cover
Contact Name
Imam Ghozali
Contact Email
akademika.stainbengkalis@gmail.com
Phone
+6281378742868
Journal Mail Official
akademika.stainbengkalis@gmail.com
Editorial Address
Akademika Research Centre Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis Jalan Lembaga Senggoro Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Riau - Indonesia Email: ( akademika.stainbengkalis@gmail.com ) atau ( akademika@kampusmelayu.ac.id )
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Akademika : Jurnal Keagamaan dan Pendidikan
ISSN : 20875630     EISSN : 2685158X     DOI : https://doi.org/10.56633/jkp.v18i1
Akademika is a journal published by STAIN Bengkalis. Akademika, Religious and Education Journal, a scientific periodical specializing in Islamic Studies and Local Wisdom, especially Malay culture. Published twice in one year every June and December. Inviting observers, researchers, and professionals to contribute the paper that focuses on Islamic Studies and Education to be published and disseminated to the public. The contribution of the paper will be selected through a mechanism of review of bestari partners and strict editing. Akademika is registered in National Library with Number International Standard Serial Number (ISSN) Printed: 2087-5630 and Online 2685-158X. FOCUS "AKADEMIKA: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan" focuses on Religious studies and discusses Educatioan from all sides: jurisprudences, sociology, psychology, methodology, Culture, and the developments of Religious legal cultures in the contemporary Muslim worlds. SCOPE "AKADEMIKA: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan" receives articles studying and discussing Educatioan and Islamic laws, which includes: Islamic jurisprudence (Fiqh), Islamic legal methodology (Usul al-Fiqh), Islamic criminal law, Islamic civil law, Islamic marriage law, Islamic family law, Islamic economic law, Islamic law as national law, and Islamic law in the contemporary world.
Articles 313 Documents
Filsafat Sebagai “Dasar” Agama (Islam) Jainul Arifin; Junaidi Junaidi
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v18i1.375

Abstract

Dalam realitas sosial-agama khususnya di Indonesia filsafat masih dianggap menakutkan, berat, rumit, abstrak, bahkan sebagian kecil ada yang masih beranggapan haram, menyesatkan, dan tidak dianjurkan dalam agama khususnya Islam. Filsafat sering dikonfrontasikan dengan agama, filsafat berkonotasi negatif sedang agama berkonotasi positif. Filsafat adalah pembahasan pencarian makna, nilai, atau solusi dari ketakjuban kehidupan atau persoalan yang selalu melitari manusia. Selain itu filsafat merupakan induk dari ilmu pengetahuan atau dasar dari segala ilmu pengetahuan, bahkan penulis berhipotesis bahwa filsafat juga merupakan dasar agama (Islam). Agama dipahami sebagai pedoman hidup, aturan moral yang bersifat sakral, kebenarannya bersifat mutlak, sehingga disebut dogmatis. Adapun yang menjadi landasan masalah adalah bagaimana menjadi mungkin filsafat sebagai dasar agama (Islam)? Penulisan ini menggunakan metode filsafat dan menggunakan pendekatan filsafat, serta pendekatan sejarah dan juga pendekatan teologi Islam. Secara umum pembahasan filsafat yang disejajarkan dengan agama memang sudah banyak yang bahas, yaitu menunjukkan orientasi filsafat dan agama adalah sama, sama-sama mencapai kebenaran hanya metodenya yang berbeda. Namun pembahasan tentang mencari esensi atau dasar agama (Islam) adalah filsafat, dengan metode filsafat dan pendekatan filsafat, sejarah serta teologi Islam belum ada yang membahas sehingga tulisan ini dapat dikatakan masih original. Hasilnya adalah Filsafat atau untuk bisa berpikir dasarnya adalah Akal Budi, sedang agama diturunkan pada makhluk yang memiliki Akal Budi atau bisa berfilsafat (berpikir tentang dirinya sendiri dan realitas serta kekuatan besar yang ada diluar dirinya sehingga menyadari pentingnya beragama) yaitu manusia, sehingga dapat dikatakan dasar dari agama adalah filsafat.
Sikap Masyarakat Terhadap Festival Tradisi Lampu Colok (Studi Kasus di Kecamatan Bengkalis) Reno Firdaus; Junaidi Junaidi; Rahmi Hidayu; Nazla Salbila
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v18i1.377

Abstract

Tradisi lampu colok merupakan tradisi yang sudah turun temurun dilakukan di Bengkalis,  dimana tradisi ini dilakukan setiap menjelang hari Raya Idul Fitri. Untuk mempertahan kan tradisi ini, pemerintah kabupaten bengkalis membuat sebuah Festival lampu colok yang dimulai dari malam ke 27 Ramadhan sampai dengan malam hari Raya Idul Fitri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana sikap masyarakat Bengkalis terhadap kegiatan festival lampu colok. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan datanya menggunakan wawancara,  observasi dan penyebaran angket terhadap 53 Responden dikecamatan Bengkalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap masyarakat terhadap kegiatan festival lampu colok  di Bengkalis mendapat respon yang baik dari masyarakat, 100% Responden mengatakan mengetahui adanya festival lampu colok dan 100% mereka setuju festival lampu colok diadakan. Masyarakat yang andil dalam proses pembuatan lampu colok sekitar 52,83 % dan yang tidak membantu sekitar 47,17% sedangkan masyarakat yang mengikuti festival lampu colok sekitar 66,04% dan yang tidak mengikuti 33,96%. Dari hasil penelitian juga diperoleh 100% responden mengatakan festival lampu colok dapat menjaga keberlangsungan tradisi lampu colok di Bengkalis.
Al-Risalah al-Mufassalah li Ahwal al-Muta’allimin al-Qabisi: Pendidikan Anak Perspektif Psikologi dan Syariah Edi Purnomo
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v18i2.382

Abstract

Khazanah pemikiran klasik tentang pendidikan perlu digali kembali untuk dipelajari agar dapat diikuti oleh pemikir selanjutnya. Seorang tokoh dalam dunia pendidikan Islam, yaitu al- Qabisi, seorang pemikir cerdas pendidikan yang masanya merupakan seorang pendidik dan juga dikenal sebagai seorang ulama yang berakhlak mulia. Keluasan ilmunya dibarengi dengan ketekunan dalam beribadah dan budi pekerti mulia mengakibatkan hal yang diajarkannya dapat diterima dengan mudah. Kajian tentang pendidikan karakter pada anak menjadi perhatian serius dalam tercapainya pendidikan bagi generasi yang akan datang. Hal ini menjadi sesuatu yang menarik untuk dikaji dan dikaitkan dengan pemikiran (gagasan) al-Qabisi dalam mendidik anak ditinjau dari perspektif psikologi dan ilmu syariah. Penelitian ini menggunakan metode library research. Hasil penelitian menunjukkan penanaman karakter dan nilai-nilai hidup yang luhur (sesuai psikologi dan syariah) kepada anak menjadi modal dasar bagi mereka dalam menjalani kehidupan pada masa mendatang. Selain itu model seorang pendidik menjadi sesuatu yang penting dalam memberikan pengaruh positif pada anak didiknya.
Zikir dalam Perspektif Buddha dan Islam Tri Anggraini; Poniman Poniman; Tejo Ismoyo; Widiyanto Widiyanto
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v18i2.390

Abstract

Zikir is one of the methods used by sufi scholars to be able to revive the heart from death because a heart that does not remember the majesty of Allah is considered dead by the sufis. However, the perspective of zikir in Buddhism is still little known by the public. This lack of understanding shows that the term zikir in Buddhism is still a bit foreign so that many people, especially Buddhists, do not understand the perspective of zikir itself. The purpose of writing this article is to find out about zikir from a Buddhist and Islam perspective. This study used a descriptive qualitative method. Based on the data analysis carried out, it was concluded that zikir is reciting the name of Allah and praying with concentration or ritual verbal worship, which is not tied to time, place or circumstances, and if humans are busy doing it, zikir produces knowledge and vision in themselves, because zikir in its basic context is included in the verbal category. The perspective of zikir in Buddhism (Theravada) is similar to that of sufi meditation in Islamic religion. The difference is only in the form activity and the naming of the training terms. The difference between the two lies in the prescribed meditation subject.
Implementasi Pendidikan Humanis Religius Pada Pendidikan Dasar Islam Ahmad Sahnan; Wahyu Purwasih
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v18i2.395

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan humanis religius pada pendidikan dasar Islam. Praktek di lapangan menunjukkan bahwa masih kerap ditemukan model pembelajaran yang kurang menyenangkan sehingga peserta didik merasa kurang nyaman disekolah hingga berakhir melakukan tindak kekerasan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literatur (library research). Data dikumpulkan dari berbagai buku, majalah, koran, jurnal, dan sumber literatur yang lain. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk mendapatkan pola dari data yang didapatkan. Hasil dari penelitianini  menunjukkan bahwa melalui pendidikan yang memanusiakan manusia dapat mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan dan membuat peserta didik merasa aman dan betah. Oleh karena itu, implementasi pendidikan humanis religius pada pendidikan dasar Islam merupakan keharusan demi terciptanya pendidikan dan pembelajaran yang humanis dan harmonis. Keberhaislan penerapan pendidikan humanis religius dalam pendidikan dasar Islam dipengaruhi oleh peran guru dalam mengajar, metode yang digunakan, materi yang disampaikan serta evaluasi yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa baik dalam ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.
An Analysis of Students’ Motivation in Learning English During Pandemic Covid-19 at the Seventh Grade of SMPN 1 Bukit Batu Mashitah Mashitah; Kurniati Kurniati; Ervina Ervina
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v18i2.396

Abstract

This research is motivated by most of the students have low participation in learning English during pandemic COVID-19. The aim is to know Students' intrinsic motivation and Students’ extrinsic motivation in learning English during pandemic COVID-19. The method used is a survey method with a quantitative descriptive approach. The subjects of this research are the students of seventh grade of SMPN 1 Bukit Batu in the academic year of 2021/2022. The sampling technique used is simple random sampling, the researcher takes the sample using lottery so that this study used 86 students to be used as samples. The data in this study were obtained by distributing questionnaires in the form of statements using a Likert scale. Data analysis techniques using descriptive statistics. The results of this study show that 1) The average level of students' intrinsic motivation in learning English during the pandemic COVID-19 is in the excellent category. 2) Average level of students' extrinsic motivation in learning English during the pandemic COVID-19 in the Good category
Modernisasi Pendidikan Islam (Sebuah Studi Analisis Model Pendidikan Islam Perspektif Fadzlur Rahman) Moh. Mujibur Rohman; Siti Muafatun
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v18i2.397

Abstract

Modernisasi pendidikan Islam merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan umat Islam pada masa kejayaan sekaligus mengejar keterbelakangan umat Islam dalam dunia pendidikan. Salah satu tokoh modernisasi pendidikan Islam adalah Fazlur Rahman yaitu tokoh yang memiliki perhatian khusus terhadap kondisi umat Islam. Model pendidikan Fazlur Rahman dapat disebut dengan modernisasi pendidikan Islam karena sesuai dengan karakteristik modernisasi pendidikan Islam yaitu: pertama, pendidikan yang didasari oleh al-Qur’an dan Hadits Nabi Saw. dengan pemahaman kontekstual. Kedua, berusaha menerapkan metode baru yang masyhur dengan istilah double movement (gerak ganda) dan analisis serta memahami. Ketiga, berusaha memasukkan ilmu teknologi dan sains serta ilmu pengetahuan umum lainnya yang dianggap penting. Keempat, berusaha mengintegrasikan antara sistem tradisional dan skuler. 
Penggunaan Memory Trick Game Dalam Meningkatkan Penguasaan Simple Past Tense Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis Wan Julia Mayasari
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 19 No. 1 (2023): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2023
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v18i2.412

Abstract

The use of regular and irreguler verbs in Simple Past Tense always becomes a problem for students. If they can’t master well, the mistake always apperars. The aim of the study is to find out the significance of using Memory Trick Game in improving the students’ mastery of Simple Past Tense of English Study Program at STAIN Bengkalis. The samples are 20 English Study Program students. In collecting the data, a set of test was given to the samples namely; 1)pre-test and 2)post-test. Findings showed that mean of pre-test was 3.13  while mean of post-test was 4.63 where df = 42, ttable significance 5% = 2.02; in significance 1% = 2.72. In sum, Memory Trick Game was able to improve the students’ mastery of Simple Past Tense.
Kaidah Hukum Islam Menjawab Persoalan Pandemi Ma'sum Anshori
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v18i2.415

Abstract

Pandemi Covid-19 yang mengglobal sekarang ini tentu saja menjadi permasalahan kontemporer, dan Hukum Islam, dengan segala perangkat epistemologis yang dimilikinya, utamanya kaidah hukum Islam, dituntut mampu menjawab persoalan ini. Karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi, menjelaskan, dan menganalisis kaidah hukum Islam yang telah dirumuskan para ahli untuk dijadikan sebagai alat epistemologis menjawab berbagai persoalan yang diakibatkan pandemi. Metode penelitian bersifat penelitian kepustakaan dengan teknik analisis konten, demi menjadi jawaban yang bersifat kualitatif. Diperoleh hasil, bahwa lima kaidah besar, yaitu al-umūr bi maqāṣidihā (segala perkara sesuai dengan maksudnya, niatnya), al-yaqīn lā yuzāl bi al-syakk (keyakinan tidak bisa dihilangkan dengan sebab keraguan), al- masyaqqah tajlib al-taisīr (kesulitan akan mendatangkan kemudahan), al-ḍarar yuzāl (kemudaratan hendaknya dihilangkan), dan al-‘ādah muḣakkamah (kebiasaan bisa dijadikan hukum); telah berhasil memberikan kemudahan bagi para muftī dan fāqih di dalam upaya membuat kebijakan hukum untuk menjawab persoalan yang diakibatkan pandemi.
Improving Students' Speaking Skill by Using Task Based Learning Technique at First Semester of English Education Study Program STAIN Bengkalis Kurniati Kurniati; Ervina Ervina; Titin Sumarni
Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan Vol. 19 No. 1 (2023): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2023
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jkp.v19i1.509

Abstract

This research aims to explain the extent to which task based learning (TBL) technique can improve the students’ speaking skill and what factors that influence the changes of the students’ speaking skill by implementing TBL technique. This research is a classroom action research (CAR), which was conducted in two cycles. The instruments that were used to collect the data were speaking test, observation sheet, field notes, and interview guide. The data were analyzed quantitatively and qualitatively. The findings reveal that the implementation of TBL technique can improve the students’ speaking skill at first semester of English Education Study Program STAIN Bengkalis. It was showed from the students’ average score. The mean score before conducting the research was 2.62, the mean score of cycle 1 was 2.98, and the mean score of cycle 2 was 3.38. Besides, this research also found the factors that influence the changes of the students’ speaking skill by implementing TBL technique namely, real world material, interaction, and lecturer’s role. Therefore, it can be concluded that TBL technique is effective in teaching speaking. While, real world material, interaction, and lecturer’s role influence the improvement of the students’ speaking skill at first semester of TBI.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | December 2025 Vol. 21 No. 1 (2025): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | June 2025 Vol. 20 No. 2 (2024): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2024 Vol. 20 No. 1 (2024): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2024 Vol. 19 No. 2 (2023): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2023 Vol. 19 No. 1 (2023): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2023 Vol. 18 No. 2 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2022 Vol 18, No 1 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2022 Vol. 18 No. 1 (2022): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2022 Vol. 17 No. 2 (2021): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2021 Vol 17, No 2 (2021): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2021 Vol 17, No 1 (2021): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2021 Vol. 17 No. 1 (2021): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2020): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2020 Vol. 16 No. 1 (2020): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2020 Vol 16, No 2 (2020) Vol 16, No 1 (2020) Vol. 15 No. 2 (2019): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2019 Vol. 15 No. 1 (2019): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2019 Vol 15, No 2 (2019) Vol 15, No 1 (2019) Vol. 14 No. 2 (2018): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2018 Vol. 14 No. 1 (2018): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2018 Vol 14, No 2 (2018) Vol 14, No 1 (2018) Vol. 13 No. 2 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2017 Vol. 13 No. 1 (2017): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2017 Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol. 12 No. 2 (2016): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Desember 2016 Vol. 12 No. 1 (2016): Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan | Juni 2016 Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 1 (2016) More Issue