cover
Contact Name
Rachmaniah Mirza Hariastuti
Contact Email
jtrans.uniba@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jtrans.uniba@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ikan Tongkol No. 01 Kertosari, Banyuwangi, Jawa Timur
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
ISSN : 25491164     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus and Scope Jurnal Transformasi adalah Pendidikan Matematika meliputi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan Penelitian Pengembangan (R&D). Disamping itu untuk Matematika Murni/Terapan meliputi Pemodelan Matematika, Statistika, dan Geometri.
Articles 153 Documents
GENELARIZED PARETO UNTUK PENDUGAAN CURAH HUJAN EKSTRIM DI 4 STASIUN BMKG PROVINSI LAMPUNG Nurrasiah, Nurrasiah; Anggraini, Dian; Meriyati, Meriyati; Rinaldi, Achi
TRANSFORMASI Vol 3 No 02 (2019): Transformasi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v3i02.749

Abstract

Curah hujan ekstrim adalah satuan yang menggambarkan besarnya air yang turun melebihi kapasitas. Dampak yang dapat ditimbulkan dari curah hujan ekstrim salah satunya adalah banjir. Salah satu distribusi umum untuk nilai ekstrim yaitu distribusi Generalized Pareto (GP). Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan estimasi parameter bentuk dan skala dari distribusi Generalized Pareto (GP) dan dari kedua parameter tersebut dapat diketahui karakter curah hujan di 4 Kabupaten Provinsi Lampung. Metode penelitian ini adalah Peaks Over Threshold (POT), dalam hal ini peneliti melakukan studi literatur yang berkaitan dengan curah hujan ekstrim. Hasil penelitian menunjukkan nilai dugaan parameter skala (σ) tertinggi di miliki oleh Kabupaten Pesawaran, sedangkan yang terendah di Kabupaten Mesuji. Parameter bentuk (θ)nilai tertinggi di Kabupaten Mesuji dan yang terendah di Kabupaten Pesawaran. Dapat disimpulkan bahwa daerah yang paling rawan terhadap banjir adalah Kabupaten Pesawaran, sedangkan yang berpeluang kecil terjadinya banjir adalah Kabupaten Mesuji.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR STRUKTUR ALJABAR BERBASIS KONSTRUKSI KONSEP UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN MAHASISWA Nazihah, Zuhrotun; Cahyo, Dwi Nur
TRANSFORMASI Vol 3 No 02 (2019): Transformasi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v3i02.751

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengaktifkan mahasiswa melalui pembelajaran berdasarkan teori APOS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdasarkan teori APOS dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa. Hal ini didukung dengan hasil lembar observasi aktivitas mahasiswa mencapai persentase nilai rata-rata pengamatan (SR) sebesar 75% dan 85 %, persentase ini dalam kriteria yang baik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdasarkan teori APOS dapat meningkatkan aktivitas mahasiswa.
Penerapan Model Pembelajaran Osborn untuk Meningkatkan Literasi Matematis Siswa SMP Sugandi, Milla Mustikawati
TRANSFORMASI Vol 3 No 02 (2019): Transformasi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v3i02.753

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan masih rendahnya literasi matematis siswa, padahal kemampuan ini merupakan tujuan pelajaran matematika. Oleh karena itu, diperlukan suatu strategi untuk mendorong siswa dalam mengembangkan literasi matematisnya. Pembelajaran dengan model Osborn memungkinkan siswa untuk mengembangkan literasi matematis karena pembelajaran dilakukan secara interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menelaah peningkatan literasi matematis siswa yang mendapat model pembelajaran Osborn dan siswa yang mendapat pembelajaran ekspositori. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan sampel penelitian dua kelas dari kelas VIII SMP pada salah satu sekolah di Kota Cimahi. Satu kelas dipilih sebagai kelompok kontrol mendapatkan pembelajaran ekspositori dan satu kelas lainnya sebagai kelompok eksperimen mendapatkan model pembelajaran Osborn. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini terdiri dari instrumen tesdan non tes. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif, data tersebut dianalisis menggunakan uji statistik t. Hasil peneli-tian menyimpulkan bahwa,peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran Osborn lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran ekspositori. Hasil penelitian menunjukkan literasi matematis siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Osborn lebih baik dari pembelajaran ekspositori. Dengan demikian, hasil penelitian ini berimplikasi terhadap pemilihan model pembelajaran oleh guru matematika di sekolah.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DA-LAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN ENDED PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL KELAS VII SMP Widayanti, Evi; Anggraeni, Sukma Ana
TRANSFORMASI Vol 3 No 02 (2019): Transformasi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v3i02.754

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal open ended yang berkaitan dengan permasalahan sehari-hari sangatlah penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur, menganalisis, dan mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal open-ended pada materi aritmetika sosial kelas VII SMP. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ada 36 siswa kelas VII-H di SMPN 28 Surabaya dan diambil 6 siswa dari kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Tes berupa soal open-ended materi aritmetika sosial. Wawancara untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis secara lisan menggunakan wawancara semi terstruktur. Subjek dianalisis berdasarkan 3 indikator yaitu: 1) menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa atau simbol matematika (IDK 1), 2) menjelaskan ide, situasi dan relasi matematik, secara lisan dan tulisan dengan benda nyata, gambar, grafik dan aljabar (IDK 2), dan 3) menganalisis dan mengevaluasi pemikiran matematis dan strategi yang dipakai orang lain (IDK 3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal open-ended pada materi aritmetika sosial kelas VII SMP dapat dikatakan baik, karena (1) siswa pada kategori tinggi mampu mencapai Indikator 1 (IDK 1), IDK 2, dan IDK 3, (2) siswa pada kategori sedang mampu mencapai IDK 1 dan IDK 2, tetapi kurang mampu pada IDK 3, dan (3) siswa pada kategori rendah mampu mencapai IDK 1, kurang mampu pada IDK 2, dan belum mampu pada IDK 3.
STRATEGI LEARNING START WITH A QUESTION DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Rusdiana, Rina; Holisin, Iis; Mursyidah, Himmatul
TRANSFORMASI Vol 4 No 1 (2020): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v4i1.830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Learning Start with a Question terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII E dan VII F SMP Muhammadiyah 2 Surabaya yang berturut-turut sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Masing-masing kelas terdiri dari 22 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan instrumen berupa RPP, LKS, soal pretest/posttest, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Data hasil penelitian diolah dengan uji t dan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi Learning Start with a Question berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa; (2) aktivitas siswa dominan pada “menyimak dan mampu menyebutkan kembali materi yang telah disampaikan” dengan persentase 50,5%; (3) respon siswa terhadap pembelajaran matematika menggunakan strategi Learning Start with a Question menunjukkan respon positif.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI BANGUN DATAR DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Rika Wahyuningsih; Pujiastuti, Heni
TRANSFORMASI Vol 4 No 1 (2020): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v4i1.869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun datar yang ditinjau berdasarkan perbedaan gender. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Subjek penelitian ini berjumlah 6 siswa, 3 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes kemampuan pemecahan masalah berbentuk uraian sebanyak tiga soal dengan materi bangun datar, dan wawancara. Data yang diperoleh menunjukkan kemampuan pemecahan masalah siswa perempuan lebih unggul dibandingkan siswa laki-laki. Hal ini dapat dilihat dari hasil perolehan skor rata-rata yang diperoleh per soal. Siswa perempuan biasanya cenderung lebih cermat dan teliti dalam menghadapi suatu permasalahan soal pemecahan masalah dibandingkan siswa laki-laki yang terburu-buru-buru dan kurang teliti.
ANALISIS TINGKAT KECEMASAN SISWA DALAM MENGHADAPI UJIAN MATEMATIKA Fauziah, Nabilah; Pujiastuti, Heni
TRANSFORMASI Vol 4 No 1 (2020): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v4i1.872

Abstract

PISA menyatakan bahwa Indonesia masih tergolong rendah dalam penguasaan materi. Karena sifat matematika yang dianggap sulit oleh sebagian besar siswa dan menimbulkan rasa cemas pada saat berhadapan dengan matematika, baik dalam pembelajaran atau dalam menghadapi evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi ujian matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 23 Kabupaten Tangerang dan melibatkan 8 siswa secara acak tanpa mengetahui kemampuan awal siswa. Instrument yang digunakan untuk memperoleh adalah angket untuk mengetahui tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi ujian matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan siswa terhadap ujian matematika sangat rendah. Kecemasan dalam tingkat yang rendah dan sedang berpengaruh positif terhadap penampilan belajar siswa, salah satunya dapat meningkatkan motivasi belajar. Karena kecemasan yang dialami siswa dapat dijadikan stimulus yang berguna bagi siswa itu sendiri. Menanamkan rasa percaya diri kepada siswa bahwa mereka bisa memahami dan menyelesaikan persoalan matematika serta menghilangkan prasangka negatif mengenai pelajaran matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL Rini Husna Azzahra; Heni Pujiastuti
TRANSFORMASI Vol 4 No 1 (2020): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v4i1.876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi sistem persamaan linear tiga variabel berdasarkan tahapan Polya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ada 30 siswa kelas X IPS 3 SMAN 5 Kota Serang dan diambil 6 siswa dari kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Instrumen tes yang diberikan sebanyak 3 butir soal berbentuk soal cerita. Subjek dianalisis berdasarkan indikator tahapan Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali proses dan hasil. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa kelas X IPS 3 SMAN 5 Kota Serang masih rendah. Hal ini karena : (1) pada tahap memahami masalah siswa belum sepenuhnya memahami masalah materi sistem persamaan linear tiga variabel; (2) pada tahap merencanakan penyelesaian siswa kesulitan dalam menuliskan strategi/rencana untuk menyelesaikan masalah; (3) pada tahap melaksanakan rencana penyelesaian siswa tidak melakukan proses perhitungan dengan benar dan tidak menemukan solusi yang tepat; dan (4) pada tahap memeriksa kembali siswa hanya sampai pada perolehan solusi tanpa memeriksa kembali dengan mensubstitusi ke persamaan awal dan juga tidak membuat kesimpulan.
EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA MATERI TRIGONOMETRI Kamauko, Nofita Merlin; Garak, Siprianus S.; Samo, Damianus D.
TRANSFORMASI Vol 4 No 1 (2020): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v4i1.881

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah, perbedaan peningkatan indikator kemampuan pemecahan masalah, serta pengaruh interaksi model pembelajaran dan gender terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kupang dengan sampel berjumlah 91 siswa yang terdiri dari kelas eksperimen sebanyak 46 siswa, dan kelas kontrol 45 siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, n-gain, uji normalitas dan homogenitas, uji hipotesis dengan uji statistik t atau Mann-Whitney serta uji Anova dua jalur. Hasil penelitian dan analisis dapat disimpulkan : 1) kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah pada materi trigonometri lebih tinggi dari siswa yang diajarkan dengan pembelajaran biasa dengan n-gain kelas eksperimen 0,60 dan kelas kontrol 0,45; 2) peningkatan rata-rata indikator kemampuan pemecahan masalah pada indikator memahami masalah, merencanakan pemecahan, dan memeriksa kembali pada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah pada materi trigonometri lebih tinggi dari siswa yang diajarkan dengan pembelajaran biasa; dan 3) tidak ada pengaruh gender pada kemampuan pemecahan masalah siswa dan juga tidak ada pengaruh interaksi model pembelajaran dan gender terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS BERDASARKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS Dinda Amalia; Windia Hadi
TRANSFORMASI Vol 4 No 1 (2020): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v4i1.904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab kesalahan yang dilakukan siswa yang mempunyai kemampuan penalaran tinggi dan rendah dalam menyelesaikan soal HOTS berdasarkan teori Newman. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa kelas VIII di salah satu SMP Jakarta semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 untuk menentukan kategori kemampuan penalaran matematis. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Kerangka analisis dikembangkan berdasarkan kategori kesalahan Newman. Hasil penelitian menunjukkan siswa kemampuan penalaran tinggi matematis (SKPT) memiliki kesalahan dalam memahami soal dan kesalahan keterampilan proses serta mampu menyelesaikan soal HOTS dengan benar tanpa ada kesalahan, sedangkan siswa kemampuan penalaran rendah (SKPR) rendah memiliki kesalahan memahami soal HOTS dan kesalahan dalam keterampilan proses. Faktor yang menyebabkan kesalahan SKPT adalah kekeliruan dalam melakukan perhitungan dalam menyelesaikan soal HOTS sedangkan, faktor penyebab kesalahan SKPR adalah pada segi kognitif yaitu kurang memahami soal dengan baik.

Page 7 of 16 | Total Record : 153


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): TRANSFORMASI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 9 No 1 (2025): TRANSFORMASI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 8 No 2 (2024): TRANSFORMASI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 8 No 1 (2024): TRANSFORMASI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 7 No 2 (2023): TRANSFORMASI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 7 No 1 (2023): TRANSFORMASI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 6 No 2 (2022): TRANSFORMASI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 6 No 1 (2022): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5 No 2 (2021): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5 No 1 (2021): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4 No 2 (2020): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4 No 1 (2020): TRANSFORMASI : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 3 No 02 (2019): Transformasi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 3 No 1 (2019): TRANSFORMASI-JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN MATEMATIKA Vol 3 No 1 (2019): TRANSFORMASI-JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN MATEMATIKA Vol 2 No 2 (2018): TRANSFORMASI-JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN MATEMATIKA Vol 2 No 2 (2018): TRANSFORMASI-JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN MATEMATIKA Vol 2 No 1 (2018): TRANSFORMASI-JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN MATEMATIKA Vol 2 No 1 (2018): TRANSFORMASI-JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN MATEMATIKA Vol 1 No 2 (2017) Vol 1 No 2 (2017) Vol 1 No 1 (2017) Vol 1 No 1 (2017) More Issue