cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
The Influence of the RADEC Learning Model on Critical Reading Ability of PGSD Students Neni Nadiroti Musliha; Risma Nuriyanti; Lutfi Asy’ari; Laras Mutiara
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91958

Abstract

This research was motivated by the low level of critical reading of PGSD students during direct learning activities. The aim of this research is to see the influence of the RADEC learning model on critical reading of PGSD students. The research method used is a quantitative method with a pre-experimental one group pretest posttest design with a sample size of 20 PGSD students. The research instruments used were questionnaires and observation sheets to see students' critical reading abilities.The research results showed that the critical reading scores during the pretest of 20 students were in the moderate category, totaling 8 people with a percentage of 40%, the low category totaling 10 people with a percentage of 50%, and the very low category totaling 2 people with a percentage of 10%. At the time of the posttest, 20 students experienced significant changes, namely 14 people were in the very high category with a percentage of 70%, 3 people in the high category with a percentage of 15%, and 3 people in the moderate category with a percentage of 15%. So it can be concluded that the RADEC learning model influences the critical reading of PGSD students.
Correlation of Problem Based Learning (PBL) and "TUTOR" Learning Media to Improve Learning Outcomes of Basic Multiplication Concepts Ana Fitrokha; Evi Nuriyah Safitri; Idam Ragil Widianto Atmojo; Muhammad Tohir Rosid
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91539

Abstract

Media pembelajaran yang alternatif dapat menarik peserta didik untuk lebih aktif dan bersemangat dalam pembelajaran, selain itu model yang sesuai diterapkan dipembelajaran menjadikan keefesien dalam pembelajaran menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan media pembelajaran TUTOR dalam meningkatkan hasil belajar materi konsep dasar perkalian matematika. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan di SD Ta’mirul Islam Surakarta kelas II dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dimana tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pada kegiatan pra siklus presentase ketuntasan hanya 42% dan 58% peserta didik belum tuntas dengan rata-rata kelas 75. Pada siklus I mengalami peningkatan peserta didik dengan nilai tuntas sebesar 62,50% dan yang belum tuntas sebesar 37,50% dengan nilai rata-rata kelas 76. Pada siklus II, ketuntasan peserta didik mencapai 83% dan yang belum tuntas sebesar 17% dengan nilai rata-rata kelas 83. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tiap siklus mengalami peningkatan yang signifikan.
Place Reputation: Representing Deli Serdang, Punden Rejo as a Culinary Destination through Belut Ungkep’ and Lele Sambal Ijo’ Winni Atikah Putri; Emrizal Emrizal; Marciella Elyanta
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi wisata kuliner di Desa Punden Rejo, Kabupaten Deli Serdang, dan mengidentifikasi strategi pengembangan yang efektif. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya inovasi dalam produk kuliner dan promosi yang terbatas, yang menghambat daya tarik wisatawan. Metodologi yang digunakan mencakup observasi, wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner kepada 75 responden. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun terdapat potensi besar dengan menu seperti belut ungkep dan lele sambal ijo, fasilitas atraksi wisata dan variasi menu masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan kuliner harus difokuskan pada peningkatan variasi menu, pemanfaatan promosi media sosial, dan perbaikan dalam pelayanan untuk meningkatkan daya tarik dan kepuasan pengunjung. Strategi ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi wisata kuliner dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Desa Punden Rejo.
Results of Research on Acid-Base Solutions Against Color Changes on Turmeric Natural Indicator Paper Susiana Eka Prihatini; Previa Ayu Chaerunisa; Tifa Septiani; Sandika Kukuh Prahastowo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kunyit sebagai indikator alami dalam praktikum asam basa dengan metode pembuatan kertas indikator. Larutan asam yang digunakan adalah cuka (asam asetat) dan perasan lemon (asam sitrat), sementara larutan basa meliputi pasta gigi, deterjen, dan sabun cuci piring. Metode penelitian mencakup uji perubahan warna larutan ekstrak kunyit ketika ditambahkan ke dalam masing-masing larutan uji. Pembuatan larutan indikator dengan bahan alami larutan kunyit , kemudian mencelupkan kertas putih ke dalam larutan tersebut dan mengeringkannya. Kertas indikator kunyit yang telah kering kemudian dicelupkan ke dalam berbagai larutan asam dan basa untuk mengamati perubahan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kertas indikator kunyit berubah warna dari kuning menjadi merah pada larutan basa, sementara tetap kuning pada larutan asam. Hasil penelitian menunjukkan perubahan warna yang signifikan, Perubahan warna ini menunjukkan bahwa kunyit dapat mendeteksi perubahan pH dengan baik yang jelas terhadap sifat asam atau basa dari larutan uji. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kunyit dapat digunakan sebagai indikator pH alami yang efektif melalui pembuatan kertas indikator. Metode ini menawarkan alternatif yang ramah lingkungan, aman, dan mudah diakses dibandingkan dengan indikator pH sintetis komersial
Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Abad 21 Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Ayu Triastuti; Neza Agusdianita; Desri Desri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91561

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi pada abad ke-21 mampu memaksimalkan potensi peserta didik dalam menghadapi tantangan global pada saat ini, karena pendekatan ini dapat memenuhi kebutuhan individu peserta didik dan mengakomodasi gaya belajar mereka yang berbeda. Metode ini dianggap relevan dalam konteks pendidikan modern yang berfokus pada kebutuhan individual peserta didik. Peserta didik memiliki kecepatan belajar dan gaya belajar yang berbeda-beda, sehingga metode pengajaran yang sama tidak dapat efektif bagi semua peserta didik. Dengan pembelajaran berdiferensiasi maka memungkinkan guru untuk menyesuaikan materi, pendekatan pengajaran, dan penilaian sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik, sehingga dapat meningkatkan motivasi mereka dalam belajar. Tujuan dari Penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar peserta didik abad 21 melalui pembelajaran berdiferensiasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif studi literatur, dimana metode ini dilakukan dengan mengumpulkan beberapa literatur seperti jurnal, artikel, modul serta buku-buku yang relevan kemudian membaca, mencatat, memahami, serta menganalisisnya. Berdasarkan analisis tersebut didapatkan bahwa pembelajaran berdiferensisi dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, karena peserta didik dapat belajar sesuai dengan cara yang paling sesuai dengan minat, gaya belajar serta kebutuhan mereka.
Challenges and Readiness of Elementary School Teachers in the Implementation of the Merdeka Curriculum Ayu Ana Fitri Retnowati; Triyanto Triyanto; Matsuri Matsuri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i1.84270

Abstract

This study explores the challenges faced by elementary school teachers in implementing the Merdeka Curriculum. In the era of globalization, education is becoming increasingly complex, emphasizing not only academic aspects but also the adaptability of graduates to the changing world. The aim of this research is to determine the challenges faced by teachers and the readiness of teachers in implementing the independent curriculum. The research employs a qualitative descriptive approach to investigate the preparedness of elementary school teachers in implementing the Merdeka Curriculum. Data collection techniques include observation, interviews, and document analysis. The evaluation of readiness encompasses indicators such as understanding the curriculum structure, planning, the learning process, module preparation, and assessment. Triangulation techniques ensure data accuracy. The findings reveal that teachers exhibit good readiness in planning and conducting lessons aligned with the Merdeka Curriculum. They comprehend the curriculum's principles and actively engage in developing lesson plans following the prescribed standards. Despite this positive outlook, challenges arise in terms of understanding and integrating key concepts, utilizing technology, and adapting assessment methods.
Professionalism in Education: The Supportive Power of Professional Teacher Education for Young Quality Teachers in the Digital Era Towards Indonesia Emas 2045 Ristiani Ristiani; Yulia Permata Sari; Zyahra Rinjani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92128

Abstract

Kewajiban setiap guru untuk menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk memajukan kualitas pendidikan dengan meningkatkan kualitas profesional tenaga pendidik yaitu guru. Tujuan penelitian ini adalalah untuk menyelidiki, menganalisis, dan mendeskripsikan daya dukung Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi guru muda yang berkualitas dalam meningkatkan profesionalisme guru di era digital menuju Indonesia Emas 2045. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa PPG memberikan manfaat signifikan bagi guru muda, termasuk peningkatan kompetensi pedagogik, penguasaan materi, keterampilan manajerial, keterampilan penguasaan teknologi dan digitalisasi, serta sikap profesional. Simpulan, secara umum Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu upaya yang tepat untuk memajukan pendidikan di Indonesia dengan meningkatkan kualitas sumber daya yang ada yakni tenaga pendidik atau guru, khususnya bagi guru muda di Indonesia.
Mewujudkan Mimpi, Membangun Bangsa: Kewirausahaan sebagai Solusi Inovatif dalam Dunia Pendidikan Dewi Latifa Rahmah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91603

Abstract

Artikel ini membahas betapa pentingnya kewirausahaan untuk mewujudkan impian dan membangun bangsa melalui pendidikan. Pertama, artikel ini menjelaskan bagaimana kewirausahaan dapat menjadikan pendidikan lebih relevan, menarik, dan berkelanjutan. Kedua, artikel ini membahas bagaimana kewirausahaan dapat menumbuhkan kewirausahaan siswa dan membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan yang mereka butuhkan untuk sukses di abad ke-21. Ketiga, artikel ini menyajikan Menemukan masalah pendidikan di Indonesia yang dapat diselesaikan dengan pendidikan kewirausahaan. Menurut artikel ini, kewirausahaan memiliki potensi yang sangat besar untuk merevolusi dunia pendidikan dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun bangsa yang lebih maju. Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan pada semua jenjang sistem pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. Dengan memasukkan konsep dan praktik kewirausahaan ke dalam kurikulum sejak dini, kita dapat menanamkan inovasi, kreativitas, dan kemandirian pada siswa.
Pentingnya Penggunaan Teknologi Bagi Peserta Didik Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Febriansyah Putriyana; Neza Agusdianita; Desri Desri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91635

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pentingnya penggunaan teknologi pembelajaran bagi siswa sekolah dasar dalam pembelajaran bahasa indonesia. Metode penelitian ini adalah kajian pustaka (library research), dan teknik analisis data dalam penelitian ini ada enam tahapan. Pertama, proses manajemen data. Kedua, tahapan pembacaan data. Ketiga, tahap deskripsi. Keempat tahap klasifikasi. Kelima tahap intepretasi. Keenam tahap merepresentasikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Indoensia sangatlah penting karena dapat meningkatkan pemahaman, memperkuat keterampilan bahasa, dan mengembangkan kreativitas. Selain itu melalui penggunaan teknologi oleh aplikasi peserta didik lebih termotivasi belajar peserta didik berusaha mandiri untuk memperoleh pengetahuan tentang materi, memilih langkah kerja, mengulang materi yang kurang jelas dan menyimpulkan materi sehingga mereka dapat melihat kemajuannya setelah mengerjakan tugas, mengikuti tes, menerima hasilnya dan memperbaiki hal tersebut untuk kedepannya. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penggunaan teknologi dalam pembelajaran memiliki pengaruh yang sangat positif, dan perlu diterapkan oleh guru pada proses pembelajaran untuk mempermudah dalam mencapai tujuan belajar, serta mengajar secara modern.
Penerapan Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi Shinta Aulia; Uli Fathurrizqoh; Wahyudi Wahyudi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92180

Abstract

Angka korupsi di Indonesia sangat memprihatinkan, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam penanganannya dan keterlibatan banyak pihak salah satunya mahasiswa. Tujuan artikel ini, (1) menganalisis dan mengkaji mengenai pendidikan antikorupsi, (2) penerapan pendidikan antikorupsi di Perguruan Tinggi. Dalam artikel ini, digunakan metode studi pustaka dengan bersumber dari buku dan jurnal penelitian sebelumnya yang membahas tentang Pendidikan Antikorupsi. Proses pengumpulan literatur yang digunakan dalam artikel ini, dilakukan dengan mengkaji penelitian sebelumnya tentang korupsi dan pendidikan antikorupsi dalam lingkup Perguruan Tinggi. Penulis memberi opini dan didukung dengan literatur-literatur yang telah dikaji. Hasil dari artikel ini menyatakan (1) pendidikan antikorupsi merupakan proses pembelajaran untuk menghindari suatu penyakit politik yang telah membuat masyarakat menjadi miskin dan menderita sehingga terjadi kesenjangan sosial yang besar, (2) penerapan pendidikan antikorupsi dapat dilakukan dengan menjadikan pendidikan antikorupsi sebagai mata kuliah di perguruan tinggi, melakukan sosialisasi, dan mengadakan seminar. 

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue