Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Articles
4,688 Documents
ANALISIS BIBLIOMETRIK TENTANG TREN PENELITIAN ALIRAN-ALIRAN PERKEMBANGAN (NATIVISME, EMPIRISME, DAN KONVERGENSI)
Nery Safitri;
Iftitah Aristanti;
Isna Nikmatul Mahbubah;
Dena Arianingrum;
Iwan Wicaksono
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21024
Proses pertumbuhan dan perkembangan anak seharusnya sama pada setiap individu, namun pada kenyataannya tidak semua individu berkembang seperti anak-anak lainnya. Para ahli memiliki beberapa pendapat mengenai faktor yang mempengaruhi perkembangan yakni adanya aliran-aliran yang dijadikan sebagai pedoman para ahli mengenai faktor yang mempengaruhi perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan profil tren penelitian terkait aliran-aliran perkembangan dan pertumbuhan peserta didik yang ada di Indonesia. Kami melakukan penelitian dengan mengumpulkan dan menganalisis informasi dari data base Google Scholar berbantuan software PublishorPerish. Hasil tren publikasi tersebut direpresentasikan dalam bentuk visualisasi grafis, yang dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Fokus pada penelitian ini adalah tren penelitian terkait aliran-aliran perkembangan dan pertumbuhan yaitu aliran empirisme, aliran naturalisme, dan aliran konvergensi.
TRANSFORMASI NILAI-NILAI KEISLAMAN MAHASISWA: MENEROPONG EKSISTENSI MAHAD AL-JAMI’AH DALAM PENDIDIKAN IBADAH
Saiful Lutfi;
Ahmad Riduan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21035
Artikel ini bertujuan untuk peranan kegiatan Bimbingan Amaliah dan Praktik Ibadah dalam pengembangan nilai-nilai keislaman pada mahasiswa. Artikel ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman nilai-nilai keislaman pada mahasiswa, maka perlu digali bagaimana kegiatan Bimbingan Amaliah dan Praktek Ibadah dapat mencegah kurangnya pemahaman nilai keislaman tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh dari literatur jurnal ilmiah, buku dan wawancara terhadap beberapa mahasiswa Pendidikan Agama Islam yang bermuqim di Mah’ad Al-Jami’ah IAIN Palangka Raya. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara Snowbal Sampling. Hasil penelitian ditemukan bahwa peranan kegiatan Bimbingan Amaliah dan Praktek Ibadah dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai keislaman pada mahasiswa terutama dalam nilai-nilai Islam dalam keseharian dan pengetahuan. Kegiatan ini dianggap mampu memberikan pemahaman nilai-nilai keagamaan dengan pengenalan do’a-do’a hari dan wirid.
REVITALISASI MASJID DALAM MEMPERSIAPKAN GENERASI MUDA UNGGUL MENYONGSONG BONUS DEMOGRAFI MENUJU INDONESIA EMAS
Ima Maisaroh;
Suja’i Suja’i;
Ma’zumi Ma’zumi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21041
Indonesia adalah negara besar, merdeka dan berdaulat yang dikaruniai sumber daya alam berlimpah, jumlah penduduk yang besar, dan generasi muda yang banyak. Kondisi itu merupakan modal utama untuk meraih peluang menjadi negara yang kuat, maju dan mampu berperan dalam percaturan global. Jumlah generasi muda yang banyak menjadi modal dan peluang Indonesia untuk memperoleh manfaat bonus demografi dan menyongsong Indonesia Emas 2045. Penduduknya yang mayoritas beragama Islam dengan masjidnya yang banyak dan tersebar di hampir setiap permukiman juga merupakan daya dukung utama untuk meraih peluang tersebut. Namun karena dualisme perubahan sosial global, kemajuan teknologi dan media informasi juga berpengaruh negatif kepada generasi muda, diperlukan keterlibatan dan ikhtiar bersama semua pihak untuk menanggulanginya. Sebagai lembaga dakwah dan tempat peribadatan umat Islam, masjid memiliki fungsi dan peran penting dan strategis. Namun masjid pada umumnya masih dikelola secara tradisional dan konvensional. Kecuali masjid-masjid tertentu yang telah mampu berperan multi fungsi, kebanyakan masjid masih lebih banyak dipergunakan untuk ritual ibadah. Kebanyakan masjid belum dikelola dengan manajemen yang baik dan mampu memberi pelayanan yang prima kepada jamaah dan masyarakat di sekitarnya. Untuk itu penyelenggaraan dan pengelolaan masjid perlu direvitalisasi. Dengan direvitalisasi masjid akan mampu berperan multifungsi dan prima dalam melayani jamaah dan masyarakat. Dalam konteks memperoleh manfaat bonus demografi dan menyongsong Indonesia Emas 2045, masjid diharapkan dapat malaksanakan pembinaan dan mempersiapkan generasi muda Indonesia yang unggul dan mampu menangkap peluang itu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif etnografik, penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode studi pustaka.
FENOMENA KEBERADAAN MANUSIA SILVER DI PERSIMPANGAN LAMPU MERAH SEMPU KOTA SERANG
Titi Stiawati;
Ima Maisaroh
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21042
Manusia Silver merupakan seseorang yang memiliki tubuh berwarna silver atau perak, hal ini sengaja dilakukan untuk mengemis, manusia Silver berasal dari sebuah seni berpantomim. Pada era new normal Indonesia mengalami perubahan terhadap kebiasaan yang sebelumnya sangat di batasi karena pandemi covid-19, pandemi ini sangat berdampak pada perekonomian di Indonesia sehingga masyarakat mencari cara alternatif lain untuk mendapatkan sumber penghasilan. Seperti kasus yang terjadi di persimpangan lampu merah daerah sempu Kota Serang, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab keberadaan manusia silver dan cara menangani suatu permasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif yang bersifat deskriptif serta melakukan teknik pengumpulan data melalui observasi secara langsung, wawancara, dan melakukan survey Google form. Hasil penelitian ini mengetahui faktor maraknya keberadaan manusia silver yaitu karena ekonomi sekitar yang rendah dalam mencukupi kebutuhan, banyak terjadinya dikalangan usia anak-anak, dan perlu adanya penanganan serius dari pemerintah untuk mengatasi maraknya keberadaan Manusia silver di persimpangan Sempu Kota Serang.
PENGARUH HUSTLE CULTURE TERHADAP MOTIVASI DAN PRODUKTIFITAS DALAM ORGANISASI HIMPUNAN MAHASISWA ADMINISTRASI PUBLIK 2022
Titi Stiawati;
Ima Maisaroh
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21043
Hustle Culture telah menjadi fenomena yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi di kalangan milenial yang memiliki antusiasme dan ambisi kerja yang begitu tinggi sehingga timbul pertanyaan tentang motivasi mereka dalam melakukan budaya hiruk pikuk. Selain itu, apakah hustle culture di tempat lingkungan kampus serta organisasi dapat menghasilkan produktivitas? Dalam penelitian ini yang membahas tentang hubungan antara hustle culture dengan motivasi kerja dan produktivitas, ternyata hasilnya cukup beragam. Hubungan antara hustle culture dengan motivasi kerja dan produktivitas tidak sepenuhnya negatif, ada juga dampak positifnya. Sehingga hustle culture tidak sepenuhnya buruk jika bisa diterapkan dengan baik. Hal ini juga dapat panduan apabila mengalami atau mengikuti situasi dan kondisi tertentu melakukan hustle culture pada pekerjaan, maka harus penuh pertimbangan, penentuan skala prioritas dan manajemen waktu, kegiatan, serta kehidupan sosial penting untuk diperhatikan dengan matang, jangan sampai diabaikan.
INOVASI PEMBUATAN MENTEGA NABATI DARI SARI KEDELAI DAN APLIKASINYA PADA COOKIES
Rosita Desi Safitri;
Mauren Gita Miranti;
Asrul Bahar;
Niken Purwidiani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21045
Mentega merupakan produk emulsi air dalam minyak yang umumnya diperoleh melalui perusakan emulsi susu hewan secara fisik sehingga diperoleh suatu lemak susu yang sudah terpisah dari skim susu. Inovasi ini mengembangkan mentega buka susu dari sari kedelai dengan kandungan asam lemak jenuh serta kolesterol yang rendah, bebas laktosa dan dapat dikonsumsi oleh mereka yang berpantang produk hewani (vegan/vegetarian). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Formulasi pembuatan mentega nabati dari sari kedelai; 2) Pengaruh substitusi mentega nabati dari sari kedelai terhadap sifat organoleptik cookies; 3) Formula terbaik cookies dengan subtitusi mentega nabati dari sari kedelai. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi melalui uji organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur) dan tingkat kesukaan oleh 50 orang panelis dengan lembar observasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode analisis varian tunggal SPSS (one way anava) dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Formulasi pembuatan mentega nabati dari sari kedelai adalah sampel mentega nabati 3 dengan proporsi kacang kedelai dan air 1:3.; 2) Proporsi mentega hewani dan mentega nabati terhadap sifat organoleptik cookies berpengaruh terhadap warna, aroma, rasa, tekstur, dan tingkat kesukaan pada panelis. Penggunaan mentega nabati sari kedelai yang lebih tinggi di banding mentega hewani mengakibatkan tekstur menjadi semakin keras dan beraroma kedelai dan 3) Formula terbaik cookies yaitu proporsi mentega hewani dan mentega nabati sari kedelai 25:75 dengan kriteria warna putih kekuningan, beraroma tidak tengik (tidak beraroma kedelai), memiliki rasa gurih (tidak terasa kedelai), kerenyahan yang tidak keras (tidak mudah patah dan renyah) dan disukai oleh panelis.
PENGARUH PENGINTEGRASIAN KEYAKINAN AGAMA DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA MATERI CAHAYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS V SDN 22 BANDA ACEH
Nurkhaliza Nurkhaliza;
Tursinawati Tursinawati;
Linda Vitoria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21047
Pembelajaran yang hanya berfokus pada improvisasi kecerdasan intelektual tanpa diintegrasikan dengan keyakinan agama membuat peserta didik tidak memiliki kesadaran penuh untuk mendalami ilmu pengetahuan, sehingga berdampak pada hasil belajar yang diperoleh peserta didik. Dimana hasil belajar yang diperoleh peserta didik tidak mencapai Kriteria Belajar Minimal (KBM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengintegrasian keyakinan agama dalam pembelajaran IPA pada materi cahaya terhadap hasil belajar siswa di kelas V SDN 22 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif jenis penelitiannya yaitu quasi eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Hasil pengujian hipotesis dengan statistik uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Maka kriteria pengambilan keputusan yaitu Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pengintegrasian keyakinan agama dalam pembelajaran IPA pada materi cahaya terhadap hasil belajar siswa di kelas V SDN 22 Banda Aceh. Berdasarkan kesimpulan tersebut, diharapkan kepada semua pihak sivitas pendidikan agar meningkatkan kualitas pendidikan tanpa mengabaikan keyakinan agama dalam memperoleh ilmu pengetahuan.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS RISET TEMATIK KELAS IV SEMESTER 1 DI SD MUHAMMADIYAH 1 PAITON
Sigit Prasetyo;
Rufi’i Rufi’i;
Hartomo Hartomo
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21048
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul dalam pembelajaran dengan berbasis riset tematik yang dieruntukkan pada peserta didik padajenjang kelas 4 pada semester 1 di Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Paiton. Pengembangan ini dilakukan disebabkan selamaini belum adanya modul pembelajaran disekolah yang berbasi Riset Tematik. Pengembangan modulpembelajaran dikembangan dengan menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Penelitian yang dilakukan melibatkan validasi ahli isi, ahli desain dan teman sejawar, sedangkan dalam uji produk dilakukan pada siswa sebanyak 30 responden uji coba. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa Validasi ahli desain memperoleh kelayakan dengan validasi 92,5%, ahli media = 100%, ahli materi = 93,75% dan teman sejawat = 92,5%. Ini menyimpulkan bahwa produk yang dikembangkan layak untuk diuji cobakan kepada peserta didik. Hasil uji coba kelpmpok kecil memperoleh tanggapan 89,75%, dan uji coba kelompok besar memperoleh tanggapan peserta didik 91,125%. Sebagai kesimpulan bahwa produk yang dikembangkan dapat dipergunakan sebagai pedoman dalam pembelajaran karena produk ini memperoleh tanggapan memenuhi dan dapat diterima oleh peserta didik. Hasil ini dibuktikan juga dari hasil tes pengetahuan yang dilakukan bahwa semua peserta didik mendapatkan nilai ketuntasan sesuai standar yang diinginkan.
ANALYSIS OF MULTIPLE-CHOICE QUESTIONS IN ECONOMICS SUBJECT CLASS X SMAN I KETAPANG
Sunah Sunah;
Rufii Rufii
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21049
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanyaan-pertanyaan mengenai pemahaman siswa dalam pembelajaran Ekonomi di kelas X di SMAN I Ketapang. Soal-soal yang digunakan sebagai penilaian harus mempunyai kualitas objektif yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga soal dianalisis secara statistik yang meliputi (1) analisis validitas, (2) analisis reliabilitas, (3) analisis tingkat kesukaran, dan (4) analisis kelayakan. kekuatan pembeda dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang melibatkan 33 siswa di SMAN I Ketapang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data melalui teknik dokumentasi. Analisis data butir soal dilakukan dengan menggunakan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh soal yang diujikan valid dan reliabel, sehingga dapat digunakan sebagai alat evaluasi yang berkualitas. Hasil uji tingkat kesukaran menunjukkan soal berada pada tingkat mudah dengan presentasi 30%, soal berada pada kategori sedang dengan presentasi 70%. Sedangkan uji daya pembeda soal berada pada tingkat baik dengan penyajian 35%, dan soal berkategori cukup dengan penyajian 65%. Soal-soal yang disajikan dapat dianalisis dengan hasil yang valid dan reliabel serta dapat didistribusikan dengan baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa butir soal tersebut layak digunakan pada ujian tengah semester. Manfaat yang dapat diperoleh dari hasil penelitian ini adalah sebaiknya selalu menyiapkan soal cadangan untuk menggantikan soal yang berkategori kurang baik, dapat dilakukan revisi terhadap soal yang berkategori cukup baik agar dapat digunakan kembali, dan soal dengan kategori baik dapat ditambahkan ke bank soal.
SEJARAH DAN PELESTARIAN KULINER TRADISIONAL TAHU GEJROT, NASI JAMBLANG, EMPAL GENTONG KHAS CIREBON
Basiran Basiran;
Nia Zihan Maulidia;
Nur Pika Indah Aprian;
Aniq Muhrimah;
Nesi Krisdayanti;
Sri puji Lestari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21067
Kuliner tradisional mempunyai peranan penting dalam menjaga sejarah budaya suatu daerah. Salah satu daerah yang mempunyai ciri khas dalam kulinernya adalah Cirebon, tiga masakan khas: Tahu Gejrot, Nasi Jamblang, dan Empal Gentong. Ia mengkaji masakan daerah Cirebon, Indonesia. Untuk memahami akar budaya mendalam hidangan ini, kami menyelidiki sejarah, asal usul, bahan, dan teknik pemrosesannya. Studi ini juga mengkaji evolusi resep dan metode memasak yang digunakan untuk menyiapkan makanan lezat ini. Jurnal ini juga membahas inisiatif konservasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, sektor komersial, dan masyarakat lokal untuk mempromosikan dan melestarikan makanan tradisional ini. Dampak sosial dan ekonomi dari masakan tradisional Cirebon juga dikaji, termasuk bagaimana masakan tersebut membantu melestarikan identitas budaya masyarakat Cirebon dan mempromosikan di bidang industri wisata. Penelitian ini menunjukkan pentingnya masakan tradisional Cirebon dalam menjaga identitas budaya dan perekonomian lokal. Agar warisan kuliner Cirebon dapat dilestarikan untuk generasi mendatang, banyak hal yang harus dilakukan untuk mempromosikan hidangan ini secara lebih luas, baik di dalam negeri maupun global.