cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 767 Documents
Pengembangan Video Animasi Berbasis Kontekstual pada Materi Jurnal Penyesuaian di SMK Negeri Surabaya Cahyani, Aning Dwi; Susanti, Susanti
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7393

Abstract

Urgensi penelitian ini didasari oleh terbatasnya penguasaan peserta didik terhadap konsep-konsep dalam materi jurnal penyesuaian serta minimnya penggunaan media pembelajaran digital yang bersifat kontekstual dalam pembelajaran akuntansi di SMK. Kondisi tersebut berdampak pada capaian belajar yang belum optimal, terutama pada topik beban yang dibayar di muka, penerimaan pendapatan di muka, dan persediaan barang dagang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan video animasi yang menggunakan pendekatan kontekstual, mengetahui tingkat kelayakan media berdasarkan validasi ahli, mengukur respon peserta didik, serta menilai efektivitas media dalam meningkatkan hasil belajar. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI Akuntansi dari SMK Negeri 1, 4, 6, dan 10 Surabaya yang pernah belajar tentang materi jurnal penyesuaian perusahaan dagang. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) meliputi analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan produk, uji coba kelompok kecil, implementasi di kelas, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data terdiri atas lembar validasi ahli, angket respon peserta didik, lembar observasi, pedoman wawancara, serta tes pretest dan posttest. Analisis data meliputi persentase kelayakan berbasis skala Likert, persentase respons peserta didik berbasis skala Guttman, serta perhitungan N-gain untuk mengukur efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dihasilkan sangat layak dengan skor validasi 92% dari ahli media dan 86% dari ahli materi. Respons peserta didik juga sangat positif dengan capaian 97%. Uji efektivitas menghasilkan rata-rata N-gain mencapai 0,82 yang termasuk dalam kategori tinggi, yang menandakan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, video animasi berbasis kontekstual ini layak, mendapat respons sangat baik, serta efektif untuk digunakan dalam pembelajaran jurnal penyesuaian di SMK.
The Application of Game-Based Learning “Hunt for Directions” to encourage student’s Interest in Learning Descriptive Texts Arrazaq, Devina Elvaretta; Fitriah, Fitriah; Feriyal, Feriyal
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7399

Abstract

The low level of students’ interest in learning descriptive texts highlights the urgency of adopting innovative learning media to support language learning engagement. This study aims to measure the effectiveness of using the educational game “Hunt for Directions” to encourage learners’ interest in learning descriptive texts. This study attempts to address this issue through the application of innovative methods. A descriptive quantitative approach was employed, focusing on a single variable: students’ interest in learning. The subjects consisted of 32 seventh-grade students at MTs Negeri 4 Surabaya. Primary data were collected through questionnaires distributed to students after they received an intervention using the “Hunt for Directions” game during the learning process. The results show a significant increase in students’ average scores of learning interest. This increase was evident not only overall but also in specific key dimensions, such as enthusiasm, intrinsic motivation, and learners’ excitement when studying linguistic features and descriptive text structures. These findings indicate that educational games can serve as an effective medium for addressing the issue of low learning interest in language teaching. The results further show that the implementation of this game effectively enhanced students’ interest in learning, with the majority of students (approximately 96.875%) demonstrating a high level of attention and interest in descriptive texts after the intervention, particularly in terms of intrinsic motivation and understanding of text structure. In conclusion, the “Hunt for Directions” game proves to be an effective and promising strategy for increasing students’ interest in learning descriptive texts.
Pengembangan Modul Pembelajaran Teks Berita Berbasis Saintifik untuk Siswa Kelas XI SMA Negeri 7 Sarolangun Amalia, Z. P, Mutia; Kurnia, Nabila Chory; Aulia, Suvi; Rasyid, Yulianti; Satria, Dadi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7544

Abstract

Urgensi penelitian ini muncul dari rendahnya kemampuan siswa kelas XI SMA Negeri 7 Sarolangun dalam memahami unsur-unsur teks berita, struktur teks, kebahasaan, serta membedakan hoaks dan fakta di era media sosial yang masif, ditambah pembelajaran Bahasa Indonesia yang masih bersifat ceramah satu arah dan belum mengintegrasikan literasi digital sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran teks berita berbasis saintifik untuk siswa kelas XI SMA Negeri 7 Sarolangun, sebagai solusi atas kesulitan siswa dalam memahami unsur-unsur teks berita (5W+1H), struktur teks, kebahasaan, serta kemampuan membedakan hoaks dan fakta. Masalah ini muncul karena pembelajaran Bahasa Indonesia masih bersifat ceramah satu arah, kurang interaktif, dan belum mengintegrasikan konteks aktual serta literasi digital sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan kompetensi abad 21. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, and disseminate). Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 7 Sarolangun pada September-Oktober 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara awal, angket validasi oleh 5 ahli, angket praktikalitas oleh 36 siswa, serta pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas modul. Hasil penelitian menunjukkan modul sangat valid (90,40%) dengan rata-rata aspek materi (91%), tampilan (89,33%), dan bahasa (90,86%). Kemudian, sangat praktis (87,19%) dalam aspek minat siswa (88,3%), kemudahan penggunaan (86,67%), kreativitas (87,67%), dan manfaat (86,11%), serta efektif dengan peningkatan skor siswa dari 55,56 menjadi 90,14, atau efektivitas sebesar 34,58%, yang mendukung peningkatan literasi berita dan keterampilan analisis kritis di era media sosial.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament Berbantuan Wordwall terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII pada Materi Ekologi di SMP N 3 Medan Pandiangan, Persaulian Krisna Satti; Derlina, Derlina
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7090

Abstract

Urgensi penelitian ini karena rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi ekologi menuntut penerapan model pembelajaran inovatif seperti Team Games Tournament berbantuan Wordwall yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe turnamen permainan tim dengan bantuan Wordwall terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi ekologi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimental dengan desain pre-test - post-test dua kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas tujuh di SMP Negeri 3 Medan yang terdiri dari 11 kelas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling. Kelas VII-H sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe turnamen permainan tim dengan bantuan Wordwall, dan Kelas VII-K sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan bantuan buku teks. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan lembar observasi kegiatan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor post-test untuk kelas eksperimen adalah 64,83 dan untuk kelas kontrol adalah 56,16. Rata-rata skor aktivitas belajar untuk kelas eksperimen adalah 81,33 sedangkan kelas kontrol adalah 68,44. Pengujian hipotesis pada aktivitas siswa dan hasil belajar menggunakan uji t satu arah menunjukkan bahwa t hitung > t tabel (10,18 > 1,67) pada aktivitas belajar dan t hitung > t tabel (2,91 > 1,67) pada hasil belajar. Berdasarkan pengujian hipotesis, diperoleh bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament yang dibantu Wordwall terhadap aktivitas siswa dan hasil belajar dalam materi ekologi di SMP Negeri 3 Medan.
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Berbasis Sigil pada Mata Pelajaran Akuntansi Keuangan di SMKN 1 Kemlagi Mojokerto Zahroniah, Fatimah Nur; Rochmawati, Rochmawati
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7319

Abstract

Urgensi penelitian ini karena masih terbatasnya bahan ajar digital interaktif pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan, sehingga pengembangan e-modul berbasis Sigil diperlukan untuk meningkatkan kemandirian belajar, pemahaman materi, dan minat belajar siswa di SMKN 1 Kemlagi Mojokerto. Bahan ajar merupakan elemen yang esensial dalam menunjang efektivitas kegiatan pembelajaran. Di era teknologi yang sangat maju ini, bahan ajar telah mengalami perkembangan yang pesat. Dari yang berbentuk cetak / konvensional menjadi bahan ajar berbasis digital yang dapat diakses dengan mudah oleh peserta didik, baik disekolah maupun diluar sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang produk pembelajaran, mengevaluasi kelayakannya, serta menganalisis respon peserta didik terhadap penggunaan E-Modul berbasis Sigil pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan di SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang terbagi ke dalam beberapa tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Adapun subjek penelitian melibatkan 30 siswa dari kelas XI Akuntansi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian terdiri atas validasi oleh ahli materi, ahli grafik, ahli bahasa, serta angket respon peserta didik lembar survei yang terdiri dari angket terbuka dan angket tertutup. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengolah saran para ahli dan deskriptif kuantitatif menggunakan skala Likert serta skala Guttman dengan perhitungan persentase guna menentukan tingkat kelayakan dan pemahaman peserta didik terhadap e-modul yang dikembangkan Berdasarkan hasil penelitian, E-Modul tersebut memperoleh skor validasi materi sebesar 86%, validasi grafik sebesar 91%, validasi bahasa sebesar 86%, dan respon peserta didik mencapai 97%. Dengan demikian, E-Modul berbasis Sigil tersebut tergolong sangat layak dan dapat diterapkan sebagai bahan ajar di kelas.
Implementasi Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Kearsipan Kelas XI Manajemen Perkantoran SMK Negeri 1 Ponorogo Fibrianti, Weny; Prasetyo, Reizky Rino Dwi; Wahid, Ribowo Abdullathif; Putri, Mega Shakti Pratiwi; Nurtyastuti, Susiani; Yusuf, Arief Rahman
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7878

Abstract

Motivasi dan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran kearsipan di Sekolah Menengah Kejuruan masih menjadi tantangan signifikan dalam pendidikan vokasional Indonesia. Rendahnya partisipasi aktif dan capaian hasil belajar yang belum optimal menuntut adanya strategi pedagogis yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi sistem reward dan punishment serta menganalisis pengaruhnya terhadap motivasi dan prestasi belajar peserta didik kelas XI Manajemen Perkantoran SMK Negeri 1 Ponorogo pada mata pelajaran kearsipan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan 32 peserta didik sebagai subjek utama, satu guru mata pelajaran kearsipan, kepala program keahlian, dan tiga peserta didik informan terpilih berdasarkan kategori prestasi tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif terstruktur dengan indikator motivasi belajar dan interaksi pembelajaran, wawancara mendalam semi-terstruktur, serta dokumentasi prestasi belajar dan aktivitas pembelajaran. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, member checking, dan peer debriefing. Temuan menunjukkan peserta didik memberikan respons positif terhadap sistem reward dan punishment dengan preferensi lebih tinggi terhadap reward. Reward verbal dan sosial terbukti efektif menumbuhkan motivasi intrinsik, sementara punishment edukatif berkontribusi pada pembentukan regulasi diri. Faktor internal peserta didik dan faktor eksternal berupa dukungan orang tua serta konsistensi pendidik menjadi determinan keberhasilan implementasi. Penelitian merekomendasikan pengembangan pedoman standar, pelatihan pendidik berkelanjutan, dan mekanisme evaluasi sistematis untuk mengoptimalkan efektivitas sistem dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik.
Implementasi Media Tiang Barisan untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik di Ujung Timur Kota Sumenep: Indonesia Aini, Kurratul; Wahab, Abdul; Balqis, Malikatul; Dwisaputra, Aris
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7940

Abstract

Pemahaman peserta didik terhadap materi barisan masih rendah karena pembelajaran bersifat abstrak dan kurang melibatkan media konkret. Media Tiang Barisan digunakan sebagai alternatif untuk membantu mengonkretkan konsep barisan sehingga lebih mudah dipahami. Media ini merupakan adaptasi media konkret manipulatif dengan kebaruan pada desain dan implementasinya yang difokuskan pada materi barisan sesuai konteks pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui implementasi Media Tiang Barisan dalam meningkatkan pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Media Tiang Barisan dalam pembelajaran matematika serta dampaknya terhadap keaktifan, interaksi, dan pemahaman konseptual peserta didik pada materi barisan aritmatika dan geometri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui desain studi kasus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X SMA Nurul Jadid Kabupaten Sumenep, dengan guru matematika dan kepala sekolah sebagai informan kunci. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, pengelompokan, penafsiran, serta verifikasi menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika sebelum implementasi media masih didominasi metode ceramah, menyebabkan rendahnya minat, motivasi, dan pemahaman konseptual peserta didik, khususnya pada materi barisan. Penerapan Media Tiang Barisan yang bersifat visual, manipulatif, dan kontekstual mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, memperkuat interaksi pembelajaran, serta membantu mengonkretkan konsep abstrak barisan. Peserta didik tidak hanya menghafal rumus, tetapi memahami pola bilangan, beda, rasio, dan penentuan suku ke-n secara lebih sistematis. Dengan demikian, Media Tiang Barisan dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dan kontekstual pada materi barisan jenjang Sekolah Menengah Atas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
Pengaruh Model Learning Cycel 7e terhadap Kemandirian Belajar pada Pembelajaran IPA Siswa Kelas VIII SMPN 1 Unter Iwes Sumbawa Besar Ainurrahmi, Ainurrahmi; Arianto, Fajar; Kholidya, Citra Fitri
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7944

Abstract

Urgensi penelitian ini yaitu  bagi siswa untuk dapat belajar secara mandiri, karena hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mempermudah pemahaman materi pembelajaran, sehingga membantu mereka mengembangkan karakter yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model siklus pembelajaran 7e terhadap kemandirian belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah quasi-eksperimental. Subjek penelitian yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMPN 1 Unter Iwes Sumbawa Besar, yang terdiri dari 2 kelas dengan total 60 siswa, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Kuesioner menggunakan skala Likert dengan indikator kemandirian belajar, yaitu inisiatif belajar, tanggung jawab terhadap tugas, kepercayaan diri dalam belajar, kemampuan mengatur waktu belajar, dan kemampuan mengambil keputusan secara mandiri dalam proses belajar. Kedua kelas diberi pretest-posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan nilai rata-rata, simpangan baku, nilai maksimum, dan nilai minimum kemandirian belajar siswa. Selanjutnya, sebelum melakukan uji hipotesis (uji-t), data terlebih dahulu diuji melalui uji prasyarat analisis, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil Uji Sampel Independen, ditemukan bahwa kemandirian belajar siswa memperoleh nilai signifikansi 0,342 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model siklus pembelajaran 7e tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian belajar siswa kelas VIII IPA di SMP Negeri 1 Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Hal ini karena siswa terbiasa mengandalkan informasi atau arahan dari guru karena model pembelajaran yang sering digunakan adalah berpusat pada guru.
Islamic Education Teachers' Concerns and Curriculum Use in Implementing the Merdeka Curriculum: A CBAM-Based Study in Rural Indonesia Irawadi, Irawadi; Iman RN, Bustanul; Bulu, Bulu
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7907

Abstract

This research is important to understand Islamic Education teachers’ concerns and their use of the curriculum in implementing the Merdeka Curriculum in rural areas, so that educational policies can be applied effectively and in alignment with local needs. The implementation of the Merdeka Curriculum represents a significant shift toward flexible, student-centred learning in Indonesian education. However, limited empirical evidence exists regarding how Islamic Education teachers, particularly in rural contexts, experience and enact this curriculum reform. Understanding teachers' concerns and instructional practices is crucial, as ineffective implementation may result in procedural compliance rather than meaningful pedagogical change. Addressing this gap, the present study investigates the implementation of the Merdeka Curriculum by Islamic Education teachers through the lens of the Concerns-Based Adoption Model (CBAM). This study employed a qualitative case study design involving five Islamic Education teachers in rural secondary schools. Data were collected using semi-structured interviews, non-participant classroom observations, and document analysis of lesson plans, teaching modules, and assessment records. The research instruments were developed based on the Stages of Concern and Levels of Use constructs of CBAM. Data analysis was conducted through iterative qualitative coding guided by CBAM dimensions, supported by data triangulation across interviews, observations, and documents to enhance credibility. The findings reveal that teachers predominantly experienced informational and management concerns, indicating an early stage of curriculum adoption. Classroom practices were largely situated at mechanical, routine levels of use, characterized by procedural implementation rather than reflective adaptation. Although teachers reported increased student engagement, formative assessment practices remained inconsistent. These findings highlight the need for sustained, subject-specific professional development and structured mentoring to support more effective implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic Education.
Development of a Realistic Mathematics Education-Based Teaching Module Integrated with Culture for Students at SMAN 1 Palopo Waris, Fiki; Taufiq, Taufiq; Ma’rufi, Ma’rufi; Patmaniar, Patmaniar
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7951

Abstract

The limited availability of teaching materials that connect mathematical concepts with students’ real-life and cultural contexts has become a critical challenge in improving students’ conceptual understanding and cultural awareness in mathematics learning. Therefore, this study aims to develop a culture-integrated teaching module based on the Realistic Mathematics Education approach for students at SMAN 1 Palopo, particularly on the topic of systems of linear equations in three variables. This study employed a research and development (R&D) method using the 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate) development model. The research subjects consisted of students of SMAN 1 Palopo and mathematics teachers involved in the implementation stage. Data were collected using module validation sheets, learning implementation observation sheets, teacher response questionnaires, student response questionnaires, and learning outcome tests. The product analysis procedures included validity analysis by experts, practicality analysis based on teacher and student responses, and effectiveness analysis based on learning implementation and student learning outcomes. The results of the development analysis indicate that the Realistic Mathematics Education-based teaching module integrated with local culture is valid, practical, and effective. Expert validation results show that the module meets the language and presentation criteria. Teacher and student responses indicate positive perceptions of the module’s usability and relevance. Furthermore, learning outcome test results demonstrate that students were able to solve problems according to the indicators of Realistic Mathematics Education integrated with culture, indicating improved understanding of systems of linear equations in three variables.