emngalami ledakan bahasa (langue exsplosion) dengan penambahan kosa kata hingga 1000-2000 kata dan mulai mampu Menyusun kalimat sederhana. Namun, masih banyak ditemukan anak yang mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasa, terutama dalam aspek eskpresi dan pemahaman kontekstual. Bermain peran (role play) diidentifikasi sebagai salah satu metode pembelajaran yang efektif dalam merangsang perkembangan bahasa anak karena memberikan konteks nyata dan meaningful untuk praktik berbahasa, sekaligus mengintegrasikan aspek kognitif, dan emosional dalam proses pembelajaran.
EVALUASI PROGRAM KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN DIKOTA TANGERANG Widhiasih, Angger Prima; Nazilah, Fiky Rahmatun
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v7i2.2185

Abstract

Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan atau disingkat dengan KOSP merupakan bagian yang penting dalam sebuah satuan Pendidikan. Sejak tahun 2023, kurikulum dengan paradigma baru mulai diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program KOSP sesuai karakteristik kurikulum merdeka. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif evaluative dengan model CIPP (context, input, process and product). Hasil penelitian diperoleh (1) konteks; bahwa satuan Pendidikan di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang telah memiliki dokumen KOSP yang sesuai dengan karakteristik kurikulum Merdeka, (2) Input, telah adanya pendidik yang memiliki latar belakang pendidikan sarjana PAUD untuk menjadi model bagi pendidik yang sedang studi maupun lulusan SMA, (3) proses; proses pembelajaran disatuan Pendidikan dengan menerapkan metode sentra dan kelompok telah bersifat fleksibel, sesuai prinsip PAUD dan sesuai kebutuhan anak, terakhir (4) Produk; standar kompetensi lulusan pada jenjang PAUD kurang dapat terukur disebabkan karena perubahan kurikulum yang cukup sering.