cover
Contact Name
Juneris Aritonang
Contact Email
june_30ops@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
june_30ops@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
ISSN : 25284002     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan dan Lingkungan Hidup dikelola oleh Direktorat Pascasarjana Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia, merupakan salah satu wadah bagi para dosen dan mahasiswa baik dilingkungan kampus maupun di luar kampus untuk mengisi tulisan ataupun artikel hasil penelitian dan rekayasa teknologi kesehatan masyarakat,khususnya penyakit berbasis lingkungan, masyarakat dan kesehatan kerja serta memiliki bidang peminatan AKK, CARS, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Bisotatistik, Epidemiologi, K3.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSUD DR SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI JAWA TENGAH Mahardika, Tarisca Dhea; Adiningsih, Retnowati; Mursiany, Anita
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i2.6547

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang terus meningkat jumlah penderitanya dan membutuhkan terapi jangka panjang. Di Kabupaten Wonogiri sendiri terdapat 17.590 penderita DM, namun ketidakpatuhan minum obat masih menjadi penyebab kegagalan pengendalian glukosa darah. Ketidakpatuhan berdampak pada komplikasi serius seperti kerusakan organ, penurunan kualitas hidup, serta peningkatan beban layanan kesehatan. Tujuan:Mengetahui karakteristik pasien dan tingkat kepatuhan minum obat pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Metode:Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan porposive sampling. Kesimpulan: Berdasarkan karakterisrik hasil penelitian di Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, mayoritas pasien diabetes mellitus tipe 2 adalah perempuan sebanyak 92%. Usia paling banyak yaitu 55-64 tahun sebanyak 48%. Pendidikan terakhir SMA sebanyak 41%. Sejumlah 64% dengan pekerjaan lain-lain dan menderita diabetes kurang dari lima tahun sebanyak 53%. Berdasarkan Tingkat kepatuhan minum obat pasien didominasi oleh kategori sedang sebanyak 63%, sedangkan kepatuhan tinggi hanya ditemukan pada 37% pasien.
ANALISIS HUBUNGAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT, ORGANIZATIONAL TRUST, DAN WORK ENVIRONMENT TERHADAP KINERJA PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS SEKUPANG BATAM Pradifta, Alma; Marlindawani, Jenny; Sitorus, Mido Ester J.; Manurung , Kesaktian; Sembiring, Rinawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i2.6577

Abstract

Latar belakang: Indonesia merupakan negara high burden countries penyumbang Tuberkulosis kedua setelah India, Belum tercapainya indicator success rate (SR) menjadi tanggungjawab besar tim pelaksana program. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pencapaian indikator faktor organisasi, petugas, lingkungan, dan manajemen program TB. Tujuan: mengetahui pengaruh perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Sekupang Batam yang berjumlah 63 orang. Penentuan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan total sampling sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 sampel. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Terdapat hubungan perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam. Variabel yang paling berhubungan terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam work environment (X3).. Kesimpulan: Terdapat hubungan perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam
EVALUASI PROGRAM DASHAT BERBASIS INPUT–PROSES–OUTPUT–OUTCOME (IPOO) DI KELURAHAN MEDAN SUNGGAL TAHUN 2024 Harianja, Ester Saripati; Sidabutar, Vero Tiar Mauli; Lumbantoruan, Mestika; Malau, Grace Christine
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i2.6696

Abstract

Latar belakang: Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) merupakan program unggulan BKKBN yang bertujuan menurunkan angka stunting melalui pemanfaatan pangan lokal yang sehat, lezat, bergizi, dan modern, serta kegiatan pengolahan pangan secara teoritis dan praktis. Tujuan: mengevaluasi pelaksanaan Program DASHAT di Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, tahun 2024. Metode: kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari Lurah, Penanggung Jawab Program, Ketua Kampung, Koordinator KB, Kader DASHAT, serta ibu yang memiliki balita stunting. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa pada aspek input, sumber daya manusia telah memadai, dukungan dana cukup untuk pengadaan bahan pangan bergizi, dan sarana prasarana mendukung pelaksanaan program. Pada aspek process, kegiatan berjalan baik, ditandai dengan perencanaan yang tersusun dengan jelas, pengorganisasian sesuai tugas dan fungsi, serta pelaksanaan program yang meliputi pemantauan pertumbuhan, penyuluhan gizi, dan pengolahan pangan DASHAT. Evaluasi dan pengawasan juga berjalan optimal melalui pemantauan BKKBN via platform Kampung KB. Pada aspek output, capaian program sesuai target yang ditetapkan. Sementara pada aspek outcome, terjadi penurunan jumlah balita stunting dari 7 menjadi 3 balita. Saran: agar tenaga kesehatan terus memberdayakan kader posyandu melalui penyuluhan dan pendampingan intervensi gizi berbasis masyarakat secara berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi antara kader, tenaga kesehatan, dan pemerintah kelurahan dalam upaya percepatan penurunan stunting
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS NON RAWAT INAP MANDREHE UTARA Tarigan, Yenni Gustiani; Munthe, Seri Asnawati; Gulo, Titus Themavati; Hulu, Yufianis
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v10i2.6851

Abstract

Latar belakang: Kinerja tenaga kesehatan merupakan indikator penting dalam menentukan mutu pelayanan di Puskesmas. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kinerja adalah motivasi kerja, yang berperan dalam mendorong semangat, tanggung jawab, dan komitmen dalam melaksanakan tugas. Kinerja yang tidak optimal dapat berdampak pada rendahnya kepuasan pasien dan citra institusi pelayanan kesehatan. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Non Rawat Inap Mandrehe Utara. Metode: pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Seluruh tenaga kesehatan sebanyak 59 orang dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-square pada tingkat signifikansi 0,05 menggunakan SPSS. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara kebutuhan fisiologis (p=0,000), kebutuhan penghargaan (p=0,008), kebutuhan sosial (p=0,004), dan kebutuhan aktualisasi diri (p=0,049) dengan kinerja tenaga kesehatan. Namun, kebutuhan keamanan tidak berhubungan secara signifikan dengan kinerja (p=0,704). Kesimpulan: Motivasi kerja berhubungan dengan kinerja tenaga kesehatan, khususnya pada aspek fisiologis, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Upaya peningkatan motivasi melalui pengembangan karier, pelatihan berkelanjutan, dan dukungan lingkungan kerja perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN SHIFT KERJA DENGAN TINGKAT STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TIPE B KABUPATEN GRESIK Maraqonitatillah, Nurma; Mindiharto, Sestiono
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Shift kerja berpotensi menjadi faktor risiko stres kerja pada perawat. Data PPNI tahun 2018 menunjukkan bahwa 50,9% perawat di Indonesia mengalami stres kerja. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa 48,3%–82% perawat shift mengalami stres. Di RSUD Tipe B Kabupaten Gresik, seluruh perawat shift malam mengalami stres berat (100%), sementara perawat shift pagi seluruhnya mengalami stres ringan (100%), dan shift siang terbagi antara stres ringan (56,5%) dan berat (43,5%). Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara shift kerja dan tingkat stres kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan shift kerja dengan tingkat stres kerja pada perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tipe B Kabupaten Gresik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 65 perawat ruang rawat inap, diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara shift kerja dengan tingkat stres kerja (p-value = 0,000). Seluruh perawat pada shift pagi mengalami stres kerja ringan (100%), sedangkan seluruh perawat pada shift malam mengalami stres kerja berat (100%). Pada shift siang, 56,5% perawat mengalami stres ringan dan 43,5% mengalami stres berat. Simpulan: Shift kerja berhubungan secara signifikan dengan tingkat stres kerja perawat, dengan shift malam menjadi faktor risiko utama terhadap stres kerja berat. Upaya manajemen shift dan program dukungan psikososial disarankan untuk mengurangi dampak stres kerja di rumah sakit.
ANALISIS FAKTOR RESIKO KEJADIAN STUNTING DI KABUPATEN NIAS BARAT TAHUN 2024 Daeli, Debora; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati; Dachi, Rahmat Alyakin; Hutajulu, Johansen
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, sehingga menyebabkan anak memiliki tinggi badan yang tidak sesuai dengan usianya. Tujuan: untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian stunting di Kabupaten Nias Barat. Metode: kuantitatif analitik dengan metode korelasional dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan, mulai dari April hingga Oktober 2024, di wilayah Kabupaten Nias Barat. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh balita usia 24–59 bulan yang melakukan pemeriksaan di posyandu dan tercatat dalam data posyandu. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 158 balita usia 24–59 bulan. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan wawancara, serta didukung oleh data sekunder dari Profil Kesehatan Kabupaten Nias Barat. Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square, dengan memperhatikan nilai p dan Odds Ratio (OR) sebagai ukuran kekuatan hubungan antar variabel. Hasil: menunjukkan bahwa beberapa faktor berisiko terhadap kejadian stunting, antara lain: riwayat pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI), usia ibu saat hamil, jarak antar kelahiran, tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, pendapatan keluarga, riwayat penyakit infeksi, serta status imunisasi. Simpulan: untuk meningkatkan intensitas penyuluhan kepada masyarakat, khususnya terkait pentingnya pemberian ASI eksklusif dan jenis-jenis MP-ASI yang tepat. Selain itu, perlu dilakukan sosialisasi mengenai usia ideal untuk kehamilan dan persalinan guna mencegah terjadinya stunting di masa mendatang.
ANALISIS KEPUASAN PASIAN ATAS PELAYANAN RAWAT JALAN DI POLI PENYALIT DALAM RSU. ESHMUM MEDAN Haryantari, Rizky; Manurung, Kesaktian; Sirait, Asima; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pelayanan poli rawat jalan yaitu jenis layanan medis di rumah sakit yang dirujuk kepada pasien waktu kurang dari 24 jam, hingga tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Layanan ini bertujuan untuk melaksanakan observasi, menetapkan diagnosis, memberikan terapi, melakukan rehabilitasi, serta menyelenggarakan berbagai layanan kesehatan lainnya Tujuan: untuk mengevaluasi keterkaitan antara mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien terhadap layanan rawat jalan di Poliklinik Penyakit Dalam RSU Eshmun Medan Metode: menggunakan pendekatan analitis dengan desain potong lintang (cross-sectional). Populasi melibatkan seluruh pasien rawat jalan yang datang ke Poliklinik Penyakit Dalam RSU Eshmun Medan selama bulan Juni 2023, yang berjumlah 283 orang. Sampel diambil sebanyak 96 orang, menggunakan rumus penentuan sampel untuk estimasi proporsi, dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara komputerisasi dengan menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Simpulan: bahwa ada hubungan yang signifikan antara mutu layanan dan kepuasan pasien (α < 0,05). Dengan kata lain, semakin baik kualitas pelayanan yang disediakan oleh rumah sakit, maka tingkat kepuasan pasien pun akan semakin tinggi Hasil: diharapkan dapat memberikan saran bagi pihak rumah sakit agar meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap semua aspek layanan, baik dari segi struktural maupun fungsional. Setiap unit layanan dapat melaksanakan tugasnya dengan lebih profesional, berkualitas, dan fokus pada kepuasan pasien.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD DOLOKSANGGUL Purba, Dewi; Sinaga, Megasilvia; Lumbangaol, Crisna
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merujuk pada tingkat terpenuhinya layanan kesehatan yang optimal dan pemenuhan kebutuhan pasien. Sehingga hal ini menjadi aspek yang sangat diperhatikan dan dievaluasi jika terjadinya ketidakpuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan administasi terhadap kepuasan pasien rawat jalan di RSUD Doloksanggul. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasioanl analitik dengan cross-sectional. Penelitian ini memiliki populasi yakni pasien rawat jalan RSUD Doloksanggul dengan jumlah sampel 96. Tekniknya adalah menggunakan accidental sampling dengan rumus Lemeshow. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen, dengan analisia data univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menyatakan nilai p-value bukti fisik, empati, kehandalan, kesigapan dan jaminan masing-masing sesar (0,000 ≤0,05), artinya terdapat hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien. Kesimpulannya adalah kedua variabel memiliki pengaruh yang signifikan.
TUBERKULOSIS DALAM LANSKAP KEPADATAN DAN HUNIAN: STUDI SPASIAL DI PULAU NIAS Girsang, Vierto Irennius; Ziliwu, Meriberlina; Sirait, Asima; Siregar, Laura Mariati
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penyakit tuberkulosis adalah salah satu penyakit yang dipengaruhi oleh lingkungan. Diantaranya yaitu, kepadatan penduduk dan cakupan rumah sehat. Penyakit tuberkulosis paru. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepadatan penduduk dan cakupan rumah sehat dengan kejadian tuberkulosis di Pulau Nias. Metode: Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif. Desain yang dipakai adalah desain penelitian ekologi. Sumber data penelitian diperoleh dari Dinas Kesehatan di Kepulauan Nias, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan BPS Provinsi Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita tuberkulosis di Pulau Nias yang ada pada TB 03 tahun 2023. Penelitian ini menggunakan total sampling dimana seluruh data penderita Tuberkulosis di Pulau Nias. Analisa data menggunakan analisa spasial. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kepadatan penduduk cukup padat dengan kasus tuberkulosis rendah sebanyak 16 kecamatan. Wilayah dengan kepadatan penduduk cukup padat dengan kasus rendah sebanyak 14 kecamatan. Tidak ada hubungan kepadatan penduduk dengan kejadian tuberkulosis di Pulau Nias. Ada hubungan cakupan rumah sehat tinggi dengan kasus tuberkulosis. Simpulan: Tidak ada hubungan kepadatan penduduk dengan kejadian tuberkulosis di Pulau Nias. Ada hubungan cakupan rumah sehat tinggi dengan kasus tuberkulosis. Dinas Kesehatan di Pulau Nias, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan BPS Provinsi Sumatera Utara lebih meningkatkan ketersediaan data-data kasus tuberkulosis per kecamatan serta melengkapi data-data terkait kasus tuberkulosis dan jumlah penduduk di Pulau Nias.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA Arafah, Eka Hardianti; Barangkau, Barangkau; Nuryuliantika, Nuryuliantika
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Vulva hygiene selama menstruasi merupakan bagian penting dari perawatan diri remaja putri untuk menghindari infeksi dan menjaga kesehatan reproduksi. Secara global, praktik kebersihan menstruasi yang tidak memadai masih menjadi persoalan, termasuk di Indonesia yang mencatat angka praktik buruk sekitar 55%. Dukungan keluarga berperan penting sebagai faktor penguat dalam membentuk perilaku kesehatan remaja. Tujuan: Mengetahui keterkaitan antara dukungan keluarga dengan perilaku menjaga vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross-sectional, melibatkan 72 siswi MTS As’adiyah No. 8 Kampiri sebagai responden melalui metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis dilakukan menggunakan uji Continuity Correction. Hasil: Sebanyak 50% remaja memperoleh dukungan keluarga yang baik, namun 51,4% menunjukkan perilaku vulva hygiene yang kurang. Uji statistik memperoleh nilai p = 0,005 yang menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulan: Dukungan keluarga terbukti berhubungan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi. Keluarga yang memberikan dukungan optimal dapat membantu membentuk perilaku kebersihan menstruasi yang lebih baik.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 5 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup More Issue