cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 345 Documents
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL “MY PSYCHOPATH BOYFRIEND” KARYA BAYU PERMANA Umi Lina Adibatul Karimah; Ayundha Destine Resti Anandi; Eunike Ersa Pebrianti; Ita Kurnia
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i1.273

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui arah campur kode yang terdapat dalam novel My Psychopath Boyfriend karya Bayu Permana. Penelitian ni menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berfokus pada wujud campur kode yang terdapat dalam novel My Psychopath Boyfriend karya Bayu Permana. Langkah -langkah yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu 1) membaca novel secara keseluruhan dan itensif, 2) mengidentifikasi dan mencatat kutipan-kutipan berupa deskripsi pengarang dan kalimat percakapan yang mengandung campur kode dalam novel My Psychopath Boyfriend, 3) mengklafisikasikan data berdasarkan arah campur kode yang ditemukan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada novel My Psychopath Boyfriend karya Bayu Permana terdapat dialog dan dalam bentuk deskripsi pengarang yang berupa kata maupun frasa yang mengandung campur kode. Pada novel My Psychopath Boyfriend karya Bayu Permana tersebut menunjukan adanya arah campur kode Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris, dan arah campur kode Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Korea.
PENERAPAN METODE CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MUATAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS III SDN 017 SAMARINDA UTARA TAHUN 2022 Afdal Afdal; Tri Cahyo Nugroho; Ratna Deli; Andi Muhdar
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i1.275

Abstract

Penerapan Metode CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas III SDN 017 Samarinda Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode Cooperative Integrated Reading and Composition pada siswa kelas III SDN 017 Samarinda Utara. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak tiga siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi untuk siswa, lembar wawancara guru, lembar wawancara siswa, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia, hal tersebut dapat dilihat pada siklus I berada pada kategori ketuntasan 49% dan belum tuntas 51% karena proses pembelajaran belum dilaksanakan secara maksimal. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan kategori ketuntasan 85% dan yang belum tuntas 15%, dan pada siklus III hasil belajar siswa mencapai ketuntasan 100% dengan kategori sangat baik dan telah mencapai nilai ketuntasan minimal (KKM).
SEMIOTIKA ULOS HELA DAN MANDAR HELA DALAM ADAT PERNIKAHAN BATAK TOBA DI KECAMATAN SUMBUL PEGAGAN Walex Rusting; Antonius Sahat Gabe Sinaga
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i1.207

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan ulos sebagai salah satu ciri khas suku Batak Toba. Setiap upacara adat Batak Toba menggunakan ulos. Kajian ini berfokus pada Ulos Hela dan Mandar Hela, dua ulos yang digunakan dalam upacara pernikahan adat Batak Toba. Penelitian ini bertujuan untuk mengingatkan generasi milenial agar lebih memahami dan menghargai budayanya. Informasi yang dikumpulkan diambil langsung dari tempat kejadian. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penulis mengkaji signifikansi semiotika Ulos Hela dan Madar Hela di Kecamatan Ambul Pegagan dengan menggunakan pendekatan analitis Charles Sanders Piere. Ulos, menurut suku Batak Toba, merupakan karya budaya praktis yang menangkap semua kepercayaan masyarakat yang mendukungnya. Proses pemberian ulos hela dan mandar hela hanya dilakukan pada saat akad nikah. Mandar hela diserahkan setelah hela ulos, yaitu barang pertama yang diberikan kepada calon suami. Suku Batak Toba di Kecamatan Sumbul Pegagan menganut nilai-nilai Ulos Hela dan Mandar Hela sebagai nilai kasih sayang, kepercayaan, pengharapan, berkat, kedewasaan dan pelayanan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 275 JAKARTA Rosa Pratama Islami; Sugeng Riadi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik kelas VII dengan menggunakan media gambar berupa puzzle di SMP Negeri 257 Jakarta Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik penggumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, catatan lapangan, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar dari siklus I sampai siklus II. Peningkatan pada nilai keterampilan berbicara peserta didik yaitu siklus I peserta didik memiliki hasil 80,5 % peserta didik telah mencapai nilai tuntas dan 19,5% masih berada di bawah nilai tuntas. Pada siklus I diperoleh nilai terendah peserta didik sebesar 70 dan nilai tertinggi 92,5 serta mendapatkan nilai rata-rata kelas sebesar 79,4. Pada siklus II mencapai nilai ketuntasan sebesar 100% peserta didik dengan nilai terendah peserta didik 80 dan nilai tertinggi peserta didik sebesar 92,5 serta mendapatkan nilai rata-rata kelas sebesar 86,6. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpilkan bahwa penggunaan media gambar puzzle dapat meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik dengan hasil yang signifikan.
ANALISIS MAKNA IDIOMATIKAL DAN PERIBAHASA DALAM HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH KARYA BAIDABA (KAJIAN SEMANTIK) G. Andrea Siahaan; Nawawi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna idiomatikal dan peribahasa dalam hikayat Kalilah wa Dimnah karya Baidaba. Data penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan kajian semantik. Data yang yang dikumpulkan berupa kata, kalimat, frasa, dan dialog tokoh-tokoh dalam hikayat Kalilah wa Dimnah. Jenis idiomatik yang terdapat dalam hikayat Kalilah wa Dimnah terdapat dua jenis yaitu idiom penuh dan idiom sebagian dan Peribahasa terdapat tiga macam yaitu pepatah, perumpamaan dan pemeo. Dari data hasil penelitian menemukan Idiom penuh terdapat lima idiom dan idiom sebagian terdapat tiga idiom. Kemudian dalam Peribahasa yang terbagi menjadi tiga yaitu pepatah, perumpamaan dan pemeo terdapat sebelas. Sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah menganalisis makna idiomatikal dan peribahasa, serta membahas jenis idiomatikal dan peribahasa yang terdapat dalam hikayat Kalilah wa Dimnah karya Baidaba.
ANALISIS AFIKSASI PADA LAGU TEPAT SAMPAI TUJUAN KARYA ENDAH N RHESA (2023) Hoirun Nisa; Dodi Firmansyah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.276

Abstract

Penelitian ini memiliki tjuan untuk memaparkan penggunaan Afiksasi pada lagu “Tepat Sampai Tujuan” karya Endah N Rhesa” (2023). Penelitian ini juga bertujuan sebagai salah satu acuan atau referensi bagi pembaca Ketika hendak memilih topik yang sama yakni mengenai afiksasi. Di dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripsi analisis agar penelitian ini bersifat komprehensif dan kompleks.  Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan teori menurut Kridalaksana mengenai jenis – jenis afiksasi. Kemudian objek yang dianalisis dalam penelitian ini yaitu berupa lirik lagu yang terdapat pada platfrom spotify dan youtube mengenai lagu “Tepat Sampai Tujuan” karya Endah N Rhesa (2023). Dengan demikian, hasil dari penelitian ini yaitu peneliti menemukan tiga jenis afiksasi yang terdapat dalam lagu tersebut dengan jumlah keseluruhan data sebanyak 21 data, yang terbagi kedalah tiga jenis afiksasi yaitu (1) prefiks ditemukan atau dianalisis data sebanyak 16 data mulai dari kata menanti, melaju, melewati, dan lainnya.  (2) sufiks dijelaskan atau dianalisis terdapat data sebanyak 5 data mulai dari jalani, lewati, dan lainnya. (3) kombinasi afiks memuat 1 data yaitu mengutamakan.
UKIRAN ‘PASSURA’ TORAJA SEBAGAI SIMBOL IDENTITAS KOMUNITAS KRISTEN DI BUNTAO KABUPATEN TORAJA UTARA: PERSPEKTIF CLIFFORD GEERTZ Harlin Palanta; Irene Ludji; Izak Y.M. Lattu
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.277

Abstract

Ukiran passura’ bagi suku Toraja menunjukkan simbol identitas, tidak hanya menjadi simbol ciri khas sampai masa kini. Namun, ukiran passura’ merupakan simbol yang menggambarkan kisah kehidupan sehari- hari berwujud pada aktivitas nyata, melalui pemahaman, pengalaman dan kepercayaan yang bersifat trasenden, kemudian dimuat dalam nilai-nilai budaya dan ritus dalam masyarakat Toraja. Selain itu, ukiran passura’ menyangkut benda, atau peristiwa para leluhur disebut dengan istilah kepercayaan Aluk Todolo, diteruskan secara historis dalam wujud simbol melalui, mitos, dan upacara keagamaan sebagai alat untuk memahami setiap tindakan sosial masyarakat. Clifford Geertz menekankan bahwa, simbol adalah suatu hal yang bersifat faktual sebab, terdapat pola makna- makna yang kemudian akan diinterpretasikan untuk mewujudkan pada suatu tindakan sosial.  Penulisan ini, fokus menganalisis makna- makna ukiran passura’ yang menjadi simbol identitas komunitas Kristen masyarakat Buntao Toraja Utara. Jenis dan model ukiran pada konteks Toraja ada 150 jenis ukiran passura’. Oleh karena itu, penulis hanya mengkaji dasar- dasar ukiran passura antara lain: ukiran passura’ pa’Barre Alllo, Pa’ Manuk Londong, Pa’ Tedong dan Pasusuk.  Dalam penelitian ini, penulis menggunakan model penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis.  Dengan teknik observasi, wawancara dan studi pustaka untuk membantu penulis melihat makna ukiran passura’ sebagai simbol identitas dalam komunitas Kristen. Pada hasil penelitian, penulis menemukan makna dan nilai melalui dasar- dasar ukiran passura’ merupakan simbol mengisahkan hubungan manusia dengan Tuhan, dapat dilihat dari eksistensi manusia, menyadari sumber kehidupan berasal dari Tuhan. Kedua, hubungan manusia dengan hewan sebagai pemenuhan hidup dan sebagai penyembahan dewa bagi masyarakat Toraja. Ketiga, hubungan manusia dengan tumbuhan untuk bisa bertahan hidup.
ANALISIS PEMBENTUKAN AFIKSASI PADA TEKS CERAMAH KARANGAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KRAMATWATU Adelia Septi Viranti; Dalilah Dalilah; Ahmad Supena; Tati Fatmawati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.283

Abstract

Afiksasi merupakan proses pengimbuhan pada suatu bentuk tunggal atau bentuk kompleks untuk membentuk morfem baru atau membentuk suatu kata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan afiksasi yang terkandung dalam teks ceramah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kramatwatu.  Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah bentuk-bentuk afiksasi dalam teks ceramah karya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kramatwatu. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah karangan teks ceramah karya siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kramatwatu dan data sekunder yang berupa jurnal penelitian yang relevan, buku, dan referensi lainnya yang berasal dari internet. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa afiksasi yang terkandung di dalam teks ceramah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kramatwatu meliputi a) prefiks; meN-/meng-, 2) sufiks; -an, 3) konfiks; pe-an, per-an, ke-an dan se-nya, dan 4) infiks; -em-.
RELASI KEKERABATAN BAHASA JAWA DIALEK SOLO TINGKATAN NGOKO DAN BAHASA SUNDA DIALEK BANTEN TINGKATAN KASAR Indri Wulandari Sukoco; Elis Yunita; Erwin Salpa Riansi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.285

Abstract

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian linguistik historis komparatif untuk menganalisis adanya hubungan kekerabatan dari dua bahasa yang berada di pulau Jawa, yaitu Jawa dialek Solo ngoko dan Sunda dialek Banten kasar. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini 1) bagaimana hubungan kekerabatan berdasarkan hitungan angka antara bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar; 2) bagaimana tatanan leksikostatistik pada bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar sehingga dapat disusun tingkat tingkat urutan perpisahan kedua bahasa tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kekerabatan bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik wawancara serta mengisi kuisioner dari 200 kosakata dasar Swadesh.  Kosakata dasar Swadesh yang berjumlah 200 tersebut selanjutnya diklasifikasikan berdasarkan kosakata yang berkerabat dengan kosakata yang tidak berkerabat. Teori yang dipergunakan adalah linguistik historis komparatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa hubungan kekerabatan bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar ada ditingkatan rumpun bahasa. Hal tersebut dibuktikan dengan dasar perhitungan kekerabatan senilai 32%. Skala ini terbukti dengan adanya persamaan serta kemiripan dari kedua bahasa terdapat 64 kosakata yang sama. Dengan demikian dapat disimpulan bahwa bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar merupakan dua bahasa yang memiliki kekerabatan yang erat. Berdasarkan dari hasil analisis jangka kesalahan, dapat diketahui bahasa Jawa dialek Solo tingkatan ngoko dan bahasa Sunda dialek Banten tingkatan kasar merupakan bahasa tunggal sekitar 1.596 – 1.362 tahun yang lalu.
EUFEMISME DALAM NOVEL IYAN BUKAN ANAK TENGAH KARYA ARMARAHER Sulthaanika Ferdy Syahwardi; Fareha Rahmatul Zahra; Nadofah Nadofah; Dase Erwin Juansah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v6i2.288

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan penggunaan bahasa eufemisme dalam novel Iyan Bukan Anak Tengah karya Armaraher.  Objek penelitian menggunakan novel Iyan Bukan Anak Tengah karya Armaraher. Teknik yang digunakan dalam penelitian menggunakan teknik baca dan catat. Data primer berupa kutipan novel baik dalam bentuk kalimat, dialog dan paragraf yang mengandung bentuk dan fungsi eufemisme di dalamnya, sedangkan data sekunder adalah buku dan jurnal penelitian sebagai penunjang penelitian. Berdasarkan hasil yang ditemukan oleh peneliti terdapat bentuk berupa kata sebanyak 2 data, berupa akronim sebanyak 1 data, dan berupa kalimat sebanyak 1 data. Berdasarkan fungsi terdapat fungsi sebagai penghalus ucapan sebanyak 3 data, fungsi sebagai sarana merahasiakan sesuatu sebanayak 1 data, dan sarana untuk berdiplomasi sebanyak 1 data. Jumlah keseluruhan temuan yang dilakukan oleh peneliti sebanyak 9 data. Melalui eufemisme di dalam sebuah novel dapat menambah kecakapan pengarang dalam memainkan gaya bahasa yang digunakan untuk menumbukan sikap bagi para pembaca itu sendiri.