cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Pesan Asertif dalam Dokumen Kebijakan Pendidikan Kurikulum Merdeka: Sebuah Tinjauan Isi Wacana Syafiudin, Aldiri Septian; Roekhan , Roekhan; Kusubakti Andajani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua pembahasan, yaitu (1) bagaimanakah jenis pesan asertif dalam wacana kebijakan pendidikan tentang kurikulum Merdeka dan (2) bagaimanakah isi pesan asertif dalam kebijakan pendidikan tentang kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif isi. Data penelitian ini adalah kalimat yang mengandung pesan asertif kebijakan pendidikan. Sumber data penelitian ini adalah wacana KM, meliputi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Permendikbud) dan Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). Hasil penelitian ini adalah ditemukan empat jenis pesan asertif dalam dokumen kebijakan pendidikan KM, yaitu 21 data pesan asertif informatif, 18 data pesan asertif instruktif, 8 data pesan asertif validatif, 4 data pesan asertif justifikatif. Tidak ditemukan adanya jenis pesan asertif klarifikatif maupun koersif mengindikasikan bahwa pemangku kebijakan (Kemendikbud dan Kepala BSAKP) merasa cukup jelas dan tegas dalam menyampaikan kebijakannya tanpa harus ada redaksi klarifikasi berupa penjelasan detail ulang. Selain itu, mereka juga lebih mengutamakan pendekatan yang persuasif dan edukatif, daripada menggunakan sanksi ataupun paksaan. Sanksi koersif diganti dengan pilihan kebijakan yang disesuaikan dengan kesiapan satuan pendidikan masing-masing. Selanjutnya, ditemukan empat isi wacana utama dalam dokumen kebijakan pendidikan tentang KM, meliputi perihal mengenai (1) penyampaian latar belakang, (2) penyampaian makna tuntutan utama kebijakan, (3) penyebutan keterkaitan dasar hukum (peraturan), dan (4) penyampaian tujuan pendidikan dalam KM. Selain itu, tidak dijelaskannya sanksi dan konsekuensi mengindikasikan bahwa secara eksplisit dampak apabila kurikulum ini tidak dilaksanakan juga tidak ada.
Serat Jarwasasana: Representasi Masyarakat Jawa dalam Membangun Rumah Melalui Perspektif Bourdieu Iqbal, Kamaschufi; Widodo, Widodo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3901

Abstract

Masyarakat Jawa mempunyai tradisi dalam membangun rumah penuh dengan makna yang menjadi realitas masyarakat Jawa. Keterkaitan antara makna dan nilai sosial memberikan pengaruh pada tradisi membangun rumah adat Jawa. Penelitian ini tertuju untuk memaknai rumah adat Jawa dan bagiannya melalui Serat Jarwasasana. Penelitian ini juga menggambarkan habitus dan modal masyarakat Jawa dari aspek isi dan penulis Serat Jarwasasana. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menganalisis data berupa kata, frasa, kalimat, dan paragraf dari Serat Jarwasasana. Sosiologi Pierre Bourdieu yang menekan pada habitus dan modal digunakan untuk menguraikan interpretasi. Penelitian ini menghasilkan analisis makna pada rumah adat Jawa yang menjadi filosofi hidup masyarakat Jawa. Tingkat spiritualitas masyarakat Jawa yang tinggi mempengaruhi cara berpikir dan cara berperilaku masyarakat Jawa yang kemudian menciptakan sebuah habitus. Modal sosial dan budaya memungkinkan masyarakat Jawa mendapatkan posisi pada pranata sosial. penelitian ini merupakan uraian analisis dari naskah Jawa klasik untuk memahami cara pandang sosiologi Bourdieu pada masyarakat Jawa.
Penggunaan Idiom dalam Buku Menunggu Rakyat Bunuh Diri Karya Aslan Abidin Arisa, Arisa; Muliana, Muliana; Ahmad Ghazali Samad; Nur Rahmi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna idiom dalam Kumpulan Esai Menunggu Rayat Bunuh Diri karya Aslan Abidin dan relevansinya terhadap materi pembelajaran esai di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna idiom dalam Kumpulan Esai Menunggu Rakyat Bunuh Diri karya Aslan Abidin relevansinya terhadap materi pembelajaran esai di SMA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari buku Menunggu Rakyat Bunuh Diri. Data tersebut berupa kata-kata, kalimat atau ungkapan yang mengandung idiom. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis idiom di dalam buku kumpulan esai Menunggu Rakyat Bunuh Diri karya Aslan Abidin, yaitu idiom penuh dan idiom sebagian. Idiom yang diperoleh dapat digunakan sebagai referensi pembelajaran KD 3.13 menganalisis sistematika dan kebahasaan kritik dan esai, khususnya menelaah kebahasaan esai.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi cerita pendek menjadi cerita mini tidak hanya memerlukan pemahaman yang mendalam tentang struktur naratif, tetapi juga kepekaan terhadap nilai estetika dan ritme bahasa. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam studi sastra dan menawarkan panduan praktis bagi penulis yang ingin mengembangkan kemampuan mereka dalam menciptakan cerita mini yang berdampak dan menggugah.
Pengembangan Bahan Ajar Semantik Berbasis Multimedia dengan Google Sites Anin Asnidar; Junaid, Junaid
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3915

Abstract

Penelitian ini dikaukan untuk mengembangkan bahan ajar semantik berbasis multimedia dengan menggunakan Google Sites dan mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi mahasiswa dalam belajar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi, khususnya dalam pengembangan bahan ajar yang inovatif dan interaktif. Penelitian ini termasuk Research & Development (R&D) dengan menggunakan model 4D (Desain, Define, Development, Desiminate). Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah 30 orang mahasiswa dan 2 orang dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, angket dan tes. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kuantitatif. Penelitian ini menggunakan one group pretest posttest design. Dari hasil validasi bahan ajar, diketahui bahwa bahan ajar semantik berbasis multimedia dengan Google Sites memenuhi kriteria sangat valid dengan rerata nilai 90, sedangkan hasil belajar mahasiswa secara keseluruhan yaitu, nilai 28 orang mahasiswa dinyatakan tuntas dengan persentase 90,3%, dan nilai 2 orang mahasiswa dinyatakan tidak tuntas dengan persentase 9,7% dengan demikian bahan ajar semantik berbasis multimedia dengan Google Sites dinyatakan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Bahan ajar semantik berbasis multimedia mendapat respons positif dari dosen dan mahasiswa, sehingga penggunaan google sites dalam pembelajaran dinyatakan praktis
Strategi Media Daring Kompas.com dalam Membentuk Identitas Sepak Bola Nasional: Analisis Wacana Model Theo van Leeuwen Tyas Gusti, Efaphras Cinta; Eti Setiawati; Warsiman, Warsiman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi eksklusi dan inklusi pemberitaan Timnas Indonesia pada surat kabar Kompas.com serta untuk menganalisis implikasi strategi pemberitaan Timnas Indonesia di Kompas.com terhadap konstruksi identitas sepak bola nasional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa berita yang memuat informasi mengenai timnas Indonesia pada ajang Piala AFC 2024. Sumber datanya merupakan artikel-artikel yang dipublikasikan oleh surat kabar daring Kompas.com terkait peristiwa tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian dikumpulkan dengan cara simak catat. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi dengan menggunakan panduan analisis wacana kritis model Theo van Leeuwen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah ditemukan ciri strategi eksklusi meliputi (1) pasivasi, (2) nominalisasi. Adapun ciri strategi inklusi yang ditemukan meliputi: (1) diferensiasi-indeferensiasi, (2) objektivasi-abstraksi, (3) kategorisasi, (4) identifikasi, (5) individualisasi, (6) asosiasi. Dalam implikasinya, pemberitaan Timnas Indonesia di Kompas.com dapat memengaruhi persepsi publik tentang sepak bola nasional dalam beberapa cara yaitu melalui pengaruh terhadap citra timnas Indonesia, pengaruh terhadap harapan, perbedaan antara citra media dan realitas lapangan, respons dan persepsi pembaca, pengaruh terhadap dukungan dan keterlibatan.
Penggunaan Tanda Bahasa dalam Ruang Publik Pusat Perbalanjaan di Kota Manado Parengkuan, Domenic Karema S.; Djeinnie Imbang; Garryn Christian Ranuntu
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3922

Abstract

Pesat arus globalisasi dan percepatan komunikasi menyebabkan terjadinya proses kontak bahasa yang membuat masyarakat semakin memiliki kemampuan untuk menguasai berbagai bahasa. Hal tersebut menyebabkan penyebaran informasi melalui tanda bahasa diruang publik semakin banyak ditemukan tertulis dalam berbagai bahasa. Penelitian ini merupakan penelitian lanskap linguistik yang bertujuan untuk mengklasifikasikan, serta menjelaskan penggunaan bahasa dalam tanda-tanda bahasa di ruang publik Manado Town Square 2, dengan menggunakan teori bentuk tanda bahasa dari Backhaus (2007), jenis tanda bahasa oleh Yendra dan Artawa (2020), serta menjelaskan bahasa-bahasa apa saja yang digunakan dalam tanda-tanda tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik fotografi sebagai teknik pengumpulan data. Pengolahan data dilakukan sesuai dengan teori Miles dan Huberman (2014). Hasil dari penelitian ini yaitu, pada ruang publik ini terdapat 238 tanda bahasa gabungan dari jenis tanda komersial dan non-komersial. Tanda-tanda tersebut terbagi atas 158 tanda monolingual, 77 tanda bilingual, dan 3 tanda multilingual. Tulisan-tulisan dalam tanda bahasa diruang publik ini menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Jepang, dan bahasa Mandarin
The Use of English Language Speech Assistant (ELSA) Speak Application to Improve Pronunciation Alwin, Wina Rizqiyana; Konder Manurung; Desrin Lebagi; Mukrim, Mukrim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3926

Abstract

This research aimed to investigate the effectiveness of English Language Speech Assistant (ELSA) speak application is effective in improving students’ pronunciation at SMP Negeri 1 Sirenja. The primary research question is whether or not the use of English Language Speech Assistant (Elsa) speak application is effective in improving students’ pronunciation. The research used a quasi-experimental design with an applied non-equivalent control group design. The research used a purposive sampling technique and took a sample of 57 students. The subject of this research was the eighth-grade students at SMP Negeri 1 Sirenja class A and B. B class was an experimental group while A class was a control group. The research instrument was a pronunciation test that was given as a pre-test and post-test. The data collected was analyzed by using descriptive statistics and inferential analysis using SPSS 22 version program. Based on the result of the hypothesis test (t-test), the value from the data analysis that has been conducted shows a significance value of 0.000<0,05. In addition, the alternative hypothesis (Ha) is accepted while the null hypothesis (Ho) is rejected. In conclusion, the use of English Language Speech Assistant (ELSA) speak application is effective in improving students’ pronunciation.
The Effectiveness of Authentic Materials to Improve Reading Comprehension of The Eighth Grade Students of SMP Negeri 5 Palu Nurjannah, Siti; Aminah Suriaman; Agussatriana, Agussatriana; Anjar Kusuma Dewi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3927

Abstract

The objective of this research was to prove whether or not the use of authentic materials improves reading comprehension of the eighth grade students of SMP Negeri 5 Palu. This research used quasi-experimental research design, involving an experimental group and a control group. The population of the research was the eighth grade students of SMP Negeri 5 Palu. The sample was taken by applying purposive sampling technique. The sample was 27 students of VIII B as control group and 27 students of VIII D as the experimental group. The instrument in collecting data was test (pretest and posttest). In this research, authentic materials is original materials in the form of printed materials, which can be found in everyday life with a clear context. The data in this research were analyzed statistically with a significance level of 0.05 and degree of freedom (df) = 52, the results showed that value is 8.47 which is greater than 2.0126, which indicated that the null hypothesis ( ) is rejected and the alternative hypothesis ) is accepted. In other words, the reading comprehension of the eighth grade students of SMP Negeri 5 Palu can be improved by using authentic materialsThe objective of this research was to prove whether or not the use of authentic materials improves reading comprehension of the eighth grade students of SMP Negeri 5 Palu. This research used quasi-experimental research design, involving an experimental group and a control group. The population of the research was the eighth grade students of SMP Negeri 5 Palu. The sample was taken by applying purposive sampling technique. The sample was 27 students of VIII B as control group and 27 students of VIII D as the experimental group. The instrument in collecting data was test (pretest and posttest). In this research, authentic materials is original materials in the form of printed materials, which can be found in everyday life with a clear context. The data in this research were analyzed statistically with a significance level of 0.05 and degree of freedom (df) = 52, the results showed that value is 8.47 which is greater than 2.0126, which indicated that the null hypothesis ( ) is rejected and the alternative hypothesis ) is accepted. In other words, the reading comprehension of the eighth grade students of SMP Negeri 5 Palu can be improved by using authentic materials
Illocutionary Acts In The 1st 2023 Indonesian Presidential Candidate Debate By Prabowo Subianto: A Pragmatic Analysis Effendy, Lestary Jungjunan; Simatupang, Ervina CM
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.3929

Abstract

This study investigates the illocutionary acts used by Prabowo Subianto during the first 2023 Indonesian presidential candidate debate. By conducting a pragmatic analysis, the research identifies and categorizes the types, functions, and strategies of Prabowo's speech acts, offering a comprehensive understanding of his communication approach and rhetorical effectiveness. Utilizing a qualitative-descriptive method, the debate was transcribed and analyzed to uncover the various illocutionary acts.The results reveal that Prabowo frequently uses assertives, directives, commissives, and expressives, each serving functions such as competitive, convivial, collaborative, and conflictive purposes. . In total, there are 30 data collected from the data source. The collected data were then classified based on 10 assertives, 4 directives, 6 commissives, 5 expressives, and 5 declarations. This study underscores the importance of understanding pragmatic elements in political communication, illustrating how Prabowo's assertive and often provocative statements aim to persuade, inform, and engage the audience, thereby influencing voter perceptions and decision-making. Through this analysis, the research provides a deeper insight into the role of illocutionary acts in political discourse and their impact on electoral outcomes, highlighting Prabowo's adept use of language to achieve his communicative goals.
Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan Chatgpt: Peluang dan Tantangan bagi Pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum Perguruan Tinggi Noor Komari Pratiwi; Bambang Yulianto; Mintowati, Mintowati; Haris Supratno; Syamsul Sodiq; Mulyono, Mulyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3931

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan gambaran kuantitatif tentang persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yang merupakan mata kuliah wajib di kurikulum perguruan tinggi. Data dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner dengan skala Likert mengenai persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Selanjutnya, prospek dan hambatan penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa Indonesia didasarkan pada hasil deskriptif kuantitatif dari persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dianggap mudah digunakan untuk mengerjakan tugas, dapat memberikan informasi tambahan dan meningkatkan pemahaman mahasiswa, dapat memberikan jawaban yang tepat sehingga mahasiswa merasa puas dengan jawabannya, dan dapat meningkatkan dorongan dan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosen harus membatasi dan membantu mahasiswa agar alat bantu berbasis kecerdasan buatan membantu pembelajaran, bukan menghambatnya. Dosen diharapkan dapat berfungsi sebagai fasilitator dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis proyek.