cover
Contact Name
Indah Suryawati
Contact Email
indahsuryawati_2121@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
communication@budiluhur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Communication
ISSN : 20865708     EISSN : 24427535     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Communication published by the Communication Studies Program, Univ. Budi Luhur, twice a year. The publication of this journal is intended as a medium of information exchange, knowledge based on development, and the study of Communication Sciences and its relation to various other scientific disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 167 Documents
Efektifitas Media Publikasi Dalam Memberikan Informasi dan Edukasi Terhadap Ekowisata Situ Rawakalong Devy Putri Kussanti; Intan Leliana; Yusmawati Yusmawati
Communication Vol 11, No 2 (2020): Communication
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v11i2.1174

Abstract

Situ Rawakalong merupakan salah satu situ yang tepatnya terletak di Desa Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok yang pada awal tahun 2019 dilakukan revitalisasi dan penataan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar Situ Rawakalong dapat menjadi salah satu tempat wisata alam bahkan ekowisata yang menarik bagi masyarakat. Hal lainnya, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat khususnya Desa Curug untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga dan mengurangi aktivitas mengisi liburan di mall atau pusat perbelanjaan. Selain itu, pengembangan Situ yang kedepannya diharapkan menjadi destinasi ekowisata sangat membutuhkan peran yang maksimal dari pemerintah dan masyarakat. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah melakukan komunikasi publik dengan masyarakat melalui publikasi yang informatif dan persuasif. Media publikasi (berupa poster, flyer dan stiker) berperan penting dalam melakukan komunikasi melalui peran visualisasi kepada masyarakat khususnya masyarakat di Desa Curug. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pendekatan penelitian kuantitatif dengan mengkaji lebih dalam informasi yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data kuisioner dari suatu sampel yang mewakili populasi masyarakat di Desa Curug.
Dilema Laporan Investigatif dalam Perspektif Kebebasan Informasi Safriady Safriady
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1332

Abstract

Reformasi 1998 ikut mengubah Pers di Indonesia, setelah 32 tahun berada dalam kontrol Orde Baru. Pemerintahan transisi Habibie mengeluarkan aturan baru tentang pers yaitu UU Pers No. 40 tahun 1999 yang mengatur ulang posisi pers di Indonesia. peliputan Investigasi merupakan salah satu yang diuntungkan dalam proses reformasi. Selain revolusi digital, kepemilikan media dan regulasi ikut mempengaruhi journalism investigatif. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan mengguna wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa revolusi digital ikut merubah lanskap media konvesional menjadi digital. Keberhasilan kerja colaboraty lintas negara menjadi acuan dalam penggrapan di masa depan. Peliputan invstigatif kini tidak lagi di domisili oleh ruang redaksi tunggal. Konglomerasi media menjadi salah satu sebab bergesernya trend peliputan investigasi di Indonesia mau pun secara global
Analisis Kasus Rasisme Papua Natalius Pigai Dalam Perspektif Teori Spiral Keheningan Eka Sri Dana; Indah Suryawati; Junaidi Junaidi; A Mirza Ronda; Rahtika Diana
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1328

Abstract

Masyarakat majemuk dengan keanekaragaman suku bangsa yang tinggi serta ketersediaan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa masalah rasisme di Indonesia ke permukaan. Fenomena rasisme melalui postingan di media baru justru mendapatkan sorotan dari media massa, bahkan media dan masyarakat beramai-ramai memberikan sanksi moral hingga tuntutan perlu diberikannya sanksi hukum oleh negara pada pelaku rasisme. Kasus rasisme yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah pernyataan rasisme yang dialami Natalius Pigai, politikus Partai Hanura. Fenomena ini dapat dijelaskan dengan menggunakan Teori Spiral Keheningan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hilangnya keheningan masyarakat mengenai rasisme dengan melihat pada kesadaran masyarakat pengguna media baru terkait permasalahan rasisme di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif menggunakan google trends dengan menangkap pola-pola yang mencerminkan peningkatan kesadaran tersebut pada periode sepuluh tahun terakhir (2012-2021). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan volume pencarian kata kunci “rasisme” yang dipicu oleh sejumlah kasus rasisme di dalam maupun di luar negeri. Selain terjadinya peningkatan, juga terjadi pemerataan persebaran pencarian kata kunci pada seluruh provinsi di Indonesia. Temuan ini menunjukkan spiral kebisuan terkait rasisme telah semakin pudar dan diharapkan beralih pada pelaku rasisme, sehingga pada masa depan, dapat terwujud masyarakat Indonesia yang bebas dari rasisme, terutama rasisme pada Papua.
Bahasa Kasih Pada Tunanetra Anak Di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN)  Nisrina Salsabila Taufiq; Yanti Susila T.; Charisma Asri Fitrananda
Communication Vol 11, No 2 (2020): Communication
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v11i2.1172

Abstract

Salah satu bentuk dari komunikasi adalah menggunakan bahasa verbal dan nonverbal, dimana keduanya mengandung bahasa kasih (love language). Dalam penggunaan bahasa kasih pada tunanetra anak, konsep diri yang terbentuk dari kasih sayang yang mereka terima, serta pola komunikasi yang terbentuk dari interaksi antara mereka dengan orang terdekat menjadi fokus penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna Bandung dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara mendalam kepada narasumber, yaitu tunanetra anak dan pekerja sosial yang ada di BRSPDSN Wyata Guna Bandung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa kasih kata-kata penegas (word of affirmation) dan pelayanan (acts of service) merupakan bahasa kasih yang dimiliki tunanetra anak di BRSPDSN Wyata Guna Bandung. Kasih sayang yang diterima tunanetra anak memengaruhi cara mereka berinteraksi dengan orang lain. Tunanetra anak yang merasa disayangi menjadi lebih terbuka dan nyaman terhadap significant other, sedangkan tunanetra anak yang tidak merasa disayangi merasa tidak nyaman dan tidak peduli kepada significant other. Dari kasih sayang itu juga dapat membentuk konsep diri yang positif kepada tunanetra anak. Pola komunikasi yang terdapat pada komunikasi interpersonal antara tunanetra anak dan significant other ialah pola komunikasi primer dan sekunder, namun pola komunikasi tersebut tidak akan terbentuk jika jarang terjadi interaksi.
Komunikasi Digital Dalam Bisnis Online Produk UMKM “SO WHAT” di Era Normal Baru Daruning Rahayu; Eni Maryani; Ilham Gemiharto
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1341

Abstract

Peran Usaha Kecil dimasa pandemi untuk terus menggerakan ekonomi masyarakat di level menengah ke bawah melalui adaptasi teknologi menarik untuk dicermati. Tulisan ini akan mengangkat pengalaman ‘So What’ sebagai sebuah UMKM yang menghadapi kendala di masa pandemi dengan terus berinovasi dalam produk serta beradaptasi secara teknologi. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah bagaimana implikasi pemnggunaan komunikasi digital terhadap UMKM? Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Kasus penelitian yang dipilih adalah salah satu UMKM ‘So What’ yang memiliki produk minuman beradaptasi dengan komunikasi digital dan menjalankan bisnis dengan sistem online dan berhasil bertahan di masa pandemi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa So What menggunakan aplikasi digital untuk menjalankan bisnisnya secara online dan berhasil meningkatkan keuntungannya setiap tahun dan bertahan di amsa pandemi. Implikasi sistem bisnis online adalah diberlakukannya transaksi keuangan elektronik akan tetapi “So What” tetap menggunakan sistem hybrid yaitu menerima tranksasi elektronik dan juga secara tunai. Kebijakan tersebut diambil karena mempertimbangkan masih terdapat kendala-kendala dalam penggunaan transaksi elektronik. Beberapa kendala teknis transaksi elektronik dari sisi konsumen yaitu a) tidak semua konsumen memiliki aplikasi yang digunakan dalam pemasaran produk ‘So What’, b) tidak semua konsumen juga selalu memiliki saldo pada aplikasi tersebut, dan c) tidak semua konsumen juga memahami transaksi online dengan baik. Sementara disisi produsen dalam hal ini internal “So What” kendalanya adalah kapasitas jaringan internet yang memiliki belum memiliki kestabilan yang tinggi sehingga kadangkala memiliki masalah saat melakukan verifikasi pemesanan.
Strategi Promosi Film Love for Sale 2 Santi Susanti; Jalu Wisesa
Communication Vol 11, No 2 (2020): Communication
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v11i2.1175

Abstract

Kesuksesan film Love for Sale yang meraih prestasi di berbagai ajang penghargaan film di Indonesia, mendorong Visinema Pictures untuk menggarap sekuelnya, Love for Sale 2, yang dirilis 2019 dan masih disutradarai oleh Andibachtiar Yusuf. Menjadikan Love for Sale 2 sukses seperti film pertamanya, bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, untuk mendorong kesuksesan film Love for Sale 2, maka Visinema menerapkan strategi promosi tertentu dalam distribusi film yang pemeran utamanya adalah Della Dartyan dan Adipati Dolken Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses strategi promosi film Love for Sale 2. Penelitian dilakukan di Visinema Jakarta, dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada narasumber yang dipilih, studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian mengungkapkan strategi promosi film Love for Sale 2 dilakukan berdasarkan konsep AIDA (Awareness, Interest, Desire, dan Action), menggunakan konten klip film, dokumentasi, ajakan dan testimoni. Adapun medium yang digunakan adalah media sosial dan pihak kerjasama. Kesimpulan dari penelitian ini, konsep AIDA digunakan dalam promosi film Love for Sale 2, untuk memastikan bahwa pasar dapat mengerti dan paham mengenai film Love for Sale 2. Proses segmentasi merupakan salah satu tahapan paling krusial dalam proses promosi film Love for Sale 2.
Penerapan Konsep Corporate Social Responsibility Dalam Mengembangkan UMKM Melalui Program BRIncubator Sharon Rose Widjaja; Susilowati Natakoesoemah
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1331

Abstract

Perusahaan terbuka di Indonesia wajib untuk melaksanakan Corporate Social Responsibility yang telah diatur dalam Undang – Undang. CSR dilakukan sebagai bentuk kesadaran perusahaan untuk melakukan tanggung jawab terhadap masyarakat ataupun lingkungan sekitar operasional perusahaan. PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang merupakan perusahaan di industri perbankan yang memiliki fokus di bidang bisnis mikro, membentuk kegiatan CSR untuk mengembangkan UMKM melalui kolaborasi dengan Desk Inkubasi dengan Program BRIncubator. Program ini bertujuan mengembangkan UMKM untuk melakukan ekspor serta membentuk Digital Economy Ecosystem sesuai dengan arahan Kementerian BUMN. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui bagaimana penerapan CSR serta prinsip - prinsip CSR yang dilakukan untuk mengembangan UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan pencarian data primer melalui wawancara semi struktur serta melakukan riset melalui data perusahaan, buku, jurnal dan situs web. Hasil penelitian yang didapat adalah pengembangan UMKM yang dilakukan oleh Program BRIncubator dalam penerapan CSR masih sulit dilakukan oleh UMKM, sehingga UMKM melakukan CSR dengan cara melakukan produksi produk dengan bahan ramah lingkungan. Prinsip - prinsip CSR yang telah dilaksanakan dengan baik walaupun masih kurang dalam hal pemberitahuan secara langsung terkait pelatihan UMKM merupakan bagian dari CSR perusahaan. Selanjutnya untuk pengembangan UMKM terdapat beberapa kendala dari pihak eksternal yang masih belum melek teknologi sehingga menghambat pelatihan UMKM, disarankan pelatihan UMKM untuk dipecah kelasnya agar sesuai dengan kemampuan UMKM mengenai digitalisasi serta perlu adanya pengkomunikasian mengenai Program BRIncubator merupakan bagian dari CSR Bank BRI.
Kredibilitas Portal Media Online Dalam Pemberitaan Pasca Pengesahan Rancangan Undang Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) Priskila, Okki; Akbar, Arsyie; Khanza, Eka
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1352

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif yang bertujuan memberikan gambaran bagaimana kredibilitas dari situs portal online Indonesia populer yaitu Kompas.com dan Detik.com periode 5-26 Oktober 2020 dalam memberitakan RUU Ciptaker yang cukup menjadi isu krusial di tahun 2020 ini. Bisa dilihat bahwa masyarakat membutuhkan media yang kredibel sebagai penyalur aspirasi rakyat. Pengambilan analisis berdasarkan pengukuran tahap akhir, yaitu penilaian mutu (pembobotan) atau penskoran yang disajikan sebagai perbandingan nilai kredibilitas adalah berdasarkan nilai tiap subdimensi. Kesimpulan perbandingan nilai kredibilitas situs portal media online Detikcom dan Kompas.com ditarik berdasarkan total nilai factuality dan impartiality. Peneliti menggunakan tolak ukur Holsti pada uji reliabilitas dengan menetapkan standar minimum 0,75 atau 75%, ketika hasil angka realibilitas berada diatas nilai 0,75 maka ini dianggap reliable. Hasil skoring dari keenam aspek penelitian yakni factualness, accuracy, completeness, relevance, balance dan neutrality beserta indikator yang terdapat didalamnya, maka penulis menyimpulkan nilai kredibilitas situs portal media online Kompas.com lebih tinggi dibandingkan dengan Detik.com dalam pemberitaan RUU Ciptaker periode 5-26 Oktober 2020. Situs portal media online Kompas.com mengantongi nilai kredibilitas 90,76 sementara situs portal media online Detik.com hanya dengan nilai kredibilitas 80,44.
Pengaruh Pro & Kontra Pilkada 2020 Pada Media Sosial Twitter (Drone Emprit: Pilkada 2020 - Pro & Kontra) Terang Bintang Samuel Silalahi; Ahmad Toni
Communication Vol 12, No 2 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i2.1494

Abstract

Di Indonesia Pilkada direncakan untuk diselenggarakan pada akhir tahun 2020 yaitu ditanggal 9 Desember 2020. Dikutip dari data yang diambil dari droneemprit.id, TREN ‘PILKADA’ tercatat sekitar (175k) percakapan di media sosial Twitter. Tujuan utama dalam penelitian ini ialah untuk meneliti komunikasi politik yang terjadi di media sosial twitter terkait dengan pro dan kontra terhadap pelaksanaan Pilkada di tahun 2020 ini. Komunikasi politik yang dibangun melalui media sosial twitter, dapat membentu suatu opini dalam publik dan juga dapat menggerakkan suatu dukungan politik secara masif, perlu diketahui bahwa twitter memiliki peran yang sangat kuat untuk mempengaruhi, dan mampu membentuk hasil dari suatu kampanye (Caplan, 2013, 12). Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan analisis data twitter pada penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research) Social Network Analysis (SNA) dari big data Drone Emprit. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwasannya pergejolakan bisa saja terjadi pada media sosial twitter serta memberikan pengaruh pada penyelenggaraan Pilkada 2020. Pro dan Kontra adalah hal yang biasa terjadi oleh karena itu, Pemerintah dan penyelenggaran harus dapat meyakinkan masyarakat untuk tetap mengikuti pesta demokrasi ini dengan mentaati protokol kesehatan ketat dengan memanfaatkan media, karena melalui media sosial komunikasi politik dapat terjadi secara masif, meskipun media sosial memberikan efek pada jumlah pemilih pada Pilkada 2020 kali ini yang tidak memenuhi dari target yang sudah ditetapkan oleh KPU yaitu 77,55% dari total daftar pemilih 105 juta jiwa.
Pemaknaan Radikalisme Agama Dalam Koran Kompas (Analisis Resepsi Pemberitaan Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral, Makasar) Nurdin Sibaweh; Udi Rusadi
Communication Vol 12, No 2 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i2.1342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan resepsi khalayak mengenai pemaknaan radikalisme agama dalam pemberitaan koran Kompas pasca aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makasar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 28 Maret 2021. Teori yang digunakan adalah teori resepsi khalayak Stuart Hall. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Obyek dalam penelitian ini adalah pemberitaan koran Kompas, dengan fokus pemberitaan mulai dari tanggal 29 Maret 2021 sampai dengan 10 April 2021. Dari tanggal-tanggal tersebut, koran Kompas memberitakan terkait aksi bom bunuh diri yaitu tanggal 29, 30, 31 Maret 2021, tanggal 1 April 2021, 3 April 2021 dan 6 April 2021. Subjek yang akan diteliti ialah empat informan yang dipilih berdasarkan Purposive Sampling dengan kriteria yang telah ditentukan, meliputi iforman berusia 35 tahun ke atas dengan lintas profesi, berpendidikan minimal strata dua, dan dipastikan informan tersebut sebagai pembaca koran Kompas. Sumber penelitian ini melibatkan dua sumber, yakni primer dan sekunder. Sumber primer meliputi koran Kompas dan hasil wawancara dengan informan, sedangkan sumber sekunder meliputi referensi dan bukubuku sebagai pendukung penelitan. Hasil penelitian ini menunjukkan pemaknaan radikalisme agama dalam pemberitaan koran Kompas, didominasi oleh oppositional position. Dari keempat informan, satu berada di negotiated position, satu lagi berada pada posisi dominant hegemonic, dan dua informan lainnya berada di oppositional position.