cover
Contact Name
Didiharyono
Contact Email
muh.didih@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
muh.didih@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 26226332     EISSN : 26226340     DOI : -
Core Subject : Education,
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Andi Djemma. Jurnal ini adalah jurnal nasional yang mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari publikasi ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual dan ide-ide yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 279 Documents
Edukasi Potensi Geowisata Kepulauan Togean Melalui Sosialisasi Pada Penggiat Pariwisata Di Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah Asrafil Asrafil; Muslimin U Botjing; Nurhikmah Supardi; Sri Mulyati
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2468

Abstract

Potensi pariwisata di kawasan konservasi Kepulauan Togean tidak hanya pada sumberdaya hayati, tetapi juga pada sumberdaya geologi, namun belum terinformasikan dengan baik. Menanggapi hal tersebut, dipandang perlu melakukan program pengabdian dengan skema diseminasi hasil penelitian yang bertujuan memberdayakan masyarakat, khususnya komunitas penggiat pariwisata di wilayah kepulauan Togean di Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah. Diseminasi disampaikan melalui program edukasi dalam bentuk sosialisasi terkait potensi keunikan situs-situs geologi bertajuk geowisata bagi para penggiat pariwisata guna pengembangan pariwista di daerah tersebut. Tahapan pengabdian dilaksanakan melalui observasi pengumpulan referensi terkait hasil studi potensi geowisata di Kepulauan Togean, kemudian melakukan edukasi potensi tersebut dalam bentuk penyuluhan disertai dialog interaktif yang melibatkan penggiat pariwisata di wilayah Kepulauan Togean. Dari kegiatan ini diperoleh peningkatan pengetahuan dan pemahaman penggiat pariwisata mengenai daya tarik (keunikan) dari objek/situs geologi sebagai potensi geowisata berkelanjutan di Kepulauan Togean mencapai 81%.
Diseminasi Edukasi Pengimplementasian Informasi Cuaca Serta Dampak El Nino Di Kabupaten Indramayu Yosafat Donny Haryanto; Dedi Sucahyono; Giarno Giarno; Agustina Rachmawardani; Azan Kanezar MS; Muhammad Devanio Afreza
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2452

Abstract

Kabupaten Indramayu identik dengan tiga sentra utama SDA, yaitu perikanan, pertanian, dan perkebunan khususnya komoditas mangga. Di lain sisi, kabupaten yang terletak di wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura) ini juga rentan terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya akibat pengaruh dari ENSO. Melalui metode penyuluhan dan pendampingan teknis, kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pendampingan kepada masyarakat terkait teknis pengimplementasian informasi cuaca serta peringatan dini bencana hidrometeorologi dalam pengoptimalan pengelolaan potensi SDA. Hasil penelitian menunjukkan, sebelum dilaksanakannya kegiatan PKM, sebanyak 80% peserta masih belum memahami terkait fenomena ENSO. Nilai ini mengalami peningkatan setelah dilakukan sosialisasi oleh tim PKM STMKG, dimana sebanyak 90% peserta sudah memahami terkait fenomena ENSO beserta dampaknya. Hal ini memvalidasi bahwa kegiatan PKM terselenggara dengan baik. Kedepannya, diharapkan dapat terlaksana kegiatan PKM lanjutan yang berfokus pada pengembangan alat observasi parameter cuaca khusus wilayah ini. 
Pemberdayaan Lanjut Usia Melalui Pelatihan Hidroponik Berbasis Mikrokontroler Muh Imam Quraisy; Muzaki Muzaki; Heliawati Hamrul; Adi Heri
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i1.2423

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada masyarakat lanjut usia di Kabupaten Polewali Mandar melalui pemanfaatan hidroponik bebrasis mikrokontroler. Kegiatan pengabdian bermitra dengan Yayasan Mandar Indonesia untuk membuat pelatihan keterampilan hidup untuk pemberdayaan lansia. Pelatihan yang dipilih adalah bercocok tanam secara hidroponik menggunakan alat berbasis mikrokontroler. Pemilihan alat ini sebab mudah digunakan oleh lansia. Pengabdian ini dinyatakan berhasil ditinjau dari aspek afektif dan kognitif berdasarkan hasil evaluasi yang menunjukkan terdapat peningkatan kompetensi bertani secara hidroponik menggunakan alat berbasis mikrokontroler setelah dilakukan pelatihan. Hal ini diperolah dari hasil uji kemampuan setelah pelatihan yang menunjukkan bahwa 100% dari 20 peserta dapat menjalankan alat pertanian hidropnik berbasis mikrokontroler dan dapat menghasilkan sayuran yang berkualitas dan hasil panen yang lebih banyak dibandingkan menggunakan cara tradisonal.
Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Melalui Unit Usaha Bank Sampah Apriyanto Apriyanto; Rahmah Abubakar; Andi Sri Rahayu Kasma; Alnisari Alnisari; Nurjayanti Nurjayanti; Muh. Riswan Kadir; Siti Nurhaliza
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i1.2460

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra terkait pengelolaan sampah rumah tangga. Sampah merupakan salah satu masalah lingkungan yang dihadapi oleh banyak masyarakat. Tidak tepatnya pengelolaan sampah dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakatnya. Upaya pengelolaan sampah melalui bank sampah telah dicanangkan oleh Pemerintah Kab. Majene sejak setahun terakhir, namun sampai saat ini belum terlihat banyak pos-pos bank sampah di beberapa wilayah, termasuk di Desa Ulidang Kec, Temmarodo. Prinsip utama bank sampah desa adalah memanfaatkan sampah dengan cara yang bijak dan memberikan manfaat ekonomi dengan 3R (reduce, reuse, dan recycle). Konsep bank sampah mirip dengan bank konvensional tetapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah kering yang sudah dipilah. Agar program dari pemerintah daerah ini dapat terlaksana dengan baik maka diperlukan andil dari berbagai pihak termasuk perguruan tinggi. Oleh karena itu, pelatihan edukasi: pengelolaan sampah rumah tangga melalui unit usaha bank sampah sangat perlu dilaksanakan. Target dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu: a) meningkatnya pemahaman masyarakat Desa Ulidang dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui unit usaha bank sampah; b) meningkatnya pemahaman perangkat desa dan Ibu-Ibu PKK dalam mengelola sampah menjadi barang yang bernilai Ekonomi; c) meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap digital marketing dan branding produk-produk yang dihasilkan oleh bank sampah; dan d) mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, program pengabdian kepada masyarakat kemitraan desa ini dilaksanakan dalam empat tahapan yaitu: a) tahap awal, pada tahap ini dilakukan identifikasi permasalahan mitra yang dilanjutkan dengan sosialisasi rencana pelaksanaan kegiatan; b) tahap persiapan, pembuatan materi pelatihan edukasi pengelolaan sampah rumah tangga, materi pengolahan sampah menjadi barang yang bernilai ekonomi, dan materi edukasi digital marketing, serta branding product; dan c) tahap pelaksanaan, pelaksanaan pelatihan/pembinaan kepada perangkat desa dan Ibu-Ibu PKK; d) tahap akhir, pembuatan laporan akhir program pelatihan edukasi dan publikasi artikel ilmiah.
Digitalisasi Bisnis Sebagai Strategi Pengembangan Usaha pada Pengrajin Kain Tenun Melalui Implementasi Konsep Tri-N di Desa Karangasem, Klaten, Jawa Tengah Sri Ayem; Umi Wahidah; Suddin Lada; Enggar Kartika Cahyaning; Supatman Supatman; Nurul Myristica Indraswari; Agaphe Christian Abinowo
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i1.2439

Abstract

Desa Karangasem ini merupakan salah satu kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten yang warganya menjadi pengrajin kain tenun untuk diproduksi secara perorangan. Permasalahan yang dihadapi pengrajin kain tenun di Desa Karangasem, mereka menjual hasil kerajinannya langsung ke pengepul, tidak melakukan penjualan langsung kepada konsumen sehingga dalam penentuan harga mereka tergantung dengan pengepul. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka solusi yang ditawarkan melalui kegiatan program PKM pemberdayaan pemasaran pengrajin kain tenun di Karangasem meliputi program pelatihan dalam Menyusun strategi pemasaran kain tenun serta program peningkatan kapasitas SDM dalam pemasaran online. Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan melibatkan seluruh pengrajin kain tenun yang berada di wilayah RT 06/RW 04 Desa Karangasem. Selain kompetensi dalam pemasaran, pengrajin diberikan sosialisasi terkait Konsep Tri-N yaitu Niteni, Nirokke, Nambahi yaitu prinsip dalam melakukan pemasaran secara online dengan memperhatikan perkembangan terkini dengan memanfaatkan sosial media. Hasil dari Abdimas menunjukkan bahwa rata-rata 93% peserta mampu memahami dan mampu Menyusun strategi pemasaran serta mampu melakukan pemasaran secara digital dengan memanfaatkan sosial media.
Edukasi Peralatan Meteorologi Sebagai Indikator Cuaca dan Polusi Udara di Desa Pasir Tanjung, Lebak, Banten Agustina Rachmawardani; Djoko Prabowo; Kanton Lumban Toruan; Nardi Nardi; Marzuki Sinambela; Abdul Manaf; Maqbul Azis
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i1.2481

Abstract

Desa Pasirtanjung merupakan salah satu desa di Indonesia yang menghadapi tantangan terkait pemahaman akan cuaca dan dampak pencemaran udara. Perubahan iklim dan perubahan pola hujan telah menjadi isu yang semakin penting bagi kehidupan sehari-hari masyarakat desa ini. Faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi kualitas udara, seperti polusi udara dari industri, kendaraan bermotor, pembakaran sampah, dan aktivitas manusia lainnya serta faktor-faktor yang memengaruhi curah hujan, seperti pola aliran udara, pengaruh lautan, dan topografi. Edukasi dan sosialisasi mengenai peralatan yang dapat digunakan sebagai indikator cuaca, seperti alat pengukur curah hujan, alat pengukur kualitas udara PM2.5 dan PM10, serta kesadaran akan polusi udara, menjadi aspek krusial dalam mendukung kesejahteraan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Desa Pasirtanjung. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dirancang alat monitoring curah hujan dan kualitas udara serta edukasi peralatan sebagai indikator cuaca dan polusi udara di desa Pasir Tanjung yang akan menjadi landasan penting untuk meningkatkan pemahaman dan merespons terhadap faktor-faktor lingkungan yang berdampak pada kehidupan sehari-hari mereka. Dari hasil post test dan pretest pengetahuan peserta terkait edukasi peralatan cuaca ini naik sekitar 20 % – 60%.
Penggunaan Aplikasi Perizinan Si Cantik Cloud Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Perizinan di Kabupaten Majene Siti Aulia Rachmini; Indra Indra; Dian Megah Sari; Nurhikmah Arifin; Wawan Firgiawan
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i1.2422

Abstract

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia telah mengembangkan aplikasi perizinan si cantik cloud sebagai solusi untuk mengoptimalkan perizinan di daerah. Selama ini, proses perizinan dilakukan secara manual dan harus membawa dokumen fisik ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai tempat penyelenggara perizinan di Kabupaten Majene. Hal ini cenderung memakan waktu dan proses yang lama serta rentan terhadap kesalahan manusia. DPMPTSP juga memiliki keterbatasan sumber daya manusia (sdm) dalam bidang teknologi informasi untuk mengembangkan jenis perizinan yang akan dibutuhkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan aplikasi si cantik cloud kepada masyarakat sebagai aplikasi perizinan yang dapat digunakan di Kabupaten Majene. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini dengan memberikan sosialisasi serta pendampingan penggunaan aplikasi si cantik cloud. Setelah dilakukan sosialisasi dan pendampingan terjadi peningkatan terhadap aspek afektif dan kognitif peserta yang terlihat dari hasil pretest saat sebelum dilakukan sosialisasi 93% peserta belum mengetahui cara mengajukan perizinan melalui aplikasi si cantik cloud. Namun setelah dilakukan sosialisasi, hasil posttest menunjukkan bahwa nilai tertinggi dari salah pertanyaan terkait proses pengajuan perizinan adalah 100 dari total 8 pertanyaan lain yang diajukan. Hal ini menjadi indikator peningkatan kualitas pelayanan publik pada sektor perizinan serta indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Majene secara keseluruhan.
Transfer Teknologi Pemandu Ekowisata (Tourguide) Silvo-Ekowisata Melalui Pendampingan Kepada Kelompok Masyarakat Hutan Pesisir Kelurahan Tanjung Piayu Febrianti Lestari; Diana Azizah; Armauliza Septiawan; Rezal Hadi Basalamah; Edy Akhyary
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i1.2455

Abstract

Tanjung Piayu adalah sebuah kampung yang terletak di bagian ujung kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam. Daerah ini memiliki potensi alam yang sangat baik, terutama dalam hal keindahan alam hutan pesisir dan laut yang masih terjaga sehingga menarik untuk di kunjungi. Saat ini, Profesi utama masyarakat di kampung ini masih di dominasi oleh profesi sebagai nelayan, dan masih sangat sedikit memiliki skill memandu wisata. Pengembangan desa wisata membutuhkan partisipasi masyarakat lokal dalam seluruh tahapan pengembangan dimulai dari perecanaan, pelaksanaan maupun pengawasan. Akan tetapi pada kenyataannya sering kali masyarakat justru tidak dilibatkan, partisipasinya malah terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauhmana keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan desa wisata menjadikan masyarakat sebagai peserta pelatihan yang kompeten dan punya potensi dalam melakukan pelatihan ini di masing-masing bidang, seperti pemilihan peserta guiding, Pembuatan paket wisata dan promosi. Target / luaran dari hasil yang diinginkan adalah masyarakat mampu menjadi pemandu wisata yang baik sehingga mampu melayani para wisatawan yang datang ketempat mereka. Serta membuat paket wisata yang menarik dan menampilkan potensi yang ada di Tanjung Piayu. Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism – CBT) sangat perlu sekali diterapkan agar masyarakat merasakan dan mendapatkan manfaat dari adanya desa wisata
Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Tepung Sagu, Berbasis Masyarakat di desa Pengkajoang Sukriming Sapareng; Taruna Shafa Arzam; Erwina Erwina; Paradillah Ilyas; Muhammad Ardi; Alimuddin Sa'ban Miru; Faisal Amir; Akmal Zainuddin; Yasmin Yasmin
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i1.2448

Abstract

Desa Pengkajoang merupakan daerah penghasil sagu yang tanamannya tumbuh secara alami. Belum ada teknik budidaya yang dilakukan masyarakat. Proses produksi juga dilakukan menggunakan alat seadanya, sehingga tidak efisien serta produk pati yang dihasilkan tidak begitu baik. Penyuluhan dan pendampingan dilakukan dikelompok tani Serumpun Sagu dan Labessi-bessi di Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara. Pendampingan dan penyuluhan dilakukan agar dapat mengubah sistem usaha sagu masyarakat yang awalnya hanya memanen sagu yang ada atau tersedia di alam, menjadi pembudidaya tanaman Sagu untuk melestariak tanaman sagu. Selain itu, dilakukan penyerahan bantuan peralatan dan teknologi pengolahan batang sagu agar menghasilkan pati sagu dalam volume yang lebih besar dan mutu lebih baik.
Edukasi dan Gerakan Desa Sadar Akan Bahaya Penyakit Diabetes di Desa Jati-Garut Siva Hamdani; Setiadi Ihsan; Atun Qowiyyah; Abdullah Abdul Azfar Bin Mohd Roslan; Nur Syafiqah Binti Bakhitin; Lindayani Lindayani; Novriyanti Lubis
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i1.2447

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit yang disebabkan terganggunya produksi hormon insulin oleh organ pankreas. Diabetes melitus adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan di Indonesia. Pada tahun 2022, sebanyak 22594 masyarakat Garut terkena diabetes melitus dengan diadakannya kegiatan  penyuluhan ini guna memberikan edukasi kepada masyarakat desa Jati mengenai penyakit diabetes melitus dengan metode sharing session antara lain penyuluhan melalui presentasi materi, pretest dan posttest, pemberian brosur dan diadakan sesi tanya jawab oleh tim PKM Fakultas MIPA Universitas Garut. Kegiatan PKM ini diikuti 121 warga, setelah dilakukan perhitungan data hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat yang memahami penyakit diabetes terjadi peningkatan sebelum dan sesudah penyampaian materi yaitu dari 54,1% menjadi 74,96%. Serta memiliki kesadaran dan komitmen untuk menerapkan pola hidup sehat. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Mahasiswa University Pendidikan Sultan Idris Malaysia dan LAZNAS Bakrie Amanah dengan pembagian sembako sebagai penutup kegiatan untuk membantu dan meringankan beban ekonomi masyarakat desa Jati.