cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Language Style Analysis in “Downton Abbey: New Era” Movie Prihatin Puji Astuti; Antika, Ria; Adissa Putri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.3440

Abstract

Language style is a way of people talking and expressing messages, thoughts, or ideas to others. Everyone will use a different style of language when speaking. This happens for various reasons, including: the interlocutor factor, the purpose of the conversation, the context of the conversation, the time and place where the conversation was carried out, and so on. This study aims to analyze the types of language style and the factors of the use of language style spoken by the actors in the film "Downton Abbey: New Era”. In this study, the writers used the theory proposed by Joos (1967) in his book The Five Clocks about types of language style and Holmes (1992) about the factors that influence them. The theory about the style of language that are explored in the utterances spoken by the actors in the film are frozen style, formal style, consultative style, casual style, and intimate style. While the factors that appear are setting, participant, topic, and function. This study applied a qualitative method with literature study as the approach.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Melalui Media Teka-Teki Silang Bergambar Siswa Tk.B TKIT Harith Foundation Usia 5-6 Tahun Darmawati , Darmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Kemampuan Menulis Permulaan Melalui Media Teka-Teki Silang Bergambar siswa TK.B TKIT Harith Foundation Usia 5-6 Tahun. Lokasi penelitian dilaksanakan di TKIT Harith Foundation Jalan Mungkasa No. 50 Kota Palopo Provinsi Suilawesi Selatan .Adapun populasi berjumlah 108 anak dan sampel penelitiannya anak kelompok B khususnya di kelas Al Huda yang berjumlah 18 anak dimana terdapat 8 anak laki-laki dan 10 anak perempuan dengan rentang usia antara 5-6 tahun. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan model penelitian tindakan menurut Kemmis and Taggart yang berfokus pada kemampuan menulis permulaan anak. Hasil penelitian tentang kemampuan menulis permulaan anak di siklus I memperoleh rata-rata tingkat capaian perkembangan (TCP) skor 9,67 dikategori mulai berkembang. Selanjutnya terlihat di siklus I skor rata-rata tingkat capaian perkembangan (TCP) kemampuan menulis permulaan anak memperoleh skor 30,33 dan diprasiklus skornya 20,66 hal ini menunjukkan adanya peningkatan.Sedangkan disiklus II kemampuan menulis permulaan keseluruhan anak sebesar 41,11 dikategori berkembang sesuai harapan. Sehingga di siklus II terjadi peningkatan sebesar 10,78. Sehingga disimpulkan pada akhir siklus II, penelitian dikatakan berhasil karena kriteria keberhasilan sudah tercapai sesuai kesepakatan peneliti bersama kolabolator.
Kalimat Transformasi Siswa Sekolah Menengah Pertama Nurul Laili Rohmatin; Nurchasanah, Nurchasanah; Roekhan, Roekhan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3447

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perbedaan bahasa ibu atau bahasa pertama pada siswa SMP BSS. Hal tersebut, menyebabkan keterampilan berbahasa secara tulis setiap siswa kelas VII dan VIII SMP BSS berbeda-beda. Kemampuan keterampilan berbahasa secara tulis siswa SMP BSS terlihat kurang mampu produksi tulisan dengan minimal tepat penggunaan tanda baca dan kurang mampu memproduksi kalimat transformasi dengan tepat sehingga bahasa tulis siswa SMP BSS kelas VII dan VIII masih tercampur dengan bahasa lisan yang ditemukan dalam karangan siswa. Dengan begitu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pola kalimat transformasi yang telah dan belum dikuasai anak pada kelas VII & VIII SMP BSS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII dan VIII SMP BSS. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah crosssectional. Hasil karangan siswa-siswi kemudian dianalisis dengan mengklasifikasikan kalimat transformasi secara umum. Kemudian, dikategorikan menjadi kalimat transformasi sematan. Hasil menunjukan bahwa terdapat empat jenis kalimat transformasi sematan, yakni klausa relatif, pelengkap frasa nomina, pelengkap frasa adjektiva, dan pelengkap frasa verba. Karakteristik kalimat transformasi semataan yang sering dijumpai dalam karangan siswa kelas VII dan VII SMP BSS meliputi S+yang, P (FV Intrans/Trans wajib pelengkap + untuk), S+sangat, dan P (FV) + b. berdasarkan penelitian ini, peneliti berharap penelitian ini dapat menjadi refrensi bagi peneliti dengan topik sejenis dan hasil penelitian ini dapat dikembangkan menjadi bahan ajar dan dikembangkan dalam media pembelejaran bagi guru bahasa Indonesia.
Kekerasan Verbal Melabeli Siswa SMP Negeri 4 Tommo Mamuju Hasmiati, Hasmiati; Kembong Daeng; Azis, Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kekerasan verbal melabeli siswa SMP Negeri 4 Tommo Mamuju. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah terdapat perubahan makna bahasa yang digunakan dalam ruang pendidikan seperti bahasa makian, menghina, mengejek yang dianggap biasa dan dipergunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari. Penelitian dilakukan dengan model deskriptif kualitatif, Data dalam penelitian ini meliputi dua macam, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini berupa penggalan tuturan atau bagian tuturan lisan dari berbagai peristiwa tutur pada siswa di SMP Negeri 4 Tommo Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju. Data sekunder berupa informasi atau keterangan tentang latar belakang sosial budaya dan situasional sebagai hasil pengamatan dan observasi. Data yang diperoleh tersebut kemudian dianalisis dalam kartu data. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah berupa ujaran yang bersumber dari siswa SMP Negeri 4 Tommo. Hasil Penelitian menunjukkan adanya kekerasan verbal berupa kekerasan verbal memberi julukan/melabeli.
Analisis Tingkat Bilingualisme Penutur Bahasa Makassar di Ambon Rahim, Abd; Nursalam; Akhiruddin; Asia M; Suhartatik
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3449

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tingkat penguasaan bilingualisme penutur bahasa Makassar yang tinggal di Ambon. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Sumber data penelitian ialah penutur bahasa Makassar yang tinggal di Ambon. Jenis data penelitian ini adalah tuturan verbal dan teks hasil uji kompetensi penutur. Pengumpulan data yang dilakukan mencakup studi dokumentasi dan wawancara mendalam. Tahap penelitian ini ada tiga tahap yaitu, tahap (1) reduksi, (2) penyajian, dan (3) penarikan kesimpulan. Kesimpulan hasil penelitian ini ditemukan bahwa tingkat bilingualisme penutur bahasa Makassar di Ambon ialah bilingualisme koordinatif. Sebagai penutur bilingualisme koordinatif, penutur mampu menggunakan dua bahasa yang sama baiknya secara lisan maupun secara tertulis yaitu, bahasa Makassar dan bahasa melayu Ambon. Adapun faktor yang mempengaruhi penguasaan bilingualisme penutur yakni, faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ialah faktor yang ada dalam diri penutur dan pengalaman pemerolehan bahasa penutur. Faktor eksternal ialah faktor lingkungan sosial, keluarga, dan penggunaan alat komunikasi handphone.
Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta: Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital Hanifah, Dwiana Nur Rizki; Saputri, Nanda Dewi; Yulisetiani, Septi; Suwandi, Sarwiji
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3457

Abstract

Teknologi berkembang pesat dan membawa dampak pada bidang pendidikan. Pendidik perlu meningkatkan kompetensi dan penguasaan teknologi untuk merancang pembelajaran yang efektif. Pembelajaran berbasis digital diperlukan untuk menyesuaikan perkembangan zaman dan menyiapkan siswa yang bijaksana terhadap perkembangan teknologi. Pembelajaran berbasis digital juga diperlukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk media belajar. Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis digital sangat diperlukan karena penguasaan bahasa Indonesia akan berpengaruh terhadap keterampilan berbahasa dan komunikasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini, yaitu guru, siswa, dan kepala sekolah. Dokumen yang digunakan sebagai sumber data dalam penelitian ini, yaitu berupa hasil belajar siswa, dokumentasi kegiatan sekolah, bahan ajar, dan visi misi sekolah. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi metode dengan melakukan wawancara bersama guru, kepala sekolah, dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya Surakarta dapat dilihat dari penggunaan bahan ajar, media pembelajaran, perangkat evaluasi pembelajaran, dan proses pembelajaran. Bahan ajar disajikan dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui website. Materi pembelajaran juga disediakan dalam bentuk buku elektronik. Media pembelajaran yang digunakan, yaitu media audiovisual yang memuat gambar, foto, video diakses melalui smart TV, ditayangkan dengan proyektor, atau diakses melalui handphone. Proses pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis digital di SMP Tiga Bahasa Bina Widya sepenuhnya memanfaatkan perangkat elektronik yang dapat mengembangkan literasi digital peserta didik. Perangkat evaluasi pembelajaran dilaku menggunakan media interaktif Quizizz yang dikemas secara menarik.
Keefektifan Model Pembelajaran Project Based Learning dan Inquiry dalam Keterampilan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Kelas X IPA SMA Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa Abd Kadir; Ramly Ramly; Ambo Dalle
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3462

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengdeskripsikan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajra project based learning dalam keterampilan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa. untuk membuktikan keefektifan model pembelajaran project based learning belajar Stray dan model belajar inquiry dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Model Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan peserta didik Kelas X IPA 1 Dan X IPA 2 SMA Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa. Data kemudian dikumpulkan dengan teknik tes untuk mengetahui kemampuan belajar peserta didik. Adapun variabel yang diteliti pada penelitian ini ialah model pembelajaran PBL, model pembelajaran Inquiry, dan kemampuan menuliTeks Laporan Hasil Observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi peserta didik kelas X IPA 1 SMA Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari nilai pretes 41,87 menjadi 79,00 pada nilai postes; Akan tetapi, model belajar Inquiry lebih efektif daripada model belajar PBL berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh siswa dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas X IPA 1 dan X IPA 2 SMA Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa. Hal tersebut juga didukung oleh perolehan nilai thitung lebih besar dari pada nilai ttabel pada taraf 995, yakni sebesar 2,66. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa nilai thitung > ttabel yakni 9,66 > 2,66, sehingga H1 penelitian ini diterima.
Analisis Nilai Pendidikan Moral dalam Novel 'Si Anak Pemberani' Karya Tere Liye: Sebuah Pendekatan Richard Eyre Maya Intan; Johar Amir; Juanda, Juanda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3466

Abstract

Peranan karya sastra selalu mengandung nilai-nilai yang dapat memberikan kesan positif. Nilai-nilai tersebut dapat dijadikan pelajaran dan pengajaran bagi manusia. Novel 'Si Anak Pemberani' banyak mengandung nilai pendidikan berupa nilai moral dari teori Linda dan Richard Eyre. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral dalam novel dengan fokus pada nilai keberadaan dan nilai memberi. Metode dalam penelitian meliputi kata, frasa, klausa, kalimat, narasi dan dialog. Hasil penelitian ditemukan nilai-nilai moral yaitu keberanian, kejujuran, kedamaian, kemandirian atau potensi, kedisiplinan atau modernisasi, dan kesetiaan atau kesucian. Nilai-nilai memberi adalah kesetiaan, rasa hormat, cinta kasih, kebaikan dan keramahan, serta keadilan dan belas kasihan. Kontribusi hasil penelitian ini dapat memberikan informasi sebagai bahan pertimbangan atau dukungan dalam pengajaran bahasa atau sastra dan bagi penelitian selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan teori yang lebih luas
The Analysis of Gender Position in English Language Teaching Coursebooks: Pathway to English for The Senior High School Nur Amalia, Afifah; Hidayat, Didin Nuruddin; Husna, Nida; Alek, Alek
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3468

Abstract

The gender status in ELT (English Language Teaching) textbooks for Eleventh Grade Students is examined in this study. The study goals are as follows: to determine what gender position is equal in the textbook Pathway to English and to identify what male and female roles are appropriate for their gender position in the textbook. Content analysis was employed as the study approach. The data from this study were studied in six areas of gender, and they are: Female or male graphical depiction or illustration, female and male characters who play professional/occupational roles, proper nouns, pronouns, common nouns, and titles are all stated as female or male. Female and male role models: The number of role models, female/male activities are any actions performed by a female or a man. The pattern of mentioning female/male names refers to female and male characters in the same sentence. The data shows that the numerical representation of females in this book is less than males in all aspects.
Male and Female EFL Teachers’ Mood Structure in Classroom Interaction Erlinda Kurniatillah, Ratu; Husna, Nida; Alek, Alek; Hidayat, Didin Nuruddin; Hamid, Farida
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3469

Abstract

This research study aimed to examine the talks of male and female EFL teachers. This study aims to determine how male and female EFL teachers realise mood differently and how they recognize it in their discussions and roles as teachers. The plan was to use a descriptive-qualitative research design. Observation, audio recording, and field notes were used to collect data. Mood structure analysis was used to analyze data. To provide a more detailed analysis, utterances are classified based on their description, meaning, and code. This study's findings are: (1) A male teacher found 26 statement mood utterances, 26 interrogative mood utterances, 20 declarative mood utterance variations, and 2 offer mood utterances. Meanwhile, female teachers identified 23 statement moods, 17 interrogative moods, 5 commands, and 1 offer moods (2) for using mood structures in male and female teacher discourse; statement and interrogative moods are the most often employed moods during the teaching and learning process. (3) the most widely utilized kind of mood structure is declarative. It happens because teaching is a teacher's primary responsibility.