cover
Contact Name
Muh Jaelani Al Pansori
Contact Email
jaelan_alpan@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
sebasa.jurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 26210851     DOI : -
SEBASA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah berkala ilmiah yang dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Hamzanwadi. Jurnal ini menerima artikel dari dosen, peneliti, mahasiswa, atau pemerhati yang berupa hasil penelitian, hasil pemikiran, telaah kritis atau tinjauan akademik tentang topik di bidang bahasa, sastra, dan pembelajarannya. Jurnal ini terbit dua tahun sekali, yaitu Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 269 Documents
Analisis Tindak Tutur pada Wawancara Putra Nababan dan Presiden Portugal (Kajian Pragmatik) Akbar, Syahrizal
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2018): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.236 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v1i1.792

Abstract

Penelitian mini ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud tindak tutur berupa lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam wawancara wartawan RCTI, Putra Nababan dengan Presiden Portugal, Antonio Cavaco Silva. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian mini ini adalah metode deskriptifkualitatif. Adapun sumber data diperoleh dari kutipan wawancara antara wartawan RCTI, Putra Nababan dengan Presiden Portugal, Antonio Cavaco Silva. Dalam pengumpulan data, penenliti menggunakan teknik simak, rekam dan catat. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa dalam wawancara wawancara antara wartawan RCTI, Putra Nababan dengan Presiden Portugal, Antonio Cavaco Silva terdapat tindak ilokusi dengan jenis asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklarasi.Kata kunci: lokusi, ilokusi, perlokusi, kajian pragmatik
Perbedaan Hasil Belajar Teknik Penulisan Karya Ilmiah Antara Mahasiswa Yang Dibelajarkan Menggunakan Metode Drill and Practice Dengan Metode Tutorial Padlurrahman, Padlurrahman
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2019): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.665 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v2i1.1348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar mata kuliah teknik penulisan karya ilmiah antara mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan metode drill and practice dengan metode tutorial pada program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di FKIP Universitas Hamzanwadi. Penelitian ini termasuk penelitian komparatif dengan menggunakan metode eksperimen dengan rancangan quasy experiment. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Hamzanwadi. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil analisis varians menunjukkan bahwa thitung  4,60 > ttabel= 1,68 pada taraf signifanksi 95% sehingga ada perbedaan hasil belajar teknik penulisan karya ilmiah mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan metode drill and practice dengan metode tutorial. Selanjutnya jika dilihat dari rata-rata yang diperoleh maka hasil belajar mata kuliah teknik penulisan karya ilmiah mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan metode drill and practice lebih tinggi dibandingkan dengan metode tutorial.Kata Kunci : hasil belajar, metode drill and rractice, metode tutorial
Dari Anonim Kembali ke Anonim Saptiawan, Itsna Hadi
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.125 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v1i2.1036

Abstract

Konteks komunikasi massa terkini di Indonesia khususnya di media sosial menunjukkan konstelasi berita yang mengarah kepada perang hoaks serta bertebarannya akun-akun palsu (bot). Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara normatif peran historis teks yang melatarbelakangi munculnya karakteristik anonim ini berikut pola-pola terkini yang disajikan olehnya di ruang publik. Internet sebagai laboratorium komunikasi merupakan subjek utama content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi perluasan dan penyebaran komunikasi yang lebih intens dan massif bila dibandingkan dengan medium internet lainnya.Kata kunci: anonim, hoaks, komunikasi 
Tindak Tutur Menyilaq pada Masyarakat Sasak di Desa Gereneng Kecamatan Sakra Timur Mudarman, Mudarman; Kurniawan, Muh. Ardian
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2019): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.974 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v2i1.1466

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian pragmatik yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan strategi tindak tutur menyilaq pada masyarakat Sasak di Desa Gereneng, Kecamatan Sakra Timur. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan didukung dengan kuesioner Tes Melengkapi Wacana. Analisis data menggunakan metode padan ekstralingual. Hasil Penelitian menunjukkan bentuk tindak tutur menyilaq dilakukan dengan menggunakan tuturan satu kalimat, tuturan dua kalimat, tuturan tiga kalimat, dan tuturan lebih dari tiga kalimat. Sementara itu, strategi menyilaq dilakukan dengan urutan salam pembuka > permohonan maaf > memperkenalkan diri > memperkenalkan pemilik hajat > menyampaikan isi/pesan > harapan > memohon izin pamit > terima kasih > salam penutup. Dalam merespons tindak tutur, masyarakat mewujudkannya dalam bentuk tuturan menerima dan tuturan menolak. Dalam tuturan menerima digunakan strategi berjanji, sedangkan dalam tuturan menolak menggunakan strategi: terima kasih > permohonan maaf > argumentasi > pesan.Kata Kunci: tindak tutur, menyilaq, bahasa Sasak, pragmatik
Analisis Implikatur Percakapan dalam Pembelajaran pada Mahasiswa IAIN Surakarta Isnaniah, Siti
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.362 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v1i2.1041

Abstract

Bahasa memegang peran penting dalam berkomunukasi. Peranan ini akan berdampak pada penerimaan lawan tutur terhadap penuturnya. Dalam proses interaksi pembelajaran, bahasa digunakan sebagai media transfer ilmu antara guru dengan siswanya. Kadang fungsi bahasa yang dituturkan dalam bentuk yang berbeda. Artinya, apa yang dituturkan dengan apa yang dimaksudkan tidak selalu sama. Kajian inilah yang akan dibahas dalam implikatur percakapan. Konsep implikatur percakapan digunakan untuk menerangkan perbedaan yang sering terjadi antara apa yang diucapkan dengan apa yang diimplikasikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Tempat penelitian di IAIN Surakarta. Sumber data penelitian adalah informan, peristiwa, dan dokumen.  Pengumpulan data diperoleh dengan menerapkan metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling atau sampel bertujuan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini adalah ditemukannnya implikatur dalam percakapan dalam pembelajaran, hal itu terjadi karena adanya pelanggaran maksim relevansi, maksim kuantitas, maksim kualitas, dan maksim cara. Masing-masing implikatur memiliki maksud dan tujuan tertentu oleh setiap penuturnya.Kata kunci: prcakapan, implikatur, maksim. 
Impelementasi Konsep Maksim dalam Menilai Kejujuran Komunikasi Antara Dosen dan Mahasiswa Muttaqin, Zainul; Wijaya, Herman; Taufiq, Muh.
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2018): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.689 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v1i1.793

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Tujuan penelitianyaitu (a) untuk mengetahui maksim apa saja yang dilanggar oleh mahasiswa dan dosenUniversitas Hamzanwadi dalam berkomunikasi, (b) menjelaskan implementasi konsep Maksimdalam menilai kejujuran komunikasi Dosen dan Mahasiswa di Universitas Hamzanwadi.Lokasipenelitian dilakukan di kampus Universitas Hamzanwadi dengan sampel penelitian adalah 30mahasiswa dan 3 dosen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, observasi,dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini statistik deskriptifdalam bentuk distribusi frekuensi. Data nilai kejujuran (awal dan akhir) dianalisis menggunakanT-Test tipe Paired Samples Test, sedangkan data nilai kejujuran menggunakan T-Tes tiapIndependent Samples Test.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa maksim yang sering dilanggar oleh Dosendan Mahasiswa PGSD pada tahap verbal yaitu maksim kualitas dan maksim cara. Berdasarkanuji Normalitas tingkat kejujuran komunikasi Mahasiswa PGSD dengan rerate 0,56 berkatagori“cukup jujur” pada kelas A,B da C pada interval skors 0,30-0,70. Berdasarkan sebaran angketkejujuran dosen MKU BI yang mengajar di PGSD ditemukan tingkat kejujuran yang berbedabedayaitu dosen SD 66,67 % dengan indeks interval skor 0,67 yang berkatagori “cukup jujur”,kemudian dosen HY 80% dengan indeks intervalskor 0,80 yang berkatagori “jujur”, dan doseNE 73.33% dengan indeks interval skor 0,73 yang berkatagori “jujur” dengan rerate ketigadosen yaitu 73.33. Implementasi konsep maksim nilai kejujuran komunikasi antara dosen danmahasiswa PGSD pada pembelajaran MKU BI sudah memenuhi prinsip kerjasama maksimdengan tingkat kejujuran yang cukup baik.Kata Kunci: Implentasi, Maksim, Nilai Kejujuran, Komunikasi,
Peningkatan Kemandirian Belajar Melalui Pembelajaran Sastra Nusantara Berbasis Pendidikan Karakter Tanggung Jawab Lizawati, Lizawati; Uli, Indriyana
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2019): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.951 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v2i1.1349

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pencapaian dan peningkatan kemandirian belajar sastra nusantara mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pendidikan karakter tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriftif kualitatif dengan bentuk penelitian tindakan kelas.Hasil penelitian memperoleh peningkatan kemandirian belajar mahasiswa melalui pendidikan karakter tanggung jawab. Hal ini dilihat berdasarkan nilai peningkatan dari hasil analisis lembar observasi kemandirian belajar mahasiswa  yang mengalami peningkatan. Dilihat dari hasil belajar mahasiswa mata kuliah sastra nusantara. Adapun rata-rata kemandirian belajar mahasiswa mengalami peningkatan dari 63,57% dengan kategori baik di siklus I menjadi 81,34% pada kategori baik sekali di siklus II. Sehingga pada siklus II persentase setiap aspek kemandirian pada hasil observasi memenuhi indikator keberhasilan.Kata Kunci : kemandirian belajar, sastra nusantara, pendidikan karakter tanggung jawab.
Relasi Antara Budaya Sasak dan Islam: Kajian Berdasarkan Perspektif Folklor Lisan Sasak Fakihuddin, Lalu
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.906 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v1i2.1037

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengungkap secara cermat kaitan antara kebudayaan Sasak dan Islam ditinjau dari perspektif folklor Sasak. Kecuali itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat Sasak, khususnya masyarakat akademik terkait dengan kebudayaan Sasak. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif-interpretatif. Rancangan ini dipilih karena sesuai dengan tujuan dan sifat data penelitian, yakni:a (1) menggunakan dokumen karya sastra, yakni dokumen/mitos, teks cerita rakyat Sasak, dan hikayat sebagai objek kajian utama, (2) data penelitian ini berupa data tertulis, yakni berupa sekuen-sekuen tertentu yang saling terkait dari teks mitos, cerita rakyt, dan hikayat yang mengandung relasi kebuayaan Sasak dengan  nilai-nilai Islam, (3) fokus penelitian ini adalah makna sebagai nilai, dan (4) proses penelitian ini didasarkan pada signifikansi interpretatif.  Secara metodologis data penelitian dianalisis menggunakan pendekatan hermeneutik, yakni menginterpretasikan sebuah tes, sehingga dapat dimengerti oleh banyak orang pada zaman yang berbeda. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Instrimen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri (human instrumen). Hasil penelitian ini, yaitu kebudayaan Sasak, khususnya folklor sulit dipisahkan dari Islam. Fakta-fakta yang disajikan menunjukkan bahwa Islam disebarkan melalui media kebudayaan daerah. Sebaliknya, Kebudayaan daerah Sasak, khususnya folklor lisan (mitos, cerirta rakyat, dan hikayat) juga merupakan internalisasi  ajaran Islam atau nilai-nilai keislaman. Hubungan Islam dan Kebudayaan Sasak ini tentu saja tidak terbatas pada hal-hal yang telah disajikan, tetapi juga tampak pada wujud kebudayaan Sasak lainnyam, seperti Rudat dan tradisi nyair.Kata Kunci: relasi, budaya Sasak, Islam, folklor lisan. 
Register dalam Komunikasi Waria di Kembang Kuning Surabaya Damayanti, Rini
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.412 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v1i2.1042

Abstract

Register merupakan ragam bahasa yang dipergunakan untuk maksud tertentu, sebagai kebalikan dari dialek sosial atau regional (yang bervariasi karena penuturnya) register ini dapat dibatasi menjadi lebih sempit dengan acuan pada pokok ujaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran-gambaran secara deskriptif tentang register, bahasa Waria dalam komunikasi sehari- hari di kawasan Kembang Kuning Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah waria di kawasan Kembang Kuning Surabaya. Teknik yang digunakan pada peneliti ini adalah teknik rekam, transkip/catat yang digunakan untuk mencatat hasil percakapan. Berdasarkan pemaparan hasil penelitian dan pembahasan, maka disimpulkan terdapat beberapa jenis kalimat yang digunakan oleh komunitas Waria di kawasan Kembang Kuning Surabaya yang meliputi kalimat berita (deklaratif), kalimat tanya (interogatif), dan kalimat perintah (imperatif).Kata Kunci: register, waria
Register dalam Interaksi Waria di Kabupaten Lombok Timur Fitriyah, Melisa; Kurniawan, Muh. Ardian
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2018): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.445 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v1i1.794

Abstract

Penelitian ini mengambil topik tentang register bahasa waria di Kabupaten Lombok Timur. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (a) bentuk registerbahasa yang digunakan oleh kaum waria, (b) makna register bahasa waria, (c) fungsi penggunaan register bahasa waria. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatifdeskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik sadap, simak libat cakap, dan catat. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan menelaah data, mengklasifikasikan data, analisis dan penarikan simpulan. Keabsahan data diperoleh dengan triangulasi data.Berdasarkan hasil analisis tentang register dalam interaksi bahasa waria di Kabupaten Lombok Timur, dapat ditarik simpulan yaitu: pertama, bentuk register bahasa waria dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu berdasarkan sumber dan hubungan. Kedua, makna register bahasa waria meliputi antara kata yang dimaknai dengan kata yang memaknai. Kata yang dimaknai sebagai kata yang digunakan untuk mengungkapkan maksud, sedangkan kata yang memaknai adalah kata yang menjadi maksud, seperti pada kata <Dendong><Dandan kata dandan dimakanai dengan kata dendong dan kata dendongmemaknai kata dandan. Ketiga, fungsi penggunaan register bahasa waria yaitu sebagai identitas diri dan kelompok, perubahan sikap, menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri.Kata Kunci: bentuk, makna dan fungsi, register bahasa waria.

Page 2 of 27 | Total Record : 269