cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
PERILAKU PENYIMPANGAN SOSIAL REMAJA KECANDUAN SIRUP OBAT BATUK KOMIX SEBAGAI SUMBER BELAJAR PPKn di MTs MA’ARIF NU 3 KEMRANJEN Arif Sobirin Wibowo; Ida Bagus Weda Wigena; Medi Hermanto Tinambunan; I Gede Budi Mahendra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjadikan fenomena perilaku penyimpangan sosial remaja, penyebab serta alasan mengapa remaja sampai kecanduan sirup obat batuk komix sebagai sumber belajar PPKn di MTs Ma’arif Nu 3 Kemranjen. Subjek penelitian ini adalah remaja terutama usia sekolah yang menggunakan sirup obat batuk komix dalam jumlah yang diluar dosis sehingga menyebabkan kecanduan yang berlokasi di Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian fenomenologi Edmund Husserl karena meneliti fenomena suatu kelompok yaitu penggunaan sirup obat batuk komix yang berlebihan dikalangan remaja sehingga menyebabkan kecanduan. Teknik dan alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi yaitu pengamatan terhadap objek penelitian, wawancara mendalam terhadap remaja yang kecanduan sirup obat batuk komix dan dokumentasi untuk mengumpulkan data data yang diperlukan. Analisis data dilakukan secara terus menerus sampai tuntas sehingga datanya jenuh. Hasil penelitian ini secara ringkas adalah Penyebab remaja menggunakan sirup obat batuk dalam jumlah yang banyak adalah permasalahan di dalam keluarga sehingga menyebabkan degradasi moral karena kurangnya pengawasan dan bimbingan orang tua sehingga secara langsung ataupun tidak terjadi penyimpangan sosial dikalangan remaja, pergaulan teman dan rasa penasaran sehingga mencoba-coba namun akhirnya kecanduan. Efek kenikmatan yang mereka rasakan setelah minum CMC adalah, pusing, badan terasa ringan, bisa melupakan sejenak masalah yang ada dan mengantuk namun tidak bisa tidur. Tetapi ada efek lain yaitu dapat memunculkan sifat asli peminum.
PERAN GURU PPKN DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN MORAL PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 BANGGAI TENGAH KABUPATEN BANGGAI LAUT Lulu Savitri I. Lumuan; Asmun Wantu; Udin Hamim
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran para guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam mengembangkan kecerdasan moral pada peserta didik di SMP Negeri 1 Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Informan penelitian melibatkan satu orang guru PPKn, empat orang peserta didik, serta satu orang kepala sekolah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Guru PPKn di SMPN 1 Banggai Tengah memiliki beberapa peranan signifikan dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa. Pertama, sebagai demonstrator guru PPKn menjadi teladan bagi perilaku dan tindakan moral siswa. Mereka berhasil mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat menginternalisasi nilai-nilai tersebut. Kedua, sebagai mediator dan fasilitator guru PPKn membantu siswa dalam memahami konsep-konsep moral, memfasilitasi diskusi, serta merangsang refleksi mengenai isu-isu moral. Interaksi ini menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan inspiratif, sekaligus membantu siswa menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, sebagai evaluator guru PPKn secara berkelanjutan menilai perkembangan moral siswa dengan menggunakan berbagai metode penilaian. Namun demikian, terdapat beberapa faktor penghambat dalam pelaksanaan peranan guru PPKn dalam membentuk kecerdasan moral siswa. Pertama, kedisiplinan siswa yang belum mencapai tingkat optimal dapat berdampak pada efektivitas peranan guru dalam proses pembelajaran PPKn. Kedua, terdapat keterbatasan dalam komunikasi antara orang tua dan sekolah, yang mengakibatkan peran guru tidak dapat berjalan dengan maksimal. Dalam kesimpulannya, peran Guru PPKn memiliki kontribusi yang sangat penting dalam meningkatkan kecerdasan moral siswa.
PENGARUH KOMITE AUDIT, UKURAN PERUSAHAAN DAN AUDIT TENURE TERHADAP MANAJEMEN LABA Satiman Satiman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh dari komite audit, ukuran perusahaan dan audit tenure terhadap manajemen laba. Populasi dalam penelitian ini merupakan perusahaan perusahaan sektor industri barang dan komsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Jumlah total sampel dalam penelitian ini adalah 15 perusahaan industri barang dan komsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 5 tahun periode pengamatan (2017-2021). Alat analisis untuk menguji hipotesis adalah EViews versi 10. Metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji data panel, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan mempunyai pengaruh antara komite audit, ukuran perusahaan dan audit tenure terhadap manajemen laba. Sedangkan secara parsial ukuran perusahaan dan audit tenure tidak berpengaruh terhadap manajemen laba dan komite audit berpengaruh terhadap manajemen laba.
PROSPEK KEBERLANJUTAN USAHA BUMN PENERIMA PENYERTAAN MODAL NEGARA STUDI KASUS PT WASKITA KARYA (PERSERO) TBk Adi Martono; Edon Ramdani; Rini Septiawati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17929

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran mengenai kondisi keuangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk periode tahun 2019-2022 (Q3) dikaitkan dengan kebijakan pemerintah yang membebankan perusahaan dengan PSN dan menempatkan PMN pada perusahaan. Fokus penelitian ini yaitu mengungkapkan kondisi keuangan PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan kebijakan pemerintah terkait dengan PSN dan PMN. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Prosedur pengumpulan dan analisis data melalui beberapa tahapan yaitu data yang dikumpulkan dalam bentuk dokumen, catatan arsip, wawancara dan observasi lapangan. Penelitian ini dilakukan di PT Waskita Karya (Persero) Tbk pada tahun 2019 – 2022. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh laporan keuangan dan laba-rugi sejak tahun 2019 hingga 2022 PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Analisis statistic yang digunakan pada penelitin ini ialah Altman Z score. Penelitian dilanjutkan dengan menggunakan metode kualitatif dengan tujuan mendapatkan jawaban terhadap pertanyaan penelitian, langkah terakhir adalah mengkaitkan hasil interpretasi terhadap Altman Z Score tersebut dengan dengan kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam menempatkan Penanaman Modal Negara pada PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. Hasil dari penelitin ini ialah Sebagai akibat banyaknya proyek-proyek yang dikerjakan oleh perusahaan, telah menaikkan rasio utang terhadap modal dan menurunkan kemampuan perusahaan membayar utang. Nilai Z Score berturut-turut pada tahun 2019, 2020, 2021, 2022 adalah 0,87; -1,44; 1,23; 1,61; yang berada di grey area.
MUATAN FIQH IBADAH DALAM KAJIAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI Usman Usman; Devi Syukri Azhari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17940

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara etimologis Fiqh Ibadah adalah segala macam ketentuan atau ketetapan mengenai sesuatu yang ketentuannya telah diatur dan ditetapkan oleh Islam. Ruang lingkup Fiqh Ibadah terbagi menjadi dua, yaitu 1) hukum yang berkaitan dengan urusan ibadah, dan 2) hukum yang berkaitan dengan masalah sosial. Selain itu, ada kajian tentang prinsip-prinsip Fiqh Ibadah. Nilai nilai ketuhanan tersebut diimplementasikan ke dalam beberapa prinsip dasar atau lebih konkrit dalam beberapa bidang Fiqh Ibadah. Serta tujuan Fiqh Ibadah tidak terbatas pada materi saja, tetapi jauh ke depan memperhatikan semua aspek, materi, immateri, individu, masyarakat, dan kemanusiaan pada umumnya. Yang terakhir tentang sumber-sumber Fiqh Ibadah. Sumber Fiqh Ibadah adalah Al-Qur'an, Al-hadits, dan Ar-ra'yu (akal). Pendidikan sebagai proses tranfortasi budaya, Pendidikan agama Islam telah tumbuh pada masa Nabi Muhammad SAW, pendidikan agama Islam berarti mamasukkan ajaran Islam kedalam unsur-unsur budaya bangsa Arab pada masa itu, sehingga diwarnai oleh Islam. Sosial budaya dan Agama dalam kehidupan masyarakat sebagai bahan dasar dalam kajian penyusunan dan perubahan kurikulum. Perubahan dalam pendidikan khususnya kurikulum adalah suatu hal yang wajar apabila pendidikan tersebut ingin bermutu. Namun perubahan harus disertai dengan beberapa aspek seperti aspek kebutuhan bangsa, kebutuhan subyek didik, kebutuhan lembaga yang mendidik atau pemerintah, kebutuhan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kebutuhan teknologi dan pengajaran.
ANALISIS GAYA BAHASA HIPERBOLA PERSPEKTIF FUNGSI DALAM NOVEL BUMI MANUSIA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN PENERAPANNYA PADA PEMBELAJARAN KARYA SASTRA DI SMA Ananda Putriani; Dewi Sari Sumitro; Tri Mike Aprila
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17941

Abstract

Bahasa hiperbola adalah bahasa yang melebihkan sesuatu. Salah satu bahasa hiperbola ada di dalam karya sastra yaitu buku fiksi berjenis novel. Novel yang digunakan karangan Pramoedya Ananta Toer, berjudul bumi manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan jenis penelitiannya kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik analisis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer yang berjumlah 535 halaman. Diterbitkan oleh Lentera Dipantara cetakan ke-28 yang dicetak oleh Percetakan Grafika Mardi Yuana, Bogor, Juli 2018. Desain sampul berwarna coklat susu dipadukan dengan warna hijau dan terdapat ilustrasi kuda bendi beserta penumpang yang duduk di atas kursinya. Hasil dalam penelitian ini ditemukan 94 data gaya bahasa hiperbola ditinjau dari segi fungsi dalam novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan fungsi gaya bahasa menegaskan adalah untuk memberikan penegasan dan penguatan yang dianggap penting terdapat dalam gaya bahasa. Sebuah gaya bahasa dikatakan menegaskan jika mampu menegaskan maksud dari gaya bahasa tersebut.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN PADA SITUS BERITA ONLINE KAPANLAGI.COM DI MEDIA SOSIAL FACEBOOK Ananda Putriani; Oktavia Lendo; Sri Wahyuni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang penggunaan ejaan pada situs berita berbasis internet Kapanlagi.com pada hiburan berbasis web Facebook. Strategi pemeriksaan menggunakan investigasi penjelasan subjektif. Penyelidikan informasi menggunakan aturan EYD 2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kesalahan ejaan yang digunakan pada situs berita berbasis web Kapanlagi.com. Kesalahan tersebut antara lain penggunaan huruf kapital, huruf miring, aksentuasi koma, tanda hubung, dan aksentuasi elipsis. Pemanfaatan jeda penuh dan aksentuasi pernyataan ganda sesuai aturan EYD. Penggunaan kata tidak baku masih ditemukan pada teks berita yang dipengaruhi oleh komponen lokal dan susunan kata yang tidak sesuai dengan referensi Kata Besar Bahasa Indonesia. Berdasarkan permasalahan yang telah diangkat pada segmen sebelumnya, maka kajian penggunaan ejaan dalam hal penyusunan huruf, penyusunan kata, penyusunan komponen asimilasi, dan penggunaan aksentuasi menjadi penting dalam kajian “Pemanfaatan Ejaan pada Halaman Web Berita Berbasis Web Kapanlagi.com di Facebook Virtual Entertainment".
KEDUDUKAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN POLIGAMI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM Risnalisa SB; Syamsul Bahri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17948

Abstract

Dalam Pasal 35 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menyatakan bahwa harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama. Kemudian pada Pasal 37 menyatakan apabila perkawinan putus karena penceraian maka pembagian harta bersama menurut hukumnya masing-masing. Namun, pada kenyataannya ketika suami meninggal dunia yang terjadi ialah adanya tuntutan dari istri kedua atas pembagian harta  bersama dan istri pertama tidak mengetahui bahwa suaminya telah menikah untuk kedua kalinya sehingga timbul permasalahan mengenai pembagian harta bersama. Berdasarkan permasalahan diatas, perlu dikaji lebih dalam terkait kedudukan dan pembagian harta bersama dalam perkawinan poligami menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan kompilasi Hukum Islam.  Metode yang dilakukan adalah yuridis normatif yaitu, penelitian hukum kepustakaan (library research) yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan pustaka. Metode berpikir deduktif yaitu cara berpikir dalam penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa kedudukan harta bersama dalam perkawinan poligami  berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam menyatakan bahwa pembagiannya harta bersama menurut agamanya masing masing, apabila Islam maka kedudukan harta bersama dilihat secara hukum Islam, dalam Islam tidak mengenal harta bersama namun Islam menggolongkan harta bersama kedalam syirkah dan apabila di lihat melalui syirkah maka dilihat terlebih dahulu kedudukan syirkahnya kemudian dalam hal para pihak tidak beragama Islam maka kedudukan harta bersama di atur menurut hukum adat. Pelaksanaan pembagian harta bersama di pengadilan agama biasanya terjadi karena tidak adanya titik temu antara para pihak. Penyelesaian pembagian harta bersama melalui pengadilan agama mengacu pada ketentuan Undang-Undang perkawinan, Istri pertama dari suami yang berpoligami mempunyai hak atas harta bersama yang dimilikinya bersama dengan suaminya. Istri kedua dan seterusnya berhak atas harta bersama dengan suaminya sejak perkawinan mereka berlangsung. Disarankan apabila hendak melangsungkan pernikahan alangkah baiknya membuat perjanjian perkawinan terkait harta bersama agar ketika terjadinya perceraian tidak ada perselisihan dalam pembagian harta bersama dan dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah.
SISTEM SUBAK SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS KURIKULUM MERDEKA Ida Bagus Weda Wigena; Grystin Djein Sumilat; Arif Sobirin Wibowo
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah (1) menginterpretasi nilai-nilai kearifan lokal berlandaskan Tri Hita Karana dalam sistem subak yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS, (2) menganalisis relevansi sistem subak dalam rangka mendukung pembelajaran IPS sesuai ketentuan dalam kurikulum merdeka, dan (3) merumuskan alur cara pengintegrasian sistem subak sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran IPS. Penelitian kualitatif ini mengambil subjek pengurus organisasi subak utamanya ketua dan atau beberapa petani subak. Objek penelitian adalah beberapa organisasi subak di Bali yang dipilih secara acak. Pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi antara observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan (1) nilai-nilai kearifan lokal dalam sistem subak yang berlandaskan Tri Hita Karana dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS kurikulum merdeka. (2) Sistem subak berlandaskan Tri Hita Karana relevan dalam mendukung pembelajaran IPS yang kontekstual sesuai ketentuan dalam kurikulum merdeka, utamanya dalam capaian pembelajaran elemen keterampilan proses. (3) Salah satu cara untuk mengintegrasikan sistem subak sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran IPS adalah menggunakan model pengintegrasian berdasarkan tema.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI MENULIS PUISI DI TINGKAT SMP Sri Wahyuni; Asriani Thahir; Rudi Karma; Ananda Putriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi menulis puisi di tingkat SMP. Penelitian ini adalah penelitian yang jenisnya deskriptif kualitatif, Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi litertur, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemetaan kebutuhan belajar dilakukan berdasarkan kesiapan belajar, gaya belajar dan minat peserta didik. Hasil pemetaan kebutuhan belajar peserta didik dapat disimpulkan bahwa tingkatan kesiapan belajar peserta didik SMPN 4 Ternate adalah bahwa 58 % peserta didik memiliki pemahaman cukup dan masih memerlukan bimbingan lebih lanjut, 36 % peserta didik memiliki pemahaman yang lebih baik tentang puisi dan mampu mengembangkan keterampilan menulis puisi dengan lebih kompleks. Serta 6% peserta didik memiliki pemahaman yang maju tentang puisi dan mampu menulis puisi dengan kedalaman emosi dan makna. dari segi minat belajar, peserta didik memiliki minat dan bakat berbeda-beda ada 41 % peserta didik memiliki minat di bidang seni, 36 % di bidang olahraga, 14 % di bidang sains dan 19 % di bidang IT. Analisis gaya belajar menunjukkan bahwa gaya belajar peserta didik SMP 4 Ternate adalah 37 % lebih cenderung visual 24 % memiliki gaya belajar Auditori dan 39 % memiliki gaya belajar kinestetik. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mempertimbangkan perbedaan dalam gaya belajar, minat, dan kebutuhan peserta didik, pembelajaran berdiferensiasi membantu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan responsif.

Page 26 of 469 | Total Record : 4688