cover
Contact Name
Syahrul Mistang
Contact Email
syahrulmistang@stikesnh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijcd@stikesnh.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Community Dedication
ISSN : 26229595     EISSN : 26230097     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerbitkan artikel hasil Pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan bidang keperawatan, kebidanan, farmasi dan kesehatan masyarakat.
Articles 92 Documents
Pemberdayaan Keluarga Dalam Meningkatkan Kemandirian Lansia Untuk Melakukan Personal Hygine Di Dusun Maringkik Selatan Desa Pulau Maringkik Ahyar Rosidi; Taufandas, Maruli; Susmita Sari, Apriani; Aupia, Anatun; Alfiana Ikhwani, Dina; Ririnisahawaitun; Wahyu Ningsih, Sri
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i2.1543

Abstract

Personal Hygiene adalah kemampuan seseorang untuk merawat diri sendiri mulai dari tidur, mendi, memakai baju dan seterusnya sampai akhirnya tidur kembali. Dengan kata lain, semua kegiatan yang dilakukan seseorang untuk merawat diri sendiri. Untuk mencapai  tujuan ini diperlukan adanya dukungan keluarga sebagai salah satu faktor untuk tercapainya kemandirian lansia dalam melaksanakan personal hygiene. Tujuan pengabdian Masyarakat ini yaitu melakukan perberdayaan kepada keluarga dalam membantu kemandirian lansia untuk melakukan personal hygiene. Metode  pelaksanaan  yang  dilakukan    pengabdian  kepada  masyarakat  yaitu  melakukan  penyuluhan  kepada keluarga terkait bagaimana cara meningkatkan kemandirian lansia dalam hal personal hygiene. Sasaran pada kegiatan ini yaitu keluarga di dusun maringkik Selatan yang memiliki lansia yaitu sebanyak 44 keluarga. Tahapan  persiapan  dari  kegiatan  penyuluhan dimulai  dengan berkoordinasi dengan pihak pemerintah. Hasil pengabdian yang didapatkan yaitu peningakatan pengetahuan keluarga dan lansia dalam memandirikan lansia untuk melakukan personal hygiene. Kesimpulan yang dapat di ambil yaitu ada perubahan tingkat pengetahuan keluarga terkait bagaimana cara meningkatkan kemandirian lansia dalam melakukan personal hygine. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat penting dilakukan kepada keluarga yang memiliki lansia, sehingga informasi tentang pemenuhan kebutuhan personal hygiene yang baik bagi lansia dapat diterapkan dalam keluarga.
Pemberdayaan Masyarakat Pelayan Kesehatan Siap Siaga Dan Tanggap Darurat Bencana Terpadu Dalam Upaya Preventif, Promotif Dan Rehabilitatif Pengendalian Resiko Dan Dampak Bencana Di Kelurahan Mamajang Dalam Kota Makassar Hady, Abd; Hariani; Nur, Muh; Mato, Rusni; Rahman
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i1.1555

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengkaji kompetensi sumber daya manusia (SDM), dukungan masyarakat serta pembentukan kelompok masyarakat pelayan kesehatan siap siaga dan tanggap darurat bencana terpadu (POKMASYANKES-SITADABENDU) dalam pemberdayaan masyarakat sebagai upaya preventif, promotif dan rehabilitatif pengendalian resiko dan dampak bencana. Tahapan penelitian meliputi survey pendahuluan, koordinasi dan kerjasama, pengumpulan data sekunder, pengumpulan data primer (melalui kuisioner dan wawancara), penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD), pelaksanaan Komitmen Bersama pembentukan organisasi POKMASYANKES-SITADABENDU. Tipe penelitian deskriptif kualitatif. Desain penelitian analitik, eksploratif, eksplanatif, fenomenologi, komparatif dan evaluatif. Lokasi penelitian di Kelurahan Mamajang Dalam Kecamatan Mamajang Kota Makassar. Sampel sebanyak 100 KK (proportional sampling). Metode pengumpulan data dengan studi kepustakaan, observasi, kuisioner, wawancara, FGD, dokumentasi. Instrumen penelitian skala Likert. Teknik analisis data kualitatif. Hasilnya, masyarakat di Kelurahan Mamajang Dalam Kecamatan Mamajang Kota Makassar belum memiliki/ didukung kompetensi SDM yang optimal dalam bidang pelayanan kesehatan terkait kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana dalam upaya preventif, promotif dan rehabilitatif pengendalian resiko dan dampak bencana. Pemberdayaan dan pembentukan kelompok pelayan kesehatan siap siaga dan tanggap darurat bencana terpadu (POKMASYANKES-SITADABENDU) dalam upaya preventif, promotif dan rehabilitatif pengendalian resiko dan dampak bencana mendapat dukungan (>75%) dari masyarakat di Kelurahan Mamajang Dalam Kecamatan Mamajang Kota Makassar. Pemberdayaan satuan orgamisasi tersebut diawali dan didukung “Komitmen Bersama”, penetapan visi misi, tujuan dan sasaran, Rencana Strategis (RENSTRA), program dan kegiatan, struktur organisasi, serta keterlibatan masyarakat dalam kepengurusan dan keanggotaan organisasi. Selain itu memerlukan dukungan Peraturan Kelurahan (PERKEL) Tentang POKMASYANKES-SITADABENDU. Rekomendasi: Pemerintah Kelurahan dan masyarakat diharapkan menggunakan otoritasnya mengadakan Peraturan Kelurahan (PERKEL) untuk memperkuat dukungan kebijakan pembentukan dan operasionalisasi POKMASYANKES-SITADABENDU tersebut sebagai sarana pemberdayaan SDM dalam upaya kesehatan preventif, promotif dan rehabilitatif pengendalian resiko dan dampak bencana.
Pembuatan Dan Pemanfaatan Air Rebusan Daun Bidara Sebagai Ramuan Obat Tradisional Pada Masyarakat Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros Indrayani, Ferna; Suryanita; Hasma
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i1.1558

Abstract

Pelaksanaan kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) pembuatan dan pemanfaatan air rebusan daun bidara sebagai ramuan obat tradisional pada masyarakat desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros dengan tujuan untuk memberikan pelatihan dan pembimbingan langsung kepada masyarakat dalam pembuatan air rebusan daun bidara sebagi ramuan obat dengan menggunakan metode infusa serta memberikan edukasi tentang pemanfaatan daun bidara bagi kesehatan serta potensi daun bidara sebagai obat tradisional. Pembuatan air rebusan tidak sulit dan metode yang digunakan sangat sederhana, untuk bahan baku sangat mudah didapatkan sehingga dapat dilakukan sendiri di rumah. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2022 di Aula Kantor Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. Metode pelaksanaan meliputi (1) Edukasi pemanfaatan daun bidara bagi kesehatan, (2) Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan pada saat kegiatan, (3) Pelatihan pembuatan air rebusan sebagai ramuan obat tradisional dengan menggunakan  metode infusa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa lebih dominan berdasarkan jenis kelamin yaitu perempuan sebesar 66.7%, tingkat pendidikan terakhir yaitu SMA sebesar 58.3%, dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebesar 66.6%. sedangkan rata-rata pengetahuan peserta pengabdian masyarakat peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebelum dilakukan pelatihan sebanyak 41.67% dan setelah dilakukan pelatihan sebanyak 100%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa adanya terjadi peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pembuatan dan manfaat air rebusan daun bidara sebagai ramuan obat tradisional.
Edukasi Teknik Pendokumentasian Menggunakan Partograf Pada Alumni DIII Kebidanan Stikes Bina Bangsa Majene Wulandari, Evi; Agusty Putri , Sri; Alawiyah Alimuddin, Tuty; Kartikasari Sebba, Ade; Darmina
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i1.1809

Abstract

Partograf merupakan lembaran form dengan berbagai grafik dan kode yang menggambarkan berbagai parameter untuk menilai kemajua persalinan. Agar proses pencatatan dilakukan dengan benar, maka seluruh bidan dan dokter yang menolong persalinan harus mengetahui cara pengisiannya, mengenal simbol yang digunakan dan memahami interval dari setiap gravik serta penulisan waktu saat persalinan. Kemudian dengan catatan yang benar, petugas harus mampu menginterpretasikan makna dari catatan dan simbol atau gambar yang ada dalam partograf. Tujuan kegiatan Pengabmas ini adalah memberikan Edukasi teknik pendokumentasian menggunakan partograf pada alumni D III Kebidanan STIKes Bina Bangsa Majene. Metode pelaksanaan dalam kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam dua tahapan yaitu memberikan edukasi terkait teknik pendokumentasian menggunakan partograf dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan uji coba pengisian partograf. Hasil pengabdian Masyarakat ini, diperoleh Tingkat keterampilan pengisian partograf sebelum dan setelah diberikan edukasi menunjukkan ada perbedaan yang signifikan. Sebelum diberikan edukasi sebanyak 7 orang yang terampil mengisi partograf dan sebanyak 13 yang kurang terampil mengisi partograf dan setelah diberikan edukasi seluruh peserta terampil menggunakan partograf. Di harapkan para petugas kesehatan khususnya tenaga penolong persalinan dapat meningkatkan keterampilannya dalam melakukan pengisian partograf dan adanya kesadaran untuk melengkapi pengisian partograf agar tercipta kualitas Asuhan dari pencatatan yang dilakukan.
Penyuluhan Kesehatan Dengan Media Lembar Balik Cemari Dalam Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri: Nurannisa Fitria Aprianti; Apriani Susmita Sari
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i2.1815

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah < 12 g/dl. (Kemenkes RI, 2018). Salah satu permasalahan yang sering dialami oleh remaja putri adalah anemia akibat kekurangan zat besi. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi menggunakan media lembar balik CEMARI dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia menggunakan lembar balik CEMARI. Sampel dalam kegiatan ini adalah remaja putri berusia 15-19 Tahun di MA NW Kembang Kerang Kec. Aikmel Kabupaten Lombok Timur sejumlah 48 orang. Berdasarkan hasil pretest dan posttest terdapat peningkatan pengetahuan dari sebelum penyuluhan Sebagian besar peserta berpengetahuan kurang sebesar 54,2% dan setelah diberikan penyuluhan sebagian besar remaja berpengetahuan baik sebesar 54,2%. Penyuluhan kesehatan dengan media lembar balik CEMARI dapat djadikan media promosi kesehatan dalam Upaya peningkatan pengetahuan tentang pencegahan anemia pada remaja putri.
Penyuluhan Dan Pengukuran Status Gizi Secara Antropometri Di Desa Amohola Kecamatan Maramo Kabupaten Konawe Selatan Kusumabaka Rianse, Iqbal; Rejeki, Sri; Fitri Faradilla, RH; Tamrin; Hermanto; L, Mariani; Baihaqi
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i2.1817

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan penyuluhan kepada masyarakat di Desa Amohola, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan mengenai pengukuran status gizi secara antropometri. Metode yang digunakan meliputi survei, pendampingan, ceramah, dan diskusi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dewasa hingga lansia tentang pentingnya pemantauan status gizi. Pengukuran status gizi dilakukan dengan metode antropometri seperti Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar lengan atas (LILA), dan lingkar perut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 19 peserta, 36,84% mengalami obesitas dan 63,16% berstatus gizi normal berdasarkan IMT. Berdasarkan Rasio Lingkar Perut dan Pinggang (RLPP), 15,79% mengalami obesitas dan 84,21% berstatus gizi normal. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang teratur untuk menjaga kesehatan. Intervensi yang tepat dapat dirancang berdasarkan data antropometri untuk memperbaiki status gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia
Pelatihan Pengolahan Sereh Menjadi Teh Celup Dan Pepaya Menjadi Selai Serta Pengemasannya Di Kelurahan Padaleu Kecamatan Kambu Kota Kendari Sulawesi Tenggara Mariani L; Fitri Faradilla, RH; Rejeki, Sri; Saediman, H; Ode Alwi, La; Yunus, Lukman; Alam, Syamsu
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i2.1818

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan, pendampingan dan penyuluhan kepada ibu-ibu Rumah Tangga yang berada di Kelurahan Padaleu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tentang pengolahan sereh menjadi teh celup dan pepaya menjadi selai serta pengemasannya. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu survey, pendampingan, ceramah dan diskusi. Pengabdian ini diharapkan para peserta dapat mengolah hasil tanaman sayur/buah khususnya sereh dan pepaya yang berada di pekarangannya sehingga menjadi suatu produk yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Berdasarkan kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengolahan sereh menjadi teh celup dan pepaya menjadi selai serta pengemasannya di Kelurahan Padaleu memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan, kesejahteraan, dan kemandirian ekonomi masyarakat setempat. Program ini mencerminkan komitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan yang praktis dan relevan dengan kebutuhan mereka. Dengan dukungan yang berkelanjutan, inisiatif semacam ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Pemberian Edukasi Ergonomi Dalam Pencegahan Keluhan Muskulosketal Pada RW 13 Di Kelurahan Bojong Baru Jawa Barat Chairunisa, Ratu; Sibualamu, Khalida Ziah; Wahdini, Rizqa; Sari, Nurrita; Sabrina; Nazwara, Angelita
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i2.1827

Abstract

Keluhan pada sistem muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan yang dapat mengurangi produktivitas dan aktivitas sehari-hari individu maupun masyarakat, yang meliputi keluhan pada bagian-bagian otot dan rangka yang dirasakan dari ringan hingga sangat sakit. Masalah ini mencakup berbagai gejala atau cedera yang mempengaruhi otot, tendon, ligamen, saraf, dan tulang. Keluhan semacam ini umumnya dialami oleh individu yang aktif dalam kegiatan sehari – hari seperti mengangkat beban, mencuci, memasak, menyapu, berkegiatan dengan postur statis dan janggal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan keluhan muskuloskeletal melalui edukasi ergonomi, serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang latihan dan posisi ergonomis dalam mencegah keluhan muskuloskeletal di RW 13 kelurahan Bojong Baru. Sebanyak 37 orang berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi, identifikasi, penyuluhan, dan edukasi mengenai latihan fisik kepada masyarakat. Sebelum dan setelah kegiatan dilakukan, dilakukan evaluasi dengan memberikan kuesioner untuk mengumpulkan informasi mengenai pengetahuan dan sikap ergonomi masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. Hasil pengabdian yang didapatkan yaitu peningakatan  pengetahuan  masyarakat terhadap sikap ergonomi dalam aktivitas sehari – hari.
Penerapan Lampu Penerangan Jety Tempat Sandar Perahu Nelayan Menggunakan Panel Solar Cell Marasabessy, Amir; Ashfi Rayhan, Fajri; Sulistyawati, Wiwin; Rhakasywi, Damora; Widiyanto, Didit
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i2.2097

Abstract

Desa Pulo ampel Kota Serang terdapat kampung rukun nelayan “Cinta Bahari”. yang secara geografis terletak pada posisi sebelah timur yang membentang dari utara ke selatan sepanjang ± 3 km. Mitra rukun nelayan memiliki perahu ikan 134 unit, 91 unit kapasitas 1 GT, 33 unit kapasitas 2 GT dan 10 unit kapasitas 10 GT bersandar di dermaga yang dibangun melalui swadaya gotong royong dengan panjang 85 meter dan lebar 1,5 meter. Permasalahan mitra rukun nelayan saat ini dermaga belum memiliki penerangan sehingga menjadi hambatan bagi nelayan menyandarkan perahu ikan dan bongkar muat di dermaga pada waktu malam dan pagi hari sehingga  sering terjadi tubrukan antara perahu ikan yang mengakibatkan terjadi kerusakan. Solusi mengatasi permasalahan, dilakukan pemasangan empat tiang lampu penerangan dermaga menggunakan panel solar cell. Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan penerangan listrik dermaga menggunakan panel solar cell Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan pemasangan komponen panel solar cell pada empat tiang lampu penerangan dermaga. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, kapasitas baterai dapat menampung energi listrik selama 5 jam dimana 2 tiamg lampu penerangan di gunakan pada pukul.19.00 s/d 23.59 wib dan dua tiamg lampu penerangan lainnya di gunakan pukul.01.00 s/d 06.00 wib. untuk kelancaran pengoperasian dan bongkar muat ikan di dermaga. Perhitungan pemasangan empat tiang lampu penerangan menggunakan komponen panel solar cell di dermaga selama lima tahun dengan tidak memperhitungkan penyusutan baterai, dibandingkan jika menggunakan penerangan listrik dari PLN, akan memberikan penekanan biaya Rp.3.360.000 untuk kesejahteraan mitra kelompok nelayan.
Sosialisasi Dan Pendidikan Kesehatan Berbasis Teknologi Informasi Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Stunting Di Kelurahan Mamajang Dalam Kota Makassar Hariani, Hariani; Hartati, Hartati; Hady J, Abd; Mato, Rusni
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 6 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Community Dedication (IJCD)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/community.v6i2.2114

Abstract

Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam Program Pengembangan Desa Mitra (PDM) ini bertujuan meningkatkan keberdayaan kader kesehatan serta mendorong pengembangan kegiatan sosialisasi dan pendidikan kesehatan berbasis teknologi informasi (TI) dalam pencegahan dan penanggulangan stunting, serta mendorong Desa Mitra untuk menggunakan/ memanfaatkan aplikasi TI. Lokasi di Kelurahan Mamajang Dalam Kecamatan Mamajang Kota Makassar. Khalayak sasaran adalah kader kesehatan. Pelaksanaan kegiatan Pengabmas dilakukan selama tujuh bulan, dan menggunakan metode antara lain: Feasibility study, koordinasi dan kerjasama mitra, penggunaan aplikasi teknologi informasi & telekomunikasi Online, focus group discussion (FGD), pendidikan dan pelatihan kelompok mitra khalayak sasaran, pelaksanaan sosialisasi, visitasi kelompok rentan stunting, technical assistance, monitoring, pengawasan dan assessment, dokumentasi, serta pembuatan komitmen. Hasilnya, Pelaksanaan PkM memainkan fungsi dan peran yang signifikan dalam meningkatkan keberdayaan kader kesehatan. Pra-PkM, rata-rata tercatat 65% partisipan kategori baik, 15% kategori cukup, dan 20% kategori kurang. Pasca PkM, tercatat rata-rata 75% partisipan dalam kategori baik, 10% kategori cukup dan 5% kategori kurang. PkM mampu meningkatkan pengetahuan, kompetensi, tindakan dan tantangan partisipan kader kesehatan secara signifikan terkait stunting, kebijakan dan program, metode intervensi, faktor-faktor penyebab serta sosialisasi dan pendidikan kesehatan berbasis teknologi informasi dalam pencegahan, penurunan dan penanggulangan stunting.

Page 8 of 10 | Total Record : 92