cover
Contact Name
Hasrat Aimang
Contact Email
hasrat@unismuhluwuk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hasratsaluan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI
ISSN : 2620861X     EISSN : 226208628     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI adalah jurnal Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Universitas Muhammadiyah Luwuk terbit berkala enam bulan sekali yaitu bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2025)" : 10 Documents clear
Pendekatan Psikologi Islam Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Anak Melalui Pendidikan Agama Islam Di Kelas 5 Sekolah Dasar Negeri 01 Sumbawa Besar Jayanti, Dewi; Susanti
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.3676

Abstract

Approach psychology Islam can create very safe environment and also very supportive. Where students really feel accepted and greatly appreciated. Can reduce stress and also can increase development social students. In research This aiming For can know approach psychology Islam in develop skills social children. As for the method in study This is Qualitative descriptive research is a type of conceptual research that can involve a number of people as sources. And this is in collecting data using qualitative. And as for data collection in research is by interview, observation and also analyzed using thematic analysis. The results of this study are showing the use of visual aids, playing and also telling stories and also using group-based activities. In this case, it can recognize and also manage various emotions and can develop students' empathy, for example managing and recognizing emotions in developing students' social skills.
Penerapan Metode Silat-Qu (Satu Hari Lima Ayat Al-Qur’an) dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an di PP Tahfidzul Qur’an Al-Mulk Jember Kiftiyah, Khafidatul; Maghfiroh, Muliatul
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.3706

Abstract

Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mulk Jember adalah lembaga yang berfokus pada pengajaran dan pembinaan hafalan Al-Qur’an, lembaga ini berupaya menyediakan metode bernama Silat-Qu(Satu Hari Lima Ayat Al-Qur’an) dengan tujuan untuk memudahkan para santri dalam proses hafalan dan memahami Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan Metode Silat-Qu (satu hari lima ayat Al-Qur’an) dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an di PP Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Mulk Jember, peneliti juga ingin mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan Metode Silat-Qu (satu hari lima ayat Al-Qur’an) dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an di PP Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Mulk Jember. Peneitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Melalui sumber data yang di dapat dari observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan referensi dari buku, skripsi dan artikel terkait. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: Metode Silat-Qu di PP Tahfidzul Qur’an Al-Mulk Jember dapat memudahkan santri jika istiqomah menghafal Al-Qur’an lima ayat setiap hari dan memiliki niat serta motivasi yang kuat. Selain itu, metode ini dapat meningkatkan kemampuan santri untuk mengidentifikasi posisi ayat di halaman Al-Qur’an baik disisi kanan maupun kiri dan bahkan dapat menyebut ayat Al-Qur’an hanya dengan menyebutkan nomor ayatnya; mengamati bacaan awal dan akhir; mengenali kalimat yang awal dari setiap ayat-nya; membiasakan membaca ulang 20 kali per ayat yang dikombinasikan teknik maju-mundur dan ganjil-genap; Serta mengintegrasikan sistem jari sebagai panduan hafalan yang mengoptimalkan memori kinestetik dan visual santri. Ada beberapa faktor pedukung yaitu sarana pembelajaran yang memadai seperti mushaf Al-Qur’an, buku ziyadhah dan riyadhah, buku Silat-Qu, kitab majmu' wadhifatul a'mal. Selain itu, dukungan penuh dari lembaga karena sesuai dengan tujuan lembaga yang memprioritaskan pendidikan Al-Qur'an, serta dilihat dari segi istiqomah muroja’ah, menjaga sholat malam, memperbanyak doa dan motivasi.  Sedangkan, faktor penghambatnya yaitu beberapa santri yang belum lancar membaca Al-Qur'an dan mengalami kesulitan dalam menghafal. selain itu, kurangnya konsistensi dalam melakukan muraja'ah.
Nilai Pendidikan Islam Dalam Sistem Perkaderan Lembaga Kemahasiswaan Intra Kampus Pribadi, Imam; Makmur
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.3573

Abstract

This research examines the values ??of Islamic education embedded in the cadre system of intra-campus student organizations. The aim of this research is to identify main Islamic values, understand their implementation, and evaluate the effectiveness of the cadre process in forming Islamic character in students. This research uses a qualitative descriptive method with data collection techniques in the form of document analysis, interviews, and observation. The data obtained was analyzed thematically to identify patterns related to the values ??of Islamic education in the cadre system. The research results show that Islamic educational values ??such as faith, knowledge, and noble morals are explicitly or implicitly integrated into the cadre system. These values ??are instilled through religious character development, habituation to worship, and thematic discussions that strengthen students' understanding of Islamic teachings. Intensive assistance by senior members also supports this process. The findings show that this cadre system has a positive influence on the development of students' morals, integrity, and leadership qualities based on spiritual values. This research concludes that the integration of Islamic educational values ??in the student cadre system significantly contributes to forming strong character and leadership potential. Further research can explore more contextual and adaptive approaches to improving the cadre system in accordance with the evolving needs of students.
Pengaruh Metode Pembelajaran Interaktif Berbasis AI dalam Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Qurani di Kalangan Siswa Sekolah Dasar Jumahir; Afga Sidiq Rifai; Sarifa Suhra
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.3906

Abstract

This research aims to analyze the effect of artificial intelligence (AI)-based interactive learning methods in improving the understanding of Quranic values among students of Pembina Luwuk Elementary School. The scope of the research covers the application of AI technology as an interactive and adaptive learning medium to support the internalization of Quranic values in the context of basic education. This learning method is designed to facilitate students in understanding Quranic concepts through a more engaging and personalized approach. This study used a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The research sample consisted of 60 students who were divided into two groups, namely the experimental group using the AI-based learning method and the control group using the conventional method. The research instruments included Quranic values comprehension test, observation, and interview. The results showed that the experimental group experienced a significant increase in understanding of Quranic values with an average posttest score of 85.7, while the control group only reached 72.3. Statistical analysis using an independent t-test showed a significant difference between the two groups (p < 0.05). In addition, observations and interviews revealed that students felt more motivated and actively involved in AI-based learning. The conclusion of this study is that AI-based interactive learning method is effective in improving the understanding of Quranic values among students of Sekolah Dasar Pembina Luwuk. The implication of this study emphasizes the importance of integrating AI technology in the religious learning process to create a more meaningful and relevant learning experience for students
Peran Guru Penggerak Dalam Meningkatkan Karakter Peserta Didik Melalui Penerapan Budaya Positif Pada Pembelajaran PAI Dan Budi Pekerti yamlean, sumira
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.3752

Abstract

The character building of the nation's children must make various efforts in order to continue to make students have good character, the driving teacher who has studied the positive culture module during his education is expected to be able to implement the module in his role. This study aims to determine the role of motivating teachers in improving the character of students in the application of positive culture in PAI and ethics subjects at SMP Negeri 7 Tual and SMP Negeri 11 Tual; and to determine the inhibiting factors in the application of positive culture material to improve the character of students in PAI and ethics subjects at SMP Negeri 7 and SMP Negeri 11 Tual. Descriptive-qualitative type of research, the research subjects are principals, driving teachers and students. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Research results: 1) The role of the driving teacher as a driver of change in the form of realizing learning that favors students, collaboration with fellow teachers in habituation, real action and harvesting learning outcomes, opening discussion space and involving students in learning and using varied learning media. While the role of the driving teacher as a role model in the form of encouraging achievement improvement, encouraging, inspiring, respecting diversity, community mobilizers, and 2) The inhibiting factors are the low level of concern and understanding of parents, the attendance of students is not maximized, the enthusiasm for learning of students is still low, the commitment of all school residents is still low, the lack of discipline and the incomplete understanding of students towards positive culture.
Pemanfaatan Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam Audiovisual Berbasis Pembelajaran Kontekstual pada Kelas Inklusif Djayadin, Chairunnisa; Nurhikmah
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.3925

Abstract

Bahan ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran, terutama dalam memperdalam pemahaman agama, menumbuhkan nilai-nilai spiritual, serta membentuk karakter siswa. Dalam konteks pendidikan inklusif, pengembangan bahan ajar PAI harus mengadopsi pendekatan yang fleksibel dan kreatif untuk memenuhi berbagai kebutuhan peserta didik, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan bahan ajar PAI berbasis audiovisual dalam pembelajaran kontekstual di kelas inklusif SMP Lazuardi Athaillah Makassar. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan guru PAI sebagai objek utama. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam penyusunan bahan ajar PAI, ada beberapa prinsip penting yang harus diperhatikan, antara lain kesesuaian materi, kesinambungan, dan kelengkapan isi. Dalam penerapannya di kelas inklusif, bahan ajar audiovisual digabungkan dengan metode pembelajaran kontekstual yang mencakup pendekatan konstruktivisme, diskusi, eksplorasi mandiri, komunitas belajar, pemodelan, refleksi, dan evaluasi autentik. Pendekatan ini memungkinkan semua peserta didik, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, untuk berpartisipasi lebih aktif dalam pembelajaran dengan dukungan yang sesuai.
Analisis Pendekatan Individual dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Siswa ADHD di Sekolah Alam Tangerang Mekar Bakti Stiyani, Lenia Dwi Stiyani; Yayah Nurmaliyah; Abdul Ghofur
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.3911

Abstract

The learning approach is one of the most important supports for the success of the learning process in inclusive schools. Using an appropriate learning approach will make it easier for students to understand the material taught. This applies to learning for children with ADHD. However, in reality, in the learning process for children with ADHD, there are still inclusive schools that do not use effective learning approaches, especially for children with ADHD. Therefore, this research aims to find out how to use the Individual Approach in the Islamic Education learning process for ADHD students at the Tangerang Nature School Mekar Bakti. This study uses a qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies. The results of this study explain that the use of the Individual Approach in Islamic Education learning for ADHD students at the Tangerang Mekar Bakti Nature School includes planning, implementation and evaluation activities. Planning activities are prepared through initial observations carried out by the school and psychologists, this is done to analyze the initial condition of the students. Implementation of the Individual Approach in Islamic Education learning for ADHD students at the Tangerang Nature School Mekar Bakti is carried out using the Cluster and Pull Out model. In the process, the learning media uses flash cards, cellphones, puzzles and playdough. Evaluation of the use of the Individual Approach in Islamic Education learning for ADHD students is carried out routinely by inclusion teachers and PAI teachers who discuss the development of each ADHD child who is guided by the Shadow Teacher. It is hoped that this research can be a motivation for educational institutions for children with special needs, especially children with ADHD, in implementing an Individual Approach in Islamic Education learning.
Analisis Diferensiasi Materi Pendidikan Agama Islam pada Model Project Based Learning Menggunakan Pendekatan Etnografi T. Idris; Ramli, Syahrur; Susrizal, Silvia; Zakia, Nadia; Delvica, Ghusti
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.3915

Abstract

Differentiated learning has problem to serach materials. Teachers have more difficulties to get sourches. This study aims to analyze the differentiation of PAI materials using Project Based Learning model. PAI materials in high school are spread in the dimensions of Al-Qur'an Hadith, Aqidah Akhlak, Fiqh and SKI. The PjBL model is difficult for PAI teachers, especially to formulating their learning themes and activities. The researcher analyzed that the Keminangkabauan ethnographic theme can be used as the theme of PjBL. Teachers must play an active role in finding material differentiation through values, philosophies, artifacts and Minangkabau’s figures that are relevant to all dimensions of PAI. This research is a qualitative descriptive by analyzing the phenomenon of low understanding of Keminangkabauan for students in high school. This research is located at SMAN 1 Lintau, Tanah Datar Regency. The respondents of this study were 158 students and 4 PAI teachers. Primary data was obtained through interviews and analysis of teacher teaching module documents. Data triangulation was carried out by exploring in-depth aspects of material differentiation, identifying the ethnographic value of Keminangkabauan and presenting it in the form of research findings. The results of this study describe the differentiation of Keminangkabauan ethnographic material on the PAI element. The aspects used are Minangkabau proverbs which are analyzed for their relevance to PAI values, the diversity of Minangkabau cultural heritage and the analysis of classic and modern Minangkabau figures. These three ethnographic aspects are integrated with PAI material so as to produce material differentiation
Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Ajaran Saminisme Fina Qotrunnada Fuadiyah; Abdul Muhid
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.3681

Abstract

Ajaran saminisme adalah ajaran yang dianut oleh masyarakat samin, dalam asumsi nilai-nilai pendidikan Islam dapat saling melengkapi dalam membentuk individu yang berkarakter dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk memahami dan mengidentifikasi nilai-nilai yang dapat diintegrasikan dari pendidikan Islam ke dalam ajaran Saminisme. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dari berbagai sumber yang relevan, termasuk artikel dan jurnal, untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kedua ajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai ini tersebut mendukung pembentukan karakter individu yang mampu menciptakan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti ketaqwaan, akhlak yang baik, kesederhanaan, dan kepedulian sosial terdapat pada kedua ajaran. Nilai-nilai ini berkontribusi pada pembentukan karakter individu yang dapat menciptakan keharmonisan dalam kehidupan sosial. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai pendidikan Islam ke dalam ajaran Saminisme tidak hanya memperkuat identitas budaya masyarakat Samin, tetapi juga meningkatkan kualitas kehidupan sosial mereka. Dengan penerapan nilai-nilai ini, masyarakat Samin dapat menghadapi tantangan zaman modern sambil tetap menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi pegangan hidup mereka
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Tanggung Jawab pada Remaja di Madrasah Aliyah Jumahir; Suma K. Saleh; Farid Haluti
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v8i1.4053

Abstract

Urgensi pembentukan karakter tanggung jawab pada peserta didik menjadi semakin penting dalam menghadapi tantangan era modern yang ditandai dengan krisis moral dan individualisme. Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Aliyah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya tanggung jawab, melalui pendekatan yang terintegrasi antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PAI dalam membentuk karakter tanggung jawab siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Banggai serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian dipilih secara purposive, terdiri dari guru PAI, siswa kelas XI dan XII, serta kepala madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI berkontribusi besar dalam membentuk karakter tanggung jawab melalui penguatan materi ajar, keteladanan guru, serta pelibatan aktif siswa dalam kegiatan keagamaan non-formal. Faktor pendukung utamanya adalah budaya sekolah yang religius dan dukungan dari kepala madrasah, sementara kendala utama berasal dari pengaruh media sosial dan kurangnya keterlibatan keluarga. Penelitian ini memperkuat teori pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dan menyarankan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan serta pengembangan sistem evaluasi karakter yang lebih sistematis. Kesimpulannya, PAI berperan efektif dalam membentuk karakter tanggung jawab siswa jika diterapkan secara terintegrasi dan kolaboratif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan pendekatan longitudinal guna mengukur perubahan karakter dalam jangka waktu yang lebih panjang

Page 1 of 1 | Total Record : 10