cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 314 Documents
Strategi Pengembangan Pelayanan Fisioterapi Dengan Pendekatan Balance Scorecard Di Rumah Sakit Radjak Panjaitan, Lianna; Yoshida, Eka; Supardjo, Supardjo
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.6947

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh ratio jumlah kunjungan pasien dari unit pelayanan Fisioterapi di RS Radjak tidak sebanding dengan ketenagaan yang ada. Menurut Permenkes Nomor 65 tahun 2015 dengan ketenagaan yang ada yaitu sebanyak 4 orang Fisioterapi, dimana 1 orang fisioterapi idealnya melayani 8 – 10 pasien setiap harinya dapat dikatakan jumlah kunjungan pasien di pelayanan Fisioterapi belum maksimal. Sehingga dirasa perlu menyiapkan strategi untuk pengembangan unit Pelayanan Fisioterapi dengan pendekatan Balance Scorecard. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan jumlah kunjungan pasien pada unit fisioterapi RS Radjak dengan pendekatan Balanced Scorecard. Penelitian ini termasuk penelitian mix metode dengan mengambil sebanyak 20 responden sebagai Informan kunci baik dari pihak Rumah Sakit dan Pasien. Data yang diambil meliputi data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi dan Telaah dokumen. Hasil penelitian pada Prespektif Pembelajaran dan pertumbuhan ada 4 strategi yang harus di perkuat, pada prespektif Proses Bisnis Internal terdapat 3 strategi yang harus di perkuat, Pada prespektif pelanggan ada 4 strategi yang harus di perkuat dan pada prespektif keuangan terdapat 3 strategi yang harus di perkuat. Tentunya strategi dari ke-empat prespektif ini saling berkesinambungan. Kesimpulan dari penelitian adalah terapat beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh Rumah Sakit dalam mewujudkan pengembangan pelayanan fisioterapi di Rumah Sakit Radjak. Ke-empat prespektif dalam balance scorecard saling berhubungan dan mempengaruhi satu dengan yang lain sehingga menjadi satu kesatuan untuk dapat dilakukan secara sistematis jika ingin mencapai tujuan. Pemenuhan kebutuhan Biaya operasional berbanding lurus dengan kegiatan operasional yang dilakukan.
Analisis Strategi Penerapan Lima Hari Kerja Terhadap Karyawan Non-Shift Di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru Fasni, Madzhar; Sumijatun, Sumijatun; Ismaya, Sakti Brata
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7202

Abstract

Abstrak Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru akan menerapkan kebijakan lima hari kerja bagi karyawan non-shift untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan serta efisiensi operasional rumah sakit. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi karyawan, mengurangi beban kerja yang berlebihan, serta menekan biaya operasional. Namun, tantangan dalam penerapannya meliputi pengelolaan beban kerja, produktivitas, serta disiplin karyawan yang harus tetap terjaga. Penelitian belum dilaksanakan, namun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari penerapan kebijakan lima hari kerja. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan rumah sakit, penyebaran kuesioner kepada karyawan non-shift, serta analisis dokumen terkait operasional rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan lima hari kerja memberikan dampak positif terhadap keseimbangan kehidupan kerja dan kepuasan karyawan. Selain itu, kebijakan ini mampu menekan biaya operasional hingga Rp 90.382.020,- per tahun, terutama dari pengurangan penggunaan listrik, air, dan tunjangan kehadiran. Namun, tantangan utama dalam implementasi kebijakan ini adalah kebutuhan pengawasan yang lebih ketat dan penyesuaian beban kerja agar produktivitas tetap optimal. Kata Kunci: efisiensi, karyawan, kepuasan, kerja, Lima hari
Determinan Yang Mempengaruhi Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Pada Perawat Rawat Inap Rsud Cilincing Rachmawati, Indah; Satar, Yuli Prapanca; Indrajaya, Titus
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7100

Abstract

ABSTRAK Keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Sehingga untuk mengatasi insiden keselamatan pasien, diciptakanlah sistem untuk melakukan pelaporan insiden keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang mempengaruhi Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien pada Perawat Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Cilincing, Jakarta Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik yang melibatkan 57 responden perawat yang memberikan data melalui pengisian kuesioner daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mayoritas berusia 30 tahun, berjenis kelamin wanita, berpendidikan D3, dan telah bekerja selama 5-10 tahun. Variabel Beban Kerja memiliki signifikansi 0,576 dan koefisien sebesar -0,061, Pengetahuan memiliki signifikansi 0,005 dan koefisien sebesar 2,943, Fear of Negative Evaluation (FNE) memiliki signifikansi 0,452 dan koefisien sebesar -0,084, dan Perceived Organizational Support (POS) memiliki signifikansi lebih kecil dari 0,001 dan koefisien sebesar 0,583 terhadap laporan insiden keselamatan pasien. Kemudian uji F (simultan) menunjukkan signifikansi lebih kecil dari 0.001 dengan R2 0,611. Penelitian ini menyimpulkan bahwa determinan yang terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap laporan insiden keselamatan pasien adalah pengetahuan dan POS yang dimiliki perawat. Namun secara simultan, beban kerja, pengetahuan, FNE, dan POS perawat berpengaruh signifikan terhadap Laporan Insiden Keselamatan Pasien sebesar 61,1%. Kata Kunci: Laporan Insiden Keselamatan Pasien, Perawat, Rawat Inap, Rumah Sakit
Hubungan Komunikasi, Kompetensi, dan Sarana Prasarana Terhadap Waktu Tunggu Pelayanan Resep Poli Jantung dan Pembuluh Darah di RS Hermina Bekasi Putri Agusti, Thania Lathifatunnisa; Rinaldi, Enrico Adhitya; Ambarini, Tinon; Yulianah, Yulianah
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7091

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan aspek penting dalam sistem kesehatan nasional yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu komponen utama dalam pelayanan kesehatan adalah pelayanan kefarmasian, yang berperan dalam menunjang keberhasilan pengobatan pasien. Waktu tunggu pelayanan resep menjadi indikator utama yang memengaruhi efisiensi dan kualitas layanan. Standar pelayanan farmasi yang cepat, tepat, dan berkualitas mencerminkan upaya rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan serta harapan pasien. Namun, di Poli Jantung RS Hermina Bekasi, masih terdapat kendala dalam memenuhi standar tersebut, yang dipengaruhi oleh faktor komunikasi, kompetensi tenaga farmasi, serta sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan faktor-faktor tersebut terhadap efisiensi waktu tunggu pelayanan resep. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada Januari 2025 menggunakan metode probability sampling dengan pendekatan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitas (19 item pertanyaan menggunakan skala Likert) dan dianalisis secara univariat, bivariat (uji Chi-square), serta multivariat (regresi logistik berganda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu tunggu pelayanan resep di Poli Jantung sesuai standar sebanyak 35,4%, sedangkan 64,6% masih belum memenuhi standar minimal rumah sakit berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. 129/Menkes/SK/II/2008 dan Permenkes No. 72 Tahun 2016. Waktu tunggu resep non-racikan masih melebihi 30 menit, sementara resep racikan lebih dari 60 menit. Selain itu, terdapat hubungan signifikan (p lebih kecil dari 0,05) antara komunikasi dan kesesuaian waktu tunggu resep. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan (p lebih besar dari 0,05) antara kompetensi serta sarana dan prasarana terhadap kesesuaian waktu tunggu resep.
Pengaruh Beban Kerja, Stres Kerja dan Work Live Balance Terhadap Kinerja Perawat Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Huda, Hisbulloh; Nugroho, Dedy; Yoshida, Eka
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7146

Abstract

ABSTRAK Peran perawat di rumah sakit, terutama dalam rawat inap, sangatlah penting. Perawat memiliki peran terbesar dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit dan merupakan staf yang paling lama berhubungan dengan pasien, namun masih banyak pasien dan keluarganya mengeluhkan kinerjanya. Hal ini terlihat dari banyaknya masukan dari pasien dan keluarga pasien mengenai pelayanan rumah sakit khususnya perawat, sehingga diperlukan langkah konkrit dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara mengelola beban kerja yang proporsional dengan kemampuan perawat, mengelola stres kerja dan juga memperhatikan keseimbangan kehidupan kerja perawat agar kinerja perawat dapat meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja, stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja perawat rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif non-eksperimental dengan analitik cross sectional menggunakan Regresi Linier. Sampel penelitian adalah 85 perawat rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta dengan teknik analisis data menggunakan program SPSS Versi 24.0. Hasil penelitian berdasarkan analisis regresi linier pada variabel beban kerja diperoleh p-value 0,013 lebih kecil dari 0,05, artinya signifikan, sehingga H01 ditolak dan Ha1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Pada variabel Stres Kerja, nilai p yang diperoleh adalah 0,014 lenih kecil dari 0,05, artinya signifikan, sehingga H02 ditolak dan Ha2 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa stres kerja memiliki efek negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Untuk variabel keseimbangan kehidupan kerja, nilai p 0,015 lebih kecil dari 0,05 atau signifikan, sehingga H03 ditolak dan Ha3 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa besarnya pengaruh 3 variabel terhadap kinerja berdasarkan nilai R Square variabel independen menunjukkan bahwa nilai R Square dari variabel independen beban kerja, stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja adalah 0,711, artinya 71,1% kinerja perawat dipengaruhi oleh beban kerja, Stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja secara bersamaan, sedangkan 28,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain atau variabel lain di luar model, yang tidak diteliti menurut teori. Kata Kunci: Kinerja, Beban Kerja, Stres Kerja dan Keseimbangan Kehidupan Kerja
Analisis Hubungan Antara Faktor Internal Individu Dengan Kelelahan Kerja Pada Pegawai IGD Rumah Sakit Islam Al Muchtar Karawang Gasenova, Shinta; Garnida, Aliefety Putu; Santosa, Yaya Aria
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.6731

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) beroperasi 24 jam terus menerus sepanjang tahun, membutuhkan performa pegawai yang prima. Performa kinerja pegawai di IGD Rumah Sakit dipengaruhi oleh ketahanan fisik dan mental yang dipengaruhi oleh faktor kelelahan kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui analisis hubungan dari faktor internal individu yang meliputi usia, indeks masa tubuh, kebiasaan berolahraga dan masa kerja terhadap kelelahan kerja pada pegawai IGD Rumah Sakit Islam (RSI) Al Muchtar Karawang, sehingga dapat diberikan umpan balik untuk perbaikan kedepan. Penelitian ini dilakukan secara mix methode dengan design cross dectional study. Analisa data dilakukan dengan cara univariat, bivariat dan diperkuat dengan penelitian kualitatif. Sample diambil secara sampel jenuh dari populasi pegawai IGD di RSI Al Muchtar Karawang sebanyak 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh usia (p sama dengan 0,002), IMT (p sama dengan 0,010), kebiasaan olahraga (p sama dengan 0,000), dan masa kerja (p sama dengan 0,030) terhadap kelelahan kerja. Didapatkan hubungan antara faktor internal individu berupa usia, IMT, kebiasaaan olahraga dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada pegawai IGD RSI Al Muchtar Karawang dengan saran dapat dilakukan perbaikan untuk individu dan rumah sakit dalam mendorong peningkatan kebugaran fisik dan manajemen stres untuk mengurangi kelelahan kerja. Kata Kunci : Kelelahan kerja, Faktor internal, Pegawai IGD RS
Evaluasi Pelayanan Geriatri Berdasarkan Standar Akreditasi Kemenkes RI (STARKES) di Rumah Sakit Yarsi Tahun 2025 Fratiwi, Linda; Nugroho, Dedy; Satar, Yuli Prapanca
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7076

Abstract

The increasing elderly population in Indonesia demands high-quality geriatric care in accordance with the accreditation standards set by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. RS YARSI, as one of the hospitals providing geriatric services, needs to evaluate the implementation of accreditation standards to ensure optimal service quality. This study aims to evaluate the implementation of geriatric services at RS YARSI based on the Ministry of Health Accreditation Standards (STARKES), identify barriers, and provide recommendations for improving the quality of geriatric care. The research employs a qualitative approach using in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGD), observations, and document reviews, with analysis based on the Input-Process-Output evaluation model to assess compliance with accreditation standards. Gap analysis results indicate that RS YARSI has met the standards in terms of regulations, geriatric teams, education, and funding. However, deficiencies remain in regulatory updates, workforce readiness, independent care facilities, elderly education methods, and the digitization of reporting and evaluation. With a compliance level of 60-70%, RS YARSI is categorized under the COMPLETE service level but has not yet reached the ADVANCED EXCELLENT level. To achieve the highest standard of geriatric care, RS YARSI needs to update internal regulations, enhance the number of certified geriatric healthcare professionals, strengthen independent care facilities, digitize reporting and evaluation systems, and optimize interprofessional coordination. Implementing these strategies will support full accreditation achievement and comprehensively improve the quality of geriatric services.
Analisis Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di RSAU dr. M. Salamun Fadilah, Astri Nur; Susanti, Ai Susi
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.6244

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi dampak pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) terhadap performa staf di unit Apotek RSAU dr. M. Salamun. Metode yang diterapkan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung kepada pegawai apotek, tim IT, serta manajemen. Penelitian membuktikan bahwa penggunaan SIMRS memberikan keuntungan seperti mempercepat proses pelayanan dan pengendalian persediaan obat, tetapi masih ada beberapa masalah yang menghalangi efektivitas kerja. Beberapa masalah yang diidentifikasi mencakup entri resep dobel, tampilan sistem yang kurang efisien, keterbatasan perangkat komputer, koneksi internet yang lambat, dan minimnya integrasi data antar unit. Analisis penyebab dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan 5M (Man, Machine, Material, Method, Management). Dari situ, ada beberapa solusi alternatif yang dihasilkan seperti pengembangan sistem agar resep dapat langsung dibaca oleh apotek, peningkatan fitur e-resep, penambahan perangkat serta pelatihan untuk karyawan. Penyelesaian masalah diprioritaskan berdasarkan pendekatan efektivitas dan efisiensi, dengan tujuan utama untuk mengembangkan sistem yang memungkinkan resep dari poli dapat dibaca secara langsung oleh unit apotek tanpa perlu proses input ulang. Kesimpulannya, peningkatan efisiensi kinerja pegawai apotek sangat dipengaruhi oleh efektivitas implementasi SIMRS yang tepat sasaran dan didukung oleh infrastruktur serta koordinasi yang bai antar unit rumah sakit. Kata kunci: SIMRS, kinerja pegawai, apotek, efektivitas, efisiensi, Rumah Sakit
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Loyalitas Kunjungan Pasien di RS. Bhayangkara TK II Jambi Herawati, Herawati; Kodiyat, Alih Germas; Yoshida, Eka
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7096

Abstract

ABSTRAK Rumah Sakit saat ini tengah dihadapkan dengan era persaingan global diberbagai sektor kesehatan. Berdasarkan data satu dekade terakhir tepatnya 2002-2021 jumlah rumah sakit di Indonesia bertambah 169,73% menjadi 2.522 pada tahun 2021. Loyalitas dari pasien sangatlah penting bagi kelangsungan dan pertumbuhan sebuah Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Bauran Pemasaran Rumah Sakit terhadap Loyalitas Kunjungan Pasien di RS. Bhayangkara TK II Jambi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 170 orang. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 100 responden. Cara pengambilan sampe dengan random sampling. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan univariat, bivariat dan multi variat. Hasil analisis multivariat menunjukkan ada pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Loyalitas Kunjungan Pasien di RS adalah Pada variabel Harga(Price), nilai koefisien regresi (B) sebesar 0.858 dengan POR (Prevalence Odds Ratio) 2.360 dan interval kepercayaan 95% (0.868-6.415) serta p-value sebesar 0.093, variabel Promosi (Promotion) memiliki koefisien regresi (B) sebesar 0.799 dengan POR 2.224 dan interval kepercayaan 95% (0.929-5.326) serta p-value sebesar 0.073. variabel Produk(Product) memiliki koefisien regresi (B) sebesar 0.819 dengan POR 2.268 dan interval kepercayaan 95% (0.913-5.633) serta p-value sebesar 0.078 yang terbukti signifikan lebih kecil dari 0,05 Sementara itu, variabel Tempat(Place) memiliki koefisien regresi (B) sebesar 0.401 dengan POR 1.494 dan interval kepercayaan 95% (0.591-3.777) serta p-value sebesar 0.397.Hasil menunjukan terdapat pengaruh Produk (Product), Harga (Price), Tempat (Place) dan Promosi (Promotion) terhadap Loyalitas Kunjungan Pasien di RS Bhayangkara TK II Jambi Kata Kunci : Loyalitas, Bauran Pemasaran, Rumah Sakit, Rawat Inap
Determinan Yang Mempengaruhi Persepsi Waktu Tunggu Pasien Di Poli Penyakit Dalam Di RS Permata Cibubur Tahun 2025 Kaafah, Silmi; Satar, Yuli Prapanca; Nurminingsih, Nurminingsih
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.6735

Abstract

Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang masih banyak dijumpai dalam praktik pelayanan Kesehatan. Mengelola layanan kesehatan untuk meminimalisir waktu tunggu tidak hanya melibatkan waktu tunggu yang aktual, akan tetapi juga melibatkan waktu tunggu yang dinilai dari aspek psikologis. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi waktu tunggu pasien dari aspek psikologis (Psychological Waiting Time) di Poli Penyakit Dalam RS Permata Cibubur. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dengan jumlah sampel 125 responden. Analisis dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variable terhadap persepsi waktu tunggu pasien. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis dengan PLS-SEM (Partial Least Square-Structural Equation Modeling). Hasil analisis diketahui bahwa sistem antrean dan teknologi, suasana social dan interaksi, dan aktivitas selama menunggu secara signifikan mempengaruhi persepsi waktu tunggu pasien di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Permata Cibubur dengan dibuktikan dengan hasil T Statistics lebih besar dari 1,96 pada masing-masing ketiga variabel tersebut. Kata kunci : persepsi, waktu tunggu, psychological waiting time.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue