cover
Contact Name
Sufyan Ilyas
Contact Email
sufyan.ilyas@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sufyan.ilyas@ymail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh selatan,
Aceh
INDONESIA
FITRA
ISSN : 2442725X     EISSN : 26217201     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL FITRA diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tapaktuan Aceh Selatan.
Arjuna Subject : -
Articles 49 Documents
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Julisda, M.Ag; Ewil Andrita, S.Pd
FITRA Vol 3, No 1 (2017): Vol. 3 No. 1 Januari - Juni 2017
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh begitu banyak siswa yang kurang berminat dalam pembelajaran agama di sekolah. Hal ini terjadi salah satunya disebabkan oleh kemampuan pedagogik guru agama belum optimal, hal ini dapat dilihat dari kemampuan guru, baik dalam mendesain pembelajaran, kegiatan pembelajaran maupun dalam melakukan evaluasi.  Penelitian ini menggunakan pendekatan  kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru agama di SMP Negeri 1 Samadua sudah tercapai, tetapi belum optimal, hal ini dapat dilihat dari ketercapaian indikator, di antaranya: (1) kemampuan guru agama dalam mendesain program tahunan, semester maupun mendesain rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sudah sangat lumayan; (2) kemampuan guru dalam menjalankan kegiatan inti pembelajaran, terutama berkaitan dengan penguasaan materi ajar, penggunaan metode yang bervariatif, penggunaan media dan juga teknik gaya mengajar guru agama belum optimal sedangkan (3) kemampuan guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran, baik yang berkaitan dengan evaluasi sumatif maupun formatif dalam mata pelajaran agama juga belum optimal, namun perlu perbaikan. Para guru agama disarankan agar dapat meningkatkan profesionalismenya dalam mengajar, sehingga dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Kata Kunci : Kompetensi Pedagogik
PENERAPAN MODEL KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN Marsuni, MA
FITRA Vol 2, No 2 (2016): Vol. 2 No. 2 Juli - Desember 2016
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kontekstual adalah suatu konsep tentang pembelajaran yang membantu guru-guru untuk menghubungkan isi bahan ajar dengan situasi-situasi dunia nyata serta penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga, warga negara, dan pekerja serta terlibat aktif dalam kegiatan belajar yang dituntut dalam pelajaran. Pendekatan kontekstual ini juga perlu diterapkan mengingat sejauh ini pendidikan masih didominasi oleh pandangan bahwa pengetahuan sebagai perangkat fakta-fakta yang harus dihafal. Dalam hal ini fungsi dan peranan guru masih dominan sehingga siswa menjadi pasif dan tidak kreatif. Melalui model ini siswa diharapkan belajar dengan cara mengalami sendiri bukan menghafal. Kontekstual ini juga menekankan pada proses keterlibatan siswa untuk menemukan materi, artinya proses pengalaman secara langsung, dan tidak mengharapkan agar siswa hanya menerima pelajaran, akan tetapi proses mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran. Di samping itu, konstektual ini juga dapat mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan, artinya konstekstual bukan hanya mengharapkan siswa dapat memahami materi yang dipelajarinya, akan tetapi bagaimana materi itu dapat mewarnai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci : Model Pembelajaran dan Kontekstual
METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Mirsal, Ilham; Sardi, Marisa
FITRA Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan metode ajar di SMAN 1 Pasie Raja, Aceh Selatan, serta relevansinya. Data diperoleh melalui wawancara, sumber data, dan telaah dokumen, kemudian diolah secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan dua poin utama. Pertama, penggunaan metode ajar oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) cenderung pasif. Dari berbagai metode yang ada, guru hanya menggunakan lima jenis: ceramah, praktik, tanya jawab, hafalan, dan pemberian tugas. Ini mengindikasikan minimnya variasi metode yang diterapkan dalam pembelajaran PAI. Kedua, meskipun cenderung pasif, penggunaan metode ini terbukti maksimal dalam menunjang prestasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari tingkat kelulusan siswa yang mencapai 98% dan perkembangan signifikan dalam sikap harian siswa, seperti kesantunan, ketertiban, dan kemampuan mengimplementasikan hasil belajar PAI dalam kehidupan sehari-hari. Upaya pengembangan metode ajar ini didukung oleh kebijakan pimpinan sekolah dan tradisi kegiatan keagamaan rutin. Lingkungan sekolah yang dikelilingi banyak pesantren dan TPA juga sangat mendukung peningkatan pendidikan PAI. Secara struktural dan fungsional, guru dan sekolah telah berupaya mengembangkan metode ajar sesuai kebutuhan pembelajaran PAI. Diharapkan guru dan sekolah dapat lebih mengembangkan penggunaan metode ajar untuk memaksimalkan pembelajaran PAI agar tidak terkesan pasif dan konvensional. Penggunaan metode yang maksimal adalah kunci efektivitas pembelajaran dan optimalisasi prestasi siswa.
STUDI NILAI PENDIDIKAN DALAM KITAB AL-HIKAM DAN RELEVANSINYA DI ERA PENDIDIKAN 4.0 Lianda, Ramadha; Qadri, M. Haikal
FITRA Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Studi Nilai Pendidikan dalam Kitab Al-Hikam dan Relevansinya di Era Pendidikan 4.0. Penelitian menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis, studi ini mengeksplorasi konsep pendidikan spiritual sufistik yang terkandung dalam kitab klasik tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Al-Hikam menawarkan lima nilai pendidikan fundamental: (1) Kesadaran akan hal negatif (Al-'Illal), (2) Pembangunan karakter berbasis ketakwaan (Al-Akhlaq), (3) Pemahaman hakikat kehidupan (Al-Ma'arif), (4) Adaptasi terhadap kondisi psikososial (Al-Ahwal), dan (5) Implementasi nilai dalam perbuatan nyata (Al-A'mal). Nilai-nilai ini diimplementasikan melalui konsep "suluk" atau perjalanan spiritual. Penelitian ini mengungkapkan bahwa nilai-nilai Al-Hikam sangat relevan untuk menjawab tantangan Pendidikan 4.0, khususnya dalam: (1) Menangkal dampak negatif teknologi digital, (2) Membangun ketahanan moral generasi muda, (3) Menjaga keseimbangan spiritual di era digital, dan (4) Mempertahankan nilai-nilai humanis di tengah dominasi teknologi. Kitab ini menawarkan solusi holistik yang memadukan pendekatan spiritual dengan kebutuhan pendidikan modern, menghasilkan generasi yang tidak hanya menguasai teknologi tetapi juga memiliki fondasi karakter yang kokoh. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai Al-Hikam dalam kurikulum pendidikan karakter untuk menciptakan keseimbangan antara pengembangan kompetensi teknis dan pembentukan kepribadian yang utuh. Studi ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan paradigma pendidikan yang responsif terhadap tantangan Revolusi Industri 4.0 tanpa mengabaikan dimensi spiritual dan moral.
PERAN GURU AQIDAH AKHLAK DALAM MENUMBUHKAN KEMAMPUAN SELF-CONTROL SISWA DI MTSN 3 ACEH SELATAN MA, Marsuni; Humaidi, Parhan
FITRA Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru Akidah Akhlak dalam menumbuhkan kemampuan self-control siswa di MTsN 3 Aceh Selatan. Pendidikan memiliki peran fundamental dalam membentuk individu beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional (UU No. 20 Tahun 2003). Akhlak, sebagai sifat jiwa yang mendorong tindakan spontan (Imam al-Ghazali), sangat esensial dalam membentengi diri dari pengaruh negatif, khususnya pada masa remaja yang rentan terhadap gejolak emosi dan pengaruh eksternal-internal. Masalah perilaku siswa di MTsN 3 Aceh Selatan, seperti ketidaksopanan dan perkelahian, mengindikasikan tantangan dalam pengendalian diri. Studi menunjukkan bahwa self-control dapat dikembangkan melalui pembelajaran dan berkorelasi positif dengan kesehatan, kebahagiaan, serta prestasi akademik yang lebih baik daripada IQ. Oleh karena itu, pendidikan akidah akhlak diharapkan menjadi solusi untuk masalah perilaku remaja yang disebabkan oleh kurangnya kontrol diri. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di MTsN 3 Aceh Selatan pada semester genap 2023/2024. Subjek dipilih secara purposive sampling, dan analisis data dilakukan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak di MTsN 3 Aceh Selatan telah melakukan berbagai upaya komprehensif, meliputi: pemberian hadiah dan pujian, nasihat langsung, pemberian hukuman bertahap, dan pemberian solusi atas masalah siswa. Strategi yang diterapkan mencakup pendekatan personal guru, kerja sama lintas guru (dengan BK dan orang tua), penanaman nilai keagamaan melalui kegiatan rutin (salat berjamaah, kultum, yasinan, amal Jumat), dan program Baca Tulis Al-Qur'an. Meskipun upaya ini menunjukkan pendekatan multi-aspek, kemampuan kontrol diri siswa belum 100% optimal, dan masih ada perilaku menyimpang. Faktor pendukung dan penghambat juga teridentifikasi, dengan keteladanan guru dan kedisiplinan sebagai aspek krusial. Guru tidak hanya mentransfer ilmu tetapi juga menjadi teladan dan pembimbing karakter.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN GASING DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS XI Sari, Yani Muriyani; Surtina, Miranda
FITRA Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Metode Pembelajaran GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) dalam Upaya Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PAI kelas XI di SMK Negeri 1 Tapaktuan.. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan minat baca siswa, serta metode pembelajaran yang monoton, sehingga berdampak pada ketidaktercapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas XI TKJ dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode GASING diterapkan dalam materi Dakwah, Khutbah, dan Tabligh untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam aktivitas siswa, motivasi belajar, dan hasil belajar. Pada Siklus I, ketuntasan belajar mencapai 52,38% dengan rata-rata nilai 64,76%, sedangkan pada Siklus II, ketuntasan meningkat menjadi 90,47% dengan rata-rata 81,19%. Aktivitas guru juga meningkat dari 59,9% (cukup) menjadi 76,6% (baik). Respon siswa terhadap metode GASING sangat positif, dengan mayoritas menyatakan pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Kesimpulan penelitian ini adalah Metode GASING efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, sehingga dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif, khususnya dalam mata pelajaran PAI. Rekomendasi bagi guru adalah untuk lebih memaksimalkan penggunaan media dan variasi pembelajaran agar hasil yang dicapai lebih optimal.
KORELASI ANTARA AKTIVITAS SHALAT BERJAMAAH DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMPN 1 SAMADUA, ACEH SELATAN Saffan, Edi; Randa, Gusti
FITRA Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara aktivitas shalat berjamaah dengan pembentukan karakter religius siswa di SMPN 1 Samadua, Aceh Selatan. Pendidikan karakter, terutama dalam konteks religius, memegang peran penting dalam membentuk kepribadian siswa yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Shalat berjamaah dipilih sebagai fokus penelitian karena keutamaannya dalam Islam, baik dari segi spiritual maupun sosial, serta kemampuannya dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan ketakwaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), bidang kurikulum, waka kesiswaan, serta siswa, serta analisis dokumen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan shalat berjamaah di SMPN 1 Samadua telah berhasil menanamkan karakter religius siswa, yang tercermin dalam kedisiplinan waktu shalat, keteraturan berwudhu, keberanian menjadi muadzin, kebiasaan membaca Al-Qur’an, budaya silaturahmi pasca shalat, dan kejujuran dalam ibadah. Dukungan guru PAI dan lingkungan sekolah yang kondusif menjadi faktor pendukung utama keberhasilan program ini. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas dan perilaku siswa yang belum sepenuhnya disiplin, pembiasaan shalat berjamaah terbukti efektif dalam membentuk karakter religius siswa. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi kegiatan keagamaan dalam kurikulum sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam.
EFEKTIVITAS STRATEGI CARD SORT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIS DI MTSN 3 ACEH SELATAN Sartina, Karnita; Maulida, Fitria
FITRA Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi Card Sort dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di MTsN 3 Aceh Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode konvensional (ceramah) menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa, ditandai dengan sikap pasif, ketidakteraturan mengerjakan tugas, dan hasil belajar di bawah rata-rata. Penerapan strategi Card Sort terbukti meningkatkan partisipasi aktif siswa, antusiasme belajar, dan pemahaman materi. Data kuesioner menunjukkan 93% siswa menyukai metode ini, 86% lebih memahami materi, dan 90% merasa lebih kreatif dan termotivasi. Selain itu, strategi ini mendorong kolaborasi, kepercayaan diri, dan tanggung jawab siswa dalam pembelajaran. Kendala utama adalah keterbatasan waktu, namun secara keseluruhan, Card Sort efektif menciptakan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya inovasi strategi pembelajaran berbasis aktivitas siswa untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar, khususnya dalam pendidikan agama Islam.
PENGARUH SMARTPHONE TERHADAP KEMAMPUAN BACA AL-QURAN ANAK DI DESA JAMBO DALEM, TRUMON TIMUR Irwansuri, Zulfan; Salma, Hasmi
FITRA Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Vol. 7 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : STAI Tapaktuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat teknologi, khususnya smartphone, telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan modern, termasuk berdampak pada aktivitas spiritual seperti membaca Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh Smartphone terhadap kemampuan baca Al-Quran anak di Desa Jambo Dalem, Trumon Timur. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap 10 anak pengguna smartphone dan 10 orang tua, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone secara berlebihan berdampak negatif pada problematika membaca Al-Qur'an anak, yang meliputi: penurunan frekuensi (malas mengaji, lebih memilih smartphone), gangguan konsentrasi (terdistraksi smartphone, notifikasi, pikiran melayang), dan penurunan kualitas bacaan (lupa tajwid, terburu-buru, salah pelafalan). Menanggapi hal ini, orang tua menerapkan beragam strategi, seperti pengaturan waktu penggunaan smartphone, memastikan istirahat cukup, memasukkan anak ke pondok pesantren, mendorong pemanfaatan aplikasi Al-Qur'an, serta memberikan motivasi dan contoh rutinitas membaca Al-Qur'an di rumah. Penelitian ini menyoroti perlunya pengawasan bijak dan strategi terstruktur dari orang tua untuk menjaga motivasi dan kualitas membaca Al-Qur'an anak di era digital.