cover
Contact Name
Fauzi Abdillah
Contact Email
abdillah@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmd@unj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI
ISSN : 14121875     EISSN : 25974513     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Scientific Journal of Pulpit of Democracy is a forum for publication of the field of Social-Political, Legal, and Educational Sciences in the form of theoretical studies, research results, and related scientific papers. First published in 2001, with frequencies published 2 times a year in October and April.
Arjuna Subject : -
Articles 182 Documents
Analysis of the value of multiculturalism in indonesian history textbooks in the independent curriculum Santosa, Firdaus Hadi; Marta, Nuraeni; Humaidi, Humaidi
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No. 1 Oktober 2024
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v24i1.51189

Abstract

This research aims to reveal the existence of multiculturalism values ​​in high school history textbooks in the Merdeka Curriculum. The method used in this research is a qualitative method with a content analysis approach, with the data source being high school history textbooks in the independent curriculum for classes X, XI, and XII. The research results show that (1) the value of multiculturalism in textbooks appears more often in factual material such as in classes XI and XII compared to conceptual material in class plurality. In contrast, the value of equality is mostly represented by a discussion of the role of women in Indonesian history. The conclusion is that there are quite a lot of multiculturalism values ​​contained in history textbooks in the Independent Curriculum, although teachers need to maximize them by adding more contextual examples to make the process of instilling multiculturalism values ​​easier.
Mewujudkan Kesadaran Bela Negara Bagi Generasi Muda Dalam Meningkatkan Ketahanan Nasional Latuheru, Stevani Carolina; Khamim Zarkasih
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No.2 April 2025
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v24i2.52084

Abstract

Kesadaran bela negara generasi muda sangat penting dalam menjaga ketahanan nasional di tengah tantangan era globalisasi dan digitalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi penanaman nilai-nilai bela negara melalui pendidikan formal, informal, serta pemanfaatan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran bela negara pada generasi muda disebabkan oleh kurangnya pemahaman sejarah, pengaruh budaya asing, dan lemahnya internalisasi nilai-nilai Pancasila. Upaya peningkatan kesadaran bela negara dapat dilakukan melalui pendidikan karakter, pemutakhiran kurikulum, dan dialog lintas budaya. Artikel ini menyimpulkan bahwa kesadaran bela negara perlu diwujudkan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter generasi muda masa kini, sehingga dapat memperkuat ketahanan nasional dan menjaga integritas bangsa.
Menumbuhkan Kesadaran HAM Melalui Nilai-nilai Pancasila Anisa, Nur; Putro, Khamim Zarkasih
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No.2 April 2025
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v24i2.52086

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai hak asasi manusia yang terkandung dalam ideologi Pancasila dengan menggunakan pendekatan library research yakni memanfaatkan beberapa sumber bacaan yang relevan untuk kemudian ditarik sebuah keismpulan. Pancasila merupakan pedoman bagi negara dalam mengatur segala aspek kehidupan masyarakatnya. Pancasila sebagai ideologi mengandung nilai-nilai yang menjunjung tinggi kemanusiaan. Hak asasi manusia sangat penting ditegakkan karena memandang tiap-tiap manusia memiliki hak yang dibawa sejak lahir dan merupakan pemberian Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga tidak dapat dirusak dan dirampas oleh siapapun. UU No. 39 Tahun 1999 dan UU No. 26 Tahun 2000 tentang hak asasi manusia sebagai perwujudan perlindungan negara terhadap hak-hak yang dimiliki oleh warga negaranya. Hak asasi manusia berkaitan dengan landasan negara yakni Pancasila. Pada tiap-tiap butir sila terdapat nilai-nilai yang menyiratkan untuk menghargai dan mengedepankan hak asasi manusia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Democracy satisfaction and political engagement: understanding student interest in political involvement Patmisari, Patmisari; Haryani, Fenny Riza; Ariani, Sinta; Nur Isnaini, Dian Ratri
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No. 1 Oktober 2024
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v24i1.52630

Abstract

Trust will influence a person's choices, including selecting leaders. Therefore, this study wanted to see the influence of student democracy satisfaction on the interest in political involvement. This research utilizes a quantitative approach with a correlational design. The population of this research is all students from public and private universities since 2014/2015 who are in all areas of Java, using a proportional random sampling technique. The data analysis technique used is directed at testing the hypotheses that have been formulated. The research results from 272 re-spondents among students on the island of Java, and the first hypothesis shows that the t-value is 1.001 < 1.969 and the significance value is 0.318 > 0.05. The second hypothesis shows a t-value of 2.744 > 1.969 and a signifi-cance value of 0.006 < 0.05. The third hypothesis shows an F-count value of 4.212 > 3.049 and a significance value of 0.016 < 0.05. It can be concluded that there is no significant influence on the variable of student trust in gov-ernment and interest in political involvement. In contrast, the variable satis-faction with democracy on interest in political involvement has a significant influence. The influence that satisfaction with democracy has on interest in political involvement is positive. However, student trust in government and satisfaction with democracy influence interest in political involvement. The research results imply that satisfaction with democracy is an essential factor in efforts to increase interest in political involvement. The suggestion that is expected to provide material for consideration is that further research is needed on student satisfaction with democracy to determine student satisfac-tion with democracy.
Perbandingan Malpraktek Pemilu Oleh Petahana Pada Pemilihan Bupati Wilayah Sumatera Utara Tahun 2020 : Studi Kasus pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Mandailing Natal dan Kabupaten Labuhan Batu Saputra, Alwi; Hendrik, Doni
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No.2 April 2025
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v24i2.52725

Abstract

Malpraktek pemilu merupakan kesalahan dalam praktek pemilu yang menyimpang dari prosedurnya, baik disengaja maupun tidak. Malpraktek pemilu dewasa ini menjadi salah satu cara licik kandidat untuk memenangkan pemilihan, khususnya petahana. Kasus malpraktek pemilu telah marak terjadi pasca perang dunia kedua, baik dunia internasional maupun kontestasi lokal dalam pilkada. Penelitian ini meneliti tentang kasus malpraktek pemilu  yang dilakukan oleh petahana dalam pilkada yang terjadi pada Pemilihan Bupatan (Pilbup) serentak di Sumatera Utara di Kabupaten Mandailing Natal dan Labuhan Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan pengumpulan data melalui studi pustaka. Kasus malpraktek pemilu di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dilakukan petahana melalui kerjasama dengan petugas KPPS di TPS 001 dan 002 Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara. Tindak pelanggaran yang dilakukan adalah melakukan penggelembungan suara dan manipulasi data pemilih. Selanjutnya, kasus yang terjadi di Kabupaten Labuhan Batu adalah akibat dari kelalaian dari petugas KPPS yang kurang pemahaman dan pengalaman dalam bertugas yang membolehkan pemilih datang tanpa surat undangan, tanpa Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan pindah memilih tanpa identitas dan surat rekomendasinya. Akibat dari tindak keteledoran tersebut banyak oknum melakukan tindak kecurangan untuk memenangkan petahana. Jadi, ternyata malpraktek pemilu yang melibatkan petahana di Kabupaten Madina dan Labuhan Batu ditemukan perbedaan signifikan. Di Kabupaten Madina terjadi kesengajaan dan hubungan timbal balik antara petahana dan petugas KPPS, sementara di Kabupaten Labuhan Batu tidak direncanakan, tetapi murni karena keteledoran dan kurang pemahaman petugas di PPS dan KPPS.
Tantangan dan Peluang Pemilu di Era Digital: Menjawab Isu Media Sosial dan Keamanan Demokrasi bagi Mahasiswa ITB Laksuri, Arzety; Wijaya, Reza; Naufal Risnandar, Gery; Qonita Aqila, Raia
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No.2 April 2025
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v24i2.53036

Abstract

Era digital telah mengubah cara mahasiswa, termasuk mahasiswa ITB, terlibat dalam politik, khususnya dalam konteks pemilu. Media sosial kini menjadi sarana utama bagi mereka untuk berpartisipasi, menyuarakan opini, dan mengikuti perkembangan politik. Namun, penggunaan media sosial juga menghadirkan tantangan besar, seperti penyebaran hoaks, disinformasi, dan meningkatnya polarisasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana mahasiswa ITB memanfaatkan media sosial dalam partisipasi politik terkait pemilu, serta tantangan yang mereka hadapi dalam menjaga keamanan demokrasi di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif terhadap mahasiswa ITB dan wawancara mendalam untuk menggali pandangan mereka terhadap pengaruh media sosial dalam proses politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa ITB aktif menggunakan media sosial untuk mencari informasi politik dan berpartisipasi dalam diskusi terkait pemilu. Namun, banyak di antara mereka yang terpapar oleh hoaks dan informasi palsu, yang mempengaruhi persepsi mereka terhadap isu politik. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi digital yang lebih baik di kalangan mahasiswa, khususnya dalam konteks pemilu, untuk mendorong partisipasi politik yang lebih berkualitas dan aman. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan institusi pendidikan dalam merancang program literasi digital yang mendukung keterlibatan politik yang sehat bagi mahasiswa ITB sebagai generasi penerus demokrasi.
Menggali Konsep Demokrasi Santun: Tinjauan Literatur dalam Konteks Kepemimpinan Prabowo Subianto Anindita, Chika; Chysara Rabani; Raisa Rahma Rizkia; Arianto, Wahyu Eka M. A.
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No.2 April 2025
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v24i2.53126

Abstract

"Demokrasi santun" menjadi konsep yang penting dalam politik Indonesia, terutama setelah banyak dibahas dalam pidato-pidato Prabowo Subianto. Konsep ini menekankan pentingnya etika, dialog terbuka, dan saling menghargai dalam berpolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan memahami makna demokrasi santun serta melihat bagaimana penerapannya bisa mengurangi konflik politik. Dengan metode kajian literatur, penelitian ini menganalisis berbagai tulisan akademik dan pidato terkait untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan demokrasi santun dan mengapa penting bagi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa demokrasi santun berpotensi meredam konflik politik dan sosial, namun di sisi lain menimbulkan kekhawatiran terhadap pembatasan kebebasan berpendapat dan kembalinya praktik otoritarianisme. Dominasi militer dalam kabinet dan pengaruh oligarki dalam kebijakan memperkuat kekhawatiran ini. Oleh karena itu, penerapan demokrasi santun harus diimbangi dengan perlindungan hak-hak sipil, penguatan mekanisme checks and balances, dan partisipasi publik yang aktif. Penelitian ini menambah pemahaman tentang demokrasi di Indonesia, khususnya mengenai kepemimpinan yang mengedepankan etika. Hasil penelitian ini diharapkan bisa mendorong terciptanya budaya demokrasi yang lebih toleran dan harmonis, serta bermanfaat bagi stabilitas politik di Indonesia.
Transformasi Demokrasi Indonesia: Menuju Keberlanjutan Politik yang Inklusif dan Partisipatif Bayani, Aqilla Zati; Gempita, Maharani Awalia; Heriarji, Romero Wimala; Al-Ghifari, Ziyad Nabil
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No.2 April 2025
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v24i2.53154

Abstract

Demokrasi Indonesia terus berkembang sejak era reformasi, mengalami dinamika yang sangat kompleks di tengah globalisasi dan tantangan domestik. Paper ini meneliti transformasi demokrasi di Indonesia, dengan fokus pada keterlibatan masyarakat dalam proses politik dan peran kelembagaan negara dalam memastikan inklusivitas dan partisipasi aktif. Penelitian ini menyoroti bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya bergantung pada pemilihan yang adil, tetapi juga pada peningkatan kualitas keterlibatan publik dan penguatan peran institusi untuk menegakkan transparansi serta akuntabilitas. Penelitian ini juga mengamati faktor-faktor eksternal seperti pengaruh media digital dan respons terhadap krisis lingkungan yang berperan dalam mendorong paradigma demokrasi baru. Dengan pendekatan multidisiplin, penelitian ini menawarkan rekomendasi bagi kebijakan publik yang mendukung demokrasi berkelanjutan dan inklusif. Penelitian ini bertujuan menjadi kontribusi kritis dalam memperdalam pemahaman tentang penguatan demokrasi di Indonesia dan menyarankan strategi untuk memajukan sistem politik yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, sehingga menghasilkan tata kelola yang berdaya saing serta responsif terhadap kebutuhan rakyat.
Kecurangan Pemilihan Presiden di Indonesia pada tahun 2024 : Analisis Kasus dan Dampaknya terhadap Demokrasi Said Alghan, Adnan; Hafiedh , Fadlan; Louis, Marvel; Pratama, Virghikal Birru Unggul
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No.2 April 2025
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v24i2.53161

Abstract

Penelitian ini mengkaji integritas pemilihan umum di Indonesia dengan berfokus pada tantangan dan ancaman yang ditimbulkan oleh kecurangan dalam Pemilu 2024. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menyoroti berbagai ketidakteraturan signifikan seperti pelanggaran prosedural oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), surat suara yang telah ditandai sebelum hari pemungutan suara, serta masalah logistik yang mencakup hilangnya surat suara dan kotak suara yang tidak tersegel. Laporan dari Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia mengungkapkan bahwa skala kecurangan dalam Pemilu 2024 lebih parah dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Permasalahan ini merusak kepercayaan publik terhadap proses pemilu dan berpotensi menimbulkan risiko terhadap stabilitas politik. Hasil penelitian menekankan pentingnya mengatasi tantangan-tantangan ini melalui penguatan pengawasan, perbaikan prosedur, dan aksesibilitas yang inklusif untuk memastikan pelaksanaan pemilu yang adil dan transparan. Dengan memulihkan kepercayaan publik, langkah-langkah tersebut menjadi sangat penting untuk melindungi demokrasi di Indonesia dan menjaga legitimasi pemerintahan yang terpilih.
Youth Activists and Democracy : A Literature Review of Contributions to the Transformation of Critical Citizenship Pinandhita, Peni; Rafa; Salsabila, Lubna; Susalti Nur Arsyad
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No.2 April 2025
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v24i2.54646

Abstract

Effective political socialization fosters strong political awareness, which in turn encourages active and meaningful political participation. A critical citizen not only understands their rights and responsibilities but also possesses the ability to think reflectively and respond to social injustices. To strengthen political awareness among the younger generation, it is necessary to have political socialization agents who can tailor their strategies to the characteristics of youth. In this study, the agent in question is young activists. The method employed in this research is a literature study. The findings indicate that young activists play a significant role in enhancing political awareness among the younger generation and in shaping the character of critical citizens. Although often perceived as lacking experience, young activists have demonstrated a tangible impact in cultivating critical citizenship through various initiatives. This study aims to examine the contribution of young activists as political socialization agents in shaping critical citizens. The findings show that young activists have successfully acted as political socialization agents who strengthen political awareness among youth.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No.2 April 2025 Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No. 1 Oktober 2024 Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 23 No. 2 April 2024 Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 23 No. 1 Oktober 2023 Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 2 April 2023 Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 1 Oktober 2022 Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 21 No. 2 April 2022 Vol 21 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 21 No. 1 October 2021 Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 20 No. 2 April 2021 Vol 19 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 19 No. 2 April 2020 Vol 20 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 20 No. 1 Oktober 2020 Vol 19 No 01 (2019): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 19 No. 1 Oktober 2019 Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 18 No. 2 April 2019 Vol 18 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 18 No. 1 Oktober 2018 Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 17 No. 2 April 2018 Vol 17 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 17 No. 1 Oktober 2017 Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 16 No. 2 April 2017 Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, Vol 16 No 1 Oktober 2016 Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 15 No. 2 April 2016 Vol 15 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 15 No. 1 Oktober 2015 Vol 14 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 14 No. 2 April 2015 Vol 14 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 14 No.1 Oktober 2014 Vol 13 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi: Volume 13 No. 2 April 2014 Vol 13 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi: Volume 13 No. 1 Oktober 2013 Vol 12 No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi: Volume 12 No. 2 April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi: Volume 11 No. 2 April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, Vol 10 No 2 April 2011 More Issue