cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Kesalahan Perubahan Bunyi pada Pelafalan Pembelajar BIPA Dasar Asal Korea Selatan Nunung Sitaresmi; Afina Naufalia; Lilis Siti Sulistyaningsih; Isah Cahyani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3003

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan aturan berbahasa antara bahasa Indonesia dan Korea. Hal ini menyebabkan pembelajar BIPA asal Korea mengalami kesalahan berbahasa, khususnya kesalahan pelafalan. Aturan fonetik antara bahasa Indonesia dengan bahasa Korea sangat berbeda. Kesalahan pelafalan tersebut menyebabkan pembelajar BIPA Korea melakukan perubahan bunyi atau fonem, yakni melafalkan bunyi lain untuk mengganti bunyi yang seharusnya dilafalkan. Dengan begitu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan fonem yang terjadi ketika pembelajar BIPA asal Korea melafalkan kata dalam bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber dan subjek data penelitian ini adalah pembelajar BIPA asal Korea di Balai Bahasa UPI. Adapun teknik pengambilan data yang dilakukan adalah teknik wawancara. Hasil wawancara kemudian dianalisis dengan mengklasifikasikan kesalahan pelafalan yang berupa perubahan bunyi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perubahan bunyi dari bunyi [ə] menjadi bunyi [ε], bunyi [s] berubah menjadi bunyi [š], dan bunyi [r] berubah menjadi [l]. Penyebabnya adalah pembelajar BIPA masih terpengaruh oleh aturan pelafalan bahasa Korea yang berbeda dengan bahasa Indonesia. Berdasarkan penelitian ini, peneliti berharap penelitian ini dapat menjadi referensi bagi penelitian BIPA dan mempermudah pengajar BIPA untuk menyusun perangkat pembelajaran yang dapat membantu melancarkan pelafalan pembelajar BIPA asal Korea.
Kajian Sosiologi Sastra Novel Karya Mahfud Ikhwan dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Sastra Nur Fajriani R; Anshari Anshari; Juanda Juanda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3007

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) konteks sosial pengarang, (2) cermin masyarakat, (3) fungsi sosial sastra dalam novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati karya Mahfud Ikhwan. Data dalam penelitian ini adalah data tulis, yaitu kutipan-kutipan (berupa kata, frasa, maupun kalimat) yang menunjukkan konteks sosial pengarang, cermin masyarakat dan fungsi sosial sastra dalam Novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup tiga langkah kegiatan yaitu teknik baca, teknik catat dan teknik interpretasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini mencakup empat langkah yaitu identifikasi, klasifikasi, pengkategorian dan mendeskripsikan hasil penelitian dengan menggunakan kajian sosiologi sastra Ian Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel ditemukan data mengenai konteks sosial pengarang dalam novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati karya Mahfud Ikhwan, yaitu mengungkapkan bahwa latar belakang pengarang sebagai penulis dan lulusan sastra Indonesia mempengaruhi penceritaan dalam novel, gambaran masyarakat yang tercermin dalam yaitu realitas buruh migran di Malaysia, kesenjangan sosial hingga kearifan lokal, selanjutnya fungsi sosial dalam novel Dawuk dan Anwar Tohari Mencari Mati karya Mahfud Ikhwan, yaitu sebagai penghibur sekaligus perombak masyarakat yang mengamalkan nilai-nilai religiusitas dan nilai moral serta memiliki relevansi dengan pembelajaran sastra di perguruan tinggi, tepatnya pada mata kuliah sosiologi sastra.
The Implementation of The Merdeka Curriculum in Learning English in Senior High School: Case Study Tiara Vinnilarika Sari; Muamaroh
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3047

Abstract

This study aimed to focus on the implementation of the Merdeka Curriculum in Learning English in Senior High School. The participants of this study were three English teachers at one of the Senior High School in Surakarta, Central Java, Indonesia. The study used a case study design with descriptive analysis. The instruments to collect data using interviews, observations, and documents. The data were analyzed qualitatively. The findings of this research reveal that teachers used three techniques in implementing the Merdeka Curriculum in the classroom such as CERIA, Quiz, and Jigsaw. Furthermore, this research also found materials used were textbooks and e-books sourced from the Ministry of Education and Culture Indonesia. Meanwhile, the learning media used by teachers are handphones and social media platforms such as Google forms, Duolingo, and WhatsApp groups. Teacher evaluations used formative and summative assessment.
A Prototype of Web-based Supplementary Writing Instructional Media for Upper-Secondary Level Learners Anisatul Faizah; Bambang Yudi Cahyono; Francisca Maria Ivone
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3049

Abstract

In an era characterized by a symbiotic relationship between the rapid growth of technology and extensive use of English, English as a Foreign Language (EFL) learners are tremendously exposed to digital forms of the language. Digital writing, consequently, has become a fundamental EFL skill to master. Ironically, it has not proliferated in ways that give access to all, notably for most upper-secondary school learners in Malang, Indonesia, where one might expect that technology is widely accessible. To address such an adverse situation and to support learners in enjoying EFL writing activities, a research and development (R&D) design was carried out to develop a prototype web-based supplementary writing materials that incorporate instructional strategies and learning approaches that enhance EFL writing skills and develop effective writing strategies in an authentic setting. The R&D process implemented Dick and Carrey’s instructional design framework (2001) which was integrated with Lee and Owen's instructional multimedia design framework (2004). The study resulted in the development of an E-Writing Site (EWS) to which the target users are encouraged to enjoy writing texts of their own choice at their own pace, as they engage in free voluntary writing within a social constructivist atmosphere. Experts and target users involved in the formative evaluation of the prototype perceived it to be useful and educative as it provides EFL learners with holistic, authentic, and meaningful writing practice. Moreover, some aspects of the prototype and its principles that require enhancement are addressed.
Kemarahan karena Bahasa Tutur: Penggunaan Bahasa Tutur yang Memicu Emosi Kemarahan Aris Kaban Sendana; Mersilina L. Patintingan; Daud Rodi Palimbong; Sushy Teko Patanduk; Sri Monica
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3052

Abstract

Fungsi bahasa sangatlah penting dalam kehidupan manusia. Bahasa dalam wujud wacana menghubungkan dan menyampaikan maksud dari komunikator terhadap pendengar. Bahasa dalam wujud wacana tidak hanya memberikan dampak positif tapi juga dampak negatif dalam kegiatan interaksi social. Bahasa memang sebuah sarana atau media yang digunakan untuk mengekspresikan segala hal yang ada pada diri kita maupun yang ada di luar diri kita, namun bahasa pula yang menjadi salah satu penyebab munculnya ketidakharmonisan hubungan antar sesama manusia. Akibat dari ketidakharmonisan yang muncul akibat penggunaan bahasa akan berdampak terhadap hubungan, produktivitas dan capaian kinerja, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun dalam lingkungan pekerjaan. Salah satu segi dari kajian wacana yang menjadi fokus penelitian ini adalah wacana sebagai media komunikasi dalam bentuk tuturan lisan. Tuturan lisan inilah yang dominan digunakan dalam berbagai interaksi sosial, dalam berbagai bidang dan bentuk. Dari hasil penelitian tuturan lisan yang menjadi fokus kajian adalah situasi/keadaan, pemilihan diksi dan cara atau gaya penyampaian tuturan wacana tersebut yang berdampak pada terpicuhnya amarah seseorang. Hasil dari penelitian ini penelitian ini adalah kemarahan karena bahasa tutur terjadi karena keadaan psikologis dan situasi yang dialami oleh pengalam. Penelitian ini juga mengukapkan bahwa ungkapan kemarahan diindikasikan dengan kata-kata dan ungkapan yang diucapkan. Kemarahan tersebut diungkapkan dengan intonasi suara yang keras tajam dengan tujuan membuat orang yang dimarahi sakit hati dan tersinggung, sering kali berujung pada perkelahian ketika kemarahannya sudah tidak terkendalikan.
Independent Woman in The Korean Drama The World of The Married: Feminism Theory Nisrina Nur Lathifah; Nurhidayat
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3058

Abstract

This research raises the topic of independent women who are considered to have a respected attitude or are not easily looked down upon by society. In the Korean drama entitled The World Of The Married, the main character Ji Sun Woo dis-plays an independent female character who is very strong, independent, success-ful in her career, and lives happily in the drama. This research explores the inde-pendent female character in Ji Sun Woo's character but also finds out the direc-tor's reasons for remaking the drama The World Of The Married from the Doctor Foster series, as well as knowing the impact of an affair. the method in this study uses descriptive qualitative research methods, as well as data collection through secondary data. The results of this study indicate that women are not easily un-derestimated and must be respected, as well as when a woman is cheated on or divorced she can become an independent woman without having to depend on men.
Mamanda sebagai Wahana Pendidikan Budaya (Kajian Etnopedagogi) Haswinda Harpriyanti; Noor Indah Wulandari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3062

Abstract

Mamanda Sebagai Wahana Pendidikan Budaya (Kajian Etnopedagogi): Jika dicermati berdasarkan ciri khasnya, Mamanda memiliki kemiripan dengan Lenong terutama dari segi kedekatan interaksi yang dibangun oleh para pemain kepada penonton. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menemukan konsep fakta dalam Mamanda., (2) menemukan kebudayaan yang terdapat dalam Mamanda, dan (3) menemukan nilai-nilai kehidupan yang terdapat dalam Mamanda. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang digunakan hasil pengamatan secara langsung. Analisis data dilakukan dengan cara induktif yang berawal dari pemahamankhusus ke umum serta dijelaskan secara detail sesuai dengan fokus penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi, sebab penelitian akan melakukan penelitian tentang kebudayaan masyarakat Banjar Kalimantan Selatan. Hasil dari penelitian menunjukan konsep fakta yang dihasilkan dalam pertunjukan Mamanda yaitu, adanya kisah sejarah tentang kerajaan Negara Dipa. Unsur kebudayaan yang terdapat di dalam pertunjukan Mamanda antara lain, berupa penggunaan bahasa daerah, unsur kebudayaan terkait pengetahuan tentang pengobatan tradisonal yang sudah dipercaya sejak masa dahulu kala dan telah menjadi bagian hidup bagi masyarakat Banjar, unsur kebudayaan yang berkait tentang mata pencaharian masayarakat Banjar seperti maunjun. Selain itu adanya unsur kesenian berupa musik tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Banjar yang bermuatan nilai budaya karakatan (keakraban) yakni kesenian musik bapanting. Adapun Nilai-nilai kehidupan yang ditemukan pada pertunjukan Mamanda yakni, nilai kehidupan berupa peduli dengan konsep badingsanakan atau menganggap orang lain seperti keluarga sendiri, agar kita memiliki rasa sayang kepada siapapun. Ditemukannya nilai keimanan atau religius dalam pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari yang sudah dilakukan secara turun temurun.
Fenomena Tagar Foodporn di Instagram Berbahasa Indonesia: Sebuah Tinjauan Gramatika Visual Almyra Diah Pangestu; Aceng Rahmat; Novi Anoegrajekti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3067

Abstract

Fenomena tagar foodporn di Instagram merupakan salah satu tren yang dominan dalam dunia media sosial. Fenomena ini menggambarkan evolusi masyarakat saat ini dalam berkomunikasi dan berbagi pengalaman makanan secara visual pada era digital sehingga diperlukan sebuah langkah untuk menelisik gambar pada unggahan Instagram dengan tagar foodporn dilihat dari sudut pandang gramatika visual. Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil dari analisis menunjukan bahwa gambar pada unggahan dengan tagar foodporn berbahasa Indonesia di Instagram direpresentasikan oleh menu utama dari mancanegara, kudapan manis, dan menu dengan sayuran. Temuan lain juga menunjukan adanya potensi untuk mempromosikan gaya hidup sehat melalui gambaran makanan sehat dan seimbang dengan representasi yang menggugah selera. Rekomendasi berdasarkan hasil simpulan analisis adalah tagar ini mempromosikan makanan sehat dan tagar ini juga memiliki potensi untuk mempromosikan kuliner nusantara.
Semiotika dalam Ritual Adat Kando Nipi Da’at pada Masyarakat Perang Desa Ngampang Mas Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur Maria Magdalena Rini
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis semiotika dalam ritual kando nipi daat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, berusaha menganalisa dan berartikan makna dari objek yang diteliti berdasarka fakta di lapangan. Data dikumpulkan dengan menggunakan informan kunci. Data dalam penelitian ini adalah menggunakan data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalaui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan model analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Teknik yang digunakan ini adalah teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi, dan teknik rekam. Hasil penelitian ini menunujukan bahwa semiotika dalam ritual Kando Nipi Da’at pada masyarakat Perang, Desa Ngampang Mas, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, bermakna sebagai berikut: (1) watu naga (batu pelindung), (2) ruhak manuk, kala raci dan rongko (sesajian), (3) tanged an loce (bantal dan tikar, (4) manuk nenik (peralatan), (5) darah manuk (darah ayam), (6) urat manuk (urat ayam), (7) hang leleng (nasi panas).
Impoliteness Used By Haters on Instagram Comments of Federation Internationale De Football Association (FIFA) Nico Wikang Tri Diatma; Agus Wijayanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3075

Abstract

This research describes the types of impoliteness strategies and emotional expressions in impoliteness used by haters in commenting on Instagram social media. Many impolite stattements were deployed by haters of FIFA because this football association is considered unfair in making decisions and treating Israel and Russia differently. Descriptive qualitative method was employed to analyze the research data. The present research took data from haters’ comments in the comment column of the @fifa Instagram account. The data analysis included identifying and describing the use of impoliteness strategies and emotional expressions involved the impoliteness. The research has revealed that some types of impoliteness strategies were used by the haters with Bald on record impoliteness being the most dominant strategy and anger was the most dominant emotional expression involved in the impoliteness.

Page 37 of 178 | Total Record : 1779