cover
Contact Name
Yeny Sulistyowati
Contact Email
yeny.sulistyowati@urindo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbik@urindo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
ISSN : 16936868     EISSN : 2622948X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan (JBIK) dengan E-ISSN :2622-948X diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan ini terbit dua kali setiap tahun, yakni pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 321 Documents
Evaluasi Manajemen Pengelolaan Obat di UPT Puskesmas Namorambe Tahun 2024 Prasetyo, Angga Dwi; Dalimunthe, Ni’matul Ulya; Hasibuan, Indah Doanita; Araafi, Alif
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.5732

Abstract

Kesehatan menjadi satu dari sekian aspek penting untuk pembangunan manusia, oleh karena itu perlunya meningkatkan tingkat Kesehatan masyarakat. Salah satu tujuan pengelolaan obat ialah untuk melaksanakan pengendalian mutu pelayanan Kesehatan, sehingga perlunya pengelolaan obat yang baik. Studi kali ini bertujuan guna mengevaluasi manajemen pengelolaan obat di UPT Puskesmas Namorambe. Dengan metode penelitian bersifat deskriptif observasi yang menggunakan instrument penelitian berbentuk checklist observasi dalam penangamatan langsung. Adapun sampel pada penelitian ini adalah bagian kefarmasian di UPT Puskesmas Namorambe. Hasil dari penelitian yang dilakukan mendapatkan nilai 100% sempurna dari seluruh lembar penilaian, dengan begitu berdasarkan nilai yang didapat maka pengelolaan obat di UPT Puskesmas Namorambe berlangsung baik dan benar. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah Kefarmasian di UPT Puskesmas Namorambe menjalankan semua bagian pengelolaan obat dengan baik dan benar pada kegiatan pemantauan, pencatatan dan pelaporan, pendistribusian, penyimpanan, penerimaan, permintaan, perencanaan, dan juga kegiatan evaluasi. Saran pada UPT Puskesmas Namorambe agar selalu tetap mempertahankan kelayakan dalam pengelolaan obat yang sudah berlangsung dengan baik dan benar, sehingga masyarakat akan mendapat pelayanan yang optimal. Kata Kunci: Manajemen, Obat, Puskesmas
Hubungan Tingkat Pengetahuan, Aktivitas Fisik, dan Jenis Makanan Yang Dikonsumsi Terhadap Kejadian Hipertensi di Puskesmas Ciracas Tahun 2024 Nurazizah, Afifah; Siswani, Sri
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.6084

Abstract

140/90 mmhg. Berdasarkan data pelayanan hipertensi di Puskesmas Ciracas Tahun 2023 sebanyak 25.064 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Dan Jenis Makanan Yang Dikonsumsi Terhadap Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Ciracas Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatakan studi cross sectional dilakukan di Puskesmas Ciracas. Populasi pada penelitian ini berjumlah 25.064 dengan jumlah sampel 100 pasien. Hasil univariat berdasarkan derajat hipertensi sebagian besarnya terkena hipertensi derajat 1 (64%) dan derajat 2 (36%). Pasien tingkat pengetahuan kurang baik (69%) dan tingkat pengetahuan baik (31%). Pasien dengan aktivitas fisik rendah (72%) dan yang aktivitas fisik tinggi (28%). Pasien paling banyak mengkonsumsi jenis makanan tinggi garam (86%) dan yang mengkonsumsi jenis makanan rendah garam (14%). Hasil uji bivariat menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan p value (0,011), aktivitas fisik p value (0,034) dan jenis makanan yang dikonsumsi p value (0,034) dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan didapatkan semua variabel berhubungan seperti tingkat pengetahuan, aktivitas fisik, dan jenis makanan yang dikonsumsi. Sarannya pengetahuan pasien lebih ditingkatkan lagi dengan melakukan sosialisasi edukasi tentang hiopertensi tidak hanya untuk kelompok prolanis tapi juga pada pelayanan umum lainnya agar mencegah bertambahnya kasus hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Tingkat Pengetahuan, Aktivitas Fisik dan Jenis Makanan.
Hubungan Dukungan Suami dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Tegalrejo Kota Yogyakarta Drisa, Retna Eltira; Ningsih, Sri Ratna
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.5794

Abstract

Latar Belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia, khususnya di Kota Yogyakarta, menunjukkan tantangan serius dalam kesehatan. Data dari Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa pada tahun 2021, AKI di Kota Yogyakarta mencapai 580,34 per 100.000 kelahiran hidup. Kehamilan adalah proses fisiologis yang alami, namun sering kali disertai dengan berbagai emosi, termasuk kecemasan. Terutama pada trimester ketiga, ibu hamil sering merasa cemas menunggu kelahiran, yang dapat memicu komplikasi. Dukungan dari pasangan sangat penting dalam mengurangi kecemasan ibu. Suami yang memberikan perhatian, pemahaman, dan dukungan emosional dapat membantu ibu merasa lebih tenang dan percaya diri dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan suami dan kecemasan yang dialami oleh ibu hamil pada trimester III di Puskesmas Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Kecemasan pada ibu hamil dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin, sehingga dukungan dari suami menjadi faktor penting dalam mengurangi tingkat kecemasan tersebut. Tujuan : Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi tenaga kesehatan puskesmas Tegal Rejo dan keluarga tentang pentingnya dukungan suami dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 110 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis bivariat menggunakan uji chi square hasil : menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu hamil, dengan nilai p value 0,00 dengan taraf signifikan a (0,05). Berdasarkan hasil tersebut bahwa nila P Value 0,00
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Tahun 2024 Neno, Tiara Margareth; Hinga, Indriati A. Tedju; Tira, Deviarbi Sakke; Landi, Soleman
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.5299

Abstract

Eksklusif breastfeeding menurut WHO ialah pemberian Air Susu Ibu kepada bayi hingga usia 6 bulan kecuali obat dan vitamin. Sehingga menjadi hal yang penting bagi bayi untuk diberikan ASI eksklusf. Secara global, bayi umur nol bulan hingga usia enam bulan yang mendapatkan exclusive breastfeeding hanya 44% (2015-2020). Cakupan bayi yang diberikan Air Susu Ibu eksklusif di Indonesia mengalami penurunan dari 69,7% di tahun 2021, menjadi 67,9% ditahun 2022. Puskesmas Sikumana dengan angka cakupan ASI eksklusif sebesar 16,8% menjadikannya terendah diantara puskesmas-puskesmas di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan guna mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian exclusive breastfeeding pada bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja puskesmas Sikumana tahun 2024. Penelitian masuk dalam jenis penelitian analitik observasional menggunakan rancangan penelitian potong lintang. Ibu menyusui dengan bayi berusia 6-12 bulan per-maret 2024 di wilayahkerja puskesmas Sikumana merupakan subjek dalam penelitian dengan hasil sampel 132 orang. Analisis data dilakukan melalui uji chi-square dengan level signifikan α = 0,05. Penelitian mendapatkan hasil terdapat keterikatan antara pengetahuan (p=0,043), status pekerjaan (p=0,000), stres (p=0,000), Serta dukungan suami (p=0,015) dengan praktik pelaksanaan Air Susu Ibu eksklusif. Namun, status gizi memperoleh nilai p=0,836 yang memiliki makna tidak ada keterikatan status gizi dengan praktik pelaksanaan ASI eksklusif. Petugas puskesmas diharapkan mampu menyusun program edukasi yang efektif guna meningkatkan pengetahuan dan minat ibu hamil maupun menyusui tentang pelaksanaan Air Susu Ibu eksklusif. Kata Kunci : ASI Eksklusif, Bayi, Faktor
Risiko Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja Pengguna Komputer di Perguruan Tinggi “X” Tahun 2021 Patiroh, Yeti
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.6254

Abstract

Keluhan muskuloskeletal merupakan gangguan yang terjadi pada sistem rangka, mulai dari keluhan ringan hingga rasa nyeri yang intens. Ketika otot menerima beban statis dalam jangka waktu lama, hal ini dapat memicu gangguan pada sendi, ligamen, maupun tendon. Gangguan semacam ini kerap dialami oleh pekerja yang menggunakan komputer dalam waktu lama. Data menunjukkan bahwa jumlah pekerja yang mengalami gangguan muskuloskeletal cenderung meningkat, berdasarkan data tahun 2019 prevalensi gangguan muskuloskeletal sekitar 52,6% dan pada tahun 2020 berkisar 60%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko keluhan muskuloskeletal pada pegawai pengguna komputer di lingkungan Perguruan Tinggi “X” pada tahun 2021. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), yang dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2021. Sebanyak 56 responden dilibatkan sebagai sampel penelitian. Keluhan muskuloskeletal diukur menggunakan instrumen Nordic Body Map (NBM), sedangkan postur tubuh dianalisis dengan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami keluhan muskuloskeletal, dengan lokasi terbanyak pada area punggung (53,6%), leher bagian atas (42,8%), pinggang (46,4%), bahu kanan (39,3%), dan bokong (37,5%). Secara keseluruhan, 78,6% partisipan dilaporkan mengalami keluhan muskuloskeletal. Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,672, CI=0,157 – 2,289), indeks massa tubuh/IMT (p=0,263, CI=0,146 – 2,366), masa kerja (p=0,574, CI=0,479 – 6,961), dan durasi istirahat (p=0,400 CI=0,095 – 1,680) dengan keluhan muskuloskeletal. Namun demikian, terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin (p=0,018) dan durasi kerja (p=0,05) dengan keluhan tersebut. Sebagai upaya pencegahan, disarankan agar pekerja melakukan latihan peregangan (workplace stretching exercise) di tempat kerja, terutama saat otot mulai menunjukkan tanda-tanda ketegangan, guna mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal. Kata Kunci: Keluhan Muskuloskeletal, Pengguna Komputer, Durasi Kerja
Pengaruh Paparan Pornografi Terhadap Perilaku Seksual Berisiko Remaja di Indonesia Kajian: Literature Review Pradja, Dhea Ayunanda Astrieta; Ratnasari, Febi; Sulistyaningrum, Hasta; Sari, Dewi Nawang
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.6170

Abstract

Karena adanya perkembangan teknologi membuat remaja memiliki ketergantungan yang tinggi akan media sosial. Disamping manfaat positifnya, teknologi digital juga membawa tantangan, salah satunya adalah paparan pornografi. Yang menjadi perhatian serius adalah akses yang memudahkan ke konten pornografi melalui internet, media sosial, dan pesan singkat. Masa remaja merupakan periode kritis terkait akan perkembangan seksual, dan saat ini paparan pornografi melalui media sosial menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan. Bentuk dari tingkah laku ini sangat beragam, dimulai dari perasaan tertarik bahkan sampai berkencan, bercumbu dan bersenggama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi pengaruh paparan pornografi terhadap perilaku seksual berisiko remaja melalui kajian literature review. Metode yang digunakan adalah literature review pendekatan PRISMA, dengan mencari artikel database DOAJ dan Google Scholar yang di terbitkan anatara tahun 2019 sampai 2024 dengan kata kunci “pornografi”, “perilaku seksual berisiko”, dan “remaja”. Dengan mengumpulkan beberapa sumber penelitian yang valid mengenai paparan pornografi terhadap perilaku seksual. Setelah sumber terkumpul Peneliti mengkaji ulang sumber artikel yang sudah diterbitkan agar menjadi analisis baru. Hasil kajian ini menunjukan bahwa karena minimnya pengawasan orang tua, dan intensitas penggunaan media digital menjadi jembatan untuk remaja mengakses konten porno. Adanya hubungan yang signifikan antara paparan pornografi dengan peningkatan perilaku seksual berisiko pada remaja. Sehingga intervensi dari orang tua, pendidik, dan masyarakat sangat diperlukan dalam mengantisipasi jangka panjang masalah ini. Kata kunci: Pornografi, Perilaku seksual berisiko, Remaja
Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas dengan Pelaksanaan Bonding Attachment pada Bayi Baru Lahir Harmia, Elvira; Z.R, Zurrahmi
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.6413

Abstract

Pada masa nifas ikatan antara orang tua dan bayi baru lahir sangatlah penting untuk diperhatikan, ibu sudah harus mendapatkan informasi mengenai bonding attachment sejak mulai masa kehamilan, karena hubungan antara ibu dan bayi yang berlandaskan ikatan kasih sayang sudah harus terjalin sejak dini. Pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keeratan bonding attachment, karena pengetahuan yang baik akan menjadi dasar orang tua khususnya ibu untuk mengimplementasikan perilaku kesehatan demi optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan bayi melalui bonding attachment. Dampak psikologis dapat terjadi pada bayi apabila ibu tidak melakukan bonding attachment, hal ini akan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan bayi pada tahap selanjutnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu nifas dengan pelaksanaan bonding attachment pada bayi baru lahir di UPT Puskesmas Sawah Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di UPT Puskesmas Sawah Kabupaten Kampar dengan sampel adalah ibu nifas di UPT Puskesmas Sawah Kabupaten Kampar sebanyak 69 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total populasi. Instrumen penelitian pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan 20 pertanyaan dengan teknik analisa data univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh nilai p-value 0,001
Studi Tentang Kesehatan Reproduksi pada Remaja Putri Dilihat Dari Aspek Perilaku Reproduksi Sehat di SMKN “X” Jakarta Timur Ariestanti, Yenni; Widayati, Titik; Sulistyowati, Yeny
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.6253

Abstract

Usia Remaja merupakan masa dimana terjadi pertumbuhan dan perkembangan terkait organ reproduksi yang hanya terjadi sekali seumur hidup pada masa rentang 11-20 tahun,terutama remaja putri diperlukan perhatian dari berbagai aspek baik dari Fisik, Mantal dan sosial terkait kelangsungan reproduksi sehatnya, sehingga dapat terhindarkan dari bahaya penyakit reproduksi yang akibatnya bisa dalam jangka panjang maupun pendek untuk kegiatan bereproduksinya selama siklus hidupnya. SMKN “X“ Jakarta Timur adalah merupakan salah satu sekolah yang letaknya di kota besar di jakarta timur, dengan kepadatan penduduk yang cukup padat, letak Mall dan tempat hiburan cukup dekat dan dilihat dari keterjangkauan dengan pelayanan kesehatan lebih memadai dan dekat, Dominasi siswa adalah remaja putri dan di sekolahan secara formal pembelajaran terkait reproduksi atau biologi tidak ada, sehingga informasi sedikit terkait perilaku reproduksi sehat .Tujuan penelitin ini adalah Menganalisis gambaran kesehatan repoduksi remaja perilaku reproduksi sehat dan hubungan antara variabel Usia, Pengetahuan remaja, Sikap remaja , sosial ekonomi, Dukungan orangtua, Dukungan Guru pada tahun 2023 Metode penelitian dengan pendekatan studi cross sectional, jumlah sampel 100 siswi kelas XI dipilih secara acak dengan cara perolehan sampel mengunakan Stratified random sampling dari 10 kelas. Hasil penelitian gambaran perilaku sehat remaja yang mempunyai perilaku sehat sebanyak 81 persen dan terdapat hubungan yang siqnifikan yaitu variabel yang berhubungan secara signifikan dengan nilai p=< 0,05 adalah pengetahuan, sosioekonomi, dukungan guru,media dan variabel yang tidak berhubungan secara siqnifikan dengan nilai p=>0,05 adalah sikap dan dukungan orangtua. Kata Kunci : Perilaku Reproduksi Sehat, siswi SMK, umur, pengetahuan,sosioekonomi,dukungan guru,media
Makna Sosial Budaya di Balik Praktik Perawatan Anak dan Pencegahan Stunting Pada Keluarga Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Doda, Kabupaten Poso Tange, Warni; Adam, Arlin; Alim, Andi
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i3.6533

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that impacts child growth and development and the quality of human resources. This study aims to explore the socio-cultural meanings behind childcare practices and stunting prevention among families of toddlers in the Doda Community Health Center (Puskesmas) working area, Lore Tengah District, Poso Regency. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation with families of toddlers experiencing stunting and supporting informants such as health cadres and community leaders. The results show that childcare practices are influenced not only by medical knowledge but also by cultural values, social structures, local norms, and beliefs that remain strong within the community. The role of mothers, grandmothers, and extended families is very dominant in caregiving, especially in limited economic contexts. While communities are beginning to adopt modern health approaches, traditional practices such as herbal remedies, dietary restrictions, and traditional parenting practices are still practiced. Understanding of stunting tends to be limited to the physical characteristics of short children, making culturally based health education crucial in supporting the transformation of parenting patterns. This study concludes that childcare and stunting prevention in the region are complex practices influenced by the interaction between local culture and the formal health care system. Culturally based and participatory interventions are needed to ensure health programs are more accepted and effective in sustainably reducing stunting rates.
Puding Jagung dan Daun Kelor Untuk Perbaikan Status Gizi Sebagai Langkah Antisipasi Penyebab Stunting Sejak Usia Subur Pada Remaja Putri Hajidzah, Santi Nur; Karo, Marni Br; Manullang, Riyen Sari
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i3.4898

Abstract

Background: Nutritional well-being is the result of the consumption, absorption, and utilization of nutrients in the body, which can be observed through BMI, MUAC, and hemoglobin levels in adolescents. Reproductive health, which plays a crucial role in producing the next generation, is greatly influenced by nutritional status. Indonesia still faces serious nutritional problems, one of which is stunting due to long-term nutritional deficiencies, especially in the first 1,000 days of life. This condition is exacerbated by unbalanced nutritional intake from adolescence, as a childbearing age group. This can be addressed by consuming nutritious foods, one of which is corn pudding and moringa leaves, which contain nutrients good for the body, especially in adolescence. Purpose of the study: To determine the effectiveness of providing corn pudding and moringa leaves in improving nutritional status as a preventative measure for the causes of stunting from a childbearing age in adolescent girls at Widya Nusantara High School. Method: The study design used a quasi-experimental approach with a One Group Pre and Post Test Design. Adolescent girls were given corn pudding and moringa leaves three times a week for one month. Results: The statistical test results showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), so H0 was rejected. This proves that regular consumption of Corn Pudding and Moringa Leaves is effective in improving the nutritional status of adolescent girls at Widya Nusantara High School. Conclusion: There was a significant increase in nutritional status before and after the intervention, so Corn Pudding and Moringa Leaves can be used as an alternative in efforts to anticipate stunting in adolescent girls.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 15, No 1 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 4 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 3 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 4 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 3 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 4 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 3 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1 (2017): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2016): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan More Issue