cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 767 Documents
Pemanfaatan Media Canva dalam Mendukung Deep Learning pada Peserta Didik di UPT. SMPN 2 Mappakasunggu Ikhyaul, Muhammad Ikhyaul Alam; Iqbal, Laode M.; Paida, Andi; Nasir, Nasir
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7983

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut transformasi dalam praktik pembelajaran, namun banyak sekolah di Indonesia, termasuk UPT SMPN 2 Mappakasunggu, masih berada pada fase transisi dengan pemanfaatan teknologi yang terbatas dan pendekatan pembelajaran yang konvensional. Kondisi ini berpotensi menghambat terwujudnya pembelajaran mendalam (deep learning) yang menekankan pemahaman konseptual, berpikir kritis, dan keterampilan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan platform desain digital Canva dalam mendukung terciptanya pembelajaran mendalam pada peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 4 orang guru dan 30 orang siswa kelas VII dan VIII UPT SMPN 2 Mappakasunggu sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi melalui observasi partisipatif terhadap 8 pertemuan pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumentasi berupa 45 artefak karya siswa, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan dokumen pendukung sekolah. Data yang terkumpul dianalisis secara interaktif dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canva berhasil dimanfaatkan terutama sebagai alat produksi bagi siswa untuk membuat poster, infografis, dan presentasi. Pemanfaatan ini efektif mendorong proses kognitif mendalam (menganalisis, mengevaluasi, mencipta), meningkatkan keterlibatan, motivasi, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital siswa. Data pendukung kuantitatif juga menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata nilai tugas dari 58,00 menjadi 85,00 dengan ketuntasan belajar mencapai 100%. Dengan demikian, Canva terbukti dapat berfungsi sebagai katalis pedagogis yang strategis untuk mewujudkan pembelajaran mendalam di sekolah yang sedang bertransisi digital.
Implementasi Project-Based Learning terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas XI BD di SMKN 1 Ponorogo Fibrianti, Weny; Putri , Mega Shakti Pratiwi; Prasetyo , Reizky Rino Dwi; Sumaji, Sumaji
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif implementasi model Project-Based Learning (PjBL) serta menganalisis peningkatan hasil belajar mata pelajaran Komunikasi Bisnis pada tiga domain kompetensi siswa kelas XI Bisnis Digital (BD) di SMKN 1 Ponorogo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman belajar yang autentik. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas XI BD dan satu guru pengampu, dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen pembelajaran, seperti modul ajar, perangkat asesmen, dan produk proyek siswa. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi metode, triangulasi sumber, dan member checking untuk memastikan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PjBL dilaksanakan melalui enam tahapan sistematis, mulai dari penentuan pertanyaan pemantik, perencanaan proyek, penyusunan jadwal, pelaksanaan dan monitoring, pengujian hasil, hingga refleksi dan evaluasi. Tahapan tersebut mampu memfasilitasi pembelajaran yang autentik, kolaboratif, dan kontekstual dengan dunia kerja. Penerapan PjBL terbukti meningkatkan hasil belajar secara holistik, yakni pada domain kognitif melalui penguatan pemahaman konseptual dan kemampuan berpikir kritis, domain afektif melalui pengembangan sikap profesional, tanggung jawab, dan motivasi intrinsik, serta domain psikomotor melalui penguasaan keterampilan teknis komunikasi bisnis. Adapun tantangan implementasi meliputi adaptasi paradigma pembelajaran, heterogenitas kemampuan siswa, keterbatasan teknologi, dan manajemen waktu. Tantangan tersebut diatasi melalui pemberian scaffolding intensif, penerapan sistem akuntabilitas kelompok, penyediaan fasilitas pendukung, serta koordinasi pembelajaran lintas mata pelajaran guna menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan tuntutan industri.
Effectiveness Of Project-Based Learning (PjBL) On Students' Critical Thinking Skills In History Learning Priyatno, Octavian Hendra; Pitriani, Anisa; Susanto, Heri; Nadilla, Dewica Fatma; Fathurrahman, Fathurrahman
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8008

Abstract

Critical thinking is a key 21st-century skill that is important to develop in the learning process, including in history lessons. However, history teaching practices in schools are still dominated by conventional teacher-centered methods, limiting opportunities for students to hone their critical thinking skills. This study aims to examine the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) model in improving the critical thinking skills of 11th grade students at SMA Negeri 1 Alalak. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental design of the Nonequivalent Control Group Design type. The sample consisted of 62 students, namely class XI-2 as the experimental group and XI-5 as the control group, which were determined through purposive sampling techniques. The research instrument was an essay test based on Anderson and Krathwohl's (2001) critical thinking indicators. Data were obtained through pretest and posttest, then analyzed using descriptive statistics, normality test, homogeneity test, paired sample t-test, and independent sample t-test with the help of SPSS 27. The results showed that both groups experienced an increase, with a greater increase in the experimental group (M = 6.94; d = 0.87) compared to the control group (M = 4.19; d = 0.41). The independent sample t-test showed the effectiveness of PjBL on critical thinking skills (p = 0.004). Although the effect size was moderate, PjBL indicated superiority in strengthening critical thinking skills. However, its effectiveness was influenced by the learning context, student motivation, and school support.
Pembelajaran Adaptif di Sekolah Menengah Kejuruan: Meningkatkan Keterampilan Siswa dalam Desain Komunikasi Visual Purwaningsih, Dwi Retno; Naningsih, Ratna Dwi; Qolili, Khamim; Sumaji, Sumaji
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8010

Abstract

Transformasi digital dan perkembangan industri kreatif menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) program Desain Komunikasi Visual (DKV) menguasai kompetensi teknis dan kreatif yang adaptif terhadap kebutuhan industri. Namun, pembelajaran DKV di SMK masih menghadapi tantangan heterogenitas kemampuan siswa dan penerapan model instruksional yang seragam, sehingga berpotensi menimbulkan kesenjangan capaian belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran adaptif dalam pembelajaran DKV di SMK Negeri 1 Ponorogo, dengan fokus pada perancangan strategi adaptif oleh guru, kontribusinya terhadap perkembangan keterampilan desain digital, kreativitas visual, kemandirian belajar, serta dampaknya terhadap kesiapan profesional dan kualitas portofolio siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru produktif DKV, koordinator program keahlian, dan siswa kelas XI. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran studio, wawancara mendalam, dan analisis portofolio, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptif yang mencakup pemetaan kemampuan awal, diferensiasi proyek desain, penyesuaian kompleksitas tugas, modul latihan software bertingkat, umpan balik personal berlapis, dan simulasi proyek industri terbukti efektif meningkatkan penguasaan teknis perangkat lunak, variasi gaya visual, kemampuan interpretasi brief, dan pengelolaan tenggat waktu. Pembelajaran adaptif juga mengubah portofolio siswa dari sekadar kumpulan tugas menjadi dokumentasi kompetensi profesional yang representatif. Penelitian ini menegaskan relevansi pendekatan adaptif dalam pendidikan vokasional DKV untuk menjembatani kesenjangan antara pembelajaran studio dan tuntutan industri kreatif. Disarankan agar SMK mengadopsi kerangka pembelajaran adaptif dengan dukungan infrastruktur memadai, serta diperlukan penelitian longitudinal untuk melacak dampak jangka panjang terhadap kinerja lulusan di dunia kerja.
Peranan Psikologi Pendidikan dalam Mendukung Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di SMKN 1 Ponorogo Kuntianah, Kuntianah; A’yuni, Khurrota; Wijatmiko, Anang; Sumaji, Sumaji
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8011

Abstract

Pembelajaran mendalam (deep learning) merupakan pendekatan belajar yang menekankan pemahaman konsep secara reflektif, analitis, dan aplikatif, sehingga murid mampu mengaitkan pengetahuan, menstransfer konsep, serta menerapkannya dalam berbagai konteks. Di SMK, pendekatan ini menjadi penting karena lulusan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang mendukung kesiapan kerja dan pembelajaran sepanjang hayat. Artikel ini bertujuan menganalisis peranan psikologi pendidikan dalam mendukung terciptanya pembelajaran mendalam pada proses belajar mengajar di SMKN 1 Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library reseaach) dengan menelaah berbagai teori dan hasil penelitian terkait psikologi belajar, perkembangan kognitif murid, motivasi belajar, dan strategi pembelajaran yang relevan dengan karakteristik murid SMK. Literatur yang dikaji dipilih berdasarkan beberapa kriteria, yaitu: (1) relevansi dengan topik pembelajaran mendalam (deep learning) dan psikologi pendidikan; (2) bersumber dari buku ilmiah dan artikel jurnal bereputasi; (3) dipublikasikan dalam rentang sepuluh tahun terakhir, kecuali teori klasik yang masih relevan secara konseptual; serta (4) memiliki kredibilitas akademik yang ditunjukkan melalui proses telaah sejawat (peer review). Proses analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis temuan-temuan utama dari berbagai sumber untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai peranan psikologi pendidikan dalam mendukung pembelajaran mendalam di SMK Hasil kajian menunjukkan bahwa psikologi pendidikan berperan penting dalam pembelajaran mendalam (deep learning) yaitu dengan menggeser pembelajaran dari pendekatan permukaan yang berorentasi pada hafalan menuju pembelajaran reflektif, analitis, dan berbasis pemecahan masalah.
Implementation of a Professional Competence Development Training Program for Teachers Anwar, Andi Ratu Ayuashari; Hermawan, Nanang; Tompong, By Tri Agung Nusantara Kr.J.
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8051

Abstract

This study examines the implementation of a training (diklat) program for developing teachers’ professional competence at SMPN 7 Makassar. The problem addressed in this research concerns how training programs improve teachers’ professional skills and the challenges arising in applying training outcomes in classroom practice. The objective of the study is to analyze the impact of professional development training on teachers’ competence, identify implementation barriers, and evaluate the effectiveness of project-based and technology-based training methods supported by school management. This research employed a qualitative approach with nine teachers of SMPN 7 Makassar who participated in the diklat program as research subjects. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, questionnaires, and document analysis, including lesson plans, teaching modules, and assessment instruments. The research instruments consisted of observation sheets, interview guidelines, questionnaires, and documentation checklists. Data analysis was conducted using interactive qualitative analysis, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation of sources and techniques by comparing findings from questionnaires, interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the training program has a positive impact on teachers’ professional competence, particularly in lesson planning, classroom management, preparation of teaching modules, use of diagnostic assessment, technology integration, and implementation of project-based learning. Teachers demonstrated improved understanding of students’ characteristics and applied more creative instructional strategies, such as entrepreneurship projects integrated into learning activities. However, the implementation of training outcomes faces several challenges, including limited time, inadequate facilities, funding constraints, and varying levels of teachers’ technological skills, especially among senior teachers. Overall, the study concludes that the training program effectively enhances teachers’ professional competence, although its sustainability and long-term impact depend on strong institutional support, adequate infrastructure, and continuous assistance to bridge the gap between training and classroom practice.
Analisis Tingkat Kualitas Pedagogical Content Knowledge Guru Kelas dalam Perencanaan Pembelajaran di Gugus Rosari Koorwilcam Dindikbud Bojongsari Purbalingga Soekarno, Budi; Mangun W, Sigit; Rosita, Tita
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7596

Abstract

Pentingnya menganalisistingkat kualitas Pedagogical Content Knowledge dalam rancangan pembelajaran guru kelas sekolah dasar, karena kualitas perencanaan pembelajaran yang memadukan aspek pedagogik dan penguasaan materi secara tepat sangat menentukan efektivitas proses belajar serta kedalaman pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis Tingkat Kualitas Pedagogical Content Knowledge guru kelas dalam perencanaan pembelajaran di Gugus Rosari Koorwilcam Dindikbud Bojongsari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode grounded theory yang membangun teori berdasarkan data yang dikumpulkan dan dianalisis. Populasi dalam penelitian ini adalah guru kelas di Gugus Rosari Koorwilcam Bojongsari Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah. Instrumen yang digunakan berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari guru kelas di Gugus Rosari Koorwilcam Bojongsari. Metode analisis data yang digunakan melalui tahapan mereduksi data, menyajikan data, dan membuat kesimpulan. Berdasarkan data yang terkumpul dapat diketahui bahwa guru kelas di gugus Rosari Koorwilcam Bojongsari mampu merancang pembelajaran dengan pengetahuan materi (content knowledge), pengetahuan pedagogi (pedagogical knowledge), dan pedagogical content knowledge. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan pengambilan dokumen Guru kelas di Gugus Rosari Koorwilcam Bojongsari mampu menyusun perencanaan pembelajaran sesuai dengan standar kerangka pembelajaran. Guru kelas di Gugus Rosari Koorwilcam Bojongsrai dapat mengembangan pengetahuan materi atau content knowledge yang terdapat dalam rancangan pembelajaran. Pengetahuan materi pada rancangan pembelajaran merujuk pada materi pokok yang terdapat dalam silabus dan buku paket guru dan siswa. Guru kelas di Gugus Rosari Koorwilcam Bojongsari dapat mengembangkan pengetahuan pedagogik atau pedagogical knowledge yang terdapat dalam rancangan pembelajaran. Guru kelas di Gugus Rosari Koorwilcam Bojongsari dapat mengembangkan pedagogical content knowledge dalam rancangan pembelajaran Dalam rancangan pembelajaran terdapat kesesuaian antara materi dengan straegi, metode, dan evaluasi.
Implementasi Kepemimpinan Pembelajaran dalam Pengembangan Profesionalisme Guru dan Layanan Prima di SD Gugus Jodhipati Sakiman, Sakiman; Mangun W, Sigit; Rosita, Tita
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7597

Abstract

Implementasi salah satu kompetensi kepala sekolah sebagai agen pembelajaran sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan untuk menghasilkan SDM yang memiliki keunggulan, kompetitif, dan komparatif dan menjadikan lembaga pendidikan yang dipimpinnya unggul serta terdepan, sangat dipengaruhi kepemimpinan pembelajaran, menjadi pembahasan dalam penelitian ini. Pentingnya menganalisis implementasi kepemimpinan pembelajaran dalam pengembangan profesionalisme guru dan peningkatan layanan prima di SD Gugus Jodhipati, karena kepemimpinan yang efektif menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, kinerja guru, dan mutu pelayanan pendidikan secara berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan kepada kepala sekolah dan guru. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kepemimpinan pembelajaran dalam pengembangan profesionalisme guru dan layanan prima pendidikan di SD wilayah kecamatan Kemangkon serta mengetahui hasil dan dampak dari implementasi tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus pada tiga sekolah dasar yaitu SD Negeri 1 Toyareka, SD Negeri 1 Kalialang, dan SD Negeri 2 Muntang sebagai sample yang diambil secara acara acak atau snowball. Metode pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Penelitian ini menggunakan Teknik analisis data triangulasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ketiga sekolah dasar yang diteliti telah menunjukkan implementasi kepemimpinan pembelajaran yang maksimal. Maksudnya dari dua belas aspek kompetensi kepemimpinan pembelajaran sudah sepuluh kompetensi yang diaplikasikan atau diterapkan di sekolah masing-masing, sedangkan dalam pengembangan profesionalisme guru, hanya aspek penelitian Tindakan guru yang masih belum diaplikasikan secara maksimal. Kemudian dalam layanan prima pendidikan ada delapan aspek atau ciri layanan prima, dan ketiga sekolah yang diteliti semuanya belum mengimplementasikan layanan adaptif dan tepat waktu secara maksimal. Masih menunda pekerjaan dan pelayanan manual sehingga perlu adanya peningkatan dalam hal tersebut. Secara keseluruhan implementasi kepemimpinan pembelajaran dalam pengembangan profesionalisme guru dan layanan prima Pendidikan di SD wilayah Gugus Jodhipati Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga telah berjalan dengan baik sesuai dengan kriteria dan tuntutan kurikulum.
Asesmen Penilaian Kompetensi Numerasi Beriorentasi Etnomatika Budaya Luwu Hikma, Nur; Djuniadi, Djuniadi; Isnaeni, Wiwi; Prabowo4, Ardhi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7720

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi peserta didik serta kurangnya integrasi budaya lokal dalam asesmen matematika menjadi urgensi utama dalam pengembangan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil-hasil studi terkait pengembangan numeracy assessment yang berorientasi pada ethnomathematics, local wisdom, dan Luwu culture dalam konteks mathematics education di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti panduan PRISMA. Data dikumpulkan dari 22 artikel ilmiah terpilih yang diterbitkan pada periode 2019–2025 melalui basis data Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, ResearchGate, dan Garuda. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian asesmen numerasi di Indonesia mengalami perkembangan signifikan menuju pendekatan yang lebih kontekstual, digital, dan berbasis budaya lokal. Pendekatan ethnomathematics terbukti efektif dalam menjembatani konsep matematika abstrak dengan realitas sosial budaya peserta didik, meningkatkan motivasi, pemahaman konseptual, serta kesadaran budaya. Integrasi local wisdom memperkuat pembelajaran matematika yang humanistik dengan menanamkan nilai-nilai kearifan seperti gotong royong, keseimbangan, dan ketelitian dalam proses berpikir matematis. Sementara itu, kajian terhadap Luwu culture menunjukkan potensi besar dalam mengembangkan model asesmen numerasi yang berakar pada artefak budaya, seperti motif ukiran, arsitektur rumah adat, dan simbol kerajaan yang mencerminkan konsep simetri dan geometri. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa integrasi antara numeracy assessment, ethnomathematics, dan local wisdom berbasis Luwu culture menjadi strategi transformatif dalam memperkuat pendidikan matematika di era Merdeka Belajar. Pendekatan ini tidak hanya menilai kemampuan kognitif, tetapi juga menumbuhkan karakter, identitas budaya, serta kesadaran kontekstual peserta didik, sehingga mendukung terwujudnya pembelajaran matematika yang relevan, humanis, dan berkelanjutan. Sehingga novelty penelitian ini adalah penyajian sintesis komprehensif yang secara spesifik mengintegrasikan asesmen numerasi, ethnomathematics, dan local wisdom berbasis budaya Luwu. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menyimpulkan adanya pola konseptual yang konsisten bahwa budaya Luwu berpotensi menjadi kerangka strategis pengembangan asesmen numerasi kontekstual dalam pendidikan matematika Indonesia.
Adaptive Learning Management of the Merdeka Curriculum in an Islamic Boarding School Syidrah, Syidrah; Assaad, Andi Sukmawati; Iman RN, Bustanul
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7928

Abstract

The urgency of this study lies in aligning the flexibility of Kurikulum Merdeka with the unique system of Islamic boarding schools to create an adaptive and value-based learning model. The implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic boarding school contexts presents unique managerial and pedagogical challenges due to the need to integrate national education standards with pesantren traditions. However, limited studies have examined how learning management is operationalized within this dual-structure system. This study aims to analyze the learning management practices in implementing the Merdeka Curriculum at a pesantren-based junior secondary school. This research employed a qualitative case study design. The participants consisted of the school principal, curriculum coordinator, subject teachers, and tahfidz teacher who were directly involved in curriculum implementation. Data were collected through semi-structured interview guides, classroom observation sheets, and document analysis checklists covering teaching modules, assessment records, and institutional policy documents. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. Triangulation across interviews, observations, and documentation was conducted to ensure credibility and consistency of findings. The findings indicate that curriculum implementation reflects an adaptive learning management model characterized by integrated planning, student-centered and project-based instruction, differentiated learning strategies, and holistic assessment practices. The study highlights how pesantren institutions reinterpret national curriculum reform contextually while maintaining institutional identity, although challenges related to teacher readiness and resource limitations remain evident.