cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Mental Spiritual pada Anak Berkebutuhan Khusus Nilna Azizatus Shofiyyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7500

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui metode yang digunakan dalam pembinaan mental spiritual melalui pembelajaran PAI pada Anak Berkebutuhan Khusus tunagrahita dan autis 2) Untuk mengetahui pelaksanaan pembinaan mental spiritual melalui pembelajaran PAI pada Anak Berkebutuhan Khusus tunagrahita dan autis 3) Untuk mengetahui hasil pembinaan mental spiritual melalui pembelajaran PAI pada Anak Berkebutuhan Khusus tunagrahita dan autis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data (Display data) dan verifikasi (menarik kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan: 1) Metode pembinaan mental spiritual yang dilakukan oleh guru melalui pembelajaran pendidikan agama Islam yaitu menggunakan metode ABA, metode ceramah, metode pemberian tugas, metode tanya jawab dan metode bimbingan; 2) Pelaksanaan pembinaan mental spiritual dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan individual dan bersama, beberapa kegiatan tersebut berupa shalat berjama’ah di Masjid, praktek berwudhu, praktek shalat, hafalan do’a-do’a dan hafalan surat-surat pendek; 3) Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pembinaan mental spiritual pada ABK tunagrahita dan autis yaitu memperlihatkan kemajuan dalam berperilaku yang lebih baik, meningkatkan ibadah kepada Allah dan beradaptasi dengan lingkungan.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Statistika Margaretha Ervina Sinaga; Destiniar Destiniar; Nyiayu Fahriza Fuadiah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7501

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Statistika Kelas VIII SMP Xaverius 6 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode True Eksperimen Posttest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Xaverius 6 Palembang yang berjumlah 60 siswa, Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Xaverius 6 Palembang terdiri dari satu kelas yaitu kelas VIII A, yang terdiri dari 11 laki-laki dan 19 perempuan, dan Kelas VIII B terdiri dari 17 laki-laki dan 13 perempuan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Tes. Berdasarkan hasil penelitian didapat terdapat pengaruh Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Statistika Siswa SMP Xaverius 6 Palembang.
Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah Di Desa Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo Provinsi Jambi Rido Utami; Harisnawati Harisnawati; Waza Karia Akbar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7509

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah proses perubahan yang terjadi seumur hidup yang berlaku bagi setiap orang. Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan, pemerintah dan masyarakat. Adanya kebijakan pemerintah tersebut seharusnya dapat meringankan beban orang tua untuk menyekolahkan anak mereka hingga tamat. Namun hingga saat ini tentu saja tidak dapat dipungkiri lagi bahwa masalah putus sekolah tetap masih terjadi di Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: Untuk mendeskripsikan faktor- faktor apa saja yang menjadi penyebab putus sekolah di Desa Sukadamai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori struktural fungsional yang dipelopori olah Robert K Merton. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitiatif. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling (menetapkan kriteria). Teknik pengumpulan data yang dilakukan cara observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Unit analisis dalam penelitian adalah kelompok. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitiaan menunjukan bahwa faktor penyebab anak putus sekolah di Desa Sukadamai ada 5 yaitu: (1) Latar belakang pendidikan orang tua dengan jumlah 11%,(2) Ekonomi dengan jumlah 26%, (3) Kurangnya perhatian orang tua dengan jumlah 15%, (4) Teman sebaya dengan jumlah 18%, (5) Kurangnya minat anak untuk bersekolah dengan jumlah 30%.
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Anxiety Narapidana Menjelang Bebas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta Dumas Karindra; Denny Nazaria Rifani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7512

Abstract

Pandemi virus covid-19 membuat segala bentuk kegiatan yang berada di masyarakat berubah. Seluruh kegiatan yang awalnya berlangsung secara luring berubah menjadi secara daring. Mulai dari kegiatan perkantoran, pendidikan, hingga perdagangan. Perubahan bentuk kegiatan dari luring menjadi daring ini di sebabkan karena mudahnya penularan virus covid-19. Sejak 2020, seluruh UPT Pemasyarakatan melakukan pencegahan penularan virus covid-19 khususnya Lapas dan Rutan dengan tidak menerima kunjungan secara langsung. Hal itu membuat kurangnya dukungan dari pihak keluarga terhadap narapidana yang menjalani masa hukuman sehingga berakibat pada kecemasan yang dirasakan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dalam rangka untuk menguji hubungan antar variablenya. Pada penelitian ini menggunakan variable bebas yaitu variable bebas dukungan sosial dan variable terkait anxiety narapidana menjelang bebas di Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Hubungan variable X dan variable Y menunjukkan hubungan negative karena berdasarkan hail uji karena semakin tinggi dukungan sosial maka akan semakin rendah anxiety yang diderita. Dengan demikian hiptesis alternatif (Ha) penliti dapat diterima. Narapidana akan merasakan anxiety biasanya Ketika pada saat menjelang bebas, tetapi juga merasa senang karena pada akhirnya mereka terbebas dari hukuman.
Pentingnya Pendidikan Karakterpada Anak Sekolah Dasar Di Era Digital Puspa Handayani; Mira Septiana; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya pendidikan karakter dalam proses penanaman nilai-nilai moral dan agama pada anak melalui ilmu pengetahuan, serta penerapan nilai-nilai tersebut pada diri sendiri, keluarga, teman, guru, dan masyarakat luas, serta tentang Tuhan Yang Maha Esa. Satu. Jenis penelitian ini adalah library research, adapun penelitian ini diambil dari beberapa sumber antara lain; buku-buku teka, artikel, jurnal ilmiah, serta sumber-sumber lainnya yang relevan. Hasil penelitian, di era digital ini teknologi seharusnya menjadi media yang akan memudahkan guru dalam proses pembelajaran, karena dengan adanya teknologi sebagai media pembelajaran akan membuata kegiatan belajar mengajar menjadi efektif, efesien, dan produktif. Keluarga adalah lokasi utama dan pertama bagi siswa untuk menjalani hidup mereka, dan pendidikan harus mengawasi dan memimpin dengan cinta, keteguhan, dan ketepatan. Peran keluarga, guru, dan masyarakat sekitar sangat penting dalam membangun karakter penerus bangsa di masa depan. Guru tidak hanya mengajarkan gagasan budi pekerti yang baik, tetapi juga bagaimana membimbing siswa agar mampu melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari, menjadi panutan di mata anak sehingga guru menjadi standar untuk sikap siswa. Siswa kemudian dapat menggunakan prinsip-prinsip moral dalam kehidupan sehari-hari mereka setelah menyadari betapa pentingnya mereka.
Pergeseran Paradigma Pembelajaran Informatika di Sekolah Maria R. Walukow; Henny Nikolin Tambingon; Viktory Nicodemus Joufree Rotty
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7517

Abstract

Pembelajaran sekolah mengalami perkembangan sesuai zaman. Perubahan paradigma Pembelajaran diformulasikan ke dalam Kurikulum sekolah demi terwujudnya Pendidikan yang berkualitas. Strategi pembelajaran kontekstual diperlukan untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Informatika merupakan mata pelajaran yang mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi. Tulisan ini mendeskripsikan bagaimana pergeseran paradigma pembelajaran dari TIK menjadi Informatika di Sekolah. Untuk memperoleh paradigma pembelajaran Informatika dalam implementasi Kurikulum Merdeka sekarang secara komprehensif dilakukan pendekatan penelitian kualitatif yang menggunakan metode studi Pustaka, observasi dan wawancara. Observasi peneliti dilakukan secara langsung di lapangan dan melibatkan bagian kurikulum serta guru. Guru yang dimaksudkan di sini adalah guru yang mengalami langsung proses pembelajaran sesuai kurikulum yang lama, yakni Kurikulum 2013 dan kurikulum baru, yakni Kurikulum Merdeka yang secara khusus di satuan pendidikan Sekolah Menengah Atas yang ada di provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan observasi lapangan, studi dokumentasi dan wawancara bahwa terjadi pergeseran paradigma pembelajaran Informatika di sekolah. Pembelajaran Informatika menggantikan pembelajaran TIK, karena dipandang adanya perluasan dan pendalaman materi. Informatika mencakup aspek-aspek pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini yang begitu pesat.
Implementasi Template Dan Contoh Makalah: Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Mahasiswa Muhammad Syazali; Umar Umar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7523

Abstract

Perbaikan kualitas pembelajaran yang bersifat berkelanjutan merupakan kunci dalam membekali mahasiswa dari kompetensi yang mereka butuhkan. Salah satu kompetensi yang dibutuhkan adalah keterampilan menulis. Penggunaan template makalah telah terbukti dapat membantu mengembangkan keterampilan menulis mahasiswa. Walaupun demikian, secara rata-rata belum mencapai kategori sangat baik. Pada penelitian ini, kami megimplementasikan dua fasilitas pembelajaran sekaligus yaitu template dan contoh makalah. tujuannya adalah menganalisis keterampilan menulis mahasiswa melalui implementasi kedua fasilitas tersebut. Penelitian dilaksanakan pada mahasiswa PGSD yang memprogramkan mata kuliah Statistika Pendidikan. Sampel terdiri atas 36 mahasiswa yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, di mana makalah yang telah ditulis oleh tiap mahasiswa menjadi instrumennya. Kualitas makalah yang menjadi ukuran dari keterampilan menulis mahasiswa di ukur berdasarkan 21 indikator dari 3 aspek yaitu: (1) bagian awal, (2) bagian inti dan (3) bagian akhir makalah. Data berupa skor yang diperoleh dari tiap indikator kemudian dikonversi menjadi nilai dengan rentang 0 – 100. Untuk mendapatkan keterampilan menulis secara klasikal, nilai makalah dari masing-masing mahasiswa dianalisis secara deskriptif. Statistik deskriptif yang digunakan adalah rata-rata. Adapun untuk mendapatkan gambaran terkait sebarannya, kami melakukan analisis proporsional. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, kami menemukan bahwa rata-rata keterampilan menulis mahasiswa berada pada nilai 78.34 (B+). Sebanyak 52.78% mahasiswa sudah mencapai nilai dengan rentang 81.57 – 93 (A). Sisanya adalah 30.56% mendapat nilai B+, 8.33% mendapat nilai B, 5.56% mendapat nilai C+ dan hanya 2.78% yang mendapatkan nilai E. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa implementasi dari template dan contoh makalah efektif dalam mengembangkan keterampilan menulis mahasiswa.
Analisis Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 2 Tahun 11 Bulan dengan Perhitungan MLU Menggunakan Teori Brown Karlinah Karlinah; Hendra Setiawan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7526

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi untuk menganalisis pemerolehan bahasa anak dengan perhitungan MLU menggunakan teori Brown anak usia 2 tahun 11 bulan. Subjek yang diteliti adalah anak umur 2 tahun 11 bulan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik libat cakap dan teknik rekam semua ujuaran yang dituturkan anak. Hasil penelitian bahwa pada usia 2 tahun 11 bulan ini tampaknya ada huruf konsonan yang dikuasi dan ada juga huruf konsosan yang belum dikuasai. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa fonologi anak usia 2 tahun 11 bulan yaitu faktor alat ucapnya dan faktor lingkungan atau keluarganya Tidak dibiasakannya anak dalam melafalkan ujarannya dan orang tua mengikuti melafalkan huruf vokal/ konsonan yang salah ketika berbicara dengan anak.
Sistem Pengawasan terhadap Anggota Komponen Cadangan (Komcad) Guna Mengindari Timbulnya dampak Negatif Bagi Pertahanan Negara Novita Nurmalah Sari; Muhammad Syaroni Rofii
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7529

Abstract

Ketahanan Nasional Indonesia adalah kondisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi keuletan dan ketanguhan dan mengandung kemampuan yang dapat mengembangkan kekuatan nasional. Untuk menciptakan kondisi dinamis itulah diperlukan upaya pertahanan yang didasarkan oleh kesadaran warga negara Indonesia akan hak dan kewajibannya dalam ikut serta membela negara. Salah satu wujud bela negara adalah dengan memiliki kemampuan awal bela negara melalui Komcad. Adapun pembentukkan komcad terdiri atas empat tahap yaitu pendaftaran, seleksi, latsarmil dan penetapan. Setelah itu tahap pengelolaan selanjutnya adalah pembinaan terhadap anggota komcad guna meminimalisir tindakan premanisme atau semena-mena yang akan dilakukan oleh anggota Komcad. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sistem pengawasan terhadap anggota Komcad saat ini dan untuk menganalisis strategi meningkatkan sistem pengawasan terhadap anggota Komcad guna menghindari timbulnya dampak negatif bagi Pertahanan Negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan fenomenologi dengan sumber data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pengawasan terhadap pembinaan Komcad pada tahun 2021 dan 2022 sudah cukup terselenggara dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku saat ini. Adapun strategi meningkatkan sistem pengawasan terhadap anggota Komcad sangat diperlukan kedepannya agar pelaksanaan pengawasan lebih efektif dan efisien.
Analisis Gugatan Perkara No. 36/PUU-XX/2022 terhadap Penolakan Permasalahan Pencemaran Nama Baik yang dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi Ela Suryani; Evaline Suhunan Purba; Made Aubrey Josephine Angelina; Rasji Rasji
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7530

Abstract

Amandemen Undang-Undang ITE sangat penting untuk diterapkan guna memastikan kepastian hukum yang lebih besar bagi publik. Dalam Putusan Gugatan Perkara Nomor 36/PUU-XX/2022 yang diajukan oleh 29 content creator yang membahas mengenai permasalahan pencemaran nama baik. Permasalahan yang diajukan para pihak pemohon menurut Mahkamah Konstitusi tidak berkaitan dengan persoalan konstitusionalitas norma yang berkenaan, sehingga dalil yang dimohonkan Pemohon tidak beralasan menurut hukum untuk dikabulkan. Norma yang terkandung dalam UU ITE menurut Mahkamah Konstitusi tidak bertentangan dengan UUD 1945, oleh karenanya permintaan para content creator untuk merevisi UU ITE bukanlah ranah kewenangan Mahkamah Konstitusi. Disebutkan dalam Pasal 27 ayat (3) yang berbunyi “setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan atau pencemaran nama baik” dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750.000.000 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah). Pasal ini yang menjadi permasalahan gugatan No. 36/PUU-XX/2022 dalam putusannya menjelaskan bahwa media massa yang ada yang menjadi sebab dari terjadi pencemaran nama baik oleh karena itu media massa tersebut diancam dengan UU ITE karena adanya berita-berita kritis.