cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Supervisi Dan Evaluasi Pendidikan Dalam Mewujudkan Peningkatan Standar Kompetensi Lulusan Corry Enny Setyawati; Henny Nikolin Tambingon; Joulanda A. M. Rawis; Meisie Lenny Mangantes
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6980

Abstract

UU Sisdiknas menjabarkan delapan standar nasional pendidikan yang menempatkan standar kompetensi lulusan (SKL) sebagai pusat penggerak delapan standar nasional pendidikan. Semua sumber daya ini dimaksudkan untuk membantu pengembangan standar kualitas tinggi untuk penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Penerapan standar ketuntasan belajar tidak seefektif yang diharapkan, dan banyak tantangan yang dihadapi. Banyak sekolah dasar, pendidik, dan tenaga kependidikan memiliki pemahaman dan penerapan standar ini yang terbatas. Sebagian besar sekolah dasar belum memahami makna standar ketuntasan belajar dan bagaimana kaitannya dengan standar lainnya. Akibatnya, proses pengembangan standar ketuntasan belajar hanya untuk kepentingan administratif. Salah satu indikator peningkatan standar kompetensi lulusan adalah kompetensi kepala sekolah terkait supervisi dan evaluasi guru, supervisi instruksional kepala sekolah sangat diperlukan. Penulisan artikel ini menggunakan metode kajian pustaka, pada metode ini dilakukan proses pengumpulan dan seleksi artikel, pencermatan dan analisis, serta penyajian hasil. Hasil pembahasan dalam artikel ini dapat disimpulkan: 1) Supervisi instruksional dari kepala sekolah sangat penting untuk meningkatkan SKL, 2) Pelaksanakan supervisi pendidikan berimplikasi pada peningkatan SKL, 3) Implementasi evaluasi pendidikan berimplikasi pada tercapainya SKL.
Kepentingan Nasional Kiribati Dalam Memutuskan Hubungan Diplomatik Dengan Taiwan dan Beralih Ke China Mulyadi Trisakti; M. Syaprin Zahidi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6982

Abstract

Penelitian ini meneliti faktor penentu yang terjadi antara Negara Kiribati dengan Negara Taiwan hingga terjadinya pemutusan hubungan diplomatik kedua Negara ini, hubungan diplomatik antara Kiribati dengan Taiwan sudah terjalin sejak lama. Mengingat kedua Negara tidak pernah terjadi kesalahpahaman, penelitian ini menggunakan konsep kepentingan nasional dan konsep kerjasama untuk melihat dinamika yang terjadi Negara Kiribati dengan Negara Taiwan, penulis juga menggunakan deskriptif kualitatif untuk menjabarkan pada penelitian kali ini, hasil dari penelitian ini yaitu hadirnya Negara china di Kiribati dengan bantuan ekonomi yang masif dan juga arah pemerintahan Kiribati yang kini pro China membuat terjadinya pemutusan hubungan diplomatik secara sepihak oleh Negara Kiribati.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penggunaan Media Pembelajaran Video Interaktif Kelas V SDN Rayung IV Kecamatan Senori Kabupaten Tuban Mayske Rinny Liando; Grace Engelin Kuron; Iin Anis Lestari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6983

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di SDN Rayung IV diperoleh informasi hasil belajar siswa masih rendah (76,47% siswa nilainya di bawah KKM). Salah satu penyebabnya adalah guru belum menggunakan media pembelajaran yang tepat.Maka dari itu, perlu dilakukan penelitian tindakan kelas dengan judul Peningkatan Hasil Belajar Melalui Media Pembelajaran Video Interaktif Pada Siswa Kelas V SDN Rayung IV Kecamatan Senori Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu perencaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes, dan catatan lapangan. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas belajar peserta didik pada siklus I terjadi peningkatan ketuntasan belajar klasikalnya mencapai 52,94 % atau 9 siswa yang tuntas dan 47,04 % atau 8 siswa yang tidak tuntas, dengan nilai rata-rata 69,82. Pada siklus II menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa secara klasikal yaitu 79,16 dengan presentase ketuntasan sebesar 94,12 % atau sejumlah 16 siswa tuntas KKM, dan 5,82 % atau 1 siswa belum mencapai ketuntasan, namun hal ini menunjukkan bahwa pada siklus II telah mencapai target ketuntasan hasil peserta didik di atas 85%. Untuk Kenaikan Prosentase Ketuntasan Siklus I ke siklus II sebesar 41,18 %.Dengan demikian dapat simpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video interaktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas V SDN Rayung IV Kecamatan Senori Kabupaten Tuban. Disarankan kepada guru untuk menggunakan media pembelajaran video interaktif pada materi lain yang sesuai.
Paradigma Baru Pendidikan Karakter Era Inovasi Disrptif dan Implementasi Praktisnya Di Era Society 5.0 Petrus Jacob Pattiasina; Dian Aswita; Tuti Marjan Fuadi; Anita Noviyanti; Emy Yunita Rahma Pratiwi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6984

Abstract

Dewasa ini, kita diperhadapkan dengan era revolusi industri keempat yang disebut dengan revolusi industri 4.0, atau dengan istilah lain era inovasi disruptif, dimana inovasi ini berkembang dengan sangat cepat, yang berimplikasi pada terciptanya pasar baru. Dunia pendidikan saat ini dalam menghadapi tantangan tersebut harus mampu beradaptasi, agar proses pendidikan sesuai dengan kondisi dan tuntutan zaman. Penelitian ini akan mengelaborasi lebih dalam terkait paradigma baru pendidikan karakter di era inovasi disruptif dan implementasi praktisnya pada era masyarakat 5.0 melalui analisis konten dengan pendekatan filosofis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, paradigma baru sistem pendidikan 4.0 bergaung kencang dalam beberapa tahun terakhir ini. Oleh sebab itu, pemerintah harus menyediakan fasilitas yang memadai dalam menyongsong era Pendidikan 4.0, mengingat pendidikan adalah sebagai garda terdepan dalam membentengi karakter peserta didik dari pengaruh negatif era inovasi disrupsi ini.Guru juga harus meng-upgrade kompetensi dalam menghadapi era Pendidikan 4.0 dan masyarakat 5.0, karena subjek pendidikan karakter yaitu peserta didik yang dihadapi guru saat ini, merupakan generasi era cybernetics yang tidak asing lagi dengan dunia digital. Maka pendidikan merupakan asas terpenting dalam menjaga dan membangun karakter peserta didik diera inovasi dirsuptif dan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Penggunaan Audio Visual Youtube “Arabic Podcast” Pada Pembelajaran Maharah Kalam di SMA Muhammadiyah 4 Depok Rachel Aziza Rukmantara; Septi Gumiandari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6985

Abstract

Keterampilan berbicara sangat penting dalam pembelajaran bahasa Arab karena keterampilan berbicara untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi siswa dalam menggunakan bahasa Arab salah satunya dengan mempelajari Maharah kalam. Pemilahan media yang tepat dan efektif bagi siswa dalam penyampaian pembelajaran merupakan tantangan tersendiri bagi guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas serta kepuasan peserta didik dalam pembelajaran Maharah kalam melalui via YouTube Arabic podcasts. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan dengan teknik analisis data verification/conclusion drawing atau penarikan kesimpulan dan verifikasi data serta penggumpulan data melalui teknik wawancara kepada guru bahasa Arab SMA Muhammadiyah 4 Depok. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pengunaan “Arabic Podcast” pada pembelajaran maharah kalam merupakan cara efektif setra mudah dalam memahami materi tersebut. Strategi yang dilakukan sebagai upaya terwujudnya keberhasilan pembelajaran, sehingga ini mencakup penggunaan konten arabic podcast baik secara audio maupun visual. Meskipun hanya menjadi tambahan bahan ajar namun aktivitas ini cukup efektif dalam memahami materi maharah kalam.
Implementasi Program KKN AMANCALISTUNG untuk Siswa Perbatasan di Desa Alas Selatan Yulita Ugha; Maria Imakulata Bubu; Cristina Natalia Nua; Yuliana Estherin Cindy Wongga; Libertha Desriyanti Maro; Anggriani Anastasia F. Taek; Johanes Seran Fahik; Elberta Elisabeth Purnama Sari; Niccolo Yanthonius Adventus Agung Ninu; Kresensia lotu Tahu; Ester Namok Seran; Oktavianus Yansen Nahur; Maria Vianey Mega Bere; Floridus Adiyanto Manek Seran; Kristiandy Keno Mau; Ziskia Natty; Alfonsus Rodriques Suninono
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6986

Abstract

Masalah terkait literasi di daerah perbatasan merupakan masalah yang sangat serius untuk diperhatikan. Hal ini tentunya terjadi karena minimnya perhatian Pemerintah terhadap fasilititas maupun sumber daya manusia di daerah perbatasan. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah keterbatasan literasi tersebut Mahasiswa KKN Universitas Katolik Widya Mandira Kupang menawarkan salah satu program KKN yakni program Amancalistung (Adikku Mantap Membaca, Menulis dan Menghitung). Berdasarkan hasil evaluasi dari program Amancalistung yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Universitas Widya Mandira di Desa Alas Selatan yakni Program Amancalistung sangat efektif dan berhasil diterapkan secara baik di daerah perbatasan. Tentunya hal tersebut tidak terlepas dari pendampingan untuk setiap proses belajar siswa yang dimulai dari kekreatifan pengajar.
Analisis Miskonsepsi Anak Sekolah Dasar Dalam Memahami Konsep Nilai Tempat Bilangan Dua Angka Pada Pembelajaran Matematika Made Sri Astika Dewi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6989

Abstract

Konsep-konsep matematika yang diberikan pada tingkat sekolah dasar merupakan konsep dasar yang berguna untuk pemahaman matematika di tingkat selanjutnta. Adanya miskonsepsi membuat pembelajaran menjadi tidak bermakna dan hubungan antara konsep menjadi terputus. Banyak hal yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi dalam memahami nilai tempat bilangan dua angka, diantaranya dari siswa itu sendiri yang belum memahami makna nilai tempat bilangan dua angka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk miskonsepsi yang dialami siswa didalam memahami konsep nilai tempat bilangan dua angka. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Banjar Tengah kelas II yang berjumlah 30 siswa. Teknik analisis data secara deskriptif melihat hasil jawaban siswa, hasil wawancara, serta dokumentasi, sehingga triangulasi data terpenuhi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa beberapa siswa belum dapat mengembangkan ide bahwa ‘ratusan’ merupakan suatu kumpulan baru yang berisikan sepuluh puluhan dan ‘puluhan’ merupakan suatu kumpulan baru yang berisikan sepuluh satuan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa miskonsepsi siswa diantaranya adalah (1) siswa belum memahami prosedur dalam menghitung dan memisahkan bilangan satuan dan puluhan. (2) siswa mempunyai alternatif konsep lain tentang bilangan dua digit dan membaca bilangan tersebut sebagai bilangan yang terlepas dari suatu nilai tempat, (3) siswa memiliki alternatif konsep lain dalam memahami penjumlahan angka puluhan dan satuan.
Analisis Respons Siswa Terhadap Implementasi Metode Feynman Dalam Pembelajaran Fisika Materi Impuls, Momentum, dan Tumbukan Yohanes Sudarmo Dua; Maria Desiratna Aseng; Agustina Elizabeth
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6991

Abstract

Sebutan Metode Feynman merujuk pada metode belajar yang diusulkan oleh fisikawan Amerika dan pemenang nobel fisika tahun 1965, Richard Feynman. Metode ini diklaim sebagai cara belajar yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas belajar siswa. Meski demikian, masih sangat jarang dijumpai penerapan metode ini dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif yang bertujuan untuk mengetahui respons siswa terhadap penerapan metode Feynman dalam pembelajaran Fisika materi Impuls, Momentum dan Tumbukan. Respons siswa diperoleh lewat data yang dikumpulkan dengan menggunakan angket dan wawancara. Hasil respons siswa menunjukan bahwa lebih dari 50% siswa menyatakan setuju atau sangat setuju bahwa penerapan metode Feynman dapat membantu siswa dalam memahami materi yang dipelajari, menyelesaikan latihan soal yang diberikan, meningkatkan minat belajar dan melatih keterampilan berkomunikasi siswa. Dampak paling mencolok dari penerapan metode Feynman yaitu bahwa metode ini berperan secara signifikan dalam melatih keterampilan berkomunikasi siswa.
Pengembangan E-modul Berbasis Model Learning Cycle pada Materi Media Komunikasi Humas Kelas XI OTKP Intan Nur Khomaria; Durinda Puspasari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6993

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis proses pengembangan, kelayakan, dan respon siswa terhadap e-modul berbasis model learning cycle pada materi Media Komunikasi Humas kelas XI OTKP 1 di SMKN 2 Buduran Sidoarjo. Model pengembangan menggunakan 4-D (four D model), namun dalam penelitian ini peneliti hanya melakukan hingga pada tahap develop. Subjek penelitiannya adalah kelas XI OTKP 1 sebanyak 20 siswa. Instrumen penelitian adalah lembar validasi dan angket respon siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengembangan e-modul berbasis model learning cycle pada materi Media Komunikasi Humas menggunakan model pengembangan 4-D yang memiliki 4 tahapan yaitu define, design, develop, dan disseminate, namun peneliti hanya melakukan penelitian sampai pada tahap develop disebabkan keterbatasan penelitian; 2) kelayakan e-modul berbasis model learning cycle pada materi Media Komunikasi Humas memperoleh rata-rata hasil persentase ahli materi sebesar 97% dengan kriteria (sangat layak), ahli bahasa sebesar 94,2% (sangat layak), dan ahli kegrafikan sebesar 92% (sangat layak); dan 3) respon siswa terhadap e-modul berbasis model learning cycle pada materi Media Komunikasi Humas sebesar 98,5% (sangat layak) dengan mendapatkan tanggapan baik oleh siswa.
Klasifikasi Citra Digital Sayuran Leunca Berdasarkan Nilai HSV dan K-Nearest Neighbor M. Ohan Zakaria; Dadang Iskandar Mulyana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6994

Abstract

Di Indonesia, tiap tahunnya leunca mengalami peningkatan produksi, akan tetapi kualitas leunca yang dihasilkan belumlah merata. Salah satunya dikarenakan leunca merupakan buah yang non-climacteric, yaitu sayuran yang tidak akan matang setelah dipetik, Mendeteksi dan mengidentifikasi tingkat kematangan sayuran leunca pada umumnya dilakukan dengan pengecekan fisik (bentuk dan warna). Artinya, pendeteksian masih dilakukan secara manual oleh manusia. Tentunya hal tersebut menjadi suatu kelemahan, karena identifikasi secara manual sangat dipengaruhi oleh subjektivitas manusia yang memetik buah tersebut, sehingga proses pengidentifikasian masih tergolong tidak konsisten. Karena itulah, dibutuhkan adanya suatu sistem yang dapat menganalisis citra leunca dan mengidentifikasi tingkat kematangan sayur tersebut secara otomatis dengan cepat juga akurat.